p-Index From 2021 - 2026
13.376
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL HUKUM Rotasi UG Journal Animal Agricultural Journal Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar PIKSEL : Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded and Logic Jurnal technoscientia Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Fisika Unand Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Jurnal Hukum Novelty Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Isamic Communication Journal JURNAL BIOLOGI INDONESIA TEKNOLOGI LINGKUNGAN The Indonesian Biomedical Journal IDJP (Indonesian Journal of Pharmaceutics) MUDRA Jurnal Seni Budaya Jurnal Bahasa Rupa Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum Acta Pharmaciae Indonesia : Acta Pharm Indo Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) Indonesian Journal of Educational Counseling Sawala : Jurnal Administrasi Negara Rang Teknik Journal Jurnal Bisnis dan Pembangunan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Scientific Journal of Reflection : Economic, Accounting, Management and Business Compiler Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Journal of Public Administration Studies Unes Law Review Jurnal Ilmu Fisika Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Informasi Interaktif JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN The International Journal of Business Review (The Jobs Review) Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi Jurnal Sains Riset PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Tahdis: Jurnal Kajian Ilmu Al-Hadis Jurnal Administrasi Negara Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam LEGAL BRIEF Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Ekonomi JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Riwayah : Jurnal Studi Hadis Journal of Judicial Review Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Indonesian Journal of Business and Management Journal of Maritime Empowerment Emphaty Cons : Journal of Guidance and Counseling Narra J Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature Journal of Information System and Technology (JOINT) Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Indonesian Journal of EFL and Linguistics Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Jurnal Penyuuhan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Berita Kedokteran Masyarakat SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Manajemen Bisnis dan Organisasi Takwil: Journal of Quran and Hadith Studies Journal of Artificial Intelligence and Digital Business AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir International Review of Humanities Studies Journal of Constitutional Law Society (JCLS) Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman JAWI : Journal of Ahkam Wa Iqtishad Moderatio : Jurnal Moderasi Beragama Competitive Pawarta: Journal of Communication and Da'wah Jurnal Pengabdian Masyarakat Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Jurnal Inovasi Global Journal Of Humanity Dedication IJMA Jurnal Riset Ilmiah TEKNO : Jurnal Penelitian Teknologi dan Peradilan Journal Of Agriculture Sciences (Agrosci) Al Iidara Balad : Jurnal Administrasi Negara SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) Abdurrauf Social Science Jurnal Muria Pengabdian Masyarakat Journal of Law Jurnal Bahasa Rupa Jurnal Jejak Hukum Indonesia (JHI) Journal of Industrial Automation and Electrical Engineering
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Suseptibilitas Magnetik Tanah Pada Lahan Perkebunan Kopi di Kabupaten Solok Ulfa, Yesi Srihandani; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.3.219-226.2019

Abstract

Telah dilakukan analisis suseptibilitas magnetik tanah pada lahan perkebunan kopi di kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok. Sampel tanah diambil pada dua lokasi yaitu Jorong Aka Gadang (lokasi I) dan Jorong Taluak Kenari (lokasi II). Pada setiap lokasi, sampel diambil pada 10 titik dengan tiga variasi kedalaman, yaitu 20 cm, 50 cm, dan 80 cm sehingga diperoleh 60 sampel. Jarak antar titik pengambilan sampel adalah 2 m. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan MS2B Bartington Susceptibility Meter dengan dua frekuensi, yaitu 0,47 kHz low frequency (LF) dan 4,7 kHz high frequency (HF). Pada lokasi I, nilai χLF rata-rata yang diperoleh yaitu 2237,7×10-8 m3/kg, sedangkan nilai χHF rata-rata yaitu 2030,3×10-8 m3/kg. Pada lokasi II, nilai χLF rata-rata yang diperoleh yaitu 1543,7×10-8 m3/kg, sedangkan nilai χHF rata-rata yaitu 1500,2×10-8 m3/kg. Berdasarkan nilai suseptibilitas magnetik, mineral pengontrol bersifat ferimagnetik yaitu hematit (Fe2O3). Nilai suseptibilitas magnetik berbanding lurus dengan konsentrasi Fe dalam tanah dan berbanding terbalik dengan kedalaman pengambilan sampel. Lokasi I memiliki nilai suseptibilitas lebih tinggi daripada lokasi II. Salah satu penyebabnya adalah usia lahan perkebunan pada lokasi I lebih kecil dibandingkan lokasi II. Lahan dengan nilai χFD (%) kurang dari 2% masih memiliki kesuburan tanah yang baik untuk bercocok tanam dan tanah dengan nilai χFD (%) 2-10% telah mengalami penurunan kesuburan tanah untuk bercocok tanam.Kata kunci: suseptibilitas magnetik, kopi, kesuburan tanah
