p-Index From 2021 - 2026
6.473
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences MANAJEMEN HUTAN TROPIKA Journal of Tropical Forest Management Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Jurnal Komunikasi Pembangunan Jurnal Penyuluhan Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Jurnal Lanskap Indonesia MEDIA KONSERVASI Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Buletin Ekonomi Perikanan Indonesian Journal of Geography Jurnal Penelitian Saintek AGRISAINS Jurnal Matematika Bumi Lestari JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN TROPIS Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology METANA Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Ilmiah Teknologi dan Rekayasa Jurnal Perikanan dan Kelautan Berkala Perikanan Terubuk Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Aquacoastmarine Buletin Limbah Reaktor : Buletin Pengelolaan Reaktor Nuklir JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Jurnal Pengajaran MIPA Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Agro Teknologi Tropika Jurnal Simetris Ulul Albab: Jurnal Studi Islam Alchemy : Journal of Chemistry Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL DERIVAT: JURNAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA IJOG : Indonesian Journal on Geoscience Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Agrointek Jurnal Kelautan : Indonesian Journal of Marine Science and Technology Jurnal Inspirasi Pendidikan Jurnal Ilmu Ushuluddin KURVA S JURNAL MAHASISWA JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen ECSOFiM (Economic and Social of Fisheries and Marine Journal) Indonesian Journal of Geospatial EL-HIKMAH Jurnal Tepak Manajemen Bisnis Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) REKAYASA Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) E-Journal International conference on Information Technology and Business (ICITB) Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Media Hukum Eksplorium : Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir STRATEGIC Benefit: Jurnal Manajemen dan Bisnis Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Kelautan Tropis Holistik: Journal For Islamic Social Sciences Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Journal of Islamic Pharmacy Profetika English Education Journal Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral (Journal of Geology and Mineral Resources) Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Perempuan Sistem : Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Omni-Akuatika Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam International Research Journal of Business Studies (E-Journal) Naditira Widya Jurnal Gizi Klinik Indonesia JPI Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal Of Tropical Fisheries Management) Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Manajer Pendidikan: Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Kindai Etam: Jurnal Penelitian Arkeologi JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Bawal : Widya Riset Perikanan Tangkap JURNAL PAUD AGAPEDIA Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia Creative Research Journal WIDYA LAKSANA Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Studia Insania Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman JURNAL VISIONIDA Jurnal Segara Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora JUTEKIN (Jurnal Manajemen Informatika) MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Buletin Ilmiah Marina : Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Ilmiah Ecobuss International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES) Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Journal of Innovation in Business and Economics JOURNAL INFORMATICS, SCIENCE & TECHNOLOGY ECO-BUILD; Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan) Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan Jurnal Baabu Al-ilmi : Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Oeconomicus Journal of Economics Widyariset IJAF SUHUF: Jurnal Pengkajian Al-Qur'an dan Budaya Indonesian Journal on Geoscience ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesian Journal on Geoscience Jurnal ABDIMAS (Pengabdian kepada Masyarakat) UBJ These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Nauli Indonesian Journal of International Law Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan COJ (Coastal and Ocean Journal) International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak Makara Human Behavior Studies in Asia Return : Study of Management, Economic and Bussines AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic & Fisheries Sciences Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat Warta Penelitian Perhubungan International Journal of Computing Science and Applied Mathematics-IJCSAM
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SUMBERDAYA IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) DI PERAIRAN KABUPATEN POHUWATO, PROVINSI GORONTALO (Resource Analysis of Skipjack (Katsuwonus pelamis) in Pohuwato, Gorontalo Province) Munirah Tuli; Mennofatria Boer; Luky Adrianto
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 6 No. 2 (2015): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.416 KB) | DOI: 10.29244/jmf.6.2.109-117

Abstract

