Articles
Evaluasi Layanan Manajemen TI Menggunakan COBIT 2019 pada DPMPTSP Ogan Komering Ilir
jerry hansen;
Tata Sutabri
NUANSA INFORMATIKA Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : FKOM UNIKU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/fkom uniku.v17i1.7253
Era teknologi dan informasi telah memberikan dampak terhadap organisasi, baik instansi swasta maupun pemerintahan, maka diperlukan evaluasi untuk memberikan saran dan masukan. Memberikan layanan terbaik yang berhubungan dengan teknologi informasi dan komunikasi perlu dilakukan agar informasi yang disampaikan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis evaluasi tata kelola teknologi informasi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ogan Komering Ilir menggunakan framework COBIT 2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tahapan studi literatur dan dokumen, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, dengan subjek Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ogan Komering Ilir, dan objek penelitian ini adalah tata kelola teknologi dan informasi pada website pelayanan terpadu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ogan Komering Ilir. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kelemahan dalam tata kelola dan manajemen teknologi dan informasi pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kata Kunci – Manajemen Pelayanan, Teknologi Informasi, COBIT 2019, DPMPTSP
Perencanaan SOP Manajemen Insiden DPMPTSP Kabupaten OKI Menggunakan Framework ITILv3
Dedek Julian;
Tata Sutabri
NUANSA INFORMATIKA Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : FKOM UNIKU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/fkom uniku.v17i1.7203
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) telah menerapkan pelayanan berbasis TI dengan pengadaan aplikasi berbasis website yang mendukung jalannya proses pelayanan kepada masyarakat. Dengan kondisi tersebut, diperlukan manajemen insiden karena rentannya perangkat TI serta data dan informasinya, salah satu panduan manajemen insiden yang berstandar internasional adalah ITIL V3 yang merupakan kumpulan praktik terbaik dari ITSM. Penelitian ini berfokus kepada domain service operation dengan sub-domain incident management dari ITIL. Pada tahapan metode penelitian, dilakukan analisa gap, sehingga dapat dilihat kesenjangan kondisi saat ini dengan kondisi ideal berdasarkan ITILv3. Hasil akhir penelitian mengusulkan beberapa SOP yang lebih jelas dan terstruktur, yaitu SOP penanganan insiden, eskalasi insiden, dan penutupan insiden.
Analisis Manajemen Pelayanan Teknologi Informasi Menggunakan Framework ITIL Versi 3 pada Unit Operasional
Muhammad Kevin Meidiandra;
Tata Sutabri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11732
Perkembangan teknologi informasi pada saat ini telah banyak membantu setiap proses dalam layanan yang ada pada sebuah perusahaan. Dalam hal ini, industri perbankan merupakan industri yang memiliki banyak proses yang terjadi pada unit operasional. Mulai dari kebutuhan kepegawaian, nasabah, dan pihak eksternal seperti vendor outsourcing. Pada penelitian ini menggunakan ITIL Versi 3 sebagai framework yang akan dibahas dengan tiga tahapan yaitu tahap pertama, tahap kedua dan tahap ketiga. Tahap awal penelitian pada studi literatur, wawancara dan observasi, tahap kedua itu mendesain, dan tahap ketiga menyusun dokumen Service Level Management. Hasil penelitian ini berupa perencanaan manajemen layanan teknologi informasi menggunakan ITIL Versi 3 di PT Bank Syariah Indonesia Area Palembang.
Analisis Standar Operasional (SOP) Bidang Perencanaan Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal Menggunakan Metode Itil V.3
Nia Adila;
Tata Sutabri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11733
Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMTPSP) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memiliki standar operasional (SOP) di setiap unit bidang pelayanan. Seperti pada bidang perencanaan pengembangan iklim dan promosi penanaman modal. Pada DPMTPSP Kabupaten OKI akan mengembangkan tata kelola mengenai perencanaan service strategy. Berdasarkan dokumen pengembangan perencanaan strategis DPMTPSP Kabupaten OKI tahun 2019 hingga 2021, tata kelola belum berjalan secara optimal mengenai ketersediaan dokumen dan catatan pengembangan, kebijakan, serta standar operasional prosedur (SOP) khususnya layanan bidang perencanaan pengembangan iklim dan promosi penanaman modal. Dimana Penelitian ini adalah berfokus pada analisis SOP dalam penggunaan metode information technology infrastructure library (ITIL) versi tiga dengan service strategy yaitu domain strategy management for IT service, financial management for IT service, , dan business relationship management.
