p-Index From 2021 - 2026
21.641
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Buletin Agrohorti Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vegetalika LAW REFORM Bestuur Yustisia Jurnal Borneo Administrator: Media Pengembangan Paradigma dan Inovasi Sistem Administrasi Negara jurnal niara Jurnal Ilmiah Hukum LEGALITY Hasanuddin Economics and Business Review SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ulul Albab Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Unes Law Review JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik PEDULI: Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Journal I La Galigo : Public Administration Journal AS-SIYASAH: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik JAF- Journal of Accounting and Finance CERMIN: Jurnal Penelitian Jurnal Sosial Humaniora Sigli Jurnal Abdi Insani Jurnal Inovasi Penelitian LEGAL BRIEF Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Poros Hukum Padjadjaran Jurnal hukum IUS PUBLICUM COURT REVIEW: Jurnal Penelitian Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Kontigensi: Jurnal Ilmiah Manajemen Journal of Governance and Policy Innovation (JGPI) Unram Journal of Community Service (UJCS) Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Jurnal Abdi Panca Marga AS-SIYASI JOURNAL OF CONSTITUTIONAL LAW Publicio : Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Malikussaleh Social and Political Reviews ANJANI Journal (Medical Science & Healthcare Studies) Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Neo Journal of economy and social humanities JOEL: Journal of Educational and Language Research Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Begawan Abioso JUDGE: Jurnal Hukum Journal of Comprehensive Islamic Studies (JOCIS) Innovative: Journal Of Social Science Research JISIP UNJA (Jurnal Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Jambi) TOFEDU: The Future of Education Journal JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora Law and Economics Journal of Economics and Public Health Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum International Journal Multidisciplinary Journal of International Multidisciplinary Research Jurnal Politique Intelektual: Jurnal Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi SASI Jurnal PUBLIQUE Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi Sevaka: Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat JADMENT: Journal of Administration and Development Jurpis Majelis: Jurnal Hukum Indonesia Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM International Journal of Social Welfare and Family Law PUSKAPSI Law Review Pariwisata
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Yuridis Penyelundupan Hewan Bekantan di Wilayah Hukum Polres Banjar (Studi Kasus No. 104/Pid.Sus/LH) Sonya, Ega Bella; Marwiyah, Siti; Prawesthi, Wahyu; Aribawa, Mohammad Yustino
Journal of Economics and Public Health Vol 4 No 4 (2025): Journal of Economics and Public Health: December 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jeph.v4i4.7459

Abstract

Perdagangan ilegal satwa liar merupakan kejahatan lingkungan yang mengancam kelestarian biodiversitas di Indonesia. Bekantan (Nasalis larvatus), sebagai primata endemik Kalimantan yang dilindungi, menjadi sasaran penyelundupan karena tingginya nilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan serta bentuk pertanggungjawaban pidana pelaku penyelundupan hewan bekantan dalam Putusan Pengadilan Negeri Martapura No. 104/Pid.Sus/LH. Penelitian ini menerapkan metode yuridis normatif dengan pendekatan melalui peraturan perundang-undangan dan studi kasus. Sumber data primer berasal dari salinan putusan pengadilan, sementara data sekunder dikumpulkan dari berbagai literatur hukum, peraturan perundang-undangan, serta dokumen pendukung lainnya. Telaah yang digunakan yaitu telaah kasus dan perundang-undangan (Statute Approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim mempertimbangkan secara cermat unsur kesengajaan, status hukum satwa bekantan, dan keterlibatan terdakwa. Bentuk pertanggungjawaban pidana yang dikenakan adalah pertanggungjawaban pidana individual berdasarkan asas kesalahan (schuld), namun belum mencerminkan prinsip keadilan ekologis secara menyeluruh. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan hukum pidana lingkungan dan penegakan hukum terhadap penyelundupan satwa dilindungi di Indonesia.
Analysis of Border Crossing Inspection in Immigration Law at Class I Immigration Checkpoint Tanjung Perak Surabaya Raden Satrio Wibowo; Siti Marwiyah; Wahyu Prawesthi
International Journal of Social Welfare and Family Law Vol. 3 No. 1 (2026): January: International Journal of Social Welfare and Family Law
Publisher : Asosiasi Penelitian dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijsw.v3i1.552

