p-Index From 2021 - 2026
11.944
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Sipil El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Ekspresi: Indonesian Art Journal SELONDING Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Jurnal Al-Ijtimaiyyah Khazanah Informatika: Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika INVOTEC Hijri Jurnal Politik Profetik Jurnal Dimensi JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Pro Food Journal of Science and Applicative Technology QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Insaniyat: Journal of Islam and Humanities SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal SOLMA Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science) At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Pakarena SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Perdikan: Journal of Community Engagement Stannum : Jurnal Sains dan Terapan Kimia Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia GETER : Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Journal of Computer Networks, Architecture and High Performance Computing Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sylva: Jurnal Ilmu-ilmu Kehutanan Jurnal sains dan teknologi industri peternakan Madago Nursing Journal STATIKA: Jurnal Teknik Sipil AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Journal Keperawatan Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Transformatif: Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan Jurnal Studi Keperawatan Jurnal Pijar : Studi Manajemen dan Bisnis Jurnal Ekonomika Manajemen Dan Bisnis Jurnal Gici Jurnal Keuangan dan Bisnis Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa SCIENTIFIC JOURNAL OF NURSING RESARCH Journal of International Multidisciplinary Research Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Medika: Medika Profetik Jurnal Ekonomi Syariah Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Kelimutu Nursing Journal Dinamis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Salando Health Journal Awilaras Passikola: Jurnal Pendidikan Dasar & Madrasah Ibtidaiyah Helium: Journal of Science and Applied Chemistry Jurnal Desain Altifani Journal: International Journal of Community Engagement
Claim Missing Document
Check
Articles

LEVEL PEMBERIAN AIR REBUSAN KULIT JENGKOL (Archidendron pauciflorum) TERHADAP UMUR BERTELUR PERTAMA BURUNG PUYUH(Coturnix-coturnix japonica) kurniawan, rahmat; Dwi Agustina, Syintia; Sadjadi, Sadjadi
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 6 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v6i1.1931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan kulit jengkol (Archidendron pauciflorum) terhadap umur pertama bertelur burung puyuh (Coturnix-coturnix japonica). Penelitian ini dilakukan di Desa Jamburejo, RT. 03 RW. 02 Kecamatan Sumber Harta Kabupaten Musi Rawas Sumatra Selatan. Adapun ketinggian tempat berkisar 49 mdpl. Dilaksanakan selama 3 bulan terhitung mulai bulan September sampai dengan bulan November 2024. Medote penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial dengan 6 perlakuan 4 ulangan sehingga diperoleh 24 unit perlakuan dengan menggunakan 96 ekor puyuh percobaan. Perlakuan terdiri dari P0 (air minum tanpa rebusan kulit jengkol), P1 (0,25ml rebusan kulit jengkol dalam 50ml air minum), P2 (0,375ml rebusan kulit jengkol dalam 50ml air minum), P3 (0,5ml rebusan kulit jengkol dalam 50ml air minum), P4 (0,625ml rebusan kulit jengkol dalam 50ml air minum), P5 (0,75ml rebusan kulit jengkol dalam 50ml air minum). Hasil penelitian pemberian air rebusan kulit jengkol dalam air minum berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap umur pertama bertelur dan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot potong, bobot karkas, persentase karkas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan terbaik air rebusan kulit jengkol dalam air minum yaitu perlakuan P1 (0,25ml rebusan kulit jengkol/50ml air minum) dengan perolehan bobot potong (136,75 gram), bobot karkas (78,5 gram), persentase karkas (57,53%), dan P1dengan umur pertama bertelur (45 hari).
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN KINERJA USAHATANI PADA BERBAGAI POLA TANAM DI KELURAHAN SUKARAMI KECAMATAN SUKARAMI KOTA PALEMBANG Pradana, Adithya; Kurniawan, Rahmat
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v14i2.10912

