p-Index From 2021 - 2026
6.723
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Humaniora Majalah Kedokteran Bandung Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Paramita: Historical Studies Journal Language Circle : Journal of Language and Literature Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Althea Medical Journal Majalah Geografi Indonesia Medical Journal of Indonesia Jurnal Kedokteran Indonesia Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Mozaik Humaniora Jurnal NERS Biomedika Jurnal Sejarah Citra Lekha Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik The Indonesian Biomedical Journal JURNAL ILMU BUDAYA Jurnal Sistem Kesehatan Jurnal Gizi dan Kesehatan Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Health Notions Journal of Medicine and Health Qanun Medika - Medical Journal Faculty of Medicine Muhammadiyah Surabaya Jurnal Bina Praja Jurnal SOLMA Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities Jurnal Keperawatan Muhammadiyah IHiS (Indonesian Historical Studies) Indonesian Journal of Medicine Journal of Maternal and Child Health English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Patrawidya: Seri Penerbitan Penelitian Sejarah dan Budaya Rainbow : Journal of Literature, Linguistics and Cultural Studies YARSI Medical Journal JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Jurnal Ners JOSSAE (Journal of Sport Science and Education) Jurnal Riset Akuntansi dan Manajemen Malahayati (JRAMM) JOURNAL OF COMMUNITY MEDICINE AND PUBLIC HEALTH RESEARCH CURRENT INTERNAL MEDICINE RESEARCH AND PRACTICE SURABAYA JOURNAL Varia Humanika MAHESA : Malahayati Health Student Journal Narra J Jurnal Telkommil Education and Social Sciences Review Journal of Education Research Indonesian Andrology and Biomedical Journal Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology and Digestive Endoscopy Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Physical Therapy Journal of Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Journal of Communication and Public Relations (JCPR) Language Circle : Journal of Language and Literature Midwifery Journal Folia Medica Indonesiana
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH RADIOTERAPI EKSTERNAL TERHADAP FUNGSI SEL RAMBUT LUAR KOKLEA PENDERITA KARSINOMA NASOFARING Nurmasari, Shinta; Samiadi, Dindy; Purwanto, Bambang
Majalah Kedokteran Bandung Vol 42, No 2
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.213 KB)

Abstract

Pilihan utama pengobatan karsinoma nasofaring adalah radioterapi. Pemberian radioterapi dosis tinggi menimbulkan kerusakan struktur jaringan, salah satunya adalah gangguan pendengaran. Gangguan di koklea timbul akibat kerusakan struktur sel rambut akibat degenerasi stria vaskularis, atrofi spiral ligamen, dan membran basilaris. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui fungsi sel rambut luar koklea akibat radioterapi penderita karsinoma nasofaring. Tipe penelitian adalah studi analitik observasional dan dilakukan di Bagian IK.THT-KL/RS. Hasan Sadikin Bandung mulai Maret sampai September 2007. Dilakukan pemeriksaan audiometri, timpanometri, dan emisi otoakustik (otoacoustic emission)/OAE sebelum radioterapi, serta pemeriksaan timpanometri serta OAE saat radioterapi dan satu bulan pascaradioterapi. Untuk menguji pengaruh radioterapi eksternal digunakan uji McNemar dan uji Z. Diperoleh 42 telinga dari 27 subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi. Didapat 18 lakilaki dan 9 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan insidens gangguan fungsi sel rambut luar koklea sebesar 9,6% pada dosis 2.000 cGy, 61,5% pada 4.000 cGy, 81,1% pada 6.600 cGy, dan 82,8% satu bulan pascaradiasi. Hubungan gangguan fungsi sel rambut luar koklea memberikan nilai sangat bermakna pada dosis 4.000 cGy sampai 6.600 cGy (p<0,001). Kesimpulan penelitian radioterapi eksternal penderita karsinoma nasofaring menyebabkan gangguan fungsi sel rambut luar koklea.Effect of External Radiotherapy to Cochlear Outer Hair Cells Function on Nasopharyngeal Carcinoma PatientsRadiotherapy is the main treatment of nasopharyngeal carcinoma. Exposure to high dose radiotherapy can cause damage to the surrounding tissue structure and hearing loss is one of it. Depraved cochlea is occur due to damaged outer hair cells (OHC) because of degeneration of striae vascularis, spiral ligament, and bacillar membrane atrophy. The purpose of this study was to understand the OHC's function due to radiotherapy in nasopharyngeal carcinoma patients. The type of study was observational analytic study with prospective design to determine the influence of radiotherapy to the function of OHC in the department of ENT-HNS Hasan Sadikin General Hospital Bandung and performed from March to September 2007. Pure tone audiometry examination, tympanometry, and otoacoustic emission (OAE) was performed before radiotherapy. Tympanometry and OAE was measured when radiotherapy performed and one month after radiotherapy. McNemar and Z test was performed to calculate the effects of radiotherapy to OHC. In this study 42 ears from 27 subjects that meet the inclusion criteria 18 men and 9 women. The result of this study showed that the prevalence of damaged OHC were 9.6% at 2,000 cGy, 61.5% at 4,000 cGy,81.1% at 6,600 cGy, and 82.8% after one month of radiotherapy. Damaged OHC's function was significance at dose radiation exposure from 4,000 to 6,600 cGy (p<0.001). The conclusion of this study is radiotherapy can alter OHC's function in patients with nasopharyngeal carcinoma.DOI: http://dx.doi.org/10.15395/mkb.v42n2.12 
Strategies Used to Translate Idiomatic Expressions in 'A Walk to Remember' into Indonesian and The Resulted Equivalence Angguntur, Wayan; Hartono, Rudi; Purwanto, Bambang
Rainbow : Journal of Literature, Linguistics and Culture Studies Vol 9 No 1 (2020): Rainbow: Journal of Literature, Linguistics and Culture Studies
Publisher : English Department, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.938 KB) | DOI: 10.15294/rainbow.v9i1.37922

