p-Index From 2021 - 2026
9.877
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) STUDIA ISLAMIKA Ulul Albab: Jurnal Studi Islam El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam EGALITA Irfani Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah An-Nida' Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM TSAQAFAH Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan IJISH (International Journal of Islamic Studies and Humanities) Jurnal Biomedika Education and Human Development Journal Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman TAJDID Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) ADDIN DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Jurnal Studi Islam Journal Of World Science Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) Cakrawala: Jurnal Studi Islam Didaktika Religia Jurnal Penelitian Agama HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin JRIIN :Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Buletin Ilmiah Ilmu Komputer dan Multimedia (BIIKMA) APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Semesta: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam International Journal of Education, Vocational and Social Science EDUKASI Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Studia Islamika
Claim Missing Document
Check
Articles

KONSEP PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF AHMAD TAFSIR Nabila, Ahsana; Barizi, Ahmad
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 10, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v10i2.9484

Abstract

This article aims to help teachers understand in depth teaching because in this case it is very important and also has a big influence on learning outcomes or student output. Of course, in this case the author relates the perspective of a figure who is no longer in doubt in the world of education, namely Ahmad Tafsir. This article explains in detail how to become a teacher who understands the nature of teaching. This research uses the library research method with research results a) understanding teaching methods b) understanding educational theory other than teaching theory c) formulating teaching objectives d) teaching procedures e) planning evaluation. It is hoped that the points that have been explained by the author can change patterns of thinking and also help improve teaching in order to advance education in Indonesia.
PENDIDIKAN PEREMPUAN PERSPEKTIF RAHMAH EL-YUNUSIYAH Izza, Aminatul Fattachil; Barizi, Ahmad
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 10, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v10i2.9496

Abstract

Dewasa ini, kehidupan masyarakat masih banyak ditemukan issue tentang perempuan. Perempuan masih banyak mengalami ketidak adilan dalam kehidupan utamanya kesempatan memperoleh pendidikan. Mirisnya, akibat dari hal tersebut pernikahan dini masih marak terjadi. Walaupun demikian, pendidikan dan keadilan terhdadap perempuan harus tetap diupayakan. Artikel ini bertujuan menguraikan pembaharuan pendidikan Islam perspektif Rahmah El-Yunusiyah melalui Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang. Rahmah mendidik kaum perempuan untuk mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya, mengembangkan potensinya, menanamkan karakter Islam, serta mempersiapkan untuk menjadi pendidik generasi mendatang. Melalui artikel ini, akan diuraikan tentang riwayat hidup Rahmah El Yunusiyah, Perguruan Diniyah Putri, urgensi, implikasi, dan relevansinya dengan pendidikan perempuan masa kini. Penelitian ini ditulis dengan jenis penelitian library research dimana data diperoleh melaui studi kepustakaan, literatur, dan dokumen lainnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Rahmah memiliki perhatian yang sangat besar terhadap pendidikan perempuan. Upayanya dalam mendidik kaum perempuan melahirkan sinergi yang harmonis antara perempuan dalam kehidupan dan masyarakat.
Integrasi Filsafat Islam dalam Pembelajaran IPS Materi Menghargai Keanekaragaman Alam Kelas IV MIS Miftahul Ulum Desa Bajur Bukhori, Imam; Kawakib, Akhmad Nurul; Barizi, Ahmad; Al-Aluf, Wilda; Nasir, Muhammad
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.3816

