p-Index From 2021 - 2026
13.089
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Veteriner Indonesia Medicus Veterinus BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS JURNAL ILMU EKONOMI & SOSIAL Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Jurnal Medik Veteriner Jurnal Basicedu Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Acintya Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Jurnal Administrasi dan Manajemen Majalah Farmasetika Journal of Sylva Indonesiana JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Jurnal Scientia GANESHA CIVIC EDUCATION JOURNAL Journal of Management - Small and Medium Enterprises (SME's) Jurnal Filsafat Indonesia Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru EKOMABIS: Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis Journal Economic and Strategy (JES) JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Journal of Social Research Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (JEMBA) Jurnal Pustaka Aktiva : Pusat Akses Kajian Akuntansi, Manajemen, Investasi, dan Valuta Jurnal Islam Nusantara International Journal of Health Science (IJHS) Digital Transformation Technology (Digitech) Jurnal Basicedu Jurnal Ilmu Multidisplin Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) International Journal of Science and Environment Journal of Islamic Economics and Business Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Innovative: Journal Of Social Science Research West Science Interdisciplinary Studies Al-Munazzam : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Dakwah Jeinsa : Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang West Science Interdisciplinary Studies JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Bulletin of Social Studies and Community Development Buletin Pengabdian Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam IIJSE Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Journal Creativity Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Jurnal Medika: Medika Jurnal Pancasila dan Bela Negara J-CEKI Journal of Community Engagement in Health JIM Sendratasik Kusuma : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat An Namatul Ausath Balance: Jurnal Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS STRUKTUR MUSIKAL KESENIAN RAPAI BUBEE KABUPATEN PIDIE JAYA (Focusing on Ritmic) Savana, Muhammad Ibjkar; Hafid, Mukhsin Putra; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 8, No 4 (2023): NOVEMBBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v8i4.31340

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Struktur Musik Kesenian Rapa'I Bubee di Kabupaten Pidie Jaya (Focusing on Ritmic). Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana terbentuknya pola ritme Rapa'I Bubee di Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola ritme secara deskriptif. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, subjek penelitian ini adalah pelaku seni Rapa'I Bubee, objek penelitian adalah pola ritme Rapa'I Bubee. Data diperoleh dengan teknik observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1).Konseptualisasi seni Rapa'I Bubee berawal dari gagasan Tgk Syiah Abdul Kadir sebagai pemimpin Rapa'I Bubee generasi pertama yang memiliki makna dan filosofinya ialah memberikan landasan spiritual bagi Rapa'I Bubee sebagai seni dan tradisi yang membawa nilai-nilai. -nilai positif dan keberkahan dalam kehidupan masyarakat setempat. 2) Hal laku masyarakat dalam kehadirannya seni Rapa'I Bubee tentunya berangkat dari sebuah konsep yang menghadirkan tingkah laku masyarakat yang sadar akan keberadaannya dengan sang pencipta dan keberadaan manusia untuk saling berkomunikasi. 3) Pola ritme Kesenian Rapa'I Bubee yang terbentuk dari konsep dan perilaku laku masyarakat ada 3 bagian yaitu: a). Pola Pembuka, b). Pola Lagee, c). Pola Balapari. Ketiga pola tersebut memiiki landasan spiritual bagi Rapa'I Bubee sebagai seni yang memberi nilai-nilai religius yang memberi keberkahan dalam kehidupan masyarakat. Kata Kunci : Analisis, Pola Ritme, Konseptualisasi, Tingkah Laku, Bunyi, Rapa'I Bubee
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SENI MUSIK (VOKAL) PADA SISWA KELAS VII SMP N 5 MEULABOH Jatiana, Cut Afrina; Ismawan, Ismawan; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 8, No 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v8i3.31314

