p-Index From 2021 - 2026
11.696
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Inspiratif Pendidikan Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Journal of Health Education Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Kesehatan Manarang JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Konseling Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Science Midwifery Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Health Science Jurnal Kolaboratif Sains Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Quality : Jurnal Kesehatan Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Innovative: Journal Of Social Science Research JK Jurnal Kesehatan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Journal of Accounting Law Communication and Technology Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Sevaka: Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Penyakit Asma Pada Perokok di Wilayah Kota Medan Susanti, Nofi; Citra Sari, Wulan Dwi; Harahap, Tria Astrid Nabila; Batubara, Talitha Shafiqah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12470

Abstract

Asma adalah suatu kondisi peradangan pernafasan jangka panjang yang mempengaruhi beberapa sel dan komponen. Peradangan yang berkepanjangan menyebabkan peningkatan hiperresponsif saluran napas, yang menyebabkan gejala episodik berulang, terutama sepanjang siang atau malam, seperti batuk, dada terasa sesak, dan sesak napas. Banyak faktor seperti jenis kelamin, usia, status atopi, keturunan, dan lingkungan mempengaruhi terjadinya asma. . Ada beberapa hal yang mungkin memicu serangan asma, antara lain alergen, infeksi, dan iritan yang memicu peradangan. Faktor risiko genetik untuk asma meliputi atopi, jenis kelamin, ras/etnis, hiperreaktivitas, dan variabel yang mengubah kelainan genetik. Berikutnya adalah faktor lingkungan, seperti variasi cuaca, makanan, obat-obatan, alergi makanan, polusi udara, asap rokok, dan alergen lainnya baik di dalam maupun di luar ruangan. Mempertahankan kualitas hidup adalah tujuan utama penatalaksanaan asma, sehingga penderita asma dapat menjalani kehidupan sehari-hari tanpa kesulitan besar.
GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN MIKROBIOLOGI PADA AIR BERSIH BERDASARKAN DATA LABORATORIUM KESEHATAN DAERAH PADA BULAN OKTOBER HINGGA DESEMBER 2023 Nofi Susanti; Putri Khairunnisa; Syalwa Uzla; Amanda Clarissa; Ayu Ananda; Widya Safira
Jurnal Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Maret
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Clean water quality is determined by chemical, physical and bacteriological factors. Water for sanitation hygiene purposes has environmental health quality standards, one of which is biological parameters. Objective: The aim of this research is to identify water quality by testing microbiological parameters, namely coliform and e-coli bacteria. Method: This research uses cluster sampling and systematic sampling methods. Sampling is carried out only once for each sample tested. This research was conducted in October – December 2023 at the UPT Health Laboratory. The sample in this research was total sampling, namely the entire population was used as a research sample of 48 samples. Results: There were 48 results of microbiological examination of water, it was found that the highest frequency of total coliform examinations was according to the maximum standard (0/100ml) as many as 31 with a percentage of 64.6% and the frequency of E.coli examination was according to the maximum standard (0/100ml) as many as 30 with a percentage of 62.5%. Conclusion: Based on the results of clean water examinations carried out in the health laboratory with a total of 48 water samples, it shows that 30 samples with a percentage of 62.5% met the bacteriological requirements.
Analisis Pengelolaan Sampah Rumah Tangga melalui Ecobrick di Kelurahan Pekan Labuhan Rifdah, Annisa Aisy; Susanti, Nofi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1914

Abstract

Garbage is something that is not used, not used, unpleasant or something that is thrown away that comes from human activities and does not happen by itself. Data shows that the amount of plastic waste in Indonesia is around 7.2 million tons per year (Adharsyah, 2019). Indonesia is in second place after producing 187.2 million tons of waste to the sea after China's 262.9 million tons (Wahyuni, 2016). The purpose of this paper is to analyze household waste management through ecobricks in Pekan Labuhan Village. This study uses qualitative methods in the form of primary and secondary data. The results of this study found that waste, especially household waste, would be more effective and efficient if the management was carried out collectively/communally starting from a small scope (family, village, and village). The conclusion of this study is that the use of ecobricks is, among others, as a material for making furniture, spaces, gardens, and buildings.
Epidemiologi HIV di Kota Medan Tahun 2021-2023 Tanjung, Hazira Yulistia; Ismah, Zata; Susanti, Nofi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i6.14622