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya integrasi filsafat islam pada pembelajaran IPS materi menghargai keanekaragaman alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan ayat Al-Qur’an dan Hadist dalam menjelaskan konsep-konsep konservasi alam dalam proses pembelajaran siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan diskriptif. Adapun Proses pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan Teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu Pertama, guru menyampaikan materi tentang nilai-nilai islam yang relevan dengan konservasi alam seperti amanah (tanggung jawab), mizan (keseimbangan), dan adl (keadilan) dan menggunakan ayat Al-Qur’an dan Hadist dalam menjelaskan konsep-konsepnya.  Kedua, Dalam penerapannya siswa di bentuk kelompok untuk bekerja sama dengan kelompoknya lalu mengilustrasikan keanekaragaman alam di lingkungan mereka, yang di sertai dengan ayat Al-Qur’an dan hadist yang relevan. Hasil dari itu, siswa menunjukkan hubungan antara keanekaragaman alam dan nilai-nilai islam untuk di presentasikan. Dari itu, siswa di didik untuk jujur, kreatif, kritis, rasa ingin tahu peduli dengan lingkungan.
Pendidikan Agama Islam Integratif Perspektif Gus Dur di Era Digital Irsyad, Mohammad; Basri, Basri; Barizi, Ahmad
DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Dimar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Mubarok Bandar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58577/dimar.v6i2.386

Abstract

The chronic disease of scientific dichotomy seems to still infect some activists of Islamic religious education. This results in scientific discrimination in the form of extreme separation between "afterlife knowledge" and "worldly knowledge". The infection of this disease has the potential to be more severe if not treated immediately, considering the progress of the era that does not hesitate to crush anyone who cannot compromise with the digital era. The cure for this virus is found in the idea of integrative Islamic religious education initiated by Muslim scholars. Gus Dur is one of the intellectual figures who is loud in speaking about integrative Islamic religious education with a neo-modernist orientation. This study discusses integrative Islamic religious education from Gus Dur's perspective using a literature study method where this research is based on various literature spread across various platforms. The results of this study Gus Dur has a vision of Islamic religious education implemented in formal and non-formal institutions must be structured philosophically in terms of curriculum and learning materials by including three aspects of science; the classical Islamic scientific side, the traditional Indonesian scientific side and the modern scientific side. According to Gus Dur, all three must collaborate in harmony in order to produce the next generation who have competence in the field of Islamic and modern knowledge, appreciate local culture and can be wise in adapting to the progress of the digital era.
Ekologi dalam Al-Quran dan Hadis: Implikasinya Terhadap Kurikulum Pendidikan Islam Barizi, Ahmad; Yufarika, SDA Defi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 2 (April 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i2.4822

Abstract

Ekologi dalam konteks pendidikan Islam merupakan kajian penting yang menghubungkan nilai-nilai keagamaan dengan tanggung jawab manusia terhadap lingkungan. Al-Quran dan Hadis mengandung banyak ajaran yang mendukung perlindungan dan pelestarian alam. Artikel ini membahas bagaimana prinsip-prinsip ekologi yang terkandung dalam Al-Quran dan Hadis dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan Islam. Dengan mengedepankan konsep khalifah (pemelihara) dan amanah (tanggung jawab). Metode penelian yang digunakan adalah metode research library, yang objeknya dicari dengan berbagai informasi pustaka seperti buku, jurnal ilmiah, majalah, koran, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an dan Hadis memberikan panduan yang kuat mengenai pentingnya menjaga alam sebagai amanah dari Allah SWT. Nilai-nilai ini mencakup kewajiban untuk menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah kerusakan lingkungan, dan memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana. Integrasi nilai-nilai ini ke dalam kurikulum pendidikan Islam diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan, sesuai dengan ajaran Islam. Dengan demikian, pendidikan Islam tidak hanya bertujuan membangun akhlak yang baik, tetapi juga kesadaran lingkungan yang tinggi sebagai bagian dari tanggung jawab spiritual manusia.
Efektivitas Metode Tilawati dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa di SD Islam Daarul Fikri Malang Rosbianti, Rosbianti; Barizi, Ahmad; Kawakib, Nurul
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 2 (April 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i2.4125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dua hal. Pertama, mengidentifikasi apakah metode tilawati efektif dalam pembelajaran Al-Qur’an di SD Islam Daarul Fikri Malang. Kedua menganalisis mengapa metode tilawati efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di SD Islam Daarul Fikri Malang. Penelitian ini didesain dalam bentuk pendekatan mix metod yang mengkombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Adapun penelitian kuantitatif dengan jenis tes berupa pre-tes dan post-tes, dilakukan dengan mengetes bacaan Al-Qur’an siswa secara langsung. Sedangkan pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan (1) observasi partisipatif, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi untuk memperkuat data kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Keefektifan metode tilawati dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di SD Islam Daarul Fikri Malang terlihat dari hasil analisis uji t dimana hasil analisis uji t nilai pre test dan post test, nilai thitung sebesar -3,5 dengan derajat kebebasan sebesar 58 maka ttabel = 2,000. Sehingga H1 diterima dan Ho ditolak, dengan kesimpulan ada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di SD Islam Daarul Fikri Malang dengan menggunakan metode tilawati. Pembelajaran yang didukung dengan metode tilawati yang dirancang dengan struktur yang sistematis, fokus pada perbaikan bacaan, penggunaan media dalam pembelajaran, pendekatan yang ramah anak dan evaluasi yang konsisten dilakukan menjadikan metode tilawati ini efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di SD Islam Daarul Fikri Malang.
MENELAAH PESERTA DIDIK MELALUI LENSA FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM: PEMAHAMAN DAN IMPLEMENTASINYA Damanhuri, Damanhuri; Barizi, Ahmad; Ardiyansyah, Ahmad
AS-SALAM Vol 14 No 1 (2025): ETIKA, HUKUM, DAN KARAKTER BANGSA: MENELUSURI INTEGRITAS DALAM PERSPEKTIF YURIDI
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v14i1.747

