p-Index From 2021 - 2026
13.696
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Biospecies Journal of Tropical Life Science : International Journal of Theoretical, Experimental, and Applied Life Sciences Serupa : The Journal of Art Education Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Grenek: Jurnal Seni Musik Gorga : Jurnal Seni Rupa KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Journal of Public Policy and Management Review Harmonia: Journal of Research and Education JURNAL DERIVAT: JURNAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Jurnal Daya Matematis Delta-Pi : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Riau Biologia Accounting Analysis Journal Arty: Jurnal Seni Rupa Catharsis Educational Management Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Lekesan: Interdisciplinary Journal of Asia Pacific Arts Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika JIE (Journal of Islamic Education) Jurnal Biologi Tropis Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Pelataran Seni : Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) ENGLISH JOURNAL Acintya JPM : Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Physical Education and Sports Jurnal Seni Tari Education and Human Development Journal Edsence: Jurnal Pendidikan Multimedia Math Educa Journal Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Journal of Elementary School (JOES) JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Journal of Research and Educational Research Evaluation English Journal Indonesian Values and Character Education Journal Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik jurnal dikdas bantara Varia Humanika Solusi: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Jurnal Kewarganegaraan ENGLISH FRANCA : Academic Journal of English Language and Education JUPIKA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Narra J ARTCHIVE: Indonesia Journal of Visual Art and Design Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar SMBJ: Strategic Management Business Journal Journal of Community Engagement Research for Sustainability BABASAL English Education Journal Gesture: Jurnal Seni Tari Journal of Medical Science; Jurnal Ilmu Medis Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh Makara Journal of Science SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Pendidikan Amartha Jurnal Cerano Seni: Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Indonesian Research Journal on Education Benefit : Journal of Bussiness, Economics, and Finance Media Dermato-Venereologica Indonesiana Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa PANDU: Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Tematik: Jurnal Konten Pendidikan Matematika Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Buletin Pengabdian Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi JDIME: Journal of Development and Innovation in Mathematics Education Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Case Reports Jurnal KALANDRA At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Journal of Innovative and Creativity Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran TRANSFORMATIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Abdimas CONSISTAN : Jurnal Tadris Matematika Jurnal Seni Tari Journal of Islamic Education Media Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search
Journal : Catharsis

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF KOOPERATIF MUSIK RITMIS BERBASIS MULTIMEDIA DI SMA NEGERI 3 PATI Ahmadi, Ahmadi; Lestari, Wahyu
Catharsis Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RELEVANSI GERAK TARI BEDAYA SURYASUMIRAT SEBAGAI EKSPRESI SIMBOLIK WANITA JAWA Pramesthi Putri, Rimasari; Lestari, Wahyu; Iswidayati, Sri
