p-Index From 2021 - 2026
13.217
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni RADIASI: Jurnal Berkala Pendidikan Fisika LAW REFORM Journal of Language and Literature Prosiding KOMMIT Prosiding PESAT Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Pendidikan Sains Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Journal of Business & Banking REPERTORIUM JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI Jurnal Media Hukum Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam TREUBIA BERITA BIOLOGI JURNAL BIOLOGI INDONESIA ZOO INDONESIA Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Universa Medicina Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Momentum: Physics Education Journal Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan JCES (Journal of Character Education Society) Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Jurnal Skala Kesehatan LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra ABDIMAS SILIWANGI JPF : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Indonesian Journal for Health Sciences (IJHS) Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi Jurnal Ilmiah Galuh Justisi YARSI Medical Journal Kasuari: Physics Education Journal (KPEJ) Majalah Kesehatan Pharmamedika Majalah Sainstekes Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Science Education and Application Journal Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) ADIL : Jurnal Hukum Gravitasi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains JURNAL PEMBANGUNAN HUKUM INDONESIA Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal Jurnal Abdi Insani AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Jurnal Darma Agung Jurnal Riset Pendidikan Fisika Medicra (Journal of Medical Laboratory Science/Technology) Pena Medika : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara GUYUB: Journal of Community Engagement Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Jendela Pendidikan ABDIMASY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat DEDIKASI PKM Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Respiratory Science Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Journal of Research in Instructional Jurnal Citra Pendidikan Biospektrum Jurnal Biologi Journal of Oral Health Care Jurnal Ilmu Medis Indonesia AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Journal Of Human And Education (JAHE) Makara Journal of Health Research Info Abdi Cendekia Jurnal Citra Pendidikan Anak Junior Medical Journal Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Jurnal Hukum dan Pembangunan Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY) Maneggio Jurnal Ruhul Islam Jurnal Edukasi Ekonomi Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Society Health Access Journal Jurnal Cahaya Edukasi Jurnal Citra Pendidikan Lex Librum : Jurnal Ilmu Hukum
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Junior Medical Journal

Hubungan Index Massa Tubuh Dengan Kemampuan Mengecap Phenylthiocarbamide (Ptc) Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2021 robbi, dzikri robbi; Purwaningsih, Endang; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 7 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i7.3551

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kemampuan mengecap PTC seseorang dapat berguna dan penting untuk mempelajari keragaman genetik pada populasi manusia. Sensitifitas rasa PTC penting dalam pemilihan makanan. IMT adalah rumus matematis yang berkaitan dengan lemak tubuh orang dewasa, dan dinyatakan sebagai berat badan (dalam kilogram) dibagi dengan kuadrat tinggi badan ( dalam ukuran meter ). Metodologi: Metode Penelitian adalah eksperimental dengan rancangan cross sectional. Tes PTC dilakukan menggunakan lakmus PTC. Data index massa tubuh diperoleh menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan aplikasi SPSS Statistic versi 26 dan menggunakan analisis univariat serta analisis bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 196 mahasiswa didapatkan mahasiswa tester sebanyak 134 dan nontester sebanyak 62. Distribusi index massa tubuh sebagai berikut underweight 4 orang, normal 70 orang, overweigh 82 orang, obesitas Tingkat 1 sebanyak 34 orang dan obesitas Tingkat 2 sebanyak 6 orang dari 196 orang. Berdasarkan hasil uji Analisa Fisher’s Exact test tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Index massa tubuh dengan kemampuan mengecap Phenylthiocarbamide (PTC) pada Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2021 (p > 0,05) . Simpulan: Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara index massa tubuh dengan kemampuan mengecap PTC.