Abstract

Abstract: Learners hold a central position in the educational process and, from the perspective of Islamic educational philosophy, are viewed as active subjects who must be guided according to their innate nature (fitrah). Islamic education aims to develop the learner’s full potential—physically, intellectually, and spiritually—toward the ideal of the insan kamil (perfect human). This study aims to analyze the essence, characteristics, rights and responsibilities, and ethical code of learners within the framework of Islamic educational philosophy, along with its implications in educational practice. The research employs a literature review method by examining books, scholarly articles, and other relevant academic sources. The findings indicate that learners are not merely passive recipients of knowledge, but active participants who are expected to maintain proper conduct, sincere intention, and dedication in their pursuit of learning. A comprehensive understanding of learners’ characteristics and needs enables the implementation of Islamic education to be more effective and holistic, aligning with the core values of Islam. Keywords: Learner, Islamic Educational Philosophy, Insan Kamil, Holistic Education, Learning Ethics
Peran Dzikir Thariqoh Qadiriyah wa Naqsabandiyah dalam Meningkatkan Religius Santri Perspektif Teori Religiusitas Glock dan Stark (Studi Kasus di Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang) Khomairoh, Siti; Barizi, Ahmad; Mansuri, Hadi
Ulumuna: Jurnal Studi Keilsman Vol 10 No 2 (2024)
Publisher : LP2M IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dzikir Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah dalam meningkatkan religiusitas santri di Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang, dengan menggunakan perspektif teori religiusitas Glock dan Stark. Dzikir dipandang sebagai salah satu praktik spiritual yang tidak hanya berfungsi sebagai ibadah, tetapi juga membentuk karakter religius secara menyeluruh melalui dima dimensi religiusitas: dimensi keyakinan, praktik, pengalaman, pengetahuan, dan konsekuensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali data secara mendalam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dzikir dalam thariqoh Qodiriyah wa Naqsabandiyah memiliki kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan religiusitas santri. Dzikir memperkuat keimanan (dimensi keyakinan), membiasakan praktik ibadah secara konsisten (dimensi praktik), memberikan pengalaman spiritual (dimensi pengalaman), memperkaya pengetahuan keagamaan (dimensi pengetahuan), dan mempengaruhi perilaku sehari-hari, seperti meningkatnya kesabaran, keikhlasan, dan soridaritas sosial (dimensi konsekuensi). Melalui praktik dzikir yang dilaksanakan secara rutin, santri memiliki kemampuan salam menginternalisasi nilai-nilai keimanan, memperkuat kedisiplinan spiritual, serta meningkatkan kualitas akhlak santri. Dengan demikian, Dzikir Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah bukan hanya sebuah ritual ibadah, tetapi juga sarana transformasi yang membentuk kepribadian santri menjadi individu yang religius, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kata Kunci: Dzikir Thariqoh Qodiriyah wa Naqsabandiyah, Religiusitas, Santri
IBN KATHIR'S INTERPRETATION OF FEMALE DESIRE: A CRITICAL ANALYSIS OF SURAH YUSUF VERSE 31 Manggala, Kayan; Istiadah, Istiadah; Hamidah, Tutik; Barizi, Ahmad; Arifin, Syamsul
EGALITA Vol 20, No 1 (2025): June
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/egalita.v20i1.30010

