p-Index From 2021 - 2026
13.642
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tajdida Suhuf JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Educatio al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama IQRO: Journal of Islamic Education Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) Jurnal Dakwah dan Komunikasi SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Al-Fikru: Jurnal Ilmiah PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Abdi Psikonomi Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Ilmu Multidisplin JURNAL PENGABDIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT (JPPM) Jurnal Pendidikan Islam Islamic Education Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Kartika: Jurnal Studi Keislaman AL ULYA: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Proceeding of International Conference of Islamic Education Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Journal of Innovative and Creativity Mujahada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Culture and Religion Issues Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman PSIKOTES: JURNAL ILMU PSIKOLOGI, KOMUNIKASI DAN KESEHATAN EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Journal of Islamic Education Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Profetika: Jurnal Studi Islam Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Keilmuan dan Keislaman
Claim Missing Document
Check
Articles

The Transformation of the Prophetic Thinking Model in the Islamic Education Curriculum: Ulil Albab's Character Building Strategy in the Society 5.0 Era Ari Priyono; Musa Asy’arie; Mahasri Shobahiya
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol. 10 No. 1 (2026): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Contemporary Islamic education faces critical challenges amid globalization and Society 5.0, including character deterioration, moral crisis, and dualism between secular knowledge and spiritual values. Empirical data indicates a significant character crisis among Indonesian youth, reflected in rising rates of bullying, moral decadence, and juvenile delinquency, alongside declining integration of humanistic and spiritual values in curricula. This study aims to: (1) analyze the epistemological foundations of prophetic thinking in Islamic education; (2) identify transformation strategies for curriculum, pedagogy, and institutional culture; (3) evaluate best practices from innovative madrasahs and pesantrens; and (4) formulate strategic recommendations for prophetic education in the Society 5.0 era. Using a systematic literature review, this study analyzed 52 selected articles from Google Scholar, DOAJ, Scopus, and Islamic university repositories (2018–2026). Findings reveal that prophetic education grounded in humanization (insaniyyah), liberation (tahrir), and transcendence (ta’alluh) effectively cultivates holistic character, producing ulil albab graduates capable of critical thinking, ethical decision-making, and social transformation. A Conceptual Model of Prophetic Education Transformation (CMPET) integrating curriculum reconstruction, exemplary pedagogy, character-based assessment, and community collaboration is proposed.
Pembelajaran Berbasis Proyek Multikultural dalam Pendidikan Agama Islam untuk Mencegah Perilaku Intoleran di Sekolah Bambang Sismedi Saputro; Musa Asy’arie; Mahasri Shobahiya
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol. 10 No. 1 (2026): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v10i1.15025

Abstract

Peristiwa meningkatnya perilaku intoleran di lingkungan sekolah menunjukkan masih lemahnya internalisasi nilai-nilai multikultural dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Kesenjangan ini menandakan bahwa pendekatan pembelajaran konvensional belum sepenuhnya efektif dalam membentuk karakter religius dan toleran peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Project-Based Learning (PjBL) berbasis multikultural sebagai strategi pilihan untuk mencegah perilaku intoleran dan menumbuhkan sikap inklusif di sekolah. Melalui studi kepustakaan terhadap berbagai penelitian relevan, ditemukan bahwa PjBL berorientasi multikultural mampu mengintegrasikan ranah pengetahuan, sikap, dan keterampilan secara komprehensif melalui aktivitas kolaboratif lintas budaya dan proyek sosial kontekstual. Secara teoretis, penelitian ini menambah wawasan kajian pendidikan karakter dan pendidikan multikultural dengan menawarkan pendekatan transformatif berbasis pengalaman dalam konteks PAI. Temuan menunjukkan bahwa penerapan PjBL tidak hanya meningkatkan empati dan kerja sama, tetapi juga memperkuat nilai-nilai moderasi beragama seperti keadilan, keseimbangan, dan perdamaian. Jadi, model PjBL berbasis multikultural berpotensi menjadi model pembelajaran efektif dalam membangun karakter peserta didik yang moderat dan toleran.
Meneguhkan Pendidikan Demokratis dan Multikultural untuk Membangun Karakter Inklusif Peserta Didik di Indonesia Woro Yustia Pratiwi; Musa Asy’arie; Mahasri Shobahiya
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol. 10 No. 1 (2026): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v10i1.15140

