p-Index From 2021 - 2026
13.045
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pekalongan AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya WARTA Jurnal Varidika Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Profetika Manajemen Pendidikan International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Studi Komunikasi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar JURNAL SINEKTIK Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar International Journal of Supply Chain Management JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Jurnal Inovasi Pendidikan Ekonomi International Journal of Economics Development Research (IJEDR) RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Buletin KKN Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Didaktika: Jurnal Kependidikan International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Education Journal of Indonesia (EJI) LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Basicedu Urecol Journal. Part A: Education and Training Prosiding University Research Colloquium Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Carmin: Journal of Community Service Solo Universal Journal of Islamic Education and Multiculturalism Warta LPM Proceeding of International Conference of Islamic Education Conference Proceedings International Conference on Education Innovation and Social Science Jurnal Elementaria Edukasia Buletin Literasi Budaya Sekolah J-CEKI Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar ijces Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Profetika

KONSEPSI NILAI NILAI PENDIDIKAN HUMANIS-RELIGIUS MENURUT PAKOE BOEWONO IV (1788-1820) DALAM SERAT WULANG-REH Narimo, Sabar
Profetika Vol. 15, No. 2, Desember 2014
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pakoe Boewana IV is the King having many literary works, one of them is theWulang-Reh letters as the result of reflection, phylosophy, view of live, and his ambitionin contextualizing to the reality of life for the periode of 1788-1820. The Wulang-Rehletters consists of Kawruh Piwulang (sugesstion) or Pitutur Luhur (direction) teaching,reflected in the form of Pituduh lan Wewaler (instructions and prohibitions) having fullof humanic-religious life values. The values conception found in the Wulang-Rehlettersare (1) morality messages/ethics, (2) education value, (3) phylosophy value, and (4) religionvalue. The teachings above are relevant to be learned, to be implemented, becoming thebehavior and Indonesian nation nationality in the context of at present time.Kata Kunci: humanic value; religious; and the Wulang-Reh letters.Pakoe Boewana IV adalah raja dan pujangga yang memiliki banyak karyasastra, salah satunya adalah Serat Wulang-Reh, yang merupakan hasil refleksi,perenungan, falsafah, dan pandangan hidup, serta cita-citanya dalam membaca realitaskehidupan pada masa 1788-1820 M. Serat Wulang-Reh berisi ajaran tentang kawruhpiwulang atau pitutur luhur (tuntunan dan nasihat), yang berupa pituduh lan wewaler(perintah dan larangan), yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan yang humanisreligius.Konsepsi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya berupa (1) pesan moral/etika; (2) nilai pendidikan; (3) nilai filosofis; (4) nilai nilai religius. Ajaran-ajaran tersebutmasih relevan dipelajari, diamalkan, menjadi perilaku, dan kepribadian bangsa Indonesiadalam konteks kekinian.Kata Kunci: nilai humanis; religious; wulang reh.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MASYARAKAT DI TEMANGGUNG Malik, Abdul; Narimo, Sabar
Profetika Jurnal Studi Islam Vol. 19, No. 1, Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v19i1.7748

