p-Index From 2021 - 2026
11.229
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Inspiratif Pendidikan Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Journal of Health Education Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Kesehatan Manarang JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Konseling Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Science Midwifery Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Health Science Jurnal Kolaboratif Sains Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Quality : Jurnal Kesehatan Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Innovative: Journal Of Social Science Research JK Jurnal Kesehatan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Journal of Accounting Law Communication and Technology Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Trend of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Last 5 Years in North Sumatra Province, 2018-2022 Zuhair, Raisa Daffa; Putri, Eka Syah; Susanti, Nofi; Zahra, Mauliza; Vaudi, Tazkia
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 11, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/j-kesmas.v11i1.7274

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever is a disease caused by the dengue virus identified by the appearance of fever for 2 to 7 days. This disease belongs to the Arthropod-Borne Virus class, the genus Flavivirus, and belongs to the Flaviviridae family. Dengue infection is an infectious disease that has the potential to become an outbreak (extraordinary event). In addition, this disease can also be caused by the environment and people's behavior, which is transmitted through the bite of the Aedes aegpty and Aedes albopictus mosquitoes. This research uses descriptive method and this research uses secondary data. In 2018-2022 the highest peak of DHF cases occurred in 2020, this was due to high rainfall and high humidity making the development of mosquitoes even higher. Of the several districts/cities, the prevalence rate was higher in Deli Serdang and Medan districts. The CFR rate increased in 2019 compared to 2018.The description of dengue hemorrhagic fever in the last 5 years in North Sumatra Province in 2018-2022 is fluctuating. It can be seen that in 2020 the peak of DHF cases was found in North Sumatra with a prevalence rate of 7,769 cases. Meanwhile, based on the description of the CFR, many occurred in 2019 with a percentage of 18.202%, then in the following year there was a decrease of 0.256%. 
HUBUNGAN USIA PADA KEJADIAN DIABETES MELLITUS TIPE-2 DENGAN PENDEKATAN STEPWISE Susanti, Nofi; Syahpira, Della Dwi; Aulia, Supangge Tiara; Syahmala, Arya Rahman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28312

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM), disebut juga  penyakit kronis, tidak menular dari orang ke orang. PTM bersifat jangka panjang dan seringkali berlangsung lambat. Menurut WHO, dari 57 juta kematian di seluruh dunia pada tahun 2008, hampir dua pertiganya, atau hampir 36 juta, disebabkan oleh penyakit tidak menular. Pendekatan WHO Stepwise (STEPS)  adalah sistem surveilans faktor risiko PTM yang dirancang untuk diterapkan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit kronis serius yang pemicunya adalah insulin yang tidak diproduksi dengan cukup oleh pankreas atau ketidakmampuan badan untuk memanfaatkan insulin yang dimilikinya secara baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan umur dengan kejadian diabetes mellitus dengan pendekatan Stepwise. Penelitian ini memanfaatkan metode studi literatur yang sering disebut juga dengan kajian pustaka. Literature review merupakan proses eksploriasi dan analisis pustaka melalui membaca dan meneliti berbagai sumber jurnal, buku, dan publikasi lainnya yang relevan dengan topik atau isu tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usia  berhubungan erat dengan kejadian diabetes tipe 2. Salah satu strategi untuk memerangi penyakit tidak menular seperti diabetes tipe 2 adalah dengan menerapkan surveilans yang  dibuat oleh WHO atau Stepwise. Surveilans ini dikembangkan oleh WHO untuk menilai dan memantau faktor risiko PTM. Evaluasi didasarkan pada tanggapan kuesioner dan pengukuran fisik dan biokimia. Pada penelitian ini, penelitian yang  dilakukan dengan menggunakan alat pendekatan Stepwise menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia dengan kejadian diabetes melitus khususnya diabetes tipe II, serta peningkatan jumlah penderita DM terutama pada individu dibawah 40 tahun dan kondisi fisiologis yang menurun.
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER : LITERATUR RIVIEW Susanti, Nofi; Zahara, Asni; Darus, Nanda Fadillah; Zulaila, Zulaila
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28417

