p-Index From 2021 - 2026
12.036
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Perikanan dan Kelautan AUSTENIT Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) SemanTIK : Teknik Informasi MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Kreativitas PKM Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Unes Law Review JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Gema Ngabdi International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) ULIN: Jurnal Hutan Tropis JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan Abdi Masyarakat Jurnal Abdi Insani Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Spektrum Sipil Jurnal Digit : Digital of Information Technology DEDIKASI PKM Buletin Poltanesa International Journal of Business, Economics, and Social Development Enthusiastic : International Journal of Applied Statistics and Data Science Merdeka Indonesia Jurnal International Jurnal Gagasan Hukum Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan International Journal of Agriculture System Jurnal Lintas Keperawatan Jurnal Pepadu Innovation, Theory & Practice Management Journal Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Journal of Geomatics Engineering, Technology, and Science International Proceedings of Nusantara Raya Jurnal Konseling Pendidikan Islam PORTAL ABDIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Healthy Mandala Waluya Serat Acitya Interdisciplinary Journal of Social Science and Education (IJSSE) Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Jurnal Perikanan dan Kelautan Economic and Business Horizon Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Geoid - Journal of Geodesy and Geomatics Jurnal Pendidikan Islam Al Ikhlas Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Daya Dukung Fondasi Tiang Pancang Berdasarkan Uji Kalendering Dengan Uji Pda Pada Pembangunan Jembatan Meninting Suparjo, Suparjo; Hoesain M, Ismail; Azhar, Pande Setiawan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v3i12.3504