Abstract

ABSTRACTThis research aims to determine the performance of the Sido Mulyo Bokar Processing and Marketing Unit (UPPB) in Plakat Tinggi District, Musi Banyuasin Regency, to analyze the factors that influence farmers' decision making in choosing rubber marketing through the Sido Mulyo Bokar Processing and Marketing Unit (UPPB) in the District. Plakat Tinggi, Musi Banyuasin Regency, and to find out the comparison of income of farmers who market bokar through UPPB and Non-UPPB in Plakat Tinggi District, Musi Banyuasin Regency. This research was carried out in Plakat Tinggi District, Musi Banyuasin Regency, South Sumatra Province. The research method used is a survey method. The sampling method used is Purposive Sampling and Disproportionate Stratified Random Sampling. Data analysis used in the first problem formulation used a Likert scale, in the second problem formulation it was analyzed using logistic regression analysis, and in the third problem formulation it was analyzed using the t-test. The research results show that: 1) The performance measurement of UPPB Sido Mulyo based on the technical service function is classified as moderate with a total score of 27.70 and the business development function is also classified as moderate with a total score of 19.83. 2) Factors that have a real influence on farmers' decisions in choosing bokar marketing are education, experience and income. Meanwhile, other factors, namely age, land area and number of family members, have no real influence on farmers' decisions. 3) The average income of rubber farmers who market bokar through UPPB is IDR 1,881,197 ha/month, while farmers who choose to market bokar through Non-UPPB is IDR 1,402,670 ha/month.  ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karateristik dan pola tanam usahatani di Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami Kota Palembang dan untuk menganalisis besar kinerja usahatani pada setiap pola tanam di Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami Kota Palembang. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Juni - Agustus 2025. Metode penelitian yang digunakan, metode survei. Metode penarikan contoh metode Purposive sampling sebanyak 8 petani di Kelurahan Sukarami. Metode pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan adalah pengeditan data, pengkodean dan tabulasi. Analisis data yang digunakan untuk rumusan masalah pertama terkait karateristik dan pola tanam usahatani di Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami Kota Palembang menggunakan deskriptif kualitatif sedangkan untuk menjawab rumusan masalah kedua analisis kuantitatif dengan perhitungan return cost ratio (R/C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik usahatani di Kelurahan Sukarami meliputi pola tanam I dengan luas lahan sebesar 0,27 ha, diikuti pola tanam II sebesar 0,30 ha, pola tanam III sebesar 0,23 ha, dan pola tanam IV sebesar 0,25 ha. Pola tanam I menggabungkan tiga tanaman ubi kayu-cabai-jagung, sedangkan pola tanam lain hanya dua jenis yaitu ubi kayu-cabai, ubi kayu-jagung, dan jagung-cabai. Jarak tanam terluas juga digunakan di pola tanam I, II, III dan IV adalah 60 x 60 cm Dan Kinerja usahatani pada setiap pola tanam di Kelurahan Sukarami menunjukkan pada pola tanam I layak diusahakan dengan nilai R/C sebesar 9,87, pola tanam II layak diusahakan dengan nilai R/C sebesar 8,46, pola tanam III layak diusahakan dengan nilai R/C sebesar 1,02 dan pada pola tanam IV layak diusahakan dengan nilai R/C sebesar 10,77 sehingga semua pola tanam layak secara ekonomi dengan nilai Revenue Cost Ratio (R/C) > 1. Sehingga kinerja pada setiap pola tanam tanaman di Kelurahan Sukarami baik.
Pembentukan Desa Siaga Sehat Jiwa di Desa Buntuna Wilayah Kerja Puskesmas Baolan Kabupaten Toli-Toli Suswinarto, Dwi Yogyo; Saman, Saman; Saripah, Eli; Kurniawan, Rahmat; Evie, Hasni Sova; Putri, Novica Ariyanti; Azwar, Azwar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24278