Abstract

Abstract This study critically examines the representation of female desire in Surah Yusuf, verse 31, through the lens of Ibn Kathir’s classical tafsir. Despite growing scholarly attention to gender and sexuality in Islamic texts, focused analyses of female desire within Qur’anic exegesis remain limited. Addressing this gap, the present research offers a pioneering contribution by employing a qualitative descriptive method to analyze both linguistic and interpretative dimensions of the verse. The study pursues three main objectives: (1) to investigate the linguistic nuances and variations across major English translations of the verse; (2) to explore Ibn Kathir’s interpretive framing of the narrative involving the women of Egypt; and (3) to analyze how the concept of female desire is constructed within his tafsir. The findings reveal significant disparities in how translations convey the intensity and consequences of the women’s attraction to Prophet Yusuf. Ibn Kathir’s exegesis characterizes their behavior as influenced by both individual and collective longing, catalyzed by Yusuf’s extraordinary beauty. Notably, the tafsir identifies elements such as physical attraction, emotional overwhelm, and even metaphorical “drunkenness” as markers of female desire. This study contributes to the broader discourse on gender in Islamic thought by highlighting how classical interpretations engaged with complex emotional and psychological dimensions of female figures in the Qur’an. By revisiting these exegetical traditions, the research fosters a more nuanced and historically grounded understanding of female desire, offering critical insights for contemporary debates on gender, sexuality, and the interpretation of sacred texts. Keywords: Female Desire; Surah Yusuf; Ibn Kathir’s Interpretation.Abstrak Penelitian ini secara kritis mengkaji representasi hasrat perempuan dalam Surah Yusuf ayat 31 melalui tafsir klasik Ibn Kathir. Meskipun kajian akademik mengenai gender dan seksualitas dalam teks-teks Islam semakin berkembang, analisis yang secara khusus membahas hasrat perempuan dalam konteks tafsir Al-Qur’an masih sangat terbatas. Untuk menjembatani kekosongan ini, penelitian ini menawarkan kontribusi awal dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif guna menganalisis dimensi linguistik dan interpretatif dari ayat tersebut. Penelitian ini memiliki tiga tujuan utama: (1) menyelidiki nuansa kebahasaan dan variasi dalam sejumlah terjemahan bahasa Inggris utama terhadap ayat tersebut; (2) mengeksplorasi cara Ibn Kathir membingkai narasi tentang para perempuan Mesir; dan (3) menganalisis bagaimana konsep hasrat perempuan dikonstruksikan dalam tafsirnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam cara terjemahan menggambarkan intensitas dan konsekuensi dari ketertarikan para perempuan terhadap Nabi Yusuf. Tafsir Ibn Kathir menggambarkan perilaku mereka sebagai hasil dari hasrat individu maupun kolektif, yang dipicu oleh pesona luar biasa Yusuf. Menariknya, tafsir ini mengidentifikasi unsur daya tarik fisik, gejolak emosi, hingga “mabuk” secara metaforis sebagai penanda dari hasrat perempuan. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi diskursus gender dalam pemikiran Islam dengan menyoroti bagaimana tafsir klasik merespons dimensi emosional dan psikologis tokoh-tokoh perempuan dalam Al-Qur’an. Dengan meninjau kembali tradisi tafsir tersebut, penelitian ini menghadirkan pemahaman yang lebih mendalam dan historis tentang hasrat perempuan, sekaligus menawarkan wawasan kritis bagi perdebatan kontemporer mengenai gender, seksualitas, dan penafsiran teks suci. Kata Kunci: Syahwat Wanita; Surat Yusuf; Tafsir Ibnu Katsir.
Internalization Internalization of Tolerance Values through Akidah Akhlak Learning at MAN 1 Pringsewu and MA Darul Ulum Mz, Riza Arif; Basri Basri; Ahmad Barizi
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 4 (2024): Desember: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v4i4.7402

