p-Index From 2021 - 2026
21.951
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Psikis : Jurnal Psikologi Islami EL-IDARE: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Hikmah : Journal of Islamic Studies Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Jurnal Kajian Peradaban Islam EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN as-sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Academy of Education Journal Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme ADI Journal on Recent Innovation (AJRI) Science Education and Application Journal Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Alim | Journal of Islamic Education Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat JMI Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Statement : Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Interdisciplinary Social Studies Jurnal Kajian Peradaban Islam Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Manajemen dan Budaya eScience Humanity Journal Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Munadzomah Madani Institutte : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Budaya Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Educational Journal of Islamic Management (EJIM) QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Jurnal Sosial dan Sains The International Journal of Education Management and Sociology Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Asas wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan, dan Sosial Keagamaan AT-TAISIR: Journal of Indonesian Tafsir Studies SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Konseling Pendidikan Islam Jurnal Sosial, Sains, Terapan dan Riset (Sosateris) Indo Green Journal Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Blantika : Multidisciplinary Journal Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Internasional Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Indonesia Journal of Engineering and Education Technology (IJEET) Jurnal Global Ilmiah Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of Innovative and Creativity Jurnal Multidisiplin Indonesia JIMAD : Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Edukasiana : Journal of Islamic Education Indo Green Journal Acta Psychologia Journal of Education and Islamic Studies Journal of Social Humanities and Education: Scripta Humanika Edumaspul: Jurnal Pendidikan At Tadbir: Journal of Islamic Education Management MADANI Abdimas | Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN DAN ORIENTASI PERLINDUNGAN HARTA ANAK YATIM OLEH WALI DI MAJLIS TA’LIM AL-BIDAYAH, CIANJUR Ahmad Zain Sarnoto; Windy Dian Sari; Siti Fatimah; Anis Nurhasanah
MADANI Abdimas : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): MADANI Abdimas | Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic law instructs the guardians of orphans not to arbitrarily affect the orphans and their property. Because children are part of the younger generation as one of the human resources who have a strategic role in forming a better family. Guardians should not behave unjustly towards orphans
Pendekatan Humanistik dan Pemanfaatan Media Sosial dalam Meningkatkan Peserta Didik Baru di SMP Muhammadiyah 7 Surabaya Tri Mei Lisnawati; Susanto; Ahmad Zain Sarnoto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4243

Abstract

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan humanistik yang dipadukan dengan pemanfaatan media sosial berperan signifikan dalam meningkatkan jumlah peserta didik baru di SMP Muhammadiyah 7 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama. Pertama, pendekatan humanistik yang diterapkan memberikan keleluasaan dalam proses belajar, menempatkan kebutuhan emosional peserta didik sebagai prioritas, serta membangun hubungan intrapersonal yang erat antara guru dan siswa. Pendekatan ini diwujudkan melalui berbagai program unggulan yang telah dijalankan secara konsisten oleh SMP Muhammadiyah 7 Surabaya. Kedua, pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, website, dan WhatsApp digunakan sebagai sarana promosi untuk memperkenalkan serta menyebarluaskan informasi terkait profil dan keunggulan sekolah, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi tersebut. Selain itu, publikasi juga diperluas melalui platform eksternal seperti PWMU.co yang memiliki jangkauan lebih luas, khususnya di kalangan warga Muhammadiyah Jawa Timur. Konten yang disajikan tidak hanya bersifat promosi formal, tetapi juga menampilkan aktivitas peserta didik, pesan-pesan motivasi Islami, serta berbagai prestasi sekolah, dengan melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembuatan konten. Strategi