p-Index From 2021 - 2026
15.798
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal YIN YANG TARBIYA : Journal Education in Muslim Society Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Islam Futura Bina Al-Ummah Psikis : Jurnal Psikologi Islami EL-IDARE: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Integratif JIP: Jurnal Ilmiah PGMI Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Al Tarbawi Al Haditsah AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Al Ishlah Jurnal Pendidikan Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan AJIS : Academic Journal of Islamic Studies At-Turats Al-Albab Jurnal As-Salam Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Journal of Education and Instruction (JOEAI) Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Alignment: Journal of Administration and Educational Management NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Sosiologi Agama Islamic Guidance and Counseling Journal Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies Jurnal Literasiologi At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM AL-IDARAH Jurnal Living Hadis Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat International Journal of Educational Review Jurnal khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Al-Ikhtibar : Jurnal Ilmu Pendidikan INCARE Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Math-UMB.EDU Jurnal Dakwah dan Komunikasi Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Journal La Edusci Pendekatan Kebijakan Publik dalam Politik Pendidikan Islam Journal of English Language and Education Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan MATAAZIR (Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan) NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Akademika : Jurnal Pemikiran Islam re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Journal of Islamic Education Leadership Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Indonesia Sosial Sains Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia TOFEDU: The Future of Education Journal Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam Cendikia Pendidikan Ghaitsa: Islamic Education Journal Journal of International Multidisciplinary Research Indonesian Journal for Islamic Studies Muhafadzah: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Islam Education Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam (Edium) EDUKASI Al-Hayat: Journal of Islamic Education Madania: Jurnal Kajian Keislaman Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Jurnal Tarbiyatuna Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

LEARNING PROBLEMS OF ISLAMIC EDUCATION AT SMA LB OF REJANG LEBONG Idi Warsah
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 9, No 1 (2020): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v9i1.6540

Abstract

AbstractChildren with disabilities have the same rights in terms of education, both general and Islamic religious education. The present study aimed to investigate the main learning problems of Islamic education subject for students with disabilities. This study was conducted at SMA LB of Rejang Lebong. This study applied a descriptive qualitative approach. The Islamic education teacher at this school was engaged as the subject. The data were collected using interview and observation techniques. The data were further analyzed using an interactive model whose elements included data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing. This study revealed that there were three main problems in Islamic education learning found at SMA LB of Rejang Lebong. These problems included a lack of teaching staffs (teachers), lack of parental supports, and lack of training provisions for the Islamic education teacher in an effort to help the teacher provide ideal teaching and learning processes for students with special needs. The findings of this study call for immediate solutions to be offered, especially by the school per se and Rejang Lebong’s local government.Keywords: Problems; Islamic education learning; Students with disabilities Abstrak Anak penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam hal pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan pokok pembelajaran pendidikan Islam bagi siswa disabilitas. Penelitian ini dilakukan di SMA LB Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Guru mate pelajaran pendidikan agama Islam di sekolah ini dilibatkan sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Selanjutnya, analisis data menggunakan model interaktif yang elemen-elemennya meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat tiga masalah pokok dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di SMA LB Rejang Lebong. Permasalahan tersebut antara lain adalah kurangnya tenaga pengajar (guru), kurangnya dukungan orang tua, dan kurangnya bekal pelatihan bagi guru pendidikan Islam dalam upaya membantu guru untuk memberikan proses belajar mengajar yang ideal bagi siswa berkebutuhan khusus. Temuan studi ini mengundang agar segea ada solusi yang ditawarkan terutama dari sekolah itu sendiri dan pemerintah daerah Rejang Lebong.Kata Kunci: Masalah, Pembelajaran pendidikan agama Islam; Siswa disabilitas
Kesadaran Multikultural sebagai Ranah Kurikulum Pendidikan Idi Warsah
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 6, No 2 (2017): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v6i2.2845

