Articles
PEMIKIRAN KONSTRUKTIVISME DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN
Siska Nerita;
Azwar Ananda;
Mukhaiyar Mukhaiyar
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.538 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v11i2.4634
Aliran filsafat dapat digunakan dalam pendidikan, sebagai pendidik tentu harus dapat memilih suatu aliran yang cocok digunakan dalam pendidikan terutama dalam proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan menjelaskan konsep konstruktivisme dan implementasinya dalam pembelajaran. Metode yang digunakan studi literatur dengan cara pengumpulan Informasi yang didapatkan dari berbagai buku, jurnal dan literatur lainnya. Dari informasi yang didapatkan bahwa konstruktivisme didasarkan pada perspektif psikologis dan filosofis bahwa individu membentuk atau mengkonstruksi banyak hal yang dipelajari dan dipahami. Dasar pemikiran konstruktivisme adalah pengetahuan merupakan hasil konstruksi manusia satu prinsip psikologi pendidikan menyatakan guru tidak memberikan pengetahuan kepada siswa. proses belajar tidak dapat dipisahkan dari aksi (aktivitas) dan interaksi, karena persepsi dan aktivitas berjalan seiring secara dialogis. Belajar merupakan proses penciptaan makna sebagai hasil dari pemikiran individu melalui interaksi dalam suatu konteks sosial dan teori konstruktivisme ini sangat cocok diterapkan pada kurikulum merdeka khusus pada projek penguatan profil pancasila.
Analisis materi Resolusi Konflik melalui E-Comic
Muhammad Ramez;
Susi Fitria Dewi;
Azwar Ananda;
Ideal Putra
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 3 No. 2 (2023): JECCO: Sixth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jecco.v3i2.118
Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan E-Comic pada pembelajaran inovatif dalam bentuk materi-materi mata kuliah resolusi konflik di Program studi PPKn FIS UNP yang memenuhi kriteria valid dan layak digunakan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model 4-D yang terdiri atas pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa Prodi PPKn FIS UNP angkatan 2020 yang mengambil mata kuliah resolusi konflik. Instrument penelitian menggunakan format instrument penilaian skala likert. Analisis data menggunakan formula Aiken’s untuk uji konten validitas dan intraclass correlation coefficients (ICC) untuk uji reliabilitas antar rater. Hasil penelitian E- pada pembelajaran inovatif dalam bentuk materi-materi Mata Kuliah Resolusi Konflik di Jurusan PPKN FIS UNP memenuhi kriteria valid. Nilai kevalidan dari E-Comic pada aspek penilaian media memiliki nilai indeks Aiken V rata-rata 0,909 dan dinyatakan sangat valid, Berdasarkan data yang didapatkan, ditemukan bahwa reliabilitas antar media rendah yaitu 0,314. Adapun pada aspek penilaian materi memiliki nilai indeks Aiken V rata-rata 0,900 dan dinyatakan sangat valid. Kemudian reliabilitas antar media rendah yaitu 0,364. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tes validasi E-Comic memiliki validitas cukup tinggi, dan reliabilitas antar rater cukup rendah.
Implementasi Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka Pasca Pandemi Covid-19
Tika Miranda Asra;
Hasrul Hasrul;
Azwar Ananda;
Yusnanik Bakhtiar
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 3 No. 2 (2023): JECCO: Sixth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya kesulitan yang ditemukan dalam penerapan sistem pembelajaran daring masa pandemi covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi kebijakan pembelajaran tatap muka pasca pandemi covid-19 di SMP Negeri 4 Bukittinggi dan untuk mengetahui apa saja yang menjadi faktor pendukung serta faktor penghambat implementasi kebijakan pembelajaran tatap muka pasca pandemi covid-19. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pemilihan Informan menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, sedangkan sumbernya adalah sumber data primer dan sumber data sekunder melalui wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan datanya menggunakan teknik triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran tatap muka diterapkan untuk mengatasi terjadinya learning loss akibat pembelajaran di masa pandemi yang tidak optimal. Evaluasi pembelajaran tatap muka penuh pasca pandemi di SMP Negeri 4 Bukittinggi dilakukan enam bulan sekali dalam kegiatan supervisi ke kelas. Selama pembelajaran tatap muka ditemukan bahwa interaksi antara siswa dan guru masih kurang, motivasi belajar siswa masih menurun imbas belajar mandiri secara daring, dan karakter siswa yang kurang baik, budaya 5S yang memudar, dan siswa bersikap cuek di lingkungan sekolah.
