Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Pergeseran Materi Pembelajaran terhadap Kompetensi Guru dan Koordinasi Antar Jenjang dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SDN Pemurus Dalam 5 Alfisyah; Helna, Hijjatul; Musdalifah, Musdalifah; Putri, Rahma Aulia; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.897

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak pergeseran materi pembelajaran terhadap kompetensi guru dan koordinasi antarjenjang dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SDN Pemurus Dalam 5; perubahan struktural di mana beberapa bahan ajar yang sebelumnya diajarkan di kelas 5 dipindahkan ke kelas 4 dan sebaliknya menimbulkan kebingungan bagi guru dan siswa serta menuntut reorientasi pedagogis. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan wawancara mendalam pada 8 Maret 2025 bersama Ibu Shofa Mawaddah, S.Pd., studi ini mengidentifikasi bahwa guru menghadapi minimnya pemahaman komprehensif tentang Kurikulum Merdeka, beban adaptasi tinggi akibat pergeseran materi antarjenjang, serta keterbatasan dukungan pelatihan, infrastruktur, dan kebijakan terintegrasi. Sebagai respons, guru memanfaatkan platform digital seperti YouTube dan TikTok untuk pembelajaran mandiri serta melakukan kolaborasi lintas kelas dalam merancang modul ajar berbasis kompetensi, meski upaya tersebut masih terhambat oleh kurangnya pelatihan berkelanjutan dan dukungan sistemik. Temuan ini menegaskan bahwa agar transformasi Kurikulum Merdeka berjalan efektif dan berkelanjutan, diperlukan pelatihan guru yang rutin dan mendalam, integrasi teknologi dalam proses belajar, serta sinergi kuat antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat.
Strategi Mengatasi Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Pengambangan 9: Perspektif Kesenjangan Siswa, Fasilitas Teknologi, dan Pendanaan Kegiatan Nabila, Alya; Habibah, Noor; Humaira, Nazwa Nanda; Mutmainah, Siti; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.898

Abstract

Kurikulum Merdeka hadir untuk membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21, namun penerapannya di SDN Pengambangan 9 menghadapi kendala partisipasi siswa, fasilitas teknologi, dan pendanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dalam mengatasi tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Pengambangan 9, terutama terkait kesenjangan partisipasi siswa, keterbatasan fasilitas teknologi, dan pendanaan kegiatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam terhadap kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas teknologi, kesenjangan keterlibatan siswa, serta kurangnya pendanaan untuk kegiatan P5 menjadi kendala utama dalam penerapan kurikulum ini. Strategi yang diusulkan meliputi pembelajaran diferensiasi, pemanfaatan teknologi secara maksimal, optimalisasi dana BOS, serta kerja sama dengan pihak eksternal. Kesimpulannya, penerapan strategi yang tepat dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan mendukung keberhasilan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.
Strategi Sekolah dalam Mengatasi Tantangan Masa Transisi dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka di SDN Semangat Dalam 3 Firza, Muhammad; Khairina, Najma; Aziza, Naila; Ramadhani, Nazwa Azkia; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.903

Abstract

Peralihan Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka di SDN Semangat Dalam 3 menimbulkan beberapa tantangan bagi sekolah. Peralihan tersebut meliputi perubahan sistem penilaian dari KKM ke KKTP, variasi model pembelajaran, dan pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang semuanya memerlukan penyesuaian secara cermat. Guru menghadapi kendala seperti siswa kurang terbiasa dengan berpikir kritis, keterbatasan akses terhadap media pembelajaran, dan perlunya metode pembelajaran yang efektif. Selain itu, penerapan Kurikulum Merdeka di wilayah Barito Kuala secara konsisten masih belum optimal. Penelitian ini memainkan peran penting dalam memahami bagaimana sekolah mengatasi tantangan yang terkait dengan transisi kurikulum, khususnya di wilayah yang mungkin belum sepenuhnya siap menghadapi perubahan tersebut. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan teknik-teknik seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan utamanya yaitu untuk mengidentifikasi strategi yang diterapkan sekolah untuk mengatasi hambatan-hambatan ini dan untuk menilai efektivitas pendekatan yang digunakan. Strategi yang diterapkan sekolah, seperti pemanfaatan bantuan pemerintah, asesmen diagnostik, pengembangan model pembelajaran, serta partisipasi aktif guru dalam komunitas belajar, terbukti membantu adaptasi kurikulum. Dukungan berkelanjutan dan peningkatan kompetensi guru diperlukan agar implementasi Kurikulum Merdeka berjalan optimal dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Optimalisasi Keterlibatan Siswa dalam Pembelajaran Aktif Kurikulum Merdeka di SDN Kuin Utara 7 Khomaeroh, Dewi Hosnul Khotimah; Nashir, Muhammad Ajmul; Hairina, Rasyida Fauzia; Oktavia, Reza Nur; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.905

