p-Index From 2021 - 2026
11.229
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Inspiratif Pendidikan Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Journal of Health Education Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Kesehatan Manarang JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Konseling Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Science Midwifery Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Health Science Jurnal Kolaboratif Sains Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Quality : Jurnal Kesehatan Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Innovative: Journal Of Social Science Research JK Jurnal Kesehatan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Journal of Accounting Law Communication and Technology Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

GEJALA DAN FAKTOR RISIKO HIPERTENSI PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA DESA DAGANG KELAMBIR KECAMATAN TANJUNG MORAWA Gunawan, Amanda Natasya; Hanafi, Riski Aditia; Ramadhani, Syaira Zhieka; Susanti, Nofi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.29495

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis yang semakin menjadi masalah kesehatan global, terutama di kalangan lansia. Proses penuaan pada lansia menyebabkan perubahan pada sistem kardiovaskular dan metabolisme tubuh, yang membuat mereka lebih rentan terhadap hipertensi. Di Indonesia dan secara global, prevalensi hipertensi pada lansia terus meningkat, menjadi salah satu prioritas dalam upaya pencegahan penyakit kardiovaskular. Penelitian ini dilakukan di Posyandu Lansia Desa Dagang Kelambir, Kecamatan Tanjung Morawa, dengan tujuan untuk mendalami gejala hipertensi dan faktor risiko yang terkait. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik, di mana populasi studi terdiri dari lansia yang aktif mengunjungi posyandu, dengan sampel berfokus pada mereka yang menunjukkan gejala hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti jenis kelamin, gaya hidup, dan pola makan berperan penting dalam meningkatkan risiko hipertensi pada lansia. Wanita cenderung memiliki risiko lebih tinggi karena faktor hormonal dan kecenderungan genetik, sementara gaya hidup seperti kurangnya aktivitas fisik, diet tinggi garam, dan kebiasaan merokok juga berkontribusi dalam meningkatkan tekanan darah. Dalam konteks ini, penelitian memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika hipertensi pada lansia, yang dapat membantu dalam merancang intervensi dan program kesehatan yang lebih efektif. Edukasi tentang pentingnya pengawasan tekanan darah secara rutin, promosi gaya hidup sehat, dan pemantauan pola makan yang tepat menjadi kunci dalam mengurangi beban penyakit kardiovaskular di kalangan populasi lansia.
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP KOLESTROL Susanti, Nofi; Wiyanto, Bunga; Hidayati, Dinda Nuri; Noor, Raudha Jasmine
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30159

Abstract

Kolesterol merupakan senyawa lemak yang diproduksi oleh berbagai sel dalam tubuh, dan sekitar seperempat kolesterol yang dihasilkan dalam tubuh diproduksi oleh sel-sel hati. Pada dasarnya tubuh membutuhkan kolesterol untuk tetap sehat. Selain pola makan yang kian tidak sehat, masalah, lain seperti kebiasaan merokok dan stres berat dapat menimbulkan gangguan kesehatan yang serius. Salah satu yang termasuk berbahaya adalah gangguan kolestrol tinggi. Tingginya kadar kolestrol adalah faktor resiko utama penyebab penyakit jantung Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terhadap kolesterol serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah survei kuesioner dan tes kolesterol dengan metode POCT dan metode CHOD-PAP. Berdasarkan hasil penelitian, 74% responden memiliki pengetahuan baik tentang kolesterol, sedangkan sikap terhadap kolesterol berada pada kategori “sesuai”, dengan tingkat jawaban benar sebesar 61%. Perilaku masyarakat dalam menangani kolesterol dinilai baik dengan tingkat akurasi 94%. Faktor eksternal seperti kebiasaan merokok dan konsumsi makanan tinggi lemak diketahui berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kadar kolesterol. Studi ini menyoroti pentingnya gaya hidup sehat, termasuk pola makan seimbang dan olahraga teratur, dalam mengendalikan kadar kolesterol. Pendidikan dan promosi kesehatan yang berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan tindakan pencegahan.  Berdasarkan penelitian Perilaku masyarakat terhadap kolesterol juga 94% berada pada kategori “baik”. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pemahaman yang baik tentang kolesterol dan bertindak tepat dalam menanganinya.
MEMAHAMI KOMPLEKSITAS ASAM URAT SEBAGAI PENYAKIT TIDAK MENULAR DI MASYARAKAT : LITERATURE REVIEW Hutagalung, Putri Adinda Ramadhani; Susanti, Nofi; Fadillah, Indah; Winanti , Sumi Fitri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30210

