p-Index From 2021 - 2026
17.701
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Profesi Kependidikan SAINSMAT bionature Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Journal of Educational Science and Technology Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Celebes Biodiversitas : Jurnal Sains dan Pendidikan Biologi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) UNM Journal of Biological Education Biology Teaching and Learning BIOEDUSCIENCE Jurnal Biologi Tropis Preventif Journal Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Anterior Jurnal Journal of Tropical Crop Science JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Jurnal Biotek Jurnal Borneo Saintek REMIK : Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat BINOMIAL : Jurnal Pendidikan Biologi Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Dedikasi Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Jeumpa COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI) Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Predestinasi JURNAL AKUNTANSI DAN MANAJEMEN MADANI (JAMM) Sulawesi Tenggara Educational Journal Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Indonesian Journal of Multidisciplinary Science International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah Journal of Innovation and Research in Primary Education Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Indonesian Research Journal on Education J-ENSITEC (Journal of Engineering and Sustainable Technology) Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) ihyaulum JR-ELT (Journal of Research in English Language Teaching) Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Healthy Mandala Waluya Jurnal Riset Multidisiplin : Agrisosco AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Jurnal Abdi Negeriku Innovative Approaches in Health Science Journal Seminar Nasional Riset dan Teknologi (SEMNAS RISTEK) Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Journal of Academic Biology and Biology Education JKM: Jurnal Kemitraan Masyarakat Bionature Balance: Jurnal Ekonomi SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation
Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN BERSAMA MELESTARIKAN LINGKUNGAN “MENDUKUNG SEJUTA POHON” BAGI MAHASISWA BIOLOGI FMIPA UNM DI KEBUN RAYA MASSENREMPULU KABUPATEN ENREKANG Arsal, Andi Faridah; Syamsiah, Syamsiah; Karim, Hilda; Junda, Muhammad; Arsal, Andi Siti Fatmah
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i1.47214

Abstract

Abstrak Alasan utama pelatihan ini dilakukan kepada mahasiswa adalah; Mahasiswa sebagai penerus bangsa sekaligus generasi muda yang sangat berdaya dalam memelihara kelangsungan Kelestarian Lingkungan Hidup. Berdasarkan faktor usia, mahasiswa memiliki peluang panjang dan kesempatan luas menyebarkan ilmu, meneruskan informasi, serta mengajak masyarakat maupun khalayak pada pelestarian lingkungan. Berdasarkan intelektualitas, mahasiswa merupakan komunitas yang berpendidikan dan menguasai IT, sehingga mudah dalam memberikan contoh atau sebagai suri tauladan secara luas ataupun di lingkungan tempat mereka berada. Tujuan pertama diadakannya pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan mengenai manfaat pohon bagi kesehatan dan kehidupan. Tujuan kedua adalah menumbuhkan sikap perilaku peduli lingkungan mendukung “sejuta pohon” dalam memelihara dan menjaga kelestarian lingkungan hidup. Target luaran yang dihasilkan dari pelatihan ini adalah menumbuhkan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan pada peserta pelatihan. Metode Pelatihan melalui pemberian materi berupa pengetahuan manfaat pohon bagi kehidupan secara out door learning. Outdoor learning sebagai metode pemberian pengalaman langsung di lokasi seluas 300 hektar yang dipenuhi tanaman dan pohon sebanyak kurang lebih 17.963 tanaman. Hasil yang dicapai adalah tumbuhnya sikap peduli lingkungan pada seluruh peserta pelatihan. Kata Kunci: Melastarikan lingkungan, sejuta pohon, outdoor learning AbstractThe main reasons for this training for students college are; They are the successors of the nation as well as the young generation who are very empowered in maintaining the continuity of Environmental Conservation. Based on the age factor, students college have a long and wide opportunity to spread knowledge, pass on information, and invite the community and audience to environmental preservation. Based on their intellect, students are an educated and IT-savvy community, so it is easy to set an example or serve as a role model widely or in the environment where they live. The first objective of holding this training is to provide knowledge about the benefits of trees for health and life. The second goal is to foster an attitude of caring behavior towards the environment to support "a million trees" in maintaining and preserving the environment. The output target resulting from this training is to foster environmental awareness and behavior in the trainees. The training method is through the provision of material in the form of knowledge of the benefits of trees for life through out door learning. Outdoor learning as a method of providing hands-on experience in a location of 300 hectares which is filled with plants and trees totaling approximately 17,963 plants. The result achieved is the growth of an attitude of caring for the environment in all training participants. Keywords: Conserving the environment, a million trees and outdoor learnimg       
PELATIHAN BERSAMA MELESTARIKAN LINGKUNGAN “PENGENALAN BUAH LERAK (Sapindus rarak) SEBAGAI BAHAN ALAMI PEMBUATAN SABUN PADA MASYARAKAT DI KOTA MAKASSAR” Arsal, Andi Faridah; Adnan, Adnan; Karim, Hilda; Syamsiah, Syamsiah; Suryani, Andi Irma
Jurnal Abdi Negeriku Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v3i1.62516