Abstract

Abstract This study aims to find the relation between educational curriculum goals and the reality of a pluralistic Indonesian society. Through a character-based education curriculum that is being spurred on the implementation of the school is expected to provide learning of the importance of respecting the differences of religion, ethnicity, tribe, and race, because it is sunnatullah. This study uses a normative psychological approach and refers to the actual source of issues related to the multicultural issues and ideas of the educational curriculum. The conclusions obtained are; a curriculum in which paradigm is multiculturalism (whatever the name) becomes important because education is a nursery awareness multiculturalism. This awareness cannot be simply talked about but must be put into practice. Through education is expected to deliver the nation's children realize that the difference is a god grace and can develop the competence to perceive, evaluate, believe, and perform more dignified actions within the framework of multicultural education. Keywords: Multicultural Awareness, Education Curriculum.  Abstrak Studi ini bertujuan menemukan relasi antara tujuan kurikulum pendidikan dengan realitas masyarakat Indonesia yang majemuk. Melalui kurikulum pendidikan berbasis karakter yang sedang dipacu pelaksanaannya pada pihak sekolah diharapkan dapat memberikan pembelajaran akan pentingnya menghargai perbedaan agama, etnis, suku dan ras, karena itu adalah sunnatullah. Studi ini menggunakan pendekatan normatif psikologis dan merujuk kepada sumber tekstual yang berkaitan dengan isu multikultural dan gagasan kurikulum pendidikan Kesimpulan yang diperoleh adalah Sebuah kurikulum berparadigma multikulturalisme (apapun namanya) menjadi penting, karena pendidikan merupakan ladang persemaian kesadaran multikulturalisme. Kesadaran ini tidak dapat hanya sekadar dibicarakan tetapi harus dipraktikkan. Melalui pendidikan diharapkan dapat menghantarkan anak bangsa menyadari bahwa perbedaan adalah rahmat Tuhan dan dapat mengembangkan kompetensi untuk mempersepsi, mengevaluasi, meyakini, dan melakukan tindakan yang lebih bermartabat dalam bingkai pendidikan multikultural. Kata Kunci: Kesadaran Multikultural, Kurikulum Pendidikan.
TERTIARY STUDENTS' ACADEMIC CHEATING IN PALEMBANG BASED ON SELF-REPORTING CHEATING SCALE (SRCS) Muhamad Uyun; Idi Warsah
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 9, No 2 (2020): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v9i2.6783

Abstract

This study aimed to determine students’ behavior, especially at three campuses in Palembang, regarding academic cheating. This study used a mixed approach. The samples incorporated students of three campuses, namely UIN Raden Fatah, Universitas Sriwijaya, and Universitas Bina Darma Palembang, with a total of 612 students. The data comprised both qualitative and quantitative data. Academic cheating was measured using the self-reporting cheating scale (SRCS) developed by Newstead and adopted by Lim with a total of 20 items having been adapted as to reveal the quantitative data, while the qualitative data were obtained from interviews and observations. This study concluded that cheating behavior was demonstrated by working together with other students to get answers during quizzes and exams, collaborating with other students to complete individual assignments, doing other students’ assignments, writing out by quoting from books or other publication media without including references properly, concluding or summarizing others’ written works without including the authors as references, and allowing ones’ own works to be copied or imitated by other students. AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui perilaku mahasiswa khususnya di tiga kampus Palembang tentang kecurangan akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sampel menggunakan tiga (3) tiga kampus yaitu UIN Raden Fatah, Universitas Sriwijaya, dan Universitas Bina Darma Palembang dengan jumlah Responden 612 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan gabungan. Data terdiri dari data kualitatif  dan data kuantitatrif. Kecurangan akademik diukur menggunakan skala self reporting cheating scale (SRCS) yang dikembangkan dari Newstead dan diadopsi oleh Lim dengan jumlah 20 item yang sudah diadaptasi sebagai data kuantitatifnya sedangkan data kualitatif adalah data yang diperoleh dari intervie dan observasi. Penelitian ini memperoleh simpulan bahwa perilaku curang yaitu bekerjasama dengan mahasiswa lain untuk mendapatkan jawaban pada saat kuis maupun ujian, bekerjasama dengan mahasiswa lain untuk menyelesaikan tugas individual, mengerjakan tugas untuk orang lain, membuat tulisan dengan mengutip dari buku atapun media publikasi lainnya tanpa mencantumkan sumber referensi, menyimpulkan ataupun merangkum tulisan orang lain tanpa mencantumkan pengarang sebagai referensi dan mengizinkan tulisan sendiri untuk disalin ataupun dicontoh oleh mahasiswa lain.
Active Learning Strategy Through Peer Lesson: An Effort to Instill Positive Behavior in Elementary School Darfi Hani; Sugiatno Sugiatno; Rini Rini; Idi Warsah
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 3 NO 2 OKTOBER 2020
Publisher : IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v3i2.1450

