Articles
PENGARUH GULUDAN DAN PUPUK ORGANONITROFOS TERHADAP ALIRAN PERMUKAAN DAN EROSI PADA PERTANAMAN SINGKONG (Manihot utillisima) MUSIM TANAM KELIMA
Pratama, Windo Putra;
Banuwa, Irwan Sukri;
Afrianti, Nur Afni;
Afandi, Afandi
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 3 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, AGUSTUS 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jat.v10i3.6235
Aliran permukaan dan erosi dapat menyebabkan terjadinya degradasi lahan yang ditandai dengan menurunnya kualitas tanah. Aliran permukaan dan erosi dapat ditekan dengan melakukan konservasi tanah diantaranya adalah dengan pembuatan guludan dan pemberian pupuk organik pada lahan saat olah tanah yang dapat memperbaiki struktur tanah, mengurangi kerusakan akibat butiran hujan yang jatuh dan dapat mengurangi erosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan guludan dan pemberian pupuk organonitrofos terhadap aliran permukaam dan erosi. Penelitian ini dilaksanakan selama fase pertumbuhan sampai dengan panen, yaitu Desember 2018 sampai dengan Januari 2020 di Laboratorium Lapang Terpadu dan Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang disusun secara faktorial 2x2 dengan 4 ulangan sehingga diperoleh 16 satuan percobaan. Faktor pertama adalah tindakan konservasi yang terdiri dari G1 (guludan searah lereng) dan G2 (guludan memotong lereng), dan faktor kedua meliputi Pemberian pupuk organik organonitrofos yang terdiri dari P0 (tanpa pupuk organik) dan P1 (pupuk organik sebanyak 40 ton ha-1). Data yang diperoleh akan diuji homogenitas ragam menggunakan uji Bartlett, kemudian aditivitas data diuji dengan uji Tukey. Data yang diperoleh kemudian akan dianalisis dengan sidik ragam, kemudian perbedaan nilai tengah dari masing-masing perlakuan diuji dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa tindakan konservasi tanah dengan cara pembuatan guludan memotong lereng sangat nyata berpengaruh dalam menekan laju aliran permukaan dan erosi dibandingkan guludan searah lereng. Pemberian pupuk organonitrofos berpengaruh nyata dalam menekan laju aliran permukaan dan berpengaruh sangat nyata dalam mengurangi terjadinya erosi. Interaksi antara tindakan konservasi tanah dan pupuk organonitrofos tidak memberikan pengaruh nyata terhadap aliran permukaan dan erosi.
PENGARUH BERBAGAI JENIS ADSORBEN TERHADAP KONDUKTIVITAS HIDRAULIK JENUH DAN KUALITAS AIR PADA PROSES PURIFIKASI LIMBAH CAIR
Farida, Resti;
Afandi, Afandi;
Ramadhani, Winih Sekaringtyas;
Buchari, Henrie
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 3 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Agustus 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jat.v11i3.7524
Limbah cair yang dihasilkan dari aktivitas domestik dan industri memerlukan tindakan pengelolaan agar tidak menyebabkan permasalahan lingkungan. Pengelolaan limbah cair dilakukan untuk meminimalisir indikator pencemar agar limbah aman dibuang ke perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karbon aktif, zeolit dan nano filter sebagai adsorben terhadap nilai konduktivitas hidraulik jenuh dan indikator fisik kualitas air. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fisika Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Lampung pada Agustus – September 2018, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktorial (3x3). Faktor pertama adalah jenis bahan yang berpengaruh sebagai adsorben, yang terdiri dari karbon aktif, zeolit dan nano filter 1µm. Faktor kedua adalah jenis sampel limbah yang digunakan, yaitu air sumur (kontrol), limbah surfaktan (deterjen), dan limbah pewarna Rhodamin B. Data hasil pengamatan dianalisis dengan ANARA, dan dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan zeolit pada limbah surfaktan dan nano filter pada air sumur efektif untuk menurunkan persentase TDS, dan penggunaan zeolit pada limbah Rhodamin B efektif untuk menyeimbangkan kadar pH, sehingga sesuai dengan standar Permenkes dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup, perubahan warna Rhodamin B pada perlakuan zeolit sebesar 25 % menunjukkan hasil yang paling berpengaruh dibandingkan nano filter dan karbon aktif, dan perlakuan zeolit memiliki memiliki nilai konduktivitas hidraulik jenuh paling rendah tetapi memiliki pengaruh paling baik terhadap kualitas air hasil purifikasi limbah cair