Abstract

Penelitian yang berjudul Penerapan Model Project Based Learning dalam Pembelajaran Seni Musik (Vokal) Pada Siswa Kelas VII SMPN 5 Meulaboh,. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh penerapan model Project Based Learning terhadap peningkatan pengetahuan seni musik dan kemampuan bernyanyi siswa kelas VII SMPN 5 Meulaboh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak tiga puluh sembilan orang siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil observasi aktivitas belajar siswa, pre-test, post-test dan nilai statistik uji wilcoxon, diketahui Asymp. Sig. (2-tailed) kelas eksperimen 0,000 dan nilai Asymp. Sig (2-tailed) kelas kontrol 0,522. Karena nilai kelas kontrol 0,522 lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa pada kelas kontrol hipotesis ditolak. Sedangkan pada kelas eksperimen nilai 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka hipotesis diterima. Artinya, terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada materi seni musik (vokal) untuk pre-test dan post-test, sehingga disimpulkan bahwa ada peningkatan hasil kemampuan belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran Project Based Learning di SMPN 5 Meulaboh.Kata Kunci: Model Pembelajaran, Project Based Learning, seni musik (vokal)ABSTRACT
APRESIASI MASYARAKAT TERHADAP LEGENDA PUTRI BENSU DI KECAMATAN BIES ACEH TENGAH ARIANA, AYU; Hartati, Tengku; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 8, No 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v8i2.31269

Abstract

Penelitian ini berjudul Apresiasi Masyarakat Terhadap Legenda Putri Bensu di Kecamatan Bies Aceh Tengah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sejauh mana apresiasi masyarakat terhadap legenda putri bensu di kecamatan bies aceh tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apresiasi masyarakat terhadap legenda putri bensu di kecamatan bies aceh tenagh. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, subjek dalam penelitian adalah terdiri dari masyarakat awam, pelajar, budayawan, dan tokoh adat, dan objek penelitian ini adalah apresiasi legenda putri bensu. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data, memaparkan, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa cerita legenda putri bensu tidak lagi dihiraukan, bahkan ada yang menganggap cerita legenda putri bensu hanya sebuah cerita dongeng dan tidak ada yang tahu persis bagaimana asal usul ceritanya. Kemungkinan, legenda putri bensu untuk kedepannya hanya menjadi cerita saja dan tidak ada upaya dari masyarakat untuk melestarikan. Ada beberapa mesyarakat dan pelajar menyatakan tahu keberadaan cerita legenda putri bensu, jumlah ini tidak relative banyak sehingga memungkinkan cerita legenda putri bensu akan menghilang dan tidak diketahui oleh generasi yang akan datang.Kata Kunci: Putri Bensu, Legenda, Aceh Tengah
REKONSTRUKSI SENDRATARI ANDE-ANDE LUMUT DI DESA BUMI AYU KABUPATEN BENER MERIAH Aziz, Ekza Fahira; Supadmi, Tri; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i4.23609

Abstract

Penelitian ini berjudul, Rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah. Rumusan masalah penelitian ini yaitu Bagaimana rekonstruksi bentuk Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memperkenalkan kembali hasil dari rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seniman dan penari yang pernah menarikan Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu, sedangkan objek dari penelitian ini adalah Sendratari Ande-ande Lumut dari Desa Bumi Ayu. Lokasi penelitian yang dilakukan berada di Desa Bumi Ayu. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tekhnik analisi data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan Sendratari Ande-ande Lumut adalah tari hiburan yang merupakan salah satu kesenian daerah dari Desa Bumi Ayu dan dikenal sejak tahun 1958. Proses rekonstruksi berawal dari proses penggalian, proses latihan, hingga proses pertunjukan. Poin proses penggalian yaitu terdapat penggalian sejarah, tema, naskah, gerak, pola lantai, musik, tata rias dan busana. Proses latihan terdiri dari eksplorasi, improvisasi, komposisi,dan evaluasi dan berakhir pada hasil pertunjukan. Hasil pertunjukan mencakup seluruh isi termasuk elemen-elemen dalam koreografi yang berkaitan dengan proses rekonstruksi. Elemen-elemen tersebut berupa tema, naskah, judul, mode penyajian, tata panggung, tata lighting, musik iringan, tipe tari, tata rias dan kostum, pola lantai, dan properti.
REKONSTRUKSI SENDRATARI ANDE-ANDE LUMUT DI DESA BUMI AYU KABUPATEN BENER MERIAH Aziz, Elza Fahira; Supadmi, Tri; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i1.22591