Abstract

ABSTRACT  The importance of descriptive epidemiology based on people, place and time in HIV sufferers is known, in order to improve case finding and provide prevention and control programs to groups at risk. The city of Medan is the largest contributor to HIV cases in North Sumatra. RSU Haji Medan, is an HIV Referral Hospital, and a free ARV provider that can be an HIV representative in Medan City. To provide descriptive epidemiology and a map of the distribution of HIV sufferers in Medan City in 2021-2023. Quantitative type is descriptive using a cross-sectional design using medical record data. The sampling used was Exhaustive Sampling with a total of 121 samples. All data were analyzed using univariate analysis techniques, data on the sub-district where the patient lived was processed using QGIS 3.34.3 to see the distribution of residences of positive patients. The results showed that PLHIV had the most age characteristics, namely age 25-49 years (68.6%), male gender (75.2%), high school education (39.7%), not working (39.7%), and married (55.6%). Most people suffering from IO TB were men (60.0%), working (53.3%), and aged 25-49 years (73.3%), as well as hypertension. Most HIV cases are adults, male, have a high school education, are married, and work. Likewise, PLHIV who suffer from TB and hypertension are mostly adults, male and working. Medan Tembung District has the highest HIV cases in Medan City. Keywords: Descriptive Epidemiology, HIV, Medan City  ABSTRAK Pentingnya Epidemiologi Deskriptif berdasarkan orang, tempat, dan waktu pada penderita HIV diketahui, agar dapat meningkatkan penemuan kasus dan pemberian program pencegahan dan pengendalian kepada kelompok yang berisiko. Kota Medan penyumbang terbesar kasus HIV di Sumatera Utara. RSU Haji Medan, merupakan RS Rujukan HIV, dan penyedia ARV gratis yang dapat menjadi representatif HIV di Kota Medan. Untuk menggambarkan secara epidemiologi deskriptif dan peta sebaran penderita HIV di Kota Medan tahun 2021-2023. Jenis Kuantitatif bersifat deskriptif menggunakan desain cross sectional melalui data rekam medik. Pengambilan sampel yang digunakan yaitu Exhaustive Sampling dengan total 121 sampel. Seluruh data dianalisis dengan teknik analisis univariat, data kecamatan tempat tinggal ODHIV diolah menggunakan QGIS 3.34.3 untuk melihat sebaran tempat tinggal ODHIV. Didapatkan hasil ODHIV memiliki karakteristik usia terbanyak yaitu umur 25-49 tahun (68,6%), jenis kelamin laki-laki (75,2%), pendidikan SMA (39,7%), tidak bekerja (39,7%), dan sudah menikah (55,6%). Menderita IO TB paling banyak adalah laki-laki (60,0%), bekerja (53,3%), dan umur 25-49 tahun (73,3%), begitupun dengan Hipertensi.  Kasus HIV paling banyak adalah orang dewasa, berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan SMA, sudah menikah, serta bekerja. Begitupun ODHIV yang menderita TB dan Hipertensi paling banyak orang dewasa, berjenis kelamin laki-laki, dan bekerja. Kecamatan Medan Tembung memiliki kasus HIV tertinggi di Kota Medan. Kata Kunci: Epidemiologi Deskriptif, HIV, Kota Medan
Determinan Kejadian Diabetes Melitus Tipe II Pada Pasien Rawat Inap di UPTDK Rumah Sakit Umum Haji Medan Sinaga, Haryanti; Hasibuan, Rapotan; Susanti, Nofi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i5.14529