Abstract

ABSTRAK Saat ini kasus Orang dengan masalah Kejiwaan (ODMK) dan Orang dengan Gangguan jiwa (ODGJ) terus meningkat, Optimalisasi Upaya Kesehatan Jiwa bergeser dari Hospital mental health care mengarah pada Community mental health care. Untuk mendukung upaya berbasis masyarakat maka diperlukan adanya upaya Kesehatan jiwa pada tatanan Desa/Kelurahan. Semakin meningkatnya Kasus Gangguan jiwa, Kasus kekambuhan, kurangnya perhatian masyarakat terhadap penderita gangguan jiwa di Masyarakat, peran Kader kesehatan jiwa yang  Belum Optimal , dukungan dan perhatian  dari  tokoh masyarakat serta aparat desa masih rendah. Tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk Desa Siaga Sehat jiwa dengan target kegiatan Adanya sosialisasi tentang upaya kesehatan jiwa pada aparat desa dan tokoh masyarakat, Pelatihan Kader,  kader melakukan pendataan dan pembinaan kepada keluarga serta terbentuknya pengurus Desa Siaga Sehat Jiwa. Pelaksanaan Kegiatan dilaksanakan selama 3 Hari dari tanggal 31 Juli s/d 1 Agustus 2025, dengan rincian kegiatan; Sosialisasi Program Kesehatan jiwa didalam termasuk Desa Siaga Sehat Jiwa yang diikuti Tokoh Masyarakat, aparat desa dan Penanggung jawab program keswa Puskesmas, Pelatihan Kader Kesehatan Jiwa diikuti oleh 18 kader, yang didahulu dengan pre test dan post Test dengan hasil nilai rata-rata Pre test 56 setelah pelatihan post test rata-rata 87, Pelaksanaan Pendataan  Deteksi kesehatan jiwa oleh kader telah didata  87 KK sebanyak 187 Jiwa dengan rincian hasil pendataan 134 sehat jiwa, resiko 54 jiwa dan 1 didapatkan mengalami gagguan jiwa. Serta pembentukan Pengurus Desa Siaga sehat Jiwa. Kesimpulan; Sosialisasi program Keswa pada tokoh masyarakat , pelatihan dan deteksi dini serta Desa siaga sehat jiwa telah terbentuk. Perlu pendampingan untuk kegiatan selanjutnya. Kata Kunci: Desa Siaga, Sehat Jiwa, Program Jiwa, Kesehatan Jiwa.  ABSTRACT Currently, cases of People with Mental Problems (ODMK) and People with Mental Disorders (ODGJ) continue to increase, Optimization of Mental Health Efforts is shifting from Hospital mental health care towards Community mental health care. To support community-based efforts, mental health efforts are needed at the Village/Sub-district level. The increasing cases of mental disorders, relapse cases, lack of public attention to people with mental disorders in the community, the role of mental health cadres is not optimal, support and attention from community leaders and village officials is still low. The purpose of this activity is to form a Mental Health Alert Village with the target of activities There is socialization about mental health efforts to village officials and community leaders, Cadre Training, cadres conduct data collection and guidance to families and the formation of Mental Health Alert Village administrators. The implementation of the activity was carried out for 3 days from July 31 to August 1, 2025, with details of activities; The socialization of the Mental Health Program within the Mental Health Alert Village was attended by Community Leaders, village officials, and the person in charge of the Community Health Center's mental health program. Mental Health Cadre Training was attended by 18 cadres, preceded by a pre-test and post-test with an average pre-test score of 56 after the training and an average post-test score of 87. The implementation of mental health detection data collection by cadres has recorded data on 87 families totaling 187 people with details of the data collection results: 134 mentally healthy, 54 at risk, and 1 found to have a mental disorder. As well as the formation of the Mental Health Alert Village Management. Conclusion: Socialization of the Mental Health Alert Village program to community leaders, training and early detection, and the formation of the Mental Health Alert Village have been completed. Assistance is needed for further activities. Keywords: Alert Village, Healthy Soul , Soul Program, Mental Health.
Membedah mitos visual: analisis semiotika Barthes pada logo city branding Lumajang Kurniawan, Rahmat
Jurnal Desain Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v13i2.1065