Kesiapan sekolah dalam penerapan program Sekolah Penggerak
Meylanie Rahma Fitri;
Azwar Ananda;
Fatmariza Fatmariza;
Nurman S
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 3 No. 2 (2023): JECCO: Sixth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jecco.v3i2.129
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya program sekolah penggerak yang harus menerapkan kurikulum merdeka. Kurikulum tersebut nantinya diterapkan untuk seluruh sekolah di Indonesia sehingga peneliti tertarik untuk meneliti tentang kesiapan sekolah maupun guru dalam menerapkan kurikulum merdeka pada sekolah penggerak di SMP N 1 Batusangkar. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kesiapan sekolah dan pemahaman guru SMP N 1 Batusangkar terhadap ide kurikulum merdeka, untuk mendeskripsikan kurikulum oleh kepala sekolah sebagai sekolah penggerak, dan untuk mengidentifikasi kendala dan hambatan yang dialami sekolah dalam menerapkan kurikulum pada sekolah penggerak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melalui wawancara, observasi, dan dokumen kepada partisipan SMP N 1 Batusangkar, Data yang diperoleh dianalisis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru SMPN 1 Batusangkar belum memahami secara komprehensif ide kurikulum sekolah penggerak. Pada penerapan kurikulum merdeka di sekolah penggerak dalam pembelajaran, guru SMP N 1 Batusangkar, belum menerapkan pembelajaran sesuai dengan ide kurikulum merdeka. Sehingga guru mengalami kendala dan hambatan dalam mengimplementasikan kurikulum sekolah penggerak. Guru SMP N 1 Batusangkar menghadapi kendala dan hambatan dalam merancang pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, melaksanakan evaluasi.
The Crisis of Religious Identity in the Young Generation
Anggreni Bako;
Azwar Ananda
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol 6 No 1 (2023): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37680/muharrik.v6i1.2057
This research aims to determine the impact of identity crisis on adolescents due to online games in Simberuna Village, Sitellu Tali Urang Jehe District, Pakpak Bharat Regency. This research is a qualitative descriptive type of research that describes and explains in the form of an in-depth description and analysis of a real situation and situation, namely regarding "Identity Crisis in Adolescents Due to Online Games in Simberuna Village, Sitellu District, Tali Urang Jehe, Pakpak Bharat Regency". This type of descriptive research is more concerned with explaining the relationship between the symptoms and targets studied. The results obtained from this study are (1) Adolescents experience an identity crisis because they have problems with their ability to control emotions, have problems placing themselves with their peers, have problems with their appearance, and do not get the right figure to achieve a good self-identity because it is fun to play games online. (2) The impact caused by online games is being unable to make important decisions about themselves, reduced interest in learning from teenagers who are already addicted, often procrastinating work, and not socializing with the surrounding environment because they are engrossed in playing online games.
Student Engagement: The Effect of Flipped Classroom on Improving Critical Thinking Skills
Joni Indra Wandi;
Nora Afnita;
Azwar Ananda;
Erianjoni Erianjoni;
Syafri Anwar;
Maria Montesori
Indonesian Journal of Instructional Media and Model Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/ijimm.v5i1.3514
History subject is very urgent in social education and there are four skills that students must master in learning social education: analyzing skills, critical thinking skills, evaluating skills, and creating skills. This study aimed to analyze the effect of the flipped classroom method and learning engagement on students’ critical thinking skills in history lessons. This research used a quantitative approach with a quasi-experimental design. The used instruments in this research were observation sheets, questionnaires, and critical thinking tests. The data analysis used Two Way ANOVA. The results showed that the flipped classroom and student engagement affect the student's critical thinking skills. Historical teachers should apply this method by building a pleasant learning atmosphere so that student engagement and critical thinking skills of a student increase.