Abstract

ABSTRACT Nationally, the number of diabetes sufferers based on a doctor's diagnosis aged >15 years is more than 1 million sufferers. Meanwhile, North Sumatra alone has 55,351 sufferers. Based on an initial survey, researchers at RSU Haji Medan found that Diabetes Mellitus was the highest disease suffered by patients in 2023 based on doctors' diagnoses, there were 1,484 patients. This scientific evidence can be used as a benchmark and decision making for a more strategic and targeted Type II DM prevention program. This research uses quantitative research with an unmatching case control design. The population was 107 cases and 673 controls with a minimum sample size of 50 cases and 50 controls. Based on the results obtained, variables that were significantly associated (<0.05) with the incidence of type II DM were gender, hypertension status, physical activity, history of DM, BMI, and cholesterol status. It is hoped that health workers can carry out health promotions about Diabetes Mellitus and explain the risk factors for this disease. Apart from that, patients at RSU Haji Medan or members of the public should always regularly check their blood sugar, especially those aged > 45 years and those who have a family history of DM sufferers, reduce unhealthy lifestyle and eating patterns and always do physical activity 2-4 times a day. a week with a minimum of 10 minutes per day. Keywords: Determinant, Diabetes Mellitus Type II  ABSTRAK Secara nasional, jumlah penderita diabetes berdasarkan diagnose dokter usia >15 tahun sebanyak 1 juta lebih penderita. Sedangkan, Sumatera Utara sendiri sebanyak 55.351 penderita. Berdasarkan survei awal peneliti di RSU Haji  Medan  menemukan bahwa peyakit Diabetes Melitus merupakan penyakit yang tertinggi yang diderita oleh pasien tahun 2023 berdasarkan diagnosis dokter ada sebanyak 1.484 pasien. Dengan adanya bukti ilmiah ini dapat menjadi tolak ukur dan pengambilan keputusan untuk program pencegahan DM Tipe II yang lebih strategis dan tepat sasaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain case control unmatching. Populasi sebanyak 107 pada kasus dan 673 untk kontrol dengan besar minimal sempel 50 kasus dan 50 kontrol.  Berdasarkan hasil yang di peroleh, variabel yang berhubungan secara signifikan (<0,05) dengan kejadian DM tipe II adalah jenis kelamin, status hipertensi, aktivitas fisik, riwayat DM, IMT, dan status kolestrol. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat melakukan promosi kesehatan tentang penyakit Diabetes Melitus dan menjelaskan faktor-faktor resiko dari penyakit tersebut. Selain itu, pasien RSU Haji Medan atau masyarakat luar agar selalu rutin melakukan pengecekan gula darah terkhususnya pada usia >45 tahun dan juga yang memiliki riwayat keluarga penderita DM serta mengurangi pola hidup dan makan yang tidak sehat serta selalu melakukan aktivitas fisik 2-4 kali dalam seminggu dengan minimal 10 menit perhari.  Kata Kunci: Determinan, Diabetes Melitus Tipe II
PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI MENGENAI KANKER SERVIKS BERBASIS EDUKASI DI SMK GELORA JAYA NUSANTARA Susanti, Nofi; Rangkuti, Irma Yanti; Syahadatina, Syahadatina; Harahap, Siti Khodizah; Hasibuan, Syahrida Suryani; Panjaitan, Nuraisyah Wulandari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.50965

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada perempuan di Indonesia. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV) yang ditularkan melalui hubungan seksual. Berdasarkan data GLOBOCAN tahun 2020, kanker serviks menempati urutan kedua sebagai kanker terbanyak pada perempuan di Indonesia dengan 36.633 kasus baru dan 21.003 kematian. Deteksi dini melalui skrining, seperti Pap smear atau Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA), menjadi upaya preventif yang efektif. Namun, tingkat pengetahuan dan kesadaran, khususnya di kalangan remaja putri, masih tergolong rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SMK Gelora Jaya Nusantara, Medan Tuntungan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman remaja putri terkait kanker serviks dan pentingnya deteksi dini. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pemutaran video edukatif, diskusi interaktif, serta pre-test dan post-test sebagai bentuk evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dari 84,8% sebelum penyuluhan menjadi 93,9% setelah kegiatan berlangsung. Edukasi berbasis partisipatif dan komunikasi dua arah terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi. Diharapkan kegiatan serupa dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah lain sebagai langkah promotif dan preventif dalam menurunkan angka kejadian kanker serviks.
Analisis Spasial Kasus Pneumonia Dengan Kepadatan Penduduk dan Potensi Banjir Di RSI Malahayati Medan Tahun 2023 Febrina, Dea; Susanti, Nofi; Dzakhirah, Jihan; Diwanta, Faradilla; Bangun, Ananda Salsabila Amin Br.; Barus, Nency Utami Br; Raisya, Syifana Nadia
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2040