Abstract

The current study aimed to find a portrayal of learning activities held by teachers using a peer lesson strategy in grade VI students at SDN 02 Lebong Sakti. This study used a qualitative approach, and the teachers at the aforesaid school were involved as the key informants. The data were collected using virtual interviews because this study took place in the period of co-19 pandemic. This study concluded that: The application of peer lesson method conducted by teachers, especially Islamic education teachers, not only gave a new color to students so that they could engage in learning, but also could have a positive impact on the formation of students’ behavior, such as: having independence in learning, getting increases in curiosity and the courage to raise opinions in front of the class in a polite manner, experiencing high enthusiasm, and building up mutual respect for fellow students. 
PENANAMAN NILAI – NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BAGI PENDIDIK Rahman Rahman; Idi Warsah; Alfauzan Amin; Adisel Adisel
Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v7i3.319

Abstract

Penanaman nilai – nilai pendidikan multicultural bagi pendidik adalah hal yang sangat utama untuk mewujudkan situasi kondisi pendidikan yang mendamaikan dan adanya sikap saling menghormati dan menghargai. Tulisan ini menyampaikan tentang bagaimana upaya yang dilakukan untuk menanamkan nilai – nilai multicultural bagi peserta didik dan masyarakat secara umum. Metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan Library Research, yaitu penelusuran berbagai buku, artikel jurnal dan sumber lainnya yang memiliki keterhubungan dengan pendidikan multicultural. Pendidikan multikultural dapat didefinisikan sebagai pendidikan untuk atau tentang keragaman kebudayaan dalam merespon perubahan demografis dan kultural lingkungan masyarakat tertentu bahkan dunia secara keseluruhan. Hal ini sejalan dengan pendapat. Pendidikan multikultural adalah suatu pendekatan progresif untuk melakukan transformasi pendidikan yang secara menyeluruh membongkar kekurangan, kegagalan, dan praktik-praktik diskriminasi dalam proses pendidikan. Dengan demikian pendidikan multikultural, diharapkan adanya kekenyalan dan kelenturan mental bangsa menghadapi benturan konflik sosial. Pendidikan multikultural adalah sebuah bentuk pendidikan yang menerapkan strategi dan konsep pendidikan yang berbasis pada pemanfaatan keragaman yang ada di masyarakat, khususnya yang ada pada siswa seperti keragaman etnis, budaya, bahasa, agama, status sosial, gender, kemampuan, umur, dan ras. Dan yang paling penting, strategi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa agar selalu berperilaku humanis, pluralis, dan demokratis.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SANTRI PADA PONDOK PESANTREN DI KECAMATAN MANDIANGIN Suparno Suparno; Idi Warsah; Alfauzan Amin
Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v8i1.354