Hubungan antara Tingkat Stres dengan Kejadian Acne vulgaris pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2021 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Qurratul Ain; Purwaningsih, Endang; Ali Ma’sum, Ali Ma’sum
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4189

Abstract

Pendahuluan: Penyakit pada kulit yang sering timbul pada usia peralihan menuju dewasa ialah Acne vulgaris yang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor intrinsik dan ekstrinsik. Salah satu faktor ekstrinsiknya ialah stres. Stres merupakan keadaan di bawah tekanan yang dapat mempengaruhi mental seseorang dan dapat dialami segala kalangan usia termasuk mahasiswa. Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara stres dan kejadian Acne vulgaris. Dalam Islam, stres diartikan sebagai cobaan yang diberikan Allah SWT. Ketika mengalami stres, sudah seharusnya sebagai umat Islam berusaha untuk mengelola stres tersebut agar kedepannya tidak menimbulkan penyakit maupun keburukan terhadap diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres terhadap kejadian Acne vulgaris pada mahasiswa FK YARSI Angkatan 2021. Metodologi: Penelitian kuantitatif bersifat analitik dengan pendekatan cross-sectional pada mahasiswa FK YARSI Angkatan 2021 dengan jumlah sampel minimal 150. Data primer diambil menggunakan kuesioner Perceived Stres Scale (PSS-10) dan lembar observasi Acne vulgaris. Data akan dianalisis secara univariat dan bivariat pada SPSS menggunakan uji Chi-Square dengan p-value <0,05. Hasil: Analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat stres sedang (77,9%) dan memiliki Acne vulgaris (50,6%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan bermakna antara tingkat stres dengan kejadian Acne vulgaris (p>0,05). Simpulan: Tidak ada hubungan bermakna antara tingkat stres dan kejadian Acne vulgaris pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2021. Introduction: Skin diseases that often arise in the transitional age to adulthood is Acne vulgaris which can be influenced by several intrinsic and extrinsic factors. One of the extrinsic factors is stress. Stress is an underpressure condition that can affect person's mentality and can be experienced by all ages including students. Previous research suggests that there is a significant relationship between stress and the incidence of Acne vulgaris. In Islam, stress is defined as a trial given by Allah Almighty. When experiencing stress, Muslims should manage the stress so that it does not cause disease or harm to themselves. This study aims to determine the relationship between the level of stress on the incidence of Acne vulgaris in students of FK YARSI 2021 and their views according to Islam. Methodology: Analytical quantitative research with a cross-sectional approach on students of FK YARSI 2021 with a minimum sample number of 150. Primary data were taken using the Perceived Stress Scale (PSS-10) questionnaire and the Acne vulgaris observation sheet. Data will be analyzed univariately and bivariately on SPSS using Chi-Square test with p-value <0.05. Results: Univariate analysis showed that the majority of respondents had moderate stress levels (77.9%) and had Acne vulgaris (50.6%). Bivariate analysis showed that there was no relationship between stress level with the incidence of Acne vulgaris (p>0.05). Conclusion: There is no significant relationship between stress levels and the incidence of Acne vulgaris in Students of FK YARSI 2021.
The Relationship Between Sleep Pattern and the Incidence of Acne Vulgaris in Students of the Faculty of Medicine, YARSI University, Class of 2021 and Its Review According to Islamic Views Gadis Dari Adn; Purwaningsih, Endang; Ali Ma’sum, Ali Ma’sum
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 10 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i10.4206

Abstract

Introduction: Acne Vulgaris is an inflammatory disorder of pilosebasea, which runs chronically and is a self-limiting disease. Acne Vulgaris triggered by Propinobacterium acne in adolescence under the influence of normally circulating dehydroepiandrosterone. Sleep is essential for normal human physiological and biological function, and partially regulated by the suprachiasmatic nucleus located in the anterior hypothalamus. Previous research suggests that there is a significant link between poor sleep patterns and the incidence of Acne vulgaris. In Islam, a good sleep pattern is very important. Muslims should try to imitate the sleep patterns taught by the Prophet SAW so that in the future it does not cause disease or harm to oneself. This study aims to determine the relationship between sleep patterns and the incidence of Acne vulgaris in students of FK YARSI 2021. Methodology: Quantitative analytical research with a cross-sectional approach in students of FK YARSI 2021 with a minimum sample number of 150. Primary data were taken using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire and the Acne vulgaris observation sheet. The data will be analyzed univariately and bivariately on SPSS using the Chi-Square test with a p-value of <0.05. Results: Univariate analysis showed that the majority of respondents had poor sleep patterns (99.3%) and had Acne vulgaris (50.7%). Bivariate analysis showed no significant association between sleep patterns and the incidence of Acne vulgaris (p>0.05). Conclusion: There is no significant relationship between sleep patterns and the incidence of Acne vulgaris vulgaris in Students of FK YARSI 2021.