Catharsis Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerak Tari Bedhaya Suryasumiratmenunjukan ekspresi simbolik wanita Jawa dikarenakan nilai-nilai ideal yang menjadi salah satu acuan karakter seorang wanita Jawa yang dapat ditemukan melalui penggalian dari gerak yang memiliki makna.  Metode yang digunakan kualitatif, data dikumpulkan dengan cara observasi partisipasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Data dianalisis mengacu teori Barthes 2009. Triangulasi digunakan sebagai pengabsahan data.Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk gerak tari Bedhaya Suryasumirat antara lain kapang-kapang, sembahan, anglir mendung, ukel karna, lumaksana ridhong sampur. Gerak tari Bedhaya Suryasumirat dimaknai dengan Wanita Jawa seyogyanya bersikap semeleh, andap asor, lembah manah, dan nyawiji Gusti murbeng dumadi. Ekspresi yang tercermin dalam Wanita Jawa meliputi mituhu, merak ati, pangreksa, tatas, titis, mrantasi.Berdasar hasil penelitian, maka disarankan penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi penari dalam mengekspresikan gerak sesuai dengan makna
FUNGSI MUSIK DALAM KESENIAN KUNTULAN KUDA KEMBAR DI DESA SABARWANGI KECAMATAN KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN SEBAGAI SARANA INTEGRASI SOSIAL Bahatmaka, Antama; Lestari, Wahyu
Catharsis Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BENTUK ARANSEMEN MUSIK KERONCONG ASLI KARYA KELLY PUSPITO DAN RELEVANSINYA BAGI REMAJA DALAM MENGEMBANGKAN MUSIK KERONCONG ASLI Rachman, Abdul; Lestari, Wahyu
Catharsis Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MODEL PEMBELAJARAN MOVING CLASS MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEMANDIRIAN SISWA (KAJIAN KASUS) DI SMA KARANGTURI SEMARANG Sumindar, Ahmad; Lestari, Wahyu
Catharsis Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TARI OLEG TAMULILINGAN GAYA PELIATAN KARYA I GUSTI AYU RAKA RASMI: KREATIVITAS GARAP DAN PEMBELAJARANNYA Paramityaningrum, Ni Komang Tri; Hartono, Hartono; Lestari, Wahyu
Catharsis Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tari Oleg Tamulilingan gaya Peliatan adalah sebuah karya seni yang diciptakan oleh I Gusti Ayu Raka Rasmi. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan struktur, kreativitas garap dan proses pembelajaran tari Oleg Tamulilingan gaya Peliatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian adalah; (1) Ada tiga struktur tari Oleg Tamulilingan gaya Peliatan seperti papeson, pengawak,dan pekaad; (2) Kreativitas ragam gerak meliputi lima perubahan seperti angsel kado menjadi miles, nyerere menjadi luk nerudut, nyeregseg ngider menjadi nyeregseg meplincer, meipuk-meipuk menjadi mearas-aras, dan nyakup bawa. Kreativitas tata busana dapat diwujudkan dalam bentuk kamen, sabuk prada, oncer, ampok-ampok, tutup dada, gelang kana, badong lanying, gelungan dan udeng. Tata rias wajah meliputi penggunaan eyeshadow yang mencolok dan tidak menggunakan kecek/titik putih di bagian dahi/srinata; (3) Proses pembelajaran yang dilakukan adalah memberikan teknik dan menyuruh peserta didik untuk mempraktekkan tari Oleg Tamulilingan gaya Peliatan dengan pelatih I Gusti Ayu Raka Rasmi.  Oleg Tamulilingan dance of Peliatan style is an art work created by I Gusti Ayu Raka Rasmi. The aimed was to describe the structure, the learning and analyze the creativity of the dance. The aimed of the research was to describe the structure, the learning of Oleg Tamulilingan dance of Peliatan style and analyze the creativity of Oleg Tamulilingan dance of Peliatan style created I Gusti Ayu Raka Rasmi . The study used qualitative method through interpretative approach. Technique of collecting the data used observation, interview, documentation and recording. The data analysis used Miles and Huberman qualitative data analysis model. The result was; (1) Three strucutres of the dance such as papesan, pengawak, and pekaad; (2) Five items in the creativity of the dance such as angsel kado becomes miles, nyerere becomes luk nerudut, nyeregseg ngider becomes nyeregseg meplincer, meipuk-ipuk becomes mearas-aras and nyakup bawa. The costume used was kamen, sabuk prada, oncer, ampok-ampok, tutup dada, gelang kana, badong lanying, gelungan and udeng. The cosmetics used was the braveness of using eyeshadow more colorful, don’t used kecek/ white point at forehead/srinata (3) Learning process was giving a technique for the students to practice Oleg Tamulilingan dance Peliatan style by I Gusti Ayu Raka Rasmi.