Abstract

This research examines law enforcement against immigration violations and the factors influencing the effectiveness of border crossing inspection at the Immigration Checkpoint (TPI) of Tanjung Perak, Surabaya. Immigration inspection plays a vital role in safeguarding national sovereignty and monitoring cross-border human movement. Using a normative juridical approach with statutory and conceptual approaches, the findings demonstrate that enforcement procedures include document verification, identification of violations, administrative actions, and deportation in accordance with Law Number 6 of 2011 concerning Immigration. Common violations found include misuse of stay permits, travel document forgery, unauthorized border crossers, and illegal activities by foreign nationals beyond visa provisions. However, implementation still faces challenges such as limited human resources, inadequate infrastructure, and weak inter-agency coordination. Several factors affect the effectiveness of inspections, including personnel quality, technological support, legal frameworks, infrastructure capacity, traveler volume, inter-agency cooperation, political and international relations factors, socio-cultural dynamics, financial and logistical support, as well as internal supervision and accountability systems. The research concludes that institutional capacity building, policy integration, regulatory harmonization, and strengthened internal supervision are essential to ensure optimal immigration control at TPI Tanjung Perak in facing global challenges.
PERAN OPERATOR TERMINAL DALAM PENEGAKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL ANGKUTAN UMUM Asya’ari, Imam; Marwiyah, Siti; Aribawa, Muhammad Yustino
Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Vol. 5 No. 3 (2025): Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bureau.v5i3.852

Abstract

The importance of the role of terminal operators in enforcing Minimum Service Standards (SPM) for public transportation in order to create safe, comfortable, and affordable transportation for the community. The issues raised are how SPM is implemented in type A terminals and how terminal operators play a role in enforcing these standards. The method used in this study is normative juridical with a legislative and conceptual approach. The results show that the implementation of SPM at terminals is not yet optimal, as indicated by the large number of facilities and infrastructure that do not meet standards, as well as a lack of awareness among operators and service users of the importance of service standards. Terminal operators play a role in supervision, provision of facilities, and education for service users, but face obstacles such as limited budgets, human resources, and policy synchronization between agencies. Therefore, it is necessary to strengthen regulations, increase human resource capacity, and collaborate between agencies in order to realize public transportation services that meet minimum standards
KEWENANGAN PENGAWAS TERMINAL DALAM MENGATASI TERMINAL BAYANGAN GADANG BUMIAYU Wahyudi, Wahyudi; Marwiyah, Siti; Aribawa, M.Yustino
Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Vol. 5 No. 3 (2025): Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bureau.v5i3.856

Abstract

This research is motivated by the widespread existence of shadow terminals that disrupt the order of public transportation, one of which is the Gadang Bumiayu Shadow Terminal in Malang City. The research problems focus on how the authority of terminal supervisors in handling shadow terminals and the supporting factors for the effectiveness of supervision. This study employs a socio-legal approach with empirical methods through interviews with terminal supervisors and literature review related to transportation regulations. The findings indicate that terminal supervisors hold the main authority to regulate, supervise, and control public transportation activities, including vehicle roadworthiness inspections, route enforcement, passenger boarding and alighting supervision, and initial law enforcement. However, this authority has not been fully effective due to limited personnel, lack of supporting facilities, weak inter-agency coordination, and low driver compliance. The effectiveness of supervision can be improved through terminal revitalization, regulatory harmonization between central and local governments, the use of digital technology, and multi-stakeholder collaboration. Thus, addressing shadow terminals requires not only law enforcement but also strengthening public transport governance that is responsive and service-oriented
Konsep Restorative Justice Dalam Penanganan Tindak Pidana Cyberbullying Di Indonesia Febri Bachtiar Irawan; Siti Marwiyah; Bachrul Amiq
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15990

