Articles
Deskripsi penyesuaian diri pada pasangan yang baru menikah
Elda, Sri;
Ifdil, Ifdil
Current Issues in Counseling Vol 4, No 1 (2024): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/01013cic
Penelitian ini bertujuan mengganalisis penyesuaian diri pada pasangan yang baru menikah, dilatar belakangi oleh banyaknya pasangan suami istri yang mengalami ketidakharmonisan dalam keluarga. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 101 pada pasangan yang baru menikah dengan menggunakan teknik purposive sampling. Intrumen yang digunakan berupa angket atau kuesioner penyesuaian diri dengan nilai koefisien reliabilitas sebesar 0,714. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: (1) penyesuaian dengan pasangan berada pada kategori tinggi (2) penyesuaian seksual berada pada kategori sangat tinggi (3) penyesuaian keuangan berada pada kategori sangat tinggi (4) penyesusian dengan pihak keluarga pasangan berada pada kategori sangat tinggi. Artinya semakin tinggi penyesuaian diri setiap pasangan maka semakin tinggi pula keharmonisan keluarga pasangan tersebut. Sebaliknya semakin rendah penyesuaian diri setiap pasangan maka semaikin rendah pula keharmonisan keluarga pasangan tersebut. Layanan bimbingan dan konseling penyesuaian diri pasangan yang baru menikah yaitu layanan informasi dan layanan konseling perorangan.
Hubungan Konsep Diri dengan Self Confidence pada Korban Body Shaming
Putri Werianti, Yosi;
Ifdil, Ifdil
Education and Social Sciences Review Vol 4, No 2 (2023): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/07essr336400
Body shaming merupakan perasaan malu akan salah satu bentuk tubuh ketika penilaian orang lain dan penilaian diri sendiri tidak sesuai dengan yang diharapkan. Siswa yang menjadi korban body shaming akan memandang dirinya negatif, merasa rendah diri, sering membandingkan dirinya dengan orang lain. Akibatnya siswanya yang menjadi korban body shaming memiliki konsep diri dan self confidence yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara konsep diri dengan self confidence pada korban body shaming. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dan korelasional dengan sampel sebanyak 124 orang siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) konsep diri pada korban body shaming berada pada kategori tinggi, (2) self confidence pada korban body shaming berada pada kategori tinggi (3) terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri dengan self confidence pada korban body shaming. Berdasarkan hasil penelitian ini layanan yang dapat digunakan untuk meningkatkan konsep diri dan self confidence pada korban body shaming, yaitu layanan informasi, layanan konseling individual, layanan bimbingan kelompok, dan layanan konseling kelompok.
Hubungan antara FoMO dengan kecenderungan nomophobia pada mahasiswa
Yarni, Kurnia Febri;
Ifdil, Ifdil
Education and Social Sciences Review Vol 4, No 2 (2023): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/07essr336600
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena mahasiswa yang semakin lama semkain ketergantungan akan smartphone, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan FoMO pada mahasiswa (2) mendeskripsikan kecenderungan nomophobia pada mahasiswa (3) mendeskripsikan hubungan antara FoMO dengan kecenderungan nomophobia pada mahasiswa serta mengidentifikasi keduanya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dan korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 500 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa Departemen Bimbingan dan Konseling FIP UNP tahun masuk 2019, 2020, dan 2021. dengan sampel sebanyak 222 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen FoMO sebanyak 18 item pernyataan yang sudah diuji validitasnya dan diuji reliabilitasnya dan instrumen kecenderungan nomophobia sebanyak 32 item pernyataan. Data diolah menggunakan teknik analisis persentase dan dianalisis menggunakan rumus Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) FoMO mahasiswa berada pada kategori sedang dengan persentase (53,60%), (2)kecenderungan nomophobia mahasiswa berada pada kategori sedang dengan persentase (63,51%), (3) hasil analisis korelasi terdapat hubungan signifikan antara FoMO (X) dengan kecenderungan nomophobia (Y) dengan nilai r hitung sebesar 0,048 dengan taraf signifikansi sebesar <0,001 pada tingkat hubungan sangat rendah.