Abstract

The lack of integration of tolerance and multiculturalism education has resulted in the continued prevalence of intolerant and radical attitudes among society and the younger generation.This study aims to describe the implementation and internalization process of tolerance values ​​through Akidah Akhlak learning at MAN 1 Pringsewu and MA Darul Ulum and to identify its impact on students' attitudes. The study used a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results showed that MAN 1 Pringsewu emphasized cognitive and affective approaches in tolerance learning, such as through the delivery of material "Teenager Social Akhlak" and the screening of educational videos. Meanwhile, at MA Darul Ulum, the internalization process was carried out using a value classification approach, where students actively identified tolerant and intolerant attitudes through group discussions and the habituation of polite attitudes. The impact of the internalization of tolerance values ​​in both madrasas was seen in the increasing awareness of students to respect differences, maintain polite attitudes, and avoid deviant behavior both in and outside the school environment. This study emphasizes the importance of integrating tolerance values ​​in learning as a foundation for forming students' character amidst social diversity. Abstrak. Kurangnya integrasi pendidikan toleransi dan multikulturalisme menyebabkan masih maraknya sikap intoleran dan radikalisme di kalangan masyarakat dan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan proses internalisasi nilai-nilai toleransi melalui pembelajaran Akidah Akhlak di MAN 1 Pringsewu dan MA Darul Ulum serta mengidentifikasi dampaknya terhadap sikap siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAN 1 Pringsewu menekankan pendekatan kognitif dan afektif dalam pembelajaran toleransi, seperti melalui penyampaian materi “Akhlak Pergaulan Remaja” dan pemutaran video edukatif. Sementara itu, di MA Darul Ulum, proses internalisasi dilakukan dengan pendekatan klasifikasi nilai, di mana siswa aktif mengidentifikasi sikap toleran dan intoleran melalui diskusi kelompok dan pembiasaan sikap santun. Dampak dari internalisasi nilai toleransi di kedua madrasah tampak pada meningkatnya kesadaran siswa untuk menghargai perbedaan, menjaga sikap santun, serta menghindari perilaku menyimpang baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran sebagai fondasi membentuk karakter peserta didik di tengah keberagaman sosial. Kata Kunci: Internalisasi, Nilai Toleransi, Akidah Akhlak, MAN 1 Pringsewu, MA Darul Ulum