Abstract

This study examines the concept of restorative justice as an alternative approach to addressing cyberbullying crimes within the Indonesian criminal justice system. The rapid development of information technology has significantly transformed social interactions, while simultaneously giving rise to cyberbullying as a form of psychological violence conducted through digital media. Conventional criminal justice mechanisms that emphasize retributive punishment are often considered insufficient to address the complex social and psychological impacts experienced by victims. This research employs a normative legal research method using statutory and conceptual approaches by analyzing relevant laws, legal doctrines, and scholarly literature. The findings indicate that restorative justice has obtained normative recognition within the Indonesian legal framework through several regulations, including the Juvenile Criminal Justice System Law (Law No. 11 of 2012), National Police Regulation No. 6 of 2019, and Prosecutor Regulation No. 15 of 2020 concerning termination of prosecution based on restorative justice. Therefore, restorative justice offers a more holistic and constructive approach that emphasizes victim recovery, offender accountability, and the restoration of social harmony. This study recommends the development of specific legal regulations governing restorative justice in cybercrime cases and strengthening the capacity of law enforcement officials in digital technology and restorative mediation.
Realizing Excellent and Quality Public Policy through Emergency Call 112 Service in Probolinggo City Lailatul Fitria, Nurul Jannah; Marwiyah, Siti; Busthomy, Ach. Noor
Neo Journal of economy and social humanities Vol 2 No 1 (2023): Neo Journal of Economy and Social Humanities, March 2023
Publisher : International Publisher (YAPENBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56403/nejesh.v2i1.78

Abstract

Policy challenges include conflicts with other regulations, inconsistencies, multiple interpretations, and inoperability, along with lack of evidence. Public policy is related to decisions in allocating resources in order to utilize and provide benefits to society with the intervention of leaders and policy analysis. The policy that needs to be considered is the government's readiness policy in assisting and saving the community in urgency and emergency conditions. It is applied to NTPD 112 in Probolinggo City. This attracts the author to conduct research related to NTPD 112 which is aligned with the principles of public policy. This research is a descriptive qualitative research to examine the concept of excellent and quality public policy with a pilot call 112 service in Probolinggo City. Data and information were collected through interviews, observations, and literature studies. The Probolinggo City Government has formulated public policies on 112 emergency call services with the main principles of excellent policies, including policies for the public; irrevocable policies; great and good policies; policies with management; policies with moral values; policies with systems; policies are a gift to the community; policies are an honor; policies to glorify the community; and policies as learning.
Pertanggungjawaban Terdakwa dalam Kecelakaan Lalu Lintas (Studi Putusan No. 156 K/Pid/2024) Belo, Alekxia Benga; Marwiyah, Siti; Aribawa, M. Yustino
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pertanggungjawaban pidana terdakwa dalam kasus kecelakaan lalu lintas fatal serta membedah ratio decidendi hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 156 K/Pid/2024. Kasus ini menjadi krusial untuk dikaji karena melibatkan terdakwa Roni S. Yadu yang mengendarai sepeda motor di bawah pengaruh minuman beralkohol jenis “cap tikus”, yang mengakibatkan tabrakan maut menewaskan korban Hais Hoga di Jalan Trans Sulawesi . Metode penelitian yang diterapkan adalah yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus guna menelaah struktur penalaran hukum hakim secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana terdakwa didasarkan pada terpenuhinya unsur kesalahan dalam bentuk kealpaan berat (culpa lata), di mana terdakwa terbukti melanggar Pasal 310 ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009 akibat pengabaian standar keselamatan publik secara sadar . Pertimbangan hakim dalam menguatkan pemidanaan pada tingkat kasasi menegaskan bahwa pengaruh alkohol tidak menghapuskan kemampuan bertanggung jawab melalui doktrin actio libera in causa, melainkan menjadi faktor determinan yang memperjelas adanya sikap batin yang tidak peduli terhadap nyawa manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan teori sebab-akibat adekuat secara sah membuktikan hubungan langsung antara kelalaian berat terdakwa dengan kematian korban. Selain itu, hasil kajian memberikan implikasi penting bagi penegak hukum dalam menetapkan kualifikasi kesalahan pengemudi mabuk demi mewujudkan keadilan hukum yang preventif dan edukatif bagi masyarakat pengguna jalan raya.
Tinjauan Tindak Pidana Pengerusakan Terhadap Fasilitas Kepolisian Republik Indonesia Saputro, Ade Rizki Biariya; Marwiyah, Siti; Paramita, Vallencia Nadya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6257