Abstract

This study is conducted to analyze the translation strategies used to translate the idiomatic expressions in the novel “A Walk to Remember” into Indonesian, to analyze the degree of equivalence of the Indonesian translation, and to find out the relation between the strategy used and the degree of equivalence. The translation strategies used in this study are proposed by Baker while the degrees of equivalence are analyzed by using Bell’s theory. This research belongs to descriptive research using qualitative method to describe the objectives of this study. The data are analyzed by comparing the idioms in the English version to the Indonesian translation. After the data are identified, they are examined to find out the relation between the strategies used and the degree of equivalence. The findings of the analysis are: (1) four strategies were used to translate idioms in the novel A Walk to Remember into Indonesian, (2) in terms of degree of equivalence, it was found that most of the data were identified into fully equivalent translation, (3) in the relation between translation strategies used and the degree of equivalence, it was revealed that the translation strategies used mostly produce fully equivalent with complete meaning. Keywords: a walk to remember, degree of meaning equivalance, idioms translation strategies
Pengaruh Pemakaian Pipa Nasogastrik pada Kejadian Otitis Media Efusi Kamaludin, Deden; Boesoirie, Thaufiq S.; Soeseno, Bogi; Purwanto, Bambang
Majalah Kedokteran Bandung Vol 43, No 1
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Otitis media merupakan peradangan lapisan mukoperiosteum di telinga tengah tanpa melihat penyebab atau patogenesisnya. Angka kejadiannya bervariasi, di Bandung dan sekitarnya mencapai 6,9%. Penyebab otitis media karena terganggunya fungsi tuba eustakius dapat ditimbulkan oleh pemakaian pipa nasogastrik (PNG). Dilakukan penelitian analisis observasional untuk melihat pengaruh PNG pada kejadian otitis media efusi pada penderita rawat inap di Departemen Ilmu Kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorok-Bedah Kepala dan Leher Rumah Sakit Hasan Sadikin. Sebanyak 34 orang subjek didapatkan dalam periode Januari 2007 yang memenuhi kriteria inklusi diikutsertakan dalam penelitian. Pada 34 subjek dilakukan pemeriksaan fisik THT dan timpanometri sebelum dan selama pemasangan PNG. Pemeriksaan timpanometri diulang tiap 24 jam sampai PNG dilepas. Timpanogram dibaca dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Friedman untuk membandingkan nilai tengah tekanan dan compliance antara sebelum dan sesudah pemasangan PNG. Uji Spearman correlation untuk mengetahui hubungan tekanan dengan compliance di telinga tengah. Besarnya kejadian ganguan otitis media efusi diuji dengan uji binomial. Terjadi penurunan puncak tekanan dan compliance di telinga tengah sampai hari ke-3 (p=0,197), sedangkan pada hari ke-4–ke-7 terjadi peningkatan kembali. Simpulan, penggunaan PNG tidak berpengaruh pada tingkat otitis media efusi, tetapi pada penurunan puncak tekanan (daPa) dan compliance (mmho) telinga tengah. [MKB. 2011;43(1):42–8].Kata kunci: Compliance, otitis media, pipa nasogastrik, tekanan, telinga tengah, tuba eustakiusThe Effect of Using Nasogastric Tube on Incidence of Otitis Media with Effusion Otitis media is an inflammation of the middle ear mucoperiosteal without reference to its cause or pathogenesis. The incidence rate in Bandung area was 6.9%. Otitis media caused by Eustachian tube dysfunction might be induced by the use of nasogastric tube (NGT). An observational analytic was conducted to know the effect of NGT on incidence rate of otitis media with effusion in hospitalized patients at Department of Otolaryngology-Head and Neck Surgery, Dr. Hasan Sadikin Hospital. There were 34 subjects in January 2007 were included in this study. Before NGT insertion all subjects had physical examination and tympanometry. Every 24 hours tympanometry was performed till exertion the NGT. Tympanogram was collected and analysed statistically by Friedman test to compared median value of pressure before and after NGT insertion, and that of compliance. Spearman correlation test to identify correlation between peak pressure and compliance in the middle ear, and binomial to test hypotesis. There was decreasing pressure and compliance in middle ear until day 3 (p=0.197) and increased on day -4 and -7. In conclusion, the incidence rate of otitis media with effusion is not affected by using of NGT. The using of NGT is associated with reduced peak middle ear pressure (daPa) and peak compliance (mmho). [MKB. 2011;43(1):42–8].Key words: Compliance, eustachian tube, middle ear, pressure, nasogastric tube, otitis media DOI: http://dx.doi.org/10.15395/mkb.v43n1.43
Eosinofil Kerokan Mukosa Hidung Sebagai Diagnostik Rinitis Alergi Sudiro, Melati; Madiadipoera, Teti HS; Purwanto, Bambang