PENGARUH PEMBERIAN POLYACRYLAMIDE DAN DOLOMIT TERHADAP INDEKS DISPERSI
Novaldho, Renkky Satria;
Afandi, Afandi;
Setiawati, Astriana Rahmi;
Banuwa, Irwan Sukri
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 3 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Agustus 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jat.v11i3.7528
Dispersi dimengerti sebagai pemisahan partikel tanah sehingga membuat suatu agregat tanah menjadi tidak mantap. Kemantapan agregat tanah dapat didefinisikan sebagai kemampuan tanah untuk bertahan terhadap gaya-gaya yang akan merusaknya. Agregat tanah yang mantap akan mempertahankan sifat-sifat tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman, seperti porositas yang baik dan ketersediaan air yang lebih lama dibandingkan dengan agregat tanah tidak mantap. Sehingga pada penelitian ini dilakukan pemberian Polyacrylamide PAM dan dolomit dengan tujuan menahan terjadinya pendispersian dan memperbaiki sifat fisika tanah. Penelitian ini dilakukan di laboratorium ilmu tanah fakultas pertanian universitas lampung pada bulan September 2018 sampai Oktober 2018. Penelitian dilakukan dengan cara memasukkan 1 kg tanah ke polybag dan diulang sebanyak 4 kali dan diberi PAM dan Dolomit dengan Dosis 1,5 gram/liter sampai 3,5 gram/liter. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 4 ulangan pada setiap percobaan. Metode yang digunakan dalam perhitungan indeks dispersi ialah metode hydrometer dengan mengukur tekstur tanah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PAM dan Dolomit tidak berbeda nyata dalam menekan terjadinya pendispersian.
تصميم مواد تعليم اللغة العربية بالمنهج الاتصالي لترقية مهارتي "الكلام والقراءة لدى طلبة مركز اللغة العربية بمعهد دار العلوم بنيوانيار باميكاسان
Afandi, Afandi
Tanfidziya: Journal of Arabic Education Vol. 4 No. 01 (2024)
Publisher : Prodi. Pendidikan Bahasa Arab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36420/tanfidziya.v4i01.534
ثبت الدراسات والأبحاث أن برامج التعليم اللغة اللعربية في اربع مهارات غير منظمة في كل البرامج اسبوعية، و في ذلك التعليم يمكن أن تكون لهم النفس فعالية التعليم التقليدي، وذلك عندما تكون الوسائل والتقنيات المتبعة ملائمة لموضوع التعلم نفسه. هذا بالإضافة إلى التفاعل المباشر الذي يحدث بين طالب وآخر، والتغذية المرتدة بين المدرس والمتعلم وبيئة التعلم. ولهذا كان للتصميم التعليمي أهميته البالغة لأنه يضمن وبشكل كبير في تقديم محتوى تعليمي يساعد على استمرارية اهتمام الطلاب وإثارة دافعيتهم لمواصلة التعليم وعلى العكس من ذلك فان التصميم الغير جيد قد يتسبب بتسرب عدد كبير من الطلاب وبالتالي يؤثر على مخرجات تعلم الطلاب. في هذا البحث بعنوان" تصميم مواد تعليم اللغة العربية بالمنهج الإتصالي لترقية مهارتي " الكلام والقراءة " لدى طلبة مركزاللغة العربية بمعهد دار العلوم بنيوانيار باميكاسان " أي بإستخدام نوع البحث والتطوير ) R & D (. عند Borg و Gall البحث والتطوير هو العملية المستخدمة لتطوير والتحقيق من المنتجات التعليمية
Students Perceptions of Biology Learning in the Implementation of the Merdeka Curriculum
Suwandi, Dhian Permata;
Afandi, Afandi;
Tenriawaru, Andi Besse
Jurnal Pijar Mipa Vol. 19 No. 6 (2024): November 2024
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpm.v19i6.7740
The Merdeka Curriculum is being implemented after several curriculum changes in Indonesia. The Indonesian government has adjusted the curriculum as much as possible to meet the expected educational objectives. Merdeka Curriculum is a curriculum centred on a learner interest and talent approach. The Merdeka Curriculum seeks to form resilient, independent, and creative learners through a more open and inclusive approach. This study analyses students' perceptions of biology learning in implementing the Merdeka Curriculum at MAN 2 Pontianak. