p-Index From 2021 - 2026
11.229
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Inspiratif Pendidikan Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Journal of Health Education Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Kesehatan Manarang JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Konseling Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Science Midwifery Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Health Science Jurnal Kolaboratif Sains Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Quality : Jurnal Kesehatan Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Innovative: Journal Of Social Science Research JK Jurnal Kesehatan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Journal of Accounting Law Communication and Technology Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Prediabetes Berdasarkan Skrining Di UPT Puskesmas Sentosa Baru dan UPT Puskesmas Medan Area Selatan Syahla Shatira Ulfa; Nofi Susanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1346

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyebab kematian keempat tertinggi di dunia, dengan angka kematian mencapai 1,6 juta jiwa setiap tahun. Sekitar 90% penderita diabetes di dunia merupakan tipe diabetes melitus. Di Kota Medan, pada tahun 2024, tercatat 41.925 kasus prediabetes menurut data ASIK Dinas Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko prediabetes serta hubungan linear antar variabel berdasarkan hasil skrining di UPT Puskesmas Sentosa Baru dan Medan Area Selatan. Desain penelitian ini menggunakan retrospektif dengan jumlah sampel 56 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa tekanan darah memiliki hubungan signifikan dengan kejadian prediabetes yakni memiliki peluang 10,684 kali lebih besar (p=0,019; 95% CI 1,215–93,920), dan indeks massa tubuh sebesar 1,500 kali (p=0,001; 95% CI 1,130–1,990). Sebaliknya, jenis kelamin (p=0,602) dan lingkar perut (p=0,200) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil multivariat menunjukkan tekanan darah sebagai faktor paling berpengaruh dengan Exp.B 21,000 kali, sedangkan indeks massa tubuh menjadi faktor perancu dengan Exp.B sangat tinggi sebesar 1162884746 kali. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa hanya tekanan darah dan indeks massa tubuh yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian prediabetes dengan tekanan darah menjadi faktor yang paling berpengaruh. Sementara itu, jenis kelamin dan lingkar perut tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Epidemiologi Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Morawa Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Intan Kusumawati; Nofi Susanti; Jufri Naldo
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1348

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang ditularkan oleh virus arboviral melalui dua jenis spesies nyamuk yaitu, Aedes albopictus dan Aedes aegypti. Kecamatan Tanjung morawa memiliki 2 Puskesmas, Puskesmas Tanjung Morawa dan Puskesmas Dalu Sepuluh. Dari 2 Puskesmas ini kasus demam berdarah Dengue tertinggi ada pada Puskesmas Tanjung Morawa sebesar 80 kasus karena Puskesmas Tanjung Morawa adalah Puskesmas yang memiliki kasus tertinggi Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Deli Serdang tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui epidemiologi kejadian demam berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Morawa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey yang dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada responden secara langsung dengan pendekatan Case control. Analisa data menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian DBD (p-value 1,000), dan tidak ada hubungan antara penggunaan obat nyamuk dengan kejadian DBD (p-value 0,459). Ada hubungan antara sikap dengan kejadian DBD (p-value 0,005), Ada hubungan antara PSN dan 3M Plus dengan kejadian DBD (p-value 0,016), Ada hubungan antara menggantung pakaian dengan kejadian DBD (p-value 0,015), Ada hubungan antara Angka Bebas Jentik dengan kejadian DBD (p-value 0,019).
Analisis Faktor Risiko Gaya Hidup Pada Pasien Hipertensi Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Bromo Kecamatan Medan Denai: Analysis of Lifestyle Risk Factors in Elderly Hypertension Patients in the Bromo Community Health Center Work Area, Medan Denai District Amelia Resita Sari; Nofi Susanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9613