ini memberikan dampak positif terhadap citra sekolah sebagai lembaga pendidikan yang terbuka, adaptif, dan modern dalam menghadapi perkembangan dunia digital.Sinergi antara pendekatan humanistik sebagai fondasi internal dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana eksternal terbukti efektif dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap sekolah, yang berdampak pada peningkatan jumlah peserta didik baru. Pendekatan humanistik berfungsi membangun keunggulan dan karakter sekolah dari dalam, sementara media sosial menjadi media strategis untuk menyebarluaskan keunggulan tersebut kepada masyarakat luas. Secara teoritis, penelitian ini didukung oleh pemikiran Abraham Maslow dan Carl Rogers. Teori Maslow menjelaskan bahwa manusia memiliki kebutuhan yang tersusun secara hierarkis, mulai dari kebutuhan dasar hingga aktualisasi diri. Sementara itu, Carl Rogers menekankan pentingnya penerimaan tanpa syarat (unconditional positive regard) sebagai landasan dalam pengembangan potensi individu tanpa tekanan atau mekanisme pertahanan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi rujukan bagi praktisi pendidikan dan peneliti dalam meningkatkan kualitas manajemen penerimaan peserta didik baru secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Pendidikan Homeschooling pada Anak Korban Perundungan dalam Perspektif Al-Qur’an Ahmad Ahidin; Ahmad Thib Raya; Ahmad Zain Sarnoto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis homeschooling sebagai alternatif pendidikan bagi anak korban perundungan dalam perspektif Al-Qur’an melalui pendekatan pendidikan humanistik berbasis nilai-nilai Islam. Perundungan di lingkungan pendidikan formal memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis, emosional, sosial, dan akademik anak, sehingga diperlukan model pendidikan yang mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan potensi peserta didik secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Data dianalisis secara induktif untuk menemukan pola dan konsep pendidikan yang relevan dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homeschooling memiliki relevansi sebagai model pendidikan alternatif bagi anak korban perundungan karena menitikberatkan pada pengembangan aspek spiritual, emosional, dan sosial peserta didik. Al-Qur’an menekankan pentingnya penghormatan terhadap martabat manusia, hubungan interpersonal yang empatik, serta lingkungan pendidikan yang penuh kasih sayang. Pendekatan humanistik berbasis Al-Qur’an dinilai mampu membantu anak korban perundungan memulihkan rasa percaya diri, mengatasi trauma, dan membangun kembali motivasi belajar melalui internalisasi nilai-nilai Islami seperti kesabaran dan kepedulian sosial. Dengan demikian, homeschooling tidak hanya berfungsi sebagai alternatif pendidikan, tetapi juga sebagai sarana pemulihan psikologis dan pembentukan karakter Islami bagi anak korban perundungan.
Rethinking Kesiapan Nikah Perempuan dalam Perspektif Al-Qur’an Esse Esse; Nur Arfiyah Febriani; Ahmad Zain Sarnoto
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i6.2739

Abstract

Fenomena penundaan pernikahan perempuan semakin meningkat di tengah perubahan sosial, pendidikan, dan tuntutan ekonomi masyarakat modern. Namun, pilihan untuk menunda pernikahan masih sering dipandang negatif karena perempuan dianggap memiliki batas usia ideal untuk menikah dan menjalankan peran domestik. Padahal pilihan tersebut tidak terlepas dari alasan kesiapan perempuan untuk menikah. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk meninjau ulang konsep kesiapan nikah perempuan dalam perspektif Al-Qur’an dengan menempatkan kesiapan sebagai aspek utama dalam pernikahan, bukan semata-mata usia biologis atau tekanan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (maudh?‘?) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pernikahan, kesiapan, dan tanggung jawab keluarga. Data dianalisis melalui penelusuran pandangan mufasir klasik dan kontemporer untuk melihat relevansi konsep kesiapan dalam konteks fenomena sosial perempuan masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menempatkan kesiapan kognitif, moral, fisik, psikologis, sosial,  ekonomi, spritual, dan environmental sebagai dasar penting dalam membangun rumah tangga. Penundaan pernikahan karena alasan ketidaksiapan tidak dipandang sebagai penyimpangan, melainkan bagian dari upaya mewujudkan tujuan pernikahan yang sak?nah, mawaddah, dan ra?mah. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa konsep kesiapan nikah dalam Al-Qur’an bersifat lebih substansial dan egaliter dibandingkan konstruksi sosial yang berkembang di masyarakat terhadap perempuan yang belum menikah.
