Articles
CEDERA OLAHRAGA YANG TERJADI PADA OLAHRAGAWAN BULUTANGKIS
hayati, hayati
Jurnal Ilmiah Adiraga Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Adiraga
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Pedagogik dan Psikologi (FPeP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bulutangkis adalah olahraga permainan yang dilakukan dengan intensitas tinggi, sehingga olahragawan atlet pebulutangkis dituntut untuk dapat melakukan gerakan-gerakan eksplosif dan lincah seperti meloncat untuk smash, melenting untuk menerima bola lob dan tiba-tiba membungkuk saat menerima dropshot dengan istirahat yang sangat singkat (Kroner et al,1990, Mills 1977). prinsip pengobatan pada kondisi akut mempunyai program yang sangat terkenal yaitu RICE, R:, Rest, jaringan yang terkena cidera harus diistirahatkan dalam kurun waktu tertentu agar mendapat kesempatan untuk sembuh. I: Ice, yaitu diberikannya pengobatan es dengan tujuan untuk menahan vasodilatasi (perdarahan ) dan agar terjadi vasokonstriksi (penghentian perdarahah ). C: Compression, yaitu pemberian tekanan yang rata dengan tujuan untuk mencegah pembengkakan yang berlebihan. E: Elevation, yaitu menaikkan anggota tubuh yang cedera agar dapat mengembalikan darah ke jantung Kata kunci: cedera olahraga dan olahragawan
DAMPAK LATIHAN LARI 2400 METER PADA DAYA TAHAN AEROBIK
Hayati, Hayati;
Rohman, Ujang
WAHANA Vol 63 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/wahana.v63i2.1123
Olahraga dapat membantu tercapainya pembentukan manusia yang kuat fisik dan mental juga dapat memberikan sumbangan kepada perkembangan kepribadian dan perkembangan mental pembaharuan dan pembangunannya. Dengan olahraga kita dapat meningkatkan daya tahan aerobik yaitu kemampuan tubuh untuk menghirup, menyalurkan dan menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan tubuh dalam melakukan aktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh latihan lari 2400 meter terhadap daya tahan aerobik. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa PKO angkatan 2013 sebanyak 24 orang yang selanjutnya secara acak dibagi menjadi 2, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Rancangan penelitian adalah pretest -posttest control group design. Kelompok eksperimen diberi latihan lari 2400 meter 3 x seminggu dengan intensitas latihan adalah 72% -87% denyut nadi maksimal.Setelah data terkumpul selanjutnya dilakukan analisis menggunakan SPSS versi 21.Dari hasil analisa statistik didapatkan pada kelompok eksperimen sig 0.00 dengan α 0,05 sementara pada kelompok kontrol sig 0.082, hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yang berarti ada pengaruh latihan 2400 meter terhadap daya tahan aerobic
PENGGUNAAN KAFEIN DALAM DUNIA OLAHRAGA DAN EFEKNYA SEBAGAI ERGOGENIK
Hayati, Hayati
WAHANA Vol 58 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/wahana.v58i1.1296
Kafein sering digunakan sebagai stimulan selama melakukan aktivitas berat karena banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa kafein dapat meningkatkan Jaya tab= bila dikonsumsi sebelum olahraga jangka panjang. Kafein secara cepat diabsorpsi oleh tubuh dan mencapai puncalmya dal= 1-2 jam. Penelitian oleh Fakultas Kesehatan Olahraga di Amerika (AGSM) menunjukkan bahwa mengkonsumsi kafein 3 Â 9 mg/kg berat badan (setara dengan 2 Â 6 gelas kopi) 1 jam sebelum latihan akan meningkatkan kemampuan bersepeda dan berlari jarak jauh. Kafein didapat dari biji kopi, dam teh dan coklat serta banyak ditambabkan pada beberapa minuman, makanan dan obat-obatan. Kafein cepat diabsorpsi di dalam darah dan mencapai nilai maksimal di dalam 15 Â 120 menit setelah dikonsumsi. Melalui darah kafein disebarkan ke jaringan tubuh termasuk otak. Enzim di hati memecah kafein dan menyisakannya sedikit untuk dikeluarkan di urine. Kafein memiliki efek sentral dan perifer di tubuh, di susunan saraf pusat kafein mempengaruhi bagian dari otak dan sumsum tulang belakang sementara di tepi kafein mempenganthi organ dan jaringan. Pada dosis rendah (2- 10 mg/kg ) kafein meningkatkan kewaspadaan, tidak mullah lelah, menurunkan kecepatan reaksi, meningkatkan ventilasi dan mengurangi penampilan pada beberapa keahlian motorik yang halus. Pada dosis tinggi ( > 15 mg/kg ) kafein dapat menyebabkan insomnia, cemas, sakit kepala dan tidak stabil. Kafein juga memiliki efek yang tidak konsisten pada system