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak menyerang lansia dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Dari data SKI 2023 (survei kesehatan indonesia), lebih dari setengah lansia di Indonesia (56,8). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis faktor-faktor risiko gaya hidup pada pasien hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Bromo, Kecamatan Medan Denai. Metode yang digunakan adalah studi analitik kuantitatif dengan pendekatan case control. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji Chi Square dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Populasi penelitian adalah 234 hipertensi lansia dengan sampel 80 responden. Yang dipilih menggunakan teknik dua proporsi dan melakukan adanya kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil uji chi square menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga dengan pasien hipertensi lansia (p = 0.014 < 0.05), selanjutnya adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi natrium pada pasien hipertensi lansia (p = <0.001 < 0.05), dan adanya hubungan yang signifikan antara merokok dengan pasien hipertensi lansia (p = 0.001 < 0.05). Hasil uji chi square menunjukan tidak ditemukan hubungan yang signifikan usia (p = 0.431 > 0.05), jenis kelamin (p = 0.459 > 0.05), stres (p = 0.723 > 0.05), kualitas tidur (p = 0.314 > 0.05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa Riwayat keluarga, konsumsi natrium dan merokok memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian pasien hipertensi lansia.
Hubungan Faktor Karakteristik Penderita TB Serta Status Komorbid TB-DM Dengan Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis Di Kota Medan Tahun 2023: The Relationship Between Characteristic Factors of TB Patients and TB-DM Comorbid Status with the Success of Tuberculosis Treatment in Medan City in 2023 Anggun Sheillawany; Nofi Susanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9614

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Kota Medan merupakan wilayah dengan jumlah kasus TB tertinggi di Provinsi Sumatera Utara, namun tingkat keberhasilan pengobatannya masih rendah. Keberhasilan pengobatan TB dipengaruhi oleh faktor karakteristik individu dan penyakit penyerta seperti diabetes melitus (DM). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor karakteristik penderita TB dan TB-DM dengan keberhasilan pengobatan TB di Kota Medan tahun 2023. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 195 responden dipilih melalui teknik Simple Random Sampling berdasarkan data SITB tahun 2023. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p ? 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabel pekerjaan (p=0,019) yang berhubungan signifikan dengan keberhasilan pengobatan TB. Sementara variabel usia (p=0,654), jenis kelamin (p=1,000), pemeriksaan kontak (p=0,053), riwayat pengobatan sebelumnya (p=0,692), riwayat DM (p=0,366), dan status TB-DM (p=0,869) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulannya, status pekerjaan berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan TB. Oleh karena itu, program pengendalian TB perlu mempertimbangkan kondisi pekerjaan pasien dan memberikan edukasi serta pendampingan bagi pasien yang aktif bekerja agar pengobatan dapat diselesaikan secara optimal
ANALISIS KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) ISPA DI WILAYAH PESISIR BELAWAN BERDASARKAN DATA SURVEILANS BULANAN Br Ginting, Hutri Agustina; Gurusinga , Rizka Azura Efsa; Siti Yasmine Raqiqah Djais; Hasibuan , Wulan; Zahratul Ulya; Nofi Susanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9784

Abstract

Penelitian ini menganalisis potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah pesisir Belawan berdasarkan data surveilans kesehatan kerja bulanan. Studi ini bertujuan mengidentifikasi pola kejadian ISPA, menentukan kecenderungan peningkatan kasus, serta mengevaluasi faktor temporal yang dapat memengaruhi dinamika penyakit di lingkungan kerja pesisir. Kondisi lingkungan yang lembap, kepadatan hunian, serta paparan risiko kerja menjadikan ISPA sebagai penyakit yang dominan dilaporkan pada pekerja di kawasan tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-analitik dengan memanfaatkan data sekunder dari Laporan Bulanan Kesehatan Pekerja (LBKP) periode Oktober 2025. Analisis meliputi perhitungan angka insidensi, proporsi masing-masing penyakit, dan penetapan indikasi outbreak melalui perbandingan dengan ambang batas epidemiologis. Variabel utama mencakup jumlah kasus ISPA sebagai penyakit dengan frekuensi tertinggi dibandingkan penyakit umum lainnya. Hasil menunjukkan ISPA merupakan kasus terbanyak, yaitu 30 dari 96 laporan penyakit umum (31,25%), melampaui hipertensi dan febris. Dominasi kasus ini mengindikasikan potensi KLB yang berkaitan dengan kondisi lingkungan pesisir dan musim hujan. Tidak ditemukan kasus penyakit akibat kerja, namun tingginya kasus ISPA menegaskan kerentanan pekerja terhadap infeksi pernapasan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sistem surveilans bulanan efektif dalam mendeteksi peningkatan kasus ISPA. Upaya pencegahan perlu diperkuat melalui edukasi kesehatan, perbaikan ventilasi, dan penguatan koordinasi antar-Pos UKK untuk mencegah terjadinya KLB di masa mendatang.
Prevalensi dan Faktor Risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Masyarakat Dewasa di Wilayah Pesisir Medan Labuhan Nasution , Fiola Syfa Azura; Br Purba , Saskia Khairunnisa; Nasution , Nursanita; Br Sembiring , Wira Anjani; Ravena Felisha; Nofi Susanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9793