Analisis Tingkat Kesuburan Tanah Melalui Nilai Suseptibilitas Magnetik Pada Lahan Persawahan Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok Rolandio, Falzi; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.3.281-287.2019

Abstract

Telah dilakukan analisis suseptibilitas magnetik tanah lapisan atas sebagai parameter kesuburan tanah pada lahan persawahan di Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. Sampel tanah diambil sebanyak 10 titik masing-masing di empat lahan persawahan yang berada di Nagari Sukarami (lahan A), Nagari Guguak (lahan B), Nagari Talang (lahan C), dan Nagari Koto Baru (lahan D), serta satu titik pada lahan kosong. Pengambilan sampel diambil pada kedalaman 15 cm pada setiap titik pengambilan sampel. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan MS2B Bartington Susceptibility Meter dengan dua frekuensi, yaitu 0,47 kHz low frequency (LF) dan 4,7 kHz high frequency (HF). Lahan A memiliki nilai suseptibilitas magnetik (χLF) rata-rata 157,5×10-8  m3/kg, lahan B dengan rata-rata 221,3×10-8 m3/kg, lahan C dengan rata-rata 222,3×10-8 m3/kg, lahan D dengan rata-rata 162,6×10-8 m3/kg, lahan kosong dengan nilai 570,5×10-8 m3/kg. Hasil uji XRF menunjukkan bahwa mineral magnetik yang terdapat pada semua lokasi lahan pengambilan sampel adalah hematit (Fe2O3). Semakin tinggi nilai suseptibilitas magnetik maka semakin tinggi kandungan Fe dalam tanah. Lokasi pengambilan sampel memiliki kandungan Fe yang normal, sehingga masih layak untuk dijadikan lahan pertanian. Berbeda dengan lahan kosong yang kelebihan Fe, sehingga perlu diberi tambahan pupuk agar kandungan Fe kembali pada keadaaan normal. Lahan persawahan dan lahan kosong memiliki nilai χFD (%) kurang dari 2%, sehingga masih memiliki kondisi kesuburan yang baik untuk bercocok tanam.Kata kunci: kesuburan tanah, suseptibilitas magnetik, Fe, hematit
Pemanfaatan Data Alos PALSAR Untuk Etimasi Pergerakan Tanah Kota Padang Upaya Mitigasi Bencana Longsor Ckhotimah, Husnul; Vonnisa, Mutya; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.93-99.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mendeteksi besar pergerakan tanah sebagai faktor pendorong penyebab terjadinya bencana longsor di Kota Padang.  Penelitian ini menggunakan data penginderaan jauh yakni data citra ALOS PalSAR tahun 2008 sampai 2009.  Metode yang digunakan dalam pengolahan adalah Differential Interferometry Synthetic Radar (DInSAR). Metode ini dapat mengamati pergerakan tanah terutama pada daerah perbukitan dengan ketelitian sentimeter.  Hasil penelitian menunjukkan besar pergerakan tanah untuk wilayah di Kota Padang berkisar antara 0,33- 3,04 cm/tahun.  Dari 11 kecamatan di Kota Padang, lima diantaranya yakni Kecamatan Pauh, Padang Selatan, Bungus Teluk Begalung, Koto Tangah dan Kuranji mengalami pergerakan atau pergeseran tanah yang cukup besar dari kecamatan lainnya yakni berkisar antara 0,825- 2,31 cm/tahun. Besarnya pergerakan tanah tersebut menyebabkan lima kecamatan di atas sering mengalami bencana tanah longsor dengan kategori cukup rawan. Research has been conducted to detect the magnitude of land movement as a driving factor for the occurrence of landslides in the city of Padang. This study uses remote sensing data namely ALOS PalSAR image data from 2008 to 2009. The method used in processing is Differential Interferometry Synthetic Radar (DInSAR). This method can observe the movement of the soil, especially in hilly areas with sub-centimeter accuracy. The results showed the amount of land movement for the area in Padang City ranged from 0,33 to 3,04 cm /year. Of the 11 districts in the city of Padang five of them namely the District of Pauh, South Padang, Bungus Teluk Begalung, Koto Tangah and Kuranji experienced substantial land movements or shifts from other districts which ranged from 0,825 to 2,31 cm /year. The magnitude of land movements and the high level of rainfall causes the five districts often experience landslides in quite vulnerable categories.