ABSTRACTSkipjack (Katsuwonus pelamis) is the one commodity that the waters of the Gulf of Tomini which potential and high economic value, and the fishermen used with various types of fishing technology. The aims of this study was to see whether the fish catches of skipjack influenced by extrinsic factors such as zones, depth, and season and knowing revenue per fishing effort. This study used primary data, especially on fish resources obtained through direct observation of research and interviews with actors fishery (fishing/crew, ship owners, collectors, officers TPI and other stakeholders), and the option to use a list of questions/questionnaire structured according to the research objectives. Secondary data were collected through the reporting of fisheries statistics include statistical data of domestic fisheries (RTP), statistics fleets and fishing gear, production data from the Department of Fisheries and Marine Gorontalo Province, Department of Fisheries and Marine Pohuwato, the Central Bureau of Statistics of Gorontalo Province Development Planning Agency Regional and Tomini Bay Sustainable Coastal Livelihoods and Management (SUSCLAM). In addition, a variety of literature supporting this research e.g. scientific publications, local publications and other documents. Data analysis was performed using resources through the stock abundance index data recording catches and the number of trips/boat/gear in the time series, to determine the allocation of fishing effort on the abundance of fish. Next will be the calculation of the catch per effort (CPUE, Catch per Unit of Effort). Analysis of the allocation of fishing effort done using monthly seasonal index (%), and forecasts an economic advantage by analysis Revenue per Unit Effort (RPUEj). The results of the study explained that the test results obtained by a factor wald gear types, depths and seasons significant effect on catches of tuna with a p-value <5%. The zone does not affect the catches of skipjack. Based on the Monthly Seasonal Index (Ij) that Ij the August high of 69, 05% then followed in July by 65, 94%. The results of the analysis Revenue per Unit Effort (RPUEj), the value of the highest RPUE for flying fish and tuna occur on in October of IDR 102,325,862.Keywords: resource analysis, skipjack, PahuwatoABSTRAKIkan cakalang (Katsuwonus pelamis) merupakan salah satu komoditas perikanan di perairan Teluk Tomini yang potensial dan bernilai ekonomi tinggi, dimanfaatkan nelayan dengan berbagai jenis teknologi penangkapan ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah hasil tangkapan ikan cakalang di pengaruhi oleh faktor ekstrinsik seperti zona, kedalaman, dan musim dan mengetahui pendapatan per upaya tangkap. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer khususnya tentang sumberdaya ikan yang diperoleh melalui pengamatan langsung di lokasi penelitian dan wawancara dengan para pelaku perikanan (nelayan/ABK, pemilik kapal, pengumpul, petugas TPI dan stakeholders lainnya), dan pilihan dengan menggunakan daftar pertanyaan/kuisioner yang terstruktur sesuai dengan tujuan penelitian. Data sekunder yang dikumpulkan melalui laporan statistik perikanan mencakup data statistik rumah tangga perikanan (RTP), statistik armada dan alat tangkap, data produksi dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Gorontalo, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pohuwato, Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah serta Tomini Bay Sustainable Coastal Livelihoods and Management (SUSCLAM). Selain itu, berbagai literatur yang mendukung penelitian ini misalkan publikasi ilmiah, publikasi daerah dan dokumen lainnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Indeks kelimpahan stok sumberdaya melalui.pencatatan data hasil tangkapandan jumlah trip/kapal/alat tangkap secara runtun waktu,untuk mengetahui alokasi upaya penangkapan terhadap kelimpahan ikan. Selanjutnya akan dilakukan penghitungan hasil tangkapan per upaya (CPUE, Catch per Unit of Effort). Analisis alokasi usaha penangkapan dilakukan dengan menggunakan indeks musiman bulanan (%), dan prakiraan keuntungan ekonomi dengan analisis Revenue Per Unit Effort (RPUEj). Hasil penelitian menjelaskan bahwa dari hasil uji wald diperoleh faktor jenis alat tangkap, kedalaman dan musim berpengaruh signifikan terhadap hasil tangkapan ikan cakalang dengan p-value<5%. Adapun zona tidak berpengaruh terhadap hasil tangkapan ikan cakalang.Berdasarkan Indeks Musiman Bulanan (Ij) bahwa Ij bulan Agustus yang tertinggi sebesar 69, 05 % kemudian di ikuti bulan Juli sebesar 65, 94 %.Hasil analisisRevenue Per Unit Effort (RPUEj), nilai RPUE tertinggi untuk ikan layang dan ikan cakalang terjadi pada bulan Oktober sebesar Rp 102,325,862.Kata kunci: analisis sumberdaya ikan, ikan cakalang, Pahuwato
HASIL TANGKAPAN PER UPAYA DAN PARAMETER POPULASI LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) DI PERAIRAN GUNUNG KIDUL Catch per Unit Effort and Population Parameters of Scalloped Spiny Lobster (Panulirus homarus) in Gunung Kidul Waters Adrian Damora; Yusli Wardiatno; Luky Adrianto
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 9 No. 1 (2018): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.951 KB) | DOI: 10.29244/jmf.9.1.11-24

Abstract

Scalloped Spiny Lobster (P. homarus) of the genus Panulirus is the most caught species in the coastal waters of Gunung Kidul. The intensity of fishing activities and less environmentally friendly fishing practices caused decline in catch per unit effort (CPUE) of this species. The objective of this study is to analyze the exploitation rate of P. homarus in Gunung Kidul waters using CPUE trend and population parameters as indicators. From February 2013 to January 2014, there were 1067of P. homarus collected using a stratified random sampling method for the duration of the research.The carapace length data were analyzed using analytical model application of ELEFAN I program. Daily catchment product was obtained from middlemen for five consecutive years to identify the CPUE trend. The result showed that there was a decrease in CPUE of P. homarus in 2010 and 2011.The average carapace length of the first capture (Lc) (53 mm CL) was smaller than the size of first sexually mature lobster (Lm) (58,5 mm CL). The exploitation rate of P. homarus had also exceeded 0,5. These factors indicated that Scalloped Spiny Lobster (P. homarus) was over exploited. In this study, mortality rate of fish catches (F) was influenced by the