cardiovascular. Kafein dikenal sebagai zat ergogenik karena 3 hal yaitu 1. mobilisasi kalsium intraseluler dari renlculum sarkoplasma otot rangka dengan menunmkan nilai ambang eksitabilitas dan membuat kontraksi otot lebih lama dengan menghambat pengambilan kembali kalsium oleh retikulnra sarkoplasma, 2. meningkatkan Cyclic 3'S' Adenosine Monophosphate ( C AMP) dengan menghambat phosphodiesterase di otot dan sel lemak, menghambat aktivitas cyclic nucleotide phosphodiesterase yaitu enzim yang membantu pemecahan C-AMP. Hal ini menyebabkan peningkatan lipolisis dengan meningkatkan kadar C-AMP sehingga terjadi peningkatan asam lemak selama latihan dan menyebabkan efek penghematan glikogen pada latihan endurance jangka panjang, 3. Persaingan antagonis dengan receptor Adenosine type I terutama di Sum= Saraf Pusat yang bextugas menghambat lipolisis.
Analisis Deskriptif Kekuatan Otot Peras Tangan
Tino, Reyhan;
Hayati, Hayati;
Pelamonia, Shandy Pieter
Jurnal Porkes Vol 4 No 1 (2021): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/porkes.v4i1.3438
Kekuatan maksimum dari otot peras tangan akan memberi kekuatan pada genggaman tangan saat melakukan pukulan. Dengan kekuatan otot peras tangan yang baik maka dapat meningkatkan kekuatan pukulan yang berpengaruh pada akurasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh otot peras tangan terhadap pukulan pada permainan bulutangkis, dengan kekuatan otot peras tangan yang besar maka dapat meningkatkan kekuatan ayunan tangan yang dapat mempengaruhi hasil pukulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian analisis deskriptif. Pendekatan penelitian ini adalah mengumpulkan data berupa angka. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif. Subjek penelitian adalah anggota unit kegiatan mahasiswa (ukm) bulutangkis Universitas PGRI Adi Buana Surabaya yang berjumlah 20 anggota. Metode pengumpulan data pada penelitian ini ntuk mengukur kekuatan otot peras tangan dengan menggunkan alat ukur handgrip dynamometer. Berdasarkan hasil analisis deskriptif menggunakan SPSS 20, menunjukkan bahwa rata-rata kekuatan otot peras tangan pada anggota laki-laki adalah 44,85 yang termasuk dalam kategori “sedangâ€. Kemudian untuk kekuatan otot peras tangan anggota perempuan rata-rata adalah 27,20 yang termasuk dalam kategori “sedangâ€. Dari hasil tersebut dapat diketahui kekuatan otot peras tangan pada anggota unit kegiatan mahasiswa (ukm) bulutangkis Universitas PGRI Adi Buana Surabaya berada dalam kategori “sedangâ€.
Faktor-Faktor yang Memepengaruhi Tingkat Stres Mahasiswa Prodi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dalam Menyelesaikan Tugas Akhir Menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA)
Hayati, Hayati;
Alwi, Wahidah;
Sauddin, Adnan
Jurnal MSA (Matematika dan Statistika serta Aplikasinya) Vol 9 No 1 (2021): VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/msa.v9i1.19142
Penelitian ini membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stres mahasiswa Prodi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar dalam menyelesaikan tugas akhir menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Mahasiswa merupakan peserta didik yang terdaftar dan belajar pada suatu perguruan tinggi baik perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta.Mahasiswa dalam tahap perkembangannya digolongkan sebagai remaja akhir dan dewasa awal, umumnya berusia 18-21 tahun dan 22-24 tahun. Masa peralihan mendorong mahasiswa untuk menghadapi berbagai tuntutan dan tugas perkembangan yang baru. Adapun salah satu masalah penyesuaian diri yang sering dihadapi mahasiswa adalah penyesuaian diri dalam bidang pendidikan yang salah satunya adalah penyesuaian diri pada tugas akhir yang biasanya menimbulkan adanya stres pada mahasiswa. Penelitian ini membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stres mahasiswa prodi matematika dalam menyelesaikan tugas akhir. Oleh karena itu, banyak faktor yang mempengaruhi tingkat stres mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. Dalam penelitian ini diasumsikan bahwa faktor fisik, faktor emosional, faktor kognitif dan faktor interpersonal berpengaruh terhadap tingkat stres mahasiswa. Dengan menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) diperoleh hasil penelitian bahwa faktor fisik, faktor emosional, faktor kognitif berpengaruh terhadap tingkat stres mahasiswa.