Abstract

Abstrak  Pelatihan Bersama melestarikan lingkungan dalam hal “Pengenalan Buah Lerak Sapindus rarak sebagai Bahan Alami Pembuatan Sabun” untuk meningkatkan pengetahuan, mempopulerkan, dan menggugah masyarakat di Kota Makassar dalam memanfaatkan kembali lerak sebagai bahan alami sabun. Pelatihan kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan dapat memanfaatkan kembali bahan  alami dalam penerapannya di kehidupan sehari-hari. Metode yang telah dilakukan dalam kegiatan ini secara bertahap yaitu pemaparan materi dengan pengenalan bahan-bahan dan cara kerja pengelolaan, demostrasi, dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sudah mengetahui pemanfaatan lerak sebagai bahan sabun serta manfaat lainnya. Selain pemanfaatan lerak sebagai bahan sabun, secara mandiri masyarakat dapat memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan dan penerapannya. Seluruh peserta telah memiliki keterampilan dan pengetahuan sehingga peluang untuk pemanfaatan lerak semakin terbuka lebar hingga pada usaha budidaya tumbuhan lerak. Selama kegiatan berlangsung seluruh peserta menunjukkan antusiasme sangat tinggi terhadap kegiatan pelatihan ini.                                                                                                                                        Kata Kunci: Buah Lerak, Bahan Alami, Sabun  Abstract Training to preserve the environment Together in terms of "Introduction of Sapindus rarak Lerak Fruit as a Natural Ingredient for Making Soap" to increase knowledge, popularize and inspire people in Makassar City to reuse lerak as a natural soap ingredient. This training for the community is to increase knowledge and be able to reuse natural materials in their application in everyday life. The method that has been carried out in this activity is in stages, namely presentation of the material with an introduction to the materials and how management works, demonstration and discussion. The results of the activity show that the community already knows about the use of lerak as a soap ingredient and other benefits. Apart from using lerak as a soap ingredient, people can independently use it according to their needs and application. All participants have the skills and knowledge so that opportunities for the use of lerak are increasingly wide open in the business of cultivating lerak plants. During the activity, all participants showed very high enthusiasm for this training activity. Keywords: Lerak Fruit, Natural Ingredients, Soap
PELATIHAN BERSAMA MELESTARIKAN LINGKUNGAN “PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMI” BAGI KELOMPOK PKK PA’RAPPUNGANTA KABUPATEN TAKALAR Arsal, Andi Faridah; Pagarra, Halifah; Syamsu, Andi Mu'nisa; Syamsiah, Syamsiah; Karim, Hilda
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i2.56916