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keragaman budaya, agama, etnis, dan bahasa yang sangat luas. Keberagaman tersebut menjadi kekayaan nasional, tetapi juga menimbulkan tantangan dalam mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis dan demokratis. Pendidikan memiliki peran sentral dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, empati, dan partisipasi aktif sebagai fondasi masyarakat demokratis. Artikel ini bertujuan untuk menelaah keterkaitan antara pendidikan demokrasi dan pendidikan multikultural dalam membentuk karakter inklusif peserta didik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (literature review) dengan menelaah hasil-hasil penelitian nasional dan internasional periode 2020–2024. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi hubungan konseptual, praktik implementasi di sekolah, serta tantangan dalam penerapan nilai-nilai demokrasi dan multikultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai demokrasi dan multikulturalisme dalam sistem pendidikan dapat memperkuat sikap toleran, empati sosial, serta kemampuan reflektif siswa. Penerapan pendidikan demokratis berbasis multikultural juga terbukti relevan dengan arah kebijakan pendidikan nasional seperti Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila. Artikel ini menegaskan bahwa kolaborasi antara guru, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembentukan karakter inklusif peserta didik di era masyarakat majemuk.
Implementation Of Artificial Intelligence in Islamic Religious Education at Muhammadiyah Junior High School Kottabarat Surakarta Intana Syifa Nabila; Mahasri Shobahiya
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol. 10 No. 1 (2026): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v10i1.16379

Abstract

Advances in Artificial Intelligence (AI) technology present both benefits an challenges for Islamic Religious Education (IRE), given the this subject is not only focused on cognitive achievement but also encompasses the development of students’faith, moral character, and spiritual values. This study aims to examine the implementation of AI in Islamic Religious Education at the Muhammadiyah Junior High School in Kottabarat, Surakarta. This study employs a qualitative approach, with data collection conducted through interviews with IRE teachers and the distribution of questionnaires to students, which were subsequently analyzed using the Miles and Hubermen model. The results indicate that the implementation of various al based platforms including Quizizz, Chatbot, Blooket, Canva, and educational videos has been systematically integrated into a single learning sequence, from planning to evaluation, and has been shown to significantly enhance student engagement, motivation, and the effectiveness of IRE instruction.  This study implies that the integration of AI in IRE has proven effective in increasing student engagement and learning effectiveness, thereby highlighting the need for an update to IRE learning theories and approaches that incorporate technology without neglecting spiritual values.
ANALISIS PSIKOLOGI BELAJAR DAN KESIAPAN KOGNITIF SANTRI PRASEKOLAH DALAM PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DI TPA NURUL UMMAH Namira Salsabila Wibowo; Mahasri Shobahiya; Adinda Cantika Rini
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i4.13535

