Articles
Upaya Meningkatkan Sikap Kepedulian Sosial Siswa di SMAN 1 Ranah Batahan
Yulia Almira;
Azwar Ananda;
Isnarmi Moeis;
Susi Fitria Dewi
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 2 No. 2 (2022): JECCO: Fourth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jecco.v2i2.55
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya sekolah dalam meningkatkan sikap kepedulian sosial siswa di SMAN 1 Ranah Batahan dan bagaimana dampaknya terhadap siswa. Kepedulian sosial perlu dibina dengan baik karena pada hakikatnya kita adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain dalam setiap bidang kehidupan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Untuk mendapatkan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data mulai dari reduksi data, kemudian tahap penyajian data, dan terakhir penarikan kesimpulan. Untuk mengecek keabsahan data, penulis menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan berbagai upaya sekolah dalam meningkatkan sikap kepedulian sosial siswa melalui: kegiatan anjang sana, pembiasaan dan metode keteladanan. Adapun dampak yang terjadi adalah menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama, memupuk rasa empati siswa, meningkatkan sikap saling tolong menolong dan memicu siswa untuk melaksanakan secara langsung program kepedulian sosial yang sudah dibentuk oleh pihak sekolah.
Kemandirian Belajar Mahasiswa dalam Perkuliahan Daring pada Masa Pandemi Covid-19
Widyaliza Fitri Islamy;
Fatmariza Fatmariza;
Azwar Ananda;
Maria Montessori
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 2 No. 2 (2022): JECCO: Fourth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jecco.v2i2.63
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemandirian belajar mahasiswa dalam pelaksanaan perkuliahan secara daring pada masa pandemi covid-19. Jenis penelitian ialah kuantitaif-deskriptif, dengan 80 orang responden mahasiswa Departemen Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang dari angkatan 2018, 2019, 2020, dan 2021. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 28,75% mahasiswa memiliki kemandirian belajar yang rendah, hal ini termasuk dalam melakukan evaluasi pada proses pembelajaran. Sedangkan sebanyak 71,25% mahasiswa memiliki kemandirian belajar yang tinggi, yaitu dalam membuat perencanaan belajar, melakukan aktivitas belajar secara individu dan dapat meminimalir faktor-faktor penghambat dari proses pembelajaran yang telah dilakukan. Maka dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar mahasiswa dalam melaksanakan perkuliahan secara daring pada masa pandemi covid-19 sudah baik. Perkuliahan secara daring, membuat mahasiswa secara sadar memiliki tanggungjawab dalam melakukan proses pembelajaran untuk mendapatkan hasil belajar yang memuaskan. Kondisi ini diharapkan dapat terus terjaga dan meningkat untuk seluruh mahasiswa, sebagai kewajibannya dalam belajar.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Pendekatan SAVI dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar PPKn
Yenita Anwar;
Azwar Ananda;
Maria Montessori;
Khairani Khairani
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3355
Pembelajaran PPKn dengan Kurikulum 2013 mempunyai visi, misi, dan tujuan yang baru dan jelas sesuai dengan perkembangan zaman dan tantangan global dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di era milenium abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar, motivasi belajar yang tinggi, rendah PPKn antara model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan SAVI dengan model konvensional, dan untuk mengetahui interaksi model kooperatif Tipe STAD dengan pendekatan SAVI dengan motivasi pada hasil belajar. bentuk penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kuantitatif Quasi experimental design (eksperimen semu). Penelitian ini memakai dua kelas sampel, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menggunakan model cooperatif tipe STAD dengan pendekatan SAVI. Sedangkan pada kelas kontrol tanpa menggunakan cooperatif tipe STAD dengan pendekatan SAVI dalam pembelajaran. Penilaian yang diberikan adalah penilaian test baik dikelas eksperimen maupun kelas kontrol. Hasil penelitian menjukan bahwa nilai Fhitung = 3,59 > Ftabel ( = 0,05) =3,30. Hal itu berarti bahwa Ho ditolak dan H1 diterima. Sedangkan Hasil pengujian korelasi berdasarkan perhitungan ANAVA di atas tampak bahwa nilai F hitung = 9,20 > F tabel ( = 01) = 5,34. Hal tersebut berarti Ho ditolak dan H1 diterima, dengan demikian hipotesis yang menyatakan terdapat korelasi antara pemberian bentuk teknik pembelajaran dengan dorongan motivasi belajar adalah terbukti sangat signifikan.