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul, Rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah. Rumusan masalah penelitian ini yaitu Bagaimana rekonstruksi bentuk Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memperkenalkan kembali hasil dari rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seniman dan penari yang pernah menarikan Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu, sedangkan objek dari penelitian ini adalah Sendratari Ande-ande Lumut dari Desa Bumi Ayu. Lokasi penelitian yang dilakukan berada di Desa Bumi Ayu. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tekhnik analisi data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan Sendratari Ande-ande Lumut adalah tari hiburan yang merupakan salah satu kesenian daerah dari Desa Bumi Ayu dan dikenal sejak tahun 1958. Proses rekonstruksi berawal dari proses penggalian, proses latihan, hingga proses pertunjukan. Poin proses penggalian yaitu terdapat penggalian sejarah, tema, naskah, gerak, pola lantai, musik, tata rias dan busana. Proses latihan terdiri dari eksplorasi, improvisasi, komposisi, dan evaluasi dan berakhir pada hasil pertunjukan. Hasil pertunjukan mencakup seluruh isi termasuk elemen-elemen dalam koreografi yang berkaitan dengan proses rekonstruksi. Elemen-elemen tersebut berupa tema, naskah, judul, mode penyajian, tata panggung, tata lighting, musik iringan, tipe tari, tata rias dan kostum, pola lantai, dan properti.Kata kunci: Rekonstruksi, Sendratari, Sendratari Ande-ande Lumut
PENYAJIAN MUSIK GAMBUS GRUP EL-WARDAH DI KABUPATEN PIDIE JAYA Hawar, Muhammad; Supadmi, Tri; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 2 (2021): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i2.22575

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Penyajian Musik Gambus Grup El-Wardah di Kabupaten Pidie Jaya. Mengangkat masalah tentang bagaimana penyajian musik gambus Grup El-Wardah di Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyajian musik Gambus Grup El-Wardah di Kabupaten Pidie Jaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah Salman sebagai pimpinan Grup Gambus El-Wardah, Syukri Sulaiman sebagai seniman dan anggota Grup Gambus El-Wardah, Teuku Razali sebagai seniman. Hasil penelitian ini menunjukkan Penyajian Musik Gambus Grup El-Wardah di pertunjukan secara ansambel campuran yang dimainkan oleh beberapa orang diantaranya pemain alat musik biola yang dimainkan oleh dua orang, pemain alat musik keyboard satu orang, pemain alat musik conga satu orang, penyanyi 4 orang merangkap menjadi pemain tamborin satu orang dan pemain Double Row Tamborin satu orang. Musik Gambus Grup El-Wardah disajikan dengan menggunakan nada berciri khas musik padang pasir dan melayu yang terdiri dari penggunaan scale atau maqam bayati. Pemain dari Grup Gambus Ini memainkan alat musik secara otodidak atau yang sering mereka sebut yaitu bermain musik secara alam. Tidak adanya penggunaan teori-teori membuat mereka terbiasa menggunakan pendengaran untuk mempelajari sebuah lagu dengan mendengarkannya berulang-ulang dari alat pemutar audio. Ciri khas padang pasir sangat kental terasa pada permain musik Gambus Grup El-Wardah seperti Pada penggunaan Scale-scale timur tengah seperti penggunaan scale atau maqam bayati yang dimainkan oleh pemain biola dan oud sehingga terasa jelas nuansa dari timur tengah yang di pertunjukkan oleh Grup Gambus El-Wardah.Kata Kunci: padang pasir, penyajian musik, musik gambus
PROSES PEMBELAJARAN SENI BUDAYA MELALUI SISTEM SHIFT DI MAN 2 KABUPATEN BIREUEN DALAM MASA PANDEMI COVID-19 Yonda, Baroqah Sabri; Hartati, Tengku; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 2 (2021): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i2.22572

Abstract

ABSTRAKPenelitian dengan judul proses pembelajaran Seni Budaya Melalui Sistem Shift di MAN Negeri 2 Kabupaten Bireuen dalam Masa Pandemi Covid-19 mengangkat masalah bagaimana proses pelaksanaan pembelajaran seni budaya menggunakan sistem shift dalam masa pandemi Covid-19 di MAN Negeri 2 Kabupaten Bireuen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran seni budaya pada materi seni rupa dua dimensi sudah sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran yaitu dimulai dengan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup dengan menggunakan Metode penelitian pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dan menerapkan model pembelajaran luring method . Sistem Shift yang dilakukan adalah pembagian siswa ke dalam dua bagian yaitu Shift a yang berjumlah 12 orang dan Shift b yang berjumlah 11 orang dengan alokasi waktu 30 menit perjam. Setiap Shift masing-masing dibagi perminggu untuk satu Shift persub-materi pembelajarannya. Langkah pembelajaran juga mengikuti protokol kesehatan seperti anjuran untuk siswa agar mencuci tangan terlebih dahulu, memakai masker untuk menghindari penularan virus dan saling menjaga jarak dengan menerapkan sistem Shift didalam proses pembelajaran tersebut termasuk semua siswa, guru dan seluruh orang yang berada diruang lingkup sekolah harus melaksanakan aturan sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam masa pandemi Covid-19. Dari hasil evaluasi yang telah dilakukan guru menunjukan bahwa capaian dari target pembelajaran untuk siswa tercapai namun tidak sebaik dari pembelajaran yang normal (tidak memakai Shift).Kata Kunci: Pembelajaran, Seni, Shift, Pandemi Covid-19.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DI SMA NEGERI 10 ACEH BARAT DAYA Mahleni, Zora; Zuriana, Cut; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i1.22570

