p-Index From 2021 - 2026
12.965
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Sosiohumaniora Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) PALASTREN Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Jurnal Civicus Pendidikan Kewarganegaraan Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Peuradeun Yupa: Historical Studies Journal International Journal Pedagogy of Social Studies JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Moral Kemasyarakatan SOSIOHUMANIKA EDUCARE Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru International Journal of Supply Chain Management Journal of Moral and Civic Education JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) The Indonesian Journal of Social Studies JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Instructional Development Journal Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Civic Hukum Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL JURNAL CIVIC EDUCATION: MEDIA KAJIAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Indonesian Values and Character Education Journal ASANKA: Journal of Social Science And Education Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Heritage: Journal of Social Studies Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan PKn These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Journal La Edusci IJORER : International Journal of Recent Educational Research Jurnal Kewarganegaraan JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Journal of Economics, Management, Business And Accounting (JEMBA) Journal Evaluation in Education (JEE) Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Abmas TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Journal of International Conference Proceedings Jurnal Basicedu International Journal of Religion Education and Law Journal of Pedagogy and Education Science Mamangan Social Science Journal Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Journal of Public Representative and Society Provision Sanskara Pendidikan dan Pengajaran Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Jurnal Pendidikan Progresif
Claim Missing Document
Check
Articles

Civic Education Learning Based on Law-Related Education in The Development of Student Legal Attitude Baeihaqi Baeihaqi; Kokom Komalasari
Jurnal Civicus Vol 20, No 2 (2020): JURNAL CIVICUS, DECEMBER 2020
Publisher : Department of Civic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/civicus.v20i2.51938

Abstract

This study aims to describe the implementation of Pancasila and Civic Education learning by using the Law-Related Education (LRE) approach in the learning process of teaching and learning activities. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental method covering two research samples and giving different treatments. The control class uses conventional learning, the experimental class uses the Law-Related Education approach. This research is located at SMA Laboratorium Percontohan UPI. The results of the study indicate that the LRE approach in Civics learning is relevant to be used in the teaching and learning process in the context of legal material in Civics. Through the integration of LRE, which increases the knowledge, skills, and values needed by students to work effectively in a pluralistic and democratic society, the rule of law, so the integration of Civics and LRE is a significant solution effort to develop students' legal attitudes. Therefore, the implementation of legal learning in Civics must be carried out in an integrative, interactive, and collaborative manner. This has implications for the development of legal awareness for students to find social problems, especially those related to law in the community.
PENGARUH PLATFORM KAHOOT TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMPN 12 BANDUNG Andin Rizki Aulia; Kokom Komalasari; Ade Budhi Salira
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v2i1.54695

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran di masa pandemi yang membuat motivasi belajar siswa menurun karena kondisi yang tidak menentu. Salah satu cara untuk meningkatkan motivasi belajar adalah dengn menggunakan media dan platform pembelajaran yang menarik sesuai kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh platform kahoot terhadap peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS di SMPN 12 Bandung. Metode yang digunakan quasi experimental design dengan model nonequivalent control group design, dimana kelas eksperimen dan kontrol keduanya diberi pre-test dan post-test. Pengumpulan data motivasi belajar siswa menggunakan angket. Setelah data terkumpul, dilakukan analisis kuantitatif dengan uji SPSS. Hasil motivasi belajar siswa di kelas eksperimen dan kontrol memperoleh nilai sig(2-tailed) pada pre-test di kelas eksperimen dan kelas kontrol keduanya menunjukkan 0.057> 0.05, artinya Ho diterima. Sedangkan, pada post-test di kelas eksperimen dan kontrol menunjukkan 0.014<0.05 artinya Ho ditolak. Dapat disimpulkan, bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar siswa pada pre-test di kelas eksperimen maupun kontrol. Sedangkan, pada post-test di kelas eksperimen yang menggunakan platform pembelajaran kahoot dengan kelas kontrol yang menggunakan google classroom dalam pembelajaran IPS terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar siswa. Sehingga, platform kahoot lebih memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa dibandingkan google classroom. Kata kunci: Platform Kahoot, Motivasi Belajar Siswa, Pembelajaran IPS
PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFE) DALAM PEMBELAJARAN IPS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA (Studi Quasi Experiment di Kelas IX MTs Negeri 9 Majalengka) Dini Muslimatus Sajidin; Sapriya Sapriya; Kokom Komalasari
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v3i1.57437

