p-Index From 2021 - 2026
25.511
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Wahana Didaktika Jurnal Ilmiah Hukum LEGALITY Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Buletin Ilmiah Marina : Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Journal of Humanities and Social Studies Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) AS-SIYASAH: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Journal of Political Issues Jurnal Darma Agung Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah Journal of Social Science Jurnal Inovasi Penelitian Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Economics and Business UBS Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Maritim Indonesia (Indonesian Maritime Journal) International Journal of Social Science Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Jurnal Penelitian Inovatif Human Narratives COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) International Journal of Humanities Education and Social Sciences Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (JEMBA) STRATEGI PERANG SEMESTA Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Jurnal Cakrawala Ilmiah Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Accounting Management Business and International Research Return : Study of Management, Economic and Bussines Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Golden Ratio of Data in Summary Jurnal Sosial dan Sains Protection: Journal Of Land And Environmental Law Jurnal Indonesia Sosial Sains Indonesian Journal of Applied and Industrial Sciences (ESA) Saintek: Jurnal Sains Teknologi dan Profesi Akademi Angkatan Laut Jurnal Review Politik Journal of Social Science Indonesian Journal of Interdisciplinary Research in Science and Technology (MARCOPOLO) Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Keamanan Nasional Journal of Law & Policy Review Indonesian Journal of Banking and Financial Technology (FINTECH) Advances In Social Humanities Research Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Journal of Fisheries & Marine Journal of Social Work and Science Education International Journal of Education, Vocational and Social Science J-CEKI
Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PERTAHANAN DI ERA KEMAJUAN TEKNOLOGI MILITER Susilo Adi Purwantoro; Hikmat Zakky Almubaroq; Rudy Sutanto; Chris Hermawan; Dovian Isjarvin; Nanang Heri Soebakgijo; Adam Mardamsyah; Lukman Yudho Prakoso; Budi Pramono; Ivan Yulivan; Kasih Prihantoro
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 2 No 12: Mei 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v2i12.1568

Abstract

The Man behind the gun, pertahanan negara merupakan bidang yang sangat penting untuk diwujudkan menjadi kuat, namun banyak kendala untuk mencapai tujuan pertahanan yang diinginkan, dari berbagai kendala yang menjadi prioritas adalah dengan menuiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Di tengah arus globalisasi yang demikian besar dan sebagai negara demokrasi, peranan sipil dan militer sama pentingnya dalam mewujudkan SDM yang dapat menghasilkan teknologi pertahanan yang memiliki efek deterrence. Perubahan teknologi pertahanan berkaitan pula dengan revolusi dalam urusan-urusan kemiliteran (Revolution in Military Affairs/RMA) yang terus bergerak maju dan mempengaruhi pula interaksi hubungan internasional. Dengan memperhatikan dinamika politik internasional, RMA dan SDM yang ada saat ini, kerangka konseptual yang digunakan dalam tulisan ini tidak terlepas dari aspek tersebut dengan tetap berpegang teguh pada sejarah dan ideologi negara Pancasila. Hal ini dimaksudkan guna mewujudkan SDM handal tanpa lepas jati dirinya untuk mencapai kepentingan nasional Indonesia. Dalam menghadapi perubahan, peranan pendidikan diperlukan sebagai lembaga yang terus mengikuti perubahan secara aktual dan faktual. Selain itu, penelitian dan pengembangan juga dilakukan oleh lembaga pendidikan dalam mewujudkan SDM yang handal. Demikian pula dalam hal pertahanan, Indonesia telah memiliki Universitas Pertahanan Indonesia yang berkaitan dengan topik-topik pertahanan. Kerja sama dengan lembaga pendidikan lain secara otomatis akan dilakukan melalui masing-masing individu yang telah, sedang dan akan melakukan penelitian terkait dengan pertahanan. Peranan Universitas Pertahanan Indonesia ini akan semakin penting di masa mendatang dengan membangun kerja sama dengan lembaga pendidikan, lembaga penelitian, dan sebagainya yang berada di lingkungan sipil maupun militer
Defend the State as a Method to Prevent the Threat of Irregular Warfare in Indonesia Mirza Eka Junaidi; Deni Dadang AR; Lukman Yudho Prakoso
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.3404