Abstract

ABSTRAKMata pelajaran seni budaya merupakan suatu mata pelajaran yang berbeda dengan mata pelajaran lain karena memiliki karakteristik yang unik dan menarik. Oleh karenanya diperlukan media yang unik dan menarik pula untuk menyampaikan materi-materi yang terdapat dalam pelajaran seni budaya. Guru SMAN 10 Aceh Barat Daya memilih menggunakan media audio visual dalam menyampaikan materi seni musik khususnya dalam mengidentifikasi ragam lagu daerah dapat lebih menarik yang pada gilirannya akan meningkatkan efektivitas pembelajaran seni budaya itu sendiri. Penelitian ini mengangkat permasalahan tentang penggunaan media audio visual dalampembelajaransenibudaya di SMA Negeri 10 Aceh Barat Daya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media audio visual dalam pembelajaran seni budaya dan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan media audio visual dalampembelajaransenibudaya di SMA Negeri 10 Aceh Barat Daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, yang menjadi subjek penelitian ini adalah guru seni budaya dan siswa kelas X IPS berjumlah 24 orang siswa. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, angket dan dokumentasi, data yang terkumpul dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual diterapkan melalui tahapan-tahapan proses pembelajaran diantaranya tahap perencanaan, tahap menyiapkan materi, menyiapkan media audio visual, tahap pelaksanaan penerapan media audio visual, evaluasi dan menarik kesimpulan terhadap pembelajaran yang telah dilakukan.Tanggapan siswa terhadap penggunaan media audio visual sangat positif yang ditandai dengan 83,33% merespon baik penerapan media audio visual pada pembelajaran seni budaya dan hanya 16,67% siswa yang memberikan respon tidak baik terhadap penerapan media audio visual.Kata Kunci: Pembelajaran Seni Budaya, Media Audio Visual.
STRATEGI PEMBINAAN GITA SWARA TAMIANG DI KABUPATEN ACEH TAMIANG Miranty, Shara; Supadmi, Tri; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 4, No 2 (2019): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v4i2.13146

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Pembinaan Gita Swara Tamiang di Kabupaten Aceh Tamiang, dengan rumusan masalah bagaimanakah strategi pembinaan yang diterapkan pada komunitas paduan suara Gita Swara Tamiang di Kabupaten Aceh Tamiang? Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: untuk mendeskripsikan strategi pembinaan yang diterapkan pada komunitas paduan suara Gita Swara Tamiang di Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini dilakukan di komunitas Gita Swara Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian bersumber dari 30 peserta paduan suara dan seorang pembinanya. Dalam pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui adanya strategi pembinaan yang dilakukan oleh pembina pada kegiatan paduan suara Gita Swara Tamiang di Kabupaten Aceh Tamiang. Strategi itu dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk membina peserta didik dalam upaya pembinaan paduan suara dan prestasi yang diperoleh oleh komunitas paduan suara tersebut. Strategi pembinaan Gita Swara Tamiang di Kabupaten Aceh Tamiang secara umum terlihat pada tahun 2013 yang meliputi beberapa proses, seperti (1) perekrutan paduan suara, (2) strategi pembinaan paduan suara, (3) waktu dan tempat pelaksanaan pembinaan paduan suara, dan (4) strategi dalam mengatasi beberapa kendala yang sering terjadi. Sudah banyak perolehan prestasi yang diraih oleh paduan suara Gita Swara Tamiang baik nasional maupun internasional.Kata Kunci: strategi, pembinaan, paduan suara
PERTUNJUKAN RAPAI BUBE DI KABUPATEN PIDIE JAYA Afni, Nurul; Zuriana, Cut; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 4, No 2 (2019): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v4i2.13143