Abstract

Di Indonesia sendiri, penyakit jantung koroner sudah sangat umum. Di seluruh dunia, penyakit ini merupakan yang paling berbahaya, terutama di Indonesia. PJK sangat serius bagi manusia. Banyak masyarakat yang tidak menyadari bahwa hal-hal sederhana seperti mengonsumsi makanan yang tidak sehat, pola hidup yang tidak sehat, iman kita, dan adat istiadat dan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Penyakit jantung koroner menyebabkan pengecilan atau penghalangan pembuluh darah yang diakibatkan oleh gangguan maupun kehancuran pada lapisan dalam arteri koroner. Banyak orang tidak menyadari bahwa pjk diakibatkan oleh banyak faktor risiko. Metode penelitian ini menggunakan literature review atau kajian pustaka dengan menggunakan buku dan artikel jurnal yang relevan guna mengetahui apa saja faktor risiko yang ada pada penyakit jantung koroner. Aktivitas fisik yang kurang, berat badan berlebih, diabetes, hipertensi, merokok, stress, dan kolesterol tinggi merupakan contoh dari faktor risiko yang bisa dimoifikasi. Di sisi lain usia, jenis kelamin, dan keturunan merupakan faktor risiko yang tidak bisa dimoifikasi. Penyakit jantung koroner sudah banyak ditemui, terlebih di Indonesia, tetapi faktor-faktor penyebabnya banyak yang belum diketahui oleh banyak orang.Penyakit jantung koroner dapat kita cegah dengan memperhatikan makanan yang masuk dalam tubuh kita ,melakukan aktivitas fisik yang cukup ,tidak merokok dan menghindari faktor risiko yang menyebabkan penyakit jantung koroner.
ALZHEIMER DAN DIMENSIA Susanti, Nofi; Siregar, Nur Hairini; Ramadhani, Nadya; Sihite, Rahel Navilia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28471

Abstract

Penyakit Alzheimer dan dimensia merupakan penyakit neurodegenerative yang dimana neuron otak mati, sehingga dapat menyebabkan penurunan fungsi intelektual yang bisa mengganggu fungsi social dan pekerjaan seseorang. Demensia biasanya mengacu pada hilangnya ingatan, penalaran, penilaian dan bahasa hingga mengganggu kehidupan sehari-hari. Sedangkan alzheimer adalah bentuk dari demensia yang paling banyak terjadi di kalangan orang berusia 65 tahun. Tidak sedikit masyarakat mengira penyakit alzheimer dan demensia adalah penyakit yang berbeda. Pada dasarnya sebenarnya penyakit alzheimer merupakan salah satu bentuk daei demensia.   Saat ini, dimensia menduduki peringkat ketujuh penyebab kematian dan salah satu penyebab utama kecatatan diantara semua penyakit, dan itu juga sudah menjadi penyakit yang sangat umum terjadi di Indonesia. Penelitian jurnal bertujuan untuk memberi informasi mengenai alzheimer dan dimensia yang juga termasuk masalah kesehatan yang umumnya banyak terjadi pada lansia. Penelitian jurnal ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode yang digunakan adalah library research atau studi pustaka.  Penelitian kepustakaan merupakan serangkaian kegiatan pengumpulan data, serta mengolah informasi dengan membaca dan mencatat hal-hal yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian jurnal ini menyatakan bahwa Faktor risiko utama demensia adalah usia lanjut, dimana peningkatan demensia naik setiap lima tahun di usia 65 tahun. Jenis demensia yang paling umum dan prevalensinya meningkat seiring bertambahnya usia.
PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA REMAJA Susanti, Nofi; Nuraida, Ainun; Amanda, Isnaini Alya; Khairunnisa, Khairunnisa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28636

Abstract

Di dunia penyakit tidak menular adalah persoalan pada masalah kesehatan yang penting dan serius sehingga kita sebagai manusia wajib mengetahui pemicu utama dari penyakit tidak menular tersebut. Penyakit tidak menular adalah penyakit yang beresiko pada nyawa seseorang. Penyakit tidak menular terjadi bukan dari penularan antara individu dengan individu lainnya, melainkan karena kebiasaan hidup yang tidak baik dan sehat. Kebiasaan tersebut termasuk ke faktor yang menyebabkan penyakit tidak menular ini seperti mengkonsumsi alkohol yang terlalu banyak, malas berolahraga , dan juga karena kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak layak untuk masuk kedalam tubuh sehingga bisa berdampak serius bagi kesehatan. Tujuan jurnal ini menganalisis secara teoritik mengenai penyakit tidak menular pada remaja terutama mengenai pergaulan bebas pada remaja. Pada penelitian ini, peneliti memakai sebuah metode berupa studi pustaka yang mana dilaksanakan dengan memahami, menguraikan lalu disimpulkan dan dikaitkan dengan penyakit tidak menular. Hasilnya terdapat beberapa artikel yang berkaitan dan membahas mengenai penyakit tidak menular, pencegahannya serta penanggulangannya. Pengorganisasian untuk penanganan mengenai penyakit tidak menular merupakan kunci untuk menjaga kesehatan masyarakat. Dengan koordinasi yang efektif antara pemerintah, lembaga kesehatan, masyarakat, serta implementasi program pencegahan yang holistik, dapat mengurangi prevalensi penyakit tidak menular seperti penyakit kronis yang dapat menimbulkan masalah yang serius. Sehingga, dalam pencegahan dan penanggulangannya masyarakat diminta untuk bisa melakukan pola hidup sehat dan mengubah gaya hidup menjadi lebih baik terutama pada remaja untuk tidak mengkonsumsi minuman keras seperti alkohol juga merokok karena dapat menyebabkan penyakit kronis dalam jangka waktu yang panjang hingga dapat menyebabkan kematian juga kecacatan.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RESIKO KECELAKAAN LALU LINTAS Susanti, Nofi; T D E Angkat, Chairunnisa; Afriza Pohan, Dhea; Nasution, Mutiara
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28875

