Logo Lumajang Eksotik menjadi salah satu wujud strategi visual untuk mengenalkan identitas dan potensi kepada publik. Namun, penciptaan logo ini yang dihasilkan melalui proses kompetisi, sehingga perlu dianalisis kesesuaian representasi visual pada logo. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji relevansi dan korelasi objek-objek visual dengan makna yang sebenarnya khususnya dalam tataran mitos. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes yang meliputi aspek denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil analisis mengungkap bahwa logo ini mengonstruksi mitos kealamiahan dan kekuatan sumber kehidupan melalui naturalisasi elemen visual yang memosisikan potensi agraris, kekayaan sumber daya air, serta keharmonisan multibudaya sebagai jati diri ideologis Kabupaten Lumajang yang eksotik secara utuh. Selain itu, adanya penanda ganda pada level denotatif, yakni berupa huruf sekaligus ilustrasi. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa dalam logo city branding Lumajang Eksotik ini merepresentasikan mitos dan nilai eksotik Lumajang secara utuh.