p-Index From 2021 - 2026
11.448
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Inspiratif Pendidikan Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Journal of Health Education Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Kesehatan Manarang JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Konseling Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Science Midwifery Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Health Science Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Quality : Jurnal Kesehatan Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Innovative: Journal Of Social Science Research Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Journal of Accounting Law Communication and Technology Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Sevaka: Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Penyakit Asma Pada Perokok di Wilayah Kota Medan Susanti, Nofi; Citra Sari, Wulan Dwi; Harahap, Tria Astrid Nabila; Batubara, Talitha Shafiqah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12470

Abstract

Asma adalah suatu kondisi peradangan pernafasan jangka panjang yang mempengaruhi beberapa sel dan komponen. Peradangan yang berkepanjangan menyebabkan peningkatan hiperresponsif saluran napas, yang menyebabkan gejala episodik berulang, terutama sepanjang siang atau malam, seperti batuk, dada terasa sesak, dan sesak napas. Banyak faktor seperti jenis kelamin, usia, status atopi, keturunan, dan lingkungan mempengaruhi terjadinya asma. . Ada beberapa hal yang mungkin memicu serangan asma, antara lain alergen, infeksi, dan iritan yang memicu peradangan. Faktor risiko genetik untuk asma meliputi atopi, jenis kelamin, ras/etnis, hiperreaktivitas, dan variabel yang mengubah kelainan genetik. Berikutnya adalah faktor lingkungan, seperti variasi cuaca, makanan, obat-obatan, alergi makanan, polusi udara, asap rokok, dan alergen lainnya baik di dalam maupun di luar ruangan. Mempertahankan kualitas hidup adalah tujuan utama penatalaksanaan asma, sehingga penderita asma dapat menjalani kehidupan sehari-hari tanpa kesulitan besar.
Analisis Pengelolaan Sampah Rumah Tangga melalui Ecobrick di Kelurahan Pekan Labuhan Rifdah, Annisa Aisy; Susanti, Nofi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1914

Abstract

Garbage is something that is not used, not used, unpleasant or something that is thrown away that comes from human activities and does not happen by itself. Data shows that the amount of plastic waste in Indonesia is around 7.2 million tons per year (Adharsyah, 2019). Indonesia is in second place after producing 187.2 million tons of waste to the sea after China's 262.9 million tons (Wahyuni, 2016). The purpose of this paper is to analyze household waste management through ecobricks in Pekan Labuhan Village. This study uses qualitative methods in the form of primary and secondary data. The results of this study found that waste, especially household waste, would be more effective and efficient if the management was carried out collectively/communally starting from a small scope (family, village, and village). The conclusion of this study is that the use of ecobricks is, among others, as a material for making furniture, spaces, gardens, and buildings.
Epidemiologi HIV di Kota Medan Tahun 2021-2023 Tanjung, Hazira Yulistia; Ismah, Zata; Susanti, Nofi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i6.14622