Abstract

Artikel ini membahas terkait risiko kecelakaan lalu lintas yang meliputi beberapa faktor seperti manusia, kendaraan, dan lingkungan menjadi salah satu aspek penting. Kecelakaan terutama disebabkan oleh orang-orang yang menggunakan jalan tersebut, meskipun kecelakaan juga dapat disebabkan oleh kesesuaian dan kondisi teknis kendaraan. Penting untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan pengguna jalan serta melakukan pemeliharaan kendaraan secara rutin untuk mengurangi risiko kecelakaan. Metodologi penelitiannya adalah tinjauan pustaka, yang dilakukan dengan menelaah dan mengevaluasi berbagai sumber data terkait tentang faktor risiko kecelakaan lalu lintas, seperti buku, makalah, jurnal ilmiah, dan dokumen pemerintah terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi faktor lingkungan, kendaraan, dan manusia yang berhubungan dengan risiko kecelakaan lalu lintas serta bagaimana perilaku manusia di jalan raya berkontribusi terhadap kecelakaan, serta pengaruh faktor teknis dan kesesuaian kendaraan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perilaku manusia di jalan raya mempunyai pengaruh besar terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan, selain itu kondisi teknis dan kesesuaian kendaraan juga dapat menyumbang terjadinya kecelakaan. Pentingnya meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan para pengguna jalan serta melakukan perawatan kendaraan secara rutin untuk mengurangi risiko kecelakaan. Beberapa hal yang mendukung terjadinya terjadinya kecelakaan lalu lintas antara lain kondisi kendaraan yang tidak memadai, faktor lingkungan fisik seperti jalan berlubang, jalan rusak, jalan basah/licin, jalan gelap, hujan, dan kondisi cuaca. Memperbaiki desain kendaraan dan peraturan pemerintah dapat membantu mengurangi kecelakaan.
HUBUNGAN USIA, JENIS KELAMIN TERHADAP POLA MAKAN DAN RISIKO DIABETES MELITUS DI DESA AIR HITAM Syifa Rizqi, Puan Maulida; Dewi, Sentia; Barokah, Wuni; Susanti, Nofi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30318

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan kondisi degeneratif yang terkait erat dengan asupan makanan. Jenis, jumlah, dan komposisi makanan yang dikonsumsi sehari-hari disebut sebagai “pola makan”. Pola makan melibatkan variasi jenis makanan, jumlah, dan jadwal konsumsi. Kebiasaan makan yang tidak baik dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan risiko diabetes mellitus. Perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia cenderung mengikuti pola hidup Barat, menyebabkan pola makan yang tinggi kalori, lemak, dan kolesterol, terutama dari makanan cepat saji, yang meningkatkan risiko diabetes. Peningkatan usia mengubah metabolisme karbohidrat dan pelepasan insulin, mempengaruhi kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana kaitan pola makan dan risiko terjadinya diabetes melitus dengan usia dan jenis kelamin. Metode penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dan desain penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Air Hitam, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, pada bulan Maret 2024, Besar sampel pada penelitian ini adalah 33 responden. Data yang di peroleh di analisis secara univariat dan di tampilkan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian ini mayoritas responden terdapat pada jenis kelamin perempuan sebanyak 28 orang (85%), dan laki-laki sebanyak 5 orang (15%) dengan usia 30-40 sebanyak 15 orang (45%), dan usia >40 sebanyak 18 orang (55%) dengan perilaku pola makan responden yang kurang baik, gaya hidup dan perilaku individu yang buruk. Simpulan, adanya kaitan antara usia dengan risiko diabetes melitus, dengan ditandai usia >40 tahun bahkan dibawah  usia 40 tahun terkena diabetes mellitus. Dan adanya kaitan antara jenis kelamin dengan risiko diabetes mellitus, yang mana jenis kelamin perempuan lebih sering terkena diabetes melitus dibandingkan laki-laki dan pengaruh pola makan yang tidak baik meningkatkan risiko diabetes mellitus.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP POLA MAKAN DAN OBESITAS Susanti, Nofi; Tantri, Dinda Agus; Purba, Hairum Nafsiah; Boangmanalu, Lilis Karlina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30343