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih sering ditemukan, khususnya pada wilayah pesisir dengan karakteristik lingkungan dan sosial tertentu. Penentuan fokus penelitian ini didasarkan pada hasil telaah data laporan morbiditas Puskesmas Medan Labuhan bulan Oktober, yang menunjukkan bahwa ISPA merupakan penyakit dengan jumlah kasus tertinggi di wilayah tersebut, sehingga relevan dijadikan prioritas kajian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi ISPA serta menggambarkan faktor risiko lingkungan dan perilaku yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada masyarakat pesisir Medan Labuhan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan 50 responden masyarakat dewasa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan pada awal November menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup karakteristik responden, kejadian ISPA dalam tiga bulan terakhir, faktor lingkungan rumah, faktor perilaku berisiko, serta upaya pencegahan ISPA. Analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi ISPA sebesar 34%, dengan faktor risiko dominan meliputi ventilasi rumah yang tidak memenuhi syarat, pencahayaan rumah yang kurang, serta paparan asap rokok di dalam rumah. Upaya pencegahan ISPA pada masyarakat pesisir masih belum optimal. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan intervensi promotif dan preventif oleh puskesmas untuk menurunkan risiko ISPA di wilayah pesisir.
Studi Ekologi Faktor Host Terhadap Penyakit Pneumonia Pada Balita Di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020 – 2023: Ecological Study of Host Factors on Pneumonia in Toddlers in North Sumatra Province 2020-2023 Sri Rezky Gantina; Nofi Susanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9964