Abstract

Penelitian berjudul Pertunjukan Rapa-i Bube di Kabupaten Pidie Jaya. Mengangkat masalah tentang sejarah Rapa-i Bube dan bentuk pertunjukan Rapa-i Bube. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejarah Rapa-i Bube dan bentuk pertunjukan Rapa-i Bube. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Rapa-i Bube adalah kesenian tradisi yang berasal dari Gampong Mee Pangwa kecamatan Trienggadeng kabupaten Pidie Jaya yang telah ada sekitar 150 tahun yang lalu oleh almarhum Abu Mukim. Rapa-i Bube diangkat dari aktivitas masyarakat menggunakan Rapa-i baik pada acara pelepasan nazar, acara sunatan, dan acara perkawinan. Dalam penyajian pertunjukan Rapa-i Bube dimainkan dengan jumlah minimal 13 orang dan maksimal 21 orang. Pemain terdiri dari 14 penabuh Rapa-i, 1 orang khalifah, 1 orang Syeh dan 2 hingga 5 orang pemain Bube. Pertunjukan Rapa-i Bube terdiri dari tiga tahap yaitu lag, Bala Pari dan Tingkah Lhe. Gerakan pada pertunjukan Rapa-i Bube adalah gerakan bebas yang tidak berpaku pada hitungan. Pertunjukan ini diiringi dengan syair bahasa Aceh dan alat musik Rapa-i. Busana dibedakan antara khalifah, pemain Rapa-i dan pemain Bube terdiri dari baju kemeja Aceh, celana panjang dan peci. Rapa-i Bube ditampilkan pada acara perkawinan, 17 Agustus tingkat kecamatan sebagai hiburan dan penampilan pada acara kesenian sebagai persembahan dari kabupaten Pidie Jaya yang dipentaskan di luar atau di dalam gedung.Kata Kunci: sejarah, bentuk, pertunjukan, Rapa-i Bube
Co-Authors , Warto, , Warto Adnin, Ismi Afrizal Choirul Umam Afzil Ramadian Agus, Rihady Ahmad Muwafiq, Ahmad Ainul - Hidayah Aisyah Aisyah Akhmad Syarif Alfatani, Ifan Ali Alief Aththorick, T. Alkhumaisi, Muhammad Abduh Alviana Rizqiyah Utami Aminudin, Aminudin Anak Agung Gde Arjana Anak Agung Gde Oka Dharmayudha Anak Agung Sagung Kendran Anggono Kusumo Wibowo Annisa Istiqomah, Annisa Ardi Sandriya ARIANA, AYU Ariani Songli Arif, Mirzan Arinata, I Ketut Teguh Asmi, Erni Amriani Asmini, Riskayanti Atmoko*, Dwi Atmoko, Dwi Aulia Insani, Aulia Aurellia , Amanda Ayu Prawitasari Citra Pratama Aziz, Ekza Fahira Aziz, Elza Fahira Aziz, Sulthon Abdul B. Herawan Hayadi Baehaqi Bina Ichsantya Brar, Balraj Singh Budi Setiyastuti Chairunnisya, Hasna Cut Zuriana Danial - Darmayanti, Mahda Dwi Daryono Daryono, Daryono Deni Firmansyah Dewi, Maharani Luthvinda Dumaeri, Ahmad Duwiri, Christine Valeri Dwi Gemina Effendi, Zeviana Elsa Hidayati Elti Febilani Erni Yuningsih Erwanti Siti Rabiah, Erwanti Siti Fadhilla, Suri Fadila, Siti Nur Fadlurrahman, Al Fahdian Rahmandani Fahmin, Nur Habib Fairuz, Rozaan Fariansyah, Irham Fausiah, Rafika Firdausiah, Nuri Firmansyah, Akmal Fitria, Iren Rezki Fitriani, Pina fuad, varidlo Galih Puji Mulyoto Gunawan, Rachmat Gusmadi, Setiawan hafid, mukhsin Hafid, Mukhsin Putra Hajunilato, Tiar Halimatussadiah, Siti Hamdan Hamdan Hamdani, Muhammad Fadli Harahap, Dina Nurul Angelina Hawar, Muhammad Hayadi, Bambang Herawan Heni Pujiastuti Hersanto