Hubungan Durasi Waktu Penggunaan Gadget dengan Syndrome Asthenopia pada Remaja di SMAN 3 Jakarta dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Pantiana, Resa; Purwaningsih, Endang; Astiwara, Endy
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i4.4668

Abstract

KATA KUNCI Durasi Penggunaan Gadget, Syndrome Asthenopia, Remaja SMA, gadget, Syndrome Visual. ABSTRAK : Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat setiap orang menggunakan gadget. Penggunaan gadget bukan hanya digemari oleh orang dewasa akan tetapi juga digemari oleh para remaja karena gadget dianggap hal penting dalam kehidupan sehari-hari. Di Indonesia sebesar 42,4% remaja mengalami kecanduan internet. Salah satu dampak negatif durasi waktu penggunaan gadget yang terlalu lama dapat menyebabkan keluhan kelelahan pada mata (Syndrome Asthenopia). Menurut pandangan Islam, menguatkan iman dan pembinaan dari orang tua merupakan kunci kesuksesan remaja dalam menghadapi tantangan di era globalisasi ini, termasuk gadget. Jenis penelitian ini adalah Penelitian kuantitatif dengan survei analitik dan rancangan penelitian potong lintang digunakan terhadap 145 siswa kelas X dan XI di SMA Negeri 3 Jakarta. Kuisioner durasi waktu penggunaan gadget dalam bentuk google form sedangkan tingkat keparahan Syndrome Asthenopia menggunakan perhitungan total skor berdasarkan Kuisioner Visual Fatigue Index (VFI). Hasil penelitian didapatkan bahwa Mayoritas durasi waktu penggunaan gadget remaja di SMA Negeri 3 Jakarta pada kategori sedang sebanyak 49.0% dan pada kategori ringan sebanyak 21.4%. Sebanyak 44.1% remaja di SMA Negeri 3 Jakarta mengalami astenopia dan sebanyak 55.9% remaja tidak mengalami astenopia. Terdapat hubungan bermakna antara Durasi Waktu Penggunaan Gadget terhadap Syndrome Asthenopiapada remaja SMA Negeri 3 Jakarta. KEYWORDS Duration of Gadget Use, Asthenopia Syndrome, High School Adolescents, Gadgets, Visual Syndrome ABSTRACT : The rapid development of digital technology makes everyone use gadgets. The use of gadgets is not only favoured by adults but also favoured by teenagers because gadgets are considered important in everyday life. In Indonesia, 42.4% of teenagers experience internet addiction. One of the negative impacts of prolonged screen time is that it can cause eye fatigue (Asthenopia Syndrome). According to the Islamic view, strengthening faith and parental guidance is the key to teenagers' success in facing challenges in this globalization era, including gadgets. This type of research is quantitative, with an analytic survey and cross-sectional research design, and was used on 145 students in grades X and XI at SMA Negeri 3 Jakarta. The questionnaire for the duration of time using gadgets in the form of a Google form, while the severity of Asthenopia Syndrome uses a total score calculation based on the Visual Fatigue Index (VFI) Questionnaire. The results showed that the majority of the duration of time using gadgets for adolescents in SMA Negeri 3 Jakarta was in the moderate category, as much as 49.0%, and in the mild category, as much as 21.4%. A total of 44.1% of adolescents in SMA Negeri 3 Jakarta experienced asthenopia, and 55.9% of adolescents did not experience asthenopia. A significant relationship exists between the duration of time using gadgets and Asthenopia Syndrome in SMA Negeri 3 Jakarta adolescents.
