p-Index From 2021 - 2026
14.564
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Jurnal KOMUNIKA Jurnal Kesehatan Olahraga Jurnal Indo-Islamika Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif MUQTASID Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan JURNAL TAPIS Hukum Islam Al-Ahkam Jurnal Al-Tadzkiyyah Psikis : Jurnal Psikologi Islami Empirisma; Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Gadjah Mada Journal of Psychology Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Muamalah Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies AL-Hikmah: Jurnal Studi Agama-agama Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Educational Guidance and Counseling Development Journal Educatio al-Afkar, Journal For Islamic Studies IJEBD (International Journal Of Entrepreneurship And Business Development) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Primary : Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Dasar Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam Pagaruyuang Law Journal Jurnal Perspektif Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Justisia Ekonomika Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Tropical Wetland Journal JPIB : Jurnal Psikologi Islam dan Budaya Khazanah Sosial Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam Riayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan The Asia Pacific Journal Of Management Studies Bulletin of Counseling and Psychotherapy KONSEP DAN TUJUAN PADA TINJUAN BISNIS SYARIAH At-Tarbawi : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Istinbath : Jurnal Hukum LEGAL BRIEF Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Journal of Economics and Business UBS Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Management of Zakat and Waqf Journal (MAZAWA)) INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research Qathrun Jurnal Keilmuan dan Pendidikan Islam Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Qisthosia Jurnal Manajemen DIVERSIFIKASI Jurnal Psikologi Islam Journal of Islamic Economics J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Maliyah : Jurnal Hukum Bisnis Islam Az Zarqa': Jurnal Hukum Bisnis Islam Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Jurnal Sistem Informasi Mahakarya (JSIM) Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Jurnal Riset Agama Indonesian Journal of Behavioral Studies Jurnal Psikologi Universitas Gadjah Mada E-Jurnal Akuntansi TSM Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi International Journal of Economics (IJEC) International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) De`Teksi : Jurnal Teknik Sipil HIKMATUNA: Journal for Integrative Islamic Studies IDEA: Jurnal Psikologi PANDU: Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Al Fuadiy: Jurnal Hukum Keluarga Islam Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Hikmatuna Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Sunan Kalijaga: Islamic Economics Journal Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Subservire: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Hakamain: Journal of Sharia and Law Studies Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman EDUKASI EMPIRISMA: JURNAL PEMIKIRAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (SINOVA) Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial IPSSJ PESHUM Mabrur: Academic Journal of Hajj and Umra Journal of Islamic Education and Learning Edumaspul: Jurnal Pendidikan IJIEF: Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance
Claim Missing Document
Check
Articles

Toleransi Beragama Ormas Keagamaan Kediri di Ruang Digital Perspektif Cyberphenomenology: Geneologi, Kontestasi dan Arah Perkembangannya Mujib, Abdul; Styawati, Yuslia
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i2.307

Abstract

This study examines how religious organizations in Kediri; Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), and Wahidiyah; integrate local values in responding to religious tensions and conflicts in digital spaces. Using a cyberphenomenology approach, the study combines phenomenology and technology studies to understand how social media interactions shape social experiences and the religious identities of these organizations. The research focuses on the genealogy of religious tolerance constructed through digital content, as well as their strategies for addressing sensitive issues such as provocation, hate speech, and misinformation. The findings indicate that social media is used to reinforce local values such as guyub and rukun, which emphasize the importance of interreligious harmony. When confronting provocation, these organizations do not merely issue clarifications; they also prioritize constructive dialogue to promote peaceful and tolerant religious teachings. From a cyberphenomenological perspective, digital space is understood as a social experience that enables the internalization and expression of religious values in more contextual and contemporary ways. The study also reveals that global events and religious controversies influence local dynamics of tolerance, while social media functions as a platform connecting Kediri’s local experiences with broader global challenges. This study underscores social media as a new public sphere for reducing religious tensions and fostering a more moderate and inclusive religious consciousness through constructive digital interaction.
Diskursus Integrasi Islam dan Sains: (Peluang dan Tantangan Sains dalam Islam Perspektif Nidhal Guessoum serta Implikasinya Bagi PTKI/PTKIN) Mujib, Abdul
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 1 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i1.418