Abstract

Rendahnya tingkat pengetahuan dan kecenderungan kebiasaan makan yang tidak sehat, dengan prevalensi obesitas yang tinggi. Hal ini mungkin disebabkan oleh gaya hidup yang sibuk dan kurang perhatian terhadap pola makan. Diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap risiko kesehatan dari media sosial, khususnya terkait dengan pola makan dan obesitas, serta perlunya pengembangan program edukasi dan intervensi untuk pencegahan obesitas. Untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan mengenai pengaruh media sosial terhadap kebiasaan makan dan obesitas, serta untuk menyoroti pentingnya pengembangan program edukasi dan intervensi dalam pencegahan obesitas, terutama terkait dengan pengaruh media sosial. Metode  yang digunakan adalah metode survei analitik dengan pendekatan kuantitatif dan pendekatan cross-sectional. Tingkat pengetahuan mengenai pengaruh media sosial terhadap kebiasaan makan dan obesitas masih rendah di kalangan mahasiswa, pelajar, dan wirausahasta. Kebanyakan dari responden memiliki kebiasaan makan yang tidak sehat, dan prevalensi obesitas lebih tinggi pada wiraswasta. Tingkat pengetahuan yang rendah berkaitan dengan perilaku makan dan Indeks Massa Tubuh (IMT) responden. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh media sosial, terutama terkait dengan pola makan dan obesitas, serta perlunya pengembangan program edukasi dan intervensi dalam pencegahan obesitas. Prevalensi obesitas lebih tinggi pada wirausahasta, mungkin karena gaya hidup yang sibuk. Diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko kesehatan dari media sosial dan pengembangan program edukasi untuk pencegahan obesitas
ANALISIS PENGETAHUAN TENTANG KANKER SERVIKS DAN PERILAKU PENCEGAHAN KANKER SERVIKS PADA WANITA Susanti, Nofi; Mrp, Assyifa Deswita; Azwa, Nadia Amanda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30348