Abstract

ABSTRACT  The importance of descriptive epidemiology based on people, place and time in HIV sufferers is known, in order to improve case finding and provide prevention and control programs to groups at risk. The city of Medan is the largest contributor to HIV cases in North Sumatra. RSU Haji Medan, is an HIV Referral Hospital, and a free ARV provider that can be an HIV representative in Medan City. To provide descriptive epidemiology and a map of the distribution of HIV sufferers in Medan City in 2021-2023. Quantitative type is descriptive using a cross-sectional design using medical record data. The sampling used was Exhaustive Sampling with a total of 121 samples. All data were analyzed using univariate analysis techniques, data on the sub-district where the patient lived was processed using QGIS 3.34.3 to see the distribution of residences of positive patients. The results showed that PLHIV had the most age characteristics, namely age 25-49 years (68.6%), male gender (75.2%), high school education (39.7%), not working (39.7%), and married (55.6%). Most people suffering from IO TB were men (60.0%), working (53.3%), and aged 25-49 years (73.3%), as well as hypertension. Most HIV cases are adults, male, have a high school education, are married, and work. Likewise, PLHIV who suffer from TB and hypertension are mostly adults, male and working. Medan Tembung District has the highest HIV cases in Medan City. Keywords: Descriptive Epidemiology, HIV, Medan City  ABSTRAK Pentingnya Epidemiologi Deskriptif berdasarkan orang, tempat, dan waktu pada penderita HIV diketahui, agar dapat meningkatkan penemuan kasus dan pemberian program pencegahan dan pengendalian kepada kelompok yang berisiko. Kota Medan penyumbang terbesar kasus HIV di Sumatera Utara. RSU Haji Medan, merupakan RS Rujukan HIV, dan penyedia ARV gratis yang dapat menjadi representatif HIV di Kota Medan. Untuk menggambarkan secara epidemiologi deskriptif dan peta sebaran penderita HIV di Kota Medan tahun 2021-2023. Jenis Kuantitatif bersifat deskriptif menggunakan desain cross sectional melalui data rekam medik. Pengambilan sampel yang digunakan yaitu Exhaustive Sampling dengan total 121 sampel. Seluruh data dianalisis dengan teknik analisis univariat, data kecamatan tempat tinggal ODHIV diolah menggunakan QGIS 3.34.3 untuk melihat sebaran tempat tinggal ODHIV. Didapatkan hasil ODHIV memiliki karakteristik usia terbanyak yaitu umur 25-49 tahun (68,6%), jenis kelamin laki-laki (75,2%), pendidikan SMA (39,7%), tidak bekerja (39,7%), dan sudah menikah (55,6%). Menderita IO TB paling banyak adalah laki-laki (60,0%), bekerja (53,3%), dan umur 25-49 tahun (73,3%), begitupun dengan Hipertensi.  Kasus HIV paling banyak adalah orang dewasa, berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan SMA, sudah menikah, serta bekerja. Begitupun ODHIV yang menderita TB dan Hipertensi paling banyak orang dewasa, berjenis kelamin laki-laki, dan bekerja. Kecamatan Medan Tembung memiliki kasus HIV tertinggi di Kota Medan. Kata Kunci: Epidemiologi Deskriptif, HIV, Kota Medan
Determinan Kejadian Diabetes Melitus Tipe II Pada Pasien Rawat Inap di UPTDK Rumah Sakit Umum Haji Medan Sinaga, Haryanti; Hasibuan, Rapotan; Susanti, Nofi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i5.14529

Abstract

ABSTRACT Nationally, the number of diabetes sufferers based on a doctor's diagnosis aged >15 years is more than 1 million sufferers. Meanwhile, North Sumatra alone has 55,351 sufferers. Based on an initial survey, researchers at RSU Haji Medan found that Diabetes Mellitus was the highest disease suffered by patients in 2023 based on doctors' diagnoses, there were 1,484 patients. This scientific evidence can be used as a benchmark and decision making for a more strategic and targeted Type II DM prevention program. This research uses quantitative research with an unmatching case control design. The population was 107 cases and 673 controls with a minimum sample size of 50 cases and 50 controls. Based on the results obtained, variables that were significantly associated (<0.05) with the incidence of type II DM were gender, hypertension status, physical activity, history of DM, BMI, and cholesterol status. It is hoped that health workers can carry out health promotions about Diabetes Mellitus and explain the risk factors for this disease. Apart from that, patients at RSU Haji Medan or members of the public should always regularly check their blood sugar, especially those aged > 45 years and those who have a family history of DM sufferers, reduce unhealthy lifestyle and eating patterns and always do physical activity 2-4 times a day. a week with a minimum of 10 minutes per day. Keywords: Determinant, Diabetes Mellitus Type II  ABSTRAK Secara nasional, jumlah penderita diabetes berdasarkan diagnose dokter usia >15 tahun sebanyak 1 juta lebih penderita. Sedangkan, Sumatera Utara sendiri sebanyak 55.351 penderita. Berdasarkan survei awal peneliti di RSU Haji  Medan  menemukan bahwa peyakit Diabetes Melitus merupakan penyakit yang tertinggi yang diderita oleh pasien tahun 2023 berdasarkan diagnosis dokter ada sebanyak 1.484 pasien. Dengan adanya bukti ilmiah ini dapat menjadi tolak ukur dan pengambilan keputusan untuk program pencegahan DM Tipe II yang lebih strategis dan tepat sasaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain case control unmatching. Populasi sebanyak 107 pada kasus dan 673 untk kontrol dengan besar minimal sempel 50 kasus dan 50 kontrol.  Berdasarkan hasil yang di peroleh, variabel yang berhubungan secara signifikan (<0,05) dengan kejadian DM tipe II adalah jenis kelamin, status hipertensi, aktivitas fisik, riwayat DM, IMT, dan status kolestrol. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat melakukan promosi kesehatan tentang penyakit Diabetes Melitus dan menjelaskan faktor-faktor resiko dari penyakit tersebut. Selain itu, pasien RSU Haji Medan atau masyarakat luar agar selalu rutin melakukan pengecekan gula darah terkhususnya pada usia >45 tahun dan juga yang memiliki riwayat keluarga penderita DM serta mengurangi pola hidup dan makan yang tidak sehat serta selalu melakukan aktivitas fisik 2-4 kali dalam seminggu dengan minimal 10 menit perhari.  Kata Kunci: Determinan, Diabetes Melitus Tipe II
Analisis Spasial Kasus Pneumonia Dengan Kepadatan Penduduk dan Potensi Banjir Di RSI Malahayati Medan Tahun 2023 Febrina, Dea; Susanti, Nofi; Dzakhirah, Jihan; Diwanta, Faradilla; Bangun, Ananda Salsabila Amin Br.; Barus, Nency Utami Br; Raisya, Syifana Nadia
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2040