Abstract

Abstrak Pelatihan Bersama melestarikan lingkungan dalam hal pengelolaan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi untuk meningkatkan pendapatan Kelompok Ibu PKK Desa Pa’rappunganta Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar. Pelatihan kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Kelompok Ibu PKK di Desa Pa’rappunganta dalam pengelolaan sampah plastik menjadi produk-produk bernilai ekonomi. Metode yang telah dilakukan dalam kegiatan ini secara bertahap yaitu pemaparan materi dengan pengenalan bahan-bahan dan cara kerja pengelolaan, demostrasi, dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Kelompok Ibu PKK Desa pa’rappunganta sudah mengetahui berbagai ide dan cara mengelola sampah plastik dan mampu membuat berbagai karya dari sampah plastik secara mandiri. Seluruh peserta telah memiliki keterampilan dan pengetahuan sehingga peluang untuk membuka usaha semakin terbuka lebar untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Selama kegiatan berlangsung seluruh peserta menunjukkan antusiasme sangat tinggi terhadap kegiatan pelatihan ini.Kata Kunci: Sampah Plastik, Kelompok Ibu PKK, Desa Pa’rappungantaAbstractThe training to Together Preserving the environment in terms of managing plastic waste into economically valuable products to increase the income of the PKK Women's Group, Pa'rappunganta Village, North Polombangkeng District, Takalar Regency. This training for the community is to increase the knowledge and skills of the PKK Women's Group in Pa'rappunganta Village in managing plastic waste into economically valuable products. The method that has been carried out in this activity is in stages, namely presentation of the material with an introduction to the materials and how management works, demonstration and discussion. The results of the activity showed that the Pa'rappunganta Village PKK Women's Group already knew various ideas and ways to manage plastic waste and were able to create various works from plastic waste independently. All participants have the skills and knowledge so that the opportunity to open a business is increasingly wide open to increase family income. During the activity, all participants showed very high enthusiasm for this training activity.Keywords: Plastic Waste, PKK Women's Group, Pa'rappunganta Village   
PELATIHAN PEMBUATAN KECAP BERBAHAN DASAR NIRA LONTAR BAGI KELOMPOK TANI DI DESA PUNAGAYA KEC. BANGKALA, KAB. JENEPONTO SULAWESI SELATAN Syamsiah, Syamsiah; Hiola, St. Fatmah; Pagarra, Halifah; Muis, Abd.; Jamaluddin, Asham Bin
Jurnal Abdi Negeriku Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v3i1.63282

Abstract

AbstrakLontar merupakan tumbuhan khas KabupatenJeneponto yang selama ini tumbuh melimpah dan telahbanyak dimanfaatkan masyarakat dalam berbagaikeperluan. Tujuan secara umum kegiatan pengabdiankepada Masyarakat ini adalah pemanfaatan Nira Lontar dalam pembuatan kecap bagi Kelompok Tani di DesaPunagaya Kec. Bangkala, Kab. Jeneponto. Tujuan khususdari kegiatan ini adalah: 1) Memanfaatkan bahan dasarnira Lontar dalam pembuatan kecap sehingga dapatmeningkatkan kualitas Lontar sebagai ciri khas daerahKab. Jeneponto; 2) Meningkatkan pengetahuan bagiKelompok Tani dalam memanfaatkan nira lontar untukdijadikan kecap; 3) Meningkatkan pendapatan ekonomimasyarakat Kelompok Tani melalui pembentukan usahapembuatan kecap. Metode yang digunakan yaitu; metodeceramah, tanya jawab, dan metode praktik.Hasil yang dicapai adalah peserta pelatihan sangat antusias dan termotivasi mendapatkan pengetahuanpembuatan kecap berbahan dasar nira lontar yang berasaldari tumbuhan lokal daerah, yaitu tumbuhan lontar. Melalui pelatihan ini masyarakat dapat meningkatkankepedulian dan sikap wirausaha untuk mempertahankankeberlangsungan pemanfaatan tumbuhan Lontar di masa akan datang.Kata Kunci: Nira Lontar, Pembuatan Kecap, Wirausaha, Desa Punagaya. AbstractLontar is a typical plant of Jeneponto Regency which has grown abundantly and has been widely used by the community for various purposes. The general aim of this service activity is the use of Lontar Nira in making soy sauce for the Farmer Group in Punagaya Village, Bangkala District, Jeneponto Regency. The specific objectives of this activity are: 1) Utilizing the basic ingredients of Lontar Nira in making soy sauce, so as to improve the quality of Lontar as a regional characteristic of Jeneponto Regency; 2) Increasing knowledge for Farmer Groups in using Lontar Nira to make soy sauce; 3) Increasing the income of the Farmer Group community through the establishment of a soy sauce manufacturing business. The method used is; lecture method, question and answer, and practice method.The results achieved were that the training participants were very enthusiastic and motivated to gain knowledge of making soy sauce made from Lontar Nira which comes from local plants, namely the Lontar plant. Through this training, the community can increase their awareness and entrepreneurial attitude to maintain the sustainable use of Lontar plants in the future. Keywords: Lontar Palm, Soy Sauce Making, Entrepreneurship, Punagaya Village
PELATIHAN PEMBUATAN BUBUK KALDU DAN BUMBU BASAH DARI LIMBAH KEPALA DAN KULIT UDANG DI DESA TRITIRO KABUPATEN BULUKUMBA Syamsu, Andi Mu'nisa; Kurnia, Nani; Muflihunna, Andi; Syamsiah, Syamsiah; Idris, Irma
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i2.56363