Abstract

This article addresses the theme of integration between Islam and science, focusing on the perspective of Nidhal Guessoum and its implications for Islamic Higher Education Institutions (PTKI) and State Islamic Universities (PTKIN). Through literature review, this discourse explores various opportunities and challenges related to the efforts to combine scientific principles with religious values in the context of Islam. The discussion highlights the thoughts of Nidhal Guessoum as one of the figures advocating for a balanced integration between Islam and science. Additionally, this abstract also examines its impacts on the curriculum and teaching approaches in PTKI/PTKIN. This research presents deep insights into how the integration between Islam and science can be effectively implemented in religious-based higher education environments.
Kerukunan dan Komunikasi Umat Beragama Masyarakat Kota Kediri Propinsi Jawa Timur Tahun 2024 el Ishaq, Ropingi; Mujib, Abdul; Munif, Achmad; Alamin, Taufik; Winarto, Agus Edy
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i2.428

Abstract

Kerukunan dan Komunikasi umat beragama di Kota Kediri terbilang cukup baik. Kota Kediri yang dihuni oleh berbagai pemeluk agama dan juga etnis mempu menciptakan kehidupan yang harmonis. Konflik antar umat beragama relative nihil. Bahkan Kota Kediri secara berturut-turut sejak tahun 2020 masuk dalam 10 kota toleran di Indonesia versi Setara Institut. Tentu ini menjadi hal menarik untuk dikaji lebih mendalam. Bagaimana indeks kerukunan beragama Masyarakat Kota Kediri pada tahun 2024 ini. Bagaimana dinamika komunikasi antar umat beragama di Kota Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Tingkat kerukunan umat beragama secara kuantitatif, dan mendeskripsikan dinamika komunikasi umat beragama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerukunan umat beragama di kota Kediri terbilang sangat tinggi, yakni mencapai angka 91,24 dari skala 10-100. Adapun dinamika komunikasi yang memberikan sumbangsih terhadap tingkat kerukunan umat beragama di Kota Kediri adalah pertama, adanya ruang-ruang terbuka yang memungkinkan terjadinya interaksi social masyarakat secara setara. Kedua, Forum Kerukunan Umat Beragama di Kota Kediri yang aktif melakukan sosialiasi tentang pentingnya kerukunan memiliki peran yang dominan. Ketiga, adanya regulasi yang menjadi payung hukum kehidupan keberagamaan. Keempat, gerakan moderasi beragama yang massif didorong oleh kementerian agama dan diterima masyarakat, turut menciptakan keharmonisan umat beragama.
Between Informality and Digital Platforms: The Position and Legal Protection of Online Motorcycle Taxi Drivers in Indonesia's Urban Economy Muhammad Azkia Pasya; Abdul Mujib; Isna; Bakri Agus Wijaya; Salahuddin Asy-Syahid
Istinbath : Jurnal Hukum Vol 22 No 02 (2025): Istinbath: Jurnal Hukum
Publisher : Faculty of Sharia, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, Lampung, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/istinbath.v22i02.art09