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi tantangan dan mengevaluasi efektivitas Kurikulum Merdeka pada sekolah SDN Kuin Utara 7, Banjarmasin. Kurikulum Merdeka dirancang untuk meningkatkan keterlibatan siswa melalui pembelajaran aktif dan berpusat pada peserta didik. Namun, di lapangan, penerapannya masih menghadapi kendala, terutama dalam hal optimalisasi partisipasi siswa, kesiapan guru, dan fleksibilitas kurikulum sesuai konteks lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan guru dan kepala sekolah sebagai informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan panduan pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam pembelajaran aktif masih perlu ditingkatkan melalui strategi pembelajaran berbasis proyek dan pendekatan berdiferensiasi. Selain itu, komunitas belajar (kombel) dan pelatihan seperti In-House Training (IHT) berperan penting dalam meningkatkan kompetensi guru. Kurikulum Merdeka di SDN Kuin Utara 7 dinilai sudah sesuai dengan kebutuhan siswa, karena adanya evaluasi awal untuk memahami karakteristik peserta didik. Diharapkan temuan penelitian ini dapat memberikan wawasan dalam memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka diberbagai sekolah, sehingga tercipta pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan dengan perkembangan zaman.
Optimalisasi Penerapan Kurikulum Merdeka Melalui Pendampingan Guru Senior Oleh Guru Muda di SDN SN Kebun Bunga 4 Banjarmasin Fadhillah, Muhammad Hafiz; Hayati, Miswar; Rahmadaniyah, Nur; Hayati, Rusyifa Aina; Amalinda, Sry; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendampingan guru senior oleh guru muda dalam mengoptimalkan penerapan Kurikulum Merdeka di SDN SN Kebun Bunga 4. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi selama proses pendampingan serta merumuskan strategi yang dapat diterapkan guna meningkatkan efisiensi pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara semi-terstruktur untuk memperoleh data yang mendalam dan deskriptif. Wawancara dilakukan dengan salah satu guru yang telah mengikuti bimbingan teknis Kurikulum Merdeka, yaitu Ibu Noor Muliyana, S.Pd, guna memperoleh gambaran mengenai implementasi kurikulum di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap konsep dan prinsip dasar Kurikulum Merdeka telah terbentuk dengan baik. Proses pendampingan yang dilakukan oleh guru muda kepada guru senior berlangsung secara efektif melalui kolaborasi yang positif dan terbuka. Hal ini turut mendorong terjadinya transfer pengetahuan, khususnya dalam penerapan teknologi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, pendampingan ini berperan penting dalam mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah.
Hambatan Inovasi dan Kreativitas Guru dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SDN Telawang 4 Eisy, Majdina Rakha El; Putri, Nayna; Noraisyah, Noraisyah; Faznur, Rakhmadaniati; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.912

Abstract

Artikel ini membahas hambatan guru dalam mengembangkan inovasi dan kreativitas saat menerapkan Kurikulum Merdeka di SDN Telawang 4. Minimnya pembekalan membuat guru kesulitan mengadaptasi metode pembelajaran fleksibel. Penelitian ini bertujuan memahami tantangan tersebut dan mencari strategi agar penerapannya lebih optimal di sekolah. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif guna menggali pemahaman mengenai hambatan inovasi dan kreativtas guru saat melaksanakan Kurikulum Merdeka di SDN Telawang 4. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kepala sekolah serta melalui dokumentasi.. Temuan penelitian ini mengungkap bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SDN Telawang 4 masih menemui berbagai tantangan, terutama minimnya pelatihan guru. Untuk efektivitasnya, diperlukan pelatihan interaktif, pendampingan intensif, akses sumber belajar yang luas, dan kolaborasi guru. Keberhasilannya bergantung pada kesiapan tenaga pendidik serta dukungan sekolah, pemerintah, dan komunitas pendidikan secara komprehensif.
Development of Nateh Village Tourism Potential and Digitizing Promotion Using Augmented Reality, Websites and Community Based Tourism Agusta, Akhmad Riandy; Suriansyah, Ahmad; Pratiwi, Diani Ayu; Noorhapizah; Sari, Raihanah; Jannah, Fathul
Indonesian Journal of Community Services Cel Vol. 1 No. 1 (2022): Indonesian Journal of Community Services Cel
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.283 KB) | DOI: 10.70110/ijcsc.v1i1.2

