Studi ini menyelidiki bagaimana kampanye digital memengaruhi partisipasi politik Generasi Z di Indonesia. Penelitian ini menyelidiki publikasi dan jurnal ilmiah yang relevan dari tahun 2019 hingga 2020 dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kepustakaan. Studi menunjukkan bahwa media sosial seperti TikTok, Instagram, YouTube, dan X (Twitter) menjadi alat penting bagi politisi untuk menjangkau dan mempengaruhi Gen Z melalui konten visual, interaktif, dan kolaborasi dengan influencer. Kampanye digital terbukti meningkatkan kesadaran politik dan minat terhadap masalah sosial-politik, tetapi partisipasi yang dihasilkan masih cenderung bersifat simbolik. Efektivitas kampanye sangat dipengaruhi oleh komponen seperti kredibilitas komunikator, literasi digital, dan relevansi masalah politik. Pesan politik yang autentik, transparan, dan disampaikan dengan cara yang dekat dengan kehidupan mereka lebih disukai oleh Generasi Z. Singkatnya, kampanye digital memiliki potensi besar untuk meningkatkan partisipasi politik generasi muda jika diiringi dengan literasi digital yang lebih baik dan penyampaian pesan politik yang signifikan. Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan kontribusi teoretis dan praktis untuk membangun strategi komunikasi politik yang inklusif dan terlibat di era digital.