Analisis Nilai Suseptibilitas Magnetik Tanah Permukaan Daerah Potensi Longsor di Bukit Gado-Gado Padang Tiyurma, Anna; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.2.209-216.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai analisis nilai suseptibilitas magnetik tanah permukaan daerah potensi longsor di Bukit Gado-Gado Padang. Pengambilan sampel dilakukan pada lokasi perbukitan yang pernah terjadi longsor dengan jarak 15 m dari pemukiman penduduk. Sampel diambil pada empat lintasan dengan jarak 10,0 m dan luas 100 m2, sehingga diperoleh 40 titik sampel. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan MS2B Bartington Susceptibility Meter dengan dua frekuensi, yaitu 0,47 kHz lowfrequency (LF) dan 4,7 kHz highfrequency (HF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai suseptibilitas magnetik pada frekuensi rendah (χLF) berkisar antara 120,2×10-8 m3kg-1 dan 458,5×10-8m3kg-1 dengan rata-rata 209,86×10-8m3kg-1. Dari range nilai χLF tersebut diperkirakan bahwa mineral magnetik yang terkandung dalam sampel bersifat Paramagnetik dan Ferimagnetik dan jenis mineralnya diperkirakan adalah Hematit (Fe2O3). Grafik hubungan antara nilai suseptibilitas magnetik terhadap χFD (%) menunjukkan bahwa hampir keseluruhan sampel memiliki nilai χFD(%) di atas 2,00 %. Hal ini menunjukkan bahwa lokasi penelitian memiliki kandungan bulir superparamagnetik yang tinggi sehingga sampel-sampel tersebut bersifat halus dan mudah untuk menyerap air sehingga lebih besar kemungkinan terjadinya longsor. A research on the analysis of the magnetic susceptibility of surface soil in the landslide potential area in Gado-Gado Hill Padang has been conducted. Sampling was carried out at 40 points in the location of the hills that had occurred landslides with a distance of 15 m from residential areas. Samples were taken of four trajectories on a 10.0 m space with an area of 100 m2. Magnetic susceptibility measured using Bartington Susceptibility Meter MS2B with two frequencies, namely 0.47 kHz low frequency (LF) and 4.7 kHz high frequency (HF). The results show that the magnetic susceptibility value at low frequency (χLF) ranged from 120.2×10-8 m3kg-1 dan 458.5×10-8m3kg-1 with an average of 209.86×10-8m3kg-1. The range of χLF values indicated that the sampel contain Paramagnetic and Ferrimagnetic and the mineral type is estimated to be Hematite (Fe2O3). χFD (%) of almost all samples are above 2.00 %. This shows that the location of the study has a high Superparamagnetic grain content so that the sample are smooth and easy to absorb water so there is a greater chance of landslides. 
Karakteristik Sifat Fisis Tanah Daerah Potensi Longsor di Jalan Raya Sumbar Riau Nagari Koto Alam, Sumatera Barat Kristie, Harry Jamatul; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.1.123-129.2021

Abstract

Pengukuran sifat fisis tanah pada lereng yang sudah terjadi longsor dan lereng yang diduga belum terjadi longsor di Nagari Koto Alam telah dilakukan menggunakan metode ASTM. Sampel tanah diambil pada bagian atas, tengah, dan bawah lereng dengan kedalaman 30 cm dan 75 cm dari permukaan lereng. Hasil pengukuran sifat fisis tanah menunjukkan bahwa jenis tanah dari keempat lereng didominasi oleh lempung dan tanah liat berpasir, dengan rentang nilai koefisien keseragaman dari 2,22 sampai 7,69, nilai koefisien gradasi dengan rentang  0,54 sampai 1,44,  nilai berat spesifik dari rentang 2,58 sampai 2,70, dan kadar air jenuh tanah dari  rentang  34,95 sampai 43,75. Lereng berjenis tanah lempung serta mempunyai nilai koefisien keseragaman lebih kecil dari enam dan koefisien gradasi kecil dari satu, ditambah nilai kadar air jenuh  besar dari 40%  miliki potensi yang besar terjadinya longsor. Satu dari empat lereng uji memiliki potensi terjadinya longsor pada kedalaman 75 cm dan tiga lereng lainnya memiliki potensi kedalaman 75 cm dari permukaan lereng. Measurement  of the physical properties of soil on slpes where landslide have occurred and slopes that are not speculated to have occurred  in Nagari Koto Alam have been carried out using the ASTM method. Soil sampels were taken from  the top, middle, and bottom slopes with a depth of 30 cm and 75 cm from the slope surface. The result of the measurement of physical properties of the soil show that the soil types of the four slopes are dominated by clay and sandy clay, with a range of uniformity coefficient values from 2.22 to 7.69, gradiation coefficient values ranging from  0.54 to 1.44, specific gravity values ranging from 2.58 to 2.70, and saturated soil moisture content in the range 34.95 % to 43.75%. Slopes are clay type and have a uniformity coefficient value of less than six, and  gradient coefficient less than  one, plus a saturated water content value greater than 40% has a great potential for landslides. One of the four test slopes has the potential for landslides to occur at a depth of 75 cm and the other three slopes have a potential depth of 75 cm from the slope surface. 