Evaluasi kepuasan peserta workshop aplikasi digital AUM seri PTSDL berbasis web di Sumatera Barat
Ifdil, Ifdil;
Zola, Nilma;
Fadli, Rima Pratiwi;
Putri, Yola Eka;
Syahputra, Yuda;
Fitria, Linda
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9, No 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/1202323287
Di era milenial, perkembangan teknologi informasi telah mengubah lanskap pendidikan, dan guru Bimbingan dan Konseling (BK) diharapkan untuk terus meningkatkan kompetensinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kepuasan peserta terhadap Workshop Pengabdian Masyarakat Implementasi Aplikasi Digital Pengolahan AUM Seri PTSDL Berbasis Web bagi Guru Bimbingan dan Konseling SLTA di Sumatera Barat, serta untuk menganalisis perbedaan tingkat kepuasan berdasarkan gender dan domisili peserta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif untuk mengevaluasi Workshop Pengabdian Masyarakat Implementasi Aplikasi Digital Pengolahan AUM Seri PTSDL Berbasis Web Bagi Guru Bimbingan dan Konseling SLTA di Sumatera Barat. Sampel terdiri dari 80 partisipan yang tersebar di berbagai daerah di Sumatera Barat. Setelah penyaringan data, hanya 77 data yang digunakan dalam analisis. Temuan pada penelitian menunjukkan Workshop Pengabdian Masyarakat Implementasi Aplikasi Digital Pengolahan AUM Seri PTSDL Berbasis Web Bagi Guru Bimbingan dan Konseling SLTA di Sumatera Barat berhasil dengan sangat baik. Peserta sangat puas, dan sebagian besar sangat puas. Implikasinya adalah bahwa data yang dikumpulkan juga dapat digunakan sebagai dasar untuk perencanaan yang lebih strategis dalam pengembangan kegiatan serupa di masa depan.
Gambaran Hatred Pada Siswa Pengguna Media Sosial
Aini, Nurul;
Ifdil, Ifdil
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/4.111146
Penelitian ini didasari oleh adanya perilaku hatred pada siswa disebabkan oleh emosi yang belum stabil dan matang. Hatred mewarnai emosi individu dan kelompok tertentu karena adanya pengalaman disakiti sehingga menjadi dendam, hal tersebut menyebabkan timbulnya rasa marah atau tindakan buruk dalam kehidupan sosial. Secara rinci penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana gambaran hatred pada siswa ditinjau dari aspek rasa jijik, kemarahan, devaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah 166 orang siswa SMP Negeri 7 Kerinci yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner hatred yang valid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecenderungan hatred pada siswa berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 55,4%. Hatred pada siswa ditinjau dari aspek rasa jijik berada pada kategori tinggi dengan persentase 46,9%, hatred pada siswa ditinjau dari aspek kemarahan berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 65%, dan hatred pada siswa ditinjau dari aspek devaluasi juga berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 58,4%.
Gambaran Intellectual Humility Pada Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling
Malasary, Dian;
ifdil, ifdil
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/4.111142
AbstractIntellectual humility pada mahasiswa bk mengemukakan bahwa kerendahan hati atau Intelektual humility merupakan kapabilitas individu guna melakukan pengakuan atas kesalahan pribadi, kekurangan, batasan diri serta terbuka dalam penerimaan akan masukan, pengetahuan serta saran. Turut dapat disebut dengan kemampuan menilai yang tepat atas kapabilitas individu serta pencapaian yang dimilikinya.Lickona (2012) menuturkan bahwa Intellectual Humility merupakan kebijaksanaan yang mendasar dari kehidupan moral secara menyeluruh. penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek-aspek yang mampu meningkatkan intellectual humility yaitu (1) keterbukaan (2) pengorbanan diri (3) penilaian diri yang akurat (4) fokus pada orang lain.Dukungan ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif.Populasi penelitian ini 220 orang Intellectual humility dengan sampel 220 orang dengan teknik sampel jenuh. Instrument yang digunakan yaitu angket. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis presentase.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bentuk yang mampu meningkatkan dukungan Intellectual humility tergolong sesuai. Adapun layanan bimbingan dan konseling yang baik pada Intellectual humility yaitu layanan konseling individu, layanan informasi, dan layanan konsultasi
Perbedaan self compassion ditinjau dari jenis kelamin pada siswa
Tambunan, Nurhalima;
Ifdil, Ifdil
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 1 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0001045chr2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perbedaan self compassion di tinjau dari jenis kelamin pada siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dan komparatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 749 siswa SMA N 7 Padang tahun ajaran 2023/2024 dengan sampel sebanyak 261 siswa yag dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrument berupa angket atau kuesioner self compassion sebanyak 33 item dengan nilai koefisien reliabilitas 0,933. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan (1) Self compassion pada siswa laki-lakiberada pada kategori tinggi dengan persentase 50,81%. (2) Self compassion pada siswa perempuanberada pada kategori tinggi dengan persentase 67,15% berada pada kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan self compassion antara siswa laki-laki dan siswa perempuan. Layanan Bimbingan dan Konseling untuk meningkatkan self compassion pada siswa yaitu layanan konseling individual dan layanan konseling kelompok.