Abstract

Community  Based  Education  is  an  educational  model  of  society,  by society, and for society that is education intended, implemented, developed and developed by the community. This research is intended to apply community-based Islamic  religious  education,  supported  factors  and  supporting  factors  and inhibiting the implementation of Islamic religious education that is community based in SMP Negeri 2 Candiroto and SMP Muhammadiyah 5 Kandangan presented in descriptive qualitative. The results of the analysis of the implementation of community-based religious  education  in  SMP  Negeri  2  Candiroto  and  SMP  Muhammadiyah  5 Kandangan in the planning, implementation, and evaluation of education is still dominated by the role of teachers and principals as Top Managers. Community involvement in educational planning is by providing input and suggestions of education implementation that emphasizes on the mastery of reading and writing al-Quran and prayer. In the implementation of society involved in certain events in learning and religious activities. And in the evaluation of education, conducted by teachers and principals who reported the implementation to the community. Impacts that arise in the implementation of community-based Islamic education in SMP Negeri 2 Candiroto and SMP Muhammadiyah 5 Kandangan Temanggung district intertwined symbiosis mutualism between schools with the community, and on the other the budget of education costs increased. Supporting factors: the culture of gotong-royong that is still strongly rooted in the community. Factors inhibiting Human Resources (HR) and the availability of funds for education. Pendidikan Berbasis Masyarakat merupakan model pendidikan dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat yaitu pendidikan yang direncanakan,   dilaksanakan,   dinilai   dan   dikembangkan   oleh   masyarakat.Penelitian ini bermaksud menganalisis bagaimanakah implementasi pendidikanagama Islam berbasis masyarakat, dampak-dampak yang ditimbulkan serta faktor- faktor pendukung dan penghambat implementasi pendidikan pendidikan agama Islam berbasis masyarakat di SMP Negeri 2 Candiroto dan SMP Muhammadiyah5 Kandangan yang disajikan secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis implementasi pendidikan agama Islam berbasis masyarakat di SMP Negeri 2 Candiroto dan SMP Muhammadiyah 5 Kandangan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pendidikan masih di dominasi oleh peran guru dan kepala kepala sekolah sebagai Top Manager. Keterlibatan masyarakat dalam perencanaan pendidikan yaitu dengan memberikan masukan dan saran pelaksanaan pendidikan yang menekankan pada penguasaan baca-tulis al Quran dan  shalat.  Dalam  pelaksanaan  masyarakat  terlibat  pada  event-event  tertentu dalam pembelajaran maupun kegiatan bersifat keagamaan. Dan dalam evaluasi pendidikan, dilakukan oleh guru maupun kepala sekolah yang melaporkan pelaksanaan kepada masyarakat. Dampak yang muncul dalam implementasi pendidikan agama Islam berbasis masyarakat di SMP Negeri 2 Candiroto dan SMP  Muhammadiyah  5  Kandangan  kabupaten  Temanggung terjalin  simbiosis mutualisme antara sekolah dengan masyarakat,  dan disisi lain anggaran  biaya pendidikan semakin besar.  Faktor pendukung: kultur gotong-royong yang masih kuat mengakar dimasyarakat. Faktor penghambat Sumber Daya Manusia (SDM) dan ketersediaan dana untuk pendidikan.
KONSEPSI NILAI NILAI PENDIDIKAN HUMANIS-RELIGIUS MENURUT PAKOE BOEWONO IV (1788-1820) DALAM SERAT WULANG-REH Narimo, Sabar
Profetika Jurnal Studi Islam Vol. 15, No. 2, Desember 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v15i02.1997

Abstract

Pakoe Boewana IV is the King having many literary works, one of them is theWulang-Reh letters as the result of reflection, phylosophy, view of live, and his ambitionin contextualizing to the reality of life for the periode of 1788-1820. The Wulang-Rehletters consists of Kawruh Piwulang (sugesstion) or Pitutur Luhur (direction) teaching,reflected in the form of Pituduh lan Wewaler (instructions and prohibitions) having fullof humanic-religious life values. The values conception found in the Wulang-Rehlettersare (1) morality messages/ethics, (2) education value, (3) phylosophy value, and (4) religionvalue. The teachings above are relevant to be learned, to be implemented, becoming thebehavior and Indonesian nation nationality in the context of at present time.Kata Kunci: humanic value; religious; and the Wulang-Reh letters.Pakoe Boewana IV adalah raja dan pujangga yang memiliki banyak karyasastra, salah satunya adalah Serat Wulang-Reh, yang merupakan hasil refleksi,perenungan, falsafah, dan pandangan hidup, serta cita-citanya dalam membaca realitaskehidupan pada masa 1788-1820 M. Serat Wulang-Reh berisi ajaran tentang kawruhpiwulang atau pitutur luhur (tuntunan dan nasihat), yang berupa pituduh lan wewaler(perintah dan larangan), yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan yang humanisreligius.Konsepsi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya berupa (1) pesan moral/etika; (2) nilai pendidikan; (3) nilai filosofis; (4) nilai nilai religius. Ajaran-ajaran tersebutmasih relevan dipelajari, diamalkan, menjadi perilaku, dan kepribadian bangsa Indonesiadalam konteks kekinian.Kata Kunci: nilai humanis; religious; wulang reh.
IMPLEMENTASI PERPADUAN KURIKULUM TAHFIDZUL QUR’AN DAN KURIKULUM FORMAL PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS ISLAM TERPADU IBNU ABBAS KLATEN JAWA TENGAH TAHUN 2018 Muqoyyadi, Imam; Anshori, Ari; Narimo, Sabar
Profetika Jurnal Studi Islam Vol. 20, No. 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v20i2.9951