Abstract

Suatu bentuk penyakit radang sendi yang disebut asam urat disebabkan oleh akumulasi kristaluria di banyak sendi. Di Indonesia sendiri, penyakit asam urat merupakan penyakit terbanyak kedua setelah hipertensi, diperkirakan sekitar 840 dari 100.000 orang terkena penyakit tersebut. Kelompok usia di bawah 34 tahun (32%) dan di atas 34 tahun (68%) yang merupakan kelompok usia paling rentan di Indonesia merupakan kelompok yang mengalami kasus ini. Untuk pria, kadar asam urat darah normal adalah antara 3,5 dan 7 miligram per desiliter bagi wanita, kadar asam urat darah normal adalah antara 2,6 dan 6 miligram per desiliter. Kondisi ini terjadi karena pada masa menopause, perempuan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami peningkatan asam urat akibat penurunan kadar hormon estrogen. Menurut tiga penelitian, usia berperan dalam peningkatan kadar asam urat. Kemungkinan seseorang mengalami peningkatan kadar asam urat meningkat seiring bertambahnya usia. Rentang usia orang yang terkena penyakit asam urat bekisar >40 tahun  banyaknya factor risiko yang dapat menyebabkan PTM  ini seperti, riwayat keluarga, mengonsumsi makanan yang tinggi purin, efek obat obatan, usia, jenis kelamin, dan gaya hidup yang tidak baik. Untuk tingkat pengetahuan masyarakat mengenai gejala dan cara menangani asam urat tergolong rendah, dengan presentase mencapai 47% dan 54,8%. Metode yang dilakukan yaitu pendekatan melalui tinjauan literatur dengan fokus pada subjek atau variabel yang diteliti.
PENGETAHUAN DAN SIKAP “SADARI” KANKER PAYUDARA PADA SISWI DI SMA-SMK YAPIM TARUNA SEI GELUGUR Susanti, Nofi; Afifah, Khairizah; Sihotang, Oryza Sativa H; Siregar, Salwa Muthi’ah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30296

Abstract

Indonesia memiliki angka kejadian kanker payudara tertinggi di antara semua jenis kanker. Memulai Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada masa remaja sangatlah penting karena merupakan pendekatan signifikan untuk identifikasi dini. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku SADARI pada siswi SMA-SMK YAPIM Taruna Sei Gelugur. Metodologi penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 43 siswa perempuan kelas 2 dan 3 sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dianalisis dengan uji Chi Square.Temuan menunjukkan bahwa tidak ada korelasi signifikan secara statistik antara pengetahuan dan perilaku SADARI (p=0,075). Namun, terdapat korelasi signifikan secara statistik antara sikap dan perilaku SADARI (p=0,010). Usia mayoritas responden adalah 17 tahun, yaitu sebesar 48,8%. Sebanyak 60,5% peserta yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi telah melakukan SADARI, sedangkan 74,4% peserta yang memiliki sikap positif pernah melakukan SADARI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sikap memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk perilaku SADARI pada remaja putri. Oleh karena itu, diperlukan inisiatif pendidikan yang secara khusus menargetkan pengembangan sikap positif terhadap praktik SADARI. Program pendidikan ini harus dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara melalui SADARI, sehingga dapat mendorong remaja putri untuk lebih proaktif dalam menjaga kesehatan mereka. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan angka kejadian kanker payudara di Indonesia di masa mendatang.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DALAM DETEKSI KANKER PAYUDARA Susanti, Nofi; Afifah, Siti Fadillah; Hia, Clara Vera Mayesty; Amanda, Dea
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30337