Abstract

Pneumonia tetap menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan spasial antara kasus pneumonia dengan kepadatan penduduk dan potensi bahaya banjir di Kota Medan. Desain penelitian menggunakan studi cross-sectional dengan pendekatan ekologi berbasis analisis spasial, memanfaatkan data rekam medis RSI Malahayati Medan dan data BPS tahun 2023. Hasil menunjukkan autokorelasi spasial signifikan antara kasus pneumonia dengan kepadatan penduduk (Moran’s I = 0,285; p = 0,003) serta potensi bahaya banjir (Moran’s I = 0,215; p = 0,015), keduanya berpola mengelompok. Wilayah dengan kepadatan tinggi dan risiko banjir lebih besar memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami kejadian pneumonia. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi kesehatan masyarakat yang difokuskan pada wilayah padat penduduk dan rawan banjir.
Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Sipori-Pori Tanjungbalai Ade Fitri Zupi Saragih; Nofi Susanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1342

Abstract

Data yang diperoleh dari Puskesmas Sipori-Pori Kota Tanjungbalai pada tahun 2024, menunjukkan bahwa penderita diabetes melitus di wilayah tersebut mencapai 3916 jumlah jiwa dengan total populasi jumlah penduduk usia produktif sebanyak 11.739 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berkaitan dengan DMT2 di wilayah kerja Puskesmas Sipori-Pori, Kota Tanjungbalai. Metode yang digunakan adalah studi kasus-kontrol (retrospektif), data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis univariat, bivariat menggunakan Uji Chi-Square dan multivariat. Sampel terdiri dari 62 kelompok kasus dan 62 kelompok kasus yang telah menjalani pengobatan dan berdomisili di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian DMT2 meliputi usia (OR = 21,460; p = 0,000; 95% CI: 6,910–66,644), jenis kelamin (OR = 2,531; p = 0,019; 95% CI:1,223–5,236), riwayat keluarga (OR = 34,138; p = 0,000; 95% CI: 7,659–152,161) dan kurangnya aktivitas fisik (OR = 4,634; p = 0,002; 95% CI: 1,810–11,866). Sementara itu, obesitas (p = 0,296) dan kebiasaan merokok (p = 0,189) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Berdasarkan analisis multivariat, faktor yang paling dominan memengaruhi kejadian DMT2 adalah riwayat keluarga (OR= 37,764), diikuti oleh usia (OR = 16,899) dan kurang aktivitas fisik (OR = 6,546). Oleh karena itu, puskesmas perlu meningkatkan upaya skrining dini bagi kelompok berisiko tinggi berdasarkan faktor usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga melalui penyebaran informasi dan edukasi kepada kelompok masyarakat yang berisiko.
Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Prediabetes Berdasarkan Skrining Di UPT Puskesmas Sentosa Baru dan UPT Puskesmas Medan Area Selatan Syahla Shatira Ulfa; Nofi Susanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1346

