Articles
Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar dengan Penelitian Tindakan Kelas
Widayati, Tri Utami;
Hadiyanto, Hadiyanto;
Indryani, Indryani
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8936
Diferensiasi dalam PTK (Penelitian Tindakan Kelas) adalah pendekatan yang digunakan oleh guru untuk menyesuaikan pengajaran dengan kebutuhan, minat, dan kemampuan siswa yang berbeda-beda di dalam kelas. Penelitian ini memilki tujuan untuk melihat bagaimana pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. Metode yang dipakai dalam karya tulis ini yaitu studi pustaka (library research) yakni sebuah metode yang umum digunakan untuk memberikan sebuah pengumpulan data dengan cara memberikan pemahaman dan mempelajari teori-teori dari beberapa jurnal atau karya ilmiah seseorang yang memiliki keterhubungan dengan penelitian yang dipakai. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu analisis yang mana nantinya akan dipakai dalam menggumpulkan data dan sumber yang berhubungan dalam penelitian ini. Jenis data yang digunakan kualitatif peneliti memilih kualitatif di karenakan metode yang dipakai adalah studi pustaka yang mana peneliti lebih banyak membaca dari sumber-sumber jurnal untuk dijadikan bahan pembahasan dalam bacaan yang dibuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan diferensiasi melalui PTK mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, serta hasil belajar siswa. Penerapan diferensiasi pada konten yang disesuaikan dengan gaya belajar siswa, proses pembelajaran yang lebih variatif, dan produk pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk menunjukkan hasil belajar sesuai kemampuan masing-masing, terbukti memberikan dampak positif. Meskipun demikian, tantangan dalam implementasi seperti keterbatasan waktu dan sumber daya tetap menjadi hambatan yang perlu diatasi. Secara keseluruhan, pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di sekolah dasar
Studi Review Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) Melalui Penelitian Tindakan Kelas untuk Meningkatkan Hasil Belajar
Susanti, Marlina;
Hadiyanto, Hadiyanto;
Indryani, Indryani
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.9081
Penelitian ini mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning, PBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam karya tulis ini adalah studi pustaka (library research), yaitu metode yang umum dipakai untuk mengumpulkan data melalui pemahaman dan analisis teori-teori yang diambil dari jurnal atau karya ilmiah terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan analisis literatur, di mana data dan sumber yang relevan dengan penelitian ini dikumpulkan dan dianalisis. Penelitian ini menggunakan data kualitatif, karena metode studi pustaka lebih mengandalkan pada pembacaan dan penelaahan sumber-sumber jurnal untuk menjadi bahan pembahasan dalam tulisan ini. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dan ketuntasan hasil belajar siswa, dengan peningkatan yang bervariasi di setiap siklus pembelajaran. Pada beberapa studi, persentase ketuntasan belajar meningkat dari pra-siklus hingga siklus akhir, mencapai 90% atau lebih. Penerapan model PBL juga mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama siswa. Berdasarkan temuan ini, model pembelajaran PBL direkomendasikan sebagai alternatif yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan problem-solving di tingkat sekolah dasar.
Penilaian Kualitas Lingkungan Perairan Berbasis Bioindikator (Gastropoda) di Area Dampak Pertambangan Nikel Kecamatan Pomalaa, Sulawesi Tenggara
Purnama, Muhammad Fajar;
Suprihanto, Agus;
Hadiyanto, Hadiyanto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jpii.2024.24930
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pertambangan nikel terhadap ekosistem perairan di Kecamatan Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan adalah pengambilan sampel gastropoda sebagai bioindikator kualitas air di beberapa titik yang terkena dampak aktivitas pertambangan. Pemilihan gastropoda sebagai indikator didasarkan pada sensitivitas organisme ini terhadap perubahan kondisi lingkungan perairan. Pengambilan sampel dilakukan di berbagai lokasi, termasuk area kontrol yang relatif tidak terganggu oleh aktivitas pertambangan. Parameter fisika-kimia air juga diukur untuk memberikan data pendukung. Hasil analisis menunjukkan adanya perubahan komposisi dan kelimpahan gastropoda di area yang terkena dampak (7 spesies) dibandingkan dengan area kontrol (39 spesies). Perubahan ini meliputi penurunan keanekaragaman spesies (H’ kontrol 3,10 (tinggi) dan terdeklinasi di area dampak menjadi 1,73), dominasi beberapa jenis gastropoda yang toleran terhadap polusi (C = 0,52), serta hilangnya beberapa spesies yang sensitif terhadap perubahan kualitas air (Sphaerassiminea miniata). Selain itu, ditemukan korelasi antara tingkat pencemaran logam berat di perairan dengan perubahan struktur komunitas gastropoda. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas pertambangan nikel di Kecamatan Pomalaa memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan ekosistem perairan di sekitarnya. Implikasi dari penelitian ini mencakup pentingnya pengelolaan lingkungan yang lebih ketat di area pertambangan, serta kebutuhan untuk melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap kualitas ekosistem perairan di wilayah tersebut. Kata kunci: assesment, kesehatan lingkungan, bioindikator, pertambangan nikel
