p-Index From 2021 - 2026
17.767
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Mizan (e-Journal) AL-Daulah Jurnal Diskursus Islam JTSL (Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan) Jurnal Adabiyah Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin KOMUNITAS JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM UIR LAW REVIEW al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar TERRA : Journal of Land Restoration Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Journal of Educational Research and Evaluation Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Unes Law Review BILANCIA Politea : Jurnal Politik Islam El-Faqih : Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Mazahibuna: Jurnal Perbandingan Mazhab ELFALAKY: Jurnal Ilmu Falak Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Qisthosia Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam International Journal of Progressive Mathematics Education Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Edukha : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Tasamuh: Jurnal Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Islam Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Al Tasyri'iyyah INDOGENIUS INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan ISTIQRA: JURNAL HASIL PENELITIAN Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Sanjiwani: Jurnal Filsafat E-Jurnal Manajemen Trisakti School of Management (TSM) Kajian Sastra Nusantara Linggau ( KASTRAL) Padma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat English Language Teaching Methodology (ELTM) SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak Tahqiqa: Jurnal Pemikiran Hukum Islam DIKTUM: JURNAL SYARIAH DAN HUKUM Indonesia of Journal Business Law Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Global Futuristik : Kajian Ilmu Sosial Multidisipliner Al-fiqh : Journal of Islamic Studies Cendekia Inovatif Dan Berbudaya : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora Jurnal Nirta: Studi Inovasi Sosiosaintika : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Ilmiah Falsafah Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Archipelago Journal of Southeast Asia Islamic Studies Aksioreligia : Jurnal Studi Keislaman Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum FAWAID: Sharia Economic Law Review Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan JISH (Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum) Journal of Economics and Business Jurnal Sains Materi Indonesia IECON: International Economics and Business Conference Al-Qolamuna : Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam An Nafi’; Multidisciplinary Science CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam Ulil Albab PESHUM Al-Qawānīn: Jurnal Ilmu Hukum, Syariah, dan Pengkajian Islam Issues in Mathematics Educations (IMED) Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review JAMP As-Sulthan Journal of Education Jurnal Ilmu Hukum NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Makkah: Journal Of Islamic Studies DIGITAL BUSINESS INSIGHTS JOURNAL Bayan: Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Falsafah Dan Hikmah Larangn Riba: Problematika Mekanisme Dan Solusi Implementasi Di Era Modern Aswidia Agustin; Fera Zabira Zahra; Kurniati
Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam
Publisher : Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/jh660t47