high value of E0.5 which is highly correlated with fishing pressure.Von Bertalanffy growth function shows that both females and males of P. homarus have a slow growth rate (0,46/year and 0,49/year), which is still in the range of Palinuridae family’s growth rate (0,27-0,54/year). The maximum age is between 8-10 years old, which is younger than other lobster species in Palinuridae family. Harvest control and environmentally friendly fishing practices are necessary to reduce fishing pressure of this species. Keywords: CPUE, exploitation, Panulirus homarus, populationABSTRAKLobster pasir (Panulirus homarus) merupakan spesies lobster dari genus Panulirus yang paling banyak tertangkap di perairan Gunung Kidul. Intensitas penangkapan yang dilakukan sepanjang tahun serta ketidakpahaman sebagian besar nelayan terhadap penangkapan yang ramah lingkungan telah mengakibatkan penurunan hasil tangkapan per upaya tangkap (CPUE) dari spesis ini.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tekanan eksploitasi P. homarus di perairan Gunung Kidul ditinjau dari tren CPUE dan parameter populasinya. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2013–Januari 2014. Sebanyak 1067 ekor P. homarus dijadikan contoh dengan metode penarikan contoh acak berlapis setiap bulan selama periode penelitian. Data panjang karapas P. Homarus diolah dengan aplikasi model analitik menggunakan program ELEFAN 1. Data hasil tangkapan harian diperoleh melalui catatan pembelian nelayan pengumpul selama lima tahun berturut-turut untuk mengetahui tren CPUE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi penurunan CPUE P. homarus pada tahun 2010 dan 2011. Ukuran rata-rata P. homarus pertama kali tertangkap (Lc) lebih kecil (53 mm CL) dari ukuran matang kelamin secara fungsionalnya (Lm) (58,5 mm CL). Nilai laju eksploitasi (E0.5) juga sudah melebihi 0,5. Dua hal ini menjadi indikator sudah mengalami tangkap lebih.Nilai laju kematian karena penangkapan (F) berkontribusi besar terhadap tingginya nilai E dalam penelitan ini, yang dikaitkan erat dengan tingginya tekanan penangkapan terhadap spesis ini. Fungsi pertumbuhan von Bertalanffy untuk lobster betina dan jantan menunjukkan bahwa lobster memiliki pertumbuhan yang lambat (0,46/tahun dan 0,49/tahun) namun masih dalam rentang laju pertumbuhan dari lobster-lobster famili Palinuridae pada umumnya (0,27-0,54/tahun). Umur maksimal yang dapat dicapai antara 8-10 tahun, lebih muda dibanding lobster-lobster famili Palinuridae pada umumnya. Pengendalian penangkapan dan penerapan penangkapan yang ramah lingkungan perlu dilakukan untuk menghindari tekanan penangkapan terhadap spesis ini.Kata kunci: CPUE, eksploitasi, Panulirus homarus, populasi
STRATEGI PERCEPATAN FUNGSIONALISASI SENTRA KELAUTAN PERIKANAN TERPADU NATUNA Tri Wiji Nurani; Wawan Oktariza; Taryono; Wini Trilaksani; Luky Adrianto; Mubariq Ahmad; Umi Muawanah; Christy Desta Pratama
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 11 No. 2 (2020): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v11i2.36278

Abstract

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Inpres No.7/2016 yang ditujukan untuk percepatan pembangunan sektor perikanan. Natuna merupakan salah satu lokasi yang ditetapkan sebagai Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT). Tujuan penelitian adalah menyusun strategi bagi percepatan fungsionalisasi SKPT Natuna. Kajian diawali melalui analisis situasi terhadap keberadaaan SKPT Natuna untuk dapat mengidentifikasi peluang dan tantangan, dilanjutkan dengan memberikan rekomendasi langkah-langkah strategis bagi percepatan fungsionalisasi SKPT Natuna. Hasil penelitian dapat diidentifikasi peluang dan permasalahan untuk percepatan fungsionalisi SKPT Natuna, yaitu potensi sumberdaya ikan pelagis dan demersal memiliki peluang besar untuk dimanfaatkan dan adanya peluang ekspor produk segar untuk ikan demersal. Permasalahan yang dihadapi diantaranya yaitu, usaha penangkapan ikan merupakan usaha skala kecil dengan pengetahuan dan keterampilan nelayan rendah, tempat pendaratan ikan tersebar di beberapa lokasi, terbatasnya ketersediaan es untuk melaut, usaha pengolahan ikan masih skala rumah tangga dan terbatas pada olahan tradisional, terbatasnya kapasitas tenaga kerja, mahalnya biaya pengemasan, dan terbatasnya aksesibilitas untuk pemasaran. Langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan yaitu optimalisasi pemanfaatan sumberdaya ikan pelagis dan demersal melalui peningkatan keterampilan nelayan, peningkatan armada penangkapan yang dikendalikan dengan perizinan dan pendataan, serta perlunya perencanaan secara terintegrasi pengembangan industri penangkapan, pengolahan dan pemasaran. Kata kunci: fungsionalisasi SKPT, Natuna, peluang, permasalahan, strategi
PERENCANAAN LANSKAP KAWASAN WISATA PESISIR LALONG KOTA LUWUK, SULAWESI TENGAH Debora Budiyono; Siti Nurisjah; Luky Adrianto
Jurnal Lanskap Indonesia Vol. 5 No. 2 (2013): Jurnal Lanskap Indonesia
Publisher : http://arl.faperta.ipb.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jli.2013.5.2.21-27

Abstract

