Articles
EFIKASI DIRI MAHASISWA PESERTA KEGIATAN PERTUKARAN PELAJAR MELALUI PERKULIAHAN JARAK JAUH
Yashinta Meyliana Fatima;
Ainun Nafisah;
Theresia Vivi Lusiana;
Sinta Sukma Dewi;
Sri Marmoah
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 35 No 1 (2021): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/PIP.351.3
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang salah satu kegiatannya adalah pertukaran pelajar. Namun adanya pandemik Covid-19 menyebabkan perkuliahan pada kegiatan pertukaran pelajar dilaksanakan secara jarak jauh (daring). Pembelajaran jarak jauh sering menimbulkan masalah bagi mahasiswa seperti academic burnout, stres, dan kelelahan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efikasi diri mahasiswa pada kegiatan pertukaran pelajar dalam pembelajaran daring. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Teknik pengumpulan data dengan menyebar kuesioner pada 20 mahasiswa dan wawancara pada 6 mahasiswa peserta kegiatan pertukaran pelajar di program studi PGSD UNS-UNY. Lima faktor untuk melihat efikasi diri dalam menyelesaikan pembelajaran daring; berinteraksi secara sosial dengan teman sekelas; menangani alat di CMS (Course Management System); berinteraksi dengan instruktur di pembelajaran daring; dan berinteraksi dengan teman sekelas untuk tujuan akademis (Shen et al., 2013). Hasil penelitian menunjukkan tingkat efikasi diri mahasiswa pertukaran pelajar pada masa pembelajaran jarak jauh dalam kategori tinggi dan cukup tinggi. Mahasiswa memiliki keyakinan atau kepercayaan diri yang baik untuk mengikuti program transfer kredit dan berada pada kriteria tinggi. The Ministry of Education and Culture launched merdeka belajar kampus merdeka program which one of the activities is student exchange. However, during the COVID-19 pandemic, the lecture activities in the meant programs is carried out remotely (online). Distance learning often poses problems for students such as academic burnout, stress, emotional fatigue. This study aims to determine the level of self-efficacy of the students who took part in the exchange program which conducted online. The method used in this research is mixed between survey and interview. Questionnaire was given to twenty students of PGSD UNS-UNY who join the exchange program through google form and six of them were interviewed. The results showed that the level of self-efficacy of UNS-UNY exchange student during distance learning is in moderate and high categories. It means that students have good self-confidence and in high criteria to join the credit transfer program. Researchers recommend further research to deepen information.
Tingkat Kompetensi Guru dalam Penelitian dan Publikasi Artikel Ilmiah untuk Pengembangan Profesionalisme
Sri Marmoah;
Siti Istiyati;
Hadiyah Hadiyah;
Hasan Mahfud
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1577
Abad 21 merupakan abad yang dikenal dengan perkembangan dan teknologi. Guru perlu memiliki keterampilan 4C yaitu critical thinking, communication, collaboration, dan creativity untuk menghadapinya dan sebagai pengembangan profesionalisme dalam peningkatan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, guru harus memiliki kompetensi dalam penelitian sebagai wujud dari berpikir kritis dan publikasi artikel ilmiah sebagai luaran dari penelitian. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kompetensi guru dalam bidang penelitian dan publikasi serta menemukan solusi terhadap masalah yang terkait dengan kompetensi guru tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru-guru Sekolah Dasar Kecamatan Nogosari, Kab. Boyolali. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistika descriptive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam penelitian dan publikasi hanya 26.98 %. Solusi terhadap rendahnya kompetensi guru dalam penelitian dan publikasi artikel ilmiah adalah melaksanakan pelatihan penyusunan dan penilaian portofolio khususnya penelitian dan publikasi ilmiah.Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai literature penelitian sejenis di masa mendatang
Analisis SWOT Manajemen Peserta Didik dalam Penerimaan Peserta Didik Baru di Sekolah Negeri
Ayu Prasetyaningrum;
Sri Marmoah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2771
Manajemen Peserta didik sangat penting untuk berlangsungnya proses belajar di sekolah. Kegiatan penting dalam memanajemen peserta didik pertama kali masuk yaitu dengan penerimaan peserta didik baru. Penelitian ini memaparkan penerimaan peserta didik baru di sekolah negeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen peserta didik dalam penerimaan peserta didik baru di sekolah negeri dengan analisis SWOT. Berdasarkan analisis SWOT manajemen peserta didik saat penerimaan peserta didik baru di sekolah negeri dicari solusi yang tepat untuk meminimalisirkan kekurangan pada sekolah negeri. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa masih perlunya strategi dan peningkatan mutu sekolah negeri agar dapat meningkatkan minat masyarakat.