Abstract

Udang adalah salah satu komoditas perikanan yang banyak dikonsumsi dan disukai masyarakat. Selain memiliki cita rasa yang enak, hasil analisis limbah kulit dan kepala udang ternyata mengandung 63% kandungan protein. Bukan hanya komponen protein, kalsium karbonat, karotenoid, kitin, dari limbah kulit akan sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Meskipun memiliki nilai gizi yang tinggi, seringkali limbah organik udang ini akan dibuang saat dimasak. Banyak kalangan masyarakat yang masih minim pengetahuan dan pemahaman mengenai manfaat limbah kulit dan kepala udang. Oleh karena itu sangat dibutuhkan pengenalan dan pelatihan yang mengulas manfaat kulit dan kepala udang yang dapat meningkatkan nilai gizi pada makanan sehari-hari. Jika tidak dimanfaatkan, bahan organik berkualitas ini justru akan mencemari lingkungan, baik mengganggu kualitas air maupun sebagai polusi udara karena menimbulkan bau yang tidak sedap. Selain itu, inovasi dalam pengolahan limbah organik ini bagi ibu rumah tangga dengan cara mengolah limbah kulit udang menjadi “Bumbu kering maupun Bumbu Basah”. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat secara umum, dan secara khusus untuk memotivasi ibu rumah tangga, untuk mengubah kebiasaan dari membuang jadi menjadi mengolah kembali. Partisipasi dan antusias masyarakat sangat tinggi selama mengikuti pelatihan pembuatan bubuk kaldu dan bumbu basah dari limbah kepala dan kulit udang di Desa Tritiro Kabupaten Bulukumba.Kata Kunci: kulit, kepala udang, bumbu kering, bumbu basahAbstract Shrimp is one of the fishery commodities that is widely consumed and liked by the public. Apart from having a delicious taste, the results of analysis of shrimp shell and head waste turned out to contain 63% protein content. Not only protein components, calcium carbonate, carotenoids, chitin, from skin waste will be very beneficial for the human body. Even though it has high nutritional value, organic shrimp waste is often thrown away when cooked. Many people still lack knowledge and understanding regarding the benefits of shrimp shell and head waste. Therefore, there is a great need for introduction and training that reviews the benefits of shrimp shells and heads which can increase the nutritional value of daily food. If not used, this quality organic material will actually pollute the environment, both disrupting water quality and as air pollution because it causes an unpleasant odor. Apart from that, this innovation in processing organic waste for housewives involves processing shrimp shell waste into "dry spices and wet spices". This activity aims to encourage society in general, and specifically to motivate housewives, to change their habits from throwing away to reprocessing. Community participation and enthusiasm was very high during the training on making stock powder and wet seasoning from waste shrimp heads and shells in Tritiro Village, Bulukumba Regency. Keywords: shells, shrimp heads, dry spices, wet spices
Pergaulan Bebas Menurut Perspektif Hukum Adat dan Hukum Islam Sukri, Ahmad; Pratiwi, Delly; Fadilah, Riska; Syamsiah, Syamsiah; Alkaff, Fitriyah
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 1 No. 12 (2024): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/2076aw24