Abstract

Pasca Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kualitas proses belajar  terus ditingkatkan. Mengingat siswa mengalami dampak dengan adanya penurunan optimalisasi pemahaman terutama dalam mata pelajaran IPS.  Model pembelajaran Cooperative Learning tipe Student Facilitator and Explaining sebagai model pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan siswa untuk mempresentasikan ide atau pendapat. Sehingga dapat menunjang peningkatan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap hasil belajar siswa di kelas IX MTs Negeri 9 Majalengka. Hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Student Facilitator and Explaining, dapat diketahui adanya peningkatan pada hasil belajar siswa dengan rata-rata pre-test 30,56 dan rata-rata post test 64,16. Penelitian bersifat Kuasi Eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian adalah tes berbentuk soal pilihan ganda. Anaslisis data dengan Uji-t berdasar hasil perhitungan sig 0,003 lebih kecil dari 0,05, sehingga hasil menunjukkan terdapat perbedaan signifikan hasil belajar siswa kelas yang menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe student facilitator and explaining dengan kelas kontrol yang menggunakan model peer teaching.Kata kunci: Cooperative Learning tipe Student Facilitator and Explaining_1. Hasil Belajar_2Post Distance Learning (PJJ) the quality of the learning process continues to be improved. Given that students experience the impact of a decrease in the optimization of understanding, especially in social studies subjects. Cooperative learning model type Student Facilitator and Explaining as a learning model that can improve students' ability to present ideas or opinions. So that it can support increasing student understanding in social studies learning. The purpose of this study was to determine the effect of the Student Facilitator and Explaining learning model on student learning outcomes in class IX MTs Negeri 9 Majalengka. Student learning outcomes before and after using the Cooperative Learning model of Student Facilitator and Explaining type, it can be seen that there is an increase in student learning outcomes with an average pre-test of 30.56 and an average of 64.16 post-test. The research is a quasi-experimental with a quantitative approach. The research instrument is a test in the form of multiple choice questions. Data analysis with t-test based on the calculation results sig 0.003 is smaller than 0.05, so the results show there is a significant difference in student learning outcomes in the class using the cooperative learning type student facilitator and explaining learning model with the control class using the peer teaching model.Keywords: Cooperative Learning type Student Facilitator and Explaining_1, learning outcomes_2
Analysis of Character Education Values in Wewarah Osing Ismaul Fitroh; Disman Disman; Kokom Komalasari; Mamat Ruhimat
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3854

Abstract

Osing is a native tribe of Banyuwangi located in East Java Province. The Osing tribe owns a variety of unique and interesting cultures to learn about. One of the cultures from the Osing tribe is wewarah Osing. In wewarah Osing, there are many wise words with good character values which are able to strengthen the nation’s character. Therefore, this study aimed to analyze the character values contained in wewarah Osing. The study method applied in this research is a qualitative method through a literature study as the data collection technique. Whereas the research data are obtained through creating a topic mapping in relation to character education and Osing culture found from Google Scholars, Crossref, ResearchGate, related books and journals, accessed from 10 March 2023 to 26 June 2023. The result of the study showed in wewarah Osing, traditional proverbs to support or used to strengthen the national character. These good characters namely discipline, social care, hard work, responsible, and religious.
Membekali Warga Negara di Era Post-Truth: Peran Krusial Pendidikan Kewarganegaraan di Australia Rike Erlande; Kokom Komalasari; Ryan Taufika; Mirza Hardian; Ahmad Fauzan; Apriya Maharani
ASANKA : Journal of Social Science and Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/asanka.v5i1.9097