Abstract

Usury is an economic practice expressly prohibited in Islamic teachings because it contradicts the principles of justice and social welfare. This prohibition is not merely normative-dogmatic, but also has a strong philosophical basis, particularly in maintaining the balance of economic relations between individuals and preventing the exploitation of the vulnerable. Essentially, usury is viewed as the taking of profit without risk and fair effort, thus potentially creating structural inequality in the distribution of wealth. The mechanism of usury, particularly in an interest-based system, tends to benefit capital owners and oppress borrowers, ultimately widening social disparities and weakening economic solidarity. This study uses a descriptive qualitative research method with a literature study approach, examining various sources such as interpretations of the Qur'an, the Prophet's hadith, classical and contemporary fiqh literature, scientific journal articles, and modern economic regulations. The results show that the prohibition of usury contains fundamental values ​​such as justice, balance, social responsibility, and protection of vulnerable groups. These values ​​emphasize that Islam does not reject economic activity but directs its practice towards the common good. However, implementing the prohibition on usury in the modern era faces significant challenges, particularly the dominance of the interest-based financial system and low levels of Islamic financial literacy in society. Therefore, solutions offered include strengthening Islamic financial education and literacy, optimizing Islamic financial instruments such as mudharabah, musyarakah, and murabahah, and actively engaging the government, academics, and religious scholars in outreach. With the support of innovative and adaptive Islamic financial systems, the prohibition on usury remains relevant and applicable in addressing the economic needs of modern society. Abstrak Riba merupakan praktik ekonomi yang secara tegas dilarang dalam ajaran Islam karena bertentangan dengan prinsip keadilan dan kemaslahatan sosial. Larangan ini tidak hanya bersifat normatif-dogmatis, tetapi memiliki landasan filosofis yang kuat, terutama dalam menjaga keseimbangan hubungan ekonomi antarindividu dan mencegah eksploitasi pihak yang lemah. Secara hakikat, riba dipandang sebagai pengambilan keuntungan tanpa risiko dan usaha yang adil, sehingga berpotensi menimbulkan ketimpangan struktural dalam distribusi kekayaan. Mekanisme riba, khususnya dalam sistem berbasis bunga, cenderung menguntungkan pemilik modal dan menekan pihak peminjam, yang pada akhirnya memperlebar kesenjangan sosial dan melemahkan solidaritas ekonomi. Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, menelaah berbagai sumber seperti tafsir Al-Qur’an, hadis Nabi, literatur fiqh klasik dan kontemporer, artikel jurnal ilmiah, serta regulasi ekonomi modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa larangan riba mengandung nilai-nilai fundamental berupa keadilan, keseimbangan, tanggung jawab sosial, dan perlindungan terhadap kelompok rentan. Nilai-nilai ini menegaskan bahwa Islam tidak menolak aktivitas ekonomi, tetapi mengarahkan praktiknya agar berorientasi pada kemanfaatan bersama. Meski demikian, implementasi larangan riba di era modern menghadapi tantangan besar, terutama dominasi sistem keuangan berbasis bunga dan rendahnya literasi keuangan syariah di masyarakat. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan meliputi penguatan edukasi dan literasi keuangan syariah, optimalisasi instrumen keuangan Islam seperti mudharabah, musyarakah, dan murabahah, serta peran aktif pemerintah, akademisi, dan ulama dalam sosialisasi. Dengan dukungan inovasi sistem keuangan syariah yang adaptif, larangan riba tetap relevan dan aplikatif dalam menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat modern
Filosofi Keadilan dalam Pembagian Warisan Ditinjau dari Perspektif Hukum Islam dan Implikasinya terhadap Keharmonisan Keluarga Edelia Triasty; Kurniati
Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam Vol. 3 No. 2 (2026): Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam
Publisher : Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/8sfvjf82

Abstract

The division of inheritance in Islamic law often becomes a source of family conflict in Indonesia, particularly concerning perceptions of justice in the 2:1 ratio between male and female heirs. This study aims to analyze the philosophy of justice in Islamic inheritance law, evaluate its impact on family harmony, and identify factors influencing the realization of justice. The research employs a normative juridical method with philosophical and sociological approaches. From 250 literatures identified via Google Scholar, DOAJ, and university repositories (2020-2025), 78 articles met the criteria and were analyzed using content analysis based on maqasid sharia theory. Additionally, 8 Religious Court rulings from 2020-2024 were analyzed. Results indicate that the philosophy of Islamic justice is substantive-proportional, considering socio-economic responsibilities rather than formal-mathematical calculations. Implementing justice through deliberation, wajibah wills, and mediation significantly improves family harmony (positive correlation in 85% of cases analyzed). Determinant factors include legal literacy, mediator roles, socio-economic conditions, ijtihad flexibility, and integration of local values. This research contributes to harmonizing legal pluralism in Indonesia and offers a practical framework for judges, mediators, and policymakers. Abstrak Pembagian warisan dalam hukum Islam seringkali menjadi sumber konflik keluarga di Indonesia, khususnya terkait persepsi keadilan dalam rasio 2:1 antara ahli waris laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis filosofi keadilan dalam hukum waris Islam, mengevaluasi dampaknya terhadap keharmonisan keluarga, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi terwujudnya keadilan. Metode penelitian menggunakan yuridis normatif dengan pendekatan filosofis dan sosiologis. Dari 250 literatur yang teridentifikasi melalui Google Scholar, DOAJ, dan repositori universitas (periode 2020-2025), 78 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan content analysis berbasis teori maqasid syariah. Analisis juga dilakukan terhadap 8 putusan Pengadilan Agama periode 2020-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filosofi keadilan Islam bersifat substantif-proporsional dengan mempertimbangkan tanggung jawab sosial-ekonomi, bukan formal-matematis. Penerapan keadilan melalui musyawarah, wasiat wajibah, dan mediasi terbukti meningkatkan keharmonisan keluarga (korelasi positif pada 85% kasus yang dianalisis). Faktor determinan meliputi literasi hukum, peran mediator, kondisi sosio-ekonomi, fleksibilitas ijtihad, dan integrasi nilai lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi pada harmonisasi pluralisme hukum di Indonesia dan menawarkan framework praktis bagi hakim, mediator, dan pembuat kebijakan.  
Perluasan Peran TNI Terhadap Penguatan Ketahanan Pangan Perspektif Siyasyah Syariyyah Saprian Taga Leo; Kurniati
Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam Vol. 3 No. 2 (2026): Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam
Publisher : Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/rsgyhg33