Abstract

Logo Lumajang Eksotik menjadi salah satu wujud strategi visual untuk mengenalkan identitas dan potensi kepada publik. Namun, penciptaan logo ini yang dihasilkan melalui proses kompetisi, sehingga perlu dianalisis kesesuaian representasi visual pada logo.  Tujuan penelitian ini untuk mengkaji relevansi dan korelasi objek-objek visual dengan makna yang sebenarnya khususnya dalam tataran mitos. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes yang meliputi aspek denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil analisis mengungkap bahwa logo ini mengonstruksi mitos kealamiahan dan kekuatan sumber kehidupan melalui naturalisasi elemen visual yang memosisikan potensi agraris, kekayaan sumber daya air, serta keharmonisan multibudaya sebagai jati diri ideologis Kabupaten Lumajang yang eksotik secara utuh. Selain itu, adanya penanda ganda pada level denotatif, yakni berupa huruf sekaligus ilustrasi. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa dalam logo city branding Lumajang Eksotik ini merepresentasikan mitos dan nilai eksotik Lumajang secara utuh.
Pendampingan Teknis Pengelolaan Limbah Industri Batching Plant dan Asphalt Mixing Plant dalam Mendukung Penyediaan Material Konstruksi Beton Ribowo, Anggarani Budi; Susanti, Junita Eka; Kurniawan, Rahmat; Dwiyana, Putri Ayu; Saputra, Cahyo Agung; Prayogi, Galih Rio; Fitriana, Indri Rahmandhani; Hayati, Julita; Mardika, M Gilang Indra; Aprilia, Ayu Sinta; Khanza, Ayu Kamila; Michael, Michael; Yudi, Ahmad; Nadi, Muhammad Abi Berkah; Wirawan, Nugraha Bintang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1232

Abstract

Industri Batching Plant dan Asphalt Mixing Plant (AMP) berperan strategis dalam penyediaan material konstruksi, namun aktivitas operasionalnya menghasilkan limbah padat dan cair yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola secara optimal. Sebagai upaya mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan, tim dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Provinsi Lampung dengan fokus pada pendampingan identifikasi, pengolahan, dan pemanfaatan limbah industri sebagai bahan baku alternatif beton non-struktural ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi observasi lapangan untuk mengidentifikasi jenis dan volume limbah, pengambilan sampel sludge beton, sisa agregat, serta debu produksi AMP, pengujian karakteristik fisik material di laboratorium, dan perancangan variasi campuran beton dengan substitusi sebagian agregat menggunakan material limbah yang telah melalui proses pengeringan dan pengayakan. Evaluasi dilakukan melalui pengujian kuat tekan beton pada beberapa variasi komposisi limbah. Hasil menunjukkan bahwa pada komposisi limbah 20%–30%, beton non-struktural mampu mencapai kuat tekan rata-rata 12,73 MPa dan masih memenuhi persyaratan teknis untuk aplikasi seperti paving block dan elemen pracetak ringan. Namun, pada komposisi 75%, kuat tekan menurun signifikan menjadi 5,85 MPa. Dengan ketersediaan limbah sekitar 1–2 ton per minggu, pemanfaatan optimal pada kisaran 20%–30% berpotensi mendukung produksi beton non-struktural berkelanjutan serta penerapan prinsip ekonomi sirkular di sektor konstruksi.
Pemberdayaan Kader Posyandu melalui Pelatihan Pengukuran Antropometri dan Penilaian Status Gizi Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Dungingis Kabupaten Tolitoli Evie, Sova; Hasni, Hasni; Kurniawan, Rahmat; Ra’bung, Alfrida Semuel; Putri, Novica Ariyanti; Saman, Saman; Suswinarto, Dwi Yogyo; Azwar, Azwar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.22705