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. This research was conducted in July 2024 at MAN 2 Pontianak, South Pontianak District, Pontianak City. The sample used in this study amounted to 140 students in the biology interest class. The data collection technique in this study used a survey with a questionnaire instrument. The questionnaire consists of 38 statements. Based on the results of data processing and analysis of the research data that has been described, it is found that the average of all indicators on the independent curriculum variable is 77% good category, then on the cognitive understanding variable, the average of all indicators is 71% good category. On the Pancasila student profile variable, the average of all indicators is 80% good category. Based on the overall results of the recapitulation of all indicators of students' perceptions of biology learning at MAN 2 Pontianak, the average is 76% in the good category. Thus, students can implement the independent curriculum at MAN 2 Pontianak well. This indicates that the independent curriculum can encourage adequate cognitive understanding, strengthen the values of the Pancasila learner profile, and create compelling learning experiences. Therefore, this curriculum can be a solid foundation for continuously improving the quality of learning at MAN 2 Pontianak.
Development of Essential Thinking Test Instrument using the Presseisen Taxonomy on Ecosystem Material for Grade X High School Students
Afandi, Afandi;
Yuniarti*, Anisyah;
Fadhilah, Azfa;
Karolina, Venny;
Queiroz, Carla Cristiana
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 12, No 4 (2024): OCTOBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jpsi.v12i4.39924
The test instrument is a measuring tool in the assessment process used to obtain information in the form of data on student learning outcomes, both cognitive aspects and thinking skills. The use of test instrument to measure students' thinking skills is still rarely used. This study aims to develop an essential thinking test instrument using the Presseisen taxonomy on valid and reliable ecosystem material. This research uses the Research Development (RD) method with the 3D modified development model combined with the test development stages consisting of 6 stages. Data collection in this research was carried with interviews, tests, and test instrument validation sheets. The analysis included content validity analysis, interrater reliability, and Rasch model analysis. The results showed that all items were valid based on content validity. Interrater reliability has a value of 0.783 with a good category. All items are declared fit, but item number 7 contains bias so it needs to be discarded. Cronbach's alpha has a value of 0.68 in the enough category, person reliability has a value of 0.50 in the weak category, and item reliability has a value of 0.99 in the excellent category. The item difficulty level group consists of 2 very difficult questions, 4 difficult questions, 2 easy questions, and 2 very easy questions. Based on the result of the research, it can be concluded that there are 9 items that are declared valid and reliable for use.
Pengembangan powerpoint interaktif pada materi virus kelas X
Kurniawan, Rafi;
Panjaitan, Ruqiah Ganda Putri;
Afandi, Afandi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/saintek.v13i2.7780
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan PowerPoint interaktif pada materi Virus untuk kelas X SMA. Metode yang diterapkan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan lima tahapan, yaitu potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, serta revisi desain. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa lembar validasi dengan aspek yang dinilai meliputi format, isi, bahasa, dan ilustrasi. Lembar validasi ini dinilai oleh lima validator dengan empat kriteria penilaian. Hasil validasi dianalisis menggunakan rumus Aiken’s V, yang menghasilkan nilai kevalidan sebesar 0,93 dengan kategori valid. Selain itu, nilai reliabilitas menggunakan Intraclass Correlation Coefficients (ICC) menunjukkan nilai 0,779 dengan kategori baik. Media PowerPoint interaktif dinyatakan valid dan reliabel sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada materi Virus untuk kelas X SMA/MA.
