p-Index From 2021 - 2026
11.82
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Inspiratif Pendidikan Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Journal of Health Education Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Kesehatan Manarang JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Konseling Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Science Midwifery Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Health Science Jurnal Kolaboratif Sains Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Quality : Jurnal Kesehatan Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Innovative: Journal Of Social Science Research Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Journal of Accounting Law Communication and Technology Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Sevaka: Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Faktor Karakteristik Penderita TB Serta Status Komorbid TB-DM Dengan Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis Di Kota Medan Tahun 2023: The Relationship Between Characteristic Factors of TB Patients and TB-DM Comorbid Status with the Success of Tuberculosis Treatment in Medan City in 2023 Anggun Sheillawany; Nofi Susanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9614

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Kota Medan merupakan wilayah dengan jumlah kasus TB tertinggi di Provinsi Sumatera Utara, namun tingkat keberhasilan pengobatannya masih rendah. Keberhasilan pengobatan TB dipengaruhi oleh faktor karakteristik individu dan penyakit penyerta seperti diabetes melitus (DM). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor karakteristik penderita TB dan TB-DM dengan keberhasilan pengobatan TB di Kota Medan tahun 2023. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 195 responden dipilih melalui teknik Simple Random Sampling berdasarkan data SITB tahun 2023. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p ? 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabel pekerjaan (p=0,019) yang berhubungan signifikan dengan keberhasilan pengobatan TB. Sementara variabel usia (p=0,654), jenis kelamin (p=1,000), pemeriksaan kontak (p=0,053), riwayat pengobatan sebelumnya (p=0,692), riwayat DM (p=0,366), dan status TB-DM (p=0,869) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulannya, status pekerjaan berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan TB. Oleh karena itu, program pengendalian TB perlu mempertimbangkan kondisi pekerjaan pasien dan memberikan edukasi serta pendampingan bagi pasien yang aktif bekerja agar pengobatan dapat diselesaikan secara optimal
Analisis Kejadian Luar Biasa (KLB) Ispa Di Wilayah Pesisir Belawan Berdasarkan Data Surveilans Bulanan: Analysis Of Extraordinaryevents (KLB) Of Ispa In The Belawan Coastal Area Based On Monthly Surveillance Data Nofi Susanti; Br Ginting, Hutri Agustina; Gurusinga , Rizka Azura Efsa; Siti Yasmine Raqiqah Djais; Hasibuan , Wulan; Zahratul Ulya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9784

Abstract

Penelitian ini menganalisis potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah pesisir Belawan berdasarkan data surveilans kesehatan kerja bulanan. Studi ini bertujuan mengidentifikasi pola kejadian ISPA, menentukan kecenderungan peningkatan kasus, serta mengevaluasi faktor temporal yang dapat memengaruhi dinamika penyakit di lingkungan kerja pesisir. Kondisi lingkungan yang lembap, kepadatan hunian, serta paparan risiko kerja menjadikan ISPA sebagai penyakit yang dominan dilaporkan pada pekerja di kawasan tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-analitik dengan memanfaatkan data sekunder dari Laporan Bulanan Kesehatan Pekerja (LBKP) periode Oktober 2025. Analisis meliputi perhitungan angka insidensi, proporsi masing-masing penyakit, dan penetapan indikasi outbreak melalui perbandingan dengan ambang batas epidemiologis. Variabel utama mencakup jumlah kasus ISPA sebagai penyakit dengan frekuensi tertinggi dibandingkan penyakit umum lainnya. Hasil menunjukkan ISPA merupakan kasus terbanyak, yaitu 30 dari 96 laporan penyakit umum (31,25%), melampaui hipertensi dan febris. Dominasi kasus ini mengindikasikan potensi KLB yang berkaitan dengan kondisi lingkungan pesisir dan musim hujan. Tidak ditemukan kasus penyakit akibat kerja, namun tingginya kasus ISPA menegaskan kerentanan pekerja terhadap infeksi pernapasan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sistem surveilans bulanan efektif dalam mendeteksi peningkatan kasus ISPA. Upaya pencegahan perlu diperkuat melalui edukasi kesehatan, perbaikan ventilasi, dan penguatan koordinasi antar-Pos UKK untuk mencegah terjadinya KLB di masa mendatang.
Prevalensi dan Faktor Risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Masyarakat Dewasa di Wilayah Pesisir Medan Labuhan: Prevalence and Risk Factors of Acute Respiratory Tract Infections (ARI) in Adults in the Coastal Area of Medan Labuhan Nasution , Fiola Syfa Azura; Br Purba , Saskia Khairunnisa; Nasution , Nursanita; Br Sembiring , Wira Anjani; Ravena Felisha; Nofi Susanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9793