Abstract

Di dunia, setelah kanker payudara, kanker serviks merupakan penyakit keganasan kedua yang paling banyak menyerang perempuan, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Karena sebagian besar korban kanker serviks baru ditemukan dan didiagnosis pada stadium lanjut, maka peningkatan jumlah kasus baru di Indonesia setiap tahunnya menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan global, padahal kanker serviks dapat dicegah dan dideteksi pada stadium dini dengan pengetahuan dan pengetahuan yang tepat. kesadaran di kalangan wanita usia subur. melakukan deteksi dini. Kanker serviks dapat dihindari dengan imunisasi, tes Pap smear, dan menghindari faktor risiko yang berhubungan dengan penyakit tersebut. Untuk mengetahui tingkat kesadaran terhadap kanker serviks dan perilaku pencegahannya, serta memberikan saran pencegahan dan cara mengatasi masalah kanker serviks. Untuk menjelaskan tingkat kesadaran perempuan tentang kanker serviks dan pencegahannya, penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesadaran wanita terhadap kanker serviks dan tingkat kepeduliannya terhadap pencegahan penyakit. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar perempuan saat ini memiliki pemahaman yang kuat tentang kanker serviks dan strategi pencegahannya. Namun, wanita dari segala usia, termasuk pelajar, harus mendapat informasi yang baik tentang kanker serviks. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, kanker menempati urutan kedua secara global dalam hal penyebab kematian, yaitu 13% di belakang penyakit kardiovaskular. Berdasarkan penelitian, sebagian besar responden mengetahui risiko yang terkait dengan kanker serviks, dan berdasarkan tingkat pencegahannya, banyak wanita yang juga menyadari risiko tersebut dan mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari kanker serviks. dimulai dengan hal yang paling mendasar. Kanker serviks dapat dicegah dengan beberapa cara, seperti menghindari aktivitas seksual dini, memperoleh pendidikan yang baik, melakukan vaksinasi HPV, dan melakukan tes deteksi dini seperti Pap smear atau IVA.
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN KANKER PARU : STUDI LITERATUR Adristi, Yasmin; Susanti, Nofi; Arifah, Cahyani; Hasibuan , Elvida Wati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merokok memiliki efek negatif besar terhadap kesehatan manusia, termasuk meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker paru-paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan antara kebiasaan merokok dan risiko kanker paru-paru, serta dampak kebiasaan merokok terhadap kesehatan secara keseluruhan. Hasilnya menunjukkan bahwa merokok secara signifikan mempengaruhi kapasitas paru-paru dan aktivitas fisik, serta dikaitkan dengan penurunan kesehatan secara keseluruhan dan daya tahan tubuh yang rendah. Risiko terkena tuberkulosis paru juga meningkat karena merokok. Jadi, Merokok adalah faktor utama penyebab kanker paru-paru dan penyakit pernapasan kronis lainnya. Untuk mengurangi prevalensi merokok dan efek buruknya terhadap kesehatan masyarakat, diperlukan tindakan pencegahan yang lebih agresif, seperti regulasi ketat terhadap produk tembakau dan kampanye edukasi yang luas.
Co-Authors A'ini, Syarifah ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Adawiyah, Azzahra Al Ade Fitri Zupi Saragih Adristi, Yasmin Afifah, Khairizah Afifah, Siti Fadillah Afriza Pohan, Dhea Aghniya, Sahnaz Nurul Agustin, Annisa Marsya Agustin, Ira Ahmadi, Dela Andika Al-Anshary, Aisyah Sholeh Aljutri, Aljutri Almira, Salwa Siti Alyssia Diva Aziza Amanda Clarissa Amanda, Dea Amanda, Isnaini Alya Amelia Resita Sari Ananta, Alya Dwi Andila, Fildzah Hassyati Andini Andreansyah, Risky andriani, riski Andrika, Nuansah Anggun Sheillawany Annisa, Rifa Annisyah, Wahyu Aprillia, Rezky Ardiani, Annisa Nur Arifah, Cahyani Artila, Tita Assyfa, Vazira Nurul Aulia, Supangge Tiara Ayu Ananda Azizah, Wafiq Azmii, Nazhira Azri, Nabila Inne Azwa, Nadia Amanda Bangun, Ananda Salsabila Amin Br. Bara, Inggrid Mentari Batu Barokah, Wuni Barus, Nency Utami Br