Karakteristik Sifat Fisis Tanah Daerah Potensi Longsor di Jalur Sitinjau Lauik Padang-Solok, Sumatera Barat Pajri, Panji; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.2.205-211.2021

Abstract

Pengukuran sifat fisis tanah pada lereng yang telah terjadi longsor dan yang belum terjadi longsor di jalur Sitinjau Lauik telah diteliti dengan metode American Standard Testing and Material (ASTM). Pengamatan dilakukan pada lereng yang telah terjadi longsor (L1 dan L4) dan lereng yang belum terjadi longsor (L2 dan L3). Sampel tanah diambil pada bagian atas tengah, dan bawah dengan kedalaman 30 cm dan 75 cm. Hasil pengukuran sifat fisis tanah menunjukkan bahwa jenis tanah dari keempat lereng didominasi oleh tanah liat berpasir dan lempung. Nilai koefisien keseragaman dengan rentang 2,34−21,48, nilai koefisien gradasi dengan rentang 0,69−3,01, nilai berat spesifik dengan rentang 2,00−2,32, dan nilai kadar air jenuh tanah dengan rentang 24,95−38,60%. Potensi longsor pada lereng L1 masih tinggi yang diidentifikasi dari jenis tanah lempung yang masih berada pada medan gelincir dan kadar air yang tinggi. Lereng yang belum mengalami longsor (L2 dan L3) memiliki potensi longsor yang sangat tinggi karena jenis tanah yang mengandung lempung. Kandungan fraksi lempung yang sedikit pada lereng L4 menyebabkan potensi longsor pada lereng ini terbilang rendah. Berdasarkan jenis tanah yang mengandung lempung dan kemiringan rata-rata, lereng yang berpotensi longsor dari yang terbesar adalah lereng L3, L1, L2, dan L4. Measurement of the physical properties of soil on slopes that have occurred landslides and those that have not occurred in the Sitinjau Lauik line has been investigated using the American Standard Testing and Materials (ASTM) method. Observations were made on slopes that had landslides (L1 and L4) and slopes where landslides had not occurred (L2 and L3). Soil samples were taken at the top, middle, and bottom with a depth of 30 cm and 75 cm. The results of the measurement of the physical properties of the soil show that the soil types of the four slopes are dominated by sandy loam and clay. The values of the uniformity coefficient are ranging from 2.34 to 21.48, the value of the grading coefficient are ranging from 0.69 to 3.01,weight values specifics are ranging from 2.00 to 2.32, and soil saturated water content valuesare ranging from 24.95% to 38.60%. The potential for landslides on the L1 slope is still high, which is identified from the type of clay soil that is still in a sliding field and has high water content. Slopes that have not experienced landslides (L2 and L3) have a very high potential for landslides due to the type of soil that contains clay. The small clay fraction content on the L4 slope causes the potential for landslides on this slope to be low. Based on the type of soil that contains clay and the average slope, the slopes with the largest potential for landslides are the slopes L3, L1, L2, and L4.