ABSTRACTLuwuk City is a coastal city that have resources variety both natural and man-made which can be developed into tourism area. One of the tourist resources in Luwuk City is bay or Lalong of Luwuk City, Central Sulawesi. The urban growth and population growth of Luwuk City tend to cause negative effect of Lalong of Luwuk City condition. Therefore, it takes efforts of landscape planning of coastal tourism area which can improve physical environment, increase society and government budget revenues, and promote environmental awareness to Lalong Luwuk City society. The study purpose is to plan the landscape of Lalong Luwuk City as the coastal tourism areas to be a sustainable coastal tourism area by identifying and analyzing ecological condition of coastal area, potential objects, attractions and coastal area view to support a tourism attraction, local communities, government and private participation to support coastal area sustainability. The study used quantitative descriptive method. The analysis method that used was ecological analysis to determine the sensitivity of coastal area, potential objects and attractions analysis by using questionnaires, and visual quality analysis by using scenic beauty estimation (SBE) to determine coastal tourism attractiveness, urban social analysis by using focus group discussion (FGD) to determine local support, and stakeholder preferences analysis by using analysis hierarchy process (AHP) to determine landscape plan model of coastal tourism area in Lalong of Luwuk City. The results showed that coastal area in Lalong of Luwuk City is potential enough for coastal tourism development. The coastal tourist development zone is classified into high classification area of 170 ha (7.30%), medium classification area of 2113.38 ha (90.67%), and low classification area of 47.29 ha (2.03%). Coastal tourism area planning in Lalong Luwuk City based on the concept of creating sustainable coastal tourism area. The concept goal is to protect natural and cultural resources and to improve local communities walfare. The development zone and coastal tourism planning were adapted from landscape characteristic that centered on tourism area by potential and potential enough classification. The concept implementation of landscape is dvelopment planning model which interpreted in three landscape units are natural landscape, seminatural landscape, and man-made landscape. Natural landscape development zone located in Tontouan Village, Mangkio Baru Village, and Kaleke Village. Seminatural landscape development zone located in Keraton Village, Luwuk Village, and Bungin Village. Man-made landscape development zone located in Soho Village and Baru Village.
KETERGANTUNGAN DAN KERENTANAN MASYARAKAT TERHADAP SUMBERDAYA DANAU: KASUS DANAU RAWA PENING . Partomo; Syafri Mangkuprawira; Aida Vitalya S. Hubeis; Luky Adrianto
Media Konservasi Vol 16 No 3 (2011): Media Konservasi Vol. 16 Nomor 3, Desember 2011
Publisher : Department of Forest Resources Conservation and Ecotourism - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.935 KB) | DOI: 10.29244/medkon.16.3.%p

Abstract

Rawa Pening Lake is one kind of ecological systems that played an important social role for its surrounding community. Ecological function of the lake is about to be threaten by many pressure which is natural event as well as anthropogenic occurrence. This may lead to make lake as an ecological system susceptible to external disturbances. This research is intended to identify the degree of community dependency on lake resources and to investigate the extent of  vulnerability of surrounding Rawa Pening Lake community. Method employed in this research were descriptive analysis and vulnerability analysis. Research reveals that Kecamatan Tuntang and Ambarawa have high vulnerability, the condition in which the high potential threat may put on the track to the destruction of lake natural resources and environment. Keywords: dependency, vulnerability, lake.
Indonesia is a tropical country that has high variety of mangrove. Of 15.9 thousand ha world mangrove forest total area, the 3.7 thousand ha, or 24% of it is located in Indonesia. The aims of the research are: 1) to identify both the potential and the types of utilization of mangrove ecosystem carried out by the local society; 2) to analyze the economic value of the mangrove ecosystem; and (3) to analyze the alternatives of strategic utilization for mangrove ecosystem .. The number of respondent Moch Prihatna Sobari; Luky Adrianto; Nurdiana Azis
Buletin Ekonomi Perikanan Vol. 6 No. 3 (2006): Buletin Ekonomi Perikanan
Publisher : Buletin Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is a tropical country that has high variety of mangrove. Of 15.9 thousand ha world mangrove forest total area, the 3.7 thousand ha, or 24% of it is located in Indonesia. The aims of the research are: 1) to identify both the potential and the types of utilization of mangrove ecosystem carried out by the local society; 2) to analyze the economic value of the mangrove ecosystem; and (3) to analyze the alternatives of strategic utilization for mangrove ecosystem .. The number of respondents is 138 deriving from Fishery Household (RTP) and non-RTP. The data were then analyzed by using consumer surplus, household model, Total Economic Value (TEV), and Multi Criteria AnalysiS (MCA). The results show that the biggest utility is the one of crabs that reaches Rp19, 770,799.11, with the surplus consumer of Rp17,664,744,08. The highest optimum profit from the crab utilization amountsto Rp12,883,900.00 for 11 (eleven) fishery households; while the lowest profit is obtained from the utilization of prawn pond with Rp3,165,590.70. The biggest proportion is from the indirect utilization&#039; with a percentage of 83.71% with a value of Rp1,039,474,428.00 per year. Furthermore, the Total Economic Value of the mangrove forest ecosystem in 8arru District covering 6.23 ha of mangrove forest and 127.60 ha for ponds amounts to Rp1,241 ,763,891.75. The utilization altematives put as priorities, based on the balance between indicators for both efficiency criteria and ecology criteria, between the efficiency and equity criteria, not only in the level of real interest rate of 4.·12% but also at the real interest rate of 3.55% are as follows: firstly, utilization alternative V (100% mangrove forest and 0% ponds); secondly, utilization altemative IV (8.73 ha mangrove forest and 0 ha shrimp monoculture pond, 104.05 ha mallet monoculture pond, and 21.00 ha poly-culture). Nevertheless, the utilization alternative III, II, and I cannot be given as choices in this management since their analysis values show that they are not efficient.
