Articles
Media Pembelajaran E-Learning Berbasis Edmodo pada Materi Sistem Gerak
Utami, Veni Utri;
Ardi, Ardi;
Lufri, Lufri;
Fuadiah, Sa’adiatul
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i2.34238
Guru mengalami kesulitan dalam menjelaskan materi pembelajaran, karena materi yang banyak dengan waktu yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan menghasilkan media pembelajaran e-learning berbasis edmodo yang sudah teruji validitasnya pada materi sistem gerak kelas XI SMA. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Subyek dalam penelitian ini adalah dua orang dosen jurusan Biologi dan satu orang guru Biologi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode pencatatan dokumen berupa angket/kuesioner dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil validasi media pembelajaran e-learning berbasis Edmodo pada materi sistem gerak yang divalidasi oleh dosen dan guru dari segi kelayakan isi media diperoleh dengan nilai rata-rata 82,50 digolongkan ke dalam kriteria valid. Diperoleh nilai rata-rata 80 dalam kategori valid pada aspek kebahasaan. Ditinjau dari aspek kelayakan sajian didapatkan nilai rata-rata 83,33 dengan kriteria valid, pada aspek kelayakan kegrafikan diperoleh nilai 83,33 dengan kriteria valid. Rata-rata nilai validasi yang diperoleh yaitu 82,29 dengan kriteria valid. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Âe-learning berbasis edmodo pada materi sistem gerak dapat dikatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Berbasis Microsoft Office Powerpoint pada Materi Virus Kelas X SMA/MA
Putri, Nursyafiqa;
Lufri, Lufri;
Helmisdiati, Helmisdiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (168.041 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2033
Ketersediaan dan penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa menjadi kendala dalam pembelajaran biologi di SMAN 5 Solok Selatan. Hal ini disebabkan penggunaan media pembelajaran yang masih sederhana dan kurang menarik, keterbatasan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran, dan rendahnya motivasi siswa dalam memahami materi yang viral. Salah satu alternatif pemecahan masalah tersebut adalah dengan mengembangkan media pembelajaran video berbasis Microsoft Office PowerPoint. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran video berbasis microsoft office powerpoint pada materi virus kelas X yang valid dan praktis. Media pembelajaran video berbasis Microsoft office powerpoint divalidasi oleh 2 orang dosen jurusan biologi FMIPA UNP dan 1 orang guru biologi di SMAN 5 Solok Selatan. Kepraktisan produk akan diujikan pada satu guru biologi dan 32 siswa di SMAN 5 Solok Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah pengembangan dengan model Instructional Development Institute (IDI) yaitu tahap refine, tahap develop dan tahap evaluasi yang bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran video berbasis Microsoft Office PowerPoint pada materi virus kelas X yang valid dan praktis. Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran video berbasis Microsoft Office PowerPoint pada materi virus dikategorikan valid dengan nilai validitas 89,82%. Media pembelajaran video berbasis microsoft office powerpoint materi virus sangat praktis bagi guru dengan nilai kepraktisan 91,22% dan sangat praktis untuk siswa dengan nilai kepraktisan 90,16%
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Keanekaragaman Hayati di Kelas X SMA Negeri 1 Panyabungan Utara
Tunnur Hsb, Rafeah;
Lufri, Lufri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (111.972 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2084
Latar belakang penelitian ini adalah sulitnya mengubah proses pembelajaran dari teacher centered menjadi student. Di sisi lain, terungkap bahwa guru belum menggunakan LKS untuk menuntut siswa menyelesaikan masalah. Bahan ajar yang digunakan guru selama proses pembelajaran adalah modul pengayaan dan buku teks. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis problem based learning pada materi keanekaragaman hayati yang valid dan praktis. Whorksheet divalidasi oleh 2 orang dosen jurusan biologi FMIPA UNP dan satu orang guru biologi di SMA Negeri 1 Panyabugan Utara. Kepraktisan produk ini dilakukan oleh satu orang guru biologi dan 50 siswa di SMA Negeri 1 Panyabungan Utara. Oleh karena itu, LKS ini dikembangkan dengan menggunakan 3 tahap model 4-D, yaitu tahap define dengan mendefinisikan istilah pembelajaran menggunakan kurikulum, tahap design dengan merancang komponen LKPD dan tahap develop yang bertujuan untuk menghasilkan validitas. dan LKPD praktis. Nilai validitas sebesar 88,49% dengan kriteria valid, praktik oleh guru sebesar 92,23% dengan kriteria sangat praktis dan 88,36% siswa dengan kriteria praktik. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning pada Materi Keanekaragaman Hayati di Kelas X SMA Negeri 1 Panyabungan Utara adalah valid dan praktis.