Abstract

ABSTRAK Masalah gizi pada balita, khususnya stunting dan wasting, masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Kabupaten Tolitoli termasuk daerah dengan prevalensi stunting cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Tolitoli tahun 2023 terdapat 136 (10,54%) kasus stunting dan 8 (0,62%) wasting dari 1.290 balita di wilayah kerja Puskesmas Dungingis. Kondisi ini diperparah dengan rendahnya keterampilan kader posyandu dalam pengukuran antropometri dan penilaian status gizi anak. Tujuan kegiatan pengabmas ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Dungingis, khususnya Desa Galumpang, dalam melakukan pengukuran antropometri menggunakan metode Z-Score pada balita upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan kepada 20 kader posyandu yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Dungingis. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test pengetahuan serta observasi keterampilan. Hasil yang didapatkan adalah pengetahuan kader mengenai stunting meningkat dari 45% menjadi 85%. Kader mendapatkan keterampilan dalam melakukan pengukuran antropometri dan interpretasi status gizi dengan metode Z-Score. Produk luaran berupa leaflet edukasi dan banner antropometri berhasil digunakan sebagai media pembelajaran. Kesimpulan: Pelatihan ini efektif meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam melakukan deteksi dini stunting. Program serupa direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi. Kata Kunci: Kader Posyandu, Antropometri, Status Gizi, Z-Score, Stunting.  ABSTRACT Nutritional problems in toddlers, particularly stunting and wasting, remain a public health challenge in Indonesia. Tolitoli Regency is among the areas with a relatively high prevalence of stunting. According to data from the Tolitoli District Health Office in 2023, there were 136 cases of stunting (10.54%) and 8 cases of wasting (0.62%) out of 1,290 toddlers in the working area of Dungingis Health Center. This condition is exacerbated by the limited skills of posyandu cadres in conducting anthropometric measurements and assessing children’s nutritional status. The purpose of this community service program was to improve the knowledge and skills of posyandu cadres in the Dungingis Health Center working area, particularly in Galumpang Village, in performing anthropometric measurements using the Z-Score method for toddlers as an effort to prevent stunting. The method applied was health education and training provided to 20 posyandu cadres across the Dungingis Health Center area. Evaluation was carried out through pre-test and post-test of knowledge as well as observation of skills. The results showed that cadres’ knowledge about stunting increased from 45% to 85%. They also acquired skills in conducting anthropometric measurements and interpreting nutritional status using the Z-Score method. The program produced educational outputs in the form of a leaflet and an anthropometry banner, which were successfully used as learning media. This training was effective in enhancing the capacity of posyandu cadres in the early detection of stunting. Similar programs are recommended for sustainable implementation in regions with a high prevalence of stunting. Keywords: Posyandu Cadres, Anthropometry, Nutritional Status, Z-Score, Stunting
Akselerasi Legalitas Usaha dan Sertifikasi Halal Produk UMKM Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Desa Kalisari Kecamatan Natar Melalui Pendampingan Kimia Terapan dan Kolaborasi Multipihak Saputra, Muhammad Yogi; Indarto, Indarto; Kurniawan, Rahmat; Ashari, Arif; Sari, Indah Puspita; Sitepu, Eunike; Mahza, Meilia; Siregar, Sri Rahayu; Syahputri, Qori Wilis; Sitepu, Asmeilita Br
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4221

Abstract

Desa Kalisari, Kecamatan Natar, memiliki jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang tinggi, di mana sebagian penerima telah mengembangkan usaha mikro berbasis rumah tangga. Meskipun demikian, UMKM tersebut masih menghadapi kendala terkait legalitas usaha dan sertifikasi halal yang menghambat pemasaran, kemitraan, serta akses ke pasar digital. Studi awal mengidentifikasi tiga masalah utama, yaitu rendahnya pengetahuan teknis mengenai bahan baku dan keamanan produk, ketidaktahuan prosedur perizinan dan pengajuan sertifikasi halal, serta kurangnya kolaborasi dengan lembaga pendukung. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pelaksana telah menyiapkan modul dan melakukan koordinasi dengan mitra. Kegiatan yang akan dilaksanakan mencakup identifikasi UMKM sasaran, pelatihan teknis dan administrasi, pendampingan penyusunan dokumen legalitas dan sertifikasi halal, memfasilitasi ke instansi terkait, serta monitoring dan evaluasi. Program ini mendukung pencapaian SDG 8 dan SDG 12, serta bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM PKH agar lebih kompetitif dan berdaya saing. Melalui kegiatan ini, kualitas UMKM lokal diharapkan meningkat sehingga mampu bersaing pada tingkat regional maupun nasional.
Model Skrining Hipertensi Berbasis Kader Sebagai Inovasi Deteksi Dini Berkelanjutan di Masyarakat Kurniawan, Rahmat; Evie, Sova; Manggasa, Dafrosia Darmi; Hasan, Sri Musriniawati; Mangundap, Selvi Alfrida; Wijianto, Wijianto; Subchan, Djadid; Galenso, Nitro; Faisal, T. Iskandar; Khaira, Nuswatul; Helmi, Alfian; Supirno , Supirno
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yh86ge85