Besides of large ocean and long coastline, Indonesia was also gifted resourceful islands, which were economically potential for our state development. Even the outer small islands were also have a strategic point as a base line from the Indonesian archipelago straight line in reconciling Indonesian water area, as the front liners of the state, and also support international passage. Nipa is one of the outer small islands that were recently being a public issue. Most of it was the anxiousness abo Endang Adiyanto; Etty Eidman; Luky Adrianto
Buletin Ekonomi Perikanan Vol. 7 No. 2 (2007): Buletin Ekonomi Perikanan
Publisher : Buletin Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besides of large ocean and long coastline, Indonesia was also gifted resourceful islands, which were economically potential for our state development. Even the outer small islands were also have a strategic point as a base line from the Indonesian archipelago straight line in reconciling Indonesian water area, as the front liners of the state, and also support international passage. Nipa is one of the outer small islands that were recently being a public issue. Most of it was the anxiousness about the sinking of Nipa and coast reclamation by Singapore. Both of them concerned to be the causes of a significantly water area diminishing as the base line measurement changes between bordered states. That anxiousness was reasonable as concerning the lost of SipadanLigitan of which Indonesia and Malaysia disagreement. We need some juridical revision for the principal of outer small islands. Afterward, some management policy aspect is complementary required. This research was using a case study method compiled with formally juridical method. Primary and secondary data were analyzed with a qualitative analysis. This issue has three juridical law anvil of Indonesian ownership for Nipa Island, the Intemational Law, Bilateral Agreements, and National Law. From a juridical study, it is notorious that stronger law anvils compared with Sipadan and Ligitan supported Nipa and the other islands. Otherwise, the policy aspect contents about the issues and management strategies conducted by the government, which is mandatory, associated by MMAF, Ministry of Foreign Affairs and Ministry of Defends. The matrix policy described that the MMAF mostly participated than the others. Although it has strong law anvils for Nipa issues, Indonesia is forced to be concern about patches, which can be utilized by Singapore, as example for accomplishments of the baseline agreement and their activity construct in that island.
Indonesia has 17.504 island and it&#039;s the biggest maritim states in the world. It gives a challege for the government it self because if they don&#039;t organized it effectively, there will be bad effects and couses cases. As same as case that happened to Ambalat block, this ocean is claimed as an area from two states. This is the second time Indonesia competes to each other, before that they figth to get sipadan ligitan island, and finaly malaysia got that island. Malaysia claims Ambalat Bl Dewi Dwi Puspitasari S; Etty Eidman; Luky Adrianto
Buletin Ekonomi Perikanan Vol. 8 No. 2 (2008): Buletin Ekonomi Perikanan
Publisher : Buletin Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has 17.504 island and it&#039;s the biggest maritim states in the world. It gives a challege for the government it self because if they don&#039;t organized it effectively, there will be bad effects and couses cases. As same as case that happened to Ambalat block, this ocean is claimed as an area from two states. This is the second time Indonesia competes to each other, before that they figth to get sipadan ligitan island, and finaly malaysia got that island. Malaysia claims Ambalat Block based on 1979 map which published in only one side, by drawing a base line until taking a short out of indonesia area. According to the claim, malaysia gives concession to SHELL which is the 011 company from Holland. Whereas, Indonesia has already given concession to italy and england companies. which is the island country claims that this area is the exclusive economic zone and its also as a continental shelf. Ambalat block which is a sulawesi ocean is assumed having a lot of natural riched things. That&#039;s the reasons why of the malayslan claim based on. The most important things here is, both of the Countries have ratified the convention law of the sea (UNCLOS 1982) so, they have to finish the problem based on UNCLOS to. The law Study of Ambalat conflict based on UNCLOS : 1. UNCLOS 1982 article 46, Archipelagic States Arr;hipelagic states means a states consitude wholly by one or more arr;hipelagos and may Include other Island. And Malaysia is not the archilpelagic states. 2. UNCLOS 1982 article 47, archipelagic baselines Malaysia cant use the straight archipelagic baselines because they not the archipelagic states. 3. UNCLOS 1982, article 57 ZEE The exclusive economic zone shall not extend beyond nautical miles the baselines from which the breadth of the territrial sea is measured. Dan the ambalat sea include the Indonesian exclusive economic zone . 4. UNCLOS 1982, article 76, Continental shelf Blok ambalat is the pronglotion of its land of east Kalimantan and that blok comes to 200 nautical miles from the baselines indonesian territorial. 5. UNCLOS 1982, article 77, continental Shelf Indonesia have sovereign rights for the purpose of exsploring natural resources of blok amblat.  