Abstract

The development of the digital economy in Indonesia has given rise to new forms of informal employment, one of which is online motorcycle taxi (ojol) drivers who operate through digital platforms. Although they play an important role in supporting urban mobility and economic activity, the existing legal structure does not adequately protect these workers. This study aims to analyze the legal position of ojol drivers in the urban economic structure and examine how regulations and public discourse affect their legal protections. This study uses a qualitative approach with content analysis methods on legal documents, online media reports, and interviews with members of the online motorcycle taxi (ojol) driver community in Indonesia. The results show that the partnership scheme implemented by platform companies places drivers in a legally vulnerable position because they are not recognized as workers and lose access to basic labor rights. This ambiguity in legal status is exacerbated by the absence of responsive regulations at the national and regional levels. Under these conditions, the law tends to function as an instrument for legitimizing the dominance of platform corporations rather than as a means of protection and social justice. This research contributes to strengthening the socio-legal perspective in the study of digital economy law by viewing the law as an arena of power relations and providing an argumentative basis for the formulation of progressive and inclusive regulations to ensure the recognition and protection of the basic rights of online motorcycle taxi (ojol) drivers as part of the modern employment structure. [Perkembangan ekonomi digital di Indonesia telah melahirkan bentuk-bentuk pekerjaan informal baru, salah satunya adalah pengemudi ojek online (ojol) yang beroperasi melalui platform digital. Meskipun mereka memainkan peran penting dalam mendukung mobilitas perkotaan dan aktivitas ekonomi, struktur hukum yang ada tidak cukup melindungi pekerja ini. Studi ini bertujuan untuk menganalisis posisi hukum pengemudi ojol dalam struktur ekonomi perkotaan dan meneliti bagaimana regulasi dan diskursus publik memengaruhi perlindungan hukum mereka. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten pada dokumen hukum, laporan media online, dan wawancara dengan anggota komunitas pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skema kemitraan yang diterapkan oleh perusahaan platform menempatkan pengemudi dalam posisi hukum yang rentan karena mereka tidak diakui sebagai pekerja dan kehilangan akses terhadap hak-hak kerja dasar. Ketidakjelasan status hukum ini diperparah oleh ketidakhadiran regulasi yang responsif di tingkat nasional dan regional. Dalam kondisi ini, hukum cenderung berfungsi sebagai alat untuk melegitimasi dominasi perusahaan platform daripada sebagai sarana perlindungan dan keadilan sosial. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat perspektif sosiologis-hukum dalam studi hukum ekonomi digital dengan memandang hukum sebagai arena hubungan kekuasaan dan memberikan landasan argumen untuk formulasi regulasi progresif dan inklusif guna memastikan pengakuan dan perlindungan hak-hak dasar pengemudi ojek online (ojol) sebagai bagian dari struktur ketenagakerjaan modern].
Toleransi Beragama Ormas Keagamaan Kediri di Ruang Digital Perspektif Cyberphenomenology: Geneologi, Kontestasi dan Arah Perkembangannya Mujib, Abdul; Styawati, Yuslia
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i2.307

Abstract

This study examines how religious organizations in Kediri; Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), and Wahidiyah; integrate local values in responding to religious tensions and conflicts in digital spaces. Using a cyberphenomenology approach, the study combines phenomenology and technology studies to understand how social media interactions shape social experiences and the religious identities of these organizations. The research focuses on the genealogy of religious tolerance constructed through digital content, as well as their strategies for addressing sensitive issues such as provocation, hate speech, and misinformation. The findings indicate that social media is used to reinforce local values such as guyub and rukun, which emphasize the importance of interreligious harmony. When confronting provocation, these organizations do not merely issue clarifications; they also prioritize constructive dialogue to promote peaceful and tolerant religious teachings. From a cyberphenomenological perspective, digital space is understood as a social experience that enables the internalization and expression of religious values in more contextual and contemporary ways. The study also reveals that global events and religious controversies influence local dynamics of tolerance, while social media functions as a platform connecting Kediri’s local experiences with broader global challenges. This study underscores social media as a new public sphere for reducing religious tensions and fostering a more moderate and inclusive religious consciousness through constructive digital interaction.
Diskursus Integrasi Islam dan Sains: (Peluang dan Tantangan Sains dalam Islam Perspektif Nidhal Guessoum serta Implikasinya Bagi PTKI/PTKIN) Mujib, Abdul
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 1 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i1.418

Abstract

This article addresses the theme of integration between Islam and science, focusing on the perspective of Nidhal Guessoum and its implications for Islamic Higher Education Institutions (PTKI) and State Islamic Universities (PTKIN). Through literature review, this discourse explores various opportunities and challenges related to the efforts to combine scientific principles with religious values in the context of Islam. The discussion highlights the thoughts of Nidhal Guessoum as one of the figures advocating for a balanced integration between Islam and science. Additionally, this abstract also examines its impacts on the curriculum and teaching approaches in PTKI/PTKIN. This research presents deep insights into how the integration between Islam and science can be effectively implemented in religious-based higher education environments.
Kerukunan dan Komunikasi Umat Beragama Masyarakat Kota Kediri Propinsi Jawa Timur Tahun 2024 el Ishaq, Ropingi; Mujib, Abdul; Munif, Achmad; Alamin, Taufik; Winarto, Agus Edy
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i2.428