Abstract

Irregular warfare is the most dangerous scenario that occurs in Indonesia, namely terrorism and radicalism. Terrorist crimes are not only disrupting the stability of the country's security but also concerning the stability of the country's defense. If allowed, the community will be restless and very dangerous for the integrity of the nation and state, if it is not immediately prevented it will certainly be able to divide the nation, one of the government's efforts is through the state defense program. , the problem in research is how can State Defense be used as a Prevention Method against the threat of Irregular Warfare in Indonesia? And how is the implementation of the state defense program in the educational environment? The method used is the analytical descriptive method. In this regard, the state defense program is one of the methods of preventing the threat of irregular warfare in Indonesia, thus the conclusion is that the state defense program is a very effective program to be implemented in Indonesia in the era of the Industrial revolution 4.0, and the threat of irregular warfare shows that prevention is through dissemination. The concepts of state defense in which religiosity values are the main thing.
STRATEGI PERTAHANAN LAUT DALAM PENGAMANAN ALUR LAUT KEPULAUAN INDONESIA UNTUK MEWUJUDKAN KEAMANAN MARITIM DAN MEMPERTAHANKAN KEDAULATAN INDONESIA Yudi Listiyono; Lukman Yudho Prakoso; Dohar Sianturi
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.421 KB)

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau. Terletak di garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia sebagai negara kepulauan telah meratifikasi United Nation Convention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS 82) dan sebagai konsekuensinya Indonesia menetapkan tiga jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), yaitu: ALKI-I, ALKI-II dan ALKI-III. Pelaksanaan hak ALKI membuat keamanan maritim di wilayah Indonesia menjadi prioritas bagi negara-negara di dunia karena terganggunya jalur ALKI dapat mengancam perekonomian dunia implementasi ketentuan UNCLOS. Secara geografis Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis di sektor perairan. Indonesia harus dapat mengendalikan dan mengamankan ALKI dengan menghadirkan kekuatan laut di sepanjang ALKI dalam rangka upaya pengamanan ALKI untuk mewujudkan keamanan maritim dan mempertahankan kedaulatan Indonesia. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis strategi pertahanan laut dalam pengamanan alur laut kepulauan Indonesia untukmewujudkan keamanan maritim dan mempertahankan kedaulatan Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni metode dokumentasi. Kebijakan membentuk Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) menjadikan Indonesia sebagai negara “terbuka”. Hingga saat ini, berbagai pelayaran dan penerbangan asing dengan bebas berlalu lalang memotong wilayah Indonesia. Ancaman keamanan pada tiga jalur ALKI menjadi tantangan bagi pemerintah Indonesia dalam menjaga keamanan maritim dan mempertahankan kedaulatan Indonesia.
PENTINGNYA PENANAMAN NILAI-NILAI KEBANGSAAN BAGI MASYARAKAT PESISIR PULAU TERDEPAN SEBAGAI UPAYA KEIKUTSERTAAN WARGA NEGARA DALAM BELA NEGARA Supriyono .; Lukman Yudho P; Dohar Sianturi
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.295 KB)

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki banyak pulau-pulau terluar yang sangat rentan untuk menjadi target oleh negara asing. Posisi pulau-pulau terdepan di wilayah perairan Indonesia memiliki dampak penting dalam aspek pertahanan. Beberapa langkah yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun pulau-pulau terluar yaitu di antaranya melakukan upaya-upaya pembangunan infrastruktur guna mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat diwilayah pulau terluar Indonesia. Namun sebenarnya ada satu hal yang lebih penting, yaitu membangun kesadaran berbangsa bagi masyarakat pesisir di pulau terluar. Penanaman nilai-nilai kebangsaan perlu dilakukan, yaitu sebagai upaya dalam Bela Negara yang merupakan bagian tujuan dari kementerian pertahanan yang dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali di kawasan pulau terluar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya penanaman nilai-nilai kebangsaan bagi masyarakat pesisir pulau terluar sebagai upaya keikutsertaan warga negara dalam bela negara dan apa pengaruh nya bagi masyarakat pesisir pulau terluar. Studi ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka. Hasil studi ini menunjukkan menunjukkan bahwa pendekatan kesejahteraan bagi masyarakat perlu diutamakan sebeleum menanamkan nilai-nilai kebangsaan, dan penanaman nilai-nilai kebangsaan akan memberikan sense of defense dan detterent effect bagi siapapun yang akan mengusik kedaualatan Indonesia.
STRATEGI PERTAHANAN LAUT DALAM MENGHADAPI ANCAMAN KEAMANAN MARITIM DI WILAYAH LAUT INDONESIA Ichsanul Mutaqin Ali; Lukman Yudho P; Dohar Sianturi
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.501 KB)