Suseptibilitas Magnetik Tanah Sebagai Indikator Bencana Longsor Daerah Sitinjau Lauik Dhani, Alvan; Afdal, Afdal; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.2.191-197.2021

Abstract

Pengukuran nilai suseptibilitas magnetik tanah untuk memprediksi longsor pada daerah Sitinjau Lauik telah dilakukan menggunakan metoda kemagneta batuan .  Sampel tanah diambil berdasarkan daerah yang diduga belum terjadi longsor (L2 dan L3) dan daerah telah terjadi longsor (L1 dan L4) sebanyak empat daerah, sampel diambil dengan variasi kemiringan (atas, tengah, bawah) dan kedalaman 25, 50, dan 75 cm sebanyak 36 titik sampel.  Pengukuran suseptibilitas magnetik mengunakan alat Bartington Susceptibility Meter MS2B.  Pada daerah diduga belum terjadi longsor nilai χLF  rata-rata yaitu 405,9×10-8 m3kg-1, sedangkan pada daerah telah terjadi longsor nilai χLF  rata-rata yaitu 285,2 ×10-8 m3kg-1.  Hasil pengukuran nilai suseptibilitas magnetik menunjukkan bahwa tanah yang terkandung di daerah sitinjau lauik mengandung lempung, dengan ditemukannya mineral magnetik seperti illite, montmorillonite, dan hematit yang merupakan mineral penyusun dari lempung.  Daerah L3 lebih rentan terjadi longsor karena memiliki nilai χFD (%) berkisar (1,79-7,65)% dengan rata-rata 4,08 %, yang menunjukkan tanah pada L3 telah dipengaruhi oleh perubahan suhu dan cuaca yang akan menyebabkan sifat magnetik dari tanah tersebut melemah dan terjadilah pelapukan pada tanah sehingga memicu pergerakan tanah. Measurement of soil magnetic susceptibility to predict landslides in Sitinjau Lauik has been happened by using the rock magnetism method.  Sample were taken from four areas based on area that has not happened landslide (L2 and L3) and area where landslide had occurred (L1 and L4). Sample were taken with slope variation ( top, middle, and bottom) and depth of 25, 50, 75 cm for 36 samples.  The magnetic susceptibility measurement was performed with Bartington Susceptibility Meter MS2B.  The results of measuring the magnetic susceptibility value show that the soil contained in the lauik site contains clay, with the discovery of magnetic minerals such as illite, montmorillonite, and hematite which are the constituent minerals of clay. The L3 area is more prone to landslides because it has a value of χFD (%) ranging (1.79-7.65)% with an average of 4.08%, which indicates that the soil at L3 has been affected by changes in temperature and weather which will cause magnetic properties from the soil weakens and there is weathering of the soil, which triggers soil movement.
Analisis Nilai Suseptibilitas Magnetik Tanah Untuk Pendugaan Erosi di Daerah Sekitar Jalan Lintas Sungai Penuh-Tapan Derajah, Alawiah; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.3.341-347.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan mineral pengontrol suseptibilitas magnetik dan pendugaan kedalaman dan luas daerah yang mengalami erosi melalui analisis nilai suseptibilitas magnetik sampel tanah di daerah sekitar Jalan Lintas Sungai Penuh-Tapan. Sampel tanah diambil dari dua lokasi yaitu daerah lereng dan daerah acuan yang berjarak 300 m dari daerah lereng. Pada daerah lereng sampel diambil pada lokasi seluas 3000 m2 yang terdiri dari 40 titik dengan variasi kedalaman pada masing-masing titik yaitu 10, 20, 30, 40, 50 dan 60 cm, sedangkan pada daerah acuan sampel diambil pada satu titik dengan variasi kedalaman yaitu 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80, 90 dan 100 cm. Pengukuran suseptibilitas magnetik sampel menggunakan Magnetic Suseptibility Meter dengan frekuensi rendah. Hasil pengukuran suseptibilitas magnetik sampel menunjukkan bahwa nilai suseptibilitas magnetik sampel bervariasi berkisar antara 63,1×10-8 m3kg-1 sampai 964,4×10-8 m3kg-1 untuk daerah lereng dan dari 802,8×10-8 m3kg-1 sampai 921,5×10-8 m3kg-1 untuk daerah acuan. Hasil penelitian menunjukkan sampel tanah pada daerah penelitian merupakan jenis tanah andosol dengan mineral pengontrol nilai suseptibilitas magnetiknya adalah ilmenit. Berdasarkan perbandingan nilai suseptibilitas magnetik sampel di daerah lereng dengan daerah acuan, diduga bahwa erosi telah terjadi hingga kedalaman 60 cm dan persentase luas daerah yang mengalami erosi adalah 36,6% (kedalaman 20 cm), 34,7% (kedalaman 40 cm) dan 28,7%.