Abstract

Abstrak: Peranan kreatif perkembangan ilmu pengetahuan dan aspek-aspek lainnya senantiasa terjadi setiap saat peranan kreatif menekankan bahwa kurikulum harus mampu mengembangkan sesuatu yang baru sesuai dengan perkembangan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan masyarakat pada masa sekarang dan masa mendatang. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi perpaduan kurikulum Tahfidzul Qur?an dan kurikulum formal pada Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Ibnu Abbas Klaten Tahun 2018 dan mendeskripsikan kendala dalam implementasi perpaduan kurikulum Tahfidzul Qur?an dan kurikulum formal pada Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Ibnu Abbas Klaten Tahun 2018. Penelitian ini diklasifikasikan sebagai penelitian diskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah MudirMa?had, Wakil Mudir Ma?had, Asatidz dan siswa Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Ibnu Abbas Klaten. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisisdata dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang terdiri dari tiga kegiatan yaitu pengumpulan data sekaligus reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMAIT Ibnu Abbas Klaten dalam mengimplementasikan perpaduan kurikulum tahfidzul qur?an dan kurikulum formal dilakukan dengan mengintegralkan beberapa kurikulum, yaitu Kurikulum Nasional, Kurikulum Kementrian Agama, serta Kurikulum istimewa yang merupakan kurikulum yang disusun oleh pengelola dengan dipadukan secara sistematis yang disajikan dalam program boarding school plus tahfidzul qur?an. Kendala dalam implementasi kurikulum adalah padatnya aktivitas siswa, perbedaan kemampuan hafalan siswa, sehingga dibutuhkan waktu belajar yang efektif dan bimbingan yang intensif. Abstract: The creative role of the development of science and other aspects always occur every time the creative role emphasizes that the curriculum must be able to develop something new in accordance with the developments that occur and the needs of society in the present and future. The purpose of this study is to describe the implementation of a combination of the Tahfidzul Qur'an curriculum and formal curriculum at Ibnu Abbas Klaten High School in 2018 and describe the obstacles in implementing a combination of the Tahfidzul Qur'an curriculum and formal curriculum at Ibnu Abbas Klaten High School in 2018. This research classified as qualitative descriptive research. Informants in this study were Mudir Ma'ad, Deputy Mudir Ma'had, Asatidz and Ibn Abbas Klaten High School students. Data collection methods are observation, interviews and documentation. Data analysis in this study used qualitative descriptive analysis consisting of three activities, namely data collection as well as data reduction, data presentation and conclusions or verification. The results of the study show that SMAIT Ibnu Abbas Klaten in implementing a combination of the Tahfidzul Qur'an and formal curriculum is done by integrating several curricula, namely the National Curriculum, the Ministry of Religion Curriculum, and the Special Curriculum which is a curriculum compiled by the manager with systematically integrated in boarding school program plus tahfidzul qur'an. Constraints in the implementation of the curriculum are the density of student activity, differences in rote learning abilities, so that it requires effective learning time and intensive guidance. 
IMPLEMENTASI PERPADUAN KURIKULUM TAHFIDZUL QUR’AN DAN KURIKULUM FORMAL PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS ISLAM TERPADU IBNU ABBAS KLATEN JAWA TENGAH TAHUN 2018 Imam Muqoyyadi; Ari Anshori; Sabar Narimo
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 20, No. 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v20i2.9951