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang strategi pertahanan laut yang dimiliki oleh Indonesia dalam menghadapi ancaman maritim. Bangsa Indonesia memiliki keunggulan letak yang sangat strategis, namun keunggulan letak geografis dan jalur perdagangan laut strategis tersebut mengundang datangnya beberapa ancaman seperti hadirnya kekuatan militer negara-negara adidaya, munculnya pelaku kejahatan seperti penyelundupan, perdagangan manusia, narkoba dan lain-lain). Untuk itu strategi pertahanan laut yang dapat di terapkan untuk menangkal segala macam bentuk ancaman adalah dengan meningkatkan kemampuan deteksi dini di laut. Salah satunya adalah dengan cara mengoptimalkan dan memanfaatkan peran Pusat Informasi Maritim TNI yang berkolaborasi dengan para stake holder, sehingga seluruh penegak hukum di laut dapat mengetahui secara cepat indikasi akan terjadinya kejahatan. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian tulisan ini menunjukan bahwa banyak hal yang harus dibenahi dalam penerapan strategi pertahanan laut untuk menanggulangi ancaman maritim. Dibutuhkan kerjasama yang lebih intensif dan interaksi yang terintegrasi antar lembaga terkait agar upaya penaggulangan ancaman maritim dapat diminimalisir dengan efektif.
TOTAL WAR IMPLEMENTED IN DEFENCE DIPLOMACY: CASE STUDY OF THE RE-NEGOTIATION OF THE DEFENCE COOPERATION AGREEMENT BETWEEN THE GOVERNMENT OF THE REPUBLIC OF INDONESIA AND THE GOVERNMENT OF THE REPUBLIC OF SINGAPORE (DCA INDONESIA-SINGAPORE) Kurniawan Firmuzi Syarifuddin; Lukman Yudho Prakoso; Joni Widjayanto
Jurnal Pertahanan: Media Informasi ttg Kajian & Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism & Integrity Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : The Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jp.v7i1.1118

Abstract

Total war is not always associated with power seizure using physical means, however, the real meaning is how a country could implement the whole of resources to fight for their national interest. This study is aimed to provide an understanding that total war could be implemented in all areas of activities. The study is conducted with a qualitative descriptive method through a case study approach, library study, interview, and observation in the field. It has been implemented in defense diplomacy accordingly without our awareness. For instance, in the case of the delay in the Indonesia-Singapore Defence Cooperation Agreement (DCA) renegotiation which unites all personnel from different agencies and institutions, as well as all professional fields to come up with the same directions for Indonesia national interest. This study concludes that a total war strategy could be implemented in defense diplomacy to get a maximum result to fight for Indonesia’s national interest.
SEA DEFENSE STRATEGY AND URGENCY OF FORMING MARITIME COMMAND CENTER Lukman Yudho Prakoso; Suhirwan Suhirwan; Kasih Prihantoro
Jurnal Pertahanan: Media Informasi ttg Kajian & Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism & Integrity Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : The Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jp.v6i2.721