Gaya Kepemimpinan Musyrifah dalam Penguatan Religiusitas Santriwati: Studi Kasus di SMP Darul Qur’an Pondok Pesantren Al-Fitrah Bogor Rachmatul Ummah M; Akhmad Shunhaji; Ahmad Zain Sarnoto
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan musyrifah dalam memperkuat religiusitas santriwati di SMP Darul Qur’an Pondok Pesantren Al-Fitrah, Jonggol, Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas santriwati belum optimal, ditandai dengan lemahnya kedisiplinan dalam melaksanakan salat wajib dan sunnah, penggunaan bahasa yang belum mencerminkan nilai-nilai Islami secara konsisten, serta motivasi beribadah yang cenderung bersifat eksternal. Musyrifah telah menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang suportif dan memotivasi. Namun, pendekatan tersebut belum sepenuhnya efektif karena kurangnya ketegasan dalam penegakan aturan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan gaya kepemimpinan transformasional yang dipadukan dengan ketegasan melalui penegakan aturan secara konsisten dan adil. Pemberian teguran tegas dan sanksi edukatif diperlukan untuk membentuk kedisiplinan, ketaatan, dan perilaku religius yang berkelanjutan pada santriwati.
Gaya Kepemimpinan Musyrifah dalam Penguatan Religiusitas Santriwati: Studi Kasus di SMP Darul Qur’an Pondok Pesantren Al-Fitrah Bogor Rachmatul Ummah M; Akhmad Shunhaji; Ahmad Zain Sarnoto
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan musyrifah dalam memperkuat religiusitas santriwati di SMP Darul Qur’an Pondok Pesantren Al-Fitrah, Jonggol, Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas santriwati belum optimal, ditandai dengan lemahnya kedisiplinan dalam melaksanakan salat wajib dan sunnah, penggunaan bahasa yang belum mencerminkan nilai-nilai Islami secara konsisten, serta motivasi beribadah yang cenderung bersifat eksternal. Musyrifah telah menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang suportif dan memotivasi. Namun, pendekatan tersebut belum sepenuhnya efektif karena kurangnya ketegasan dalam penegakan aturan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan gaya kepemimpinan transformasional yang dipadukan dengan ketegasan melalui penegakan aturan secara konsisten dan adil. Pemberian teguran tegas dan sanksi edukatif diperlukan untuk membentuk kedisiplinan, ketaatan, dan perilaku religius yang berkelanjutan pada santriwati.
Strategi Penerapan Sustainable Finance pada Industri Jasa Keuangan dalam Upaya Pembangunan Berkelanjutan Perspektif Al-Qur'an Rifda Najila Marhamah; Hamka Hasan; Ahmad Zain Sarnoto
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2905

Abstract

Kesadaran bahwa pembangunan ekonomi yang mengorbankan perubahan iklim tidak berkelanjutan telah memaksa banyak perekonomian dan sistem keuangan di seluruh dunia untuk beralih ke sumber pendanaan yang lebih ramah lingkungan guna memastikan pertumbuhan yang tangguh dan berkelanjutan dengan jejak lingkungan yang minimal. Degradasi lingkungan hidup, hilangnya keanekaragaman hayati secara masif, serta peningkatan emisi gas rumah kaca global mengharuskan adanya integrasi yang erat antara agenda pembangunan nasional dengan pembiayaan iklim. Sektor jasa keuangan memegang peran krusial melalui instrumen keuangan hijau (green finance) sebagai bagian integral dari keuangan berkelanjutan guna memastikan keselarasan pertumbuhan ekonomi dan pelestarian alam semesta. Pendekatan ini menganalisis strategi penerapan keuangan berkelanjutan dari perspektif Al-Qur'an melalui tiga dimensi utama yaitu ekonomi (profit), sosial (people), dan lingkungan hidup (planet). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif melalui studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur'an secara komprehensif menggariskan prinsip keadilan distribusi, pelarangan eksploitasi berlebihan, dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah fi al-ardh demi mencapai kemaslahatan publik (maslahah mursalah) yang holistik.