Analisis faktor yang mempengaruhi kurangnya pemanfaatan media pembelajaran sosiologi
Asyhari, Hasan;
Ananda, Azwar
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol 7, No 4 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (65.786 KB)
|
DOI: 10.29210/30032320000
Media pembelajaran dapat menunjang sebuah proses pembelajaran. Namun sering sekali pihak sekolah maupun guru kurang memperhatikan pentingnya media pembelajaran ini. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apa saja faktor yang mempengaruhi kurangnya pemanfaatan media pembelajaran sosiologi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analisis. Subjek penelitian ini adalah guru Sosiologi. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai adalah penyajian data, reduksi data kemudian kesimpulan. Dari hasil penelitian diambil kesimpulan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kurangnya pemanfaatan media pembelajaran sosiologi yaitu (1) Rasa malas (2) Rasa Takut (3) Fasilitas yang tidak lengkap (4) Masih senang dengan metode ceramah (5) Tidak ada apresiasi Kepala Sekolah
Fenomena penyalahgunaan smartphone dalam era belajar dari rumah pada siswa MTsN
Rahmi Fauzia;
Junaidi Indrawadi;
Azwar Ananda;
Susi Fitria Dewi
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 3 No. 2 (2023): JECCO: Sixth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jecco.v3i2.101
Smartphone sebagai media pembelajaran sangat membantu guru dan siswa terutama pada era belajar dari rumah pada masa pandemi Covid-19. Namun, kenyataannya smartphone banyak disalahgunakan oleh siswa sehingga tidak optimalnya pelaksanaan proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui fenomena penyalahgunaan smartphone dalam era belajar dari rumah pada siswa MTsN 1 Solok Selatan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan angket secara langsung kepada 86 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MTsN 1 Solok Selatan sebanyak 600 orang siswa. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Jumlah sampel dihitung dengan menggunakan rumus slovin. Uji Validitas dan reliabilitas dengan menggunakan aplikasi SPSS 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Fenomena Penyalahgunaan Smartphone dalam Era Belajar dari Rumah pada Siswa MTsN 1 Solok Selatan berada pada kategori cukup yang dibuktikan dengan Tingkat Capaian Responden sebesar 58,52%.
Studi Analisis Kecenderungan Gaya Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS Universitas PGRI Sumatera Barat
Ade Irma Suryani;
Azwar Ananda;
Siti Fatimah
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 7 No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28926/riset_konseptual.v7i3.699
This study aims to identify learning style trends in social studies education students at PGRI University, West Sumatra. The approach used in this study is a quantitative approach using survey methods. The research variable is the identification of student learning styles. The research population was students of the Social Sciences Education Study Program at the University of PGRI Sumatra with 39 active students who were obtained from the campus data base. The sample used as a research sample was 100% of the population, which totaled 39 people. Sampling technique using Total Sampling. The research instrument The data analysis technique in this study was a descriptive statistical analysis method. Based on the results of the study, it is known that students of the Social Sciences Education study program have a tendency towards one learning style. Of the 39 students, it was found that 6 students had a tendency for a visual learning style, 20 students had a tendency for an auditory learning style, 1 student had a tendency for a kinesthetic learning style, and 12 students had a tendency for a mixed learning style between visual and auditory learning styles.
Perbandingan Kurikulum Pendidikan Indonesia dan Finlandia
Irdhan Epria Darma Putra;
Rusdinal Rusdinal;
Azwar Ananda;
Nurhizrah Gistituati
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v6i1.4010
This study was conducted to determine the design of the education system adopted from the Finnish education system. Therefore, a comparison of the Indonesian and Finnish education curricula is needed so that it can be considered in making decisions and policies to improve the Indonesian education curriculum. The use of methods in this study is revie literature from several national journal research results to compare educational curricula, especially Indonesia and Finland. The results showed that the Indonesian education curriculum can be categorized as low because it refers to the five aspects of the curriculum, which are curriculum objectives that depend on (1) student readiness and independence; (2) curriculum material that is emphasized to each school by involving students in the announcement of the material studied; (3) learning media based on student comfort in the learning process; (4) learning strategies that can advance student achievement; and (5) a learning process that does not bind students by giving a lot of homework from the teacher. The results of this research contribute to improving the quality of Indonesian education and policy making in the Indonesian education curriculum.