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara telah meningkat. Namun, banyak wanita tetap tidak melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara teratur, sehingga kanker payudara sering ditemukan pada tahap lanjut ketika prognosisnya buruk. Salah satu cara yang efektif untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini adalah pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), yang melibatkan pemeriksaan payudara sendiri secara teratur untuk mencari tanda-tanda kanker payudara. Desain dari penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross sectional, dengan jumlah sampel 23 orang. Analisis data yang digunakan adalah uji bivariate dengan uji Chi square. Hasil dari penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden mengakui betapa pentingnya melakukan pemeriksaan payudara sendiri sebagai langkah awal untuk mendeteksi perubahan pada payudara mereka. Mereka biasanya melakukan pemeriksaan dengan meraba daerah payudara saat mandi atau pijatan ringan untuk mencari benjolan atau perubahan lainnya. Siswa cenderung lebih sering melakukan pemeriksaan dan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pemeriksaan payudara sendiri, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara siswa dan non-siswa. Penelitian ini menggarisbawahi kebutuhan akan upaya lebih lanjut dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku deteksi dini kanker payudara untuk pencegahan yang lebih efektif. Untuk meningkatkan kesadaran dan melakukan pemeriksaan payudara sendiri, orang harus lebih banyak dididik tentang pentingnya mendeteksi kanker payudara sejak dini, materi pemeriksaan payudara harus dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah, dan memberikan pelatihan masyarakat.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS TUNTUNGAN Susanti, Nofi; Nazli, Amanda Husnatul; Wahyuni, Dita; Yasmin, Wan Yara
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30382

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit degenerativ karena tubuh tidak mampu lagi mengontrol kadar glukosa darah serta insulin yang menghasilkan sel  di pankreas tidak dapat membawa glukosa masuk ke dalam sel, sehingga insulin yang dihasilkan tidak akan bekerja dengan normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian diabetes melitus di Puskesmas Tuntungan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian survei analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional study. Pengambilan sampel mennggunakan total sampling, terdapat 30 responden. Hasil uji statistic  menunjukkan bahwa faktor umur mempengaruhi kejadian diabetes melitus pada usia 31-45 tahun sebanyak 19 responden (63,3%), faktor keturunan/riwayat keluarga juga mempengaruhi kejadian diabetes melitus sebanyak 14 responden memiliki keturunan DM (46,7 %), dan faktor pola makan yang berlebih juga dapat mempengaruhi kejadian diabetes melitus sebanyak 18 responden memiliki pola makan yang berlebih (60%). Berdasarkan hasil keseluruhan faktor-faktor yang mempengaruhi diabetes mellitus adalah usia, riwayat keluarga dan pola makan.
HUBUNGAN USIA, JENIS KELAMIN DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI DI KLINIK UTAMA PARU SOEROSO Susanti, Nofi; Aghniya, Sahnaz Nurul; Almira, Salwa Siti; Anisa, Nur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30438

Abstract

Hipertensi adalah penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan umum di seluruh dunia, banyak faktor yang dapat mengakibatkan penyakit hipertensi termasuk juga dengan usia dan jenis kelamin sebagai faktor penentu utama kejadiannya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menginvestigasi hubungan antara usia, jenis kelamin, dan kejadian penyakit hipertensi di klinik rawat jalan Pusat Pelayanan Primer Paru Soeroso. Waktu Penelitian dimulai pada bulan Mei – Juni 2024. Subjek penelitian terdiri dari 22 partisipan yang melakukan pengecekan tekanan darah di klinik utama rawat jalan Paru Soeroso. Populasi partisipan juga dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang meliputi usia antara 40-80 tahun sebanyak 22 responden. Responden yang dimasukkan dalam penelitian ini terdiri dari 13 orang perempuan (59,1%) dan laki-laki sebanyak 9 orang (40,9%), serta rentang umur 40-60 tahun sejumlah 9 orang (40,9%) serta usia 60-80 tahun berjumlah 13 orang (59,1%). Variabel independen dalam penelitian ini adalah usia (dikelompokkan menjadi 40-60 tahun dan 60-80 tahun) dan jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), sedangkan variabel dependen adalah kejadian hipertensi. Metode Penelitian ini dilakukan dengan teknik pengumpulan data wawancara serta observasi. Dari Hasil Analisis statistik memperlihatkan hubungan signifikan antara usia dan kejadian hipertensi (p <0,05), dengan kejadian yang lebih tinggi diamati pada kelompok usia 60-80 tahun, karena pada usia tersebut sangat rawan untuk mendapat tekanan darah yang tinggi. Selain itu, jenis kelamin juga ditemukan berhubungan secara signifikan dengan prevalensi hipertensi (p <0,05), dengan kejadian lebih tinggi pada perempuan. Sehingga dapat disimpulkan pada temuan ini menegaskan pentingnya pertimbangan usia dan jenis kelamin dalam manajemen dan strategi pencegahan pada penyakit hipertensi.
HUBUNGAN INTERPRETASI BAHAYA NARKOBA DAN ROKOK TERHADAP PERILAKU MAHASISWA FKM UINSU Susanti, Nofi; Ananta, Alya Dwi; Sa’adah, Naila; Zein, Muhammad Iqbal Haqiqi; Matondang, M. Iqbal Firdaus
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30445