Pendugaan Kedalaman Erosi Melalui Analisis Nilai Suseptibilitas Magnetik Tanah Di Salah Satu Daerah Lereng Nagari Bukik Limbuku Sitompul, Elizabeth Giovanni; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.1.56-62.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pendugaan kedalaman erosi dan aliran air permukaan pada sebuah lereng di Nagari Bukik Limbuku melalui analisis nilai suseptibilitas magnetik tanah. Sampel tanah diambil dari dua lokasi yaitu daerah lereng dan daerah acuan yang berjarak 200 m dari daerah lereng. Pada daerah lereng sampel diambil pada lokasi seluas 3000 m2 yang terdiri dari 40 titik dengan variasi kedalaman pada masing-masing titik yaitu 10, 20, 30, 40, dan 50 cm, sedangkan pada daerah acuan sampel diambil pada satu titik dengan variasi kedalaman yaitu 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80, 90 dan 100 cm. Pengukuran suseptibilitas magnetik sampel menggunakan Magnetic Suseptibility Meter dengan frekuensi rendah. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai suseptibilitas magnetik sampel bervariasi dari 211,3×10-8 m3kg-1 sampai dengan 340,5×10-8 m3kg-1untuk daerah lereng dan dari 602,2×10-8 m3kg-1 sampai 711,4×10-8 m3kg-1 untuk daerah acuan. Hasil analisis nilai suseptibilitas magnetik sampel menunjukan bahwa keseluruhan daerah lereng telah mengalami erosi dengan kedalaman erosi lebih 50 cm dan aliran air permukaan pada daerah lereng berawal dari bagian kiri atas menuju ke selatan melewati bagian tengah lalu bergerak ke arah barat.
Identifikasi Pola Redistribusi Tanah Untuk Pendugaan Erosi Berdasarkan Nilai Suseptibilitas Magnetik di Daerah Bukit Nobita Kota Padang Fadillah, Ahmad; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.639-645.2023

Abstract

Research has been carried out to identify soil redistribution patterns of soil redistribution as an estimate of erosion by analyzing the magnetic susceptibility values of soil samples in the Bukit Nobita area, Padang City. Soil samples were taken from two different areas, namely areas that are not vegetated and areas that are vegetated. The length of the track to each area is 100 m consisting of 10 points with variations in depth at each point, namely 10, 20, 30, 40, and 50 cm. The magnetic susceptibility measurement of the sample uses a Magnetic Susceptibility Meter with the commonly used frequencies, namely Low Frequency (LF) and High Frequency (HF). The measurement results show that for non-vegetatedareas, the χlfvalues range from 44 10-8 m3kg-1 to 301  10-8 m3kg-1, and theχhfvalue ranges from 43 10-8 m3kg-1 to 298.9 10-8 m3kg-1. Whereas for samples from vegetated areas, the χlf values range from 63.6 10-8 m3kg-1  to  859.410-8 m3kg-1, and the χhf ranges from 63.1 10-8 m3kg-1 to 852,5 10-8 m3kg-1. The results showed that the susceptibility value depends on the frequency (χfd), which is <2% and was dominated by large magnetic minerals that were disturbed, such as erosion. The distribution profile of χlf values tends to increase with increasing sampling depth, indicating that the soil in both tracks is disturbed, and the redistribution pattern of soil in non-vegetated areas is more evenly distributed than vegetated areas, allowing erosion to also occur in vegetated areas.