Abstract

Deteksi dini hipertensi sering terhambat oleh keterbatasan tenaga kesehatan dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pemberdayaan kader kesehatan menjadi strategi potensial untuk memperkuat upaya promotif dan preventif berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan dan mengevaluasi model skrining hipertensi berbasis kader sebagai inovasi deteksi dini yang berkelanjutan di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Nalu, Kabupaten Tolitoli, pada Maret 2025 dengan pendekatan promotive dan preventif berbasis komunitas. Responden kegiatan adalah 30 kader kesehatan yang mendapatkan pelatihan dan pendampingan terkait pengukuran tekanan darah dan edukasi hipertensi. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk menilai tingkat pengetahuan, keterampilan pengukuran tekanan darah, kelancaran pelaksanaan skrining, dan kemampuan edukasi kesehatan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan pada seluruh indikator evaluasi. Pada pre-test, sebagian besar kader memiliki pengetahuan rendah (67%) dan keterampilan pengukuran tekanan darah yang tidak sesuai standar (83%). Setelah intervensi, seluruh kader (100%) mencapai kategori tertinggi pada aspek pengetahuan, keterampilan pengukuran tekanan darah, kelancaran skrining di masyarakat, serta kemampuan memberikan edukasi kesehatan. Model skrining hipertensi berbasis kader terbukti efektif meningkatkan kapasitas kader dan mendukung deteksi dini hipertensi di masyarakat. Pendekatan ini berpotensi memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis komunitas dan dapat direplikasi sebagai strategi berkelanjutan pengendalian penyakit tidak menular. Model skrining hipertensi berbasis kader terbukti efektif meningkatkan kapasitas kader dan mendukung deteksi dini hipertensi di masyarakat. Pendekatan ini berpotensi memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis komunitas dan dapat direplikasi sebagai strategi berkelanjutan pengendalian penyakit tidak menular.
Capacity Building for Integrated Health Post (Posyandu) Cadres Through Nutritional Status Monitoring Training and Local PMT Processing in Musi Banyuasin Purwoko, Mitayani; Sari MZ, Rika Puspita; Pramayastri, Vina; Harbi, Jun; Kurniawan, Rahmat; Apriani, Novi; Ma'ruf, Irkhamiawan; Dwi Harmilia, Elva
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol. 6 No. 1 (2026): Altifani Journal: International Journal of Community Engagement
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v6i1.1687