Abstract

POLRI dalam rangka penegakan hukum dengan menjalankan tugas dan fungsinya untuk tujuan menciptakan keadilan dan kepastian hukum serta ketertiban dalam masyarakat yang merupakan wewenang yang diberikan undang-undang, terkadang mengalami perlawanan dari masyarakat itu sendiri, bentuk perlawanan yang dilakukan dengan menyerang, melukai anggota polisi dan merusak, membakar fasilitas milik POLRI seperti kejadian di Surabaya tahun 2025. Massa demo total ada 17 fasilitas Polri yang dirusak hingga dijarah massa. 17 Fasilitas polisi itu, terdiri atas 13 fasilitas dibakar dan 4 lainnya dirusak berat. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana proses penegakan hukum tindak pidana pengerusakan terhadap fasilitas kepolisian republik Indonesia. 2) Untuk mengetahui bagimana implementasi dalam tindak pidana pengerusakan terhadap fasilitas kepolisian republik Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis yuridis normatif dengan bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang diperoleh dari dokumen atau arsip- arsip pendukung seperti undang-undang, peraturan pemerintah dan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang melatar belakangi tindak pidana pengerusakan terhadap fasilitas kepolisian adalah faktor internal berupa emosial dan kekecewaan . Faktor eksternal berupa faktor lingkungan yang buruk dan budaya dengan kurangnya pemahaman. Terdapat beberapa Pasal KUHP yang dapat dikenakan terhadap pelaku perusakan fasilitas kepolisian, yaitu : Pasal 170, 192, 193, 197, 200, 201 KUHP Jo Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Namun, penerapan pasal-pasal tersebut belum memberikan efek jera.
Pertimbangan Hakim Terhadap Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor Yang Menggunakan Modus Operandi Memanfaatkan Kelalaian Korban (Studi Kasus Putusan Nomor : 309/Pid.B/2024/Pn.Gpr) Prasetiyo, Evan; Handayati, Nur; Marwiyah, Siti; Damayanti, Sri. Sukmana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7036