Co-Authors -, Sukamta -, Sukamta -, Sutijan -, Sutijan . Subeno A'yun, Qurrota A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.K Patra Suwanda A’yun, Qurrota Abdul Mahsyar Abdulah, Nubal Ansori Abdullah, Yogi Abdurrohman, Fauzy Adi Prasetyo Adilansyah, Adilansyah Afdal Afdal, Afdal Afdhal Muttaqin Afriyadi, Afriyadi Agustiawan, M. Nassir Ahmad Zuhri Aisali, Ledyta Asa Aisyah, Tesyalia Zara Aji Abdillah Kharisma Ajie, Bintang Wicaksono Al Firdaus, Al Firdaus Alhasbi, Faruq Alimin Mahyudin Amaliah, Salma Amelia, Radika Anam, ⁠Muhammad Ghousul Angga Permana Anggi, Joseph Fide Anggraeni, Rani Aning Ayu Kusumawati, Aning Ayu Anis Khoirunisa, Anis Anjar Mahardian Kusuma Anjasmari, Ni Made Musiyani Anna Yuliana, Anna Antonius Hintono Anugrah, Agri Anwar, M. Choerul An’Nur, M.Yusuf Kahfi Ardian Putra ARDYANSAH, ADY Ari Wulandari, Ari Arief Budiono Arif Budiarto Ariyadi, Ariyadi Arlando, Arlando Armeli, Rifka Resti Arpandi, Arpandi Arsal, Muryani Ashadi, Andri Astuti - Ayodduki, Zahra Noor Silmi Hermawan Azima, Muhammad Fauzhan Bachtiar, Rifki Baihaqi, Ahmad Beny Ramdani, Beny Berkatillah, Akhmad Bin Abdul Aziz, Abdul Rashid Budiharto, Segar Budiharto, Segar Candra, Tofik Yanuar Chalimah Girsang, Nova Ckhotimah, Husnul Dedi Mardiansyah Derajah, Alawiah Dhani, Alvan Diah Lia Aulifa Dian Fitriyani Dian Ranggina Donny Kristanto Mulyantoro Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Dwita, Dea Effendi, Sundari Fatma Eko Prasetyo Eko Risdianto Eldrin, Nadya Eka Handayani Elistia Liza Namigo, Elistia Ening Herniti Erman Gani Fadhila, Zulham Nurul Fadillah, Ahmad Fakhruddin Z Fakhrur Rozi, Fakhrur fatimah Fatimah Fatmawati, Fatmawati fatonah, siti nur Faturohman, Faturohman Fauziah, Nafiza Febriani, Evi Fernando, Harley fikri firmansyah Firdaus Arifin, Firdaus Firdaus Hafidz As Shidieq Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah, Firmasnyah Fitra Fitra, Fitra Fitri Sari, Fitri Fitriana Murriya Ekawati Fitryantica, Agnes Genatrika, Erza Hadiwijaya, Nathannael Adrya Hafizah, Noor Hana Budi Prativi, Hana Budi Harahap, Mardian Idris Hargiani, Fransisca Xaveria Harries Madiistriyatno, Harries Hartono, Sugianto Ayudha Haslina Haslina Hateyaningsih, Hateyaningsih Hayadi , B. Herawan Hegandari, Hegandari Helmi Septaria Herlin Helvy Trilismana, Helvy Hendar Sudrajat Hendra Hendra Hendrawan, Donni Hendry Gunawan, Hendry Hidayat, Heru HR, Yuliani Husaini, M. Idham, Muhamad Hairil Idraswara, Redhatama Arya Iip Sarip Hidayana Ilyasa Indah Etika Indah Puji Rahayu Indri Hapsari Insan Sunan Kurniawansyah, Insan Sunan Insi Farisa Desy Arya Irham, Rahim Irianto, Kartika Dewi Iskandar Muda Ismed, Mohamad Janna, Miftahul Jasman , Jeffri Ardiyanto Jhoni, I Made Juliantio, Juliantio Junianto, Kendy junita, amelinda karni, awis Kasman, Suf Khairunnisa, dewi hanifah Kharisma, Maltha Khasanah, Kusnia Nikmatul Khristianto Khristianto, Khristianto Koeswandi, Tika Kristie, Harry Jamatul Kumaidi, Muhamad Kurniawan, Insan S. Kusrahayu Kusrahayu Kusumadevi, Nurwulan Laila Kholid Alfirdaus Latief, Abdillah Choirul Leny Latifah Lestari MS, Suci Lestari, Azhar Nur Dini Liawardi, Petra Pahlawanda Chrisanto Lies Anggi Puspita Dewi Lukman Hakim M Hamzah, M M. Irfan Maharani, Intan Suri Mahmudin, Rinaldy Makkaraeng, Muhammad Y. Marcelino, Jeremy