MAXIMUM ECONOMIC YIELD PERIKANAN TANGKAP PELAGIS KECIL DI WPPNRI 711 Djamarel Hermanto; Tridoyo Kusumastanto; Luky Adrianto; Mr. Supartono
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 2, No 1 (2018): JFMR VOL 2 NO 1
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.763 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2018.002.01.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah hasil tangkapan pelagis kecil yang optimal dilihat dari segi ekonomi dengan tetap berdasarkan pada keberlanjutan pemanfaatan  perikanan tangkap. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711 yang kaya akan pelagis kecil dan merupakan wilayah yang subur kegiatan penangkapan legal dan penangkapan ilegal, dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan nelayan lokal dan pengawas kelautan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, TNI-AL dan Badan Keamanan Laut (Bakamla). Data sekunder, mulai tahun 2005 sampai dengan tahun 2016 dianalisis. Pendekatan analisis bioekonomi menggunakan model Gordon Schaefer dan untuk analisis manfaat ekonominya menggunakan model surplus produksi Fox dalam penelitian ini. Manfaat optimal pengelolaan ekonomi perikanan tangkap pelagis kecil di WPPNRI 711 adalah upaya penangkapan 4.592 unit, hasil tangkapan  15.361 ton per tahun dan manfaat ekonomi 293,93 miliar rupiah per tahun. Tingkat pengelolaan yang dilakukan oleh nelayan baik dilihat dari usaha maupun hasil tangkapan yang didaratkan menunjukkan kondisi masih dibawah tingkat optimum sehingga masih dapat dikembangkan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan ekonomi perikanan tangkap pelagis kecil tersebut.
INDEKS RESILIENSI TERUMBU KARANG DENGAN PENDEKATAN SISTEM SOSIAL-EKOLOGI: STUDI KASUS KKPD PULO PASI GUSUNG, SELAYAR Suryo Kusumo; Luky Adrianto; Mennofatria Boer; Mr. Suharsono
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 3, No 2 (2019): JFMR VOL 3 NO 2
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.02.13

Abstract

Pemanfaatan sumber daya pesisir, terutama sumber daya terumbu karang, merupakan mata pencaharian utama masyarakat Kawasan Konservasi Perairan Daerah Pulo Pasi Gusung, Selayar, Sulawesi Selatan.  Ikan karang merupakan sumberdaya utama yang dimanfaatkan, bukan hanya dilakukan secara tradisional menggunakan alat tangkap ramah lingkungan, akan tetapi juga masih ditemukannya penggunaan sianida yang dapat mengancam ekosistem terumbu karang.  Resiliensi terumbu karang bukan hanya tergantung pada faktor ekologi, akan tetapi juga faktor sosial dan ekonomi, dimana pemanfaatan sumberdaya ikan karang merupakan mata pencaharian utama masyarakat.  Studi ini bertujuan untuk mengembangkan indeks resiliensi terumbu karang menggunakan pendekatan sistem sosial-ekologi. Indikator yang mempengaruhi resiliensi terumbu karang adalah tutupan karang hidup, tutupan alga, tutupan pasir dan rubble, biomassa ikan karang, upaya penangkapan ikan dengan sianida dan pendapatan yang diperoleh oleh nelayan.  Indeks resiliensi terumbu karang pada waktu pengamatan menunjukkan nilai 3,2138 pada Desember 2016 hingga 3,7025 pada Juli 2018.  Potensi pemulihan terumbu karang menujukkan kecenderungan semakin membaik, meskipun pada kategori sedang.
Co-Authors -, Hodidjah -, Yasbiati -, Zainurrahman . Muliani . Partomo . QATRUNNADA . Zairion ., Hodidjah ., Mujio ., Yasbiati .., soripada A Lidya Tania A. Ghanaim Fasya A. Masyahoro A.A Sujadi, A.A Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Ghofar Abdul Halim Abdul Khaliq Abdul Masyahoro Aceng Hidayat Achmad Fahrudi Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Ade Supandi Ade Supandi Adelia, Shelika Adhuri, Dedi Supriadi Aditya Kurniawan Adrian Damora Adrian Hordyk Agnes Juliet Boking Agus Alim Hakim Agus Atmadipoera Agus Handoyo Harsolumakso, Agus Handoyo Agus Heri Purnomo Agus Purbayu, Agus Agus Sadelie Agus Suharto, Agus Agus Suseno, Agus Agustin Rustam Ahmad Herison Aida Vitalya