Majalah Kedokteran Bandung Vol 42, No 1
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rinitis alergi merupakan gangguan fungsi hidung, terjadi setelah pajanan alergen melalui inflamasi mukosa hidung yang diperantarai IgE. Walaupun rinitis alergi bukan penyakit yang berat, penyakit ini dapat menurunkan kualitas hidup penderita. Allergic Rhinitis and Its Impact on Asthma (ARIA-WHO) menganjurkan tes kulit tusuk (TKT) sebagai pemeriksaan penunjang diagnostik, tetapi tidak semua sarana kesehatan memiliki fasilitas tersebut, oleh karena itu perlu dipilih pemeriksaan alternatif yang sesuai atau setara yaitu eosinofil kerokan mukosa hidung. Suatu uji diagnostik dilakukan pada 50 subjek tersangka rinitis alergi periode Februari-April 2005 di poliklinik alergi Bagian THT-KL FKUP–RSHS. Sebanyak 78% penderita menunjukkan TKT positif, 76% terdapat eosinofil pada mukosa hidung, 64% positif terhadap kedua pemeriksaan. Uji statistik menunjukkan hubungan bermakna antara TKT positif dan eosinofil positif (X2= 3,559; p = 0,03), sensitivitas eosinofil kerokan mukosa hidung 82,1% (95%CI: 82,02-82,18), spesifisitas 64,3% (95% CI: 63,52-65,08), dan akurasi 74% (95% CI: 73,94–74,06). Penelitian ini menunjukkan pemeriksaan eosinofil kerokan mukosa hidung dapat digunakan sebagai pengganti tes kulit tusuk pada sarana kesehatan yang tidak mempunyai fasilitas tersebut. [MKB. 2010;42(1):6-11].Nasal Scrapping Eosinophil As a Diagnostic Test for Allergic RhinitisAllergic rhinitis is clinically defined as a symptomatic disorder of the nose induced by IgE mediated inflammation. Allergic Rhinitis and Its Impact on Asthma (ARIA-WHO) recommended the use of skin prick test (SPT) as a diagnostic test, but the facility to acquire this method is not always available at some of the health centres, therefore alternative diagnostic test should be performed such as nasal smear eosinophil count. The aim of this study was to assess the usefulness of nasal smear eosinophilia compared with SPT for the diagnosis of allergic rhinitis. A diagnostic study using the cross sectional design, conducted in Department of ORL-HNS at FKUP-RSHS (February-April 2005). Fifty patients with a clinical history suggestive of nasal allergy were studied. A positive SPTwas demonstrated in 78% of the study population, 76% of the patients demonstrated positive eosinophil count. There was 64% correlation between positive SPT and nasal eosinophil and it was statistically significant (X2= 3.559;p=0.03). The sensitivity of nasal smear eosinophilia count was 82.1% (95% CI 82.02-82.18), specificity 64.3% (95%CI 63.52-65.08), and accuracy 74% (95% CI 73.94-74.06). The eosinophil count of nasal scrapping can be used as the replacement of the SPT at the health centre which do not have the SPT facility. DOI: http://dx.doi.org/10.15395/mkb.v42n1.2
Fun English Board Games dan Flash Cards untuk Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris bagi Siswa-siswa SDIT Mutiara Hati Kota Semarang Hartono, Rudi; Purwanto, Bambang; Priatmojo, Arif Suryo
Varia Humanika Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SDIT Mutiara Hati Kota Semarang adalah meningkatkan keterampilan guru dalam mengajar Bahasa Inggris pada intrakurikuler maupun ekstrakulikuler. SDIT membutuhkan inovasi dalam metode pembelajaran di kelas dengan mengembangkan program Fun English for Kids yaitu mengenalkan Fun English Board Games dan Flash Cards. Kegiatan ini menjadi sarana dan solusi terbaik untuk membantu memecahkan masalah pengajaran Bahasa Inggris yang masih tradisional. Selama ini pengajaran Bahasa Inggris di Sekolah hanya menggunakan buku pegangan atau buku teks Bahasa Inggris, sehingga kegiatan belajar mengajar Bahasa Inggris tampak statis bagi para guru dan tidak menarik bagi para siswa untuk mengikutinya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dalam beberapa tahap: 1) melakukan analisis kebutuhan, 2) menyiapkan kegiatan program, 3) merancang media pembelajaran Bahasa inggris yang menyenangkan untuk anak-anak, 4) melakukan kegiatan layanan, dan 5) mengevaluasi kegiatan layanan. Media pembelajaran yang dikembangkan meliputi game boards dan flash cards. Kegiatan ini melibatkan guru kelas, guru ekstrakurikuler Bahasa Inggris, dosen Bahasa Inggris, dan mahasiswa jurusan Bahasa Inggris. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat mampu meningkatkan kemampuan dan penguasaan kosakata Bahasa inggris siswa secara signifikan.
Analisis gangguan menstruasi pada atlet putri selama pelatihan yang intensif Sugiharto, Sugiharto; Nugroho, Ardi Setyo; Purwanto, Bambang; Herawati, Lilik
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 6 No 3 (2020): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1572.471 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v6i3.14859