Efektivitas Ifdil perceptual light technique (IPLT) untuk mereduksi kecenderungan nomophobia pada siswa
Lika, Lika;
Ifdil, Ifdil;
Fadli, Rima Pratiwi;
Khairati, Annisaislami;
Zola, Nilma;
Putri, Yola Eka;
Adlya, Soeci Izzati;
Zatrahadi, M. Fahli
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 12, No 3 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/1116500
Nomophobia merupakan salah satu gangguan psikologis yang sering tidak disadari oleh kalangan remaja. Gangguan psikologis tersebut seperti perasaan takut kehilangan koneksi dengan smartphone, mengalami gangguan kecemasan atau rasa tidak nyaman saat berada jauh dari smartphone. Munculnya kecemasan dan ketakutan yang dialami oleh siswa dikarenakan tidak bisa berkomunikasi dengan orang lain melalui smartphone, kehilangan jaringan dan konektivitas, serta tidak dapat mengakses informasi dan sosial media. Kondisi kecenderungan nomophobia seperti ini sangat diperlukan strategi yang efektif untuk mengatasi masalah psikologis yang ditimbulkannya dengan segera. Tujuan penelitian adalah untuk menguji efektivitas ifdil perceptual light technique (IPLT) dalam mereduksi kecenderungan nomophobia pada siswa. IPLT merupakan sebuah alternatif pendekatan brief untuk mereduksi trauma, fobia dan masalah psikologis. Intervensi menggunakan IPLT melalui modifikasi sensorik dan persepsi individu melalui spektrum cahaya untuk mengatasi nomophobia. Penelitian ini menggunakan desain subjek tunggal terhadap tiga subjek yang mengalami kecenderungan nomophobia. Desain penelitian menggunakan desain A-B single subject penelitian. Instrumen yang digunakan adalah observasi, wawancara, teknik scaling dan menggunakan instrumen No Mobile Phone Phobia (NMP-Q). Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat kecenderungan nomophobia tinggi sebelum intervensi. Namun setelah diberikan intervensi melalui IPLT tingkat kecenderungan nomophobia menurun. Hasilnya menunjukkan bahwa IPLT efektif untuk mereduksi kecenderungan nomophobia pada siswa.
Pengembangan e-modul bibliotherapy untuk mencegah stres pada ibu muda
Juwita, Ulandari;
Ifdil, Ifdil
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/1109100
This study aims to produce a bibliotherapy e-module to prevent stress in young mothers. The research method used is the ADDIE development model (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The initial research subjects were 126 young mothers in Koto Baru District of Sungai Penuh City with purposive sampling. The research instrument used is the Parental Stress Scale (PSS) adapted to the Indonesian version. The e-module will be validated by 3 counseling experts for content and 2 IT experts for appearance or design, as well as a small group trial of 9 young mothers. Data were analyzed descriptively. The results showed that the developed e-module prototype is applicable to be used independently by young mothers to prevent stress.
Efektivitas Ifdil perceptual light technique untuk mengurangi social anxiety siswa obesitas
Arrahman, Iqbal;
Ifdil, Ifdil;
Karneli, Yeni;
Fadli, Rima Pratiwi;
Khairati, Annisaislami
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/1118800
Obesitas pada remaja sering dikaitkan dengan permasalah psikologis, seperti stres, anxiety, depresi bahkan trauma dan PTSD. Obesitas dapat menjadi salah satu faktor yang beresiko bagi perkembangan social anxiety siswa. Social anxiety merupakan salah satu jenis gangguan kecemasan yang bersifat khusus. Pada gangguan ini penderitanya akan merasakan kekhawatiran yang berlebihan ketika berada di sekitar orang banyak. Beberapa gejala fisik yang dapat diamati adalah munculnya keringat dan gemetar saat berinteraksi dengan orang banyak. Sehingga siswa dengan gangguan ini cenderung untuk menghindari pertemuan dan kegiatan yang melibatkan orang lain. Oleh karena itu penting bagi siswa yang mengalami obesitas untuk mendapatkan bantuan psikologis yang sesuai. Salah satu bantuan yang dapat diberikan adalah dengan menggunakan teknik Ifdil Perceptual Light Technique (IPLT). Teknik IPLT merupakan sebuah alternatif pendekatan brief untuk mereduksi berbagai macam permasalahan psikologis, salah satunya kecemasan. Intervensi menggunakan IPLT dilakukan melalui modifikasi sensorik dan persepsi individu melalui spektrum cahaya. IPLT menggunakan kombinasi teknologi, bahasa pemrograman, dan beberapa pendekatan sebelumnya, yang bertujuan untuk mengurangi stes, kecemasan, trauma, fobia dan gangguan psikologis lainnya dalam waktu yang relatif singkat yaitu kurang dari sepuluh menit Penelitian ini bertujuan untuk menguji IPLT dalam mengurangi social anxiety siswa obesitas. Penelitian ini menggunakan desain subjek tunggal terhadap satu subjek yang mengalami soial anxiety.Desain penelitian menggunakan desain A-B single subject penelitian. Instrumen yang digunakan adalah observasi, wawancara, teknik scaling dan menggunakan instrumen social anxiety. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat social anxiety tinggi sebelum intervensi. Namun setelah diberikan intervensi melalui IPLT tingkat social anxiety menurun. Hasilnya menunjukkan bahwa IPLT efektif untuk mengurangi social anxiety pada siswa obesitas.