Abstract

Food security is a fundamental pillar in maintaining national stability and public welfare. In the context of increasingly complex non-military threats, the involvement of the Indonesian National Armed Forces (TNI) in strengthening food security has become part of the state’s strategy to ensure sustainable food availability. This study aims to analyze the expansion of the TNI’s role in strengthening national food security from the perspective of siyasah syariyyah, particularly through the principles of maslahah mursalah and Islamic governance. This research employs a qualitative method with a library research approach by examining Islamic normative sources, statutory regulations, and relevant scholarly literature. The findings indicate that the involvement of the TNI in food security strengthening is religiously justifiable as long as it is oriented toward public welfare, does not contradict the objectives of Islamic law (maqashid al-shariah), and is implemented proportionally under civilian authority. Therefore, the expanded role of the TNI has strategic relevance in supporting national food security while remaining within its authority and the principles of justice in siyasah syariyyah. Abstrak Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional dan kesejahteraan masyarakat. Dalam perkembangan ancaman nonmiliter yang semakin kompleks, keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung penguatan ketahanan pangan menjadi bagian dari strategi negara untuk menjamin ketersediaan pangan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perluasan peran TNI dalam penguatan ketahanan pangan nasional ditinjau dari perspektif siyasah syariyyah, khususnya melalui prinsip maslahah mursalah dan tata kelola kekuasaan dalam Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), melalui analisis terhadap sumber- sumber normatif Islam, peraturan perundang-undangan, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan TNI dalam penguatan ketahanan pangan dapat dibenarkan secara syar’i apabila berorientasi pada kemaslahatan umum, tidak bertentangan dengan maqashid al-syariah, serta dijalankan secara proporsional dan berada di bawah otoritas sipil. Dengan demikian, perluasan peran TNI memiliki relevansi strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional selama tetap berada dalam batas kewenangan dan prinsip keadilan dalam siyasah syariyyah.
EDUKASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI DAN NUMERASI PESERTA DIDIK DI BERBAGAI JENJANG PENDIDIKAN Rahmatika Kayyis; Fitri Wulandari; Robia Astuti; Siti Rahayu; Kurniati
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru serta dosen dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk penguatan literasi dan numerasi pada berbagai jenjang pendidikan. Permasalahan yang diidentifikasi adalah rendahnya pemahaman pendidik mengenai konsep dasar AI dan minimnya keterampilan dalam mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan workshop, praktik langsung, dan evaluasi dengan melibatkan 30 peserta dari Kabupaten Pringsewu. Metode pelatihan mencakup ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi perangkat AI, serta praktik pembuatan soal otomatis, pengoperasian chatbot pembelajaran, dan penggunaan analisis teks berbasis AI. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan peserta, serta tercapainya seluruh target program, termasuk tersusunnya modul pelatihan dan terbentuknya jejaring akademik antarpendidik. Evaluasi menunjukkan bahwa 90% peserta menilai kegiatan sangat bermanfaat, sedangkan 10% menilai luar biasa. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung efektif dalam meningkatkan literasi digital pendidik dan mendukung implementasi pembelajaran berbasis teknologi. Kesimpulannya, edukasi AI berkontribusi nyata terhadap peningkatan literasi, numerasi, dan kesiapan pendidik menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.
HARMONISASI NILAI SYARIAH DAN PRAKTEK PERBANKAN MENUJU SISTEM YANG ADIL DAN TRANSPARAN Hardianto S; Kurniati; Qadir Gassing
Istiqra: jurnal hasil penelitian Vol. 13 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ist.v13i2.4124