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyebab kematian keempat tertinggi di dunia, dengan angka kematian mencapai 1,6 juta jiwa setiap tahun. Sekitar 90% penderita diabetes di dunia merupakan tipe diabetes melitus. Di Kota Medan, pada tahun 2024, tercatat 41.925 kasus prediabetes menurut data ASIK Dinas Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko prediabetes serta hubungan linear antar variabel berdasarkan hasil skrining di UPT Puskesmas Sentosa Baru dan Medan Area Selatan. Desain penelitian ini menggunakan retrospektif dengan jumlah sampel 56 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa tekanan darah memiliki hubungan signifikan dengan kejadian prediabetes yakni memiliki peluang 10,684 kali lebih besar (p=0,019; 95% CI 1,215–93,920), dan indeks massa tubuh sebesar 1,500 kali (p=0,001; 95% CI 1,130–1,990). Sebaliknya, jenis kelamin (p=0,602) dan lingkar perut (p=0,200) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil multivariat menunjukkan tekanan darah sebagai faktor paling berpengaruh dengan Exp.B 21,000 kali, sedangkan indeks massa tubuh menjadi faktor perancu dengan Exp.B sangat tinggi sebesar 1162884746 kali. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa hanya tekanan darah dan indeks massa tubuh yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian prediabetes dengan tekanan darah menjadi faktor yang paling berpengaruh. Sementara itu, jenis kelamin dan lingkar perut tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Epidemiologi Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Morawa Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Intan Kusumawati; Nofi Susanti; Jufri Naldo
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1348

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang ditularkan oleh virus arboviral melalui dua jenis spesies nyamuk yaitu, Aedes albopictus dan Aedes aegypti. Kecamatan Tanjung morawa memiliki 2 Puskesmas, Puskesmas Tanjung Morawa dan Puskesmas Dalu Sepuluh. Dari 2 Puskesmas ini kasus demam berdarah Dengue tertinggi ada pada Puskesmas Tanjung Morawa sebesar 80 kasus karena Puskesmas Tanjung Morawa adalah Puskesmas yang memiliki kasus tertinggi Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Deli Serdang tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui epidemiologi kejadian demam berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Morawa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey yang dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada responden secara langsung dengan pendekatan Case control. Analisa data menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian DBD (p-value 1,000), dan tidak ada hubungan antara penggunaan obat nyamuk dengan kejadian DBD (p-value 0,459). Ada hubungan antara sikap dengan kejadian DBD (p-value 0,005), Ada hubungan antara PSN dan 3M Plus dengan kejadian DBD (p-value 0,016), Ada hubungan antara menggantung pakaian dengan kejadian DBD (p-value 0,015), Ada hubungan antara Angka Bebas Jentik dengan kejadian DBD (p-value 0,019).
Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Obesitas di Desa Klambir Lima Suci Farahany; Ruqayah Salsabila Parapat; Lily Rahmanda; Nofi Susanti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30355

Abstract

Obesitas adalah masalah global. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), obesitas merupakan epidemi global yang jika dibiarkan akan memperburuk kesehatan masyarakat. Obesitas didefinisikan sebagai penumpukan lemak berlebihan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara energi yang diserap dan energi yang disimpan di jaringan adiposa dalam jangka waktu lama, yang pada akhirnya menimbulkan gangguan kesehatan. Dalam penelitian ini bentujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan kebiasaan mengonsumsi makana cepat saji dengan prevalensi obesitas di Desa Klambir Lima. Pendekatan cross-sectional digunakan dalam metode penelitian korelasional. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara tingkat obesitas di Desa Klambir Lima dengan pola konsumsi makanan cepat saji, khususnya Delapan belas (90%) responden mempunyai pola makan sering dan mengalami obesitas.
Pengabdian Kepada Masyarakat Cerdas Mengenal Dan Mencegah Penyakit Menular Pada Sistem Pernapasan (TBC) Dari Segi Epidemiologi Di Kalangan Remaja Huwaina Af’idah; Soeharto; Nofi Susanti; Andini Br Sembiring; Bela Wahyuni Manurung
Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): November : Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/sevaka.v3i4.636