Abstract

Jembatan Meninting adalah jembatan yang berada di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat yang mengalami kerusakan akibat banjir sehingga dilakukan penggantian. Pada penggantian Jembatan Meninting digunakan fondasi tiang pancang, dalam membangun fondasi tiang pancang dibutuhkan perhitungan daya dukung fondasi. Daya dukung fondasi dapat dihitung dari uji beban dinamis di lapangan seperti uji kalendering dan uji PDA (Pile Driving Analyzer). Tujuan penelitian ini adalah memperoleh perbandingan daya dukung fondasi tiang pancang berdasarkan uji kalendering dengan uji PDA. Hitungan daya dukung fondasi tiang pancang berdasarkan uji kalendering menggunakan metode Hiley, Gates, dan ENR. Analisis dan interpretasi berdasarkan uji PDA menggunakan metode Case dan CAPWAP. Hasil perhitungan berdasarkan uji kalendering menunjukkan bahwa daya dukung izin (Qa) terkecil menggunakan metode Hiley sebesar 1547,460 kN, Gates sebesar 1669,483 kN, dan ENR sebesar 2369,548 kN lebih besar daripada daya dukung izin (Qa) rencana sebesar 1374,584 kN. Hasil analisis dan interpretasi berdasarkan uji PDA menunjukkan bahwa daya dukung izin (Qa) yang diperoleh menggunakan metode Case dan CAPWAP sebesar 2404,444 kN lebih besar daripada daya dukung izin (Qa) rencana sebesar 1374,584 kN. Perbandingan hasil daya dukung fondasi tiang pancang berdasarkan uji kalendering dengan uji PDA menunjukkan bahwa nilai rata-rata daya dukung izin (Qa) fondasi tiang pancang berdasarkan uji kalendering menggunakan metode Hiley sebesar 2311,555 kN lebih mendekati hasil daya dukung izin (Qa) fondasi tiang pancang berdasarkan uji PDA sebesar 2404,444 kN dengan selisih perbandingan sebesar 3,86%. Uji PDA memberikan hasil daya dukung yang lebih besar daripada uji kalendering, Hal tersebut dikarenakan perbedaan proses pelaksanaan serta faktor aman yang digunakan.
PENGARUH PENYULINGAN AIR TANAH TERHADAP KONFIGURASI AQUIFER DI GILI TRAWANGAN: The Effect of Ground Water Destilationto the Aquifer Configuration in Gili Trawangan Yasa, I Wayan; Budianto, Budianto; Hanifah, Lilik; Suparjo, Suparjo
Spektrum Sipil Vol 3 No 1 (2016): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan pariwisata di Gili Trawangan mengalami perkembangan yang sangat pesat dan merupakan salah satu andalan pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Saat ini Gili Trawangan sudah menjadi destinasi pariwisata tidak hanya dikunjungi wisatawan domestik bahkan didominasi oleh wisatawan mancanegara. Perkembangan pariwisata tersebut telah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gili Trawangan serta telah dapat menciptakan peluang kerja bagi masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pengadaan air bersih untuk kebutuhan pariwisata selama beberapa tahun disuplai dari wilayah Pemenang dengan menggunakan boat/perahu nelayan sehingga harga air bersih menjadi sangat mahal serta ketersediaannya sangat terbatas. Hal demikian yang sering menjadi keluhan dari pengusaha pariwisata. Berdasarkan kendala/ keterbatasan air bersih dalam mendukung pertumbuhan pariwisata di Gili Trawangan maka saat ini telah ada usaha penyulingan air tanah berupa air payau diolah menjadi air tawar. Air tanah yang digunakan berupa air payau yang diambil dengan membuat sumur pada kedalaman 10 meter dan saat ini ini hampir 90% masyarakat dan pariwisata kebutuhan air bersihnya disediakan dari perusahaan yang melakukan penyulingan air tanah tersebut. Usaha penyulingan tersebut perlu mendapatkan perhatian selain sudah membantu penyediaan air bersih untuk pengembangan pariwisata tetapi juga perlu dilakukan usaha pemantauan perubahan aquifer dibawah permukaan sehingga tidak terjadi perubahan terutama penurunan elevasi muka tanah di Gili Trawangan. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pengukuran resistivity lapisan batuan dengan Geolistrik langsung di lokasi penelitian dibeberapa titik dengan bentangan yang sesuai dengan kondisi dilokasi penelitian. Analisis kondisi batuan dan aquifer bawah permukaan mengunakan software RES2DIN. Hasil yang diperoleh yaitu berupa nilai resistivity masing-masing batuan penyusun lapisan bawah permukaan serta layer-layer lapisan batuan pada beberapa kedalam dengan berbagai kondisi sifat fisik dan kimianya yang menggambarkan kondisi lapisan aquifer/air tanah dibawah permukaan. Periode pengukuran rentang tahun 2012 dan tahun 2014 kondisi aquifer air tanah pada umumnya tidak menunjukkan perubahan secara signifikan walaupun adanya pengambilan air tanah secara terus menerus. Kedalaman air tanah bebas tidak mengalami penurunan karena pengisian selalu berlangsung dari air laut. Pengisian secara terus menerus ini disebabkan karena lapisan batuan penyusunnya sangat porus sehingga mempermudah masuknya air laut ke daratan menggantikan air yang diambil untuk disuling. Air tanah yang diambil dan disuling yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dan dunia usaha pariwisata di Gili Trawangan belum mempengaruhi kedalaman aquifer air tanah di wilayah tersebut
