Articles
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI OUTDOOR LEARNING PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS III DI SLB BINA HARAPAN LAMONGAN
, IDAYATI;
MAHMUDAH, SITI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI OUTDOOR LEARNING PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS III DI SLB BINA HARAPAN LAMONGAN ABSTRAK Anak tunagrahita adalah individu yang secara signifikan memiliki intelegensi dibawah intelegensi normal. Penerapan outdoor learning dalam pengembangan kemampuan belajar tentang jenis?jenis pekerjaan pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial akan menjadi lebih bermakna, kerena didalam pembelajaran dengan menggunakan model tersebut anak akan berinteraksi secara langsung dan terinspirasi untuk menuangkan ekspresinya Anak tunagrahita akan memiliki kemapuan untuk memahami jenis-jenis pekerjaan pada pelajaran ilmu pengetahuan sosial setelah dilakukan pemberian stimulus berupa pengalaman langsung dan memiliki keberanian serta rasa percaya diri setelah dilakukan pembelajaran outdoor learning. Selain dapat terlibat langsung di lingkungan sekitar, lingkungan belajar di luar kelas menyajikan pengalaman langsung dan suasana baru dalam memahami jenis-jenis pekerjaan yang ada di sekitar anak, mendorong tingkat berfikir atau imajinasi yang lebih tinggi dan ketrampilan pemecahan masalah Dalam pembelajaran IPS pada materi jenis ? jenis pekerjaan anak tunagrahita mengalami kesulitan. Untuk itu digunakan Outdoor Learning dengan indikator keberhasilan 70%.Penelitian ini di tujukan untuk (1) mendiskripsikan aktifitas anak dalam pembelajaran IPS pada materi jenis ? jenis pekerjaan dengan Outdoor Learning. (2) mendiskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada materi jenis ? jenis pekerjaan dengan jumlah 5 anak tunagrahita kelas III di SLB Bina Harapan Lamongan dengan Outdoor Learning. Metode penelitian menggunakan pendekatan tindakan kelas. Desain penelitian tindakan kelas mengunakan model kemmis, dengan metode pengumpulan data meliputi observasi, tes dan dokumentasi. Dari hasil penelitian pada siklus I menunjukan hasil kurang memuaskan. Nilai rata-rata aktivitas anak pada siklus I hanya mencapai 52,9% dan niali rata rata hasil belajar anak 57,5%. Pada siklus II peningkatan nilai aktivitas anak mecapai 68,8% dan hasil belajar anak mencapai 76,25%. Hal ini menunjukan rata-rata hasil belajar anak diatas KKM yang telah ditentukan yaitu 70. Simpulan yang dikemukakan adalah penerapan outdoor learning dapat meningkatkan hasil belajar IPS Pada meteri jenis-jenis pekerjaan pada anak tunagrahita di SLB Bina Harapan Lamongan. Kata kunci : Hasil belajar,Outdoor Learning, anak tunagrahita
PENERAPAN MEDIA RUMAH BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS II MURID TUNAGRAHITA RINGAN DI SDN WONOREJO V SURABAYA
NOVITASARI, DIAN;
MAHMUDAH, SITI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Based on the observation, the average score of the place value numbers of the second graders with mild intellectual disability at SDN Wonorejo V Surabaya were quite low. One of the causes was due to lack of planning in preparing learning materials. This study aims to improve the learning results in mathematics especially the place value numbers among the 2nd grade students of SDN Wonorejo V with mild intellectual disability. The study applied Classroom Action Research (CAR) to the 2nd grade students of SDN Wonorejo V with mild intellectual disability as the subjects. Data were collected through observation, test, and documentation and data were analized using percentage. The results showed that the pre-cycle score was 37.5 with being 0% of learning completeness, being 50% of learning completeness in the 1st cycle, and being 100% of learning completeness in the 2nd cycle with 65% predefined learning completeness standard. The results showed that 2nd grader students with mild intellectual disability experienced a change in understanding the place value number and proved that applying the house number as learning media was able to improve the student learning result on 2nd grader students with mild intellectual disability at SDN Wonorejo V Surabaya. Keywords : Learning Media, Mathematics Learning Result
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS II MENGGUNAKAN MEDIA DEKAK - DEKAK MODIFIKASI DI SEKOLAH DASAR INKLUSI SURABAYA
PUJI SULISTIYO, FEBYANTORO;
MAHMUDAH, SITI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelajaran matematika menjadi masalah serius di kelas II khususnya anak tunagrahita ringan. Tujuan penelitian ini adalah penggunaan media dekak - dekak modifikasi dapat menngkatkan hasil belajar matematika kelas II di SDN Inklusi Keputih 245 Surabaya. Subyek penelitian ini adalah kelas II yang berjumlah 30 anak yang terdiri dari 26 anak reguler dan 4 anak tunagrahita ringan. Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc.Taggart, setiap siklus terdiri dari empat komponen tindakan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata - rata anak kelas II pada pra siklus sebesar 57,8. Pada siklus I nilai rata - rata anak kelas II meningkat menjadi 60,7. Pada siklus II hasil belajar anak kelas II meningkat menjadi 70 dan 86,7 % anak kelas II telah mencapai KKM. Berdasarkan hasil penelitian di simpulkan bahwa penggunaan media dekak - dekak modifikasi dapat meningkatkan hasil belajar matematika anak kelas II khususnya anak tunagrahita ringan di SDN Inklusi Keputih 245 Surabaya.Kata Kunci : Media Dekak - Dekak Modifikasi, Matematika