Abstract

Kerukunan dan Komunikasi umat beragama di Kota Kediri terbilang cukup baik. Kota Kediri yang dihuni oleh berbagai pemeluk agama dan juga etnis mempu menciptakan kehidupan yang harmonis. Konflik antar umat beragama relative nihil. Bahkan Kota Kediri secara berturut-turut sejak tahun 2020 masuk dalam 10 kota toleran di Indonesia versi Setara Institut. Tentu ini menjadi hal menarik untuk dikaji lebih mendalam. Bagaimana indeks kerukunan beragama Masyarakat Kota Kediri pada tahun 2024 ini. Bagaimana dinamika komunikasi antar umat beragama di Kota Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Tingkat kerukunan umat beragama secara kuantitatif, dan mendeskripsikan dinamika komunikasi umat beragama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerukunan umat beragama di kota Kediri terbilang sangat tinggi, yakni mencapai angka 91,24 dari skala 10-100. Adapun dinamika komunikasi yang memberikan sumbangsih terhadap tingkat kerukunan umat beragama di Kota Kediri adalah pertama, adanya ruang-ruang terbuka yang memungkinkan terjadinya interaksi social masyarakat secara setara. Kedua, Forum Kerukunan Umat Beragama di Kota Kediri yang aktif melakukan sosialiasi tentang pentingnya kerukunan memiliki peran yang dominan. Ketiga, adanya regulasi yang menjadi payung hukum kehidupan keberagamaan. Keempat, gerakan moderasi beragama yang massif didorong oleh kementerian agama dan diterima masyarakat, turut menciptakan keharmonisan umat beragama.
Tinjauan Sistematis Gangguan Perjudian Online di Kalangan Remaja di Era Digital Airlangga, Dean Zulmi; Yunita Faela Nisa; Abdul Mujib
Indonesian Journal of Behavioral Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Behavioral Studies
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatra Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ijobs.v5i2.30481

Abstract

Perjudian daring di kalangan remaja telah menjadi fenomena yang mengkhawatirkan, terutama karena konvergensinya dengan permainan digital seperti loot boxes dan taruhan skin. Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis terhadap 27 artikel dari database Scopus dan Taylor & Francis menggunakan pedoman PRISMA. Fokus kajian adalah identifikasi teori, jenis judi, alat ukur, jenis penelitian, dan kata kunci yang dominan. Hasil menunjukkan social learning theory sebagai teori yang paling banyak digunakan, dengan jenis perjudian dominan adalah berbasis game dan taruhan olahraga. Alat ukur yang sering digunakan adalah PGSI dan SOGS. Sebagian besar artikel menggunakan pendekatan kuantitatif. Kata kunci utama meliputi "online gambling", "adolescents", dan "gambling disorder". Perjudian daring pada remaja merupakan isu multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor psikologis, sosial, dan digital. Diperlukan intervensi lintas level, mencakup pendidikan literasi digital, regulasi konten game, dan penguatan peran keluarga dan sekolah.
The Position of Mediation in the Settlement of Sharia Economic Disputes in Indonesia Harahap, Sarah Khairani; Mujib, Abdul
Maliyah : Jurnal Hukum Bisnis Islam Vol. 15 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Islamic Economic Law Programs, Faculty of Sharia and Law, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/maliyah.2025.15.2.229-251