NILAI BUDI PEKERTI PADA RAGAM GERAK TARI TOPENG LANYAPAN ALUS KABUPATEN TEGAL Putriningtyas, Irchami; Lestari, Wahyu; Hartono, Hartono
Catharsis Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tari topeng Lanyapan Alus dilatarbelakangi oleh nilai-nilai budi pekerti, moral serta budaya yang berlaku di desa Salarang Lor. Masalah penelitian pertama strukrur ragam gerak tari Topeng Lanyapan Alus. Kedua, nilai budi pekerti yang terkandung pada ragam gerak tari Topeng Lanyapan Alus. Ketiga relevansi ragam gerak tari Topeng Lanyapan Alus terhadap nilai budi pekerti. Pendekatan dalam penelitian ini adalah interdisiplin dengan melibatkan koreografi sebagai materi yang dikaji dengan disiplin ilmu budaya atau antropologi. Metode kualitatif. Lokasi penelitian di desa Slarang Lor. Teknik pengumpulan menggunakan trianggulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data interaktif. Hasil penelitian pertama, struktur ragam gerak tari Topeng Lanyapan Alus memiliki 102 motif, 23 frase, 9 kalimat, dan 3 gugus. Kedua, nilai budi pekerti yang ditemukan yaitu sabar, ikhlas, jujur, dan memetri. Ketiga, relevansi ragam gerak lontang yaitu menjalani hidup dengan selalu menerima atas kehendak Tuhan, relevansi ragam gerak entrakan yaitu mampu menerima dengan hati lapang, relevansi ragam gerak ipit-ipit yaitu hidup dengan selalu menegakan kebenaran dan keadilan, dan relevansi ragam gerak geyol yaitu menjalani hidup dengan selalu menjaga yang dimiliki. Saran dari penelitian ini, perlu adanya pementasan rutin tari Topeng Lanyapan Alus yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan Kabupaten Tegal, agar tari Topeng Lanyapan Alus tetap lestari.Mask dance Lanyapan Alus background by manners values, moral and cultural applicable in the village Salarang Lor. The raised first structure of motion mask dance Lanyapan Alus. Second, manners values are contained in of motion mask dance Lanyapan Alus. Third, the relevance of motion dance masks Lanyapan Alus against the value of manners. The approach is interdisciplinary, involving choreography as by cultural or anthropological disciplines. The method is qualitative. Location research in the Slarang Lor,. The data techniques using triangulation. Data analysis technique data analysis. The results show: first, the structure of motion dance masks Lanyapan Alus has 102 motif, 23movement phrases, 9 sentences, and 3 groups. Second, the value of manners that found that patient, sincere, honest, and memetri. Third, the relevance of motion lontang namely through life always accept the will of God, relevance entrakan motion that is able to receive with open heart, relevance ipit-ipit of motion which is living with the always uphold truth and justice, and the relevance geyol of motion that live by always keeping owned. Suggestions from this study, the need for routine staging Lanyapan Alus mask dance organized by the Department of Culture Tegal regency, so dance masks Lanyapan Alus remain stable.
PERTUNJUKAN KESENIAN PATHOL SARANG DI KABUPATEN REMBANG Kinesti, Rakanita Dyah Ayu; Lestari, Wahyu; Hartono, Hartono
Catharsis Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenian Pathol Sarang adalah kesenian tradisional yang sampai saat ini masih eksis di masyarakat Rembang. Interaksi dalam kesenian Pathol Sarang yang terjadi bukan lagi sebatas dialog, namun terjadi kontak fisik antar pemain dengan pemain. Keunikan kesenian Pathol Sarang juga terletak pada jenis pertunjukan yang tidak semestinya seperti pertunjukan lain. Pertunjukan yang dipentaskan di pinggir laut dan dimainkan oleh para nelayan. Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan bentuk pertunjukan kesenian Pathol Sarang dan menganalisis proses interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Hasil penelitian yang pertama adalah bentuk kesenian Pathol Sarang yang ditinjau dari pelaku seni yang semua berjenis kelamin laki-laki mempunyai gerak murni dan maknawi yang berias tanpa make up dan berbusana memakai baju hitam dan celana hitam dengan ikat kepala dan property berupa udhet. Interaksi yang ditemukan adalah interaksi yang terjadi antar pemain dan pemain, pemain dengan penonton. Interaksi yang terjadi antar pemain dan pemain adalah kontak fisik yaitu dengan saling merangkul posisi kaki kuda-kuda dan saling mendorong untuk bergulat, interaksi yang terjadi antar pemain dan penonton adalah komunikasi sebelum bertanding pelandang(wasit) mencari lawan untuk pemain(pathol) yang bertanding diambil dari penonton. Saran untuk seniman, gerakan Pathol Sarang lebih dikembangkan lagi dengan menambahkan tarian pembuka sebelum pertunjukan dimulai.Art pathol sarang is traditional art that until now still exist in the community Rembang. Art pathol sarang is an entertainment media, as the show and as a social interaction .Interaction in the arts pathol sarang that there is no longer only dialogue , but occurring physical contact between the player with the players. Uniqueness of art pathol nest also located on the type of show undue as other performances. Show was staged in the outskirts of the sea and played by the fishermen . The purpose of research is description the form of art performances pathol sarang and analyze the process of social interaction. This study using a qualitative approach that produces data descriptive. The results of research first is the form of art pathol a nest that in terms of an art of which all of the male sex have motion pure and meaningful who berias without makeup and dressing wear a black and black pants by a headband and property in the form of udhet. The interaction that to find is the interaction that happened between players and players, a player with a spectator. The interaction that happened between players and players is physical contact namely by mutual embrace the position of the legs horses and pushing to grapple, the interaction that happened between players and the spectators is communication before competed pelandang (the referee) seeking opposed to a performer (pathol) competed taken from the audience. Advice for artists, movement pathol the nest more developed by adding opening dance before the show began.