Fajri Heru Mulyanto Hidayatulloh, Muhammad Muslim I Gusti Ngurah Sudisma I Ketut Berata I Made Kardena I Made Merdana I Nengah Surati Jaya I Wayan Sudira Ida Bagus Made Oka Ida Bagus Oka Winaya Illahi, Kurnia Imelda Wahyuni, Imelda Irwasnayah Putri, Galvania Ismartaya Ismartaya, Ismartaya Ismawan Ismawan, Ismawan Istata, Marita Dony Iwan Harjono Utama Jatiana, Cut Afrina Jejen Jaenudin Jihadulhaq, Jihadulhaq Juanda, Ogiandhafiz Kadek Karina Dewi Wijayanthi kariska, Kariska Ketut Budiasa KHOIRUNNISAK, ANIS Kukuh Murtilaksono Kurniawati, Riski Luh Made Sudimartini Lutfi Hakim M. Najamudin Ridha Made Gede Adi Surya Saputra Mahleni, Zora Manik, Toba Sastrawan Maria Antoneta Karbeka Maruddani, Raoda Tul Jannah Marzuki Marzuki Maulana, Daffa Fakhri Ma’arif, Tubagus Mahar Ma’arif, Tubagus Maharm Meri Handayani, Meri Mia Maulani Agustin Miranty, Shara Moh. Wahyu Kurniawan Muhammad Ikhsan Muhsi, Ach Moh Abd N. Nurjanah Nabila, Adek Nadifah, Najla Virda Nandhang Wisnu Pamenang Ni Luh Eka Setiasih Ningsih, Adriati Ningsih, Devi Sri Cahya Noviriolla Maria Ns. Diana Dayaningsih Nugraha, Putri Nurdiana, Ratna Putri Nurdin Nurdin Nurfaisah, Nurfaisah Nurjanah, Dewi Astri Nurlatifa, Nurlatifa Nurpadilah, Rifki Nurul Afni Nuryanto Nuryanto Nyak, Erwin Palahudin, Palahudin Permatasari, Serly Nur Indah Pertiwi, Hardianti Pertiwi, Shinta prananda, aditya Pratiwi, Vidya Purnama, Edwin Setia Putra, Fandrik Haris Setia Putra Putra, Muhammad Lathief Dwi Putra, Muhammad Mexki Romdeni Putri, Mas Fierna Janvierna Lusie Putu Suastika Rabbani, Muhammad Rafi Rachmawati, Afria Raharjo, Yudha Yaksa Crada Yoga Arum Rahayu, Annisa Dwi Rahmawati, Elly Nur Rahmawati, Rahmawati Rahmawaty, Rahmawaty Ramadan, Syahri Ramadani, Tria Ramadhan, Abhi Rachma Ramadhan, Fadlan Ramanta, Helzi Ramli, Muh. Ranita Eka Desti Rahmawati Rasmi Rasmi, Rasmi Rida Safuan Selian Rifqiansyah, Rifqiansyah Ririn Ririn Robyanshyah, Robyanshyah Rohmat, Sohibur Rosmiati, Yatti Rukiyah Rukiyah Rusliyana Nuarita, Rusliyana Safina, Dinda Apriani Sahnaz, Novalinda Salbiah, Siti Salwija, Salwija Samsu Samsu Samsuri, Dharma Audia Saputra, Dicky Wahyu Savana, Muhammad Ibjkar Septiani, Tri Asih Setyoasih, Sri SITI MARYAM Sodiki, Ach. Sonda, Kristina Sartika Sri Harini Suarmika, Putu Eka Sudarijati Sudirmanto, Sudirmanto Sugiyanto - Sukardi, Akhmad Sulistiawati, Vira Sunarso Sunarso Supadmi, Tri Supendi, Guritno Sutrisno, Cucu Suyato Suyato Syahputra, Orang Kaya Hasnanda Tengku Hartati Tien Lastini Titiek Tjahja Andari Titik Nurhayati Tresna, Popy Wulandari Triani, Cut Nadevi Wulan Trisakti Handayani Usmi, Rianda Veithzal Rivai Zainal WALDI, WALDI Waskitha, Melati Pusparini Wibowo, Anggono Kusumo Wijaya, Dian Azizah Sadriansyah wijaya, Hasrul Wijaya, Nani Wisnu Pamenang, Nandhang Wulandari, Anna Wulandari, Meidi Andira Yonda, Baroqah Sabri Yudha, Muhamad Yuli Astuti Yuliadi, Iqbal Yulianingsih, Yulianingsih Yusfiza, Melia Yustisia, Anggia Zai, Ronaldo Zainurrofiq, Zainurrofiq Zulfajri, Zulfajri