Pengembangan Modul Bernuansa Pendidikan Karakter yang Dilengkapi Mind Map pada Materi Sistem Peredaran Darah untuk SMA
Rahmi, Miftahur Rahmi;
Lufri, Lufri;
Ilyas, Zulyusri
Jurnal Bioconcetta Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (159.035 KB)
|
DOI: 10.22202/bc.2017.v3i1.2723
The aim of this research is to test the validity and practicality  biology course module nuanced character education with mind map in circulation system topic for a 2nd grade developed to Senior High School. This research is a development research use four D models that is define phase, design phase, develop phase and disseminate phase. Stage implemented until the develop phase is validity test and practicality test. For validity tested by 6 validators, and for the practicaality tested by 3 teachers and 20 students of SMAN 4 Padang. Data were obtained from questionnaire validation and questionnaire practicality. The results showed that the module developed is very valid (89.72%) and practical by the teacher with the value is 84, 81%  and 88,64%  by the students
Content Analysis and Implementation of Biology Online Learning Materials in SMA/MA/SMK During The COVID-19 Pandemic
Ferdyan, Rhavy;
Lufri, Lufri;
Zulyusri, Zulyusri
Journal of Biology Education Vol 9 No 3 (2020): December 2020
Publisher : FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jbe.v9i3.42637
This article aims to explain the content and implementation of online biology learning materials during the COVID-19 pandemic in SMA / MA / SMK. Face-to-face learning that is transformed into online learning has a profound impact on the content and amount of material taught by teachers to students. Even with the implementation of the emergency curriculum which reduces some basic competencies in one subject, there are still materials that are not conveyed by the teacher for several reasons. This is due to the selection of essential materials, allocation of time, facilities and media, as well as student learning fatigue using online platforms.
Analysis of Implementation Psychomotor Assessment of Virus Material in SMA/MA/SMK: Urgency of Assessing the Implementation of Healthy Behavior during the COVID-19 Pandemic
Ferdyan, Rhavy;
Syamsurizal, Syamsurizal;
Lufri, Lufri;
Zulyusri, Zulyusri
Journal of Biology Education Vol 10 No 1 (2021): April 2021
Publisher : FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jbe.v10i1.45382
Biology is a subject that bridges students' knowledge about this pandemic period, where this subject must present knowledge about viruses. In fact, the curriculum designs material that is very detailed and thoroughly discusses viruses found at the SMA / MA / SMK level, but the very minimum requires teachers to evaluate psychomorphic learning related to the application of healthy living habits and preventive efforts to campaign against viruses. Through this article, it will be explained how important psychomotor assessment of this virus is, where the condition of students must first have the competence and do real practicum in preventing virus diseases, especially COVID-19. This article is the result of observations on the implementation of psychomotor assessment, literature review, and documentation studies that give rise to ideas on the importance of psychomotor assessment of virus material in students. Virus material is very important to be presented in biology learning with consideration of a very wide coverage of material (virology), contextual material, the material as a design for health education indicators, and as an indicator design with epidemic response education.
Analisis Kesulitan Belajar Biologi Melalui Pembelajaran Daring dan Hubungannya dengan Hasil Belajar Siswa
Suryani, Sindi;
Lufri, Lufri
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i3.38566
Masalah yang dihadapi dalam proses pembelajaran online adalah rendahnya hasil belajar yang diperoleh siswa. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar adalah kesulitan belajar. Kesulitan belajar adalah hambatan atau gangguan pada individu yang mengakibatkan individu tersebut tidak dapat belajar dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persentase dan kategori kesulitan belajar biologi siswa melalui pembelajaran online dan untuk mengetahui hubungan antara kesulitan belajar biologi melalui pembelajaran online dengan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa. Sampel penelitian berjumlah 94 siswa yang terdiri dari 5 kelas. Teknik pengambilan sampel adalah teknik proportional stratified random sampling dengan proporsi sampel 50%. Data penelitian dianalisis menggunakan korelasi rank spearman kemudian dilakukan uji t untuk mengetahui korelasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kesulitan pembelajaran biologi melalui pembelajaran online berada pada kategori tinggi yaitu 67%. Dan hubungan antara kesulitan belajar biologi melalui pembelajaran online dengan hasil belajar siswa dengan nilai r = 0,254; Koefisien nilai thitung sebesar 2,604 lebih besar dari ttabel yaitu 1,986, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kesulitan belajar biologi melalui pembelajaran online dengan hasil belajar siswa.