Abstract

Problems in the management of tourism in Nateh Village. The main obstacle is the management of the tourism potential of this village is that there is no tourism manager, the village community is less participative in developing the tourism potential of Nateh Village, there are no digital tourism promotion efforts, such as websites or applications that can increase tourist interest in visiting Nateh Village. In addition, tourism is also poorly managed and promoted. This community service activity aims to produce a Nateh Village tourism management group, produce a Nateh Village tour package design, produce an augmented reality design for Nateh Village, and produce a Nateh Village tourism website that can be used to promote tourism potential in Nateh Village. The method used consists of observation, empowering tourism management communities, training to develop tour package offers, training on making augmented reality, training on managing websites, training on digitizing tour package offers, socializing the use of websites and applications, and evaluating activities. The results of this community service activity have provided a Nateh Village tourism management group, a Nateh Village tour package design is available which is included in the website, an augmented reality design for Nateh Village is available and a Nateh Village tourism website is available which can be used to promote tourism potential in Nateh Village. 4 tourism potentials and 5 tour packages have been produced which are promoted through the website and augmented reality.
Development of Natural Tourism Potential and Digitalization of Nateh Village Hulu Sungai Tengah Through Smart Tourism Suriansyah, Ahmad; Sari, Raihanah; Agusta, Akhmad Riandy; Pratiwi, Diani Ayu; Noorhapizah; Jannah, Fathul
Indonesian Journal of Community Services Cel Vol. 1 No. 1 (2022): Indonesian Journal of Community Services Cel
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.319 KB) | DOI: 10.70110/ijcsc.v1i1.10

Abstract

The tourist village is one of the natural resources that have the potential to be developed, given the increasing needs of the community, and one of them is a vacation. To form a tourism village, a set of components is needed which consists of management and participation of the community, education about tourists, and good relations with work partners in order to increase people's income. Nateh Village is one of the tourist destinations that promises a lot of natural scenery such as rivers, mountains, and beautiful caves. However, there are still many tourists who are not familiar with this village because the introduction to this village is still lacking. For this reason, the South Kalimantan community sevice team carried out community service in Nateh Village in the form of training on the potential of tourism villages through smart tourism and market digitization. The introduction of tourist villages can be done by using smart tourism as branding for a tourist destination and processed products through digital-based offers and marketing that we often hear with the term tourism digitization. Through this community sevice activity, marketing about the potential of the Nateh tourist village becomes more and more easily found on various social media such as Instagram, Facebook, and websites that directly managed to introduce Nateh village.
Langkah Nyata Menuju Pendidikan Berkualitas dalam Transformasi Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka di SDN Belitung Selatan 4 Nurhanifah, Ilma; Almadani, Muhammad Seman; Maulida, Nadia; Fatimah, Siti; Pratiwi, Diani Ayu
MASALIQ Vol 5 No 3 (2025): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v5i3.5661

Abstract

The Merdeka Curriculum is a reform initiative in Indonesia’s education system designed to align learning processes with current educational demands and the diverse needs, interests, and potentials of students. It is considered relevant to the challenges of 21st-century education by promoting flexibility, autonomy, and differentiated learning. However, its implementation still faces several obstacles, such as limited teacher experience, lack of educational resources, and unequal access to technological infrastructure. This study aims to examine the implementation of the Merdeka Curriculum in schools and analyze the strategies adopted to overcome these challenges. Identified efforts include independent teacher training, the establishment of learning communities, improved time management in the learning process, and adaptive use of technology. The findings are expected to provide a comprehensive picture of the real dynamics of Merdeka Curriculum implementation and serve as input for its ongoing improvement.
Peran Orang Tua terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Gadang 2 Banjarmasin A, Nurlaili Fitriyah; Yulianita, Riska; Anastasia, Anastasia; Ni’mah, Wahidatun; Pratiwi, Diani Ayu
MASALIQ Vol 5 No 3 (2025): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v5i3.5686