Abstract

This journal discusses the phenomenon of free association in the context of customary law and Islamic law. Free association, which is characterized by free interaction without the constraints of social and religious norms, is increasingly prevalent in the modern era. This journal analyzes how customary law and Islamic law view free association, as well as the legal and social implications of this phenomenon.  Through literature studies and comparative legal analysis, this journal identifies customary and Islamic legal norms that regulate association between men and women. On the one hand, customary law has a variety of norms that regulate social interaction, including free association, with significant variations between regions. On the other hand, Islamic law has clear principles regarding association between the opposite sex, emphasizing the importance of maintaining chastity and honor.  This journal then discusses the legal and social implications of free association, including the potential for violations of norms, social conflict, and impacts on morality. This journal also highlights efforts that can be made to overcome free association, such as moral education, strengthening cultural values, and fair and effective law enforcement.  This journal is expected to contribute to a more comprehensive understanding of free association in the context of customary law and Islamic law, as well as open up a space for discussion to find appropriate solutions in dealing with this phenomenon.
Analisis Sejarah Candi Tinggi Jambi Sebagai Pusat Kebudayaan dan Agama Maulidya, Rosdiana; Alfarros, Muhammad Luthfi; Irfandi, Ahmad; Gunawan, Aldi; Syamsiah, Syamsiah
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 1 No. 12 (2024): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/yagmj456

Abstract

Candi Tinggi Jambi is one of the most significant archaeological sites in the province of Jambi, Indonesia. It serves as a vital marker of the region's cultural and religious history, especially during the Srivijaya and Malayu kingdoms. This study aims to explore the historical background, significance, and the role of Candi Tinggi as a center for both culture and religion. By examining inscriptions, artifacts, and architectural elements, the research provides insights into the temple’s role in the social and religious life of its time. The study also investigates how Candi Tinggi influenced the spread of Hindu-Buddhist beliefs in Southeast Asia. It highlights the importance of such historical sites in understanding the religious, cultural, and political dynamics of ancient Southeast Asian kingdoms. This paper employs historical analysis and archaeological research methods to uncover the significance of Candi Tinggi in shaping the region’s identity and cultural heritage.
Signifikansi Candi Tinggi dalam Sejarah dan Pelestarian Budaya Jambi Nasrullah, Ahmad Fuad; Hidayatullah, Arif; Ardiansyah, M. Iqbal; Riyanto, M.; Syamsiah, Syamsiah
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 1 No. 12 (2024): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/dm943w58

Abstract

Candi Tinggi is an archaeological site located in Jambi, Indonesia, and is an important part of the cultural heritage of the Jambi Malay Kingdom which has a long history. This temple, which is estimated to date from the 7th to 9th centuries AD, is a silent witness to the development of Hindu-Buddhist culture in the Sumatra region. Research on Candi Tinggi not only focuses on archaeological and historical aspects, but also on its influence on the development of culture and identity of the Jambi community to this day. Candi Tinggi was built with a stone structure that is still clearly visible and has carvings that show Indian influences in its design and architecture, reflecting the relationship between the local kingdom and foreign cultures. This study aims to examine in depth the architectural structure, symbolism in the temple reliefs, and its historical context in relation to the Srivijaya Kingdom and surrounding kingdoms. Using qualitative research methods, this study collected data from primary sources in the form of direct observations at the location, as well as secondary data from relevant literature. The results of the study indicate that Candi Tinggi has great significance in the context of religion, politics, and culture during the heyday of Srivijaya. This discovery provides broader insight into Jambi's role as a center of trade and civilization in the past. In addition, this study also identified challenges in the preservation of Candi Tinggi, including threats from urbanization and lack of public awareness of the importance of the historical site. Therefore, more serious conservation efforts are needed to maintain this cultural heritage so that it can be enjoyed by future generations.
Pancasila dalam Dunia Pendidikan yang Berdampak pada Dunia Politik Juariyah, Juariyah; Adhaini, Dina; Syamsiah, Syamsiah
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 1 No. 12 (2024): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/wcyy3d72