Abstract

Tuberculosis (TB) is a contagious disease of the respiratory system that remains a global public health problem, including in Indonesia, with high incidence rates among adolescents due to intense social activities and interactions. This community service activity aims to increase adolescents' knowledge about TB from an epidemiological perspective, including modes of transmission, symptoms, risk factors, and prevention efforts as an airborne disease. The method used was a quasi-experimental approach with a two-group pretest-posttest design, through health education provided to 149 adolescents aged 15–17 years at Darussalam High School in Medan. Data collection was conducted using questionnaires to assess the level of knowledge before and after the educational intervention. The results of the activity showed a significant increase in the level of knowledge after the education was provided, where the percentage of respondents in the high knowledge category increased from 82% in the pre-test to 93% in the post-test, accompanied by a decrease in the sufficient and low knowledge categories. This study shows that community service activities through health education have a significant effect on increasing adolescents' knowledge about tuberculosis. Health education has been proven to be effective as a promotional and preventive measure, so it needs to be implemented continuously to prevent the transmission
Co-Authors A'ini, Syarifah ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Achyar Zein Adawiyah, Azzahra Al Ade Fitri Zupi Saragih Adristi, Yasmin Afifah, Khairizah Afifah, Siti Fadillah Afriza Pohan, Dhea Aghniya, Sahnaz Nurul Agustin, Annisa Marsya Agustin, Ira Ahmadi, Dela Andika Ahsan, Abdillah Al-Anshary, Aisyah Sholeh Aljutri, Aljutri Almira, Salwa Siti Alyssia Diva Aziza Amanda Clarissa Amanda, Dea Amanda, Isnaini Alya Ananta, Alya Dwi Andila, Fildzah Hassyati Andila, Fildzah Hasyyati Andini Andini Br Sembiring Andreansyah, Risky andriani, riski Andrika, Nuansah Annisa, Rifa Annisyah, Wahyu Aprillia, Rezky Ardiani, Annisa Nur Arifah, Cahyani Artila, Tita Assyfa, Vazira Nurul Aulia, Supangge Tiara Ayu Ananda Azizah, Wafiq Azmii, Nazhira Azri, Nabila Inne Azwa, Nadia Amanda Bangun, Ananda Salsabila Amin Br. Bara, Inggrid Mentari Batu Barokah, Wuni Barus, Nency Utami Br Batubara, Talitha Shafiqah Bela Wahyuni Manurung Boangmanalu, Lilis Karlina BR GINTING, RADHA AGRI Budanis Dwi Meilani Cahyani, Eka Citra Sari, Wulan Dwi Dalimunthe, Mawaddah Sri Rezeki DALIMUNTHE, NADIYAH RAHMA Dalimunthe, Ulfa Fadilla Darus, Nanda Fadillah Derani, Derani Desy Nuri Fajarningtiyas Dewi Agustina Dewi Sri Wahyuni, Dewi Sri Dewi, Sentia Dhita, Ad’dhan Diwanta, Faradilla Donal Anjar Simanjuntak Dwi Mawandri Dzakhirah, Jihan Efri, Puti Miratil Hayati Errisya, Muthia Khanza fadillah, indah Faiza Adinda Faiza, Mayla Falefi, Reinpal Fardani, Siti Nurhaliza Fatma Indriani Fauziah Nasution Febrina, Dea Firda Vinanda Fitri Hayati Fitriani Pramita Gurning Friska, Mutia Ginting, Nurkholisah br Gunadi Aulia, Rizky Gunawan, Amanda Natasya Hanafi, Riski Aditia Harahap, Mina Ainun Harahap, Tria Astrid Nabila Harsana, Amanda Putri Hasanah, Annisa HASANAH, WIRDATUN