Abstract

Era post-truth menimbulkan ancaman serius terhadap demokrasi dan diskursus publik. Artikel ini menganalisis peran krusial pendidikan kewarganegaraan dalam membekali warga negara dengan keterampilan dan perspektif untuk menghadapi tantangan era post-truth di Australia. Melalui pendekatan analitis dan deskriptif, serta tinjauan literatur, artikel ini menyelidiki tujuan, kurikulum, dan strategi pengajaran pendidikan kewarganegaraan, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan di Australia bertujuan untuk mengembangkan warga negara yang aktif, terlibat, dan bertanggung jawab, dengan penekanan pada keterampilan berpikir kritis, literasi media, dan ketahanan terhadap informasi yang menyesatkan. Meskipun terdapat tantangan, kolaborasi antara pemangku kepentingan, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan profesional bagi guru diidentifikasi sebagai strategi kunci untuk memperkuat pendidikan kewarganegaraan. Temuan dan rekomendasi yang disajikan dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan kewarganegaraan yang lebih efektif dalam menghadapi realitas era post-truth.
Kajian Perbandingan Civic Education di Eropa dan Indonesia Ryan Prayogi; Kokom Komalasari; Sapriya; T Heru Nurgiansah; Suriaman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5706

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang perbandingan Pendidikan kewarganegaraan di Kawasan eropa baik belanda dan inggris dengan Pendidikan kewarganegaraan di Indonesia. Secara umum bahwa Pendidikan kewarganegaraan dimasing-masing negara memiliki kesamaan dan terdapat perbedaan secara signifikan. Oleh sebab itu penulis ingin menyajikan sejauh mana secara konsep Pendidikan kewarganegegaraan di negara tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan Langkah-langkah: memilih tema, mencari sumber informasi, menentukan arah penelitian, mengumpulkan sumber data, menyajikan data, dan membuat bahan untuk dilakukan perbandingan dan kombinasi analisis yang dilakukan, serta melakukan evaluasi dari literatur yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan baik di Belanda, Inggris dan Indonesia memiliki kesamaan untuk menekankan pengetahuan kewarganegaraan, karakter kewarganegaraan, keterampilan kewarganegaraan dan kewarganegaraan aktif baik dalam bentuk praktik menjadi warga negara yang baik (to be good citizens). Secara umum, kurikulum kewarganegaraan mencakup berbagai topik yang luas dan sangat komprehensif, membahas prinsip-prinsip dasar masyarakat demokratis, isu-isu masyarakat kontemporer seperti keragaman budaya dan pembangunan berkelanjutan, serta dimensi dunia internasional. Kata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Kawasan Eropa, Indonesia
Nggusu Waru-based Social Studies Electronic Book Model as the Innovation to Support Students’ Character Building Ardiansyah, Suriadi; Komalasari, Kokom; Maryani, Enok; Wiyanarti, Erlina
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 7 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v7i1.77195

Abstract

Advances in technology and information in the digital era, have an important role in the world of education. Including the use of media can support social studies learning in schools. Utilizing computers, laptops, gadgets, and the like as student learning media. Learning by utilizing technological media is needed in the era of the 21st century. On the contrary, technological sophistication negatively affects the character and morality of students. This study aims to design a social studies electronic book model based on local wisdom Nggusu Waru as student character building. The research design in this article uses Research and Development design at the development stage with a model developed by Borg & Gall. With several stages, namely research and information collection, this stage includes literature study activities, field observations, and Focus Group Discussion (FGD) to develop social science electronic book products, this research develops a social studies book based on local wisdom Nggusu Waru for student character building through Research and Development design. The results of the analysis in the discussion of the development of social studies e-books were declared suitable for use as learning media in schools based on the results of Focus Group Discussions with experts. Student responses also show a positive response to the existence of a social science e-book model based on local wisdom that can be useful in building student character.
Critical literacy of young citizens in the digital era Nurjanah, Nunung; Abdulkarim, Aim; Komalasari, Kokom; Bestari, Prayoga; Suwandi, Mohamad Ardin
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol. 21 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v21i2.70232

Abstract

Today's young citizens are categorised as Generation Z. They are very closely related to gadgets and are often called digital natives. Currently, the number of young citizens dominates the Indonesian population, so young citizens need critical literacy to respond to any information critically. This study aimed to determine the level of critical literacy of young citizens. The research approach is descriptive and quantitative, with data collected using a survey questionnaire from senior high school students in Indramayu Regency, Indonesia. The research results are as follows: making decisions based on data is classified as excellent at 70%; being communicative and tolerant of differences at 73.1%; taking concrete action for a better life for all is 33.7%. Based on these findings, critical literacy needs to be continuously improved, including the use of learning resources and learning media that encourage the use of digital technology.
The use of social media in ethic digital perspective Rawanoko, Endrise Septina; Komalasari, Kokom; Al-Muchtar, Suwarma; Bestari, Prayoga
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v18i1.40036