Abstract

One form of community-based health service is Posyandu. Generally, Posyandu cadres are members of the community who do not have a background as medical or health professionals, so in the field, they often face various obstacles and limitations in providing health services. This community service activity was conducted in Musi Banyuasin Regency. A total of 72 Posyandu and nutrition post cadres from nine villages, namely Babat Supat, Babat Ramba Jaya, Sukamaju, Letang, Tri Tunggal, Pangkalan Tungkal, Simpang Tungkal, Mangsang, and Muara Merang villages. The methods used were assessment, material delivery (education), and practice or demonstration. The pre-test and post-test scores showed that this activity succeeded in increasing the knowledge and abilities of Posyandu and nutrition post cadres. Cadres gained a better understanding of using anthropometry and determining the nutritional status of pregnant women, infants, and toddlers. In addition, cadres also better understood and were able to practice preparing balanced nutritious menus for Supplementary Feeding (PMT) at the Posyandu.
Co-Authors A. Nurlela A. Salsabila Abdurahman Abdurrahman Abdussalam, Moch Abshar, Irham Fauzi Abubakar, Rafeah Abubakar, Rafeah Addin Aditya Adelina, Adelina Adi Subakti, Mas Adi Subakti, Mas Agung Waluyo Agung, Ahmad Anggraria Agung, Ahmad Anggraria Jaya Ahmad Ahmad Ahmad Yudi Ahmad Zakiy Ramadhan Ahmad, Rizal Aji, Abdul Al Akbar, Fadhlur Rohman Alam, Andi Zulfikar Alawiyah, Alawiyah Alfian Helmi Alrando, Raja Aksana Amar Amar Amiruddin Amiruddin Andika Setiawan, Andika Andini Restu Marsiwi Andrian Andrian Andrianto, Alip Andry Yuliyanto Angelia, Nanda Anggiani, Fitri Apriani, Novi Aprilia, Ayu Sinta Apriliani, Ester Apriwelni, Siska Aqila, Fairuza Ardiyansyah, Riyan Arianto, Dian Arif Ashari Armedi, Cacak Asmawati Asmawati Assalimy, Muhammad Zaky Atika, Yeni Atika, Yeni Atthar Luqman Ivansyah Aurell S, Nasheka Rajwaa Awalin, Salma Ghistani Ayudia Hardiyani Kiranaratri Ayuwulanda, Aditya Azwar Azwar Azzahra, Raihana B., Supriadi Batubara, Mustopa Marli Berkah Nadi, M. Abi Bodro Adi, Ni Budi Ribowo, Anggarani Cahyo Agung Saputra CE. Sigalingging Ciptati Clara L.A, Cindy Moyna D. Nofria Riska Dafrosia Darmi Manggasa Damanik, M. Adlin Darayani, Nina Darayani, Nina Darmanto Darmanto Darwanza, Muhammad Alif Nur Demi Dama Yanti Deni, Jose Fikrian DEWI FITRIANI Dwi Agustina, Syintia Dwi Harmilia, Elva Dwi Yogyo Suswinarto, Dwi Yogyo Dwiputra, M. A. Eka Suderajat Ekaputra, Reza Asriandi Elvania, Reza Erlambang, Agnur Frizkia Evie, Hasni Sova Evie, Sova Evy Poerbaningtyas Fadillah Sabri Faisal Faisal Faisal, T.Iskandar Faradita, Mutia Putri Fernando Fernando, Fernando Fitri, Hendrini Renola Fitria Fitria Fitriana, Indri Rahmandhani FITRIANI, DHIA DIANA Fitriya, Marsela Nur Fitriyah, Fatma Fitry, Adheyatul Galih Rio Prayogi Ghifari, M. Alvien H. Anang, Rahidin Habeahan, Angelina Halimatussakdiah Hamzah, Nurul Hazirah Hanifah, Heni Hasni Hasni Hawa Purnama Celala Ary Cane Herlangga, Pebi Herlangga, Pebi Herlina, Idra Heryanto, Medi Hulaimi, Muhammad Husni Thamrin Hutagalung, M. Abrar Kasmin Hutagalung, Muhammad Abrar Kasmin I Putu Mahendra Ilpandari, Ilpandari Inayah, Faidhul Indah Puspita Sari, Indah Puspita Indarto Indarto Indarto Indarto Indra Sakti Indra Suharman Indriani, Novi Widiah Irwan Irwan Iskandar, Sutarmo