Abstract

Narkoba adalah gabungan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya, sementara rokok adalah produk tembakau yang dikonsumsi dengan dibakar dan dihisap. Pengetahuan dan lingkungan individu sangat memengaruhi keputusan untuk menggunakan narkoba atau merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan yang dimiliki mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara mengenai bahaya narkoba dan rokok terhadap perilaku dalam menyikapi narkoba dan rokok. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan descriptive correlation. Dari populasi 359 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, dipilih 50 sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria usia 20 tahun ke atas dan kesediaan menjadi responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif, dengan hasil disajikan dalam bentuk grafik dan tabel. Variabel penelitian meliputi variabel independen (pemahaman mahasiswa tentang bahaya narkoba dan rokok) dan variabel dependen (perilaku mahasiswa dalam menanggapi bahaya narkoba dan rokok). Penelitian menunjukkan bahwa semua responden memiliki pengetahuan tentang bahaya narkoba dan rokok, termasuk kemampuan untuk mendefinisikan dan mengenali ciri-ciri rokok. Namun, perilaku merokok mahasiswa yang sadar akan bahaya rokok tetap dipengaruhi oleh lingkungan sosial responden. Beberapa mahasiswa menunjukkan perilaku dissonant, yaitu menyangkal risiko kesehatan dari rokok dengan mencari alasan yang tidak sesuai fakta, seperti tidak melihat dampak buruk rokok pada orang terdekat.
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI MINUMAN MANIS BUATAN DAN FAKTOR RISIKO PENYAKIT DIABETES PADA REMAJA DI MTS SWASTA ALWASLIYAH PANCUR BATU Susanti, Nofi; Saragih, Indah Aulia Pratiwi; Sikumbang, Eva Sahriani; Faiza, Mayla
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30683

Abstract

Siapapun bisa saja mengidap penyakit kencing manis yang sering disebut dengan gula darah tinggi atau kencing manis. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang menghambat kemampuan tubuh memproduksi atau memanfaatkan insulin, sehingga menghambat pencernaan gula darah. Remaja yang kini konsumtif dan cenderung mengonsumsi makanan dalam jumlah besar tanpa menjalani pola hidup sehat rentan terkena diabetes darurat. Studi ini mengamati hubungan antara meminum minuman dengan pemanis buatan dan faktor risiko diabetes remaja.  Desain penelitian analitik yang bersifat cross-sectional digunakan dalam penelitian semacam ini. Tiga puluh orang dijadikan sampel untuk investigasi bulan Mei yang dilakukan di Sekolah MTS ALWASLIYAH PANCUR BATU. Pada kelompok asupan teratur, 80% siswa rutin mengonsumsi minuman manis. Di antara siswa, dua puluh persen mengalami obesitas. Hasil uji chi-square menunjukkan adanya korelasi p-value 0,000 (p<0,05) antara pola konsumsi minuman pemanis buatan dengan risiko diabetes pada remaja peserta MTS ALWASLIYAH PANCUR BATU. Temuan menunjukkan bahwa beberapa variabel risiko meliputi pengetahuan, aktivitas fisik, makanan, riwayat keluarga, kebiasaan merokok, jenis kelamin, dan kemajuan teknologi di media sosial. Ini adalah dasar bagi program yang dimaksudkan untuk mengelola dan mencegah diabetes. Remaja rentan terkena diabetes karena berbagai faktor risiko, seperti pengaruh teknologi berbasis media sosial, perilaku merokok remaja, riwayat keluarga, jenis kelamin, pengetahuan, makanan, aktivitas fisik, dan obesitas.
Overview of Basic Immunization Coverage in Infants During the Covid-19 Pandemic in North Sumatra derani, Derani; Lubis, Alvi Hazri; Harahap, Mina Ainun; Aljutri, Aljutri; Susanti, Nofi
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 11, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/j-kesmas.v11i1.7273