UPAYA MGMP DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJASAMA GURU PPKN DALAM PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DI KOTA PADANG
M Roni;
Maria Montessori;
Azwar Ananda
Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.896 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v2i1.101
Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi masih ada guru PPKn yang belum mampu bekerjasama dengan teman sejawat, terutama dalam mempersiapkan bahan ajar. Hal ini berarti, antar guru dalam satu sekolah belum menjalin kerjasama yang baik demi kemajuan guru dan siswa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan di Kota Padang. Informan dalam penelitian ini di ambil secara snow ball sampling dengan menetapkan satu atau beberapa orang informan kunci (key informants) dan melakukan interview atau wawancara terhadap mereka secara bertahap atau berproses. Jenis data terdiri dari data primer dan sekunder, dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan trianggulasi. Teknik analisa data melalui cara pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk-bentuk kegiatan MGMP diantaranya pertemuan rutin bulanan yaitu 8 kali dalam 1 semester. Isi pertemuan merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru, diantaranya kerjasama untuk meningkatkan kemampuan dalam pengembangan perangkat pembelajaran dan mencari solusi kesulitan yang dihadapi oleh guru Kemudian kegiatan MGMP mata pelajaran PPKn SMP/MTs Kota Padang mendatangkan nara sumber dari luar yang kompeten. Pelatihan yang diadakan ada yang bersifat internal yaitu untuk seluruh anggota dan eksternal yaitu mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan, seperti workshop dan seminar dan 2) Pembinaan Kerjasama dalam antar guru PPKn di kota Padang dalam pengembangan perangkat pembelajaran meliputi menyusun program pembelajaran. Kerjasama dilakukan antar guru yaitu guru yang kurang memahami tentang pengembangan perangkat pembelajaran akan dibimbing oleh guru yang telah memiliki keterampilan dalam pengembangan perangkat pembelajaran.
Pengembangan Lembaran Kerja Peserta Didik Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Mata Pelajaran PPKn untuk siswa SMPN 32 Padang
Fahmi Kafillah;
Azwar Ananda
Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (204.382 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v2i4.147
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lemberan Kerja Perserta Didik (LKPD) berbasis Inkuri Terbimbing Pada Mata Pelajaran PPKn untuk Siswa SMP Negeri 32 Padang. LKPD ini di lengkapi dengan komponen model pembelajaran berbasis Inkuiri Terbimbng serta di tambah dengan kata-kata motivasi sehingga meningkatkan minat belajar siswa. Dalam Penelitian ini peneliti juga melakukan uji validitas dan uji praktikalitas agar menemukan kevalitan dalam aspek kelayakan isi, keabsahan, penyajian dan kegrafikan pada penggunaan LKPD. LKPD ini di lakukan uji Praktisan dalam segi aspek kemudahan pengguna, efesiensi dan manfaat dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Developmen and Reserch (R&D) yakni penelitian kuantitatif dengan menggunakan uji angket yang di sebarkan kepada tim validitas dan siswa dalam menentukan praktikalitas. Penelitian dilaksanakan di Lubuk Minturun, kawasan Sungai Lareh Kota Padang bertempat di SMP 32 Negeri Padang. Informan penelitian ini yakni guru PPKN SMP Negeri 32 Padang, serta siswa-siswi kelas VII SMP Negri 32 Padang. Teknik pengumpulan data yakni menggunakan angket validitas dan praktikalitas, serta menggunakan model ADDIE (Analisis, Designt, Developmen, Implementation and Evolusion) akan tetapi dari kelima tahapan ini peneliti hanya menngunakan 3 tahapan saja yakni (Analisis, Design and Devolopmen). Hasil Penelitian menunjukan bahwa telah di hasilkan Lembaran Kerja Perserta didik Berbasis inkuiri Terbimbing pada Mata Pelajaran PPKN Untuk siswa SMP N 32 Padang yang valid dengan nilai 92,50% dan praktis 81,21%. Maka dapat di simpulkan validitas dan praktikalitas LKPD dapat di gunkan oleh guru dan siswa.