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih sering ditemukan, khususnya pada wilayah pesisir dengan karakteristik lingkungan dan sosial tertentu. Penentuan fokus penelitian ini didasarkan pada hasil telaah data laporan morbiditas Puskesmas Medan Labuhan bulan Oktober, yang menunjukkan bahwa ISPA merupakan penyakit dengan jumlah kasus tertinggi di wilayah tersebut, sehingga relevan dijadikan prioritas kajian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi ISPA serta menggambarkan faktor risiko lingkungan dan perilaku yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada masyarakat pesisir Medan Labuhan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan 50 responden masyarakat dewasa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan pada awal November menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup karakteristik responden, kejadian ISPA dalam tiga bulan terakhir, faktor lingkungan rumah, faktor perilaku berisiko, serta upaya pencegahan ISPA. Analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi ISPA sebesar 34%, dengan faktor risiko dominan meliputi ventilasi rumah yang tidak memenuhi syarat, pencahayaan rumah yang kurang, serta paparan asap rokok di dalam rumah. Upaya pencegahan ISPA pada masyarakat pesisir masih belum optimal. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan intervensi promotif dan preventif oleh puskesmas untuk menurunkan risiko ISPA di wilayah pesisir.
Studi Ekologi Faktor Host Terhadap Penyakit Pneumonia Pada Balita Di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020 – 2023: Ecological Study of Host Factors on Pneumonia in Toddlers in North Sumatra Province 2020-2023 Sri Rezky Gantina; Nofi Susanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9964

Abstract

Menurut WHO, penyakit Pneumonia telah mengambil nyawa 740.180 anak dengan rentang usia <5 tahun. Provinsi Sumatera Utara, memiliki angka temuan kasus dan kematian akibat penyakit Pneumonia pada balita yang fluktuatif dari tahun 2020 - 2023, sehingga terdapat Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki temuan kasus Pneumonia tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui studi ekologi faktor host (Jenis Kelamin, ASI eksklusif, IDL, Status Gizi, dan BBLR) dengan penyakit Pneumonia pada balita di Provinsi Sumatera Utara tahun 2020 – 2023. Desain penelitian menggunakan studi ekologi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi kasus Pneumonia pada balita berdasarkan klasifikasi temuan kasus di Provinsi Sumatera Utara tahun 2020 – 2023 mengalami fluktuatif. Kabupaten Deli Serdang dan Kota Tebing Tinggi menjadi Kabupaten/Kota dengan kecenderungan angka temuan kasus Pneumonia pada balita tertinggi. Faktor Host yang memiliki kecenderungan positif dengan kasus Pneumonia pada balita yaitu ASI eksklusif, IDL dan BBLR, sedangkan yang memiliki Kecenderungan negatif yaitu status gizi. Pemetaan kasus Pneumonia pada balita tahun 2020 dalam kategori tinggi terdapat pada 10 Kabupaten/Kota, tahun 2021 kategori tinggi terdapat pada 3 Kabupaten/Kota, tahun 2022 kategori tinggi terdapat pada 7 Kabupaten/Kota, dan tahun 2023 kategori tinggi terdapat pada 9 Kabupaten/Kota. Saran untuk Dinas Kesehatan untuk meningkatkan sistem pemantauan dan pencatatan berbasis elektronik, Meningkatkan pemantauan serta edukasi kepada orang tua, Menyediakan layanan imunisasi keliling dan melakukan kerjasama dengan kader, memperkuat program pemantauan terhadap ibu hamil dan bayi baru lahir agar terhindar BBLR, memperkuat edukasi kepada ibu menyusui mengenai ASI eksklusif.
Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Obesitas di Desa Klambir Lima Suci Farahany; Ruqayah Salsabila Parapat; Lily Rahmanda; Nofi Susanti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30355