Batubara, Talitha Shafiqah Boangmanalu, Lilis Karlina Br Ginting, Hutri Agustina BR GINTING, RADHA AGRI Br Purba , Saskia Khairunnisa Br Sembiring , Wira Anjani Budanis Dwi Meilani Cahyani, Eka Citra Sari, Wulan Dwi Dalimunthe, Mawaddah Sri Rezeki DALIMUNTHE, NADIYAH RAHMA Dalimunthe, Ulfa Fadilla Darus, Nanda Fadillah Derani, Derani Desy Nuri Fajarningtiyas Dewi Agustina Dewi Sri Wahyuni, Dewi Sri Dewi, Sentia Dhita, Ad’dhan Diwanta, Faradilla Dzakhirah, Jihan Efri, Puti Miratil Hayati Errisya, Muthia Khanza fadillah, indah Faiza, Mayla Falefi, Reinpal Farahany, Suci Fardani, Siti Nurhaliza Fatma Indriani Fauziah Nasution Febrina, Dea Firda Vinanda Fitri Hayati Fitriani Pramita Gurning Friska, Mutia Ginting, Nurkholisah br Gunadi Aulia, Rizky Gunawan, Amanda Natasya Gurusinga , Rizka Azura Efsa Hanafi, Riski Aditia Harahap, Mina Ainun Harahap, Siti Khodizah Harahap, Tria Astrid Nabila Harsana, Amanda Putri Hasanah, Annisa HASANAH, WIRDATUN Hasibuan , Elvida Wati Hasibuan , Wulan Hasibuan, Reni Ria Armayani Hasibuan, Syahrida Suryani Hasibuan, Talitha Azaria Hera, Salwa Radah Hia, Clara Vera Mayesty Hidayati, Dinda Nuri Hutagalung, Putri Adinda Ramadhani Ikhwan Ikhwan Inayah, Fiqih Intan Kusumawati Jasmine, Savina Talitha Kaaf Wajiah Siregar Kayla Devina Khairunnisa Khairunnisa Khoiro Futri Ayumi KKN Kelompok 98 UINSU Laras Joefanny Lea, Salshabilla April Lubis, Alvi Hazri Lubis, Amru Prabowo Lubis, Naila Salsabila Manurung, Lutfia Nurfadilah Marpaung, Fadhlan Al Hafizh Marpaung, Mimbi Gusrera Matondang, M. Iqbal Firdaus Matondang, Tria Syafira Maulana, Putri Athika Mawandri, Dwi Mawarni, Dwiyana Megarani, Sheila Moely, Cut Mulyana Mrp, Assyifa Deswita Muhammad Ancha Sitorus Munika, Tia Mutiara, Yusnidar Sari Nabilah, Nanda Nabilah, Putri Naldo, Jufri Naldo Nanda, Meutia Nasution , Fiola Syfa Azura Nasution , Nursanita Nasution, Mutiara Nazli, Amanda Husnatul Nefi Darmayanti Ningtias, Afri Noor, Raudha Jasmine Noura, Vina Nst, Sabrina Cahyati Nur Anisa Nur Indah Rahma Dilla Nuraida, Ainun NURUL HIDAYAH Panjaitan, Muhammad Faiz Panjaitan, Nuraisyah Wulandari Parapat, Ruqayah Salsabila Pratiwi, Atikah Purba, Elsa Yoreina Purba, Hairum Nafsiah Purnama, Tri Bayu Puspitasari, Inda Putra Apriadi Siregar Putri Khairunnisa Putri Safira Putri, Eka Syah Qolbi, Rajab Khairul Rafli Muharamsyah Siregar Rahayu, Wika Sri Rahmanda, Lily Raisya, Syifana Nadia Ramadani, Selvia Ramadhani, Nadya Ramadhani, Syaira Zhieka Ramadiah, Putri Suci rangkuti, irma yanti Rangkuty, Meisa Putri Raniah, Sofia Rapotan Hasibuan Ravena Felisha Refiana, Revail Reinpal Falefi Ridwan Zulmi Rifdah, Annisa Aisy Rifma Rifma Risma, Ade S., Eva Mulyani Sabila, Widya Safitri, Novia Safriyanti Safriyanti Salamuddin Salamuddin, Salamuddin Salianto Salianto, Salianto Salsabila, Lutfia Aina Salsabilla Saragi, Dhea Rizky Fitri SARAGIH, INDAH AULIA PRATIWI Saragih, Tini Rezeki Sari, Amelia Resita Sari, Kurnia Permata Sari, Nilam Cahya Saumy Ramadini Sa’adah, Naila Shindu, Shindu Keysah Siahaan, Dyva Patricia Signora, Khalisa Aisyah Sihite, Rahel Navilia Sihotang, Oryza Sativa H Sikumbang, Eva Sahriani Sinaga, Haryanti Sinantin, Ipak SIREGAR, FINDYANI Siregar, Jelita Suryani Siregar, Nadia Safira Siregar, Nur hairini Siregar, Salwa Muthi’ah Siti Halijah Siti Yasmine Raqiqah Djais SRI RAHAYU Sri Rezky Gantina Sumiati Sumiati Suraya, Rani Susilawati, Susilawati Syafira Irwani Siregar, Nazwa Syafran Arrazy Syahadatina Syahadatina, Syahadatina SYAHARANI, LATIFAH Syahda, Suhaila Syahfitri, Rizky Indah Syahla Shatira Ulfa Syahmala, Arya Rahman Syahpira, Della Dwi Syakira, Salsabila Syalwa Uzla Syifa Rizqi, Puan Maulida T D E Angkat, Chairunnisa Talitha Zulaikha Tanjung, Adillah Maharani Tanjung, Hazira Yulistia Tantri, Dinda Agus Vaudi, Tazkia Wahyuni, Dita Widya Safira Winanti , Sumi Fitri Winda Sahputri Winda Syahfitri Wiyanto, Bunga Yasmin, Wan Yara Yulia Khairina Ashar Yunda Safitri Zahara, Asni Zahra Andini Zahra, Fairuz Zahra, Mauliza Zahratul Ulya Zata Ismah Zein, Muhammad Iqbal Haqiqi Zuhair, Raisa Daffa Zuhra, Fifia El Zuhrina Aidha Zulaila, Zulaila