Co-Authors - Afrizal . Deni . Mustaqim . Nopianti, . A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Kholiq Achmad Saim Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Adi Wibowo Adlika, Nur Meily Agil, Achmad Said Agus Hernudin Agustinus Kismet Nugroho Jati Ahmad Taufiq Aini, Aisya Syarifa Alghofiqi, Rizqi Ali Ma’sum, Ali Ma’sum Ali, Marlina Aminuyati andi hermawan Andina Nurul Wahidah, Andina Nurul Aniek Prihatin Anisariza, Nelly Ulfah Antonius Antonius Apriliya, Thiara Sati Arif Hidayat Arifandi, Firman Ariska, Vera B. Anggit Wicaksono, B. Anggit Babay, Babay Baderan, Yesika Adhisdea Bakry, Mohammad Ryan Bambang Genjik Bambang Genjik Sumartono Basrowi Basrowi Basrowi, Basrowi Ba’abduh, Assyfa Husni BUDIARTI, IYOK Budilaksono, Sularso Budiyanto Budiyanto Catur Wulandari Chatarina Umbul Wahyuni Damayanti, Sherly Eka Putri Darmadi Darmadi Darmawan, Alif Dedy Haryanto Deriliana, Yosephine Derta Rahmanto Dewantara, Jagad Aditya Dewi Kusumaningsih Dian Purnamasari Diana Natalia Dianningrum, Magfira Cindy Diniwati Mukhtar Djaswadi Dasuki Edi Sudrajat Edy Meiyanto Eka Putri, Nur Yasfin Eka Sopianida, Eka Endy Muhammad Astiwara Eny Latifah, Eny Ernanda, Hafid Esi, . Ester Ester Etty Widayanti, Etty Evie Rachmawati Nur Ariyanti Faisal Yunus Fatah Kurniawan, Fatah Fathur Rizqy Fathurahman, Muhamad Gadis Dari Adn Ghasani, Almas Sabrina H B Munaf, H B Hadi Wiyono Hafidz Putra Herlyansyah Hakim, Jasir Harahap, Makrup E Hariroh, Luluk Haritzah, Tan Zhauna Hafis Hartanto, Agung Eko Hawasi Hawasi, Hawasi Heaven Erisa, Heaven Hendrawati, Gandes Widya Hendro Firmawan Heni Kuswanti Herdhiyani, Ari Dhinansah Herika Hayurani, Herika Herkulana . Herkulana Herkulana Hijriana, Ihda Holy Ametati Husni Syahrudin I Gusti Ayu Ketut Rahmi, I Gusti Ayu Ika Rahmatika Chalimi Indra Kusuma Irfan Islami, Irfan Irfan, Muhammad Rifai Irwan Santosa Iskandar, Farhan Putra Isnanto Isnanto Iwan Setiawan, Dedik Jarot Tri Bowo Santoso Joko Utomo Jumardi Budiman Junaedi Abdillah, Junaedi Junaidi H. Matsum Junaidi H.Matsum Kadarsih Soejono, Sri Kadarsih Soejono, Sri Kanukisya, Blackson Karimulloh, Karimulloh Karlina, Selfi Kartika Dewi Kurnia, Kessy Kurniawan, Bakhrul Rizky Kuslestari lakantina, Sherly Laras, Laras Larasati, Isti Andini Leo Eladisa Ganjari Lia Yuliati, Lia Liany, Lusy Lily Endang Setyorini, Lily Endang Lindra, Derallah A Lismayanti, Erna M. Fadli Ramdani, M. Fadli M. Rafly Afrizal Pratama Maghfiroh, Alifiyah Nindi Maharianti, Ratri Maimunah Maimunah Maisyarah, Rahmah Mandai, Doris Maradoni, Sandro Maria Ulfah Mariska Mariska, Mariska Marjianto, Agus Markus Diantoro