Abstract

Pelatihan yang berat dan melelahkan yang dilakukan oleh atlet, tentunya memiliki dampak negatif pada kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis gangguan menstruasi pada atlet putri selama pelatihan yang intensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik observasional dengan metode survey test. Populasi penelitian ini adalah 15 atlet putri pada tim softball Jawa Tengah yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah total sampling. Teknik analisis data menggunakan deskriptif presentase. Data yang berhasil dikumpulkan yaitu: karakteristik responden, siklus menstruasi, dan ovulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden penelitian ini memiliki usia rerata 20,46 ± 2,09, rerata tinggi badan 159,6 ± 5,13, rerata berat badan 58,13 ± 8,12, rerata IMT 22,95 ± 2,34, dan rerata skor GPAQ 11363 ± 1621,03. Hasil pemeriksaan ouvutest menunjukkan 47% dari responden penelitian mengalami ovulasi, sedangkan 53% dari responden penelitian mengalami anovulasi. Kesimpulan penelitian ini hampir keseluruhan responden memiliki periode menstruasi yang normal, tetapi yang mengejutkan adalah lebih dari setengah dari populasi atlet putri yang mengikuti pelatihan intensif mengalami gangguan menstruasi berupa anovulasi. Maka dari itu perlu dilakukan upaya pemulihan gangguan tersebut untuk mencegah efek negatif seperti penurunan performa fisik. Selain itu, perlu juga dilakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut untuk memastikan tidak terdapat gangguan kesehatan lainnya.
Efek Suplementasi Omega 3 dan Latihan Fisik Terhadap Respon Inflamasi Ayubi, Novadri; Purwanto, Bambang; Rejeki, Purwo Sri
Journal of Sport Science and Education Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v5n2.p116-123