ANALISIS PENCARIAN DATA SMARTPHONE MENGGUNAKAN NIST UNTUK PENYELIDIKAN DIGITAL FORENSIK
Riya Majalista;
Tata Sutabri
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 5 No 1 (2023): EDISI 15
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (196.087 KB)
|
DOI: 10.51401/jinteks.v5i1.2200
This study is based on the number of crimes that occur in cyberspace. This research looks at what smartphone data cybercriminals typically obtain. The application of digital developments in forensics supports the resolution of some cases of cybercrime. Forensic Information Systems are commonly used to solve cybercrime cases. This digital forensics technique works by weighing the information that is used as the basis for developing a cybercrime case. The goal is to make it available as a basis for forensic science to be used. Keywords : NIST, digital forensic, cybercrime
ANALISA CLUSTER DENGAN K-MEAN CLUSTERING UNTUK PENGELOMPOKAN DATA CYBERCRIME
Wulan Permata Sari;
Tata Sutabri
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 5 No 1 (2023): EDISI 15
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (322.662 KB)
|
DOI: 10.51401/jinteks.v5i1.2209
Tujuan penelitian ini untuk melakukan cluster atau pengelompokan terhadap dataset cybercrime. Diketahui potensi kejahatan terkait data sangatlah mungkin untuk terjadi. Beberapa negara telah sejak lama memiliki perhatian yang lebih untuk keamanan data yang ada didalam dunia maya. Pada penelitian ini penulis ingin melakukan pengelompokan data atau clustering terhadap data Cybercrime yang didapat dari dataset kaggle. Untuk itu perlu dilakukan pengelompokan jenis kejahatan siber atau cybecrime dnegan menggunakan metode k-mean clustering yang dimana metode tersebut adalah suatu algoritma pengklasteran yang cukup sederhana yang mempartisi database kedalam beberapa clasteran k. Mempartisi data yang ada ke dalam bentuk dua atau lebih kelompok. Hasil penelitian ini adalah sebuah pengelompokan data terhadap dataset cybercrime yang dibagi kedalam 3 kelompok atau cluster yang dimana menghasilkan hasil uji dengan K-Mean Clustering didapati bahwa pola K yang digunakan dari 3 cluster memiliki cluster 1 sebagai cluster yang paling dominan dengan 20 record data.