Abstract

This study is motivated by the limited research on parental involvement in the implementation of the Merdeka Curriculum, despite its significant impact on students’ academic achievement and character development, especially in elementary schools with limited resources. The study aims to explore the effects of low parental involvement on student learning and to identify its underlying causes at SDN Gadang 2 Banjarmasin. A qualitative case study approach was employed with 10 purposively selected participants, including parents, teachers, and the vice principal. Data were collected through semi-structured interviews, field observations, and document analysis, and examined using thematic analysis. The findings reveal that low parental involvement is primarily due to economic hardship, limited education, and social norms that perceive schooling as a mere formality. These results highlight the importance of strong collaboration between families and schools. The study concludes that raising parental awareness and reinforcing synergy among schools, families, and communities are essential to support the success of the Merdeka Curriculum. The research contributes theoretically to the literature on family roles in primary education and practically by recommending continuous parenting programs and intensive curriculum outreach by schools.
Co-Authors ., Rahmadati A, Nurlaili Fitriyah AA Sudharmawan, AA Abdi, Muhammad Surya Adelya, Chintya Afiyanti, Irma Noor Agusta, Akhmad Riandy Agusta, Akhmad Riyandi Agustin, Ila Agustina, Fajariah Ahmad Ridho Ahmad Sauqi Ahmad Suriansyah Aina Aina Ainun Nafisah Aisyah Aisyah Aisyah, Della Akhmad Riandy Agusta Akrimna Akyela, Nadya Pramesti Al-Qibthia, Vidianata Alfisyah Almadani, Muhammad Seman Alpadhila, Gina Amalia Fitri Amalia, Fadhila Amalia, Rosida Amaliah, Nahdiatun Amalinda, Sry Amanda, Larasati Anastasia Anastasia Andini, Mina Angela Anita Anita Aniyah, Naila Anshari, Muhammad Hafiz Apriliani, Alya Apriliani, Eka Diah Nur Arifin Nur Budiono Arifina, Lutfi Azzah Aryanti, Maulida Aslamiah Aslamiah Aslamiah ., Aslamiah Aslamiah Aslamiah Asyifa, Tiara Nur Aulia, Syifa Ayuningtias, Nan Ayuningtias, Nanda Aulia Aziza, Naila Azizah, Naila Azkiyah, Nur Azzahra, Dina Rizky Azzahra, Putri Natasya Badali, Muhammad Hafi Bagus Aulia Iskandar Budi Harsono, Arta Mulya Budianti, Selvany Ayu Bulkis, Putri Damayanti, Putri Dwiyana Damayanti, Salsabilla Putri Damayanti, Sri Kurnia Darmawan, Muhammad Rifky Dewi Kurniawati Dewi, Ratri Nur Kusuma Dewi, Ruspita Diana Safitri Dina Fauziah Eisy, Majdina Rakha El Eka Yuliana Elida, Syaidati Fadhila, Hanum Istiqomah Azhar Fadhillah, Muhammad Hafiz Fathonah, Sharida Ratri Fathul Jannah, Fathul Faznur, Rakhmadaniati Febrianasari, Dewi Febrianti, Nadia Ferda, Selma Firlana, Hanif Firnanda, Eliza Dea Firza, Muhammad Fitriani, Agnesia Habibah, Noor Hafizah, Noor Hafizah, Rini Hafizhah, Hafizhah Hairina, Rasyida Fauzia Halisa, Siti Noor Haliza, Nur Hartati Hartati Hasanah, Siti Rabbiatul Hayati, Hikmah Hayati, Miswar Hayati, Rusyifa Aina Helna, Hijjatul Helnisa, Nida Helwa Ayuni Herdayanti, Siti Herliani Hidayah, Nor Hidayati, Ernita Rizka Hidayatullah, Muhammad Humaira, Nazwa Nanda Husniyah, Husniyah Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ifan Anom Bintoro Aji Ilami, Nur Ilmi, Muhammad Zainal Indriyati Jariah, Siti Ainun Jati, Danang Kuncoro Johar Putriani Jum’ah, Jum’ah Kamil, Muhammad Fadhil Karmilla Ramadhanty Kazimah, Zulfa Huriah Dina Khairina, Najma Khairiyati, Nurlaila