Abstract

Penggunaan media sosial pada mahasiswa menjadi salah satu gaya hidup di lingkungan Universitas Wisnuwardhana Malang. Pada era digital seperti saat ini penggunaan media sosial sering disalah gunakan bahkan menjadi ajang bully, rasis, dsb. Untuk itu penggunaan media sosial perspektif digital ethic hadir sebagai cara untuk meminimalisir kebobrokan moral anak didik di media sosial. Riset ini berfokus pada penggunaan media sosial perspektif digital ethic pada mahasiswa di Universitas Wisnuwardhana Malang. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian di lapangan mengenai penggunaan media sosial dan perspektif digital ethic adalah mayoritas mahasiswa Universitas Wisnuwardhana Malang menggunakan media hanya untuk memposting foto-foto pribadi serta kegiatan yang positif. Sistem komunikasi sosial yang ada di media sosial, sama persis dengan sistem komunikasi dalam lingkungan sehari-hari. Mahasiswa Universitas Wisnuwardhana Malang mempertimbangkan dalam mengupload ataupun memposting di media sosial. ABSTRACTThe use of social media for students is one of the lifestyles in the University of Wisnuwardhana Malang. In this digital era, the use of social media is often misused. It even becomes an arena for bullying, racism, etc. For this reason, the use of social media with an ethical digital perspective is present to minimize the moral decay of students on social media. This research focuses on using social media with a digital ethics perspective on students at Wisnuwardhana University Malang. This research method is descriptive qualitative. The research results in the field regarding the use of social media and the digital ethics perspective are that many Wisnuwardhana University Malang students use the media only to post personal photos and positive activities. The social communication system in social media is precisely the same as the communication system in everyday life. Wisnuwardhana University Malang students consider uploading or posting on social media
Comparative analysis of the anti-radicalism value project model and the conventional model in improving citizen commitment Tanshzil, Sri Wahyuni; Suryadi, Karim; Komalasari, Kokom; Anggraeni, Leni
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v20i2.64617