Abstract

ABSTRACT Aligning early childhood cognitive capacity with psychological dynamics plays a crucial role in effective religious education. This study aims to analyze the learning psychology and cognitive readiness of preschool students in Qur'anic learning at TPA Musholla Nurul Ummah. A descriptive qualitative approach was employed using direct observation and semi-structured interviews. Subject selection applied a purposive sampling technique involving 2 main teachers and 9 active five-year-old preschool students. Qualitative data were examined descriptively through reduction, narrative display, and technique triangulation. Findings reveal that obstacles arose when five-year-old learners were required to follow regular Iqro' reading routines. Teachers responded through pedagogical adaptation by shifting the instructional focus toward daily prayers, selected hadiths, and short surahs using oral repetition via the talqin method. This adaptive approach elicited positive affective responses, marked by students' happiness and enthusiasm during classroom activities. The study concludes that leveraging students' psychological and cognitive readiness sustains learning engagement without imposing standardized targets. Despite its contextual limitations, this research underscores the necessity of instructional flexibility in non-formal early childhood Qur'anic education. ABSTRAK Kesesuaian antara kapasitas kognitif dan dinamika psikologis anak usia dini menjadi penentu utama efektivitas pendidikan agama. Penelitian ini bertujuan menganalisis psikologi belajar dan kesiapan kognitif santri prasekolah dalam pembelajaran Al-Qur’an di TPA Musholla Nurul Ummah. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan melalui pengamatan langsung (direct observation) serta wawancara mendalam (semi-structured interview). Pemilihan subjek mengaplikasikan teknik purposive sampling yang melibatkan 2 orang ustadzah pengajar dan 9 santri prasekolah berusia 5 tahun. Pengolahan data kualitatif dilakukan secara tematis deskriptif melalui reduksi, penyajian naratif, serta triangulasi teknik. Hasil kajian menunjukkan munculnya kendala saat santri berusia lima tahun dipaksakan mengikuti skema membaca Iqro’ reguler. Pendidik merespons kondisi tersebut melalui pedagogical adaptation, yaitu mengalihkan fokus pada hafalan doa harian, hadis pilihan, dan surah pendek berbasis pengulangan vokal dengan metode talqin. Intervensi adaptif ini memicu respons afektif yang amat positif, ditandai oleh keceriaan dan antusiasme santri di kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengandalan pada kesiapan psikologis dan kognitif santri terbukti mampu menjaga keterlibatan belajar anak tanpa penyeragaman target. Terlepas dari keterbatasan cakupan institusionalnya, temuan ini menegaskan krusialnya fleksibilitas instruksional dalam penyelenggaraan TPA nonformal.
Academic Anxiety among Non-Pesantren IQT Students: An Islamic Educational Psychology Perspective Masykur Amanu; Mahasri Shobahiya
Proceeding of International Conference of Islamic Education Vol. 4 (2026): Proceeding of International Conference of Islamic Education
Publisher : Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the academic anxiety of non-pesantren graduates in the Quranic Sciences and Tafsir (IQT) Study Program at Universitas Muhammadiyah Surakarta through Islamic Educational Psychology lens. Employing descriptive phenomenology with six purposively selected informants, five key findings emerged: (1) all informants (100%) experienced cognitive and affective anxiety alongside Arabic language and Quranic memorization competency deficits; (2) 83.3% considered dropping out due to deficient Islamic academic cultural capital; (3) upward social comparison with pesantren-background peers exacerbated self-efficacy deficits; (4) dominant coping strategies were spiritual  followed by peer support and self-directed intensive study (66.7% each); and (5) anxiety was reframed as tazkiyah al-nafs, yielding identity transformation and psychological maturation. Findings corroborate Pekrun’s (2024) Control-Value Theory and Islamic psychology perspectives. Implications include the urgency for program-level counseling, structured mentoring, and Islam-based self-efficacy enhancement.
The Effect of Cosmetics on Learning Motivation: Self-Compassion and Body Image at SMK Muhammadiyah Masaran Adinda Cantika Rini; Mahasri Shobahiya; Namira Salsabila Wibowo
Proceeding of International Conference of Islamic Education Vol. 4 (2026): Proceeding of International Conference of Islamic Education
Publisher : Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Female students negotiate visual identities within the school environment, influenced by image-centric social media. As a result, it is important to consider how making use of cosmetics as a form of self-expression impacts adolescent girls’ academic motivation. Previous studies have neglected to identify the use of spiritual mechanisms to alleviate body image pressure. There is a clear gap in the literature in this respect. This study examines the role of self-image, the use of cosmetics, and Islamic-based self-compassion in understanding learning motivation, through the lens of body image. This study has employed a qualitative phenomenological approach to investigate the learning motivation of fifteen female students, as defined by the criteria of SMK Muhammadiyah 10 Masaran. Primary data were collected through individual in-depth interviews, class observations, and focus group discussions. The data were subsequently analyzed using the Miles and Huberman, three-step, data analysis framework. The results show that the students of the study had a self-imposed, cosmetic ‘polarization’ of emotional learning aids, which supported learning. Students who combined Islamic self-compassion with the Islamic spiritual values of gratitude, qanaah, and ikhlas, had high psychological resilience and motivational stability. On the other hand, the use of cosmetics framed by social anxiety, described by students as social ‘defensive,’ caused cognitive overload and academic burnout. Consequently, this study attempts to redefine the school guidance and counseling teachers’ roles, i.e., providing a more dynamic response to the students’ psychosocial complexities.
Representasi Nilai Demokrasi dan Multikultural dalam Buku Teks Pendidikan Agama Islam di Kelas IX Sutomo Sutomo; Musa Asy’Arie; Mahasri Shobahiya
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 1, Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i1.911