PEMBELAJARAN SENI TARI: AKTIF, INOVATIF DAN KREATIF Nurseto, Gandes; Lestari, Wahyu; Hartono, Hartono
Catharsis Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan seni tari perlu diberikan pada Sekolah Dasar karena keunikan, kebermaknaan terletak pada pemberian pengalaman estetik dalam bentuk berapresiasi dan menggunakan model pembelajaran yang PAIKEM Pembelajaran, Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenagkan dalam proses pembelajaran didalam kelas dari Standar Kompetensi dan Komptensi Dasar mengapresiasi karya seni tari tunggal nusantara yang bertujuan untuk mengenalkan karya seni tari daerah lain. Masalah dalam penelitian ini bagaimana proses pembelajaran seni tari dan bagaimana apresiasi dalam pembelajaran seni tari. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis proses pembelajaran seni tari dan mendeskripsikan serta menganalisis aspek apresiasi dalam pembalajaran seni tari. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan ferivikasi data, reduksi data dan penyajian data. Hasil penelitian dari rumusan masalah pertama proses pembelajaran seni tari materi tari Gambiranom guru kurang dapat memaksimal proses pembelajaran yang PAIKEM dikarenakan dalam tahapan pembelajaran pertemuan I dan pertemuan 2 kegiatan aktif, inovatif, kreatif, efisien dan menyenangkan tidak selalu muncul sehingga kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran seni tari di SD menggunakan 4 aspek apresiasi aktif dan apresiasi pasif yaitu: (1) tahap deksripsi, (2) tahap pemahaman/ analisis, (3) tahap intrepretasi/ penghayatan, (4) tahap penilaian/ evaluasi.Education dance needs to be given to the elementary school because of the uniqueness, the significance lies in the provision of aesthetic experience in the form appreciate and use the learning model that PAIKEM in the learning process appreciating single dance archipelago which aims to introduce the artwork of other local dance. Problems in this study how the process of learning how to dance and appreciation in learning the dance. The research objective is to describe and analyze the process of learning the art of dance and describe and analyze aspects appreciation of the dance. Data collection techniques of observation, interviews and document study. Analysis of the data used ferivikasi of data, data reduction and data presentation. The results of the first problem formulation process of learning the art of dance dance material Gambiranom less teacher can maximize learning process PAIKEM because in the learning stages of the first meeting and the second meeting. The results showed learning the art of dance in SD using the four aspects of the appreciation of the active and passive appreciation, namely: 1 phase descriptions, 2 the stage of understanding/ analysis, 3 the stage of interpretation/ appreciation, 4 the stage of assessment/ evaluation.
Internalization of Character Values of Cѐpѐtan Dance Performance at Manunggal Putra Budaya Group in Karanggayam District Kebumen Regency Hapsari, Wahyu Ratri; Lestari, Wahyu; Sunarto, Sunarto
Catharsis Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/catharsis.v8i2.31241

Abstract

Cèpètan dance as one of arts of Karanggayam society is full of values in its performance. The values here means part of character values. Character values are indirectly able to internalize the actors that learn the Cèpètan dance. There is something interesting in this group, i.e. the dancers are children. It is hoped that the values behind this dance can build the children’s character. The research aimed at knowing the form of performance and internalization character values that reflect in Cèpètan dance. To analyze the internalization, the writer uses Koentjaraningrat’s theory (1990) about inheriting. The approach used in this research is qualitative with phenomenology design. The data collecting techniques are observation, interview, and literature observation. The data validity used triangulation technique, they are source triangulation, and method triangulation. The data was analyzed through reduction, presentation, and verification. From the results show that the character values of Cèpètan dance performance reflects the values of creativity, discipline, and responsibility.