Abstract

This study analyzes the differences between conventional and Islamic banking systems in Indonesia in responding to the demands of modern society for justice and transparency. The results of the study indicate that public interest in Islamic banking has increased significantly, primarily because its profit-sharing system is more transparent and equitable compared to conventional bank interest, which is often complex and opaque. However, the study also reveals unfair practices that still occur in several conventional banks, such as hidden fees, confusing interest calculations, and discriminatory treatment of small customers. Through a quantitative approach using OJK data analysis and customer surveys, this study provides concrete solutions for banks to enhance justice and transparency, including product simplification, technology adoption, and internal policy reform. The research findings emphasize the importance of transforming the conventional banking system by adopting principles of honesty and openness, and the need to strengthen regulations to protect customers. In conclusion, the development of banking in Indonesia must be directed towards creating a more inclusive, fair, and transparent system to meet the needs of a modern society that is increasingly critical and financially literate.
Inovasi Komunikasi Pemasaran Indosat untuk Menarik Minat Generasi Z di Era Digital Kurniati; Pebriana, Rina
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 1 (2025): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i1.353

Abstract

This study aims to analyze the marketing communication strategies implemented by Indosat Ooredoo Hutchison in reaching Generation Z in the era of digitalization. Gen Z, as a consumer group that grew up in a digital technology environment, has different characteristics in receiving marketing information, thus requiring companies to develop creative, interactive, and digital-based communication approaches. This study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques in the form of participatory observation, in-depth interviews, and documentation during an internship at Indosat. The results show that Indosat utilizes various digital channels such as social media, creative content-based campaigns, and collaborations with influencers to create marketing communications that are relevant to Gen Z's lifestyle. In addition, the strategy of strengthening brand identity through authentic messages that are in line with the values of the younger generation is an important aspect in increasing customer engagement and loyalty. Thus, Indosat's marketing communication strategy can be categorized as effective in building long-term relationships with Gen Z, especially through the use of digital media that is adaptive and responsive to changes in consumer behavior.
TITIK TEMU ISLAM DAN DEMOKRASITELAAH KONSEPTUAL TENTANG KEADILAN DAN MUSYAWARAH Umirahayusari; Kurniati; Musykifah Ilyas
Indonesia of Journal Business Law Vol. 5 No. 1 (2026): Artikel Riset Volume 5 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijbl.v5i1.7592

Abstract

Latar belakang: Hubungan antara Islam dan demokrasi merupakan salah satu tema sentral dalam kajian politik Islam kontemporer, terutama dalam perdebatan mengenai kompatibilitas nilai-nilai keagamaan dengan sistem politik modern. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-filosofis melalui studi kepustakaan terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang membahas konsep politik Islam dan teori demokrasi modern. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam dan demokrasi memiliki titik temu substansial pada nilai keadilan dan musyawarah, meskipun keduanya berbeda dalam sumber legitimasi dan mekanisme pelaksanaannya. Islam memberikan landasan etis dan moral bagi kekuasaan politik, sementara demokrasi menyediakan instrumen institusional untuk mewujudkan nilai-nilai tersebut secara praktis. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa relasi Islam dan demokrasi bersifat dialogis dan komplementer, bukan antagonistik, sehingga demokrasi dapat dipahami sebagai sarana aktualisasi nilai-nilai Islam dalam konteks negara modern yang plural.
Good Corporate Governance Dalam Perspektif Akuntansi: Tinjauan Literatur Sistematis Addinul, Addinul Ikhsan; Kurniati; Nur Saria
Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economics and Business
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/econis.v4i1.1577

