p-Index From 2021 - 2026
12.52
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya Cakrawala Pendidikan Jurnal Pendidikan Humaniora Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Transmisi Medula TEFLIN Journal: A publication on the teaching and learning of English Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Analis Kesehatan at-tamkin: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Pengabdian, Pendidikan dan Teknologi JK Unila (Jurnal Kedokteran Universitas Lampung) MAHESA : Malahayati Health Student Journal AICS Journal of Language and Health Bulletin of Information Technology (BIT) Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) Journal of Indonesian Rural and Regional Government (JIRReG) ETAM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram Digital Transformation Technology (Digitech) Abdimas Indonesian Journal Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia JURNAL TUNAS PENDIDIKAN Universal Raharja Community (URNITY Journal) Inclusive Society and Sustainability Studies (ISSUES) International Journal of Management, Entrepreneurship, Social Science and Humanities (IJMESH) Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia International Journal of Research and Community Empowerment BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Commodities, Journal of Economic and Business International Journal of Education, Vocational and Social Science International Journal of Information Engineering and Science Holistik Jurnal Kesehatan Green Economics: International Journal of Islamic and Economic Education JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Jurnal Lentera ICT Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Claim Missing Document
Check
Articles

Akivitas Fisik, Konsumsi Cairan dan Status Gizi Berhubungan Dengan Status Hidrasi Pekerja Proyek : Tinjauan Pustaka Alma Abigail Pamarta; Suharmanto Suharmanto; Alberto Taolin
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v9i1.pp1-5