Abstract

Adagium Si Vis Pacem Para Bellum, which means who wants peace, prepare for war. Faced with the dynamics of the global and regional strategic environment affecting the defense system that must be prepared by Indonesia. China's aggressive action in the Natuna Sea is one proof that defense in the Indonesian sea is still a serious concern that must be addressed. The aim of this study is to find the best sea defense strategy, to secure the New Capital, especially in the sea area. The study was carried out in the sea area which is the responsibility of the Makassar Navy Base VI. This study uses George Edward III's public policy implementation theory, qualitative descriptive is the method used with the phenomenological approach. The results of this study show that the implementation of the transmission subfactor, communication is only limited to the internal communication of each law enforcement entity, there is no integrated operational-tactical operational nature. The implementation of the communication clarity sub-factor between law enforcement entities is also not yet optimal, due to the limited facilities and other facilities, especially related to the problem of operational-tactical communication equipment. While the implementation of the communication consistency subfactor, the existence of regulations on each entity as the operational basis at sea, makes the bureaucratic procedures ineffective and inefficient. In conclusion, the communication factor between law enforcement entities must be a priority, so that performance can be optimally effective and efficient, integrated hardware, software, and brainware must be built. An entity that can act as the main controller that can coordinate all entities related to law enforcement at sea, and see the results of research related to the entity that has the greatest potential as a controller of sea security in the Makassar region, the researchers recommend the Navy as the Command Center.
STRATEGI PERANG SEMESTA MELALUI OPTIMALISASI NILAI-NILAI PANCASILA MENGHADAPI RADIKALISME PEGAWAI NEGERI SIPIL tjandra ariwibowo; Lukman Yudho Prakoso; Helda Risman
Strategi Perang Semesta Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Strategi Perang Semesta
Publisher : Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.272 KB)

Abstract

The current dynamics of war development which tend to be asymmetric warfare, compel all strategic thinkers to face it. One of the asymmetric patterns of warfare after the second world war was religious radicalism. In previous periods, religious radicalism was promoted by groups from other countries to impose their interests through violent terror. To perpetuate its actions, this group popularizes its radical flow patterns throughout the world and all levels of society, including in the Republic of Indonesia. Many of its characteristics have been recognized by the government, which immediately conducts an evaluation to deal with them. The author observes this by examining Civilian Servants who are starting to be affected and the relationship patterns of their war strategies through optimizing Pancasila values in their training. The goal is that people understand the war that is happening and how to deal with radicalism through the inculcation of Pancasila values in training. The research method uses library research by studying various literature (books, references, previous research), information, data, and various documents. The end result has been implemented a universal war strategy through the formulation of Pancasila values in the basic training curriculum structure for Civilian Servant Candidates.
STRATEGI PERANG SEMESTA MELALUI IMPLEMENTASI SILA PANCASILA PERSATUAN INDONESIA GUNA MENCEGAH PAHAM RADIKALISME DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Tonny Sumarno; Lukman Yudho Prakoso
Strategi Perang Semesta Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Strategi Perang Semesta
Publisher : Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.937 KB)

Abstract

Yogyakarta Special Region is one of the historical provinces in Indonesia. Since the Indonesian nation fought for independence until the struggle to defend independence, Yogyakarta and its people have provided the best work for the Indonesian people. The high culture which is the legacy of the ancestors is well preserved. The Special Region of Yogyakarta is also known for its polite attitude towards anyone who comes. As a student city, Yogyakarta has produced many leaders. So that it becomes a special attraction for young people in Indonesia and abroad to study in Yogyakarta, this makes the city of Yogyakarta a "Center of Gravity" of science and culture. The demonstration of Papuan students as a form of solidarity due to the news of racism surrounding Papuan students in Surabaya is one indicator of the emergence of the seeds of disintegration of the nation's children, which the Yogyakarta Special Region Government must immediately address. The purpose of this research is to analyze how the Universal War Strategy through the implementation of the Principles of Pancasila of Indonesian Unity can be applied in preventing the spread of radicalism in Yogyakarta, which threatens the disintegration of the nation's children, and how to re-instill the noble values of Pancasila, especially the precepts of the Indonesian Unity, for the students who are studying in Yogyakarta. The method used in this research is to use a qualitative descriptive analysis method with data sources from secondary data which are strengthened by several theories. From the results of research and data processing, it is found that there is a significant influence, the spread of radicalism against disintegration, so it can be concluded that the implementation of the Universal War Strategy through the implementation of the Principles of Pancasila of the Indonesian Unity can be applied through the "Defend the State" and "Re-ground Pancasila" program, in order to prevent and counteract the spread of radicalism in the Special Region of Yogyakarta.
PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA PADA STRATEGI PERANG SEMESTA INDONESIA Imam Imam Taufik; Lukman Yudho Prakorso; Helda Risman
Strategi Perang Semesta Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Strategi Perang Semesta
Publisher : Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.749 KB)