Abstract

Pancasila, as the basis of the Indonesian state, has a very important role in education and politics. Pancasila-based education aims to shape the character and identity of the nation by instilling national, moral, and democratic values from an early age. Through this education, the young generation is not only taught about academic knowledge, but also about the importance of unity, social justice, and participation in the life of the nation and state. Pancasila education has a significant impact on increasing the political awareness of the younger generation, which plays an active role in maintaining Indonesia's political stability. The application of democratic values in education also contributes to the development of positive attitudes towards the political system and government. Thus, Pancasila education is one of the main pillars in strengthening Indonesia's social and political stability. This study aims to analyze the role of Pancasila education in building political awareness of the younger generation and its impact on Indonesian politics, as well as to explore the importance of Pancasila education in maintaining the integrity of the nation in the midst of the era of globalization.
Pelestarian Budaya Adat Melayu Jambi dalam Era Pembangunan Rosdiana, Ike; Sawitri, Adelia Ajeng; Ifsya, Radha; Syamsiah, Syamsiah; Mustiah, Mustiah
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 1 No. 12 (2024): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/qddwxr05

Abstract

The customs and culture of Jambi play a vital role in shaping the norms and values of the local community, serving as a foundation for their identity. However, modernization and developments such as the expansion of palm oil plantations pose significant challenges to cultural preservation. This study aims to examine the impact of development on Jambi's customs and culture, including Malay traditions, Seloko customs, and the potential of traditional houses as cultural tourism destinations. The research adopts a literature review method, analyzing relevant academic sources. The findings reveal cultural value losses alongside opportunities to preserve traditions through multicultural approaches and the strengthening of Jambi’s community character. In conclusion, strategic steps are essential to protect and develop Jambi’s customs to remain relevant in the modern era.
Co-Authors . hartati . Suhriana A. Faridah Arsal A. Irma Suryani A. Mushawwir Taiyeb A. Mushawwir Taiyeb, A. Mushawwir A. Mushawwir Thayeb Abd Muis Abd. Hafid Abd. Muis Abdullah, Muhammad Wahyuddin Abubakar Idhan, Abubakar Achyani, Ratno Adha, Adnan Adhaini, Dina Aditiya, Aditiya Adnan Adnan Adnan Adnan Agsain, Hafizah Agus Darmawan Agustin, Adithya Ainun Chamila Ainun Jariah Aisi, Rihhadatul Aisyah, Megawati Akbar, Muh Syaiful Akida Akida Al-Faiz, Ahmad Amhar Al-Ghifari, Miftah Heta Aldri Frinaldi