Abstract

Immunization is a health program that aims to increase immunity or avoid a disease. Around 800 thousand children in the whole of Indonesia risky tall to diseases That can prevented with vaccines ie tetanus, diphtheria, measles, rubella, as well as polio due to the COVID-19 pandemic in Indonesia. This research uses descriptive methods and this research uses secondary data obtained from the North Province Health Office. During the Covid-19 pandemic, immunization coverage was obtained, namely in 2020 infants who had received complete immunization, namely 221937 infants while those who received incomplete immunization were 70953 infants. Furthermore, in 2021 those who have received complete immunization are 215919 babies while those who have received incomplete immunization are 51617 babies. In 2022 those who have received complete immunization are 243320 babies while those who have received incomplete immunization are 23675 babies. Infants aged 0 - 1 1 month in North Sumatra Province have not all been fully immunized due to the side effects of the Covid-19 pandemic.
Co-Authors A'ini, Syarifah ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Adawiyah, Azzahra Al Ade Fitri Zupi Saragih Adristi, Yasmin Afifah, Khairizah Afifah, Siti Fadillah Afriza Pohan, Dhea Aghniya, Sahnaz Nurul Agustin, Annisa Marsya Agustin, Ira Ahmadi, Dela Andika Al-Anshary, Aisyah Sholeh Aljutri, Aljutri Almira, Salwa Siti Alyssia Diva Aziza Amanda Clarissa Amanda, Dea Amanda, Isnaini Alya Amelia Resita Sari Ananta, Alya Dwi Andila, Fildzah Hassyati Andini Andreansyah, Risky andriani, riski Andrika, Nuansah Anggun Sheillawany Annisa, Rifa Annisyah, Wahyu Aprillia, Rezky Ardiani, Annisa Nur Arifah, Cahyani Artila, Tita Assyfa, Vazira Nurul Aulia, Supangge Tiara Ayu Ananda Azizah, Wafiq Azmii, Nazhira Azri, Nabila Inne Azwa, Nadia Amanda Bangun, Ananda Salsabila Amin Br. Bara, Inggrid Mentari Batu Barokah, Wuni Barus, Nency Utami Br Batubara, Talitha Shafiqah Boangmanalu, Lilis Karlina Br Ginting, Hutri Agustina BR GINTING, RADHA AGRI Br Purba , Saskia Khairunnisa Br Sembiring , Wira Anjani Budanis Dwi Meilani Cahyani, Eka Citra Sari, Wulan Dwi Dalimunthe, Mawaddah Sri Rezeki DALIMUNTHE, NADIYAH RAHMA Dalimunthe, Ulfa Fadilla Darus, Nanda Fadillah Derani, Derani Desy Nuri Fajarningtiyas Dewi Agustina Dewi Sri Wahyuni, Dewi Sri Dewi, Sentia Dhita, Ad’dhan Diwanta, Faradilla Dzakhirah, Jihan Efri, Puti Miratil Hayati Errisya, Muthia Khanza fadillah, indah Faiza, Mayla Falefi, Reinpal Farahany, Suci Fardani, Siti Nurhaliza Fatma Indriani Fauziah Nasution Febrina, Dea Firda Vinanda Fitri Hayati Fitriani Pramita Gurning Friska, Mutia Ginting, Nurkholisah br Gunadi Aulia, Rizky Gunawan, Amanda Natasya Gurusinga , Rizka Azura Efsa Hanafi, Riski Aditia Harahap, Mina Ainun Harahap, Siti Khodizah Harahap, Tria Astrid Nabila Harsana, Amanda Putri Hasanah, Annisa HASANAH, WIRDATUN Hasibuan , Elvida Wati Hasibuan , Wulan Hasibuan, Reni Ria Armayani Hasibuan, Syahrida Suryani Hasibuan, Talitha