PELATIHAN KARYA INOVASI GURU SEKOLAH DASAR
Sri Marmoah;
Hasan Mahfud;
Siti Istiyati;
Hadiyah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3: Agustus 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v1i3.117
Kualitas guru di Indonesia menempati urutan terakhir dari 14 negara berkembang. Rendahnya partisipasi guru dalam pengembangan profesinya berdampak pada rendahnya kualitas proses pembelajaran, mutu pendidikan, dan kurangnya karya inovasi yang diciptakan guru. Program pengabdian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan implementasi pelatihan karya inovasi berupa modul pembelajaran sebagai upaya peningkatan kemampuan profesionalisme guru SDN Purworejo. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan pembuatan karya inovasi berupa modul pembelajaran secara berkala. Setelah program pengabdian dilaksanakan, terjadi peningkatan kemampuan dalam pembuatan karya inovasi peserta pelatihan yang ditandai dengan peserta mampu membuat modul pembelajaran secara baik. Hasil pengabdian dapat menjadi wadah pengetahuan baru bagi guru dan pembaca mengenai penyusunan modul pembelajaran. Selain itu, pengabdian ini dapat menjadi alternatif bagi guru untuk semakin terampil menyusun modul pembelajaran yang sesuai kebutuhannya di sekolah dan membantu pengumpulan syarat kenaikan golongan pada aspek kompetensi profesional.
PENGELOLAAN PENDIDIKAN DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN GURU SEKOLAH DASAR BERBASIS SOFT SKILL DI KOTA JAMBI
sri marmoah
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 6, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (83.817 KB)
|
DOI: 10.33087/dikdaya.v6i2.7
The background study of this research is to develop a teaching model of soft skill and also to improve teachers’ soft skills who want to enter the world of work. In this research study, the researcher tries to see and analyze the prevailing condition teachers in the field of education. The goals of this research are developing of skills activity and knowing the educational administration for teachers. The design of this research was descriptive qualitative research. The data for this research was collected through observation and questionnaire. The result analysis can be concluded as follows: First, the educational management of elementary school teachers based on soft skill are still effective; Second, based on the results of research can be concluded that the educational management of elementary school teachers based on soft skill, the need for education mismatching with their need. Third, average teachers at the elementary school have medium motivation to develop of their soft skill; this is evidenced from the result of questionnaire that spread to these teachers. Based on the result, eight teachers were known from total 15 teachers have medium level of motivation. The results of the percentage analysis for experiments class for the improvement of teachers’ soft skills showed that the average of four soft skills competencies, include strategic capabilities, communication skills, interaction skills, and psychological skills, soft skills competencies teachers at the level of effective. The indicators shown that the soft skill teachers’ competencies are still low and quite lack, therefore empowering teachers in the elementary school can be improved to empowerment both in personal competence and social competence.
The perceptions of pre-service elementary teachers in joining the professional education program on science learning that accelerates disruptive era
Riyadi Riyadi;
Yulianti Yulianti;
I.R. Widianto Atmojo;
Sri Marmoah
International Conference on Mathematics and Science Education of Universitas Pendidikan Indonesia Vol 3 (2018): Promoting 21st Century Skills Through Mathematics and Science Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (587.653 KB)
Education is a complex service where qualityis defined. Disorders in the educational space require better services built around the improvement of educational program quality. Professional Pre-Service Elementary Teachers (PETs) are expected to have the ability to educate in the Disruptive Era (DE). This study aims to determine the perceptions of PEP (Professional Education Program) participants towards the appropriate science learning in DE. Qualitative descriptive method was employed to obtain data. The data for this study were collected using questionnaires and open-ended questions related to science learning that accelerate DE, given to 42 PETs in the Elementary School Teacher Education Program, Universitas Sebelas Maret. Based on the analysis of questionnaires and open questions related to science learning that accelerates DE, it can be concluded that the highest perceptions of PETs in the strongly-agree category are in the aspect of dynamic ability to change by 83%; and the lowest perceptions are in the aspects of entrepreneurship skill of 52%. Based on the findings, it is recommended that it be necessary to develop appropriate science-learning support frameworks in DE.