Abstract

Obesitas adalah masalah global. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), obesitas merupakan epidemi global yang jika dibiarkan akan memperburuk kesehatan masyarakat. Obesitas didefinisikan sebagai penumpukan lemak berlebihan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara energi yang diserap dan energi yang disimpan di jaringan adiposa dalam jangka waktu lama, yang pada akhirnya menimbulkan gangguan kesehatan. Dalam penelitian ini bentujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan kebiasaan mengonsumsi makana cepat saji dengan prevalensi obesitas di Desa Klambir Lima. Pendekatan cross-sectional digunakan dalam metode penelitian korelasional. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara tingkat obesitas di Desa Klambir Lima dengan pola konsumsi makanan cepat saji, khususnya Delapan belas (90%) responden mempunyai pola makan sering dan mengalami obesitas.
Epidemiologi Ekologi Kasus Malaria: Faktor Host, Dan Agent Di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020 – 2023: Ecological Epidemiology of Malaria Cases: Host and Agent Factors in North Sumatra Province 2020–2023 A’isa Maharani Hasibuan; Nofi Susanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10097

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis epidemiologi ekologi kasus malaria berdasarkan faktor host dan agent pada periode tahun 2020–2023. Penelitian menggunakan data sekunder dari SISMAL yang dianalisis secara deskriptif untuk melihat distribusi kasus menurut tahun kejadian, jenis kelamin, kelompok umur, pekerjaan, jenis Plasmodium, dan sebaran wilayah endemis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kasus malaria tertinggi terjadi pada tahun 2022 sebanyak 5.226 jiwa. Kabupaten/Kota dengan status endemis sedang secara konsisten adalah Batubara, Asahan, Labuhan Batu Utara, dan Serdang Bedagai. Risiko penularan pada laki-laki dan perempuan sama (rasio 1:1). Kelompok umur dewasa (15–64 tahun) menjadi yang paling banyak terinfeksi. Jenis pekerjaan berisiko tertinggi tercatat pada tahun 2022 sebesar 3.569 jiwa, terutama pada sektor perkebunan, pertanian, perikanan, kehutanan, atau tinggal di daerah endemis. Sebagian besar kasus disebabkan oleh Plasmodium vivax dan Plasmodium falciparum, dengan Asahan mencatat kasus tertinggi. Sebaran wilayah endemis sedang berkisar 1–4 kabupaten, sedangkan endemis rendah meningkat hingga 21 kabupaten/kota pada 2023. Penelitian ini menegaskan bahwa faktor host (umur, pekerjaan,) dan agent (Plasmodium vivax serta Plasmodium falciparum) berperan penting dalam penularan malaria di Sumatera Utara, sehingga pengendalian malaria memerlukan pendekatan terintegrasi berbasis faktor risiko tersebut.
Pengabdian Kepada Masyarakat Cerdas Mengenal Dan Mencegah Penyakit Menular Pada Sistem Pernapasan (TBC) Dari Segi Epidemiologi Di Kalangan Remaja Huwaina Af’idah; Soeharto; Nofi Susanti; Andini Br Sembiring; Bela Wahyuni Manurung
Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): November : Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/sevaka.v3i4.636