Kelayakan Instrumen Tes Berpikir Esensial Taksonomi Presseisen: Analisis Kualitas Tes dan Abilitas Peserta Didik Menggunakan Model Rasch
Fadhilah, Azfa;
Yuniarti, Anisyah;
Afandi, Afandi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.8.2.261-272
Instrumen tes yang dapat digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir esensial pada pembelajaran biologi masih belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas instrumen tes berpikir esensial menggunakan taksonomi Presseisen dan tingkat abilitas peserta didik melalui analisis model Rasch. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan berjumlah 363 orang peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berpikir esensial berjumlah 10 butir soal berbentuk uraian. Pengumpulan data dilakukan dengan uji coba instrumen tes. Analisis data dilakukan dengan analisis model Rasch. Hasil penelitian menunjukkan seluruh butir soal fit, namun butir soal nomor 7 mengandung bias sehingga perlu dibuang. Tingkat kesukaran butir terdiri dari 2 soal sangat sulit, 4 soal sulit, 2 soal mudah, dan 2 soal sangat mudah. Nilai Alpha Cronbach sebesar 0.68 berkategori cukup, nilai person reliability sebesar 0.50 berkategori lemah, dan nilai item reliability sebesar 0.99 berkategori istimewa. Person separation sebesar 0.99 dengan nilai H=1,65 dan item separation sebesar 9.55 dengan nilai H=13,06. Person measure diperoleh 178 orang memiliki abilitas tinggi (49%), 18 orang memiliki abilitas sedang (5%), dan 167 orang memiliki abilitas rendah (46%). Person fit diperoleh 254 orang kategori fit (70%), 32 orang kategori tidak fit (9%), dan 77 orang kategori outlier (21%).
Pemerataan Pendidikan Kawasan Perbatasan (Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru di Perbatasan Indonesia-Malaysia).
Ramadhan, Iwan;
Sulistyarini, Sulistyarini;
Afandi, Afandi;
Firmansyah, Haris;
Wiyono, Hadi;
Wahyudi, Agung;
Zalianty, Anindya
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5297
Kegiatan PKM di SMA Negeri 1 Sajingan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia. Permasalahan yang diperhatikan penelitian ini pada tantangan yang dihadapi oleh guru-guru perbatasan dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, Sehingga dengan pelatihan agar guru dapat memahami dan menerapkan Kurikulum Merdeka secara efektif. Prosedur pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh ketua PKM dan berlanjut kegiatan inti pelatihan. Mitra pengabdian yaitu SMAN 1 Sajingan dengan metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi ceramah, diskusi interaktif. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator untuk mendukung guru-guru dalam proses pembelajaran. Pentingnya pelatihan ini mengingat minimnya pengetahuan tentang kurikulum baru di daerah tersebut. Pelatihan yang dilakukan mencakup materi tentang penyusunan tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran dan pengembangan modul ajar, dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa. Para guru sangat antusias dan aktif berpartisipasi dalam sesi praktik yang dipandu oleh pemateri. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, sehingga terjadinya pemerataan pendidikan. Pelatihan yang dilakukan tidak hanya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di kawasan perbatasan. Dengan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak, diharapkan potensi anak-anak di daerah tersebut dapat berkembang secara optimal, tanpa terhalang oleh letak geografis yang terpencil. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pemerataan pendidikan di Indonesia, khususnya di daerah yang membutuhkan perhatian lebih.
Environmental Literacy: Perception of Prospective Biology Teacher Students on Waste Management in FKIP Untan
Susanti, Mirna Dewi;
Afandi, Afandi;
Tenriawaru, Andi Besse
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 15, No 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v15i1.69987
This research aims to analyze the perceptions of prospective biology teacher students regarding waste management in the FKIP Tanjungpura University environment. Descriptive methods with a quantitative approach are used to describe the current state of research subjects based on existing facts. The research population consisted of prospective biology teacher students from the 2016, 2017 and 2018 classes, with a sample size of 124 students selected randomly. The research instrument consists of a questionnaire and environmental literacy test questions. The research results show that prospective biology teacher students at FKIP Tanjungpura University have a good perception of waste management, with the majority of students showing positive environmental attitudes and high commitment to environmentally friendly practices. Environmental literacy in this research is explained through three main indicators: environmental knowledge, attitudes and behavior. From the research results, it can be concluded that students show a good understanding of the concept of waste management and awareness of the importance of protecting the ecosystem. In conclusion, this research provides a clear picture of the perceptions of prospective biology teacher students regarding waste management in the campus environment. This collective support from students reflects the importance of environmental literacy in preserving the environment. Efforts to continue to increase environmental understanding and awareness among students can make a positive contribution in creating a generation that cares about the environment in the future.