Co-Authors - Kusmuriyanto -, Fuadi . Zulfan ., Taripah A.A. Ketut Agung Cahyawan W ABD Aziz, ABD Abdul Aziz Abdul Rachman Ade Irma Suryani Ade Novi Nurul Ihsani Adiwirman Adiwirman, Adiwirman Afrilliani, Aneka Agus Cahyono Agus Wahyudin Agustin, Eny Widhia Ahmad Bahauddin Ahmad Sumindar, Ahmad Ainol Ainol, Ainol Akele, Richard Y. Akmal, Fidia Albana, Rifaah Salwa Albertus, Redy Herinanto Aldri Frinaldi Alhail, Hadi Alifiana, Venata Dwi Altuhaish, Adeel Abdulkarim Fadhl Andriani, Lestari Angelika, Neindea Anggraini, Yeyen Septia Anik Maghfiroh Anna Safarrida, Anna Antama Bahatmaka, Antama Aria, Mimi Arief Priyadi Aristi, Putri Mertia Ashfira, Ashfira Athira, Athira Atria Martina Ayu Andira, Agustina AYU LESTARI Ayu Yulia, Novi Aziz, Khatmirul Azrial, Azrial Baehaqi Bahar, Najwa Karunia Bambang Subali Barus, Syukur Samuel Bidang, Aris Budiono, Deanne Yoshe Fidela Burhanuddinsyah, Muh Haris Cahyati, Isa Endar Citra Arimby Clarissa Namiko, Rifda D. Dafik Daniel Happy Putra Darwin Djeni DENI SETIAWAN Denny Pratama, Loviga Desi Indriani, Desi Deviyanti Pangestu Dewanti, Anindya Ayu Ratna Dewi Indriyani Roslim Dewi Ismida, Fitri Dewi, Asfarah Karina Dewi, Nurul Kemala Dinillah, Teuku Muhammad Muizzy Dwi Retno Sari, Dwi Retno Earlia, Nanda Eki Susanto Eko Waluyo Ellianawati, Ellianawati Endang Ratih Endang Ratih E.W. Erni Mustakim Fahira, Nidia Faizah, Niswah Fajri, Samsul Fallah, Saiful Fandanu, Rifky Farida, Haning Fathur Rokhman Fatinatus Selvia Fattah, Gilang Fathurrohman Febriana, Suci Wulan Febriani, Berliana Dwi Ferini, Devy Firda Hariyanti Firdiyani, Nila Rizky Fitmawati Fitmawati Fitria Fitria Fuadi Fuadi Furqoni, Aries Tri Gandes Nurseto, Gandes Giranti, Aulia Haq Guntur Abdul Yunus, Guntur Abdul Hakim, M. Ikhwanul Handayani, Lucy Handriani, Risna Hapsari, Wahyu Ratri Hartono & Wahyu Lestari Hartono Hartono Hartono, Rudi Haryono Haryono Hasan, Khoirudin Hasanah, Muarief Herman Hernado, Fitrek Hidayah Al Mubarokah, Nurul Hidayat, Achmad Fahmi Hikam, Ahmad Ilzamul Hotim Hodijah, Putri Nur Husna, Difa’ul Husnul Hotimah, Husnul Hutagalung, Desriani Ritawati Ifa Nurhayati Ikfina Kamal Ida Ilona, Sandra Ilzamul Hikam, Ahmad Indah Sri Rahma Ningsih Intan Prabandari, Anandhiya Irchami Putriningtyas, Irchami Iryanti, Veronica Eny Iskandar, Utut Abdilah Islam, Raudhatul Ismida, Fitri D. Ismida, Fitri Dewi Isnawati, Dian Jailani Jailani Jannah, Della Maulatul Jans, Rubens Pasha Julitasari, Putri Ajeng Wulan kamarang, Apliandi Kaningtyas, Dwi Yuni Karti Karimah, Inayatul Kartini Hasballah Kartono , Katarina, Lydia Kombong, Rinda Lorensa Kusumaningtyas, Chandra Dewi L. Hasan Ashari Lestari, Yulita Dwi Linda Novita Liza Aulia Yusfi Lukman Hakim Lutfiah Khoirunnisa M. Husni Tamrin, M. Husni M. Yulianto Listiawan Maghfiroh, Indra Malarsih Malarsih Maliq, Saib Abdul Maman Surahman Masjhoedi, Soesanto Masrukan Masrukan Masruro Masruro, Masruro