PENINGKATAN HASIL BELAJAR OPERASI HITUNG MENGGUNAKAN MEDIA CONGKLAK MODIFIKASI KELAS III DI SEKOLAH DASAR INKLUSI SURABAYA
PURWANINGSIH, DWI;
MAHMUDAH, SITI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
A learning result was a result obtained from someone?s learning effort and it could be enhanced through the usage of exact media. Because of the low learning result of class III students, especially mild mentally retardation children in SDN Gununganyar 273, the students needed exact media i.e. a cowrie shell modification in counting operation. A cowrie shell modification was a shell modified to count division operation which the form was simple and was made from the things around. The research purpose was to know whether the usage of cowrie shell modification media could enhance the learning result of counting operation to class III students or not, especially mild mentally retardation children numbering 30 children consisted of 26 regular children and 4 mild mentally retardation children. The research method used descriptive qualitative and quantitative. The data was obtained by the technique of observation, test, and interview. The techniques of observation and interview were used to obtain the qualitative data i.e. teacher?s activity and students? activity in learning. The test was used to obtain the quantitative data from the students? learning result of counting operation using cowrie shell modification media. The research result indicated that in the teacher?s activity in cycle I there were 7 points of good categories and 1 point unimplemented yet i.e. to guide the children during learning. In cycle II, all points of observation were implemented very well. In the students? activity in cycle I there was enhancement, from 8 points there was 1 very good point. In cycle II, there were 7 very good points and 1 good point. The interview result also indicated that in cycle I the children understood the material well but 1 child got difficulty in using the cowrie shell modification media. In cycle II, the children understood the material very well and there was 1 child got difficulty in using the cowrie shell modification media. The conclusion of this research was that the usage of cowrie shell modification media could enhance the learning result of counting to class III students in SDN Gununganyar 273, especially mild mentally retardation children. Keywords: cowrie shell modification, counting operation of division
METODE DRILL DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN PEMBUATAN TELUR ASIN TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL ALAT DAN BAHAN SISWA TUNAGRAHITA RINGAN
EMMA ROSALINA, SAFITRI;
MAHMUDAH, SITI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikkan pengaruh metode drill dalam pembelajaran keterampilan pembuatan telur asin terhadap kemampuan mengenal alat dan bahan siswa tunagrahita ringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis pre eksperimen dengan desain the one-shot case study. Sampel pada penelitian ini adalah enam siswa tunagrahita ringan tingkat SMA di SLB Siti Hajar Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tulis dan lembar observasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa tunagrahita ringan dalam menyiapkan alat dan bahan membuat telur asin mencapai 92%. Sedangkan untuk hasil kemampuan membuat telur asin pada pembuatan telur asin I, II , dan III masing-masing 43%, 64% dan 80% dan untuk hasil post-test secara rata-rata diperoleh nilai 88 . Maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh signifikan antara metode drill dalam pembelajaran keterampilan pembuatan telur asin terhadap kemampuan mengenal alat dan bahan siswa tunagrahita ringan ( p(x) = 0,00397 ? a = 1,0000 ).The purpose of this research was to prove the influence of drill method in learning making salty eggs skill toward recognizing tools and materials ability of mild mentally retardation students.. This research used quantitative approach of pre-experiment kind with the one-shot case study design. The samples of this research were six mild mentally retardation students of senior high school level in SLB Siti Hajar Sidoarjo. The technique of data collection used writing test. This research result indicated that the mild mentally retardation students? ability in preparing tools and materials of making salty eggs reached 92% while for the result of making salty eggs ability to making salty eggs I, II, and III each of them was 43%, 64%, and 80% and for the post-test result it was averagely obtained value 88. So it could be concluded that there was significant influence of drill method in learning making salty eggs skill toward recognizing tools and materials ability of mild mentally retardation students ( p(x) = 0,00397 ? a = 1,0000 ).