Abstract

This research aims to compare the results of two learning approaches, namely the anti-radicalism value project model and the conventional model, in enhancing the commitment of young citizens. Through data analysis from two groups of classes, the experimental and control groups, we evaluated the outcomes of both learning models on the improvement of young citizens' commitment, including their knowledge, attitudes, and behaviors towards the values and principles of Indonesia's constitutional democracy. By using a combination of qualitative and quantitative research methods, it is hoped that research findings can be reliable. The study shows that the anti-radicalism value project model has significant advantages in increasing the commitment of young citizens compared to the conventional model. Students participating in the project model demonstrated active engagement in the learning process, meaningful learning experiences, and better development of critical thinking skills. On the other hand, the conventional model tends to be limited in providing opportunities for interaction and the active participation of students in the learning process. Students involved in the conventional model are more inclined to be passive recipients of information and less engaged in the learning process. Furthermore, the conventional model also falls short in encouraging students to think critically and relate the subject matter to a real-life context.
Co-Authors - Sapriya Abdul Azis Abdul Azis Abdul Basit Abdul Hakam Achmad Busrotun Nufus Adam, M. Januar Ibnu Ade Budhi Salira Adham, M Januar Ibnu Adham, M. Januar Ibnu Adjani, Sattira Adnin, Ismi Afifah, Silvi Nur Afriansyah, Ardi Agil Nanggala Agus Mulyana Agustinah, Lusi Ahmad Fauzan Aim Abdul Karim, Aim Abdul Aim Abdulkarim Al-Muchtar, Suwarma Alfisyah Alfisyah Alfisyah Amanda, Yulia Ambarwati, Inggar Carissa Andi Suwirta, Andi Andin Rizki Aulia Andrian, Muhamad Anesito L Custilas Angger Saloko Anggraini, Diana Noor Anggyana, Rifa Ani Nur Aeni, Ani Nur Apriya Maharani Asep Mahpudz Asep Sumaryana Atsani Wulansari Avionita, Tasya Baeihaqi Baeihaqi Baeihaqi, Baeihaqi Bria, Makarius Erwin Bribin, Maria Lufransiya Bunyamin Maftuh Cecep Darmawan, Cecep Custilas, Anesito L Dadang Sundawa, Dadang Dadang Sundawea Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Dede Iswandi Deni Sutisna Derry Nodyanto Desiany, Mia Dina Indriyani Dini Muslimatus Sajidin Disman Disman Disman, Disman Eka Asih Febriani Elly Malihah Enok Maryani Erlina Wiyanarti Erwin Susanto Fadillah, Fanny Suci Faisal Sadam Murron Faiz, Aiman Fanny Dwi Octaviany Faris Mu’taz Fawwazi Fauzan, Ahmad Fauzi Abdillah, Fauzi Feriandi, Yoga Ardian Fitri, Anandia Azzahra Ayu Gandung Wirawan Ginanjar, Ajeng Haddad, Rd. Sugara Mochamad Halimi , Muhammad Harto, Giri Hartutik (Hartutik) Helmawati Helmawati Hery Widijanto Hubi, Zindan Baynal Idrus Affandi Iim Siti Masyitoh Ika Murtiningsih Insai, Nisrina Nurul Insani, Nisrina Nurul Irawati, Riana Irayanti, Irma Islam, Kireida Rona Ismail Kayyis, Ika Ismaul Fitroh Iwan Fajri Juri, Juri Juwita Juwita, Juwita Kama Abdulhakam Karim Suryadi Khaerunisa, Risa Khoiriyah, Zulfa Ajda Kurniasih, Yuli Leni Anggraeni Maharani, Apriya Maman Suherman Mamat Ruhimat Mamat Ruhimat, Mamat Masyitoh, Iim Siti Masyitoh, Iim Sitti Maulana, M. Mazid, Sukron Meliana Meliana Mirza Hardian Moh. Imron Rosidi Mubarok, Muhammad Fajri Muh. Sholeh Muhammad Ardhi Razaq Abqa Muhammad Halimi MUHKAM, MIRWAN FIKRI Mulhima Prihatini, Ima Mulyani, Heny Muthaqin, Dwi Iman Nana Supriatna Nashar Nashar Nugraheni, Edwindha Prafitra Nunung Nurjanah Nunung Nurjanah Nurgiansah, T Heru Nurihsan, Achmad Juntika Nurlaelasari, Susan Permatasari, Mitra Pernantah, Piki Setri Pitria Sopianingsih Pradana, Yudha Pratama, Fikri Rizky Prayoga Bestari Pristine Adi, Depict Puspitaningrum, Anggriani Rahmad Rahmad Rahmad Rahmad Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmatiani, Lusiana Ratmaningsih, Neiny Rawanoko, Endrise Septine Ridwan Effendi Rifqi Nasrikin Risa Khaerunisa Rohani Rohani Ryan Prayogi Ryan Taufika S. Sutrisno Sahra, Ai Patimah Sakman, Sakman Sandi, Mohammad Rian Ari Sapriya Saputra, Hari Nugraha Sari, Mulia Saripudin, Didin Saripudin, Didin Silvi Nur Afifah Siti Komariyah Siti Logayah, Dina Siti Nurbayani Sofyan Iskandar, Sofyan Sopianingsih, Pitria Subiyakto, Bambang Suhartono Suhartono Sukmayadi, Trisna Sulaksono, Teki Prasetyo Suriadi Ardiansyah Suriaman Suriaman Susan Fitriasari Sutrisno, Sutrisno Suwandi, Mohamad Ardin Syaifullah Syaifullah Syamsiar, Syamsiar T Heru Nurgiansah Tampubolon, Agustinus Tanshzil, Sri Wahyuni Tati Narawati Taufika, Ryan Teguh Putra Socrates Socrates Tianti, Tri Triani, Khofifah Ajeng Wardoyo, Munadjat Wicaksono, Fachri wildan Insan Fauzi Wiratomo, Giri Yeyen Suryani Yundari, Yundari