Abstract

Penelitian ini mensintesis perkembangan diskursus Good Corporate Governance (GCG) dalam akuntansi 2020–2025 melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Fokusnya pada peran mekanisme tata kelola terhadap kualitas pelaporan keuangan. Hasil menunjukkan dikotomi efektivitas: mekanisme eksternal, terutama independensi audit, konsisten meningkatkan kualitas laporan; sementara mekanisme internal seperti komisaris independen dan komite audit sering terjebak formalitas tanpa kompetensi substantif. Kontribusi utama penelitian ini adalah pergeseran paradigma Good Corporate Governance dari kerangka normatif statis menuju model adaptif berbasis blockchain dan kecerdasan buatan (AI). Integrasi teknologi memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta relevansi akuntansi menghadapi keberlanjutan dan disrupsi digital.   
Not a Shift in Lineage but a Shift in Responsibility: The Concept of Kafālah in the Care of Adopted Children from an Islamic Legal Perspective Yusnadia Achda Saputri; Kurniati
Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 7 No 02 (2025): SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak
Publisher : Center of Gender Studies and Child of State Islamic Institute of Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/jsga.v7i02.art05

Abstract

This study examines the forms of covert psychological violence experienced by adopted children in foster families and explores the implementation of the concept of kafālah in Islamic law to protect them. Adopted children are often vulnerable to psychological pressure and exploitation because their relationship with their foster family, which has no blood ties, is often considered a disadvantageous distinguishing factor. Based on the principle of kafālah, adopted children retain their rights to identity and care. The research method used a qualitative approach with a literature study method to understand the forms of psychological abuse experienced by adopted children in their adoptive families. The results show that neglect and psychological abuse of adopted children often occur covertly, causing long-term trauma. The implementation of the kafālah concept is proposed as a solution to ensure the protection of the emotional rights of adopted children, emphasizing the importance of the role of adoptive parents in creating a safe and supportive environment for them. This study is expected to raise public awareness and encourage the application of appropriate kafālah principles so that the psychological well-being of adopted children is better guaranteed. [Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk kekerasan psikologis terselubung yang dialami oleh anak angkat dalam keluarga angkat serta mengeksplorasi implementasi konsep kafālah dalam hukum Islam untuk melindungi mereka. Anak angkat kerap kali rentan terhadap tekanan psikologis dan eksploitasi, karena hubungan mereka yang tidak memiliki ikatan darah dengan keluarga angkat sering dianggap sebagai faktor pembeda yang merugikan. Berdasarkan prinsip kafalah, anak angkat tetap memiliki hak identitas dan perawatan yang terjaga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk memahami bentuk-bentuk kekerasan psikologis yang dialami oleh anak angkat dalam keluarga angkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengabaian dan kekerasan psikologis terhadap anak angkat seringkali terjadi secara tersembunyi, yang dapat menimbulkan trauma jangka panjang. Implementasi konsep kafālah diusulkan sebagai solusi untuk memastikan perlindungan hak-hak emosional anak angkat, menekankan pentingnya peran orang tua angkat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong penerapan prinsip kafālah yang sesuai, sehingga kesejahteraan psikologis anak angkat lebih terjamin].
Hak Perempuan dalam Deklarasi Kairo dan DUHAM: (Tantangan Implementasi di Indonesia) Nurul Safitri; Nur Amanda Jaya; Amirah Zahra Maulidyah; Kurniati
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2900