Abstract

The aims of this article is to find out how the effects of omega 3 supplementation and physical exercise on the inflammatory response. The method applied is literature review. The results showed that omega 3 supplementation and regular exercise can reduce the inflammatory response that is not controlled. Inflammation is a protective response caused by injury or tissue damage. After physical activity the body will experienced an increase in inflammatory markers, namely C-Reactive Protein (CRP), Interleukin 1 (IL-1), Interleukin 6 (IL-6), Interleukin 10 (IL-10) and Tumor Necrosis Factor-a (TNF-a). Physical exercise, especially high-intensity eccentric exercises, will cause damage to muscle fibers and delayed muscle pain (DOMS) which results in disruption to muscle strength. Muscle pain is caused by an inflammatory process due to increased levels (TNF-a) in response to muscle damage. Inflammatory response that is not controlled can be controlled by giving omega 3 supplementation. It can be concluded that omega 3 supplementation and regular exercise are proven to reduce the inflammatory response that is not controlled, soto reduce the intensity of pain which support the performance in carrying out the exercise program. 
Produksi Ruang Kekuasaan di Pulau Jawa Abad ke-16-17 dan Dampaknya pada Pertumbuhan Kota Hafid Setiadi; Hadi Sabari Yunus; Bambang Purwanto
Majalah Geografi Indonesia Vol 31, No 2 (2017): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2448.922 KB) | DOI: 10.22146/mgi.26103

Abstract

AbstrakStudi ini membahas keterkaitan antara tradisi kekuasaan, produksi ruang, dan pertumbuhan kota. Tujuan utamanya adalah untuk memahami secara mendalam pola dan proses spasial produksi ruang kekuasaan dan implikasinya pada pertumbuhan kota. Lingkup penelitian mencakup situasi geopolitik di Pulau Jawa selama abad ke-16 hingga ke-17 ketika Kesultanan Mataram memegang dominasi kekuasaan berlandaskan tradisi sawah. Metode analisis yang diterapkan mengacu pada pemikiran hermeneutika yang mengedepankan metode pembacaan teks. Data penelitian berasal dari sumber-sumber sekunder terutama berupa hasil-hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam bentuk artikel, buku, peta maupun makalah seminar.  Hasil analisis memperlihatkan bahwa selama rentang waktu tersebut pola dan proses spasial produksi ruang kekuasaan didominasi oleh netralisasi dan pembentukan wilayah pinggiran sebagai konsekuensi dari absolutisme kekuasaan raja.  Modus produksi ini menyebabkan terjadinya likuidasi politik terhadap kota-kota tertentu yang ditandai oleh perubahan identitas kota, terutama di wilayah pesisir. Abstract This study discusses the relations between the tradition of power, the production of space, and city growth. This study primarily aimed to comprehend the spatial pattern and process of the production of authority space and its implications for city growth. It covers the geopolitical situation in Java during the 16th and 17th centuries when the Mataram Sultanate ran a dominant power based on ricefield tradition. The analysis method applied in this study referred to hermeneutical thinking, which foregrounds a text reading method. The research data was obtained from secondary resources, especially published research in the forms of articles, books, maps, and seminar papers. The analysis results showed that the spatial pattern and process of authority space production within these centuries were dominated by neutralization and the formation of peripheries, i.e., the consequence of the king’s absolute power. This production mode resulted in the political liquidation of certain cities and, thereby, changed the identity of the said cities, especially those located in coastal areas.   
KAUM INTELEKTUAL DALAM POLITIK PERTAMBANGAN Djaja Hendra; Endriatmo Soetarto; Arya H Dharmawan; Bambang Purwanto
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol 11 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi: Volume 11 No. 2 April 2012
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v11i2.6257