PRODUKTIVITAS PENGECORAN BETON READY-MIXED DENGAN CONCRETE PUMP DAN TOWER CRANE: Productivity of Ready-Mixed Concrete Casting with Concrete Pump and Tower Crane Asyurhok, Deni Sujanadi; Ashari, Isya; Suparjo, Suparjo
Spektrum Sipil Vol 1 No 1 (2014): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan pengecoran merupakan pekerjaan penting dalam proyek konstruksi. Sumber daya yang digunakan untuk pekerjaan pengecoran beton ready-mixed, antara lain : truck mixer, concrete pump, tower crane dan pekerja. Dalam pelaksanaan di lapangan, produktivitas pengecoran dipengaruhi oleh kinerja dari tiap-tiap sumber daya.Kinerja masing-masing sumber daya ditentukan oleh produktivitasnya dan faktor-faktor lain seperti cuaca, tingkat kesulitan dan lain-lain. Penelitian ini dilakukan dengan pengamatan langsung terhadap proses pengecoran pelat dan balok yang menggunakan concrete pump dan tower crane pada beberapa proyek konstruksi yang diamati,diantaranya adalah proyek Golden Palm Hotel, Batu Jai Square, Ruko Terare dan Masjid Aik Darek. Produktivitas pengecoran dari hasil penelitian dengan concrete pump pada elevasi 4 m diperoleh sebesar 21.57 m3/jam, pada elevasi 7.5 m sebesar 15.40 m3/jam dan pada elevasi 8 m sebesar 16.16 m3/jam.Produktivitas pada setiap elevasi ini berbeda-beda karena lebih dipengaruhi oleh tingkat kesulitan pekerjaan. Produktivitas pengecoran pelat dan balok dengan tower crane diperoleh sebesar 9.10 m3/jam pada elevasi 31.5 m, sebesar 7.83 m3/jam pada elevasi 35 meter dan sebesar 6.76 m3/jam pada elevasi 38.5 m.Produktivitas pada setiap elevasi berbeda-beda karena dipengaruhi oleh ketinggian pengecoran.
PENGEMBANGAN METODE PENINGKATAN KUALITAS LIMBAH AGREGAT BATU APUNG SEBAGAI MATERIAL BETON STRUKTURAL: The Development of Quality Improvement of Purnice Waste Aggregate as Structural Concrete Materials Suparjo, Suparjo; Akmaluddin, Akmaluddin; Gazalba, Zaedar; Handayani, Tety
Spektrum Sipil Vol 1 No 2 (2014): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton ringan merupakan beton yang memakai agregat kasar ringan dan pasir sebagai pengganti agregat halus dengan ketentuan tidak boleh melampaui berat isi maksimum beton 1850 kg/m3. Agregat kasar ringan dari batu apung mempunyai kekuatan yang rendah, dan sangat berpengaruh terhadap kekuatan beton ringan. Syarat agregat batu apung untuk dapat dipakai sebagai bahan penyusun beton ringan struktural, maka perlu dilakukan rekayasa terhadap agregatnya. Perbaikan kekuatan agregat batu apung dengan merekayasa agregat batu apung tersebut dengan memasukkan/injeksi pasta semen dalam pori-porinya menggunakan metode perendaman disertai dengan pemberian tekanan udara. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan pasta semen pada pori agregat batu apung dengan variasi faktor air semen (FAS) yaitu fas 0.50, 0.55,0.60, 0.65, 0.70, 0.75, dan 0.80 ditinjau terhadap ketahanan aus agregat, kuat tekan langsung agregat, dan kuat tekan beton dengan benda uji silinder. Benda uji tekan agregat yaitu ukuran 5cm x 5cm x 5cm dan untuk kuat tekan beton benda uji berupa silinder beton dengan diameter 150 cm dan tinggi 300cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tertinggi terjadi dengan konsisten pada fas 0.70 baik untuk ketahan aus agregat, kuat tekan agregat, dan kuat tekan silinder beton. Besar penurunan untuk uji keausan agregat dengan perendaman 15,09% dan 21,10% dengan pemberian tekanan udara terhadap agregat tanpa rekayasa. Kenaikan uji tekan agergat, dan uji tekan silinder beton tertinggi dicapai pada perendaman dengan pemberian tekanan udara berturut-turut adalah 55,7 %; dan 22,80%, dibandingkan dengan sebelum agregat direkayasa.
KUAT TARIK SAMBUNGAN BAMBU BERPENGISI PADA BERBAGAI VARIASI MASSA MATRIKS DAN SERBUK GERGAJI KAYU: Tensile Strength of Filling Bamboo Connection in Various Matrix Mass Variations and Sawdust Sugiartha, I Wayan; Rofaida, Aryani; Handayani, Tety; Suparjo, Suparjo; Murtiadi, Suryawan
Spektrum Sipil Vol 7 No 1 (2020): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v7i1.163