Abstract

According to the Constitution Act of 1945, the country's defense Indonesia adopts a people's defense, so that his war strategy in the face of threats to use universal war strategy. In the history of the struggle to seize and defend Indonesian independence, all Indonesian people fought together with the army. Where in this struggle, the values of Pancasila have been applied by all Indonesian people. These values are the values of divinity, humanity, unity, mutual cooperation, leadership, and social justice. These values are part of the Pancasila adopted by the Indonesian nation as the basis for the Indonesian state as contained in the preamble to the 1945 Constitution. wisdom of wisdom in deliberation/representation as well as social justice for all Indonesian people. In the struggle to expel the invaders, the heroes have never abandoned divine values as exemplified by Prince Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Teuku Umar, and others with their jihad spirit. This was also demonstrated by heroes from non-Muslims such as Patimura, Sisingamangaraja XII, and in the war to defend independence there was I Gusti Ngurah Rai with the puputan margarine war in Bali. Not only that, but other Pancasila values are also applied in the universal war waged by the nation's heroes, especially the values of unity, mutual cooperation, leadership, and justice. Therefore, in implementing Indonesia's universal war strategy, the values of Pancasila must always be instilled in all components of the Indonesian nation.
Co-Authors - Afrizal A. Daniela, Nurfaizah A.R, Deni Dadang Abdul Jabarsyah Adang Supriyadi, Asep Adi Kusumaningrum Aditya Rahman Aditya, Rahman Adriyanto, Agus Afrizal Afrizal Agape Zacharia RD Agus Adriyanto Agus Indarjo Agus Indarjo Agus Indarjo Agus Winarna Agustin, Mayang Ahmad Ahmad Ahmad G. Dohamid Al-Mujaddid, Toriq Furqon Alam, Jundan Restu Albubaroq, Hikmat Zakky Alifa Semendawai, Farras Aliyah, Yurizki Alman, Fariel Zulfikar Alman, Gabriel Choirul Alriandi, Aldy Surya Ambariyanto Ambariyanto Ananda Meci Hadyanti Anantha Andhikatama Dalimunthe Andreas Navalino, R Djoko Andri Amijaya Kusumah Andriyanto, Agus Anis Nur Laily Anis Nur Laily Anis Nur Laily Ansori Ansori Anton Iman Santosa Apriani, Evi Ari Dwiyono Arief Rachman Arief Rachman Aries Sudiarso Arifuddin Uksan Arum, Dyah sekar Asih Yulianto, Bayu Asmara, Johar Aulia Zafirawan, Rayhan Ayu Pertiwi Aziz Ali Haerulloh Aziz Haerulloh Bahari, Samsul Bangun, Ernalem Bayanah, Nuzilatul Bayu Dwi Welasasih Bermana, Seftiandra Budi Budi BUDI PRAMONO Budi Pramono Budi Pramono Budiyanti, Fatwa Buhroni, Akhmad Firmansyah Cahyati, Neneng Cahyo Wibowo Chaerunnisa Kuswaya, Nabilla Chalizt, Ismaya Kenza Chalizta, Ismaya Kenza Chika Lintang Chika Lintang Chris Hermawan Cosmas Manukallo Danga Cosmas Manukalo Danga Danga, Cosmas Manukallo Daniela, Nurfaizah Azhari Dede Suhendrawan Demo Putra Demo Putra Deni Dadang Deni Dadang Deni Dadang AR Deni Yulyadi Desyandri Desyandri