Alfarros, Muhammad Luthfi Alfiaturrahmi, Alfiaturrahmi Alfikri, Ahmad Zaky Ali, Sutrisno Nurhadi Alimuddin Ali Alimuddin Ali Alisya, Sri Ratu Aliyah, Violita Fijannatin Alkaff, Fitriyah Alvina Yulianti Tan Amanda Fikria Amelia, Marisa Amin, Fadli Amri, Huriyah Anisah Andi Bida Purnamasari Andi Farida Arsal Andi Faridah Arsal Andi Mardiana Andi Mu'nisa Andi Mu’nisa Andi Muflihunna Andi Muhammad Ishak Ismail Andina, Putri Andini, Yola Andrialam, Andesta Maharani Putri Angelica, Rytu Aureli Anjelie, Friska Apriani, Yani Ardiansyah, M. Iqbal Ardianza, Habby Arif Hidayatullah, Arif Arifah, Andi Iffah Arifin, Arifah Novia Arsad Bahri Arsal, Andi Siti Fatmah Arsal, Andi St. Fahirah Arsal, Andi St. Fatmah Asham Bin Jamaluddin Askar, Asriani Asriani Asriani, Asriani Atika Atika Atria Salsabila Nur Aulia, Shifa Aulya, Rezky Ayub, Nurfitrah Aulia Azazi, Amalia Nur Azizah, A. Nur Azzait, Rohmat Bahri*, Arsad Balillah, Alifa Berliana, Vicke Cannavaro, Fabio Carlos, Juanda Corry, Erica Darmawan, Rakha Dina Dina, Dina Dini, Dwi Rahayu Dinihari, Yulian Dongoran, Nurmala Sari Efendi, Yusuf Enjelika, Ledy Erni Erni Ervan, Muhammad Erwin Nurdiansyah Evy Nurachma Fadila, R.A Laras Fadilah, Riska Fadilatunnisa, Nur Fahreza, M. Rifki Faizin, M. Fajar Harianto Fajmatulfuadi, Fajmatulfuadi Faroby, A. Izzat Al Fauzah, Wida Nur Fauziah, Erna Febriansah, Rido Fikri, M. Azizul Firdaus Daud Firmansyah Fitrah Nur Ramadhani Fitriani, Ana Fitrianti Fitrianti, Fitrianti Gautama, Zaki Gunawan, Aldi Hadianto, Bagues Haerunnisa Haerunnisa, Haerunnisa Halifah Pagarra Hamida Wokas Hammed, Nasem Hanifah, Ikhmatul Hanim, Azkia Hapzi Ali harniaty harniaty Hartati, Hartati Hartono Haslinar, Haslinar Hasniar Hasniar, Hasniar Heni Irawati Heri Satria Setiawan Herlina, Besse Hidayat, Ainul Hidayati, Aidha Hidayati, Ully Hijrah Hijrah Hilda Karim Hiola, Siti Fatmah HS, Syamsul Bahri Hudain, Muh. Adnan Husna, Hafizhatul Idris, Irma Suryani Ifka Ikbal Ifsya, Radha Ihsan, Andi Ilham Ilham Indra Wahyudi, Indra Indryani, Andi Fika Irana, Dasmita Irfandi, Ahmad Irfanto, Nurwahyu Irnawati Irnawati Irnayanti Bahar Ishak A. Paramma, Ishak Ismail . Ismail Ismail Izzati Rahmi HG Jamaluddin Jamaluddin jamila Jamila Jamilah Jamilah Jasri, Jasri Jasson, Royan Juariyah Juariyah Jubrianur, Adriana Juhanis, Juhanis Julita, Elga Dwi Jumiati Jumiati Kartika Kartika Khasanah, Maui Dhotul khoir, Abal Kurnianti, Pelasari Kurniati, Endah Kusdianawati Lena, Sahara Reva Lestari, Sarima Lestari, Sri Ayu Listiani, Meri Lodang, Hamka Lulu Ulfah Audriansyah Made Subawo, Made Maemanah, Anah Majid, Anna Marhamah Marhamah Marzuki Marzuki Maulana, Riska Maulidya, Rosdiana Meisandi, Haikal Muammar Bakry Mubarok, Basri Al Muhammad Fajri Muhammad Fuad Muhammad Junda Muhammad Luthfi Muhammad Rusdi Muhammad Wiharto Muhiddin Palennari Muhlashin, Firza Amanah Mukrimah Mukrimah Muliana G. H Mulyadi - Mulyana, Rita