Tingkat Kompetensi Guru dalam Penelitian dan Publikasi Artikel Ilmiah untuk Pengembangan Profesionalisme
Sri Marmoah;
Siti Istiyati;
Hadiyah Hadiyah;
Hasan Mahfud
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1577
Abad 21 merupakan abad yang dikenal dengan perkembangan dan teknologi. Guru perlu memiliki keterampilan 4C yaitu critical thinking, communication, collaboration, dan creativity untuk menghadapinya dan sebagai pengembangan profesionalisme dalam peningkatan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, guru harus memiliki kompetensi dalam penelitian sebagai wujud dari berpikir kritis dan publikasi artikel ilmiah sebagai luaran dari penelitian. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kompetensi guru dalam bidang penelitian dan publikasi serta menemukan solusi terhadap masalah yang terkait dengan kompetensi guru tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru-guru Sekolah Dasar Kecamatan Nogosari, Kab. Boyolali. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistika descriptive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam penelitian dan publikasi hanya 26.98 %. Solusi terhadap rendahnya kompetensi guru dalam penelitian dan publikasi artikel ilmiah adalah melaksanakan pelatihan penyusunan dan penilaian portofolio khususnya penelitian dan publikasi ilmiah.Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai literature penelitian sejenis di masa mendatang
Analisis SWOT Manajemen Peserta Didik dalam Penerimaan Peserta Didik Baru di Sekolah Negeri
Ayu Prasetyaningrum;
Sri Marmoah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2771
Manajemen Peserta didik sangat penting untuk berlangsungnya proses belajar di sekolah. Kegiatan penting dalam memanajemen peserta didik pertama kali masuk yaitu dengan penerimaan peserta didik baru. Penelitian ini memaparkan penerimaan peserta didik baru di sekolah negeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen peserta didik dalam penerimaan peserta didik baru di sekolah negeri dengan analisis SWOT. Berdasarkan analisis SWOT manajemen peserta didik saat penerimaan peserta didik baru di sekolah negeri dicari solusi yang tepat untuk meminimalisirkan kekurangan pada sekolah negeri. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa masih perlunya strategi dan peningkatan mutu sekolah negeri agar dapat meningkatkan minat masyarakat.
PENILAIAN BERBASIS PROYEK DI SEKOLAH DASAR
Sri - Marmoah;
Siti - Istiyati;
Supianto Supianto;
hasan mahfud;
sukarno sukarno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/jpmb.v6i2.2745
Penilaian berbasis proyek adalah kegiatan penilaian terhadap proyek tugas yang harus diselesaikan oleh peserta didik berdasarkan waktu dengan periode tertentu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan konsep tentang penilaian berbasis proyek, melatih guru-guru memahami pentingnya penilaian berbasis proyek, dan melatih guru untuk menyusun instrumen penilaian berbasis proyek. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah SD Negeri 15 Sragen. Permasalahan yang dialami mitra, adalah rendahnya kemampuan guru dalam penyusunan intrumen penilaian berbasis proyek; guru kurang percaya diri dalam membuat instrument penilaian berbasis proyek; dan kesulitan guru dalam mengimbangi perkembangan jenis penilaian peserta didik. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra berupa pelatihan penguatan guru dan pemaparan cara pembuatan instrument penilaian berbasis proyek serta pendampingan pasca pelatihan.
ANALISIS KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DI INDONESIA DAN CHINA DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN
Sri Adhi Endaryati;
Sri Marmoah
Manajemen Pendidikan Vol. 17, No. 2, Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jmp.v17i2.16530
Principals of Elementary Schools have an effect on improving the quality of education. This research is a descriptive qualitative research. The aim of this research is to describe the leadership of elementary schools in Indonesia and China. Data and data sources are taken from interviews and questionnaires. Sources of literature review data in the form of journals, books, and articles are more effective. Qualitative research methods to enrich information data in depth about the problem to be solved. Data collection techniques with questionnaires, interviews, and literature review. The research data analysis technique is an interactive model of Miles and Huberman which begins with collecting raw data, displaying data, reducing data, verifying data, and concluding data. The results showed that the principal’s leadership influenced the improvement of the education quality of school institutions. Primary school leadership in Indonesia and China share a common commitment to realizing the vision and mission for the advancement of school quality, communicating with teachers about the vision and mission to be achieved, empowering the work climate for teachers professional performance. The difference between principal’s leadership in Indonesia and China lies in the dedication of working time in China is longer than the working time of principals in Indonesia. Indonesia with democratic leadership while China with instructional leadership It is hoped that school principals can improve performance and leadership quality for the advancement of education in Indonesia so as to produce quality and competitive output in 21st century life.