Abstract

Peningkatan Motivasi Belajar Santri Pada Pondok Pesantren Di Kecamatan Mandiangin, menunjukkan bahwa: (1) Penyebab menurunnya motivasi belajar santri pondok pesantren di Kecamatan Mandiangin ialah: (a) Kurang kreatifnya guru dalam memberikan rangsangan belajar. (b) Penerapan sanksi yang terlalu keras. (c) Program pesantren yang menjenuhkan. (2) Usaha-usaha yang telah dilakukan oleh pihak pondok pesantren di Kecamatan Mandiangin dalam rangka meningkatkan motivasi belajar santrinya ialah: (a) Tidak bosan-bosan memberikan nasehat. (b) Menegakkan kedisiplinan. (c) Memantau kegiatan-kegiatan santri. (d) Membuat program istimewa pada setiap Romadhon. (3) Kendala-kendala yang dihadapi oleh pihak pondok pesantren di Kecamatan Mandiangin dalam rangka meningkatkan motivasi belajar santrinya ialah: (a) Watak sebagian santri yang memang susah diatur. (b) Kekurangan finansial. (c) Orang tua santri yang cepat emosi. (d) Keterbatasan wawasan guru. (4) Program-program yang disiapkan kedepan oleh pihak pondok pesantren di Kecamatan Mandiangin dalam rangka meningkatkan motivasi belajar santrinya ialah: (a) Akan meningkatkan program pelayanan terhadap santri. (b) Akan mengadakan studi banding ke pesantren-pesantren yang lebih maju. (c) Akan mendatangkan guru-guru yang lebih kompetitif. (d) Akan memberikan reward kepada santri yang berprestasi.
Implementasi Metode Pembiasaan : Upaya Penanaman Nilai-Nilai Islami Siswa SDN 08 Rejang Lebong Vebri Angdreani; Idi Warsah; Asri Karolina
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i1.3207

Abstract

Abstract: The Implementation of habituation method: The effort to instill Islamic values into the students of SDN 8 Rejang Lebong Every child’s positive behavior is not necessarily attributed to their inborn character, but it is passed down through a process of habituation. Habituation as a learning method is assumed to be a proper way to embed Islamic values into students so that it develops into a culture at school. Anchored in this assumption, this study sought to find out a depiction of the habituation method implementation in an effort to instill Islamic values of SDN 08 Rejang Lebong students. The method used to obtain this depiction was a qualitative method by conducting interviews and observations to the study objects until the accurate data were gained and then analyzed using Miles and Huberman’s stages of data analysis. This study revealed that the habituation learning method was seen to be effective in instilling Islamic values in SDN 08 Rejang Lebong, and to date those values can be well-maintained.Abstrak: Implementasi Metode Pembiasaan: Upaya penanaman nilai-nilai Islami siswa SDN 08 Rejang Lebong Perilaku positif setiap anak tidak serta merta melekat apa diri mereka, melainkan melalui proses pembiasaan. Pembiasaan sebagai metode pembelajaran diasumsikan sebagai cara yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai keislaman siswa sehingga hal tersebut berkembang menjadi budaya di sekolah. Berangkat dari asumsi tersebut penelitian ini ingin menemukan gambaran pelaksanaan metode pembiasaan dalam rangka menanamkan nilai-nilai islami siswa SDN 08 Rejang Lebong. Metode yang digunakan untuk memperoleh gambaran tersebut adalah metode kualitatis, dengan cara melakukan wawancara dan observasi ke obyek penelitian sampai memperoleh data yang akurat selanjutnya dianalisis menggunakan tahapan versi (mels dan habermen) sehingga diperoleh simpulan bahwa metode pembelajaran pembiasaan dipandang efektif dalam penanamkan nilai-nilai islami di SDN 08 Rejang Lebong dan hingga saat ini nilai-nilai tersebut masih dapat terjaga dengan baik.
Strategi Tokoh Adat Dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Islam Anak SAD (Suku Anak Dalam) Moh Lukman Hakim; Sugiatno Sugiatno; Eka Yanuarti; Idi Warsah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i1.3395