Abstract

Abstract: This study examines the strategic role of mediation in resolving Sharia economic disputes within Indonesia’s Religious Courts, where mediation is normatively recognized as a fast, cost-effective, and Sharia-aligned mechanism, yet remains underutilized in pre-litigation contexts. Using a normative-empirical method, the research analyzes primary legal instruments—such as Law No. 30/1999, PERMA No. 1/2016, PERMA No. 14/2016, and Law No. 3/2006 alongside conceptual frameworks of islah, while empirical data were obtained from the Supreme Court’s 2024 annual report, case statistics from Religious Courts in Yogyakarta, literature reviews, and interviews with certified non-judge mediators. The findings show a significant increase in mediation success rates in litigated Sharia economic cases during 2023–2024, particularly in PA Bantul, demonstrating the growing effectiveness of mediation and the strong philosophical foundation provided by Islamic principles of justice, reconciliation, and maslahah. However, the study also identifies persistent obstacles to the wider adoption of pre-litigation mediation, including the absence of mandatory regulatory requirements, limited contractual mediation clauses, low legal literacy, and misconceptions regarding the enforceability of out-of-court agreements. These results highlight the need for regulatory reform, broader integration of mediation clauses in Sharia economic contracts, and increasing public understanding to optimize mediation as a mechanism for resolving major disputes outside the court that is sharia-compliant, efficient, modern, and restorative justice-oriented. Keywords: Mediation, Sharia Economics, Dispute Resolution. Abstrak: Penelitian ini mengkaji peran strategis mediasi dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah di lingkungan Peradilan Agama di Indonesia, di mana mediasi secara normatif diakui sebagai mekanisme penyelesaian yang cepat, hemat biaya, dan selaras dengan prinsip syariah, namun masih belum dimanfaatkan secara optimal pada tahap pra-litigasi. Dengan menggunakan metode normatif-empiris, penelitian ini menganalisis instrumen hukum primer seperti UU No. 30/1999, PERMA No. 1/2016, PERMA No. 14/2016, dan UU No. 3/2006 serta kerangka konseptual tentang islah, sementara data empiris diperoleh dari Laporan Tahunan Mahkamah Agung 2024, statistik perkara di Pengadilan Agama wilayah Yogyakarta, studi literatur, dan wawancara dengan mediator non-hakim bersertifikat. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat keberhasilan mediasi litigasi pada perkara ekonomi syariah selama 2023–2024, terutama di PA Bantul, yang menggambarkan meningkatnya efektivitas mediasi dan kuatnya landasan filosofis yang diberikan oleh prinsip keadilan, rekonsiliasi, dan maslahah dalam Islam. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi hambatan yang menghalangi penerapan mediasi pra-litigasi secara lebih luas, termasuk tidak adanya kewajiban regulatif, minimnya pencantuman klausul mediasi dalam kontrak ekonomi syariah, rendahnya literasi hukum, serta kesalahpahaman mengenai kekuatan eksekutorial kesepakatan mediasi di luar pengadilan. Hasil penelitian menegaskan pentingnya reformasi regulasi, integrasi klausul mediasi dalam kontrak ekonomi syariah, serta peningkatan pemahaman publik untuk mengoptimalkan mediasi sebagai mekanisme penyelesaian sengketa utama diluar pengadilan yang sesuai syariah, efisien, modern, dan berorientasi pada keadilan restoratif. Kata Kunci: Mediasi, Ekonomi Syariah, Penyelesaian Sengketa.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Materi Gerhana di Kelas VI SD Negeri 060900 Tapian Nauli Lubis, Aulia Chairani; Mujib, Abdul
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 17 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v17i2.12345