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abd Haris Abd. Haris Abdul Aziz Abdul Fattah Abdul Malik Karim Amrullah Achmadin, Balya Ziaulhaq Agni Tri Pratiwi Agus Maimun Ahmad Azhari Ahmad Luthfi Akbar, Rizamul Malik Akhmad Nurul Kawakib AL ALUF, WILDA Al-Aluf, Wilda Alfiyah, Nur Andaru Bahy, Moh. Buny Andri Gugun Anggraini, Selvia Ardiyansyah, Ahmad Aulia Rahman A’lan Tabaika, Mokhammad Basri Basri Basri Basri Basri Zain Bayidi, Ahmad Bayyinatul Muchtaromah Bintang C.H., Mufidah Dahri, Ahmad Damanhuri Darisy Syafaah Dina Istia'nah Dina Oktaviana Dina Oktaviana Dina Oktaviana Dwi Hasanah, Kartini Efendi Zalukhu Fachrurrazi Fachrurrazi Fahmi Fadilah Farel Rahmadani Farida Isroani Fatimah Azzahra Hadi Saputra Hanifah, Khusnul Hasan Assidiqi, Ali Hasan, Moch. Zainul Imam Bukhori Imam Suprayogo Imron Rossidy Indah Aminatuz Zuhriyah Iqbal Ardiansyah IRFAN MAULANA, MUHAMMAD Irsyad, Mohammad Istia'nah, Dina istiadah istiadah, istiadah Istiqomah, Wirdatul Izza, Aminatul Fattachil JAMILAH Jamilah Jamilah Jumadi Jumadi K. Amrullah, Abdul Malik KAWAKIP, Akhmad Nurul khayati, Eliya Nur Kholish, Moh. Anas Khomairoh, Siti La Juanda Lidyawati, Reky Liyyanatul Ulyah M. Fauzan Zenrif M. Lutfi Mustofa Madani, Mohammad Thoyyib Maizah, St. Manggala, Kayan Mansuri, Hadi Marsuki Gani Moh. Anas Kholish Moh. Zaini Mohamad Zubad Nurul Yaqin Mohammad Asrori Mohammad Padil Mowafg Abrahem Masuwd Mu Minin, Dian Amirul Muhamad Delfiere Alfarizi Muhammad Ardiansyah Muhammad Irfan Maulana Muhammad Khoirul Lutfi Muhammad Muhlis Muhammad Muntahibun Nafis Muhammad Nasir Muhammad Walid Muhammad Zainuddin Muhammad, Adamu Abubakar Mukhsin, Akhmad Mulyadi Mulyadi Mustofa, Amrin Mustofa, Lutfi Mz, Riza Arif Nabila, Ahsana Najma Zahiroh Najwa Hafana Nisa’, Hasyisyatun Nurun Nur Wahid, Muhammad Gus Nurul Kawakib, Nurul Nurul Kawakip, Ahmad Perani Rosyani Prihadi, Kususanto Ditto Redy Eka Yudesthira Rido Ramaditia Ridwad, Muhtadi Riski Yoga Saputra Rizal Maarif Rukmana Rizqya, Dilla Rafida Rizwadi, Rizwadi Rohmawati, Yuyun Roibin Roibin Rosbianti, Rosbianti Rosyida, Fatia Ainur Rosyidah, Amiliya Nur Rufaida, Rifki Samsul Hady Samsul Susilawati Savika, Helda Ivtari Shodikin, Eko Ngabdul Shohibatussholihah, Fiana Sholeh Hoddin, Muhammad Siti Rohmah Siti Rohmah Srinio, Fuad Sulaiman, Mahfudz Supriyanti, Iin Suryawan, Muhammad Hasan Syaiful Mustofa Syamsiar, Syamsiar Syamsul Arifin Syuhadak, Syuhadak Taufikurrahman Taufikurrahman Tri Pratiwi, Agni Triyo Supriyatno Tutik Hamidah Ulfa Ulfa Ulfah Utami Umi Sumbulah Veithzal Rivai Zainal Wahyuni, Esa Nur Wahyuni, Hilda Widiyanto Widiyanto Wilda Al Aluf, Wilda Al Wirdatul Istiqomah Yaqin, Mohamad Zubad Nurul Yufarika, SDA Defi Yunifa Miftachul Arif Zaenul Mahmudi Zainuddin, Zainuddin Zuhro, Fa'izah Darotul Zulfi Mubaraq