Abstract

Manusia sebagai makhluk Tuhan secara kodrati dianugerahi hak dasar yang disebut hak asasi, tanpa perbedaan antara satu dengan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hak perempuan dalam Deklarasi Kairo dan Deklarasi Universal HAM, tantangan implementasi hak perempuan di Indonesia serta solusi penguatan terhadap implementasi hak perempuan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan normatif komparatif dengan sumber data dari dokumen, buku, serta artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Indonesia, meskipun secara hukum telah didukung oleh ratifikasi CEDAW dan Undang-undang Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM namun masih menghadapi berbagai hambatan seperti kuatnya budaya patriarki, diskriminasi gender, dan tingginya angka kekerasan terhadap perempuan. Dalam mengatasi tantangan tersebut, pemerintah melakukan berbagai strategi seperti menerapkan kebijakan Pengarusutamaan Gender, meningkatkan penegakan hukum, serta sosialisasi, pendidikan dan pemahaman terhadap masyarakat tentang kesetaraan gender.
Co-Authors , A A Istri Adeka Saputri -, Sutra A. Firda A. St. Aqilah Nur Asizah Abd Rahman R Abd. Qadir Gassing Abd. Rahman Abd. Rahman Abd. Rahman R Abd. Rauf M. Amin Abdul Hafid Abdul Rahim Abdul Rahman Abubakar, Achmad Achmad Musyahid Idrus Addinul, Addinul Ikhsan Adiyatza Masdar Afriani Ageng Abdi Putra Ahmad Fauzan Fatahillah Ahmad Jailani, Ahmad Ahmad Pitoni Ainil Wahdaniyah Akmal Aliahardi Winata Alim, Nur Alimah, Huriyah Nahdah Alimuddin, Hardiyanti Alyasari, Irmaya Amal Ashraf Amatullah Amin, Putri Aprilyana Idi Amirah Zahra Maulidyah Andi Akmal Andi Marwah Andi Muhammad Akmal Andi Muhammad Syukur Andi Sani Silwana Andi Syahru Ramadhan Andi Tabrani Rasyid andi, fadhil Andika Dwi Putra Anisa, Nur Ainun Anniza Abdi Arafah arham, ihsan ARIES JONATHAN Arif Rahman Aris, Aryan Arisyanti Arya Hidayat Arya, Andi Muhammad as-Siddiq, Hasbi Asdar Asgar Ashar ASNI Astriani Aswar Aswidia Agustin Aulia Shaafirah Aulia, Astri Aviva Riani Puteri Irma Azis Rahman Bagus Satrialdy Azhar Baiq Farista Baso Intang Sappaile Bayu Fajar Susanto Belinda Putri Faradhiva Burhan, Abd Rukman Chitra Dedi Supriadi Diah Novita Sari Dian Adriani Didik Pramono, Didik Dini khaerani Edelia Triasty Eka Puji Lestari Elfarisna Erlina Rahmayuni, Erlina Erna Hastuti Ervina Fadhil, Andi Fadhilla, Siti Nurul Fadia Indah Sari Fadillah Eka Putri Faidati, Wind Fatmawati Fatmawati Fattah, Salman Fera Zabira Zahra Fini Rinayani Firda Firman Firmansyah Fiska Amelia Fitri Wulandari Gerry Sangra Gunawan Gunawan Gunawan, Syahrul Halisah, Nur Hamzah Hardianto S Haris Kulle, Haris Hasan, Erfandi Hawa Herman, Welly Hermawan, Adithia hidayat, Khair Tasnim Razak Naba Hikmah Hilda Hinaya Hindun Umiyati Hisbullah Hisbullah Hisbullah Ian Vanath Alhakim Idris Alfarizi Ifiasr ILHAM Imam Makmun Imran, Muh. Fadhil Abdillah Indra Yanto indra, A.Indraerawati Indriyani MS, Eka Irlan Irlan Irwan Hidayat Irwan Wirajaya Jenita Berliana Juhari, Andi Rezal Jumarni