Azaria Hera, Salwa Radah Hia, Clara Vera Mayesty Hidayati, Dinda Nuri Hutagalung, Putri Adinda Ramadhani Ikhwan Ikhwan Inayah, Fiqih Intan Kusumawati Jasmine, Savina Talitha Kaaf Wajiah Siregar Kayla Devina Khairunnisa Khairunnisa Khoiro Futri Ayumi KKN Kelompok 98 UINSU Laras Joefanny Lea, Salshabilla April Lubis, Alvi Hazri Lubis, Amru Prabowo Lubis, Naila Salsabila Manurung, Lutfia Nurfadilah Marpaung, Fadhlan Al Hafizh Marpaung, Mimbi Gusrera Matondang, M. Iqbal Firdaus Matondang, Tria Syafira Maulana, Putri Athika Mawandri, Dwi Mawarni, Dwiyana Megarani, Sheila Moely, Cut Mulyana Mrp, Assyifa Deswita Muhammad Ancha Sitorus Munika, Tia Mutiara, Yusnidar Sari Nabilah, Nanda Nabilah, Putri Naldo, Jufri Naldo Nanda, Meutia Nasution , Fiola Syfa Azura Nasution , Nursanita Nasution, Mutiara Nazli, Amanda Husnatul Nefi Darmayanti Ningtias, Afri Noor, Raudha Jasmine Noura, Vina Nst, Sabrina Cahyati Nur Anisa Nur Indah Rahma Dilla Nuraida, Ainun NURUL HIDAYAH Panjaitan, Muhammad Faiz Panjaitan, Nuraisyah Wulandari Parapat, Ruqayah Salsabila Pratiwi, Atikah Purba, Elsa Yoreina Purba, Hairum Nafsiah Purnama, Tri Bayu Puspitasari, Inda Putra Apriadi Siregar Putri Khairunnisa Putri Safira Putri, Eka Syah Qolbi, Rajab Khairul Rafli Muharamsyah Siregar Rahayu, Wika Sri Rahmanda, Lily Raisya, Syifana Nadia Ramadani, Selvia Ramadhani, Nadya Ramadhani, Syaira Zhieka Ramadiah, Putri Suci rangkuti, irma yanti Rangkuty, Meisa Putri Raniah, Sofia Rapotan Hasibuan Ravena Felisha Refiana, Revail Reinpal Falefi Ridwan Zulmi Rifdah, Annisa Aisy Rifma Rifma Risma, Ade S., Eva Mulyani Sabila, Widya Safitri, Novia Safriyanti Safriyanti Salamuddin Salamuddin, Salamuddin Salianto Salianto, Salianto Salsabila, Lutfia Aina Salsabilla Saragi, Dhea Rizky Fitri SARAGIH, INDAH AULIA PRATIWI Saragih, Tini Rezeki Sari, Amelia Resita Sari, Kurnia Permata Sari, Nilam Cahya Saumy Ramadini Sa’adah, Naila Shindu, Shindu Keysah Siahaan, Dyva Patricia Signora, Khalisa Aisyah Sihite, Rahel Navilia Sihotang, Oryza Sativa H Sikumbang, Eva Sahriani Sinaga, Haryanti Sinantin, Ipak SIREGAR, FINDYANI Siregar, Jelita Suryani Siregar, Nadia Safira Siregar, Nur hairini Siregar, Salwa Muthi’ah Siti Halijah Siti Yasmine Raqiqah Djais SRI RAHAYU Sri Rezky Gantina Sumiati Sumiati Suraya, Rani Susilawati, Susilawati Syafira Irwani Siregar, Nazwa Syafran Arrazy Syahadatina Syahadatina, Syahadatina SYAHARANI, LATIFAH Syahda, Suhaila Syahfitri, Rizky Indah Syahla Shatira Ulfa Syahmala, Arya Rahman Syahpira, Della Dwi Syakira, Salsabila Syalwa Uzla Syifa Rizqi, Puan Maulida T D E Angkat, Chairunnisa Talitha Zulaikha Tanjung, Adillah Maharani Tanjung, Hazira Yulistia Tantri, Dinda Agus Vaudi, Tazkia Wahyuni, Dita Widya Safira Winanti , Sumi Fitri Winda Sahputri Winda Syahfitri Wiyanto, Bunga Yasmin, Wan Yara Yulia Khairina Ashar Yunda Safitri Zahara, Asni Zahra Andini Zahra, Fairuz Zahra, Mauliza Zahratul Ulya Zata Ismah Zein, Muhammad Iqbal Haqiqi Zuhair, Raisa Daffa Zuhra, Fifia El Zuhrina Aidha Zulaila, Zulaila