S. Hubeis Aida Vitayala S. Hubeis Ainun Rohmah Akhmad Fauzi Akhmad Nurhijayat Akhmad Solihin Alawiah, Mila Aldi Agus Setiawan Alek, A Ali Mashar Alimuddin Ambar Mudigdo Amin, Toufiq Al Ammalia Syifa Awaliyah Amri Jahi Amri Jahi Amri Jahi Amrullah Usemahu Amula Nurfiarini Anas Miftah Fauzi Andreas D. Patria Andreas D. Patria Angela, Nidia Ani Nur Aeni, Ani Nur Ani Rahmawati Anita Setyowati Srie Gunarti Anton Ferdiansyah Aprianti, Eka Aprilia, Selviana Ernayanti Apriliya, Seni Aprillia Kartika Ekawati Arief Daryanto Arief Daryanto Arief Satria Ario Damar Aristi D. P. Fitri Ariston, Muhamad Aryani, Desy Asep Dede Kurnia Ashma Hanifah Asrial, Evron Avin Ainur Fitrianingsih Ayesha Hafizh Azis N Bambang Aziz Ikhsan Bachtiar Azizah, Intan Nur Bagus Sartono Bambang Juanda Begum Fauziyah Benny Osta Nababan Berliana Kusuma Riasti Bernard, Emeli Bhisma Murti Bhokaleba, Barnabas Pablo Puente Wini Booth, Hollie Br Purba, Tria Kabrina Budy Wiryawan Bunasor Sanim Bura, Romie O. Cahyaningsih, Iskandar Jati Cahyuning Isnaini, Cahyuning Chaniago, Sabirin Christanto, Ludovicus Hari Christy Desta Pratama Cindy Elisa Connie Connie D Djoko Setiyanto D Djokosetiyanto, D D. Sulistiawati D. Susiloningtyas Dadang Hamdani Dafiuddin Salim Danang Prasetyo, Danang Darma , Eko Darwis S Gani Darwis S. Gani Darwis S. Gani Debora Budiyono Dedi S Adhuri Dedi Soedharma Dedi Supriadi Adhuri Deni Achmad Soeboer Deni Ahmad Jakaria Dewi Dwi Puspitasari S Dewi Susiloningtyas Dhatu Kamajati, Dhatu Diah Gusrayani, Diah Dian Safitri Diding Sudira Efendi Dietriech G Bengen Dietriech Geoffrey Bengen Djokosetiyanto Djokosetiyanto Donny Orlando Wijayanto DWI ALIA, DWI Dwi Sulistiawati Dyah Triwahyuningtyas Egra, Saat Eka Yudhistira Ekawati , Dian Ekawati , Inna Eko Darma Eko Harry Pratisto Elfrida Ratnawati Elma yulius Encah Ewi Mulyeti Endang Adiyanto Endang Hilmi Endriatmo Soetarto Eni Sumanti Nasution Eny Yulianti, Eny Eprillia, Fajrin Erfien Purwanto Erna Rochana Etty Eidman Eva Suryaman F. Yulianda Fahrudin, M Ihsan Fajar Prihesnanto, Fajar Fani Safitri Fanny Destiani Farida Nur Kumala Fasli Jalal Fatmawati, Nur Lailatul Fendi Aji Purnomo Ferdiansyah, Anton Ferdiansyah, Anton Ferdinan Yulianda FERY KURNIAWAN Fery Kurniawan Forcep Rio Indaryanto Frederikus Dian Indrastomo, Frederikus Dian Fredinan Yulianda Fredinand Julianto Fuspitasari, Yhesi Yuwana Gatot Yulianto Gatot Yulianto Giyanto Giyanto Guswildan Giovani, Guswildan Hajandrainy Jeremiah, John Ricardo Halik, Abd Hana Septi Ariani, Hana Septi Handoko Adi Susanto Handoko Adi Susanto Hapzi Ali Hardani, Dwi Aris Hardianto, Andi Hardiningtyas, Safrina D Haris Nursyah Arifin, Haris Nursyah Hartono, Rudik Hawis H Madduppa Herlianti, Anggun Oktavia Herlina, N. Hani Hermansyah, Rizky Fajar Hermanto, Djamarel Hermawan, Hendra Hidayah, Insani Nur Hidayat, Didin Nuruddin Hoga Saragih Hollie Booth Hollie Booth Hulu, Fandi Christianto I Gde Sukadana I Gusti Ayu Made Srinadi I Gusti Ngurah Edi Putra I Gusti Putu Purnaba I MADE SUDARMA I Wayan Nurjaya I. Muchsin Idqan Fahmi Inda Liya Indar Arum Pratiwi Indri Manembu Indriani, Tanti Irawati, Riana Irfan Yulianto Irmanida Batubara Isdradjad Setyobudiandi Ismudi Muchsin Ismudi Muchsin Isrokatun Isrokatun Iswahyudi, Didik Iwan Tjitradjaja Iwan Tjitradjaja Iwan Tjitradjaja Jaka pertandang, Mohamad Afif Jakub, Raymond Jasmadi Jasmadi Jhon Septin Maurisdo Siregar Joko Santoso Julia, J. Junardy, Fransiska Devy Juni Artha Juneli Kadarwan Soewandi Kadarwan Soewardi Kadarwan Soewardi Kadarwan Soewardi Kadarwan Soewardi Kadarwan Suwardi Kadek Tresna Adhi Kamal, M.Mukhlis Karmila Karmila Karto Wongsopatty Katarina Hesty Rombe Ketut Wikantika Khansa Yumna Abiyyu Kinasih, Yasya Hanifah Koosgiarto, Dharma Kooswardhono Mudikdjo Kurniasih, Riska Dwi Kurniawati, Diah Putri Kustiariyah Tarman Kusumah, Andi Kusumo, Suryo Kuswandono, Domo Pranowo Laksono Trisnantoro Lalu, Jeffri Azani Lesmana Lestari, Putri Agil LILIK