Abstract

Menurut WHO, penyakit Pneumonia telah mengambil nyawa 740.180 anak dengan rentang usia <5 tahun. Provinsi Sumatera Utara, memiliki angka temuan kasus dan kematian akibat penyakit Pneumonia pada balita yang fluktuatif dari tahun 2020 - 2023, sehingga terdapat Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki temuan kasus Pneumonia tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui studi ekologi faktor host (Jenis Kelamin, ASI eksklusif, IDL, Status Gizi, dan BBLR) dengan penyakit Pneumonia pada balita di Provinsi Sumatera Utara tahun 2020 – 2023. Desain penelitian menggunakan studi ekologi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi kasus Pneumonia pada balita berdasarkan klasifikasi temuan kasus di Provinsi Sumatera Utara tahun 2020 – 2023 mengalami fluktuatif. Kabupaten Deli Serdang dan Kota Tebing Tinggi menjadi Kabupaten/Kota dengan kecenderungan angka temuan kasus Pneumonia pada balita tertinggi. Faktor Host yang memiliki kecenderungan positif dengan kasus Pneumonia pada balita yaitu ASI eksklusif, IDL dan BBLR, sedangkan yang memiliki Kecenderungan negatif yaitu status gizi. Pemetaan kasus Pneumonia pada balita tahun 2020 dalam kategori tinggi terdapat pada 10 Kabupaten/Kota, tahun 2021 kategori tinggi terdapat pada 3 Kabupaten/Kota, tahun 2022 kategori tinggi terdapat pada 7 Kabupaten/Kota, dan tahun 2023 kategori tinggi terdapat pada 9 Kabupaten/Kota. Saran untuk Dinas Kesehatan untuk meningkatkan sistem pemantauan dan pencatatan berbasis elektronik, Meningkatkan pemantauan serta edukasi kepada orang tua, Menyediakan layanan imunisasi keliling dan melakukan kerjasama dengan kader, memperkuat program pemantauan terhadap ibu hamil dan bayi baru lahir agar terhindar BBLR, memperkuat edukasi kepada ibu menyusui mengenai ASI eksklusif.
Co-Authors A'ini, Syarifah ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Adawiyah, Azzahra Al Ade Fitri Zupi Saragih Adristi, Yasmin Afifah, Khairizah Afifah, Siti Fadillah Afriza Pohan, Dhea Aghniya, Sahnaz Nurul Agustin, Annisa Marsya Agustin, Ira Ahmadi, Dela Andika Al-Anshary, Aisyah Sholeh Aljutri, Aljutri Almira, Salwa Siti Alyssia Diva Aziza Amanda Clarissa Amanda, Dea Amanda, Isnaini Alya Amelia Resita Sari Ananta, Alya Dwi Andila, Fildzah Hassyati Andini Andreansyah, Risky andriani, riski Andrika, Nuansah Anggun Sheillawany Annisa, Rifa Annisyah, Wahyu Aprillia, Rezky Ardiani, Annisa Nur Arifah, Cahyani Artila, Tita Assyfa, Vazira Nurul Aulia, Supangge Tiara Ayu Ananda Azizah, Wafiq Azmii, Nazhira Azri, Nabila Inne Azwa, Nadia Amanda Bangun, Ananda Salsabila Amin Br. Bara, Inggrid Mentari Batu Barokah, Wuni Barus, Nency Utami Br Batubara, Talitha Shafiqah Boangmanalu, Lilis Karlina Br Ginting, Hutri Agustina BR GINTING, RADHA AGRI Br Purba , Saskia Khairunnisa Br Sembiring , Wira Anjani Budanis Dwi Meilani Cahyani, Eka Citra Sari, Wulan Dwi Dalimunthe, Mawaddah Sri Rezeki DALIMUNTHE, NADIYAH RAHMA Dalimunthe, Ulfa Fadilla Darus, Nanda Fadillah Derani, Derani Desy Nuri Fajarningtiyas Dewi Agustina Dewi Sri Wahyuni, Dewi Sri Dewi, Sentia Dhita, Ad’dhan Diwanta, Faradilla Dzakhirah, Jihan Efri, Puti Miratil Hayati Errisya, Muthia Khanza fadillah, indah Faiza, Mayla Falefi, Reinpal Farahany, Suci Fardani, Siti Nurhaliza Fatma Indriani Fauziah Nasution Febrina, Dea Firda Vinanda Fitri Hayati Fitriani Pramita Gurning Friska, Mutia