Wounded Masculinity Perspektif Al-Qur’an: Analisis Kerangka Teoretis untuk Mewujudkan Keadilan Gender Sri Satyaningtyas; Ahmad Zain Sarnoto; Nur Rofiah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2906

Abstract

Fenomena wounded masculinity (maskulinitas yang terluka) merupakan persoalan sosial dan psikologis yang muncul akibat konstruksi maskulinitas patriarkal yang kaku, menuntut laki-laki untuk selalu kuat, dominan, dan menekan ekspresi emosional. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan mental laki-laki, tetapi juga memperparah ketimpangan relasi gender dan kekerasan berbasis gender. Kajian gender selama ini cenderung berfokus pada perempuan sebagai korban patriarki, sementara krisis identitas dan luka sosial yang dialami laki-laki masih relatif terabaikan, khususnya dalam studi tafsir Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep wounded masculinity, mengkaji respons Al-Qur’an terhadap problematika maskulinitas, serta membangun kerangka teoritis integratif antara tafsir Al-Qur’an dan teori gender guna mewujudkan keadilan gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), serta analisis tematik dan hermeneutik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan maskulinitas, relasi gender, dan ekspresi emosional laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an tidak menetapkan satu model maskulinitas tunggal, melainkan mengakomodasi keberagaman ekspresi maskulinitas yang bersifat manusiawi, emosional, dan spiritual. Al-Qur’an menawarkan strategi preventif dan kuratif terhadap wounded masculinity melalui nilai-nilai keadilan, kasih sayang, tanggung jawab, dan keseimbangan relasi gender. Penelitian ini merumuskan konsep positive masculinity perspektif Al-Qur’an sebagai alternatif atas maskulinitas hegemonik dan patriarkal. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan tafsir berperspektif gender yang tidak hanya membela perempuan, tetapi juga membebaskan laki-laki dari luka konstruksi maskulinitas yang merugikan, serta mendorong terwujudnya relasi gender yang lebih adil, inklusif, dan berkeadaban.
Epistemologi Empiris Qur’ani: Kajian Tafsir Tematik atas QS. Āli ‘Imrān [3]: 190-191, al-Ḥujurāt [49]: 6, dan al-Mulk [67]: 3-4 Anas Kholik; Ahmad Zain Sarnoto
AT-TAISIR: Journal of Indonesian Tafsir Studies Vol. 6 No. 2 (2025): AT–TAISIR Journal of Indonesian Tafsir Studies
Publisher : LPPM Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study of empirical verses in the Qur’an has gained renewed significance in the context of twenty-first–century scientific advancement, digital transformation, and the rapid circulation of information. Although discussions on the integration of science and religion have grown within Islamic philosophy and contemporary epistemology, many of these works exhibit a fundamental gap: the Qur’anic text itself is not analyzed as the primary object of study. Instead, empirical verses are often cited as slogans to support the discourse of “Islamic scientific ethics” or “integrative epistemology,” without undergoing rigorous tafsir-based examination. This research fills that gap by Conducting a thematic exegesis of three foundational empirical verses: Āli ‘Imrān [3]:190–191, which emphasizes cosmic contemplation (tadabbur); al-Ḥujurāt [49]:6, which establishes the principle of verification (tabayyun); and al-Mulk [67]:3–4, which introduces the principle of repeated observation (takrār al-baṣar). Employing the tafsīr mawḍū‘ī (thematic exegesis) method, this study integrates linguistic analysis, semantic mapping, contextual background, and a comparative reading of classical and contemporary commentaries. The findings reveal that these three verses collectively construct a Qur’anic empirical epistemology founded on three pillars: reflective observation (tadabbur), verification of information (tabayyun), and repeated examination (takrār al-baṣar). Together, they offer not only a Qur’anic articulation of empirical reasoning but also a value-laden framework in which empirical inquiry is guided by spiritual awareness and ethical responsibility. This research contributes to Qur’anic studies by grounding the discourse of empiricism and epistemology in the text itself rather than in philosophical abstraction. The proposed model provides a conceptual foundation for developing research methodology, scientific ethics, and Islamic education that are firmly rooted in the Qur’anic worldview.