Abstract

Abstract: Traditional Leaders’ Strategies In Improving Islamic Understanding Of SAD (Suku Anak Dalam) ChildrenThis study aimed to find out a depiction of traditional leaders’ strategies in improving children's understanding of Islam in the tribe called SAD (Suku Anak Dalam) in Sungai Jernih Village, Muratara District, South Sumatra. The key informants of this study were the traditional leaders in the village, and additional (secondary) informants were religious instructors and village officials. Data were collected through interview and observation techniques, and the data analysis comprised data selection, data presentation, verification, and conclusion drawing. This study obtained the following conclusions: The strategies carried out by traditional leaders in improving religious understanding of the Suku Anak Dalam (SAD) Children encompassed: 1) establishing houses of worship for Muslims: 2. Activating routinely religious programs in the aforesaid places of worship; and 3) Establishing a religion-based school, namely Madrasah Ibtidaiyah Darussalam.Abstrak: Strategi Tokoh Adat Dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Islam Anak SAD (Suku Anak Dalam)  Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gambaran tentang strategi tokoh adat dalam meningkatkan pemahaman agama Islam anak dalam SAD (Suku Anak Dalam) Desa Sungai Jernih Kabupaten Muratara, Sumatra Selatan. Informan kunci penelitian ini adalah tokoh adat desa tersebut dan sebagai informan tambahan (sekunder) adalah para penyuluh agama dan perangkat Desa. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara dan observasi dan tahap selanjutnya analisis data, yakni pemilihan data, penyajian, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini memperoleh simpulan sebagai berikut: strategi yang dilakukan oleh tokoh adat pada Anak Suku Anak Dalam (SAD) dalam meningkatkan pemahaman Agama yaitu: 1) mendirikan rumah ibadah bagi umat Islam: 2. Mengaktifkan program keagamaan di rumah ibadah tersebut secara rutin; dan 3) Mendirikan sekolah berbasis agama yaiktu Madrasah Ibtidaiyah Darussalam.
IMPLEMENTASI PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI Widi Puspitasari; Hamengkubuwono Hamengkubuwono; Mutia Mutia; Idi Warsah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i1.3338

Abstract

Abstract: Analysis of Curriculum 2013 authentic asseasement implementation on Islamic education and character subjectsThe present study aimed at finding out a depiction of the implementation of the 2013 curriculum authentic assessment conducted by Islamic education and character teachers in class VII of SMP IT Khoiru Ummah, Rejang Lebonng, Bengkulu. This study used a qualitative approach, and the informants were PAI teacher, curriculum representatives. The data were collected by using observation, interview, and documentation techniques. After collected, the data were further analyzed referring to the concept developed by Miles. et al. with stages comprising data reduction, data presentation, verification and conclusion drawing. The conclusions of this study were as follows: The implementation of 2013 curriculum authentic assessment on Islamic education and character subjects, in terms of the application of attitude assessment, cognitive assessment, and assessment of skills or psychomotor, had been running in accordance with the rules of 2013 curriculum authentic assessment despite not yet running maximally. The supporting factors were such as a safe, comfortable and orderly learning environment, and the availability of facilities and infrastructure at school. The inhibiting factor was that teachers’ less understanding of authentic assessment made them experience difficulties in implementing authentic assessment, besides lack of time in evaluation.
Strategi Pembelajaran Dosen Melalui Pemanfaatan Media Whatsapp Di Masa Pandemi COVID-19 Jessika Tamara; Sugiatni Sugiatni; Eka Yanuarti; Idi Warsah; Deri Wanto
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i2.3372