Abstract

This research about agrarian social change in Bangka. The method in this study uses structural Gramscian perspective and critical theory approach. The results of research has showed the role of intellectuals in the social change process. Its related to political dynamic in this area. After the new Order Era, the position of the intellectual very importance, especially in moving of mass aspiration. In this context, these change are realted to the role of the intellectual as a social entity forming the state and civil society well that the New Orde era and before the for the political leadership through organic intellectual actor. In the pos New Orde era more emphasizes the intellectual and moral leadership.
COLONIAL POLITICS IN FORMING ETHNIC IDENTITY OF MELAYU MINANGKABAU AND BATAK IN TAPANULI Ida Liana Tanjung; Bambang Purwanto; Nur Aini Setyawati
Humaniora Vol 28, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.822 KB) | DOI: 10.22146/jh.11508

Abstract

The article discusses the forming of ethnic identity among Batak and Malay people in Tapanuli during colonial period. The colonial government that desired to expand its hegemony among these ethnic groups had led them to create policies and boundaries for the groups in Tapanuli. This study uses historical method (heuristic) that begins from sources collection, sources critique,interpretation and explanation. Constructive approach is used to analyze the sources that considers ethnic identity is a result of construction process of a particular group. This article shows that in pre-colonial period it was difficult to determine ethnical boundaries in Tapanuli, particularly the Malay, Minangkabau, and Batak. However, after the Dutch government expanded its expansion to this region, the ethnical boundaries began to form and the differences among them became apparent. Ethnic segregation policy implemented by the Dutch and its support to the Batak ethnic group and the Christian obviously had formed and changed the awareness of ethnic identity among Batak and Malay people. In the early 20th century, the colonial government featured and strengthened the ethnic identity awareness in Batak community.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Subiyanto, AA Abdul Wahid Abdurachman Abdurachman Achmad Munjid Adam James Fenton Adi Prayitno Agung Dinasti Permana Agung Dwi Nurcahyo Agus Kristiyanto Agustina Indri Hapsari Agustinus Agustinus Ahmad Abdullah Ahmad Fikri Akbar, Idzam Kholid Ali Djamhuri Aliyanto, Warjidin Anandani, Esti Tantri Andriati Andriati Angguntur, Wayan Anindita, Rahma Ansyori, Ansyori Arif Akhyat, Arif Arsyad, Mehmek Ali Akza Arya H Dharmawan Assegaf, Aswin Rizal Atik Swandari, Atik Atika Atika Atmoko, Warigit Dri Ayu Kusuma Dewi Ayubi, Novadri Azhari Muslim Baehaqi Bambang Wirjatmadi Bogi Soeseno Brian Wasita Budi Susetyo Pikir Budianto, Pepi Budiningsih, Fatichati Budiyanti Wiboworini Damayanti Tinduh Damsir, Damsir Deden Kamaludin Dedi Irwanto Dewi Purwaningsih Dewi, Dinda Luciana Diah Kurnia Mirawati Didik Prasetyo Didik T Subekti Diding Heri Prasetyo Dindy Samiadi Djaja Hendra Djoko Suryo Djoko Suryo DODY KURNIAWAN Dono Indarto Dwi Purwanti Dwi Putra, Kartika Wahyu Dwilda, Euvanggelia Edy Mintarto, Edy Elyana Asnar Eman Sulaiman, Eman Endriatmo Soetarto Endyka Erye Frety Erna Listyaningsih Erwanda, Setrian Eti Poncorini Pamungkasari Fachrudin, Irfan Farabi Fakih Faruk Fatma Hetami