Abstract

Pelaksanaan hukum pidana yang konsisten dan berkeadilan merupakan kebutuhan mendasar dalam menjaga ketertiban sosial, terutama terhadap tindak pidana pencurian yang hingga kini masih sering terjadi dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Penelitian ini berfokus pada penerapan Pasal 362 KUHP serta analisis ratio decidendi hakim dalam Putusan Nomor 309/Pid.B/2024/PN.Gpr. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum pidana materiil dalam putusan tersebut telah dilakukan secara tepat, karena seluruh unsur tindak pidana pencurian sebagaimana dirumuskan dalam Pasal 362 KUHP terbukti secara sah dan meyakinkan berdasarkan alat bukti yang diajukan di persidangan. Pertimbangan hakim juga memperhatikan modus operandi yang dilakukan secara sederhana tanpa unsur pemberatan serta motif perbuatan Terdakwa, yang turut memengaruhi berat ringannya pidana yang dijatuhkan. Ratio decidendi hakim mencerminkan adanya upaya untuk menyeimbangkan kepastian hukum dengan asas proporsionalitas pemidanaan, sehingga putusan tidak hanya berorientasi pada pembuktian formal semata, tetapi juga mempertimbangkan keadaan yang memberatkan dan meringankan. Namun demikian, pertimbangan tersebut masih dominan dalam kerangka yuridis formal dan belum sepenuhnya mengintegrasikan tujuan pemidanaan yang bersifat rehabilitatif dan restoratif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa putusan hakim telah tepat secara normatif, tetapi tetap terbuka ruang untuk penguatan dimensi keadilan substantif dalam praktik penjatuhan pidana.
Analisis terhadap Kewenangan Kepolisian dalam Menangani Konflik Sosial dan Membangun Kepercayaan Masyarakat Pradana, Mayfan Gilang; Marwiyah, Siti; Damayanti, Sri Sukmana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis norma yuridis serta batasan kewenangan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menangani konflik sosial dan membangun kepercayaan masyarakat berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian. Permasalahan yang dikaji meliputi bagaimana pengaturan kewenangan kepolisian dalam menangani konflik sosial serta bagaimana peran kewenangan tersebut dalam membangun kepercayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan kepolisian dalam menangani konflik sosial mencakup tindakan preventif, preemtif, dan represif yang harus dilaksanakan sesuai prinsip legalitas, proporsionalitas, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kesenjangan antara norma hukum (das sollen) dengan implementasi di lapangan (das sein), khususnya dalam penggunaan diskresi kepolisian yang berpotensi menimbulkan penyalahgunaan wewenang dan tindakan represif yang berlebihan. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Dalam upaya membangun kepercayaan masyarakat, kepolisian perlu mengedepankan pendekatan humanis, transparansi, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap kode etik profesi. Selain itu, penguatan mekanisme pengawasan internal dan eksternal, penerapan sanksi yang tegas, serta pengembangan model pemolisian berbasis kemitraan dan teknologi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan legitimasi dan kepercayaan publik terhadap Polri dalam kerangka negara hukum yang demokratis.