Determinant Factor of Compensation Toward Job Performance of Teachers and Staff at Islamic Junior High School
Mardalena, Mardalena; Sarinah, Sarinah;
Taufan, Ade;
Melina, Angra;
Yunus, Mukhlis;
Saukani, Saukani;
Hayati, Hayati
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol 5 No 1 (2023): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37680/scaffolding.v5i1.2705
The aim of the study was to find out whether there is a correlation between compensation and the performance of teachers and staff at MTs Syekh Maulana Qori. This study uses a quantitative approach with a type of correlational. The population in this study were all teachers and staff at MTs Syekh Maulana Qori, with a total of 15 people. The sampling technique used was purposive sampling technique so the sample used in this study was the entire MTs Syekh Maulana Qori staff, totaling 15 people. The main research data were obtained from respondents' questionnaire answers which were constructed from each indicator of the two research variables. After the data is declared normal and homogeneous then the research is continued. In order to answer the research hypothesis, a T-test was carried out by considering the value of T count and the value of sig. The results of the analysis showed that the t count value was 3.332 > t table 2.131 and the sig. 0.47 < 0.05, which means that H0 is rejected and Ha is accepted, which also means that there is a positive and significant effect of compensation on the performance of teachers and staff of MTS Syekh Maulana Qori. The results of the study also obtained an R square value of 0.795 or 79.6% compensation can contribute to the performance of teachers and staff of MTs Syekh Maulana Qori. So that compensation is highly recommended to be considered and carried out in order to provide a sense of justice for teachers and staff who have dedicated themselves to MTs Syekh Maulana Qori. Of course, their performance will have a direct, both positive and negative impact on student achievement.
Transformational Leadership on Teachers' Performance Mediated by Teacher Satisfaction
Mardalena, Mardalena; Sarinah, Sarinah;
Taufan, Ade;
Melina, Angra;
Hayati, Hayati;
Yunus, Mukhlis;
Elfisa, Yesi;
Saukani, Saukani
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol 6 No 1 (2024): Geographical Coverage: Indonesia, Malaysia, Turkey, Iraq, and Nigeria
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37680/scaffolding.v6i1.4314
This study aims to determine the effect of transformational leadership on teacher performance mediated by teacher satisfaction on Tahfidzil Quran Lebay Yasin Boarding School. A quantitative approach and explanatory research will be used in this research. Primary data comes from questionnaires of variables, while secondary data comes from school data, textbooks, and journals. The population were 41. The sample was used through non-probability sampling purposive sampling, were 41. The data analysis techniques used SEM PLS by SmartPLS 3. The results of this study indicate that there was significant direct effect of transformational leadership on teacher performance t-statistic 2.444 > 1.96 p-value 0.015 or (p < 0.05), transformational leadership on teacher satisfaction t- statistic 10.319 > 1.96 p-value 0.00 or (p < 0.05), teacher satisfaction on teacher performance t-statistic t-statistic 21.404 > 1.96 p-value 0.00 or (p < 0.05), The result also discovered that there was significant indirect effect of transformational leadership on teacher performance mediated by teacher satisfaction t-statistic 8.232 > 1.96 p-value 0.00 or (p < 0.05). So, the school leader was recommended to empower and develop peer relationships in order to achieve teacher performance effectively.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS KARANGAN MELALUI GAMBAR DENGAN PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS II SDN 16 SUNGAI RINGIN
Hayati, Hayati
Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : PBSI STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/jpbs.v3i1.299