Maufiroh, Eva Mauliska, Nur Mayang Sari Mayta Novaliza Isda Meutia, Rita Milda Ruliyanti Moh. Hasan Bisri MR, Witrie Sutaty Muh. Sholeh Muhamad Fauzan Muhammad Akmal Muhammad Ikhwan Mulia Saputra Muna, Ana Khalimatul Mundi Adi, Alif Murdo, Ilham Tri Musdalifah Musdalifah Mutiarawati, Dilla Najah, Umi Atyah Safinatun Nessa Nessa Ni Komang Tri Paramityaningrum, Ni Komang Tri Nindiati, Dina Sri Nindrayani, Satitra Ningsih, Tutut Hartina Ilmiah Nisa, Zakiya Ayu Nuni Widiarti Nur Aisyah Nur Rohmayani, Wulan Suci Nurwijayanti Paramarta, I Made Paramarta, Made Pasca Faiz Ikram, Tubagus Paula Emerentiana Permadi, Satrio Tegar Poppy Rachman Pradewi, Sellyana Pradistha, Aldilla Pratama, Loviga Pratama, Loviga Denny Pratama, Loviga Denny Putra, Prisma Adi Putri Mulyana, Nizzaellatin Putri, Elisya Ananda Putri, Shalsadila Rahmadani Putri, Tiara Pradita Putria, Asa Bani Rahayu, Mardina Rahman, Athian, Muhammad Rahmawati, Dhea Nining Rahmawati, Ellya Meidiana Rakanita Dyah Ayu Kinesti, Rakanita Dyah Ayu Ratna Rosita Pangestika Rayi Dwipanilih Restu Lanjari Reza Maulana Rimasari Pramesthi Putri, Rimasari Risna Manda Sari Ristya Rini, Denik Rizki, Dede Rohmatul Layliyyah Rosmeilinda, Tio Fanny Rozi, Fathor Rusli, Tiffany Shahnaz Sa'diyah, Siti Halimatus Sahmanita, Riqqah Salsabila Sakanthi, Amanda Laras Salmawati Salmawati, Salmawati Salviya, Nafsiatul Santosa, Bintang Laksono Putra Saraswati, Diah Sari, Fajrika Sembiring, Rinawati Septiningsih, Tri Sestri Indah Pebrianti Setiawati*, Ika Setiyorini, Sri Rejeki Siahaan, Citra Winarni Sidyawati, Lisa Sirait, Yudhistio Artia Perdamaian Siswantari, Heni Siti Fatimah Siti Fatonah SITTI HAJAR Soekardi, Soekardi Soesanto Soesanto Soesanto Sofia Sofia, Sofia Soryanto, Danang SRI CAHYATI, SRI Sri Haryani Sri Iswidayati SRI WARDANI Sri Wardhani Sriyadi Sriyadi, Sriyadi Stefani, Dea Subadri, Subadri Suharto Suharto Suherdi Suherdi, Suherdi Sujarwati Sujarwati Sujarwati Sukron, Muhamad Sulamsih Sri Budini, Sulamsih Sri Sulistiowati, Lifia Sunarto Sunarto Suprihatin*, Suprihatin Supriyadi Supriyadi Susi Sulandari Suyono, Windy Permata Syahrul Syah Sinaga Syalwa, Nayoebi Layla Sylvawani, Mahriani Tandiyo Rahayu Taufik Hidayah Tetty M. Linda Tetty Marta Linda Tiara*, Yeti Titrawani Titrawani Titrawani, Titrawani Totok Sumaryanto, Totok Tri Joko Raharjo Tri Suminar Trisnani Widowati, Trisnani Triyono Triyono Tyas, Khusnul Estining Tyas Udi Utomo Usrek Tani Utina Utama, Wina S. Utoro, Aditya Nugroho Putro Vemulen, Dara Avinda Virnanda, Lady's Intana Wahyu Ramadhan Wardani, Yusuf Wasino Wasino Wida Aristanti, Wida Widyaswara, Silvana Nada Wisudaningsih, Endah Tri Y., Eva Yelmida Azis Yeri Sutopo Yovita, Cici Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto Yumaroh, Yumaroh Yundari, Yundari Zaim Elmubarok Zainuddin Zairin, Achmad Zairozie, Athar Zaif Zakaria, Sri Rezeki Zidanurrohim, Alfi Zulva, Naya Septia