Hasibuan , Elvida Wati Hasibuan, Reni Ria Armayani Hasibuan, Talitha Azaria Hasrat Efendi Samosir Hera, Salwa Radah Hia, Clara Vera Mayesty Hidayati, Dinda Nuri Hutagalung, Putri Adinda Ramadhani Huwaina Af’idah Ikhwan Ikhwan Inayah, Fiqih Intan Kusumawati Irma Yanti Rangkuti Jasmine, Savina Talitha Jufri Naldo Kaaf Wajiah Siregar Kayla Devina Khairunnisa Khairunnisa Khoiro Futri Ayumi KKN Kelompok 98 UINSU Laras Joefanny Lea, Salshabilla April Lily Rahmanda Lubis, Alvi Hazri Lubis, Amru Prabowo Lubis, Naila Salsabila M. Yogi Riyantama Isjoni Manurung, Lutfia Nurfadilah Marpaung, Fadhlan Al Hafizh Marpaung, Mimbi Gusrera Matondang, M. Iqbal Firdaus Matondang, Tria Syafira Maulana, Putri Athika Mawandri, Dwi Mawarni, Dwiyana Megarani, Sheila Moely, Cut Moelyana Moely, Cut Mulyana Mrp, Assyifa Deswita Muhammad Ancha Sitorus Munika, Tia Mutiara, Yusnidar Sari Nabilah, Nanda Nabilah, Putri Nanda, Meutia Nasution, Mutiara Nazli, Amanda Husnatul Nefi Darmayanti Ni'matul Ulya Munthe Ningtias, Afri Noor, Raudha Jasmine Noura, Vina Nst, Sabrina Cahyati Nur Anisa Nur Indah Rahma Dilla Nuraida, Ainun Nuraisyah Wulandari Panjaitan Nurhayati Nurhayati NURUL HIDAYAH Panjaitan, Muhammad Faiz Pratiwi, Atikah Purba, Elsa Yoreina Purba, Hairum Nafsiah Purnama, Tri Bayu Puspitasari, Inda Putra Apriadi Siregar Putri Khairunnisa Putri Safira Putri, Eka Syah Qolbi, Rajab Khairul Rafli Muharamsyah Siregar Rahayu, Wika Sri Raisya, Syifana Nadia Ramadani, Selvia Ramadhani, Nadya Ramadhani, Syaira Zhieka Ramadiah, Putri Suci rangkuti, irma yanti Rangkuty, Meisa Putri Raniah, Sofia Rapotan Hasibuan Refiana, Revail Reinpal Falefi Ridwan Zulmi Rifdah, Annisa Aisy Rifma Rifma Risma, Ade Ruqayah Salsabila Parapat S., Eva Mulyani Sabila, Widya Safitri, Novia Safriyanti Safriyanti Salamuddin Salamuddin, Salamuddin Salianto Salianto, Salianto Salsabila, Lutfia Aina Salsabilla Saragi, Dhea Rizky Fitri SARAGIH, INDAH AULIA PRATIWI Saragih, Tini Rezeki Sari, Amelia Resita Sari, Kurnia Permata Sari, Nilam Cahya Saumy Ramadini Sa`adah, Naila Sa’adah, Naila Shindu, Shindu Keysah Siahaan, Dyva Patricia Signora, Khalisa Aisyah Sihite, Rahel Navilia Sihotang, Oryza Sativa H Sikumbang, Eva Sahriani Sinaga, Haryanti Sinantin, Ipak SIREGAR, FINDYANI Siregar, Jelita Suryani Siregar, Nadia Safira Siregar, Nur hairini Siregar, Salwa Muthi’ah Siti Halijah Siti Khodizah Harahap Soeharto SRI RAHAYU Suci Farahany Sumiati Sumiati Suraya, Rani Susilawati Susilawati Syafira Irwani Siregar, Nazwa Syafran Arrazy Syahadatina Syahadatina Syahadatina Syahadatina SYAHARANI, LATIFAH Syahda, Suhaila Syahfitri, Rizky Indah Syahla Shatira Ulfa Syahmala, Arya Rahman Syahpira, Della Dwi Syahrida Suryani Hasibuan Syakira, Salsabila Syalwa Uzla Syifa Rizqi, Puan Maulida T D E Angkat, Chairunnisa Talitha Zulaikha Tanjung, Adillah Maharani Tanjung, Hazira Yulistia Tantri, Dinda Agus Tiana, Triswa Vaudi, Tazkia Wahyuni, Dita Widya Safira Winanti , Sumi Fitri Winda Sahputri Winda Syahfitri Wiyanto, Bunga Yasmin, Wan Yara Yulia Khairina Ashar Yunda Safitri Zahara, Asni Zahra Andini Zahra, Fairuz Zahra, Mauliza Zata Ismah Zein, Muhammad Iqbal Haqiqi Zuhair, Raisa Daffa Zuhra, Fifia El Zuhrina Aidha Zulaila, Zulaila