Quranic Perspective on Leadership in Educational Institutions Ahmad Zain Sarnoto; Sri Tuti Rahmawati
The International Journal of Education Management and Sociology Vol. 1 No. 1 (2022): September - October : The International Journal of Education Management and Sos
Publisher : PDPI (Perkumpulan Dosen Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijems.v1i1.2

Abstract

This study examines leadership in educational institutions from the perspective of the Qur'an. As a guide to the life of Muslims, of course the Qur'an has a broad perspective, not only about worship but also about leadership. This type of research is library research. The approach used is an organizational approach. The theory used is the theory of leadership. The findings in this study are: first, leadership in educational institutions according to the Qur'an is contextual, complex, and flexible, between transactional, transformative, and serving leadership. Such leadership is worth fardhu kifayah in the rule of Islamic law. Second, the framework of leadership and organizational behavior in educational institutions according to the perspective of the Qur’an is more appropriate to be called Neo-Institutionalism. where leadership is influenced by the teachings and values ​​of Islamic beliefs. The practice of leadership in educational institutions is more accurately called the realization of and manifestation of the verses of the Qur’an. While the teachings of the Qur’an, according to the scholars of interpretation, are very professional in assessing the work. The contribution of this research is an offer of discourse in the form of an opinion that the leadership practice shown by Islamic-based organizations is part of the worship of Muslims in carrying out religious teachings.
Co-Authors A. Juraidi A. Ubaedillah Aat Ruchiat Nugraha Aat Ruchiat Nungraha Abd Muis Abd. Aziz Abd. Aziz Abdul Aziz Abdul Ghofur Abdul Hadi Abdul Khalis Razak Abdul Muis Abdul Mu’iz Abdul Rokhim Abdul Rokhim Hasan Abdullah, Amiruddin Abnisa, Almaydza Pratama Adhariani, Dwi Eka Agus Sarifudin Agus Sarifudin, Agus Ahariani, Dwi Eka Ahmad Ahidin Ahmad Farid ahmad Fathoni Ahmad Fathoni Ahmad Husnul Hakim Ahmad Sholihin Ahmad Shunhaji Ahmad Thib Raya Ahmad Thib Raya Akhmad Shunhaji Akhmad Shunhaji Akhmad Shunhaji Akhmad Shunhaji Akhmad Shunhaji Akhmad Sunhaji Akhmad Sunhaji Alek Irawan Triantho Alhan, Khusni Ali, Makhrus Alma’zumi, Adib Almira Ulimaz Ana Matofani Anas Kholik Andi Sri Rezky Wulandary andrew shandy utama, andrew shandy Andri Andri Andri Kurniawan ANDRI KURNIAWAN Anis Nurhasanah Ansori Ansori Anwar , Chairul Ari Wijayanti Arifin, Mohamad Zaenal Armai Arief Asep Muksin Badriah, Badriah Bahruddin Bahruddin Bahruddin Bukhori Bukhori Bunga Ifatun Nisa Burhanuddin, Nandang Busthomi Ibrohim Choirunnisa Choirunnisa Daheri, Mirzon Darwis Hude Darwis Hude Devin Mahendika Dewanto Dewanto Diah Fatma Sjoraida Diah Fatma Sjoraida Dian Sari, Windy Dien Nurmarina Malik Fadjar Dini Andini Dini Andini Dwi Eka Ahariani EE Junaedi Sastradiharja Eko Nursalim Eko Nursalim, Eko Ely Budiyanti Ely Budiyanti Eri Mardiani Ernawati Ernawati Esse Esse Etika Nailur Rahma Fakih, Zainun Kamaludin Faridatun Nisa Farihah Ulinnuha Farihah Ulinnuha Fauzi, Rizal Ula Ananta Fikri Hakim Guna, Bucky Wibawa Karya Habibie