Mulyani, A.St.Nurhafidzah Dwi Munandar, Wahidatul Munirah Munirah Mushawwir Taiyeb Muslimin Kara Mustiah, Mustiah Muthi’ah Amaliyah Ahmad Mutiarani, Diani Muttalib, Abdul Nadiatun, Nadiatun Nani Kurnia Nani Kurnia, Nani Nasrullah, Ahmad Fuad Nasution, Annio Indah Lestari Nazla, Nazla Nazuro, Zahrotun Niarti, Sriyan Kumala Nikmah, Nurul Hidayatun Nisa, Nurul Aulan Noni Sartika Noor Komari Pratiwi, Noor Komari Noveri, Irsadanus Noveri, Irsadunas Noviyanti Noviyanti, Noviyanti Nur Aini Nur Rabiy’atul Awaliyah Nurdin, Amrullah Nurdin, Fadilah Nurfadillah Nurfadillah Nurhayati B Nurhayati B. Nurhayati B. Nurhayati Nurhayati Nursyahid Siregar Okta, Merlista Luthfadia Oslan Jumadi Pabisa, Vesly Hardianti Pahlevi, M. Firza Pangestu, Sultan Dwi Paramitha Paramitha Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari Pebrizal, Aidi Perdiansyah, Restu Ilham Pranata, Wahyu Pratama, Rizky Pratama, Tito Satria Pratiwi, Andi Citra Pratiwi, Delly Pratiwi, Sakina Amaliah Prayuda, Farhan David Putra Astaman Qinayah, Mirnatul Qistina, Nurul Ain Rabbani, Adifa Zuhdi Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rahayu, Putri Rahmat Saleh, Andi Raihana, Suci Ramadhan Tosepu Ramadhan, Alif Dzaky Ramadhan, Alif Dzikra Ramadhan, M. Irham Ramadhan, M. Razinsyah Ramadhan, Rico Oktaviano Rani, Indri Mustika Rapi, Ahmad Ratnawati Ratnawati Raya Agni Rejeki, Ayu Srik Rendragraha, Dwi Rendy, Muhammad Retnaningsih, Siti Eka Reza Pahlefi Rezeki, Ayu Sri Ririn Rahmawati Risky Setiawan Risma Risma, Risma Riyanto, M. Rosdiana Ngitung Rosdiana Rosdiana Rosdiana, Ike Rosmalah Rosmalah Roswani, Etika Rukhiyati, Iit Ruli, Fitha Febrilia Ruliaty Ruliaty, Ruliaty Rum, Fathurahmi F Rusli, Andi Muh. Kholil Gibran Rusnandar, Asrul Mara Rustan, Nurul Asmi Ryhan Sasdar Safitri, Poppy Safroni, Ahmad Fajri Sahribulan Sahribulan Sahribulan, Sahribulan Saleh, Andi Rahmat Sari, Alvio Nita Sari, Nur Amalia Sari, Windy Kartika Satriani Dahlan Hayyenah Sawitri, Adelia Ajeng Septiani, Azisah Shobiroh, A'zizah Siregar, Julinda Siswanty, Sinar Sitti Saenab, Sitti Sondok, Sirumba Sri Febriani Masdi St. Fatmah Hiola Suhaeb, Firdaus W. Suhaeb, Laelah Azizah S. suhelayanti, Suhelayanti Sukri, Ahmad Sultan Al Azis, Muhamad Faheem Sumarni Sumarni SUMIYATI SUMIYATI Sunarsih Sundari, Iis Suqma, Ahmad Rauf Sura, Yoel Sutrisno, Sutrisno Syafeie, Imam Syafruddin Syafruddin Syah, Muh. Ramlan Syamsu, Andi Mu'nisa Syamsuryani Eka Putri Atjo Syifa Fauzia, Syifa Tahier, Dwi Ghita Talicha, Fischa Tanjung, Rahmatan Tanjung, Rahmatan Bilalamin Tawakal, Kukuh Bina Tenri Lalla, Putri Pati Tiodora Tiodora Utami, Septika Kurnia Vega, Nadya Maharani WAHYU FIRMANSYAH Wahyuni Limonu Wardana, Dimas Arya Yasser Abd. Djawad Yudi Armansyah, Yudi Yulfina, Harmita Yuliandini, Astri Yulianti, Silvia Yusminah Hala Zahra, Amelda Az Zaiyar, M. Zakiya, Zahra Zalila, Zilan Zarkasih, Mhd Hafidz Zikri, Ahmad Khairullah Zulhayyir, Zulhayyir