Abstract

Pneumonia tetap menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan spasial antara kasus pneumonia dengan kepadatan penduduk dan potensi bahaya banjir di Kota Medan. Desain penelitian menggunakan studi cross-sectional dengan pendekatan ekologi berbasis analisis spasial, memanfaatkan data rekam medis RSI Malahayati Medan dan data BPS tahun 2023. Hasil menunjukkan autokorelasi spasial signifikan antara kasus pneumonia dengan kepadatan penduduk (Moran’s I = 0,285; p = 0,003) serta potensi bahaya banjir (Moran’s I = 0,215; p = 0,015), keduanya berpola mengelompok. Wilayah dengan kepadatan tinggi dan risiko banjir lebih besar memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami kejadian pneumonia. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi kesehatan masyarakat yang difokuskan pada wilayah padat penduduk dan rawan banjir.
PENYULUHAN PENGGUNAAN OBAT BEBAS DAN OBAT BEBAS TERBATAS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI OBAT DI KALANGAN PELAJAR: HEALTH EDUCATION ON OVER-THE-COUNTER (OTC) AND LIMITED OTC DRUG USE AS AN EFFORT TO IMPROVE MEDICINE LITERACY AMONG STUDENTS Rangkuti, Irma Yanti; Nofi Susanti; Syahadatina
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i2.978

Abstract

Self-medication, or the use of medication without a prescription, is a common practice in society, including among students. A lack of understanding regarding drug classification, packaging labels, and proper usage can lead to various risks such as medication errors, side effects, and drug resistance. This community service activity aimed to improve medicine literacy by providing education about over-the-counter (OTC) and limited OTC drugs to female vocational school students. The program was conducted at Vocational School in Medan, involving 30 participants. The intervention included a lecture session, pre-test and post-test assessments, and interactive discussions. The analysis showed an increase in knowledge scores by 4.1 points with a p-value of 0.00. This activity proved effective in enhancing adolescents’ understanding of rational drug use.
Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Sipori-Pori Tanjungbalai Ade Fitri Zupi Saragih; Nofi Susanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1342

Abstract

Data yang diperoleh dari Puskesmas Sipori-Pori Kota Tanjungbalai pada tahun 2024, menunjukkan bahwa penderita diabetes melitus di wilayah tersebut mencapai 3916 jumlah jiwa dengan total populasi jumlah penduduk usia produktif sebanyak 11.739 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berkaitan dengan DMT2 di wilayah kerja Puskesmas Sipori-Pori, Kota Tanjungbalai. Metode yang digunakan adalah studi kasus-kontrol (retrospektif), data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis univariat, bivariat menggunakan Uji Chi-Square dan multivariat. Sampel terdiri dari 62 kelompok kasus dan 62 kelompok kasus yang telah menjalani pengobatan dan berdomisili di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian DMT2 meliputi usia (OR = 21,460; p = 0,000; 95% CI: 6,910–66,644), jenis kelamin (OR = 2,531; p = 0,019; 95% CI:1,223–5,236), riwayat keluarga (OR = 34,138; p = 0,000; 95% CI: 7,659–152,161) dan kurangnya aktivitas fisik (OR = 4,634; p = 0,002; 95% CI: 1,810–11,866). Sementara itu, obesitas (p = 0,296) dan kebiasaan merokok (p = 0,189) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Berdasarkan analisis multivariat, faktor yang paling dominan memengaruhi kejadian DMT2 adalah riwayat keluarga (OR= 37,764), diikuti oleh usia (OR = 16,899) dan kurang aktivitas fisik (OR = 6,546). Oleh karena itu, puskesmas perlu meningkatkan upaya skrining dini bagi kelompok berisiko tinggi berdasarkan faktor usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga melalui penyebaran informasi dan edukasi kepada kelompok masyarakat yang berisiko.
Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Prediabetes Berdasarkan Skrining Di UPT Puskesmas Sentosa Baru dan UPT Puskesmas Medan Area Selatan Syahla Shatira Ulfa; Nofi Susanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1346