Devis Lebo Dhiana Puspitawati Dijastuti, Kustianing Sekar Dikki Kurniawan Dikry Rizanny Nurdiansyah Dina Inda Rosyida, Esa Dipua, Angkasa Distincta, Haflah Leste Djamarel Djamarel Dohar Siantur Dohar Siantur Dolli Hutabarat, Harri Donny Yoesgiantoro Dovian Isjarvin Dwiyono, Ari Dyah Sekar Arum Edy Sulistyadi Endra Kusuma Ernes Ernes Ernes Fahrizal Amir Fajar Gunawan Afandi Faradilla, Auriga Putri Fatwa Budiyanti Feny Avisha Feny Avisha Feny Avisha Feny Avisha Fibri Karpiananto Fibri Karpiananto Gabriel Choirul Alman Gabriel Choirul Alman Gazali Salim Gibran, Muhammad Nur GS , Achmad Daengs Guntur Eko Saputro Habibie, Sri Yaumil Hadinata, Tri Haetami, Haetami Hafidz Kuncoro Hafidz Kuncoro Jati Hafidz Kuncoro Jati Hafidz Kuncoro Jati Halkis, Muhammad. Hariyadi Hariyadi Hendriyanto , Nur Heri Abriyadi Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Hermanto Hermanto Hermanto, Djamarel Heru Prasetyo Hilmansyah, Ceppi Hutagalung, Josua I Nyoman Parwata I Wayan Midhio I Wayan Mudhio Ichsanul Mutaqin Ali Ikhwan Syahtaria Ikhwan Syahtaria Ikhwan Syahtaria Ikhwan Syahtaria Ilyansyah, Muh. Ilyansyah, Muhammad Imam Imam Taufik Inayah, Atikah Inez Koerniawati Inshan Padillah Irwan Shobirin Irwanto, Bambang Ismaya Kenza Chalizta Isnaeniah, Risma Wati Ivan Yulivan James Julian Joni Sulistiawan Jonni Mahhroza Julian Ransangan Julian Ransangan Juliana Juliana Juliana Juliana Juni Risma Saragih, Herlina Junindra Duha Jurianto, Moch. KAMARULAH, Rizki Pratama Kamistan Hadirin Kasih Prihantoro Ketut Budiantara Khairul Rizqiah Khotimah Nur Krisna Surya Narindra Kristijarso, Kristijarso Kun Retno Handayani Kurniadi, Anwar Kurniawan Firmuzi Syarifuddin Kurniawan Firmuzi Syarifuddin Kusuma Sumedi, Arvie Prima La Ode M. Hasyim Latief, Mohammad Nurdin Al Legowo, Endro Lestari , Amin Lestari, Amin Lukman Kharish M. asa’ari Yusuf M. Asa’ari Yusuf M. asa’ari Yusuf Yusuf M. Ikmal Setiadi Mahroza, Jonni Mahroza, Jonni Mahroza Mahroza, Jonny Maidasari, Tika Manukallo Danga, Cosmas Mardamsyah, Adam Marsetio Marsetio Mas Ayu Elita Hafizah Meiryani Meli Ruslinar Meroja, Isrofa Midhio, I Wayan Mirza Eka Junaidi Muh. Ilyansyah Muhamad Faisal, Muhamad Muhamad Noor Gibran Muhamad Noor Gibran Muhamad Samingan Muhamad, Faisal Muhammad Fajar Alvian Muhammad Fikri Abdillah Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Halkis Muhammad Ihsan Muhammad Ikmal Setiadi Muhammad Ikmal Setiadi Muhammad Iwan Kusumah Mujaddid, Toriq Furqon Al Mujiyanto Mujiyanto Mujiyanto Mujiyanto Muliahadi Tumanggor Mulya, Hikmatul Fajri Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Munawir Masly Pandoe, Ridha Mursidi Mursidi Murtiana, Sri Musayyab, Said Mussayyab, Said Mutiara Annissa Oktapiani Nanang Heri Soebakgijo Nanto Nurhuda Narahara, Sean Novitasari, Destin Novitasari, Yussie Novky Asmoro Nuddin Harahab Nugraeni, Christine Dyta Nur Khotimah Nur Khotimah Nurbantoro, Endro Nurwijayanti Oktasari, Erita Oktavia, Ola Oktaviandra, Yosyea Ola Oktavia Ola Oktavia Padillah, Inshan