Abstract

Abstract: Islamic Education Lecturers’ Learning Strategy By Making Use Of Whatsapp Media During Covid-19 PandemicThis study aimed to find out a portrayal of learning strategy undertaken by IAIN lecturers during the Covid-19 pandemic towards Islamic Education (PAI) students in semester VI of the academic year 2019/2020 by making use of Whatsapp. This study employed a qualitative approach, and the informants were PAI lecturers and PAI department students in semester VI. The data of this study were collected using observation and interviews, and then analyzed using the approach of Miles et al, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. This study concluded that the portrayal of PAI lecturers’ learning strategy by making use of Whatsapp media started from a joint commitment between students and lecturers, one of which must cooperate with each other so that learning was achieved. PAI lecturers used documents attached in PDF or MCWORD format and then sent to students via Whatsapp. When the material needed to be discussed, through WA groups students could provide feedback on the material provided. If the signal was not possible to communicate, the lecturers went to a location with a better signal and a provider with a good signal with the aim that the learning process could be carried out properly even though it was done online in midst of the covid-19 pandemic as it is today.Abstrak: Strategi Pembelajaran Dosen Melalui Pemanfaatan Media Whatsapp di Masa Pandemi Covid-19Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gambaran strategi pembelajaran dosen IAIN Curup di masa pandemic Covid 19 pada mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester VI tahun akademik 2019/2020 dengan menggunakan media Whatsapp. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan sebagai informan adalah dosen PAI dan mahasiswa Prodi PAI semester VI. Data dikumpulkan dengan observasi dan wawancara lalu dianalisis menggunakan pendekatan Miles et.al yakni Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Simpulannya bahwa gambaran strategi pembelajaran dosen melalui pemanfaatan media whatsapp oleh dosen prodi PAI, dimulai dari komitmen bersama antara mahasiswa dan dosen salah satunya harus saling bekerja sama agar pembelajaran tercapai. Dosen prodi PAI menggunakan dokumen yang dilampirkan dalam bentuk pdf ataupun word kemudian dikirim kepada mahasiswa via whatsapp, ketika materi tersebut perlu didiskusikan, melalui grup wa mahasiswa dapat memberikan tanggapan atas materi yang diberikan. Jika sinyal tidak memungkinkan untuk berkomunikasi dosen beranjak ke lokasi dengan sinyal yang lebih baik dan provider dengan sinyal yang baik dengan tujuan agar proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik meskipun dilakukan secara online di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini.
Co-Authors Abdu, Muhammad Abdul Aziz Mustamin Abdul Rahman Adekamisti, Revi ADELIA, PUTRI Adisel Adisel Adisel Adisel Adisel Adisel Adisel Aglesia, Ade Sonnie Agusten Agustini Agustini, Agustini Ahmad Qodri Ahmad, Syukraini Aini Syahira Jamaluddin Akhmad Rifa'i Al-Fauzan Amin Alfarabi Alfauzan Amin Ali ar, St. Harlinah Ali Murfi Ali Ridho Alimul Halim, Ahmad Alkiromah W, Berliani Aslam Amelia Avisa Amin, Ibnu Amrullah Amrullah Amrullah Andika, Joko Anrial Anrial Anrial Anrial, Anrial Antoni, Jono Aprida, Oma Aprilian, Mela Aprillia, Lisnawati Arcanita, Rapia Arief Wirawan Asri Karolina Asri Karolina Asri Karolina Asri Karolina Asri Karolina, Asri Atika, Yova Aulia, Fairus Avisa, Amelia Ayyash, Muhammad Yahya Azis, Fadilah Azizi, Arief Azwar, Beni Azzohardi Azzohardi Azzohardi, Azzohardi Badrun Badrun Badrun Taman Bakar, Tassim Abu Candira W.K, Dedi Daheri, Mirzon Darfi Hani Darmawi . Deli Susanti Deri Wanto Deri Wanto Deri Wanto Destriani