Kesulitan dalam Belajar Biologi saat Pembelajaran Daring
Zaputri, Nova Sari;
Lufri, Lufri
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i3.38567
Kesulitan belajar adalah suatu kondisi di mana peserta didik tidak dapat belajar secara wajar di sebabkan adanya ancaman, hambatan ataupun gangguan dalam belajar. Semenjak diterapkannya belajar dari rumah atau pembelajaran daring (dalam jaringan) banyak kesulitan-kesulitan yang dialami oleh peserta didik. Peserta didik yang terindikasi sejumlah kesulitan belajar akan mendapat hasil belajar yang rendah. Kesulitan belajar dapat terjadi karena ada faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik saturation sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Sampel penelitian berjumlah 43 orang peserta didik. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan angket dengan 35 butir pernyataan. Skor hasil kesulitan dalam belajar biologi saat pembelajaran daring ini tersebar ke dalam empat kategori yaitu sangat setuju, setuju, tidak setuju, sangat tidak setuju. Hasil penelitian menujukkan bahwa kesulitan dalam belajar biologi saat pembelajaran daring di MAN 3 Kampar berada pada kategori Tinggi. Di mana rata-rata persentase kesulitan peserta didik dari faktor internal sebesar 67,4%, kesulitan oleh faktor eksternal sebesar 59%, dan kesulitan peserta didik berhubungan dengan karakteristik materi biologi sebesar 67%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kesulitan peserta didik dalam belajar biologi saat pembelajaran daring di berada pada kategori kesulitan yang tinggi.
Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Biologi Selama Pembelajaran Daring pada Siswa XI Sekolah Menengah Atas
Putri, Pezzy Eka;
Lufri, Lufri;
Helendra, Helendra;
Fuadiyah, Sa’adiyah
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i3.37617
Berbagai permasalah muncul akibat pendemi covid-19 salah satunya adalah kualiatas Pendidikan. Masalah yang saat ini muncul dalam pembelajaran daring yaitu rendahnya hasil belajar peserta didik. Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar adalah motivasi Belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar Biologi peserta didik kelas XI selama pembelajaran daring Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA. Sampel penelitian berjumlah 56 orang dengan teknik satruration sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan angket. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif , dan statistic inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi antara motivasi belajar dengan hasil belajar Biologi peserta didik kelas XI selama pembelajaran daring dengan nirai r= 0, 301; koefisien nilai thitung yaitu 2, 3226 lebih besar dari pada koefisien ttabel yaitu 1, 67356. sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifakan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar Biologi peserta didik kelas XI selama pembelajaran daring. Motivasi belajar diperlukan agar siswa lebih semangat dalam belajar sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa.
Minat Dan Hasil Belajar Biologi pada Pembelajaran Daring
Hasibuan, Mutiara;
Lufri, Lufri
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i3.37162
Pembelajaran online yang saat ini terjadi di Indonesia belum berjalan secara maksimal. Berbagai kendala juga muncul dalam penerapan pembelajaran daring. Pembelajaran melalui internet menjadi hal yang sulit dilakukan di beberapa daerah dikarenakan jaringan yang tidak memadai. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis minat serta hasil belajar siswa terhadap pembelajaran online pada pembelajaran Biologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah peserta didik dan guru mata pelajaran biologi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah non-tes dengan penyebaran angket minat dan pengumpulan nilai hasil belajar peserta didik.Jenis instrumen yang dilakukan dalam penelitian ini adalah angket minat belajar peserta didik. Skala yang digunakan untuk masing-masing jawaban responden adalah skala Likert. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan statistik inferensial. Hasil penelitian yaitu belajar siswa menunjukkan nilai tertinggi adalah IPA1 85 dan IPA2 89. Nilai terendah adalah IPA1 61 dan IPA2 65, dengan nilai rata-rata 78,5 dan 78,03. Secara keseluruhan minat belajar siswa kelas pada mata pelajaran Biologi sangat rendah 10% yaitu berkisar 0-20%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara minat belajar dengan hasil belajar Biologi peserta didik pada Kelas X IPA.