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa menulis karangan melalui gambar dengan penggunaan metode demonstrasi pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas II SDN 16 Sungai Ringin. Penelitian ini merupakan “Penelitian Tindakan†yang dilaksanakan dalam proses kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu, metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dan peneliti sebagai pelaku tindakan. Penelitian tindakan kelas adalah penelitian tindakan yang dilakukan dengan tujuan memperbaiki mutu praktik pembelajaran di kelas, yang berfokus pada pembelajaran di kelas dan mengenai hal-hal yang terjadi di kelas. Kemampuan bahasa Indonesia siswa secara kelompok pada proses pembelajaran bahasa Indonesia meningkat dari 47,5% pada kondisi awal menjadi 65% pada tahapan I dan miningkat menjadi 100% pada tahapan II. Ini berarti dari kategori baik pada tahapan I meningkat menjadi kategori sangat baik pada tahapan II. Terjadi peningkatan rata-rata kemampuan bahasa Indonesia jumlah siswa secara kelompok sebesar 33,3% dari tahapan I ke tahapan II. Ini berarti dari kategori baik pada tahapan I meningkat menjadi kategori sangat baik pada tahapan II. Kata kunci: keampuan  menulis karangan, metode demonstrasi
PEMBENTUKAN KELUARGA ISLAMI; ANALISIS TANGGUNG JAWAB PASANGAN SUAMI ISTRI DI KECAMATAN NISAM KABUPATEN ACEH UTARA
Fahmi, Fahmi;
Jailani, Jailani;
Hayati, Hayati
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jspm.v5i1.16112
The responsibilities of husband and wife are very important in creating an Islamic family (sakinah, mawaddah warrahmah). This research aims to analyze the responsibilities of husband and wife in creating a family in accordance with Islamic teachings, the pattern of responsibilities of husband and wife in forming an Islamic family and the factors of forming an Islamic family in Nisam District. The research method used in this research is a qualitative research method with the main data obtained using interview techniques. The respondents in this study were 11 husbands/wives who had direct experience in carrying out their responsibilities in the family, and 3 informants consisting of 2 Commanders and 1 Head of Religious Affairs (KUA). The results of the research show that the people of Nisam District generally know the family's responsibilities in forming a family in accordance with Islamic teachings. However, in reality there are still some families who have not fully carried out the responsibilities of a married couple, such as neglecting family responsibilities, and rarely taking part in studies that discuss the Islamic family.Tanggung jawab suami dan istri sangat penting dalam mewujudkan keluarga islami (sakinah, mawaddah warrahmah). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab suami istri dalam mewujudkan keluarga yang sesuai dengan ajaran Islam, pola tanggung jawab suami istri dalam pembentukan keluarga islami dan faktor-faktor pembentukan keluarga islami di Kecamatan Nisam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan data utama yang diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara. Responden dalam penelitian ini adalah 11 orang suami/istri yang memiliki pengalaman langsung dalam menjalankan tanggung jawabnya dalam keluarga, dan 3 orang informan yang terdiri dari 2 orang Panglima dan 1 orang Kepala Urusan Agama (KUA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Nisam pada umumnya telah mengetahui tanggung jawab keluarga dalam membentuk keluarga yang sesuai dengan ajaran Islam. Namun pada kenyataannya masih ada beberapa keluarga yang belum sepenuhnya menjalankan tanggung jawab pasangan suami istri seperti melalaikan tanggung jawab keluarga, jarang mengikuti kajian-kajian yang membahas tentang keluarga Islam.
Fa’aliyyah Lu’bah As-Sunduq As-Sirriy Litarqiyyah Maharah Kalam At-Tullab Fi Al-Madrasah Ad-Diniyyah Awwaliyah Muhammadiyyah Siamang Buni
Novrilla, Wahyu;
Zubaidah, Zubaidah;
Husni, Arman;
Hayati, Hayati;
Hasanah, Nur;
Febriyanti, Rita
AJIRSS: Asian Journal of Innovative Research in Social Science Vol. 1 No. 3 (2022): Asian Journal of Innovative Research in Social Science
Publisher : DAS Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53866/ajirss.v1i3.171
The background of the research on learning speaking skills of students in Madrasah Diniyyah Awaliyah Muhammadiyyah (MDAM) Siamang Bunyi, thought the game, namely secret the box game, to increase student activity in speaking skills. Because learning media is only textbook and blackboard media at school, only students pay less attention, so many do not achieve completeness. So researchers are interested in researching this problem. Researchers use quantitative research, namely the method of collecting data using interviews and exams. As for the exam, there are two pretest and posttests to see whether the media used can improve students learning outcomes or not