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENGUASAAN KONSEP BILANGAN PECAHAN SISWA TUNAGRAHITA RINGAN KELAS 3 DI SDN KEPUTIH 245 INKLUSIF SURABAYA BERBANTUAN MEDIA TIGA DIMENSI
SETYONO, AGUS;
MAHMUDAH, SITI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Melihat dari fenomena lapangan yang menunjukan bahwa dalam kegiatan belajar mengajar guru masih menggunakan cara atau metode yang membosankan dan monoton. Maka dengan menggunakan media tiga dimensi yang berupa buah apel dapat memberikan pemahaman siswa terhadap bilangan pecahan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji adanya peningkatan pemahaman konsep bilangan pecahan berbantuan media tiga dimensi. Rancangan penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini merupakan siswa tunagrahita ringan kelas 3 SDN Keputih 245 Surabaya. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes dan observasi. Teknik pengolahan data diperoleh menggunakan analisis data secara prosentasi. Hasil penelitian dari siklus I dengan rerata 37,5 sampai siklus II dengan rerata 77,5 menunjukan adanya peningkatan penguasaan konsep bilangan pecahan siswa tunagrahita ringan berbantuan media tiga dimensi yaitu dengan kenaikan dari rerata siklus Imeningkat sebesar 40% pada siklus II. Kesimpulan penelitian bahwa penguasaan konsep bilangan pecahansiswa kelas 3 tunagrahita ringan berbantuan media tiga dimensi di SDN Keputih 245 Inklusif Surabaya mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 40%. Kata kunci : media tiga dimensi, anak tunagrahita ringan, penguasaan konsep pecahan Viewing from the field phenomenon that shows that in teaching and learning activities teachers still use the method or method is boring and monotonous. So by using three-dimensional media in the form of apples can provide students with understanding of simple fractions. This study aims to examine the increasing understanding of the concept of fractions with the help of three dimensional media. The design of this study is a classroom action research (PTK). The subjects of this study were mild mentally disabled students grade 3 grade SDN Keputih 245 Surabaya. Technique of collecting data by using test and observation. Data processing techniques obtained using data analysis in percentage. The result of the research from cycle I with average 37.5 to cycle II with average 77.5 shows the improvement of the concept of fractional numbers of mild mentally disabled studentstunagrahita with three dimensional media, with the increase from cycle I increased to 40% in cycle II. The conclusion of the research that the mastery of the concept of fraction of grade 3 of mild mentally disabled students assisted by three dimensional media in SDN Keputih 245 Inclusive Surabaya experienced a significant increase of 40%. Keywords: three dimensional media, mild mentally disabled children, mastery of fractional concept
POLA ASUH ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SLB PKK GEDEG MOJOKERTO
SEPTA PRIYANTINI, BELLA;
MAHMUDAH, SITI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research approach used is qualitative approach with descriptive study type. Data collection techniques are done by interview, and documentation. Research subjects were 5 parents and 5 children with intellectual disorder. Data analysis technique is by using data stages, data reduction, data presentation, and conclusion reduction. The results of this study indicate that as many as 3 parents (60%) use permissive parenting as the dominant parenting pattern and as many as 2 parents (40%) use authoritative parenting as the dominant parenting pattern. How to develop the character of a child with mild intellectual disorder in each parent is different including the character values ??applied to the five children with mild intellectual disorder are also different. Constraints in the face and the solution provided by each parent is also different to adjust the state of child with intellectual disorder. Parenting gives a big role in developing character in children with mild intellectual disorder. In permissive parenting parents role to give freedom to children choose the value of characters that child is doing. While in the parenting authoritative parents role plays a target in the childs intellectual disorder in developing character.Keywords: parenting pattern, character development, child with mild intellectual disorder.