Co-Authors Abdul Basid Abdur Rahman Sholeh Ach. Noor Busthomi Ach. Noor Busthomy Achmad Arif Billah Achmad Dany Agustyan Adelia Citra, Lovita Adly, Muhammad Naufal Agung Prabowo, Pidie Agustiani, Soefi Nastri Ahmad Syahrial Fajaryanto AINUN NAFISAH Ainun nafisah Aksari Winastuty Alaydi, Nafian Albab, Eric Ulul Alifia Maulidin Amanda Putri Zulianty Amas Madina Aminullah Assagaf Anas Tasya Anderson, Kevin Andhi Nur Rahmadi Andhi Nur Rahmadi Andhi Nur Rahmadi, Andhi Nur Andhi Rahmadi Anggraeni, Diana Anggraeni, Yuniar Fitri Anggraini Anggraini Anggun Puji Lestari Anggun Shintha Bella Anggun Shintha Bella Anindya Vania Permatasari Annisa, Aaliya Ansori, Faisal Antoniyo Firnanda Apriyanti Apriyanti Aranggraeni, Renda Arba’in Arba’in, Arba’in Ardan, Lukman Hakim Aribawa, M. Yustino Aribawa, M.Yustino Aribawa, Mohammad Yustino Aribawa, Muhammad Yustino Astuti, Nur Afifah Hindriyani Asya’ari, Imam Augustinah, fedianty Avita Khoirunnafiyah Axel Giovanni Ayu Ernita Ayyubi, Ahmad Maman Aziz, Ixwan Arif Abdul Bachrul Amiq Bahri, Muhammad Syamsul Bainah Qodri BAMBANG ALI KUSUMO Belo, Alekxia Benga Bobby Maulana Ishak Borman, M Syahrul Borman, M. Syahrul Borman, M.Syahrul Budiani, Dina Busthomi, Ach. Noor Busthomy, Ach. Noor Cahyani, Lintang Dwi Sagita Cahyaningsurya, Nabila Sahara Charles Ardani Chatarina Umbul Wahyuni Chentia Misse Issabella Citra, Lovita Adelia Cornelis, Vieta Imelda Damayanti, Sri Sukmana Damayanti, Sri. Sukmana Darmawan, Hanif Desta Wirnas Desti Widya Astuti Devi Narayan Wijaya Devi Putri Salvira Dewi Fitria Dewi Yuliandani Dhella Angelina Fitri Diah Retno Oktaviana Didy Sopandie Diki Wahyudi Dimas Dwi Andrean Dimas Yemahura Alfarauq Dinda Sandy Dita Astutik Dudik Djaja Sidarta Dwi Ayu Wulandari, Dwi Ayu Dwi Prasetyo, Firmansyah Dwi Septian, Erik Edy Edy Eko Sugianto Eko Yudianto Eko Yudianto Elok Hanifah Ernu Widodo, Ernu Fadjar Kurnia Hartati, Fadjar Kurnia Fajar Sidiq, Abdul Rahman Faqih Udin Fardati Nailulfari Fathul Hamdani Fauzi, Muhamad Andi Febrananda, Ilham Bayu Aldian Febri Bachtiar Irawan Febriyanu, Baskara Ferdiniand Andriansyah Feris Aldo Finni Maulidi Fiqri Akbbaruddin Hadi Firamadhan, Fadlika Aliya Fitri Ayuningtyas Fitrianti, Deistiara Fransiska, Afiona Gevin, Nofita Ghaffar, Abdul Gilang Firman Prasetyo Gustika Anggraini Hafidu, Akbar Al Halima, Nur Handayati, Nur Haris Kulle, Haris Hartoyo Hartoyo Hartoyo Hartoyo Hasan, M. Mahdi Hayati, S.Pd.,M.Pd, Suci Hendrik Adrianto Indria Hidayat, Toriqul Hidayati, Anisa Hikmah Rahmadaniati Primania Hindriyani Astuti, Nur Afifah Husni Mubaroq Husnul Iadatu Alhukmi Bima Anzalallah Ide Inge Wijayawati Ifana, Anila Ika Nurul Septya Rohma Imelda Cornelis, Vieta Imroatun Mahmudah Indra Septiawan Indraswara, Frista Sonna Inres Devi Gunawan Ishmatalhaq, Zannuba Ismail, Heriadi Ismail, Nazli bin Isratulhasanah, Puji Izzatul Yazidah Jailani, Mahfudz Jaisyurahman, Usamah Juliant Nabicha Sapnuar Putri K. D, Nourma Ulva Kaewhanam, Phimlikid Kamal, Galang Mustofa Kamaruddin Kamaruddin Karmawati, Wiwit Dwi Karunia, Mutiara Khoirina Rizeki Khoirunnisa Khoirunnisa Kibiantoro, Miraj Kurniasari, Erika Lailatul Fitria, Nurul Jannah Lazuardi, Irwan M Syahrul Borman M. Ilham Bayu Pratama M. Syahrul Borman M. Zuljalal Alhamdany M.A’yun Zaini Makhtar, Maheran Maksain, Mastina Maksin , Mastina Maksin, Mastina Mansyuri, Zaqiya Alfi Manusiwa, Ronny William Mariatul Khiptia Agis Aderovi Mastina Maksin Maudatul Melidia Maulana, Rifki Maulaya, Nadilah Iskina Maulida, Hesti Maulidi, Finni Mayang Sari Mega Yolanda Melidia, Maudatul Melsiana Kolo Mia Dwi Agustiani