Febrina, Irma Ferizal Masra Giani, Maia Thalia Gusliana, Ali Hadi Sabari Yunus Hambarsari, Yetty Hamidi, Baarid Luqman Handini, Haspita Rizki Syurya Hari Setijono, Hari Hariyanto, Budhi Hariyanto, Olivia Ramadhanty HARJANTO HARJANTO Hartono Hartono Hendy Hendarto HERAWATI, LILIK herdianty kusuma, herdianty Heri Dwi Santoso, Heri Dwi Herinanto, Dwi Herlina, Intan Hutabarat, Ervina Arta Jayanti I Gde Raka Widiana Ida Liana Tanjung Ida Nurwati Iing Lukman Indriani, Wiewiek Irwadi, Irfiansyah Isa Mahfudi Issy Yuliasri Istikomah, I I’tishom, Reny Jatmiko Susilo Jayawarsa, A.A. Ketut Jongky Hendro Prajitno Karbito Karbito, Karbito Ketut Suega Kumara, Kusuma Arum Diana Kusnanto Kusnanto Kusumawati, Made Dian La Ode Rabani Laqif, Abdurrahman Larasati, Amilia Putri Lina Lasminingrum Linda Barus Mangesti, Rini Dwi Maria Johana Ari Widayanti Maryono, Sumardi Maryono, Suradi Ma’sumah, Fithriyatul Melati Sudiro Mentari Merryana Adriani Mesah, Winny Misbakhul Munir Miswan Gumanti Muchsin Doewes Muhammad Rifqi Muhammad Zainal Arifin, Muhammad Zainal Muhammad Zaki Pahrul Hadi Muhammad, Faizal Muhammad, Muaz Muhimatul Ifadah Mutiah Amini Nanda Fadhilah Witris Salamy Ni Wayan Winarti Novita Damayanti Nugroho, Ardi Setyo Nuha, Putri Ulin Nur Aini Setiawati Nur Aini Setyawati Nur Inayah Nur Shani Meida Nur, Nahdia Nurinasari, Hafi Olivia Cindowarni Padhil Hudaya Pamungkasari, Eti P. Pandu Putra Harsarapama, Pandu Putra Pangesti, Devia Regita Paramasari Dirgahayu pasa, chusairil Paulus Kusnanto Paulus Liben, Paulus Poernomo, Gigih Rahmadanu Poncorini, Eti Prabaningtyas, Hanindia Riani Pradana, E Pramesti, MPBD Pranadyan, Rizki Pratama, Yuan Guruh Pratiwi, Wahyu Nur Prayuda, Prayuda Priaminda, M Dodi F Priatmojo, Arif Suryo Pryla Rochmahwati Pudji Lestari Purnama, Siswanta Jaka Purwani, Deni Purwoto, Septyaningrum Putri Putranto, Wachid Putri, Arum Cahyaning Rachmat Setiawibawa Rachmawati, Anindita Rachmi Fauziah Rahayu Raden Mohammad Budiarto Rahmi Syarifatun Abidah, Rahmi Syarifatun Ratih Tri Kusuma Dewi, Ratih Tri Kusuma Rejeki, Purwo Sri Reviono Reviono Rezano, Andri RINA YUDIWATI BM, RINA Ristinawati, Ira Risya Cilmiaty, Risya Rivan Danuaji Rohaeni, Rohaeni Rosida, Silvi Dina Rosita, Hanna Eka Rosyidi, Mohamad Ikhwan Rudi Hartono Ruliyandari, Rochana S, Gadis Meinar S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sa'adi, Ashon Sajidan Salimah, Kun Sally Mahdiani Sandhi Cahyani, Maria Benedictin Saputro, Yosia Puri Sari, Gadis Meinar Seful Bahri Senyum Indrakila Septian, Muhammad Raditia Setiabudi, Narendra Arya Setiadi, Hafid Setyawan, Ravinda Dharma Shinta Nurmasari Siahaan, Paulus Parholong Siam, Rambu Nurul Simanjuntak, Nela Soetrisno Soetrisno Soetrisno Soewondo, Widiastuti Sri Margana Sugiarto S Sukiman, Djoko Sulistiawati Sulistiawati SUROTO Susanto, Agung Susanto, Tri Hardi Suseno, Aryo Susiana, Okta Margarita Syafardan, R.M. Doni Syetiawinanda, Amriansyah Tedjo, Raden Andi Ario Tejomukti, Teddy Teti HS Madiadipoera Thaufiq S. Boesoirie Tonang Dwi Ardiyanto, Tonang Dwi Uji Nugroho Winardi Utami, Bernadhita Herindri Samodera Utami, Tri Setyo Vitri Widyaningsih Wahyuni, Ardianti Wasngadiredja, Pupu Fujriani Wibi, Bagas Ardytyan Wibowo, Diki Prayugo Widjiati Widjiati, Widjiati Wildan Sena Utama Woro Setia Ningtyas Wulandari, Eka T. Wuryanti, Lestari YANTO YANTO Yenny Kandarini Yoda, Vincensius Arga Yuliawati, Tri Hartini Yuniarto, Haryono Yussy Afriani Dewi Zaidah, Lailatuz