Abstract

Abstrak: Peranan kreatif perkembangan ilmu pengetahuan dan aspek-aspek lainnya senantiasa terjadi setiap saat peranan kreatif menekankan bahwa kurikulum harus mampu mengembangkan sesuatu yang baru sesuai dengan perkembangan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan masyarakat pada masa sekarang dan masa mendatang. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi perpaduan kurikulum Tahfidzul Qur’an dan kurikulum formal pada Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Ibnu Abbas Klaten Tahun 2018 dan mendeskripsikan kendala dalam implementasi perpaduan kurikulum Tahfidzul Qur’an dan kurikulum formal pada Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Ibnu Abbas Klaten Tahun 2018. Penelitian ini diklasifikasikan sebagai penelitian diskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah MudirMa’had, Wakil Mudir Ma’had, Asatidz dan siswa Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Ibnu Abbas Klaten. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisisdata dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang terdiri dari tiga kegiatan yaitu pengumpulan data sekaligus reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMAIT Ibnu Abbas Klaten dalam mengimplementasikan perpaduan kurikulum tahfidzul qur’an dan kurikulum formal dilakukan dengan mengintegralkan beberapa kurikulum, yaitu Kurikulum Nasional, Kurikulum Kementrian Agama, serta Kurikulum istimewa yang merupakan kurikulum yang disusun oleh pengelola dengan dipadukan secara sistematis yang disajikan dalam program boarding school plus tahfidzul qur’an. Kendala dalam implementasi kurikulum adalah padatnya aktivitas siswa, perbedaan kemampuan hafalan siswa, sehingga dibutuhkan waktu belajar yang efektif dan bimbingan yang intensif. Abstract: The creative role of the development of science and other aspects always occur every time the creative role emphasizes that the curriculum must be able to develop something new in accordance with the developments that occur and the needs of society in the present and future. The purpose of this study is to describe the implementation of a combination of the Tahfidzul Qur'an curriculum and formal curriculum at Ibnu Abbas Klaten High School in 2018 and describe the obstacles in implementing a combination of the Tahfidzul Qur'an curriculum and formal curriculum at Ibnu Abbas Klaten High School in 2018. This research classified as qualitative descriptive research. Informants in this study were Mudir Ma'ad, Deputy Mudir Ma'had, Asatidz and Ibn Abbas Klaten High School students. Data collection methods are observation, interviews and documentation. Data analysis in this study used qualitative descriptive analysis consisting of three activities, namely data collection as well as data reduction, data presentation and conclusions or verification. The results of the study show that SMAIT Ibnu Abbas Klaten in implementing a combination of the Tahfidzul Qur'an and formal curriculum is done by integrating several curricula, namely the National Curriculum, the Ministry of Religion Curriculum, and the Special Curriculum which is a curriculum compiled by the manager with systematically integrated in boarding school program plus tahfidzul qur'an. Constraints in the implementation of the curriculum are the density of student activity, differences in rote learning abilities, so that it requires effective learning time and intensive guidance. 
KONSEPSI NILAI NILAI PENDIDIKAN HUMANIS-RELIGIUS MENURUT PAKOE BOEWONO IV (1788-1820) DALAM SERAT WULANG-REH Sabar Narimo
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 15, No. 2, Desember 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v15i02.1997