Abstract

Bambu memiliki kuat geser sejajar serat yang rendah karena bentuknya tubular sehingga ketika disambung menggunakan pasak mudah terjadinya pecah. Upaya peningkatan kuat geser bambu yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pengisi disekitar sambungan. Serbuk kayu dicampur dengan matriks dari polyvinyl acetate (PVAc) memiliki potensi untuk dijadikan bahan pengisi sambungan bambu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tarik optimum sambungan bambu pada perbandingan massa matriks terhadap massa pengisi serbuk kayu dan untuk mengetahui pola kegagalan yang terjadi pada sambungan bambu berpengisi. Penelitian ini diawali dengan melakukan uji pendahuluan untuk mengetahui karakteristik fisik dan mekanik bamboo, baut, dan perekat PVAc. Selanjutnya membuat benda uji sambungan dengan lima variasi massa matriks terhadap serbuk kayu, yaitu 1:1, 1.25:1, 1.5:1, 1.75:1, dan 2:1 dimana setiap variasi terdiri dari tiga sampel. Kemudian benda uji sambungan bambu diuji pada loading frame dengan cara memberikan beban statis jangka pendek menggunakan hydraulic jack hingga benda uji sambungan mengalami kegagalan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tarik sambungan dengan variasi 1:1, 1.25:1, 1.5:1, 1.75:1, dan 2:1 berturut-turut sebesar 1179.36 Kg, 1194.48 Kg, 1239.84 Kg, 1421.28 Kg dan 1345.68 Kg. Kekuatan tarik optimum sambungan bambu terdapat pada variasi 1.75:1 dengan beban maksimum yang mampu diterima oleh sambungan bambu sebesar 1421.28 Kg. Pola kegagalan yang terjadi pada daerah sambungan bambu yaitu kegagalan tipe I dimana kegagalan terjadi dengan pecah dan bergesernya bambu serta terdorongnya pengisi ketika mencapai beban maksimum.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) DAN SERBUK BAMBU SEBAGAI BAHAN PENGISI PAPAN PARTIKEL: Utilization of Plastic Waste and Bamboo Powder as Particle Board Filling Materials Sugiartha, I Wayan; Rofaida, Aryani; Rawiana, Shofia; Pathurahman, Pathurahman; Suparjo, Suparjo
Spektrum Sipil Vol 9 No 2 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i2.248