Abstract

Tuberculosis (TB) is a contagious disease of the respiratory system that remains a global public health problem, including in Indonesia, with high incidence rates among adolescents due to intense social activities and interactions. This community service activity aims to increase adolescents' knowledge about TB from an epidemiological perspective, including modes of transmission, symptoms, risk factors, and prevention efforts as an airborne disease. The method used was a quasi-experimental approach with a two-group pretest-posttest design, through health education provided to 149 adolescents aged 15–17 years at Darussalam High School in Medan. Data collection was conducted using questionnaires to assess the level of knowledge before and after the educational intervention. The results of the activity showed a significant increase in the level of knowledge after the education was provided, where the percentage of respondents in the high knowledge category increased from 82% in the pre-test to 93% in the post-test, accompanied by a decrease in the sufficient and low knowledge categories. This study shows that community service activities through health education have a significant effect on increasing adolescents' knowledge about tuberculosis. Health education has been proven to be effective as a promotional and preventive measure, so it needs to be implemented continuously to prevent the transmission
Gambaran Kualitas Surveilans Tuberkulosis Di UPTD Rumah Sakit Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024 Susanti, Nofi; Adawiyah, Azzahra Al; Sa`adah, Naila; Andila, Fildzah Hasyyati; Moely, Cut Moelyana
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2019

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan sistem surveilans yang kuat untuk mendukung upaya pengendalian dan penanganan penyakit secara efektif. Surveilans TB berfungsi mengumpulkan data yang akurat sebagai dasar perencanaan, pemantauan dan evaluasi program pengendalian TB. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kualitas pelaksanaan surveilans tuberkulosis di UPTD Rumah Sakit Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara tahun 2024 berdasarkan komponen alur surveilans. Penelitian menggunakan desain evaluasi dengan pemilihan informan secara purposive, melibatkan petugas Poli Infeksi Paru dan petugas rekam medis yang berperan langsung dalam pengelolaan data TB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh komponen surveilans dari pengumpulan data, pencatatan, pelaporan, analisis, tindak lanjut sampai diseminasi informasi, telah berjalan baik dan terintegrasi melalui sistem SITB dan SIMRS. Integrasi digital tersebut meningkatkan ketepatan waktu, akurasi, serta efisiensi pelaporan. Namun ketiadaan petugas surveilans khusus atau tenaga epidemiologi masih menjadi kendala dalam optimalisasi respon dan pemantauan kasus. Kesimpulannya, kualitas surveilans TB di UPTD Rumah Sakit Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara tergolong baik, meskipun diperlukan penguatan sumber daya khusus untuk meningkatkan efektivitas program surveilans.
Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis Paru di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Medan Tahun 2025 Susanti, Nofi; Tiana, Triswa
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2022

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that remains a public health problem worldwide, including in Indonesia. This disease is caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. The aim of this study was to determine the relationship between medication adherence and quality of life in inpatients with pulmonary tuberculosis (TB) at Bhayangkara Hospital in Medan. Methods: This study used a cross-sectional approach with a sample of 30 diagnosed pulmonary TB patients receiving anti-TB treatment. Data were collected through medical records and questionnaires, and analyzed using the chi-square test with a significance level of 0.05. Results: The results showed a significant relationship between medication adherence and improved patient quality of life (p=0.032). Adherent patients tended to have a better quality of life compared to non-adherent patients. Conclusion: TB medication adherence is crucial in achieving recovery and improving patient quality of life, as well as preventing drug resistance.
Factors Related To The Incidence of Anemia in Adolescent Girls at Mitra Inalum Private High School Dea Sunjaya; Nofi Susanti
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 2: April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i2.10395