Juwita, Marisa Kanayya, Yumna Kaprawi Khaerunnisa Sukri Khalid Rijaluddin Kiljamilawati Kinanti, Hapsari Kusuma, Anggi Lestari, Tari Lidya Saraswati Dellaneyra Lilis Lomba Sultan Luthfiah M. Hairul M. Yusran S Magefirah Majid, Ahmad Farham Marciafeli Marilang Mattalioe, Andi Syahrani Afdhal Maulidah, Tahani Asri Meilani Putri Basri MIFTAHUL JANNAH Misbahuddin Misbahuddin Misbahul Khair Moh Alamsyah Noor Muammar Bakry Muawan, Muhammad Habib Muh Alghifari Muh Aswar Muh Farhan Bausat Muh Tabran Muh.Adzan Muhammad Afdal Amirullah Muhammad Arsyam Muhammad Asmar Muhammad Fachri Muhammad Fuad Zhaky Muhammad Haikal Muhammad Nur Hidayat Muhammad Rusli Mulham Jaki Asti Mumtahana, Nur Mustafa, Adriana Mustafa, Zulhas' ari Mustika Nur Srikandi Musyfikah Ilyas Musykifah Ilyas Mutiah Mukarramah Alkhatimah Mutiara Mutmainnah Nabila Farhana Sabir Nabila Khairunnisa Nada Nur Kamaria Nahruddin Nawirman Ni Putu Ayu Aprila Andra Kumara Nida Nurhasanah Nita Novita Nur Adilah Nur Amanda Jaya Nur Azzahra Nur Khaera Nur Saria Nur, Awaluddin Nuraini Nurainun Maharani Nurbaeti Nurchamidah Nurfadila Nurfadillah Wilmayanti Nurfaika Ishak Nurfarhati Nurhidayat Nurhikma Nursalam Nurul Aziza, Nurul NURUL AZIZAH NURUL HIKMAH Nurul Mujahidah Nurul Safitri Nurul Wasilah Kadir Nurzaelani, Mohammad Muhyidin Oktavianti , Amanda Othman, Muhammad Remy Patahuddin Patongai, Alny Avasyah R Patongai, Alny Avasyah R.A Pikahulan, Rustam Magun Pratama, Fingky Hendika Prayoga, Dava Putra, Andika Dwi Putri, Elsa Lolita Qadir Gassing R, Abdul Rahman Rafi Pradipa Rahantan, Ahmad Rahim, Yusuf Rahma Yuni Saputri Rahmadani, Mutiara Ivonni Rahmania, Nelly Rahmat Farham Rahmat Hermawan Rahmatika Kayyis Rahmiati Ramadani, Tasya Almutia Ramadhani, Mutiara Ivonne Rasdiyanah, Rasdiyanah Rasyid, St. Cheriah Razak, Syaiful Akbar Reza kurnia Rian Hidayat Rian Setiawan Ridwan Rifai Rifyan Zahir Rina Pebriana, Rina Rismania Tiara Milenia Robia Astuti Robinsyah Rosmiati, Meiti Rusdi Tahir Rusniati Rusniati S, M. Yusran. Sabaruddin Sabri Samin Sahruni Sakhi, Dwi Fa’yi Arya Sakina Salahuddin Salpiyah Sangkala , Ismail Sanjaya, Muhammad Fahyu Saprian Taga Leo Satriani Saudi Selviani Septiana Dewi Putri Shadiq, Muh Ibnu Shafar, Ahmad Ginannafsih Siti Aulya Indira Siti Mardiyati Siti Rahayu Siti Sundari Sitti Aisyah Kara Sofyan Sri Astuti Sri Rejeki Sri Sukmawati suci, Nandita Fahira Sulastri Nurul Qalbi Sunuwati, Sunuwati Supardin Supriadi Supriadi Suryatno, Hadi Syahriadi, Syahriadi Syahrur Rahmat Syamsuddin, Darussalam Syarif, Muh Isra Syarifuddin syauqi Tabran, Muhammad Tahir, Juraeri Talia Wandiyani Tari Lestari Tenri Nayyara Nurnaina Titi Andriani Tri Layla Salehah Umar B Umar Laila Umirahayusari Ummi Khaerati Syam, Ummi Khaerati Veny Usviany Vidia Putri, Evrilianti Wahyudi, Feri Eko Wardayani Widya wati Wijaya, Alwan Wiwik Handayani Wiwik, Wiwik Triulan Yoga, Yoga Saputra Yusnadia Achda Saputri Yuyun Alwania Walude Zahir, Rifyan Zahwa Aulia Zainuddin Zakirah, Zakirah Zulhas’ari Mustafa Zulkifli Zulkifly Zulrahmadi