Dwe Khalisa, Najmi Nazarni Khalizah, Nur Kholillah, Siti Khomaeroh, Dewi Hosnul Khotimah Khusnul Hatimah Latifatunnisa, Latifatunnisa Lestari, Evi Maulidia M. Ziyan Takhqiqi Arsyad Madina, Raudhatul Maharani, Jihan Milanda Maharani, Sofie Dhiya Mahmudah, Nur Annisa Maidah, Titania Qhaifa Mailani, Eka Maulida Majidah, Nurul Malanita, Evatriana Marini, Fika Marliah Marsanda, Annisa Maulana, Akhmad Maulana, Muhammad Rasyid Maulida Irmayanti Maulida, Nadia Maulida, Rahmi Maulida, Ridhna Maulidah, Maulidah Maulidina, Dwi Meilana Mawaddah, Arina Mawaly, Nanda Khairul Mawardah, Novia Alifah Miliyawati, Dina Mubarokati, Sari Mudah, Mudah Muhammad Fadhil Kamil Muhammad Firdaus Muhammad Ihsan Muhammad Nabil Muhammad Rizki Akbar, Muhammad Rizki Muhsin Muhsin Munir, Muhammad Misbahul Musdalifah Musdalifah Muti, Syafrial Mutia Mutia, Mutia Nabila, Ahya Nabila, Alya Nadia, Ira Nashir, Muhammad Ajmul Nazira, Nazwa Nazmiatun, Siti Purida Nazwa Aprina Nisa, Hafidzatun Ni’mah, Wahidatun Noor, Maulida Kamaratih Nooraida, Dea Noorhapizah Noorkhalisah, Noorkhalisah Noraisyah, Noraisyah Norhayati Norhayati, Norhayati Novaliana, Salsabilla Novianti, Witha Nugroho, Irmawati Eko Pratiwi Nupita, Rika Nur Hanifa, Elisa Nur Inayah Nur, Siti Hasny Nurhaliza, Resty Nurhanifah, Ilma Nurkhalida, Nurkhalida Nurliani, Putri NURUL HIDAYAH Octavia , Veniy Oktavia, Reza Nur Oktaviana, Nurhaliza Perdana, Muhammad Satria Yuda Pratama, Candra Eka Pratidina, Nadiya Anisa Prishananda, Nindia Zahwa Putera Kamarul Hidayat Putra, M. Aminullah Sriyono Putri, Dela Nesia Putri, Dinda Azahra Putri, Julianor Vatika Putri, Nayna Putri, Rahma Aulia Putri, Tiara Adelya Putri, Wini Amelia Putria, Nazwani Dwi R, Irayanti Rachmayantie, Alfia Nanda Raden Mohamad Herdian Bhakti Radhaina, Jannatul Rahmadani, Amira Puput Rahmadani, Nurul Syafa Rahmadaniyah, Nur Rahmah, Santia Rahmah, Yunita Rahmanita Ginting Raihan, Muhammad Ramadhani, Aulia Azizah Ramadhani, Muhammad Fahrizal Ramadhani, Nazwa Azkia Ramadhani, Octavia Ramadhanie, Annisa Ramadhayanti, Novia Ramadhini, Nurlayalia Ramdhani, Susanty Raudah Raudah Ridhati, Noor Hidayah Rifky, Muhammad Rivada, Feby Suci Firly Amanda Rizki, Muhammad Zaidan Ruhama, Algina Rusda, Arini Sabila, Luqie Safira, Hikmah Safitri, Deta Salma Salma Saputra, M. Diki Sardela, Putri Sari, Ni Putu Devi Puspita Sari, Raihanah Sari, Ruli Merliana Sartika, Yana Saskia, Yola Sa’adah, Miftahus Sa’diah, Halimatus Sella Maulida Seman, Ahmad Sembiring, Ibrena Nalsal Angelika Sepriyani, Ika Septiawati, Ririn Setiadi, Metta Caroline Sevilla, Riska As Shafitri, Pirda Rizki Sin, Ishak Sinulingga, Am Sinulingga, Amelia Theresia Siregar, Rima Nur Azizah Siti Aminah Siti Fatimah Siti Jamilah Siti Mutmainah Siti Zahra Sitti Rachmawati Yahya Siyono Siyono Sri Mulyani Suci Afrida Sugiarto, Ajeng Rahma Suriansyah, Wildiana Rifqa Surianyah, Ahmad Suryani, Susantika Syafira, Nida Syaifuddin, Agus Rifani Syaifudin, Agus Rifani Syarifudin, Ahmad Syawaluna, Dea Annisa Syifa, Novanda Fara syifa, Nur Tajidin, Muhammad Taufik Arrahman Tri Ayu Saptaning Putri Tri Ayu Saptaning Putri Ulya, Mery Arrizqa Ummi, Laila Nur Utami, Cici Syifa Utami, Rizki Tria vchananda, Syalsyabila alisyia Wati, Hersa Aulia Widiawati, Olivia Widodari, Rose Widyatmoko, Suryo Wihandarti, Aura Permata Yanti, Rahma Yogi Prihandoko Yulandra, Rianty Yulianita, Riska Yulianti, Ani Yuniar, Tya Zahran, Zahran Zahratuljannah, Adisty Zahroh, Fatimah Az Zain Ahmad Fauzi Zubaidah, Syifa Layli Zulkipli Zulkipli ‘Azizah, Nisma Aulia