Abstract

Anemia in adolescent girls is a significant health issue. This condition can be influenced by various factors such as nutritional status, sleep quality, menstrual cycle, and duration of menstruation. This study aims to analyze the relationship between nutritional status, sleep quality, menstrual cycle, and duration of menstruation with the incidence of anemia among adolescent girls at Mitra Inalum Private High School. The study uses a quantitative method with a cross sectional approach. Data analysis was conducted univariately and bivariately using the Chi-Square test with the help of SPSS software. The research population consists of 125 adolescent girls at Mitra Inalum Private High School in 2025. The research sample consists of 95 adolescent girls selected using random sampling techniques based on inclusion and exclusion criteria. The results of the chi-square test indicate no significant relationship between nutritional status and the incidence of anemia (-value = 1.00). There is a significant relationship between quality. The quality of sleep is associated with the occurrence of anemia (p = 0.000). There is a significant relationship between the menstrual cycle and the occurrence of anemia (p = 0.001). There is a significant relationship between the duration of menstruation and the occurrence of anemia (p = 0.000). This study concludes that quality of sleep, menstrual cycle, and duration of menstruation have a significant relationship with the occurrence of anemia in female adolescents at SMA Swasta Mitra Inalum. Meanwhile, nutritional status does not show a significant relationship.
Co-Authors A'ini, Syarifah ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Adawiyah, Azzahra Al Ade Fitri Zupi Saragih Adristi, Yasmin Afifah, Khairizah Afifah, Siti Fadillah Afriza Pohan, Dhea Aghniya, Sahnaz Nurul Agustin, Annisa Marsya Agustin, Ira Ahmadi, Dela Andika Al-Anshary, Aisyah Sholeh Aljutri, Aljutri Almira, Salwa Siti Alyssia Diva Aziza Amanda Clarissa Amanda, Dea Amanda, Isnaini Alya Amelia Resita Sari Ananta, Alya Dwi Andila, Fildzah Hassyati Andila, Fildzah Hasyyati Andini Andini Br Sembiring Andreansyah, Risky andriani, riski Andrika, Nuansah Anggun Sheillawany Annisa, Rifa Annisyah, Wahyu Aprillia, Rezky Ardiani, Annisa Nur Arifah, Cahyani Artila, Tita Assyfa, Vazira Nurul Aulia, Supangge Tiara Ayu Ananda Azizah, Wafiq Azmii, Nazhira Azri, Nabila Inne Azwa, Nadia Amanda A’isa Maharani Hasibuan Bangun, Ananda Salsabila Amin Br. Bara, Inggrid Mentari Batu Barokah, Wuni Barus, Nency Utami Br Batubara, Talitha Shafiqah Bela Wahyuni Manurung Boangmanalu, Lilis Karlina Br Ginting, Hutri Agustina BR GINTING, RADHA AGRI Br Purba , Saskia Khairunnisa Br Sembiring , Wira Anjani Budanis Dwi Meilani Cahyani, Eka Citra Sari, Wulan Dwi Dalimunthe, Mawaddah Sri Rezeki DALIMUNTHE, NADIYAH RAHMA Dalimunthe, Ulfa Fadilla Darus, Nanda Fadillah Dea Sunjaya Derani, Derani Desy Nuri Fajarningtiyas Dewi Agustina Dewi Sri Wahyuni, Dewi Sri Dewi, Sentia Dhita, Ad’dhan Diwanta, Faradilla Dzakhirah, Jihan Efri, Puti Miratil Hayati Errisya, Muthia Khanza fadillah, indah Faiza, Mayla Falefi, Reinpal Fardani, Siti Nurhaliza Fatma Indriani Fauziah Nasution Febrina, Dea Firda Vinanda Fitri Hayati Fitriani Pramita Gurning Friska, Mutia Ginting, Nurkholisah br Gunadi Aulia, Rizky Gunawan, Amanda Natasya Gurusinga , Rizka Azura Efsa