METODE TALKING STICK TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK AUTIS DI SEKOLAH LUAR BIASA
AYU LIBRAYANTI, NINDYA;
MAHMUDAH, SITI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study is based on the obstacles in the ability to speak to children with autism. Based on these obstacles then conducted research on the influence of talking stick method to the ability to speak autistic children in SLB Harmoni Sidoarjo. The purpose of this study was to determine the effect of talking stick method on the ability to speak autistic children in SLB Harmoni Sidoarjo.The research approach used is quantitative approach with pre experper experimental desigh and one group pre test-post test design. The statistical technique used in data analysis is the wilcoxon matched pairs test. Technique of collecting data in the form of test and observation. The results showed that T = 0 is equal to the critical value of T? (table) 5% (two-sided test) ie 2 means T ? T?, which can be interpreted that there is influence between talking stick method to the ability of speaking autistic children in SLB Harmoni Sidoarjo. Keywords: talking stick method, talking, autism
KONTRIBUSI POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP SELF CARE SKILL ANAK TUNAGRAHITA DI SDLB/C
PUJI LESTARI, FAJAR;
MAHMUDAH, SITI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemampuan merawat diri atau self care skill yang berkaitan dengan toilet training anak tunagrahita berbeda-beda. Ada anak tunagrahita yang sudah mampu melakukan toilet training sendiri tanpa bantuan orang lain, namun anak tunagrahita lain yang berada pada jenjang kelas yang sama masih membutuhkan bantuan atau pendampingan orang lain, penting untuk mengetahui apakah self care skill yang berkaitan dengan toilet training tersebut dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola asuh orang tua anak tunagrahita, cara yang dilakukan orang tua, hambatan yang dihadapi orang tua dan solusi yang dilakukan orang tua dalam mengembangkan self care skill yang berkaitan dengan toilet training anak tunagrahita di SDLB/C AKW II Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu: reduksi data, analisis persentase, penyajian data dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pola asuh dominan yang diterapkan oleh seluruh orang tua dari tiga subjek yaitu authoritative (demokratis). Orang tua mengajarkan dan melatih anak untuk melakukan langkah-langlah buang air di toilet dengan benar serta membantu anak apabila mengalami kesulitan dalam melakukan langkah tersebut. Pola asuh yang diterapkan oleh orang tua memberikan pengaruh terhadap sikap anak tunagrahita sehingga self care skill yang berkaitan dengan toilet training masing-masing anak tunagrahita yaitu AR sebesar 83,69%, RA sebesar 78,26% dan AN sebesar 75%. Mereka mampu melakukan langkah-langkah untuk buang air di toilet dengan mandiri, namun ada beberapa langkah yang masih membutuhkan bantuan dari orang tua baik berupa bantuan verbal maupun non verbal. Kata kunci: pola asuh, toilet training, tunagrahita
PENGARUH KEGIATAN FINGER PAINTING TERHADAP MOTORIK HALUS ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI SLB C DHARMA WANITA LEBO SIDOARJO
zuhriyah, Irma;
MAHMUDAH, SITI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Pengaruh Kegiatan Finger Painting Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Tunagrahita SedangDi Slb C Dharma Wanita Lebo Sidoarjo. Nama : Irma Zuhria NIM : 11010044216 Program Studi : S-1 Jurusan : Pendidikan Luar Biasa (PLB) Fakultas : Fakultas Ilmu Pendidikan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dra. Hj. Siti Mahmudah, M.Kes. Anak tunagrahita sedang di SLB C Dharma Wanita Lebo Sidoarjo mengalami hambatan memegang benda, menggenggam benda, memutar jari tangan dan menekan telapak tangan mereka perlu dibantu supaya kemampuan motorik halus anak tunagrahita sedang meningkat dengan melakukan kegiatan finger painting. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh kegiatan finger painting terhadap kemampuan motorik halus anak tunagrahita sedang di SLB C Dharma Wanita Lebo Sidoarjo. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis pra eksperimen dengan desain pre experimental, one group pre test - post test design. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan tes perbuatan, observasi, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk memperoleh data kemampuan motorik halus pada anak tunagrahita sedang sebelum dan sesudah diberikan perlakuan, sedangkan data yang diperoleh dari dokumentasi digunakan sebagai bukti bahwa penelitian telah dilaksanakan.Subyek dalam penelitian ini adalah anak tunagrahita sedang kelas rendah di SLB C Dharma Wanita lebo Sidoarjo yang berjumlah 6 anak yang motorik halusnya perlu dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak tunagrahita sedang pada saat pre tes rata-rata yang diperoleh adalah 8 dan setelah diberikan perlakuan hasil postes rata?rata yang diperoleh adalah 12,41. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pengaruh nilai Zh = 2,22 lebih besar dibanding dengan nilai krisis 5% Zt = +1,96 yang berarti ada pengaruh kegiatan finger painting terhadap kemampuan motorik halus anak tunagrahita sedang di SLB C Dharma Wanita Lebo Sidoarjo. Kata kunci: tunagrahita sedang, finger painting, motorik halus.