Peran Dan Fungsi Wali Kelas Dalam Pembinaan Perilaku Siswa Di Smp Negeri 33 Padang
Elvira Petriani;
Azwar Ananda
Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (153.054 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v1i3.197
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan fungsi wali kelas dalam pembinaan perilaku siswa di SMP Negeri 33 Padang. Informan penelitian ini adalah kepala sekolah SMP Negeri 33 Padang, wakil kepala sekolah sekolah bidang kesiswaan, dan wali kelas SMP Negeri 33 Padang. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini pelaksanaan peran wali kelas dalam melakukan pembinaan perilaku siswa di SMP Negeri 33 Padang adalah pembinaan perilaku siswa melalui mengumpulan data, fakta dan informan tentang siswa, Pemanggilan orang tua siswa/wali peserta didik dan Menggelola kelas sedangkan pelaksanaan fungsi wali kelas dalam melakukan pembinaan perilaku siswa di SMP Negeri 33 Padang adalah wali kelas memberikan pembinaan perilaku siswa melalui motivasi kepada siswa, menyelanggarakan administrasi kelas, dan pembagian rapor setiap semester. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh wali kelas dalam melakukan pembinaan perilaku siswa di SMP Negeri 33 Padang. kendala tersebut berasal dari dua pihak yaitu pihak siswa dan pihak wali kelas. Adapun kendala dari pihak siswa ialah perilaku siswa yang tidak memberikan surat panggilan orang tua kepada orang tuanya sehingga orang tua tersebut tidak memenuhi panggilan dari pihak sekolah dalam rangka mendiskusikan perilaku anaknya. Kendala lain yakni kurangnya kepercayaan orang tua terhadap laporan dari sekolah mengenai perilaku anaknya karena bagi orangtua tersebut perilaku anaknya tidak pernah bermasalah. Sedangkan kendala dari pihak wali kelas ialah banyaknya jam pembelajaran bagi wali kelas, wali kelas hanya sibuk dengan kehadiran dan nilai siswanya tanpa melakukan menelusuri penyebabnya secara mendalam. Upaya wali kelas dalam melakukan pembinaan pada siswanya di SMP Negeri 33 Padang yakitu melakukan pembinaan perilaku siswa melalui pendekatan terhadap siswa serta mengkomunikasikan perilaku siswa dengan orang tuanya.
Pembinaan Karakter Anak Usia Sekolah di Taman Pendidikan AlQur’an (TPA) Koto Kandis Kabupaten Pesisir Selatan
Vingki Elpani Putri;
Azwar Ananda
Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.816 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v1i3.204
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya sikap dan perilaku anak usia sekolah yang tidak mencerminkan patuh terhadap ajaran agama dan dilihat dari aspek kedisiplinan banyak anak usia sekolah yang tidak menaati aturan dan tata tertib yang berlaku di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Koto Kandis Kabupaten Pesisir Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pembinaan karakter religius dan kedisiplinan anak usia sekolah di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Koto Kandis Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis Penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif karena penelitian ini berusaha menggambarkan dan melukiskan fakta-fakta secara akurat tentang suatu keadaan atau peristiwa yang tampak pada anak usia sekolah yang ada di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan informan sebanyak 16 orang informan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pembinaan karakter religius dan kedisiplinan yang dilaksanakan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Koto Kandis Kenagarian Kambang Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan terdiri dari pembiasaan, keteladanan dan memberikan motivasi atau dorongan.Pembiasaan ini dilakukan dengan membiasakan murid untuk melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan agama dan kepercayaan.Pembinaan melalui keteladanan dilakukan oleh guru secara langsung melalui sikap dan perbuatannya.Sedangkan memberikan motivasi atau dorongan dilakukan oleh guru dengan memberikan penghargaan dan hukuman. Adapun kendala-kendala dalam pelaksanaan pembinaan karakter religius dan kedisiplinan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Koto Kandis Kabupaten Pesisir Selatan seperti waktu pelaksanaan yang kurang optimal, sarana dan prasarana yang tidak lengkap serta pemberian sanksi yang kurang tegas.