RANCANG BANGUN SISTEM PELAPORAN INSIDEN KEJAHATAN SIBER
Barava Fediro;
Tata Sutabri
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 5 No 1 (2023): EDISI 15
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (390.032 KB)
|
DOI: 10.51401/jinteks.v5i1.2210
Tujuan penelitian ini untuk membangun dan merancang sistem informasi pelaporan kejahatan siber yang dimana saat ini kejahatan siber semakin meresakan. Maka dari itu perlu peningkatan keamanan terutama dalam segi pengembangan teknologi untuk mengatasi kejahatan siber pada era sekarang ini. Pada penelitian ini penulis ingin melakukan perancangan sistem informasi untuk pelaporan masyarakat terhadap kejadian kejahatan siber. Beberapa permasalahan yang sering terjadi adalah masyarakat yang enggan melaporkan kejahatan yang mereka temui dikarenakan jarak yang jauh dan membutuhkan waktu yang lama. Maka diperlukannya rancang bangun aplikasi pelaporan kejahatan siber ini untuk meminimalisir permasalahan yang ada. Sehingga masyarakat lebih mudah dalam melakukan pembuatan laporan mengenai cybercrime. Hasil penelitian maka terciptanya suatu rancangan sistem informasi yang dimana akan dikembangkan atau di implementasi kedalam tahap sistem informasi. Kedepannya diharapkan sistem ini dapat membantu pihak-pihak terkait terutama masyarakat dalam mengatasi kejadia seperti kejahata siber pada umumnya
ANALISA KASUS KEJAHATAN SIBER DENGAN MENGGUNAKAN VISUALISASI DATA
Farrah Meirisah;
Tata Sutabri
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 5 No 1 (2023): EDISI 15
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (282.134 KB)
|
DOI: 10.51401/jinteks.v5i1.2211
The development of information technology is currently growing rapidly. There are many ways to do visualization analysis. As with using tools that are widely spread, in this case the researcher aims to visually analyze data on cyber crimes that are rife in society. By conducting this evaluation, it is hoped that it can help related parties to overcome and prevent cybercrime in the community. The results of this study will be interesting results because they visually display data that is easy to read and easy to carry out an analysis in making decisions. Based on the results of the research, the researchers translated cybercrime into visual data form, based on the results of the research it is known that cybercrimes often occur in 2020, then the most common method of attack is hacked, finally the companies that are most often affected by cybercrime are companies engaged in the field of medical.
ANALISA MACHINE LEARNING DENGAN ALGORITMA MULTI-LAYER PERCEPTRON UNTUK PENANGANAN KEJAHATAN PHISHING
Rian Handoko;
Tata Sutabri
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 5 No 1 (2023): EDISI 15
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (310.983 KB)
|
DOI: 10.51401/jinteks.v5i1.2221
Setelah pandemic merajarela, semua kebijakan mengharuskan bekerja dan bersekolah dari rumah. Oleh karena itu banyak pekerjaan dikomunikasikan melalui email. Dengan meningkatnya penggunaan email dikalangan pekerja, diimbangi juga dengan kriminalitas cyber. Dan salah satunya adalah tindak pidana Phishing melalui email. Motif kejahatan Phishing ini adalah untuk mendapatkan data pribadi dari korban, yakni user dan password agar mendapatkan keuntungan baik secara material dan non-material. Oleh karena itu penulis ingin melakukan penangan tindak kejahatan cyber dengan menggunakan machine learning yaitu Multi-layer Perceptron. Diharapkan dengan machine learning tersebut dapat mencegah terjadinya kejahatan Phishing secara maksimal dan akurat. Dalam penelitin ini, peneliti menggunakan dataset email yang bersumber dari Kaggle yang terdiri dari 1368 email Phishing & 4538 yang bukan email Phishing..dan pengguna akan menguji tingkat akurasi dengan menggunakan algoritma Multi-layer Perceptron. Setelah dilakukan pengujian, tingkat akurasi didapatkan 99.65%. ini membuktikan bahwasanya model Multi-layer Perceptron cukup efektif untuk menangani tindak pindana kejahatan Phishing.
PERBANDINGAN ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN SVM UNTUK ANALISIS PENYALAHGUNAAN KEJAHATAN CARDING
Putri Ramayanti;
Tata Sutabri
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 5 No 1 (2023): EDISI 15
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (478.699 KB)
|
DOI: 10.51401/jinteks.v5i1.2231
Carding is a type of cybercrime related to banking, or credit cards. This crime is a method of stealing credit card numbers from legitimate websites and spammers and using them for personal gain. Due to the difficulty in identifying this fraud issue, card victims often experience lingering suspicions when attempting to use credit card buying schemes. Based on this problem, researchers hope to be able to analyze card crime using two machine learning algorithms that help detect card crime: Naive Bayes and Support vector machine. Based on the results of our research, we can conclude that both the Naive Bayes algorithm and Support vector machines can be used to accurately predict carding crime exploits. However, support machine algorithms are more accurate than Naive Bayes. The Support Machine Algorithm produces 1's values ??that are 99% higher than Naive Bayes. This is because support vector machine classifiers provide high accuracy and work well.