Abstract

Pakoe Boewana IV is the King having many literary works, one of them is theWulang-Reh letters as the result of reflection, phylosophy, view of live, and his ambitionin contextualizing to the reality of life for the periode of 1788-1820. The Wulang-Rehletters consists of Kawruh Piwulang (sugesstion) or Pitutur Luhur (direction) teaching,reflected in the form of Pituduh lan Wewaler (instructions and prohibitions) having fullof humanic-religious life values. The values conception found in the Wulang-Rehlettersare (1) morality messages/ethics, (2) education value, (3) phylosophy value, and (4) religionvalue. The teachings above are relevant to be learned, to be implemented, becoming thebehavior and Indonesian nation nationality in the context of at present time.Kata Kunci: humanic value; religious; and the Wulang-Reh letters.Pakoe Boewana IV adalah raja dan pujangga yang memiliki banyak karyasastra, salah satunya adalah Serat Wulang-Reh, yang merupakan hasil refleksi,perenungan, falsafah, dan pandangan hidup, serta cita-citanya dalam membaca realitaskehidupan pada masa 1788-1820 M. Serat Wulang-Reh berisi ajaran tentang kawruhpiwulang atau pitutur luhur (tuntunan dan nasihat), yang berupa pituduh lan wewaler(perintah dan larangan), yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan yang humanisreligius.Konsepsi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya berupa (1) pesan moral/etika; (2) nilai pendidikan; (3) nilai filosofis; (4) nilai nilai religius. Ajaran-ajaran tersebutmasih relevan dipelajari, diamalkan, menjadi perilaku, dan kepribadian bangsa Indonesiadalam konteks kekinian.Kata Kunci: nilai humanis; religious; wulang reh.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MASYARAKAT DI TEMANGGUNG Abdul Malik; Sabar Narimo
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 19, No. 1, Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v19i1.7748