Abstract

Kebutuhan papan kayu terus meningkat sehingga menyebabkan ketersediaan kayu hutan semakin menipis. Salah satu bahan yang bisa digunakan sebagai pengganti kayu adalah bambu yaitu dengan memanfaatkan serbuknya untuk bahan pengisi papan partikel. Dalam pembuatan papan partikel dibutuhkan lem sebagai perekat dan salah satu alternatif untuk perekat ini dapat memanfaatkan plastik jenis Polyethlyne Terphtalate (PET). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proporsi filler serbuk bambu dan plastik PET terhadap sifat fisik dan mekanis papan partikel.Pada penelitian ini di gunakan lima variasi proporsi berbeda antara filler serbuk bambu dan plastik PET yaitu 60:40, 50:50, 60:40, 70:30, dan 80:20. Pengujian sifat fisik meliputi uji kerapatan, uji kadar air, uji daya serap air, uji pengembangan tebal. Sedangkan pada pengujian sifat mekanis terdiri dari uji Modulus Of Repture (MOR), Modulus Of Elasticity (MOE), dan keteguhan rekat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin tinggi proporsi filler serbuk bambu yang digunakan maka semakin rendah nilai kerapatan, keteguhan patah (MOR), keteguhan lentur (MOE), dan keteguhan rekat. Sifat mekanik papan partikel dilihat dari nilai keteguhan lentur (MOE) tidak memenuhi standar sebagai papan partikel struktural berdasarkan SNI 03-2015-2006.
KUAT TARIK DAN LENTUR KOMPOSIT POLIESTER-ABAKA YANG DIEKSPOSE PADA LINGKUNGAN AGRESIF: Tensile and Flexural Strength of Polyester-Abaca Composite Exposed to Aggressive Environment Fajrin, Jauhar; Permatasari, Ika; Hariyadi, Hariyadi; Eniarti, Miko; Suparjo, Suparjo; Pathurahman, Pathurahman
Spektrum Sipil Vol 10 No 1 (2023): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v10i1.281