Mintarum, Ahadin Mubaroq, Husni Muchammad Teguh Firmansyah Mudhofar, Muhammad Muhamad Syukur Muhammad Hasan Muhammad, Ridwan Maulana Muharrom, Muharrom Murtias Puji Murtias Puji Astutik Musli musli Muslimatul Firdaus Nabila Nur Fitriani Nadila Putri Rizkia Nadini Widya Hastuti Nanik Handayani Naprathansuk, Non Ndraha, Abdian Berkat Neni Anggraeni Nesa Nesa Nilam Permatasari Noenik Soekorini Nourma Ulva K.D Nourma Ulva Kumala Devi Novelia Rizki Abirilla Nur Halima Nur Handayati Nur Rahmadi, Andhi Nur Sayidah Nur Zahrah Nurdin K Nurrahmah, Silva Nurul Jannah Lailatul Fitria Nurul Jannah Lailatul Fitria Nurul Jannah Lailatul Fitria Nurul Tri Wahyuni Oktavian Brian Firmansyah Ony Kurniawati Padli, Andi Ahsanul Pamungkas, Mohammad Prasatya Bayu Aji Paramita, Vallencia Nadya Paramitha, Vallencia Nandya Pasaribu, Francisco Lundu Hesekhel Permana, Sulaiman Hadi Pidegso, Satrio Pjakbarulys Pjakbarulys Prabu Prakosa Aribowo Pradana, Mayfan Gilang Prasetiyo, Evan Pratama, Afiat Prawesthi, wa Priastutik, Widia Sari Priyandono, Wawan Eko puji isratulhasanah Punjung Medaraji Suwarno Purwanto, Deddy Puspita, Renny Candradewi Puspitarini, Renny Puspitarini, Renny Candradewi Putri, Dhea Ananda Putri, Sisy Julya Putri, Yustiti Krisna Eka Qadir, Abdul Qonita, Anelia Queen, Mareta Syamsya Queennensa, Mareta Syamsya Raadi, Asyura Zahra Lutffia Raden Satrio Wibowo Rahmat Hamdani Rahmawan, Aris Ramadhani, M Chotib Ramdan, Muhammad Rangga Dzulkarnain Renda Aranggraeni Renny Candradewi Pusoitarini Renny Puspitarini Retno Saraswati Rifan, Abdul Riky Rini, Erin Puspita Rinsky, Eflyn Viola Riska Anggraeni, Riska Anggraeni Rismanda, Adelia Riza Aisyah Rizal, Achmad Choirur Rizal, Moch. Rizki, M. Fathur Rizqulloh, Ramadhandy Daffa Rohmah, Syifa Nur Romadhon, Muhammad Roiyan Rosanti, Mita Rosdiana, Meta Rosliana, Anita Ruba'ie, Ruba'ie Rudianto, Setiawan Eko Saifuddin Saifuddin Saputro, Ade Rizki Biariya Saragih, Ery Leonardo Sembiring, Anita Indri R. Senja Dwi Prasetyo Sentani, Lisa Setiawan, Yeppy Shely, Shely Sidarta, Dudik Djaja Sidharta, Dudik Djaja Silva Nurrahmah Siti Aisyah Slamet Riyadi Sobrini Fauziah Soekorini, Noenik Sofiana, Maya Sofwan, S.Pd.,M.Pd, Dr. Muhammad Sohibul watoni Solihin, Muhammad Hindun Sonya, Ega Bella SRI ASTUTIK Sri Astutik Sri Daryati Sri Luayyi Sri Mulyanti Subekti Subekti . Subekti Subekti Sufri Sufri Sugeng Herianto Sugiyono Sugiyono Sukesi . Sulfiarini, Wiwin Sumiati, dan Sunarsih Sunarsih Surjono Hadi Sutjahjo Suryawati, Cicilia Tantri Suwarto Suwarto Suyanto Suyanto Swastiko Priyambodo, Swastiko Syafitri, Syarifah Syahputra Aviccena Tampubolon, Liosten R. R. Ully Tampubolon, Liosten Rianna Roosida Ully Teguh Santoso Teguh, Fery Tri Junaidi, Tri Trikoesoemaningtyas Trikosoemaningtyas Undang Undang Undang, Undang Uswatun Hasanah Vadhea Nuraliza Vansya, Muhammad Ahnaf Maulana Veronica Sri Astuti Verto Septiandika Verto Septiandika, Verto Vieta Imelda Cornelis Wage Ratna Rohaeni Wahyu Pangestu Wahyu Prawesthi Wahyu Prawesthi, Wahyu Wahyudi Wahyudi Wahyudin, Hari Wahyuni, Nurul Tri Wardatus, Alvia Wibawa, Athfin Ghani Widia Sari Wijayawati, Ide Inge Winarto, Bambang Windi Febriyanti Wiwit Dwi Karmawati Y, Eko Yudianto Yasinda, Abi Ardhillah Yudiwanti Wahyu E. Kusumo Yuli Yantina Yulis Fransepontri Yungky Andik Pradana Yunita Apriliani Yunita Wulandari Yunus, Eko Yudianto Yunus, Nur Rohim Zaini, Muhammad A’yun Zairotul Hasanah