mardyan, muhammad zacky Maria Veronika Halawa Martha, Yulistio Maulida, Lusi Melina Faulina, Melina Meydiyati, Yusrina Mia Lasmi Wardiyah, Mia Lasmi Mochammad Imron Awalludin Mohammad Ali Shafii Monita Sholeha Mu'in, Fathul Muchtaridi Muchtaridi mufrod mufrod Muhamadong, Muhamadong Muhammad Iqbal Sy Muhammad Nur Muhammad Rizki Muhammad Taufiq Muhammadon, Muhammadon Mulyani, Fitria Muskhir, Mukhlidi Mustofa Mustofa Mutya Vonnisa Nahariyah, St. Rohmani Naldi, Febri Nazar, Taufid Hidayat Nedy, Yohanes Hans Nelson, Endi Neneng Yanti Khozanatu Lahpan Nengsi, Sisri Wahyu Nibas A, ⁠Vierel Maulana Ningsih, Afrilia Setia Nofriadel - Noor, Muhammad Fahrian Norman, Frizky Nugraha, Erfan nugraha, jajang Nur Inayah nur'aeni, aliya Nur, Muhammad Hajid An Nurdidayati, Safitri Nurhidayat Nurhidayat Nursa, Irfan Nursuhud Nurul Fatonah, Nurul Nurulaini, Siti Nunung Nurvianto, Sandy Nurvianto, Sandy Nuryani Nuryani Oktafitria, Rita Oktavia, Ayunda Pajri, Panji pajrin, apwa Palkrisman -, Palkrisman Pambudi, ⁠Priyo Pamekas, Bondan Wahyu Paradise, Paradise Pebrianti, Zenny pramawijaya, daffa Pratama, Deva Angga Pratama, Wildan Pratiwi, Ayu Rizky Pratomo, Muhammad Fadhil Putra, Bagas Dwipantara Putri, Abhista Emilia putri, Nurhazar Indriani Putri, Ramadhayani Putri, Rosyie Sahara R. Rusli Rafiani, Amia Putri Rahmadani, Tri Rahmah Ningsih, Rahmah Rahmatil Hayati, Rahmatil Rakhmalaely, Andien Aulia Ramacos Fardela Ramadhan, Nur Fajri Rangkuti, Bagindo Ichsan Rasyid, Rosidah Ratna Sari Richa Mardianingrum Rifai Rifai Rifai Rijal, Muhammad Nur Rinaldi Rinaldi Rindiantika, Yokaniza Rindu Twidi Bethary, Rindu Twidi Rini Indrati, Rini RIZKIANI, FIRLIA Rizkiani, Firliah Rizkya, Ria Rolandio, Falzi Romi, Audrey Ananda Rosa, Ariane Ruby, Mahlil Rumahlatu, Alvaro Rusdin, Agus Ryan Bakry, Mohammad Safri, Edi Salim, Afdal Fajri Salim, Steven Salsabila, Deffania Samudra, Dian Sandi Sandi Sanjaya, Eka Wahyu Saputra, Adyan Reza Saputra, Indrian Saputra, Toha Achmad Saputri, Ester Dwi Sarjon Defit Satyawan Pudyatmoko Saudjhana, Audrey Sembiring, Berlian Garuda Setianingsih, Cahyani Ayu Setiawan , Irza Setiawan, Lukman Setyawati, Luthfi Utami Shely Nasya Putri Siddiq, Andhika Mochamad Sinala, Santi Sinarti, Sinarti Siregar, Dedy Revalino Siti Raudah Sitinjak, Feggy Yustika Sitompul, Elizabeth Giovanni Sri Endah Susilowati Sri Handani Sri Handayana, Sri Suaibah Siregar, Suaibah Subarkah, M. Hari Subarkah, M. Hari Sucianti, Cita Sudiyono Sudiyono Sukandar, Warlan Sulvia, Sulvia SUMIYATI SUMIYATI Supriatna, Yana Surip Surip Susmiatun Susmiatun, Susmiatun Susyanti, Susi sutansah, ahmad rifai Sutrisni, I Gusti Ayu Mirah Syaiful . Syamsudin, Wa Ode Fithrah Az-zalia Syerlie Annisa Syukriani, Helfi Tatang Shabur, Tatang Tiyurma, Anna Tomy Tomy udayana, wasman Ulfa, Yesi Srihandani Umalihayati Umalihayati Venessa, Kisusyenni Vini Aristianti, Vini W, Akhmad Bening W, Akhmad Bening Wahyudi Wahyudi Wanda Nugroho Yanuarto Wawandono, Novianto Bambang Wawandono, Novianto Bambang Widoyo, Agus Fatuh Wijaya, Nadiah Azizah Arisa Wijaya, PG. Wisnu Yordan Gunawan Yudiansyah, Ridwan yudiardi, dodi Yuhandri Yuhandri, Yuhandri yulia, sapitri Yunita, Ellen Nathania Yunus, Kafrawi Yusuf , Furtasan Ali Yuwanto Yuwanto Zaini , Muhammad Zakiyah Amini Zubaidah, and Zulfara, Shananta Rizki