Abstract

Community  Based  Education  is  an  educational  model  of  society,  by society, and for society that is education intended, implemented, developed and developed by the community. This research is intended to apply community-based Islamic  religious  education,  supported  factors  and  supporting  factors  and inhibiting the implementation of Islamic religious education that is community based in SMP Negeri 2 Candiroto and SMP Muhammadiyah 5 Kandangan presented in descriptive qualitative. The results of the analysis of the implementation of community-based religious  education  in  SMP  Negeri  2  Candiroto  and  SMP  Muhammadiyah  5 Kandangan in the planning, implementation, and evaluation of education is still dominated by the role of teachers and principals as Top Managers. Community involvement in educational planning is by providing input and suggestions of education implementation that emphasizes on the mastery of reading and writing al-Quran and prayer. In the implementation of society involved in certain events in learning and religious activities. And in the evaluation of education, conducted by teachers and principals who reported the implementation to the community. Impacts that arise in the implementation of community-based Islamic education in SMP Negeri 2 Candiroto and SMP Muhammadiyah 5 Kandangan Temanggung district intertwined symbiosis mutualism between schools with the community, and on the other the budget of education costs increased. Supporting factors: the culture of gotong-royong that is still strongly rooted in the community. Factors inhibiting Human Resources (HR) and the availability of funds for education. Pendidikan Berbasis Masyarakat merupakan model pendidikan dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat yaitu pendidikan yang direncanakan,   dilaksanakan,   dinilai   dan   dikembangkan   oleh   masyarakat.Penelitian ini bermaksud menganalisis bagaimanakah implementasi pendidikanagama Islam berbasis masyarakat, dampak-dampak yang ditimbulkan serta faktor- faktor pendukung dan penghambat implementasi pendidikan pendidikan agama Islam berbasis masyarakat di SMP Negeri 2 Candiroto dan SMP Muhammadiyah5 Kandangan yang disajikan secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis implementasi pendidikan agama Islam berbasis masyarakat di SMP Negeri 2 Candiroto dan SMP Muhammadiyah 5 Kandangan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pendidikan masih di dominasi oleh peran guru dan kepala kepala sekolah sebagai Top Manager. Keterlibatan masyarakat dalam perencanaan pendidikan yaitu dengan memberikan masukan dan saran pelaksanaan pendidikan yang menekankan pada penguasaan baca-tulis al Quran dan  shalat.  Dalam  pelaksanaan  masyarakat  terlibat  pada  event-event  tertentu dalam pembelajaran maupun kegiatan bersifat keagamaan. Dan dalam evaluasi pendidikan, dilakukan oleh guru maupun kepala sekolah yang melaporkan pelaksanaan kepada masyarakat. Dampak yang muncul dalam implementasi pendidikan agama Islam berbasis masyarakat di SMP Negeri 2 Candiroto dan SMP  Muhammadiyah  5  Kandangan  kabupaten  Temanggung terjalin  simbiosis mutualisme antara sekolah dengan masyarakat,  dan disisi lain anggaran  biaya pendidikan semakin besar.  Faktor pendukung: kultur gotong-royong yang masih kuat mengakar dimasyarakat. Faktor penghambat Sumber Daya Manusia (SDM) dan ketersediaan dana untuk pendidikan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd Syakur Abdillah, Definka Puan Shalika Abdul Malik Abi Muhlisin Achmad Fathoni Achmad Fathoni Achmad Fathoni, Achmad Ady Ferdian Noor Afrizal, Rizki Adi Agus Maryanto Agus Susilo Ahmad Muhibbin Ahmad Teguh Purnawanto Ahmad Wahyudi Ahmad, Noor Lela Ahsanul Huda Santosa Aji Fitriani, Sofa Aliifah Raisia Amelia Tiara Anggreini Amung Wiweko Anam Sutopo ANWAR, MUHFIK Arfiki Rochadiana Ari Anshori Ari Anshori, Ari Arifah Sri Wahyuni Arofaturrohman, Yunita Azmil Aryati Prasetyarini Asri Darwanti Asri Neli Putri Astuti, Dyah Azka, Muhammad Yaser Arafat Azminudin Latif Baehaqi Bambang