Panji Suwarno Pasaribu, Charles Pasaribu, Nico Daniel Permana Ari Soejarwo Permana Ari Soejarwo Permana Ari Soejarwo Perwita, Anak Agung Banju Pradana, Dimas Gading Arya Prayogi Aprilianto Prayogi Aprilianto Prihantoro, Kasih Prihantoro, Mitro Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Puja Sari Putri Puja Sari Putri Pujo Widodo Pujo Widodo, Pujo Pulungan, Ahmad Ari Syahputra Purwantoro, Susilo Adi Puspita, Della Ade Putra, I Nengah Putri HS Rheviany Putri, Cintya Yelena R Djoko Andreas Navalino Rachmat Setiawibawa Rahmadani, Dinda Raka Gusfi Raka Gusfi Rantau Isnur Eka Ras, Abdul Rivai Ratih Rachma Kurnia Ratih Rachma Kurnia Ratu Syra Quirinno Reghina Rizqy Reghina Rizqy Syifaranie Reghina Rizqy Syifaranie Resmanto Widodo Putro Rheviani HK Putri Rheviany HS Putri Ria Anggun Arian Ria Anggun Ariani Ria Anggun Ariani Ria Anggun Ariani Rianto M.Si.Par Rianto Rianto Rianto Rianto Riky Rizky Ririn Widyastuti Wulaningsih Ririn Widyastuti, Ririn Risahdi , Muhamad Risahdi , Muhammad Risahdi, Muhamad Risahdi, Muhammad Risma Juni Saragih, Herlina Risma Wati Isnaeniah Risman, Helda Rizerius Eko Hadi Sancoko Rizki Pratama Kamarulah Rizki Putri Robby Moechammad Taufik Rosyda, Esa Dina Inda Rosyida, Esa Dina Inda Rozi Rudi Sutanto Rudi Sutanto, Rudi Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Rudy Susanto Rudy Sutanto Rudy Sutanto Rudy Sutanto Rudy Sutanto Rukisah, Rukisah Ruslinar, Meli Ruyat, Yayat Sakum Sakum Sakum Sakum Salsala Ghosi Ainiha Salwaa Pramiltari Annisa Samosir, Angela Glorya Marito Sarjito, Aris Setiadi, Muhammad Ikmal Setiawati, Deni Sianturi, Dohar Siswoputro, Suspada Snekubu, Elyakim Snekubun, Elyakim Sobar Sutisna Soemantri, Asep Iwa Solly Aryza Sri Murtiana Sri Murtiana Sri patmi Sri Patmi Sri Patmi Sri Patmi Sri Patmi, Sri Sri Sundari Sri Sundari Sri Sundari Sri Sundari Suci Rahmayanti Sudibyo Sudibyo Sugiman, Ranon Suhirwan, Suhirwan Sukendro, Achmed Sunarko Sunarko Suntanto, Rudy Supandi Supandi Supandi Supandi Supardi, Endi Suprapto Suprapto Supriadi Supriadi Supriyadi, A. Adang Supriyadi, Asep Adang Supriyono . Suradi Suradi Suriyanti suseto, buddy Suseto, Budi Susmoro, Harjo Sutrasna, Yudi Suwarno, Panji Suwito Suwito SUWITO SUWITO Suwito Suwito Syahtaria, Ikhwan Syaiful Rachman Syamiajaya, Arh Nur Afiad Tanjung, Rinaldi Tasdik Mustika Alam Tasdik Mustika Alam, Tasdik Mustika Tasdik Tasdik Tasdik, Tasdik Thonas Indra Maryanto Tika Maidasari Tjahjono Tjahjono tjandra ariwibowo Toelihere, Ivan Filbert Toelihere, Ivan Fillbert Tonny Sumarno Tri Hadinata Tri Hadinata Tri Hadinata Tri Yulianto Triyani Triyani Uksan, Arifuddin Wahyu Gusriandari Warka, I Wayan Widia Aprilia Widjayanto, Joni Wijonarko Wijonarko Wiranto, Surya Yen Thi Hong Pham Yosua Sabar Panjaitan Yosua Sabar Panjaitan Yudha Rusniwan Yudha Rusniwan Yudi Asmar Yudi Listiyono Yulianto Tri Yulius Audie Sonny Latuheru Yurizki Aliyah Yusnaldi, Yusnaldi Yusnaldy , Yusnaldy Yusnaldy, Yusnaldy Zahra, Raesha Syahnaz Zaini, Ansori Zakaria Zakaria