Abstract

Kajian mengenai komposit polimer - serat alam yang sering ditampilkan oleh para peneliti lebih banyak didasarkan pada kondisi lingkungan normal. Padahal dalam kenyataannya, penggunaan material komposit seringkali berada atau dihadapkan pada situasi yang tidak normal atau agresif seperti kelembaban dan temperatur yang selalu berubah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi sifat mekanik komposit polimer yang diperkuat dengan serat alam – abaka - yang diekspose pada lingkungan agresif. Penelitian dilakukan secara eksperimental dimana tiga jenis lingkungan agresif; ruang terbuka, air laut dan ditanam dalam tanah menjadi variabel penelitian. Sebagai pembanding atau kontrol, komposit juga ditempatkan pada ruang tertutup dengan kondisi normal. Setelah diekspose selama 8 minggu, sampel komposit kemudian dipersiapkan untuk diuji kekuatan tarik dan lenturnya.  Perkembangan proses degradasi komposit juga dievaluasi setiap minggu. Hasil analisis menunjukan bahwa lingkungan agresif air laut memberikan pengaruh yang paling signifikan, dimana kekuatan dan modulus tariknya masing-masing 18,3% dan 21,4 % lebih kecil dari komposit yang ditempatkan pada lingkungan normal. Demikian pula hasil analisis kekuatan dan modulus lentur, komposit poliester-abaka yang direndam air laut mempunyai kuat dam modulus lentur masing-masing 22,7% dan 31,4% lebih kecil dibandingkan dengan komposit yang yang tidak diekspose pada lingkungan agresif. Ekspose pada lingkungan lembab, yakni ditanam dalam tanah memberikan efek yang lebih kecil, dimana kekuatan tarik dan lenturnya hanya berbeda 8,1% dan 6,3% lebih kecil dibandingkan dengan kontrolnya. Ekspose pada ruang terbuka juga mereduksi sifat mekanik komposit, dimana  nilai rerata kuat tarik dan lentur masing-masing sebesar 17,2% dan 10% lebih kecil dibandingkan dengan komposit yang tidak diekspose pada lingkungan agresif. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa lingkungan agresif berpengaruh cukup signifikan dalam mereduksi kekuatan tarik dan lentur komposit poliester-abaka.
PARAMETER DESAIN STRUKTUR BANGUNAN KOMPOSIT BAJA-BETON DENGAN ISOLASI DASAR (STUDI KASUS HOTEL SUTAN RAJA MATARAM): Structural Design Parameters of Composite Steel-Concrete with Base Isolation Buildings (Case Study: Sutan Raja Hotel Mataram) Kencanawati, Ni Nyoman; Suparjo, Suparjo; Rusdianto, Rusdianto; Widianty, Desi
Spektrum Sipil Vol 10 No 2 (2023): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v10i2.321

Abstract

Pada daerah rawan gempa, struktur bangunan harus dirancang dengan desain yang teliti dan struktur terbangun dengan material yang kuat dan tahan gempa. Saat ini bangunan Hotel Sutan Raja Mataram menggunakan sistem struktur beton bertulang dan untuk meningkatkan ketahanan terhadap beban terutama gempa, maka direncanakan ulang dengan struktur komposit baja-beton dan dengan penambahan isolasi dasar.  Bangunan terdiri atas delapan lantai. Bangunan eksisting menggunakan mutu beton 30 MPa dan bangunan komposit menggunakan baja profil mutu BJ 41 dengan tegangan leleh sebesar 250 MPa dan tegangan ultimit sebesar 410 MPa. Bangunan komposit direncanakan dengan isolasi dasar tipe High Damping Rubber Bearing (HDRB). Hasil menunjukkan bahwa struktur komposit baja-beton dengan isolasi dasar sangat mempengaruhi parameter desain bangunan meliputi pengurangan berat struktur, perpanjangan periode getaran struktur, pengurangan gaya geser dasar struktur dan pengurangan nilai penyimpangan antar lantai maksimum sebesar berturut-turut 35%, 61.8%, 63.7%, dan 49.8% bila dibandingkan dengan struktur eksisting.
KUAT TEKAN SAMBUNGAN BAMBU DENGAN VARIASI SUDUT GAYA BATANG MENGGUNAKAN ALAT SAMBUNG BAUT DAN KLEM PLASTIK-SERAT : Compressive Strength of Bamboo Joints with Plastic-fiber Clamp and Bolt Passtener in Different Load Angle Members Sugiartha, I Wayan; Rofaida, Aryani; Rawiana, Shofia; Suparjo, Suparjo
Spektrum Sipil Vol 11 No 1 (2024): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v11i1.336

Abstract

Sambungan pada struktur rangka akan menerima besarnya gaya yang bervariasi tergantung sudut yang dibentuk oleh batang-batangnya. Sistem penyambungan bambu dengan mempergunakan klem berbahan plastik yang dicampur serbuk bambu telah dikembangkan. Namun dalam implementasinya pada struktur rangka belum pernah dilakukan, sehingga perlu penelitian lebih lanjut tentang kinerja sistem sambungan ini pada variasi sudut gaya batang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan dan pola kegagalan sambungan bambu pada variasi arah sudut gaya batang. Pada penelitian ini dibuat tiga variasi benda uji dengan sudut gaya batang 300, 450, dan 900. Pengujian dilakukan dengan beban statis jangka pendek secara bertahap setiap kenaikan 10 lbs sampai benda uji mengalami kegagalan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seiring bertambahnya sudut gaya batang maka kuat tekan sambungan mengalami penurunan. Adapun prosentase penurunan kekuatan sambungan pada sudut 45° dan 90° masing-masing berkisar sebesar 26% dan 35% dibandingkan dengan sudut 30°. Pola kegagalan sambungan ditandai dengan pecahnya bambu disekitar lubang dan bengkoknya baut.
ANALISA NUMERIK PERKUATAN SAMBUNGAN BALOK-KOLOM DENGAN HAUNCH, EXTENDED END PLATE DAN BAUT DENGAN METODE ELEMEN HINGGA PADA BANGUNAN SMF: Numerical Analysis of Beam-Column Connections with Haunch, Extended End Plate and Bolts Using Finite Element Method in SMF Buildings Mahmud, Fathmah; Suparjo, Suparjo; Merdana, I Nyoman; Suharto, Suharto
Spektrum Sipil Vol 11 No 1 (2024): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v11i1.343