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi nilai demokrasi dan multikulturalisme dalam kurikulum dan buku teks Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP/MTs, khususnya pada buku PAI kelas IX Bab 1–10. Penelitian ini didasarkan pada urgensi pendidikan agama sebagai sarana pembentukan karakter religius yang selaras dengan kehidupan demokratis dan masyarakat multikultural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis dokumen terhadap buku teks PAI kelas IX Kurikulum Merdeka. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif dengan tahapan berupa kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai demokrasi lebih dominan dibanding nilai multikulturalisme. Sebanyak 70% bab berada pada kategori sedang–kuat hingga kuat dalam memuat nilai demokrasi, sedangkan nilai multikulturalisme hanya 40%. Indikator demokrasi yang paling dominan adalah tanggung jawab (90%), diikuti musyawarah (50%) dan kebebasan berpendapat (40%). Pada nilai multikultural, indikator paling menonjol adalah kerukunan (70%) dan inklusivitas (50%), sementara toleransi dan anti-diskriminasi masih terbatas dan cenderung implisit. Temuan ini menunjukkan bahwa buku teks lebih konsisten membangun praktik demokratis melalui aktivitas kolaboratif, tetapi penguatan multikulturalisme belum merata.
Co-Authors Abdul Hafeez VM Abdul Latif Abdulkarim Abdulkarim Zulfa Ahmadi Abdulkarim Zulfa Ahmadi, Abdulkarim Abdullah, Aji Abdur Rahman Mujahid Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi, Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi Abubaker Barry Adinda Cantika Rini Agung Sulistiyo Nugroho Agung Wahyu Utomo Ahmad Akbar Fauzi Ahmad Baihaqi Esaputra Ahmad Fathun Qoriib Ahmad Mardalis Ahmadi Martha Habibi Aisyah Nur Kholifatun Jannah Akbar Waliyuddin Pakpahan Al Mubarok, Fahmi Ulum Alan Setyawan, Iyan Aldila Luthfiana Rahmadewi Alfan Rifai Alfarizi, Moch Salman Alfiyatul Azizah Alifazahro, Nadhifa Nur Amani, Nur Raihanah Ambarwati Ameen KC Anggraini, Fadhilla Nangroe Anisa Meilawati Annisah Safitri Anugrah, Abror Dikna Anwar Anwar Apriliano, Moza Ari Anshori Ari Priyono Arman Maulana Ridho Asep Sutisna Asman Asman Asmara, Linda Asy'arie , Musa Asy'arie, Musa Asy’arie, Musa Azzacky, Jafar Ihza Yuska Azzahra, Kayla Bagus Jamroji Bambang Sismedi Saputro Bayu Rahmat Setiyo Bella Ananda Chairunnisa Brahmantya Panji Prakosa Budihargo, Mushab Umar Chusniatun Dartim Demes Ilham Al Fikri Diah Priyawati Dini Zakia Zahra Elyana Nur Sholikhah Erlisa Sulistianingsih Fadhia Ananda Fahmi Ulum Al Mubarok Fahrudin