Hanafi, Riski Aditia Harahap, Mina Ainun Harahap, Siti Khodizah Harahap, Tria Astrid Nabila Harsana, Amanda Putri Hasanah, Annisa HASANAH, WIRDATUN Hasibuan , Elvida Wati Hasibuan , Wulan Hasibuan, Reni Ria Armayani Hasibuan, Syahrida Suryani Hasibuan, Talitha Azaria Hera, Salwa Radah Hia, Clara Vera Mayesty Hidayati, Dinda Nuri Hutagalung, Putri Adinda Ramadhani Huwaina Af’idah Ikhwan Ikhwan Inayah, Fiqih Intan Kusumawati Jasmine, Savina Talitha Kaaf Wajiah Siregar Kayla Devina Khairunnisa Khairunnisa Khoiro Futri Ayumi KKN Kelompok 98 UINSU Laras Joefanny Lea, Salshabilla April Lily Rahmanda Lubis, Alvi Hazri Lubis, Amru Prabowo Lubis, Naila Salsabila M. Yogi Riyantama Isjoni Manurung, Lutfia Nurfadilah Marpaung, Fadhlan Al Hafizh Marpaung, Mimbi Gusrera Matondang, M. Iqbal Firdaus Matondang, Tria Syafira Maulana, Putri Athika Mawandri, Dwi Mawarni, Dwiyana Megarani, Sheila Moely, Cut Moelyana Moely, Cut Mulyana Mrp, Assyifa Deswita Muhammad Ancha Sitorus Munika, Tia Mutiara, Yusnidar Sari Nabilah, Nanda Nabilah, Putri Naldo, Jufri Naldo Nanda, Meutia Nasution , Fiola Syfa Azura Nasution , Nursanita Nasution, Mutiara Nazli, Amanda Husnatul Nefi Darmayanti Ningtias, Afri Noor, Raudha Jasmine Noura, Vina Nst, Sabrina Cahyati Nur Anisa Nur Indah Rahma Dilla Nuraida, Ainun NURUL HIDAYAH Panjaitan, Muhammad Faiz Panjaitan, Nuraisyah Wulandari Pratiwi, Atikah Purba, Elsa Yoreina Purba, Hairum Nafsiah Purnama, Tri Bayu Puspitasari, Inda Putra Apriadi Siregar Putri Khairunnisa Putri Safira Putri, Eka Syah Qolbi, Rajab Khairul Rafli Muharamsyah Siregar Rahayu, Wika Sri Raisya, Syifana Nadia Ramadani, Selvia Ramadhani, Nadya Ramadhani, Syaira Zhieka Ramadiah, Putri Suci rangkuti, irma yanti Rangkuty, Meisa Putri Raniah, Sofia Rapotan Hasibuan Ravena Felisha Refiana, Revail Reinpal Falefi Ridwan Zulmi Rifdah, Annisa Aisy Rifma Rifma Risma, Ade Ruqayah Salsabila Parapat S., Eva Mulyani Sabila, Widya Safitri, Novia Safriyanti Safriyanti Salamuddin Salamuddin, Salamuddin Salianto Salianto, Salianto Salsabila, Lutfia Aina Salsabilla Saragi, Dhea Rizky Fitri SARAGIH, INDAH AULIA PRATIWI Saragih, Tini Rezeki Sari, Amelia Resita Sari, Kurnia Permata Sari, Nilam Cahya Saumy Ramadini Sa`adah, Naila Sa’adah, Naila Shindu, Shindu Keysah Siahaan, Dyva Patricia Signora, Khalisa Aisyah Sihite, Rahel Navilia Sihotang, Oryza Sativa H Sikumbang, Eva Sahriani Sinaga, Haryanti Sinantin, Ipak SIREGAR, FINDYANI Siregar, Jelita Suryani Siregar, Nadia Safira Siregar, Nur hairini Siregar, Salwa Muthi’ah Siti Halijah Siti Yasmine Raqiqah Djais Soeharto SRI RAHAYU Sri Rezky Gantina Suci Farahany Sumiati Sumiati Suraya, Rani Susilawati, Susilawati Syafira Irwani Siregar, Nazwa Syafran Arrazy Syahadatina Syahadatina, Syahadatina SYAHARANI, LATIFAH Syahda, Suhaila Syahfitri, Rizky Indah Syahla Shatira Ulfa Syahmala, Arya Rahman Syahpira, Della Dwi Syakira, Salsabila Syalwa Uzla Syifa Rizqi, Puan Maulida T D E Angkat, Chairunnisa Talitha Zulaikha Tanjung, Adillah Maharani Tanjung, Hazira Yulistia Tantri, Dinda Agus Tiana, Triswa Vaudi, Tazkia Wahyuni, Dita Widya Safira Winanti , Sumi Fitri Winda Sahputri Winda Syahfitri Wiyanto, Bunga Yasmin, Wan Yara Yulia Khairina Ashar Yunda Safitri Zahara, Asni Zahra Andini Zahra, Fairuz Zahra, Mauliza Zahratul Ulya Zata Ismah Zein, Muhammad Iqbal Haqiqi Zuhair, Raisa Daffa Zuhra, Fifia El Zuhrina Aidha Zulaila, Zulaila