Sumardjoko Baswara, Satsya Yoga Buana, Dewangga Satria Budi Murtiyasa Cecep Kusmana Choiriyah Widyasari D Dahroni D Dahroni, D D Djumadi Denisa Nurul Fajri Dermawan, Dika Desi Dwi Hastuti Devary Pradana Setyabudi Dhany Efita Sari Dian patriana, Wendy Diana Purwita Sari Djalal fuadi Djalal Fuadi Dyah Astuti Dzikra, Noor Syahidah Mutiara Dzulfiqar, Helmi Aufa Dzulqornain, khilmi Efi Miftah Faridli Efi Miftah Faridli, Efi Efi Miftah Faridli, Efi Miftah Eko Prasetyo Eko Wahyudiyanto Emi Fitriyani Emi Fitriyani, Emi Endang Fauzi Endang Fauziati Endang Fauziati Endartiningsih, Ari Endra Purna Irawan Erisandi Arditama Erlina Farida Hidayati Erlina Farida Hidayati Fahma, Naomi Fajri, Denisa Nurul Fakhri, Muh Dzulfiqar Faishal FATHULOH, RIDWAN Fatmah Bagis Fauzan, Rasyid Fauzati, Endang Fitri Lastini Fitriyani, Nabila Gamal Abdul Nasir Gamal Abdul Nasir Zakaria Habil Azhar Hendawan Haq, Muhammad Izzul Hardika Dwi Hermawan Harsono Harsono Harsono Harsono Harsono Harsono Harsono, H Harun Joko Prayitno Haryanto , Sigit Haryoto Haryoto Hasram Efendi Hastuti, Desi Dwi Hayati, Ilma Nur Heni Marlinawati Hernawan Sulistyanto Hidayati, Erlina Farida Ifani, Muhammad Zulfi Iin Wahyuni Imam Muqoyyadi Imam Nuraini Indira, Reisa Indra Nur Rahman Indriasari, Pipit Saraswati Irawan, Endra Purna Iskandar, Wahid Ismiyanto, Mazwar Joko Suwandi Jumadi Jumadi Juwita Rahmawati Kamila, Rossy Destriana Khomarudin, Khomarudin Kusuma Budi, Anggun Kusuma, Anton Adi Suryo Kusuma, Muhammad Isnani Labib Muttaqin Laili Etika Rahmawati Lastini, Fitri Lilla Prapdhani Agni Hajma Lina Dwi Susanti Manan, Uffun Ainullia Markhamah Markhamah Markhamah Marlinawati, Heni Masithoh, Dewi Mauly Halwat Hikmat Mazlini Adnan Ma’rifah Ma’rifah Meggy Novitasari MIFTAKHUL JANNAH Minsih Mohamad Ali Mohammad Ali Mohammad Chairil Asmawan Mohammad Rudiyanto Muh Nur Rochim Maksum MUHAMMAD ALI Muhammad Fahmi Johan Syah Muhammad Irvan Rosyadi Muhammad Isnani Kusuma Muhammad Izzul Haq Muhammad Izzul Haq Muhammad Syahriandi Adhantoro Muhibbin , Ahmad Muqoyyadi, Imam Murfiah Dewi Wulandari Mursiti, Esthi Mustofa, Rochman Hadi Muthoifin Nafiah Nur Shofia Rohmah Nasution, Annio Indah Lestari Naufal Ishartono Ni'matul Istiqomah Niam, Muhammad Nibrasa, Lauda Aurynava Niluvar Khodjaeva Novia Wahyu Wardhani, Novia Wahyu Nugroho, Bayu Sapto Nuha, Amatullah Ashshobriatu Nuraini, Imam Nurfitriana Nurfitriana Nurmala, Evan Rosdiana Nurrochman, Taufik Patriana, Wendy Dian Pina Indah Sayekti Putri Widiyaningsih Rahayu, Desti Rahmawati, Laili Etka Raisia, Aliifah Ramlee Musthapa Regina Retno Handayani Riana Kristina Suminar Rohman, Abdullah Kiddatul Rohman Romadhoni, Defri Nur Rosita, Erni Rosni, R Sa'ida, Naili Safitri, Nurul Annisa Sapta Mei Budiyanto Sarun, Anuar Septi Anggraini Setiawan, Hendi Setyabudi, Devary Pradana Setyaningrum, Fadtma Alfita Shidiq, M. Syahrul Shofia Rohmah, Nafiah Nur Shohenuddin, Shohenuddin Sigit Haryanto Siti Hadiyati Nur Hafida Siti Lestari Dwi Wahyuningsih SITI NURJANAH Siti Rahmalia Natsir Soekarno, Gustina Anugerahwati Soemardjoko, Bambang Sofyan Anif Sri Budiyati Sri Budiyati Sri Haryanti Sri Rahayu SRI RAHAYU Sri Wahyuni Sri Wahyuni sugiyanti sugiyanti Sugiyanti Sugiyanti Suleha, Suleha Sulistiyowati, Nourma Ayu Sulistyaningsih, Dyah Sunanih Surani Surani, Surani Suranto Suranto Suranto Suranto Suranto Surya Jatmika Susanti, Lina Dwi Sutama Sutama Sutopo Sutopo Suwandi Suwandi Suyatmini Suyatmini Tahang, Heriyanti Thoyibbah, Kartika Titik Ulfatun Tjipto Subadi Tri Anasari Tri Asmawulan Tri Mulyani, Endang Tri Nur Wahyudi Uffun Ainullia Manan Umar Seno Vitri Astuti Wafrotur Rohmah Wafroturrohmah , Wafroturrohmah Wahid Iskandar Wahyu Eko Saputro, Wahyu Eko Wahyu Ratnawati Wahyu Warastuti Wahyudin Noe, Wahyudin Wahyudiyanto, Eko Waskito, Titis Widianti, Agustina Widiyasari, Choiriyah WIDYASTUTI Wiweko, Amung wiwin kurniyanti Wulandari, Intan Tri Wulandari, Nur Asih Yasir Sidiq Yenny Widyawati Yetty Sarjono Yovi Annang Setiyawan Yustina Neny Hastuti ZAHRO, NURUL HIDAYATI Zakaria, Gamal Abdul Nasir Zakki Azani, Mohammad