Ginting, Nurkholisah br Gunadi Aulia, Rizky Gunawan, Amanda Natasya Gurusinga , Rizka Azura Efsa Hanafi, Riski Aditia Harahap, Mina Ainun Harahap, Siti Khodizah Harahap, Tria Astrid Nabila Harsana, Amanda Putri Hasanah, Annisa HASANAH, WIRDATUN Hasibuan , Elvida Wati Hasibuan , Wulan Hasibuan, Reni Ria Armayani Hasibuan, Syahrida Suryani Hasibuan, Talitha Azaria Hera, Salwa Radah Hia, Clara Vera Mayesty Hidayati, Dinda Nuri Hutagalung, Putri Adinda Ramadhani Ikhwan Ikhwan Inayah, Fiqih Intan Kusumawati Jasmine, Savina Talitha Kaaf Wajiah Siregar Kayla Devina Khairunnisa Khairunnisa Khoiro Futri Ayumi KKN Kelompok 98 UINSU Laras Joefanny Lea, Salshabilla April Lubis, Alvi Hazri Lubis, Amru Prabowo Lubis, Naila Salsabila Manurung, Lutfia Nurfadilah Marpaung, Fadhlan Al Hafizh Marpaung, Mimbi Gusrera Matondang, M. Iqbal Firdaus Matondang, Tria Syafira Maulana, Putri Athika Mawandri, Dwi Mawarni, Dwiyana Megarani, Sheila Moely, Cut Mulyana Mrp, Assyifa Deswita Muhammad Ancha Sitorus Munika, Tia Mutiara, Yusnidar Sari Nabilah, Nanda Nabilah, Putri Naldo, Jufri Naldo Nanda, Meutia Nasution , Fiola Syfa Azura Nasution , Nursanita Nasution, Mutiara Nazli, Amanda Husnatul Nefi Darmayanti Ningtias, Afri Noor, Raudha Jasmine Noura, Vina Nst, Sabrina Cahyati Nur Anisa Nur Indah Rahma Dilla Nuraida, Ainun NURUL HIDAYAH Panjaitan, Muhammad Faiz Panjaitan, Nuraisyah Wulandari Parapat, Ruqayah Salsabila Pratiwi, Atikah Purba, Elsa Yoreina Purba, Hairum Nafsiah Purnama, Tri Bayu Puspitasari, Inda Putra Apriadi Siregar Putri Khairunnisa Putri Safira Putri, Eka Syah Qolbi, Rajab Khairul Rafli Muharamsyah Siregar Rahayu, Wika Sri Rahmanda, Lily Raisya, Syifana Nadia Ramadani, Selvia Ramadhani, Nadya Ramadhani, Syaira Zhieka Ramadiah, Putri Suci rangkuti, irma yanti Rangkuty, Meisa Putri Raniah, Sofia Rapotan Hasibuan Ravena Felisha Refiana, Revail Reinpal Falefi Ridwan Zulmi Rifdah, Annisa Aisy Rifma Rifma Risma, Ade S., Eva Mulyani Sabila, Widya Safitri, Novia Safriyanti Safriyanti Salamuddin Salamuddin, Salamuddin Salianto Salianto, Salianto Salsabila, Lutfia Aina Salsabilla Saragi, Dhea Rizky Fitri SARAGIH, INDAH AULIA PRATIWI Saragih, Tini Rezeki Sari, Amelia Resita Sari, Kurnia Permata Sari, Nilam Cahya Saumy Ramadini Sa’adah, Naila Shindu, Shindu Keysah Siahaan, Dyva Patricia Signora, Khalisa Aisyah Sihite, Rahel Navilia Sihotang, Oryza Sativa H Sikumbang, Eva Sahriani Sinaga, Haryanti Sinantin, Ipak SIREGAR, FINDYANI Siregar, Jelita Suryani Siregar, Nadia Safira Siregar, Nur hairini Siregar, Salwa Muthi’ah Siti Halijah Siti Yasmine Raqiqah Djais SRI RAHAYU Sri Rezky Gantina Sumiati Sumiati Suraya, Rani Susilawati, Susilawati Syafira Irwani Siregar, Nazwa Syafran Arrazy Syahadatina Syahadatina, Syahadatina SYAHARANI, LATIFAH Syahda, Suhaila Syahfitri, Rizky Indah Syahla Shatira Ulfa Syahmala, Arya Rahman Syahpira, Della Dwi Syakira, Salsabila Syalwa Uzla Syifa Rizqi, Puan Maulida T D E Angkat, Chairunnisa Talitha Zulaikha Tanjung, Adillah Maharani Tanjung, Hazira Yulistia Tantri, Dinda Agus Vaudi, Tazkia Wahyuni, Dita Widya Safira Winanti , Sumi Fitri Winda Sahputri Winda Syahfitri Wiyanto, Bunga Yasmin, Wan Yara Yulia Khairina Ashar Yunda Safitri Zahara, Asni Zahra Andini Zahra, Fairuz Zahra, Mauliza Zahratul Ulya Zata Ismah Zein, Muhammad Iqbal Haqiqi Zuhair, Raisa Daffa Zuhra, Fifia El Zuhrina Aidha Zulaila, Zulaila