Martha Irene Kartasurya Martha Riskiaty Mashudi , Mashudi Mashudi Miftahuljannah Muslimin Mohammad Z. Rahfiludin Mubyaring Putri Sayekti, Azzahra Muhammad Basri Murjani Murjani Muslikh Muslikh Myron Shekelle, Myron Napitupulu, Romauli Juliana Nasir, Nur Indah Ririn Fitriani Nelly Ulfah A.R., Nelly Nelly Ulfah Anisariza Ngusmanto, - Nugraha, Farel Fathin Nuraini Asriati Nuril Munfaridah, Nuril Nurizza, Efa Nurjanah, Ifah Nurul Aprilia, Nurul Nurul Fajri Chikmawati Nurul Huda Octavia, Nataya Rizka Okianna . Okianna Okianna Ozara, Hana P Purwanto P. Laksono, Sony Padillah, Evi Nur Pantiana, Resa Parijo Parijo Parno Parno Parno Parno Permana, I Putu Yogi Setia Praptama, Sandhi Setya Pratami, Ayu Venty Pristisni, Riska Priyonggo, Rizky Yuwono Joko Purbo Suwasono Purnama, Shilmy Purnomo Purnomo Purwaningsih, Yustina Puspitaningtyas, Ellen Putra Perdana Putri, Desi Eka Putri, Febi Putri, Febi Dwi Qomariyah Qomariyah Queroda, Phillip G Qurratul Ain Rahardani, Margareta Ernanda Rahayu, Rusiana Rahma Safitri Rahmawan, Grandis Ramadani, Cahyani Intan Ramadhan, Muhammad Satrio Ratna Dewi, Elis Ratna Ekawati Reqgi First Trasia Retno Ningsih, Tri Wahyu Reyza Arief Taqwa, Muhammad Riliani, Marisa Rio Griya Putra Rita Sutjiati Riyanto, Awal Riyanto, Awal robbi, dzikri robbi Rogo Subandono Rum Rosyid Rustiyarso . Safitri, Anindyta Nur Rizkyana Saleha, Nor Salim, Nabila Salsa, Dini Samsul Mustofa Samsul Mustofa Samsul Mustofa, Muhammad Santosa, Irwan Sari, Annisa Maya Septarini, Ridhotin Alwiyana Septia, Septia Setialin, Ananda Nida Setiyoaji, Wahyudha Tri Shalima Nirlia Putri, Preity Silowati, Mintut Simaremare, Rointan Siti Helmyati Siti Mardiana Sofwan, Achmad Solikin Solikin Sri A. Nugraheni Sri Buwono . Sri Hartika Sri Hartini Sri Hidayati Sri Mulyati Sri Muryati Sri Wahyu Herlinawati Sri Wahyuni Sri Wahyuni Wulandari, Sri Wahyuni Sugeng Praptomo,, Sugeng SUGIYANTO Suhaeri Suhaeri, Suhaeri Sulistyarini, Sulistyarini Sunarti Sunarti Sunaryono Sunaryono, Sunaryono Sunomo Hadi Supriyono Koes Handayanto Susanti, Shinta Dewi Sutopo Sutopo Suwanto, Agus Wiwit Suwasono, Heru Suwitho, Suwitho T, Sarah Levilove Taufiq, Briliantama Akbar Thomy Sastra Atmaja TITIEK DJANNATUN Tri Wahyu Retno Ningsih Trisna Ningsih Tussa Balsia, Monik Nomi Ulfah, Siti Fitria Umamei, Haritsa Utomo, Ahmad Rusdan H Ventayen, Randy Joy Magno Wardani, Dwisri Warneri . Wigati Pujiastuti Wiratmoko, Heru Witari, Endang Sri Witarsa Witarsa, Witarsa Wiwit Suwanto, Agus Wulandari, Ika Pratiwi Yambi, Tomás de Aquino Caluyua Yanto, Heri Apri yarso, Meilany Yenni Zulhamidah, Yenni Yulia Suciati Yusuf, Chandra