Abstract

Sambungan balok kolom sangat menentukan kinerja sebuah bangunan struktur gedung, jika terjadi kegagalan pada sambungan balok kolom struktur gedung dapat menyebkan runtuhnya gedung tersebut secara keseluruhan, disamping prinsip strong column weak beam harus kita utama jadi jika terjadi sendi plastis pada sambungan balok kolom balok yang pertama runtuh bukan kolom. CBFEM method adalah metode analisa finite element untuk menganalisa sambungan kolom-balok dengan memodelkan elemen sambungan secara detail dan presisi, dimana setiap elemen (plates and bolts) pada sambungan dihasilkan analisa tersendiri dengan Metode Elemen Hingga. Profil yang digunakan yaitu kolom WF 450.450.21.32 dan balok profil WF 600.350.19.25, perkuatan extended end plate tebal 32 mm sedangkan perkuatan haunch tebal 32 mm, mutu baja BJ 41 fy 250MPa sama untuk semua profil perkuatan extended end plate ada yang menggunakan 4 baut dan penambahan menggunakan 8 baut, diameter baut 16mm serta dengan perkuatan haunch. Beban geser yang bekerja pada sambungan balok kolom -124 KN sedangkan momen lentur yang bekerja -339,8 KNm. Dari hasil analisa ini terlihat dengan menambahkan baut jadi 8 menyebabkan daerah kritis lebih luas, semua baut dan pelat penyambung kritis dan tegangan pada daerah yang lain lebih tinggi dibanding dengan yang menggunakan 4 baut, dengan penambahan baut tegangan rata-rata naik sebesar 14,28%. Ini disebabkan baut menambah pengekangan dan luasan profil lebih sedikit karena bertambahnya lubang baut.  Sambungan balok kolom dengan perkuatan haunch tegangan pada sambungan turun sebesar 74,45%, serta tegangan kritis berpindah ke haunch.
Co-Authors A.D., Chrisna Abadiyah, Chimayah Achmad, Bromo Kusumo Adha Mashur Sajiah Adhi Dana, Yoga Adhi Danan, Yoga Afriantoni Afriantoni Agum Gumelar AGUM GUMELAR, AGUM Agus Suroso Agus Suroso Agustono Setiawan Ahmad Junaidi Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Akmaludin Akmaludin, Akmaludin Alimron, Alimron Amelia, Ayu Anid Supriyadi Anis Latifah, Anis Anna Rizqiqotul Maghfiroh Ardi, Komala Khairani Ardiyanto, Muhammad Ari Ashari, Isya Ashley Juniare Maria Rengkung Askana Fikriana Asyurhok, Deni Sujanadi Atut, Yohanes Ayu, Larasia Gloria Azhar Muhammad, Hanafi Azhar, Pande Setiawan Bagus Cahyo Pratama Putra Baiq Rohiyatun Batubara, Ummi Mardhiah Buan Anshari Budianto Budianto Budianto, M Bagus Budiman, Sri Cahyono Cahyono Charisha Mahda Kumala Christiawan, Robets Cuciati, Cuciati Dani Satyawan dari, veronika wulan Dawamul Arifin Desi Widianty Desi Widiyanti Diny Dinarti Dwi Agung Pramono Dwicahyani, Anindya Rachma Dyah, Rosliana Purwaning Eko Pradjoko Eko Pujianto Endang Sri Sunarsih Endang Sri Sunarsih Eniarti, Miko Erdhianto, Yoniv Ery Setiawan Ery setiawan Eudia Christina Wulandari Evi Yuliawati F. V. Astrolabe Sian Prasetya Fachry Abda El Rahman Fadlin, Feri Faizin, Wahid Nur Farid Ardyansyah Farida Farida Fauziyah, Anny Fauziyah, Himmatul Frans Sudirdjo Garaika Garnika, Eneng Gazalba, Zaedar Gita Sugiyarti HABIB RIJZAANI Hadi Sumarto Handayani, Tety Handayani, Trimar Hanifah, Lilik Hariyadi, Hariyadi Hartati Hartati Hasnaul Maritsa Hastawati Chrisna Suroso, Hastawati Chrisna Hasyim hasyim, hasyim Hendro Nugroho, Hendro Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono, Heri Heri Wijayanto Herijanto Thamrin Herlina, Meli Herlini, Meli Hidayati, Nufalia Himawan, Fatchurrozak Hoesain M, Ismail Humairoh Saidah Husmul Beze, Husmul I Dewa Gede Jaya Negara I Made Tasma I Wayan Yasa, I Wayan Ifada Novikasari Ika Permatasari Indar Widowati Ishaq, Ardan Maulana Ishaq, Muhammad Maulana Ismail, Iskandar Iswinanto Denis Jauhar Fajrin, Jauhar Jumadil Nangi Kadar Santosa Karyawan, I Dewa Made Alit Khairiyah, Hayat Khasanah, Dwi Uswatun Kholid Mawardi Kholifatun Naja, Febriana Kumala, Charisha Mahda KUNTO WIBISONO Lasmito, Lasmito Lestari, Linda A. Lisna Lisna, Lisna Lukman Hakim Lukmandono M Bagus Budianto Ma’arif, Syamsul Mahadewi, Kenshi Putri Guyta Mahda Kumala, Charisha Mahendra, Made Mahmud, Fathmah Mamonto, Muhammad Eko Mardi Hartono Marnoto, Marnoto Marsela, Yona Marsidin Mastur Mastur Merdana, I Nyoman Miftahul Jannah Miko Eniarti Mochammad Yunus, Mochammad Moh Projo Angkasa, Moh Projo Muhamad Aldi Muhamad Slamet Yahya Mukti, Gatot Basuki Hari Mulyadi Mulyadi Mulyadi, Agus Munjiyati Munjiyati Mutijah Natalis Ransi Natiqotul Fatkhiyah Nelwida Nelwida Ni Luh Putu Hariastuti Ni Nyoman Kencanawati Nia Kurniadin Novi Nur Sa’diyah Novitasari, Ade Nur Cahyawati, Maulidya Nurchayati Nurchayati Nurcholis Nurcholis Ozkar F. Homzah, Ozkar F. Pathurahman Pathurahman, Pathurahman Penyami, Yuniske PRACOYO, ATAS Pramono, Dwi Agung Pratama, Andreas Dhiyong Prianto Prianto PUJI LESTARI Purwanto, Oky Dwi Radik Khairil Insanu Rahmadara, Gemilang Rahmawati, Andriani Nadia Ramadhan, Fauzan Rasid, Muhammad Rasid Rawiana, Shofia Rofaida, Aryani Rohani Rohani Rohani Rohmad Rony Prabowo Rukmi Rusdianto Rusdianto, Rusdianto Salehudin Salehudin, Salehudin Salsabila, Fera Fitri Sasongko, Sukendro Broto Septiyani, Mela Dwi Shofia Rawiana Sinaga, Fajry Sub'haan Syah Sinuhaji, Ingrid Josephine Zileni Siti Nurjanah Sobir Sobir Sri Jimy Kustini Sri Sunarsih, Endang Sugiartha, I Wayan Sugiarto, Vito Andrianto Pratama Suhartini Suhartini Suharto Suharto Suhendar, Ace Sulistiyani Sulthon, Ali Suparto Suparto SUPRIYADI, ANID Supriyo Supriyo Suryawan Murtiadi, Suryawan Suwasono, Raharjo Ari Suyitno, Agus Syaiful Hidayat, Syaiful Tafrant, Dodi Teuku Tajuddin Toto Surianto S. Ubaid, Zaky Ulpah Maspupah Umar Umar Utamaningrat, I Made Arya Utari, Ratna Utomo, Deddy Veithzal Rivai Zainal Welas Haryati Wibowo, Restu Widya Danasari, Ayu Widyani, Aprilian Widyasasi, Dyah WIRADARMA, LALU WIRAHMAN Witjaksono Witjaksono Yati, Dwi Yoga Adhi Dana Yoga Adhi Dana, Yoga Adhi Yusron Saadi Zahara, Mustika