Iskandar, Sutarmo Ismail, Ahmad Akrom Jamil, Husnul Jamni, Teuku Juliansyah, Rizki Julita Hayati Jun Harbi Junita Eka Susanti Kamus Kelvin, Edwar Khaeruddin Khaeruddin Khaira, Nuswatul Khairina, Dina Khairunnisa, Shintya Khanza, Ayu Kamila Khatami, M Khoirudin, Isa Khoirudin, Isa Khotimah, Siti Kusnul Komarudin, Yahya Krisnawati, Linda Kurnianingtyas, Erlina Kusumasari, Adita Ayu Laras Mitra Parayogi Lestari, Arfena Deah M Gilang Indra Mardika M. Chaerul Rizky Ma'ruf, Irkhamiawan Maharani, Nabila Aprilia Mahmudah, Salsabila Nurulfarah Mahza, Meilia Mangundap, Selvi Alfrida Marina, Bernaditha Catur Mario, Frisel Mariyam Mariyam Marsaorlina S., Imelda Mas’ud, Bulqia Maulana, Fatih Maulidah, Nurul Meilita, Dwi Meirany, Jasisca Meleriansyah, Meleriansyah Meleriansyah, Meleriansyah Michael Michael Miskar Maini Mitayani Purwoko, Mitayani Mochammad Meddy Danial Muchtar, Afdhal Muhammad Gufran Muhammad Idris Hasanuddin Muhammad Yogi Saputra Mulumbot, Tony Munzir, T. Muslimah (F54210032) Mutammimul Ula Nadi, Abi Berkah Nadi, Muhammad Abi Berkah Najib Putri, Ismi Kamelia Nasution, Rana Ningrum, Puri Pratami Ardina Nirwanto Nirwanto, Nirwanto Nitro Galenso Novica Ariyanti Putri Novita Mayasari, Novita Nugraha Bintang Wirawan, Nugraha Bintang Nugraha, Septa Putri Nuraini Nuraini Nurhayati Nurhayati Nurmiaty, Nurmiaty Nuroctaviani, Lety P Kirtinanda Pangestu, Angga Widiyo Pastina, Henggis Pazli, Pazli Pradana, Adithya Pramayastri, Vina Pramesti, Adelia Widya Prawira, Andika Purnama Sari, Yuni Purnama, Andry Priyadharmadi Putranto, Reyhan Puji Putri Ayu Dwiyana Qodri, M. Faisal R. Delfinna R. Shabirah Raden Soedradjad Rahmad Syah Putra Rahmi, Herliana Rahmiati Ramadani, Defri Rambe, Riswan Razak, Abd Ra’bung, Alfrida Semuel RD, Amirul Haq Refsya Azanti Putri Restu Marsiwi, Andin Ridwan, Muhammad Maulana Rina Marliana Rindiani, Putri Riska Amalia Riski Wulandari, Sri Rismawati, Ajeng Febrian Riyan Hari Putra Riyanny Pratiwi Rodiyah - Rofifah, Nabila Rohadi, Rahmat Roni, Shofyan S. Hazizi Saadal Jannah Saddang, Muhammad Sadjadi, Sadjadi Sajid, Ahmad Saman, Saman Samdani Samdani Santoso, Tomi Wahyu Saputra, M. Yogi Sari MZ, Rika Puspita Sari, Kezia Eka Saripah, Eli Satria Utama, Wahyu Titis Sayed Fachrurrazi Sayid Fareza, Muhammad Ravi Sembiring, Satria Duta Anugrah Setiawan, Enjang Setiawan, Muhammad Arif Sihombing, Tera Melya Patrice Sihombing, Zoel Fresly Simamora, Benget Backtiar Simanjuntak, Regita Sinaga, Hanzel Nomensen Sinta Aprilia, Ayu Sirait, Pretty Lorenza Siregar, Sri Rahayu Sitepu, Arif Rahman Hakim Sitepu, Asmeilita Br Sitepu, Eunike Sobri, Khaidir Sobri, Khaidir Solly Aryza Sri Musriniawati Hasan Sri Yona Subchan, Djadid Sudarmanto, Irwan Sudji Munadi Suharman Suharman, Suharman Supirno , Supirno Suryani, Eka Nuri Syahidus Syuhada Syahputri, Qori Wilis T. Iskandar Faisal Talitha, Zada Agna Tambunan, Hermon Frederik Tarigan, Siti Maysyaroh Theosobia Grace Orno Tri Novianti, Tri Tria Monja Mandira Tuta, Gabriell Vanes Sabat Tyagita Utami, Erdina Umri Utami, Erdina Tyagita Vina, Hergo Wahyudati, Diah Wahyudati, Diah Wardani, Dian Wiris Woro Wardoyo Wardoyo Widiatmojo, Krisna Wijianto Wijianto Windasari, Liska Wulandari, Sri Riski Yoga Anjas Pratama Yudi, Ahmad Yulisa, Putri Dwi Yuningsih, Lulu Yusuf Hidayat Yusuf Hidayat, Yusuf Yusup, Agung P. Zahary, Fahmi Zhafira, Elian Zuhdiah, Zuhdiah Zulfajri, M. Zulkifli, Ahmad