Strategi SMP Angkasa Lanud Padang dalam Menanamkan Nilai- Nilai Nasionalisme melalui Program Cinta Dirgantara
Delvia Yurmanita;
Azwar Ananda
Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (700.418 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v3i4.314
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penanaman nilai nasionalisme di SMP Angkasa Lanud Padang melalui Program Cinta Dirgantara. Pengamalan nilai nasionalisme dapat tergambar melalui sikap rela berkorban, cinta tanah air, berjiwa pemeaharuan, pantang menyerah, mengutamakan persatuan dan kesatuan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif, dan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian di SMP Angkasa menunjukkan bahwa, strategi SMP Angkasa menanamkan nilai nasionalisme melalui program cinta dirgantara adalah melalui kegiatan-kegitan yang dilakukan bersama dengan TNI-AU. Beberapa indikator sikap nasionalisme belum mampu terpenuhi oleh siswa, masih ditemui siswa yang tidak mengikuti aktivitas seperti UBHS dengan baik dan kurangnya disiplin siswa. Kurangnya fasilitas untuk melaksanakan program menjadi hambatan utama sekolah, terutama transportasi untuk membawa semua siswa menyambut pesawat. TNI-AU berperan sebagai pelatih dalam ekskul pramuka dan paskibra. Selain itu TNI-AU juga dapat menjadi contoh pengamalan nilai nasionalisme di kehidupan kepada siswa.
Pembinaan Literasi Kewarganegaraan di SMP Negeri 11 Padang
Neancy Octavialis;
Azwar Ananda
Journal of Civic Education Vol 4 No 2 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (648.187 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v4i2.481
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai bentuk pembinaan literasi kewarganegaraan pada siswa SMPN 11 Padang dan kendala yang dihadapi dalam pembinaan tersebut. Kurangnya fasilitas penunjang pelaksanaan pembinaan merupakan masalah utama dalam penerapan literasi kewarganegaraan di SMPN 11 Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Temuan dalam penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pembinaan literasi kewarganegaraan pada siswa di SMPN 11 Padang dilakukan dalam berbagai bentuk kegiatan seperti membaca senyap literatur kewarganegaraan, menulis, mendongeng, kegiatan ekstrakurikuler, upacara bendera, dan kunjungan ke museum. Kegiatan tersebut juga didukung oleh berbagai sarana penunjang literasi seperti: perpustakaan, pojok literasi dan pondok literasi. Hal ini berhubungan dengan ketersediaan literatur kewarganegaraan. Kendala dalam penerapan literasi kewarganegaraan di SMPN 11 adalah kurangnya ketersediaan infocus di masing-masing kelas, letak geografis sekolah yang berada di pinggir jalan raya membuat siswa kurang konsentrasi dalam proses belajar.
Pemahaman Masyarakat Petani Terhadap Urgensi Pendidikan Bagi Anak di Nagari Parik Panjang Kecamatan Matur Kabupaten Agam
Ifa Khairun Nisa';
Azwar Ananda
Journal of Civic Education Vol 4 No 3 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (768.677 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v4i3.521
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman orang tua yang bekerja sebagai petani terhadap pentingnya pendidikan anak di Nagari Parik Panjang Kecamatan Matur Kabupaten Agam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman masyarakat petani terhadap urgensi pendidikan anak dan mendeskripsikan apa saja faktor-faktor yang menyebabkan anak putus sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui metode observasi dan wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah petani, supir, dan guru PNS. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di Nagari Parik Panjang memiliki pemahaman bahwasannya pendidikan itu sangat penting bagi anak, akan tetapi banyak faktor yang menyebabkan anak tersebut putus sekolah antara lain faktor internal yaitu kurangnya kemauan anak untuk sekolah, dan faktor eksternal yaitu faktor ekonomi keluarga, tingkat pendidikan orang tua, dan lingkungan sosial.