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyebab kematian keempat tertinggi di dunia, dengan angka kematian mencapai 1,6 juta jiwa setiap tahun. Sekitar 90% penderita diabetes di dunia merupakan tipe diabetes melitus. Di Kota Medan, pada tahun 2024, tercatat 41.925 kasus prediabetes menurut data ASIK Dinas Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko prediabetes serta hubungan linear antar variabel berdasarkan hasil skrining di UPT Puskesmas Sentosa Baru dan Medan Area Selatan. Desain penelitian ini menggunakan retrospektif dengan jumlah sampel 56 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa tekanan darah memiliki hubungan signifikan dengan kejadian prediabetes yakni memiliki peluang 10,684 kali lebih besar (p=0,019; 95% CI 1,215–93,920), dan indeks massa tubuh sebesar 1,500 kali (p=0,001; 95% CI 1,130–1,990). Sebaliknya, jenis kelamin (p=0,602) dan lingkar perut (p=0,200) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil multivariat menunjukkan tekanan darah sebagai faktor paling berpengaruh dengan Exp.B 21,000 kali, sedangkan indeks massa tubuh menjadi faktor perancu dengan Exp.B sangat tinggi sebesar 1162884746 kali. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa hanya tekanan darah dan indeks massa tubuh yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian prediabetes dengan tekanan darah menjadi faktor yang paling berpengaruh. Sementara itu, jenis kelamin dan lingkar perut tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Co-Authors A'ini, Syarifah ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Adawiyah, Azzahra Al Ade Fitri Zupi Saragih Adristi, Yasmin Afifah, Khairizah Afifah, Siti Fadillah Afriza Pohan, Dhea Aghniya, Sahnaz Nurul Agustin, Annisa Marsya Agustin, Ira Ahmadi, Dela Andika Al-Anshary, Aisyah Sholeh Aljutri, Aljutri Almira, Salwa Siti Alyssia Diva Aziza Amanda Clarissa Amanda, Dea Amanda, Isnaini Alya Amelia Resita Sari Ananta, Alya Dwi Andila, Fildzah Hassyati Andila, Fildzah Hasyyati Andini Andini Br Sembiring Andreansyah, Risky andriani, riski Andrika, Nuansah Anggun Sheillawany Annisa, Rifa Annisyah, Wahyu Aprillia, Rezky Ardiani, Annisa Nur Arifah, Cahyani Artila, Tita Assyfa, Vazira Nurul Aulia, Supangge Tiara Ayu Ananda Azizah, Wafiq Azmii, Nazhira Azri, Nabila Inne Azwa, Nadia Amanda A’isa Maharani Hasibuan Bangun, Ananda Salsabila Amin Br. Bara, Inggrid Mentari Batu Barokah, Wuni Barus, Nency Utami Br Batubara, Talitha Shafiqah Bela Wahyuni Manurung Boangmanalu, Lilis Karlina Br Ginting, Hutri Agustina BR GINTING, RADHA AGRI Br Purba , Saskia Khairunnisa Br Sembiring , Wira Anjani Budanis Dwi Meilani Cahyani, Eka Citra Sari, Wulan Dwi Dalimunthe, Mawaddah Sri Rezeki DALIMUNTHE, NADIYAH RAHMA Dalimunthe, Ulfa Fadilla Darus, Nanda Fadillah Derani, Derani Desy Nuri Fajarningtiyas Dewi Agustina Dewi Sri Wahyuni, Dewi Sri Dewi, Sentia Dhita, Ad’dhan Diwanta, Faradilla Dzakhirah, Jihan Efri, Puti Miratil Hayati Errisya, Muthia Khanza fadillah, indah Faiza, Mayla Falefi, Reinpal Fardani, Siti Nurhaliza Fatma Indriani Fauziah Nasution Febrina, Dea Firda Vinanda Fitri Hayati Fitriani Pramita Gurning Friska, Mutia Ginting, Nurkholisah br Gunadi Aulia, Rizky Gunawan, Amanda Natasya Gurusinga , Rizka Azura Efsa Hanafi, Riski Aditia Harahap, Mina Ainun Harahap, Siti Khodizah