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of the inquiry learning model on students’ learning outcomes in IPAS on the topic of eclipses in Grade VI at SD Negeri 060900 Tapian Nauli. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method to examine the impact of a specific instructional treatment on one group compared to another group that received a different treatment. The research design used was the Posttest-Only Control Group Design. The population of this study consisted of all Grade VI students at SD Negeri 060900 Tapian Nauli, totaling 52 students. The sample in this study consisted of students from classes VI-A and VI-B who were selected using purposive sampling. The findings indicated that the inquiry learning model had a positive effect on students’ learning outcomes related to eclipses. Students in the experimental group who were taught using the inquiry learning model achieved higher posttest scores than those in the control group who were taught using the conventional (lecture-based) method. Furthermore, the significance value obtained from the Independent Samples t-test was less than 0.05, indicating that H₀ was rejected and Hₐ was accepted. Therefore, it was concluded that the inquiry learning model had a significant effect on the IPAS learning outcomes of Grade VI students at SD Negeri 060900 Tapian Nauli.
Co-Authors Abdul Rahman Shaleh Abdurrubi Perwiragama, Salman Adi Fadli Aep Kusnawan, Aep Afiffah, Anggi Dhea Afsan Nurrizki Ahmad Abroza Ai Badriah Airlangga, Dean Zulmi Akhmad Sodiq Alamri, Mohammed Saeed A. Alaqoh, Shofwatul Ali Sodiqin Amin, Rukhul Andri, Sri Anjarsari, Riana Annisa Anugrah, Yuli Dwi Yusrani Aqil, Rihab Said Arfan Mu’ammar, Muhammad Arumsari, Nira Asep Iwan Setiawan, Asep Iwan Aspandi, Aspandi Atqiya, Syifaul Aulia Rihadatul Aisy, Tazkia Auvaizah, Navila Awaliyah, Robi’ah Azis, Ali Aziza Mutifani Hidayah azzarqa, azzarqa Bahrul Ulum Bakri Agus Wijaya Bariki, Yusril Budi Murtini, Nurul Chaerul Firdaus, Muh. Nur Ridho Chairul Anam, Chairul Dede Rosyada Desi Safitri Dewi Sadiah, Dewi Dian Ayu Liana Dewi Didi Suryadi Eka, Sefri Aditya Elizatun, Elizatun Eris Harismasakti ETI KURNIAWATI Fadlilatul Munawaroh Fathurrohman, Asep Ahmad Fatoni, Isbet Firdaus, Dede Ridho Firmansyah Firmansyah Firmansyah Fitri Rima Hidayati Fitria Ikhrimadhani Hafiz, Abdul Hanafi, Syafiq Mahmadah Hanifa, Nada Hapzi Ali Harahap, Sarah Khairani Hasanudin Hasratuddin Siregar Hendri Kurniawan, Hendri Herlena, Winceh Hermawan, Rico Hopipah, Eva Nur Huda, M Thoriqul Huda, M. Ikhwanul Humaidi, Zuhri Hunainah Hunainah, Hunainah Ibad, Taqwa Nur Ida Umami Ika Rosyidatul Fauziyah Ilham Akbar Ilham Akbar Imaduddin, Ilmir Rizki Imas Maesaroh Iqbal Tsani, Muhamad Irfan Yuhadi Ismail, Nurmikyana Isna Izzah Fikroh Basyariyah Jajat sudrajat Jamalulel, Habib Alwi Karimatul Khasanah, Karimatul Khairudin, Ahmad Vardin Khaissuledi Qawiy Khoiriyah, Amri Khoirurrijal Khoirurrijal Khoirurrijal Khoirurrijal, Khoirurrijal Kholis, Nur Kusaeri Kusmastuti, Ines Prasheila Lestari, Retno Tri Lisa Astriani Lisnawati, Depi Lubis, Aulia Chairani Lubis, Sofia Indriani Lubis, Sofia Indriani Lubis, Sopian M. Abzar Duraesa MADE PRAMONO Maharani, Mega Utami Maripah, Maripah Masdariah, Een Masyhuri, Muhammad Mathelinea, Devi Maya, Iklilah Arum Mayla Cindy Carmeliasari Miftahul Zannah Moh. Husen, Moh. Moh. Iklil Albahij Moh. Jeweherul Kalamiah Mubaidi Sulaeman Mubarak, Mubarak - Muhamad Fajri Muhammad Azkia Pasya Muhammad Hasan Basri Mukayat Al-Amin Mukhtar Hadi Mulqiyah, Hilma Muna, Alfina Nailul Munif, Achmad Murniasih, Eri Mustika Ramadhani, Fahmi Nabila Salsabila Iswar Nabilah, Deva Nanang Asfufi Nasution, Alhafidh Nikmatul Masruroh Nisa, Yunita Faela Novila, Sheila Novita, Dwi Nugraha, Enung Nugraha, Mizwar Luthfiansyah Nur, Fauzan Nursalam Nurul Khikmah Nuzul Hidayah, Robiah Panani, Muh Jihan Perihandi Andi Putri, Ayu Septiana putri, Putri Wulandari Qomaria, Lailatul Rahma, Hilda Syifa Rahmah Mawadah, Atina Rahman, Moh. Taufiqur Rahmawati, Rahmawati Rena, Syahidah Ridho, Hilmi Rifaudin, Ahmad Riswanto, Dodi Riswanto, Dody Romdhani, Nizar Zikri Ropingi el Ishaq, Ropingi RR. Ella Evrita Hestiandari rukhul amin Rustandi, Ridwan Salahuddin Asy-Syahid Salimah Nailulmuna, Syarifah Salsyabila, Nabila Satriah, Lilis - Sawitri, Utari Septiani, Intan Widiya Shaleh, Abdul Rahman Shobirin, Muhammad Shobirin Shochibah Istiqomah Sirajudin Sirajudin Siregar, Rama Nida Siti Sakinah, Siti Sufyani Prabawanto, Sufyani Sukma Inaya Sukma Inayah Sururin, Sururin Suwarno Ariswoyo Suwenti, Reni Taher, Zahdi Tarihoran, Nafan Taufik Alamin Tohir, Abdul Illah Tsalis, Khodijah Nur Ubaidillah Ubaidillah Ulum, Misbahul Waddin, Moch Aufal Hadliq Khaiyyul Millati Wahyudinata, Davit Wibawa, Aditya Setiaji Winarto, Agus Edy Yulis Widhiastuti Yuslia Styawati, Yuslia Yuyun Yunita Zahdi Taher Zain, Sri Kurnia Zainal Abidin Zainal Muttaqin