BUDIPRASETYO Lilik Kartika Sari Lilis Sadiyah Lilis Sri Mulyawati Lilis Sulistyowati Luwandi Suhartono M Syamsul Ma&#039;arif M. Boer M. Fedi A Sondita M. Mukhlis Kamal M. Mukhlis Kamal M. Mukhlis Kamal M. Rusydi Maarif, Rizal Machfud Machfud Made Ayu Pratiwi Maimanah ., Maimanah Majariana Krisanti mandopa, andi saputra Manik, Grace Rika Maria Imaculata Rume Marimin , Marimin Marimin Marlianingrum, Peggy Ratna Marnis Marnis Maulana, Lucky Hikmat Megawanto, Rony Meilina Ratna Dianti Mennofatria Boer Mennopatria Boer Mintje Wawo Mirelva, Prima Rizky Moch Prihatna Sobari Moch. Cahyo Sucipto Mohammad Mukhlis Kamal Mr. Suharsono Mubariq Ahmad Muhamad Syukur Muhammad Adriani Yulizar, Muhammad Adriani Muhammad Fadjar Rahardjo Muhammad Ichsan Muhammad Nur Arkham Muhammad Nur Firdaus Muhammad Rizal Usman Mukhtadi, Edwin Mukti Ali Muliani Muliani Mulyana, Edi Hendri Munawar Munawar Munirah Tuli Muslim, Ayu Tria Nurjannah Mustofa, Maily Muta Ali Khalifa Muti'ah, Roihatul Natalia Lembang Pasapan Neil R Loneragan Ni Ketut Sutiari Ni Putu Widarini Ninef, Jotham S.R. Ninik Paryati NISA RACHMANIA MUBARIK Noviani Reksa Permatasari Nunung Sulistyani Nur Aini Nur, Lutfi Nuraeni Nuraeni Nuraeni Nuraeni Nurasimah Nurdiana Azis Nurdinah Hanifah Nurhidayah, Linda Nuri Firdaus Amaliyah Nurlisa Alias Butet Nurul Auliyah, Nurul Nurul Fajri Nurung Adriandani Nury Yuniasih, Nury Nuryani Rustaman Nurzaman, Istikhoroh Nyoman Darma Adi Okky Rizal Kusuma Oktariza, Wawan Paojiah, Paojiah Partomo Partomo Patria, Andreas D Pigoselpi Anas Prasadi, Oto Prihadi Sumintadireja, Prihadi Prihandoko . Prihandoko Prihandoko Prihandoko S Prihandoko S Priyadi, Yogo Suro Purwanto, Erfien Purwoko, Agus Puspita, Lorensia Rachmawati Ningsih Raditya Andrean Saputra, Raditya Rahayu, Enok Cucu Rahman Rahman Rahmat Kurnia Rahmatullah Bin Arsyad Ramadanti, Ayu Ramdhan, Resma Fahmi Ratna Dian Kurniawati Razanoelisoa, Jacqueline Reny Puspasari Riani, Siska Rianti, Nur Amalia Riany Hastuty Riany Hastuty Rika Sylviana Rismaya Marbun Rizki Aprilian Wijaya Rohmah, Lailia Nur Rokhmin Dahuri Rokhmin Dahuri Rokhmin Dahuri Rokhmin Dahuri Rosnita Rosnita RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Hartono Rusdiah Rusdiah Ruwanti Wulandari Sahirul Alim Tri Bawono, Sahirul Alim Saiful Arifin Salsabila, Unik Hanifah Santosa, Zacky A Sari Andajani Sari Andajani, Sari Seger Priantono Setiawan, Rahyuniati Setyawibawa, Ika Setyo Budi Susilo Setyo Handayani Setyo Handayani Sharyn Graham-Davies Sharyn Graham-Davies, Sharyn Sigid Hariyadi Sigit Setya Kusuma silaban, juwita priscila Siregar, Amelia Fransiska Siti Hajar Suryawati Siti Nurisjah Sjafri Mangkuprawira Slamet Jauhari Legowo Sofia Hartati Sofyaningsih, Vinni SRI MULYAWATI, LILIS Sri Rahardjo Sri Rahardjo Sri Redjeki Stuart J Campbell, Stuart J Subroto, Erna Sudin, Ali Sugeng Budhiharsono Sugeng Heri Suseno Sugeng Santoso Suhana Suhana Suharsono, Mr. Suhartono, Dwi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sunny Arief Sudiro Supartono Supartono Supartono, Mr. Suryo Kusumo Susanto, Handoko Adi Susi Lawati, Susi Suwanto, Sigit Syafri Mangkuprawira Syahrial Nur Amri Syahrial Nur Amri Syamsiar, Syamsiar Syamsul Bahri Agus, Syamsul Bahri Tahmat Kurnia Tajerin Tajerin Tajmiati, Atit Tanjung, Berliana Taopik Rahman Taryono Taryono, Taryono Tilaar, Kilala Titiek Tjahja Andari Toufiq Al Amin Toufiq Al Amin Tri Astuti Tri Wiji Nurani Trianaputri, Mila Olivia Tridoyo Kusumastanto Trisla Warningsih Trisnani D Hapsari Tukul R Adi Umi Muawanah Varo, Joeli Veronicha, Riza Kharisma Vicky Rizky Katili Wahid, Mathori Abdul Waras Nurcholis Wendi Nurwendi Wilela, Mirna Wini - Trilaksani Yayan Andriyanto Yesi Dewita Sari Yeyen Mardyani Yeyen Mardyani Yoga Candra Ditya Yohanas Oemar Yon Vitner Yonvitner - Yudi Wahyudin Yuli Haryati Yuli Wibowo Yusli Wardiatno Yuyut Suraniyanto Zahra, Candra Luthfita Zakiah Zakiah Zamany, Nevianti Zulfikar, Andi Zulhamsyah Imran