Habibie Halim, Fahmi Abdul Hamdani Anwar Hamdani Anwar Hamka Hasan Hamzah, Naemah Binti Hariyadi, Muhammad Harleli Hasyim Mahmud Wantu Hasyim Mahmud Wantu Hatidja, St Hayatina, Lamya Hendri Kuswanto Hidayatul Huda Hidayatullah Hidayatullah Hiola, Siti Fatimah HM, Makkah Hude, Darwis Ifa Safira Ika Agustina Ika ika Ika Ika Ika Ika Iqbal Taufikurrahman Ircham Surahman Ircham Surahman Irma Aprilianti Isep Saepul Maslul Jamarudin Jamarudin Jannah Siregar, Riadi JOKO WAHONO Junaidin Junaidin Karyati , Etty Siti Kerwanto Khasnah Syaidah Khrisma Wijayanti Khusni Alhan Khusni Alhan Kidam Laela Fitriyani Lamya Hayatina Lamya Hayatina Lamya Hayatina Lubis, Sari Sartika Lubis, Zakaria Husin Lukman Hakim Lukmanul Hakim M S Farizal M. Imam Khudlori M. Makbul Akbar M. Zuhriansah Mahpudin, Asep Makhrus Ali Mardiati Mardiati Marita Ika Joesidawati Marsiti, Marsiti Mhd Sukron Miftachul Amri Misbahul Munir Moh Yusuf Mohammad Edy Nurtamam, Mohammad Edy Mohammad Muhtadi Ms, Farizal Muazzikin Ripai Muhammad Daffa Muhammad Dhiya Habibi Muhammad Hariyadi Muhammad Ichsan Abda Muhammad Ridho Muhammad Taufiq Muhammad Yusuf Mukmin, Nurul Nadjih, Difla Nanang Gunadi Nasution, Marzuki Affan Neneng Kurnia Noka, Isara Abda Noor Farida Novia Nurfadila Nur Afif Nur Arfiyah Febriani Nur Arfiyah Febriyani Nur Efendi Nur Fadhliyah Nur Hasan Nur Hidayati Nur Latifah, Nur Nur Rahami Nur Rofiah Nurbaiti Nurbaiti Nurcholik Ahmad Nurhasanah Nurhasanah Nurikasari, Neneng Nurina Happy Nurrohman Nurrohman Nurul Habiburrahmanuddin Nurul Hikmah Occe Luciana, Occe Otong Surasman Panjaitan, Hendripal Rachmat Hidayat RACHMAT HIDAYAT Rachmatul Ummah M Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Supriati Hardi Rahmad, Saiful Rahmah, Andi Rahman, Mahadi Ramadhonus, Ramadhonus Raudhatul Husna Raya, Ahmad Thib Rembe, Elismayanti Reza Rahmadani Riadi Jannah Siregar Rifda Najila Marhamah Risma Hikmawati Risnawati Risnawati Riwayati Wahyuningsih Riza Noviana Khoirunnisa S. Sugiharto Saksitha, Deassy Arestya Salman Faris Samsi Samsi Samsu Romli Samsul Bahri Samsuri Samsuri Samuna, Samuna Santosa, Tomi Apra Sapulete, Heppy Sari , Windy Dian Sari, Windy Dian Satriah, Satriah Sayuti Hamdani Shunhaji, Akhmad Sidrotun Na'im Singgih Prastawa Sisi Yulianti Siskandar Siskandar Siskandar Siskandar, Siskandar Siswanto, Permadi Trisna Siti Fatimah Siti Fatimah Hiola Siti Khoeriyah Siti Maria Ulfa Siti Maria Ulfa Siti Musdah Mulia Siti Nurmaisyah Siti Sakina Slamet Riyadi Soegiarto, Ita Solissa, Everhard Markiano Solly Aryza Songyanan, Afifudin Sri Satyaningtyas Sri Tuti Rahmawati St Rahmah Suhada Suhada, Suhada Suhardy, Suhardy Suharry, Suharry Sukini Sukini Sukini, Sukini Sunarno Sunarno Sunarto Sunarto Supodo, Yuli Suryono, Wiwid SUSANTO Susanto Susanto Susilo Wibowo Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syamsul Bahri Tanrere Syamsul Bahri Tanrere Tanrere, Syamsul Bahri Tati Khafidotur Rofingah Taufik Nugroho Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Tongam E Panggabean Tri Mei Lisnawati Triantho, Alex Irawan Trio Budi Susanto Ulil Alfa Wahyudi, Udi Wahyudin Wahyudin Waluyo Waluyo Wantu, Hasyim Mahmud Widodo, Hadi Windy Dian Sari Windy Dian Sari Windy Dian Sari Windy Dian Sari Wiwid Suryono Wulandary, Andi Sri Rezky Yanti Cholidah Yuli Supodo Yuliyanti yuliyanti