Harahap, Tria Astrid Nabila Harsana, Amanda Putri Hasanah, Annisa HASANAH, WIRDATUN Hasibuan , Elvida Wati Hasibuan , Wulan Hasibuan, Reni Ria Armayani Hasibuan, Syahrida Suryani Hasibuan, Talitha Azaria Hera, Salwa Radah Hia, Clara Vera Mayesty Hidayati, Dinda Nuri Hutagalung, Putri Adinda Ramadhani Huwaina Af’idah Ikhwan Ikhwan Inayah, Fiqih Intan Kusumawati Jasmine, Savina Talitha Kaaf Wajiah Siregar Kayla Devina Khairunnisa Khairunnisa Khoiro Futri Ayumi KKN Kelompok 98 UINSU Laras Joefanny Lea, Salshabilla April Lily Rahmanda Lubis, Alvi Hazri Lubis, Amru Prabowo Lubis, Naila Salsabila M. Yogi Riyantama Isjoni Manurung, Lutfia Nurfadilah Marpaung, Fadhlan Al Hafizh Marpaung, Mimbi Gusrera Matondang, M. Iqbal Firdaus Matondang, Tria Syafira Maulana, Putri Athika Mawandri, Dwi Mawarni, Dwiyana Megarani, Sheila Moely, Cut Moelyana Moely, Cut Mulyana Mrp, Assyifa Deswita Muhammad Ancha Sitorus Munika, Tia Mutiara, Yusnidar Sari Nabilah, Nanda Nabilah, Putri Naldo, Jufri Naldo Nanda, Meutia Nasution , Fiola Syfa Azura Nasution , Nursanita Nasution, Mutiara Nazli, Amanda Husnatul Nefi Darmayanti Ningtias, Afri Noor, Raudha Jasmine Noura, Vina Nst, Sabrina Cahyati Nur Anisa Nur Indah Rahma Dilla Nuraida, Ainun NURUL HIDAYAH Panjaitan, Muhammad Faiz Panjaitan, Nuraisyah Wulandari Pratiwi, Atikah Purba, Elsa Yoreina Purba, Hairum Nafsiah Purnama, Tri Bayu Puspitasari, Inda Putra Apriadi Siregar Putri Khairunnisa Putri Safira Putri, Eka Syah Qolbi, Rajab Khairul Rafli Muharamsyah Siregar Rahayu, Wika Sri Raisya, Syifana Nadia Ramadani, Selvia Ramadhani, Nadya Ramadhani, Syaira Zhieka Ramadiah, Putri Suci rangkuti, irma yanti Rangkuty, Meisa Putri Raniah, Sofia Rapotan Hasibuan Ravena Felisha Refiana, Revail Reinpal Falefi Ridwan Zulmi Rifdah, Annisa Aisy Rifma Rifma Risma, Ade Ruqayah Salsabila Parapat S., Eva Mulyani Sabila, Widya Safitri, Novia Safriyanti Safriyanti Salamuddin Salamuddin, Salamuddin Salianto Salianto, Salianto Salsabila, Lutfia Aina Salsabilla Saragi, Dhea Rizky Fitri SARAGIH, INDAH AULIA PRATIWI Saragih, Tini Rezeki Sari, Amelia Resita Sari, Kurnia Permata Sari, Nilam Cahya Saumy Ramadini Sa`adah, Naila Sa’adah, Naila Shindu, Shindu Keysah Siahaan, Dyva Patricia Signora, Khalisa Aisyah Sihite, Rahel Navilia Sihotang, Oryza Sativa H Sikumbang, Eva Sahriani Sinaga, Haryanti Sinantin, Ipak SIREGAR, FINDYANI Siregar, Jelita Suryani Siregar, Nadia Safira Siregar, Nur hairini Siregar, Salwa Muthi’ah Siti Halijah Siti Yasmine Raqiqah Djais Soeharto SRI RAHAYU Sri Rezky Gantina Suci Farahany Sumiati Sumiati Suraya, Rani Susilawati, Susilawati Syafira Irwani Siregar, Nazwa Syafran Arrazy Syahadatina Syahadatina, Syahadatina SYAHARANI, LATIFAH Syahda, Suhaila Syahfitri, Rizky Indah Syahla Shatira Ulfa Syahmala, Arya Rahman Syahpira, Della Dwi Syakira, Salsabila Syalwa Uzla Syifa Rizqi, Puan Maulida T D E Angkat, Chairunnisa Talitha Zulaikha Tanjung, Adillah Maharani Tanjung, Hazira Yulistia Tantri, Dinda Agus Tiana, Triswa Vaudi, Tazkia Wahyuni, Dita Widya Safira Winanti , Sumi Fitri Winda Sahputri Winda Syahfitri Wiyanto, Bunga Yasmin, Wan Yara Yulia Khairina Ashar Yunda Safitri Zahara, Asni Zahra Andini Zahra, Fairuz Zahra, Mauliza Zahratul Ulya Zata Ismah Zein, Muhammad Iqbal Haqiqi Zuhair, Raisa Daffa Zuhra, Fifia El Zuhrina Aidha Zulaila, Zulaila