Analisis Kegagalan Start Up pada Turbin Gas General Electric Frame 6 Akibat High Exhaust Temperature
Perwana, Putu Yuri Aristya;
Sulardjaka, Sulardjaka;
Hadiyanto, Hadiyanto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 5 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jpii.2024.24593
Energi listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan primer dalam kehidupan manusia modern. Energi listrik dihasilkan dari hasil proses konversi energi mekanik menjadi energi listrik pada generator di sebuah pembangkit listrik. Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) merupakan salah satu jenis pembangkit listrik yang umum digunakan untuk menghasilkan tenaga listrik. Pada pembangkit listrik gas dengan tipe gas turbin General Electric (GE) frame 6 yang berlokasi di Jambi saat proses start up mengalami gangguan yang menyebabkan turbin gas menjadi trip. Indikasi alarm pada monitor HMI menunjukkan penyebab dari gas turbin trip adalah karena exhaust over temperature. Untuk mencari penyebab terjadinya exhaust over temperature menggunakan metode Root Cause Failure Analysis (RCFA). RCFA adalah suatu proses analisis untuk mengetahui suatu penyebab dari sebuah mode kegagalan pada suatu peralatan. Penyebab exhaust over temperature dengan menggunakan RCFA didapatkan tiga penyebab utama yaitu pembakaran yang tidak sempurna pada ruang bakar, sistem kontrol yang tidak sempurna dan pembacaan sensor exhaust yang tidak normal. Tindakan yang dilakukan agar gangguan tidak terulang adalah dengan melakukan penggantian sensor exhaust temperature dan melakukan pembersihan nozzle bahan bakar pada turbin gas. Kata kunci: energi listrik, gas turbin, RCFA, ruang bakar, sensor exhaust
Sistem monitoring cerdas ruang kelas berbasis internet of thing (IoT) dengan menggunakan flutter
Pratama, Rastra Naufal Wahyu;
Widagda, Mikail Eko Prasetyo;
Hadiyanto, Hadiyanto
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Januari - Juni
Publisher : Borneo Novelty Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70310/axt1q513
Tujuan proyek ini adalah merancang dan membangun sistem monitoring cerdas berbasis internet of thing (IoT) untuk ruang kelas menggunakan Flutter. Sistem ini memonitoring suhu, kelembaban, cahaya, dan kualitas udara, lalu mengirimkan data ke aplikasi mobile untuk ditampilkan dan dikendalikan pengguna. Penelitian menggunakan model waterfall, mencakup analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Hasil pengujian menunjukkan sistem dapat bekerja baik memonitoring dan mengontrol ruangan secara real-time. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan ruangan, kenyamanan pengguna, dan bermanfaat sebagai alat bantu pembelajaran.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS 3 SD ISLAM TERPADU MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING
Karlina;
Hadiyanto, Hadiyanto;
Indryani, Indryani
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 1 (2025): Januri 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/luminous.v6i1.17570
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keterampilan proses sains (SPS) siswa kelas 3 SD Islam Terpadu Nurul Ilmi melalui implementasi model pembelajaran Inkuiri terbimbing. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian tindakan kelas (PTK). Kelas sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas 3D di Sekolah Dasar Islam Terpadu Nurul Ilmi yang berjumlah 30 orang. Adapun elemen SPS yang diukur dalam penelitian ini difokuskan pada SPS dasar yang meliputi keterampilan observasi, klasifikasi, pengukuran, pengumpulan data, analisis data dan komunikasi. Penelitian ini dilakukan dengan tiga siklus hingga seluruh siswa mendapatkan skor minimal 75 untuk setiap elemen keterampilan yang diukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan tiga siklus mampu meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas 3 SD Islam Terpadu Nurul Ilmi Jambi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa SPS peserta didik pada siklus I dengan ketuntasan klasikal 35% meningkat menjadi 61,1% pada siklus II, dan meningkat menjadi 88,8% pada siklus III. Diakhir penelitian ini, penulis menyarankan agar guru-guru perlu mengimplementasikan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan SPS siswa dimasa depan.