Fahrudin Faizah, Intan Nur Faizal, Ihsan Fauzan Addinul Jihad Fauziyah Qurrota’Ayun Tamami Febri Bekti Pangestu Fitriana, Tri Anggraini Fitriyan, Yassir Hafidh Habibi, Ahmadi Martha Hadi, Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi, Muhammad Wafi Hilman Luthfil Hafidz Hafidz Hana Ayu Safitri Ibnu Abid Intan Dian Saputri Intan Nur Faizah Intana Syifa Nabila Ismail, Lentera Tazkiya Isnaya Arina Hidayati Istanto, I Iyan Alan Setyawan Jihad, Fauzan Addinul Jihad, Hanif Ruhul Jihan Nur Hidayah Junita Dwi Wardhani Kani Ulger Khamami Khamami Khotimah, Dewi Fitriah Khusnul Kurniawan, Fidaus Latutik Mukhlisin Lentera Tazkiya Ismail Lutfanudin Lutfi Zaki Al Manfaluthi Marsekal Rahman Hakiem Martarosa Maulidia Masykur Amanu Maulid Agustin Maulidia, Martarosa Merliana, Miranti Minhayati Saleh Minhayati Saleh Miranti Merliana Mirzam Arqy Ahmadi moch salman Mochammad Imron Awalludin Mohamed Iyas Valarthodi Mohammad Rifky Mohammad Zakki Azani Mufidatul Azizah Muh Nur Rochim Maksum Muhamad Faqihudin Muhamad Subhi Apriantoro Muhammad Muhammad Ali Muhammad Arifudin Muhammad Badat Alauddin Muhammad Farhan Muhammad Sulaiman Muhammad Wildan Shohib Muhammad, Norshafiqah Binti Muhtadi Muhtadi Muk Andhim Mukti, Oscharil Aji Musa Asy'arie Musa Asy'arie Musa Asy’ari Musa Asy’Arie Musa Asy’arie Musa Asy’arie Musa Asy’arie Musyaffa, Zaim Hilmi Mutohharun Jinan Muttaqin, M. Azhar Namira Salsabila Wibowo Namira Salsabila Wibowo Naqiba, Muhammad Izzan Nashiruddin Amin Novel Idris Abas Nur Afiffah Ragilia Nurul Asma Khoiriyah Nurul Latifatul Inayati Pakpahan, Akbar Waliyuddin Pambudi, Haning Lestari Dwi Putri Rahmawati Qo’idul A’dzham Qudsiyah, Yusfina Sekar Rahma Ayuningtyas Fachrunisa Rahmadewi, Aldila Luthfiana Rahmatullah, Arif Ramadhani Nur Hikmah Reyhan Aditya Julianto Ria Nata Kusuma Ridho, Arman Maulana Rio Ramadhon Risma Marno Lestari Risma Marno Lestari, Risma Marno Rizqianto Hermawan Rohmani, Annas Fajar Sabar Narimo Safitri, Ilham Nur Saputri, Intan Dian Sari, Muflihatul Laela Sasongko, Farah Adibah Sekar Ayu Aryani Shafwatun Nada Mohammad Siati, Is Silaning Sodikin, Aditya Wisnu Sri Slamet Sugiyanti Sugiyanti Sutomo Sutomo Syahrul Adam Salleh Ibrahim, Syahrul Adam Salleh Ibrahim Syamsudin Nawwar Hibatulloh T Taufik Tammam Sholahudin Triono Ali Mustofa Tutik Mursiti Vambudi, Viky Nur Viky Nur Vambudi Wachidi Wanda Alifi Wirawan Wardana, Dimas Wisnu Waston Woro Yustia Pratiwi Yansyah Yansyah, Yansyah Yassir Hafidh Fitriyan Yeti Dahliana Yogi Muhammad Saputro Yusfina Sekar Qudsiyah Zaki Afifi Zulfa Iftinani Muchtar