Destriani Destriani Destriani, Destriani Deti Murni Devi Sartika Dewanti, Asri Hajar Dewi Cahyani DEWI PURNAMA Dewi Purnama Dewi Purnama Sari Dewi Purnama Sari Dewi Purnama Sari Dewi Purnamasari Dewinita, Vebriani Dita Verolyna Effendi, M. Supperapto Effendi, Mardian Eka Apriani Eka Aulia Rizki Eka Ramiati Eka Yanuarti Eka Yanuarti Eka Yanuarti Eko Carles, Eko Elawati, Susila Elce Purwandari Elizah, Futri Elizah, Tenti Emeraldo Wahyu Nugroho Emilda Emy Herawati Endang Prastuti Erdiyanto Erdiyanto Fadilah, Fanny Rizki Fahmi Rozi Fahmi Rozi Fajariah, Fajariah Fajri Mediansyah Fakhruddin Fakhruddin Fasyiransyah Firmansyah, Mas Agus Fuad Nashori Futri Elizah Gerard Krzic ‎ Gilang Maulana Jamaludin Giyarsi, Giyarsi Guntur Guntur Guntur Putra Jaya Guntur Putra Jaya Guntur Putrajaya Gusti, Yulia Hamdani . Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hani, Darfi Harahap, Rindom Hardiyanti, Yesa Satriya Dwi Hartini Hartini Hartini Hasep Saputra, Hasep Helsi Arista Hendra Harmi Herawati Herawati Hermanto, Doki Hikmah Nur Laili Hiptraspa, Zepri Ibnu Hasyim Imam Mashuri Imelda Aprilia Imron Imron Imron, Imron Imron Muttaqin, Imron Indrawari, Karliana Intan Intan Intan Intan Iqbal, Mirza Muchammad Iqbal, Moch Irama, Debi Irama Jamaludin, Gilang Maulana Jaya, Guntur Putra Jessika Tamara Jessika Tamara Joni Irawan, Joni jp, Riyan Julia Elisvi Jumira Warlizasusi Jumirah Warlizasusi Kamil, Pajrun Karliana Indrawari Katra Pramadeka Khermarinah Khermarinah Khoirun Nisa Krismawati Krismawati Krismoniansyah, Roby Kusen Kusen Lendrawati Lendrawati, Lendrawati Lisa Adhrianti Lukman Asha M. Amin M. Rikza Chamami Malik, Muhamat Abdul Marinda, Aflia Bela Marinda, Aflia Bella Mashuri, Imam Mayang Sari, Selly Mela Aprilian Mochammad Imron Awalludin Moh Lukman Hakim Muhamad Uyun Muhamat Abdul Malik Muhammad Istan Muhammad Istan Muhammad Istan Muhammad Istan, Muhammad Muhammad Sholihin Munjiatun Aliah Mutia Mutia Mutia Mutia Nelson Nelson Nevia Sari, Linda Ngadri Ngadri Nila Pratiwi NILA PRATIWI, NILA Nooraida, Sharifah Novita Sari Novita Sari Nur Ranni Nurhayani Nurjannah Nurjannah Nurma Yunita, Nurma Nuzuar Nuzuar Nuzuar Nuzuar Nuzuar Nuzuar Nyilih, Lumenta Rinaldy Dalalna Okni Aisa Mutiara Pajrun Kamil pengelola, pengelola Permanasari, Revi Prihantoro Prihantoro Putra jaya, Guntur Putrajaya, Guntur Putri, Neni Rafia Archanita Rahayu, Pebbi Tri Indah Rahman Rahman Rahmaniar, Yessy Rahmawati, Taniasari Rahmi Pratiwi Rajab Effendi Ramedlon Ramedlon Rapia Arcanita Reni Melawati Rhoni Rodin Rini Rini RINI RINI Riyan Riyan Riza Faishol Rizki, Eka Aulia Rohimin Rohimin Roynaldy, Nandy Rukmini, Reni Dianti Ruly Morganna Ruly Morganna Ruly Morganna, Ruly Rusmandi, Heri S Siswanto Safi’i, Muhammad Saputri, Elsa Sari, Nofita Sarwoedi Sejati, Sugeng Sela Anggraini Selly Mayang Sari Selly Mayang Sari Sendi, Okni Aisa Mutiara Seprianto Seprianto Seprianto, Seprianto Setiawan, Jamil Shabet, Ali Shella Silvana Sihabudin, Dede Siti Maisaroh Siun Rohan Sri Rahmaningsih Sri Rahmaningsih Sri Rahmaningsih St. Harlinah Ali ar Sugiatni Sugiatni Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiyantoro Sugiyantoro Sujadi Sujadi Sujirman, Sujirman Sundari Suparno Suparno Suparno Suparno Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto SYAIFUL BAHRI Syamsir Syamsul Rizal Syaputri, Intan Kurnia Tamama Hafizah Tiara, Meza Tina Musyofah Toha Andiko Trinanda, Ririn Ummul Khair Ummul Khair Ummul Khair Utami, Pingki Vebri Angdreani Wahud, Fitria Wahyudi Putra Wanto, Deri Warlijasusi, Jumira Warlizasus, Jumira Warsah, Berliani Aslam Alkiromah Warsah, Bizikrika Hably Hudaya Waryono Abdul Ghofur Watia, Larasi Widi Puspitasari Widi Puspitasari Widya Ningsih Wiranata, Erik Wiwin Arbaini Wahyuningsih Yesa Satriya Dwi Hardiyanti Yudhi Septian, Rahmat Yusron Masduki, Yusron Zaenuddin Hudi Prasojo