PENDIDIKAN INKLUS
Supitno, Reni;
Widiyawati, Widiyawati;
Jamiyah, Siti;
Hadiyanto, Hadiyanto
JURNAL DARMA AGUNG Vol 33 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/ojsuda.v33i1.5170
Inclusive Education is an educational service that provides opportunities for all students who have disabilities and require special services to be able to participate in learning activities in one class without distinction and discrimination. Formally, the implementation of Inclusive Education in Indonesia has only been implemented in the last ten years, but naturally Inclusive Education in Indonesia has been running for a long time. The implementation of Inclusive Education in Indonesia is based on the philosophy of our country's motto, namely Bhineka Tunggal Ika, the social culture of the Indonesian nation that upholds existing diversity. The foundation of inclusive education is rooted in the principles of justice and equality, which are stated in the 1945 Constitution and Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System. This shows the state's commitment to providing quality education for all children, regardless of their background or physical condition. Inclusive Education has several characteristics, including: accommodating all types of student differences, providing a friendly and supportive learning environment, and involving all children in the learning process without separating them based on special needs.
Energy Analysis and Economy Performance of a Hybrid Solar Dryer for Drying Coffee
Suherman, Suherman;
Hadiyanto, Hadiyanto;
Franz, Nicholas;
Kamandjaja, Vimala;
Sinuhaji, Tubagus Rayyan Fitra
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol. 26 No. 1 (2024): Jurnal Sains dan Materi Indonesia
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55981/jsmi.2024.3135
This work studies the effect of the drying temperature on the profile of the water content, drying rate, drying efficiency, economic performance, and the quality of Robusta and Arabica coffee beans using the hybrid solar dryer. The drying instrument with the help of LPG heating is used in this research with a specified temperature of 40 ℃, 50 ℃, and 60 ℃. The research is conducted on a sunny day for 1 day for each temperature and coffee beans. The temperature profile shows that the lowest water content in the study is 60 ℃. The drying rate for both 50 ℃ and 60 ℃ are similar and the highest average efficiency of the instrument is at 50 ℃ for both Robusta and Arabica beans. The dominant peak in GCMS analysis result of coffee samples was caffeine with a total area percentage of 30.89%, the description of the coffee bean structure using SEM test resulted in a hole size of 5-10 µm, the obtained fat content was 1.6%, the obtained protein content 17.3%. A hybrid solar dryer is an environmentally friendly solution that enables faster coffee drying, with a payback period of 1.5 years for both coffee bean types.
Cross Operator Charging Station Access Simulator
Priyasta, Dwidharma;
Hadiyanto, Hadiyanto;
Septiawan, Reza;
Cesar, Wahyu
TEKNIK Vol 46, No 1 (2025) January 2025
Publisher : Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/teknik.v46i1.67465
The use of battery-based electric vehicles (KLBB) continues to increase, so the ease of using the Public Electric Vehicle Charging Station (SPKLU) infrastructure for recharging electric vehicle batteries must be considered to increase public confidence. One of the problems in using electric vehicles is the concern about long-distance travel (range anxiety) due to limited battery capacity and the minimal number of SPKLUs. This research aims to provide a tool to simulate cross-operator charging stations using the EV roaming method. In this approach, charging station users only need to be registered with one SPKLU operator to use other charging stations. This research develops a set of simulation models called the EV Roaming Simulator and simulates several EV roaming scenarios concerning the basic functionality of four state-of-the-art EV roaming protocols. The simulator consists of three Open Charge Point Protocol (OCPP)-based models: the Charge Point Model, the Central System Model, and the National Access Point Model, representing charging stations, central systems, and roaming hubs. The simulator is capable of executing the given EV roaming scenario. It has the potential to be further developed and used in developing various newly proposed EV roaming systems.
The Role of Algae in Biofuel Production: Potentials and Challenges for Sustainable Transportation
Sari, Dessy Agustina;
Djaeni, Moh.;
Hadiyanto, Hadiyanto;
Prasetyaningrum, Aji
TEKNIK Vol 46, No 1 (2025) January 2025
Publisher : Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/teknik.v46i1.67532
This study aims to explore the potential of algae for sustainable biofuel production by examining their molecular biology and the use of advanced cultivation techniques. As concerns over greenhouse gas emissions and rising transportation energy costs grow, algae offer a promising alternative for fuel derived from both food and non-food sources. This review looks at the main biological pathways involved in making biofuels from algae. It focuses on species diversity, lipid content, and new technologies like photobioreactors and magnetic nanoparticle harvesting. The results showcase noteworthy advancements in biotechnology and genetic engineering that boost algae productivity and fuel yield, while also critically examining the environmental impacts such as CO2 emissions and water use, as well as the economic and policy challenges through a life cycle analysis. Adopting a global perspective, this review emphasizes the role of international collaboration and technology transfer in overcoming barriers. Conclusion: Algae-based biofuels hold considerable potential for reducing CO2 and supporting sustainable transportation, yet scaling up production and lowering costs remain challenges. Future research should focus on improving integrated biorefinery platforms, exploring CO2 capture, and promoting international partnerships.