Abstract

Status hidrasi merupakan keadaan yang menggambarkan jumlah cairan dalam tubuh. Status hidrasi dapat dipengaruhi olehbeberapa faktor diantaranya aktivitas fisik, konsumsi cairan dan status gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan antara aktivitas fisik, konsumsi cairan, status gizi, dengan status hidrasi pada pekerja proyek.Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menggunakan artikel berbasis nasional dan internasionalsebanyak 40 artikel. Artikel yang digunakan berupa artikel dari tahun 2010 hingga tahun 2022. Data yang diambil memilikisumber dari Pubmed, NCBI, dan Google Scholar dengan total 20 artikel yang sesuai dengan kriteria dan mengandung katakunci yang berhubungan dengan aktivitas fisik, konsumsi cairan, status gizi, dan status hidrasi. Artikel tersebut kemudiandilakukan analisis dan interpretasi dengan cara membuat rangkuman hasil penelitiannya. Hasil dari penelitian didapatkanbahwa faktor yang berpengaruh pada status hidrasi antara lain adalah aktivitas fisik, jenis kelamin, dan usia. Simpulan daripenelitian ini adalah status hidrasi dipengaruhi oleh aktivitas fisik, konsumsi cairan dan status gizi.  Kata kunci: aktivitas fisik, konsumsi cairan, status gizi, status hidrasi
Retinopati Diabetes Ona Rahmawati; Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani; Suharmanto Suharmanto
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu komplikasi akibat diabetes melitus akibat hiperglikemia kronis  adalah retinopati diabetik (RD). Faktor risiko yang  menyebabkan retinopati diabetik adalah durasi  diabetes, usia, hiperglikemia, hipertensi, pubertas, kehamilan, dan hiperlipidemia. Jenis diabetes mellitus diperkirakan dapat mempengaruhi tingkat keparahan retinopati diabetik, dimana diabetes  tipe 1 berisiko lebih tinggi daripada diabetes  tipe 2. Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara dengan kejadiandiabetes tertinggi di dunia, jumlah kejadian  10,7 juta orang dengan diabetes. Selain itu, Indonesia merupakan satu-satunya negara  di Asia Tenggara yang memberikan kontribusi terbesar terhadap 11,3% penderita diabetes dari Asia Tenggara. Beberapa perubahan pada biokimia, molekuler, dan  fisiologis pada perdarahan retina yang mempengaruhi fungsi sel mikro dan  fotoreseptor. Faktor risiko utama  Retinopati Diabetes (RD) adalah waktu perjalanan menderita diabetes, dengan prevalensi diabetes  tipe 1 yang tinggi sebesar 90% dibandingkan dengan diabetes  tipe 2  sebesar 45,8%. Beberapa faktor risiko yang diduga menjadi penyebab retinopati diabetes antara lain durasi penyakit, usia, kontrol glikemik yang buruk atau hiperglikemia dan tekanan darah, masa remaja, kehamilan, kadar lipid  darah, hiperviskositas, gagal ginjal, anemia, dan merokok. Untuk mencegah memburuknya RD, dapat dimulai dengan memeriksa gula darah secara berkala, kadar lipid darah, dan tekanan darah. Perawatan utama dalam penanganan retinopati diabetes adalah terapi anti-VEGF dan perawatan laser dengan dukunganmedikasi kortikosteroid. Kata Kunci: Anti-VEGF, diabetes melitus, faktor risiko, kortikosteroid, retinopati diabetes.
erkembangan Terbaru Pengobatan Herbal Untuk Diabetes Melitus Tipe 2 Mutiara Fauza; Rahmat Febriawan; Suharmanto Suharmanto
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) termasuk kedalam jenis penyakit metabolik penyakit yang disebabkan oleh gangguanmetabolisme pada sistem endokrin dan ditandai dengan hiperglikemia. Sekresi insulin yang tidak memadai dan resistensiinsulin adalah dasar karakteristik patologis DMT2. Pengobatan DMT2 utamanya saat ini adalah intervensi terhadap gayahidup (asupan nutrisi dan aktivitas fisik), obat oral (biguanide, sulfonilurea, dan α-glukosidase inhibitor), obat yangdisuntikkan (seperti insulin), penanganan bedah, pengobatan komplementer serta pengobatan alternatif. Meskipunbanyak agen biologis yang telah dikembangkan untuk mengobati DMT2, obat-obatan herbal kini juga telah banyakdikembangkan dan digunakan dalam terapi DMT2. Obat herbal secara bertahap menarik perhatian. Keberadaan prosesperadangan adalah tipikal manifestasi DMT2 yang dapat menyebabkan peningkatan produksi sitokin proinflamasi,diantaranya tumor necrosis factor-α (TNF- α), interleukin-6 (IL-6), interleukin-1β (IL-1β), dan membuat kadar glukosadarah meningkat. Ekstrak M. umbellatumI dan Momordica charantia L. dapat menghasilkan efek hipoglikemik padapenderita diabetes. Tinospora cordifolia dapat meningkatkan aktivitas Superoksida Dismutase (SOD) yang memilikimanfaat mencegah masuknya radikal bebas ke dalam tubuh. Ekstrak Morus alba L. secara efektif dapat mengurangkadar serum TG, TC, dan LDL dalam Model tikus DMT2. Ephedra sinica efektif menurunkan glukosa darah puasadenganmengubah komposisi mikrobiota usus.Kata Kunci: Diabetes melitus tipe 2, obat herbal
Penggunaan Anestesi Sedasi dalam Prosedur Endoskopi Saluran Cerna Dilla Syahra Noor Fitri; Ari Wahyuni; Suharmanto Suharmanto; Putu Ristyaning Ayu Sangging
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v11i2.pp67-74

Abstract

Sedasi dapat didefinisikan sebagai penurunan tingkat kesadaran yang disebabkan oleh obat. Sedasi merupakan komponen anestesi umum dan menjadi bagian penting dalam prosedur endoskopi saluran cerna. Endoskopi saluran cerna menimbulkan banyak ketidaknyamanan pada pasien yang menjalaninya karena menimbulkan risiko nyeri perut, keram perut, dan distensi abdomen akibat prosedur kolonoskopi serta risiko tersedak dan mual muntah akibat prosedur esofagogastroduodenoskopi (EGD). Sedasi membantu meningkatkan toleransi pasien terhadap ketidaknyamanan dan rasa sakit pada saat menjalani prosedur endoskopi. Sedasi akan membantu mengurangi kecemasan pasien, meningkatkan hasil pemeriksaan, dan mengurangi ingatan pasien terhadap prosedur yang dijalani. Kebutuhan sedasi ditentukan oleh beberapa faktor, termasuk jenis endoskopi, durasi prosedur, tingkat kesulitan endoskopi, status fisik pasien, dan preferensi dokter. Sedasi terbagi menjadi beberapa tingkatan berdasarkan dengan tingkat depresi pada level kesadaran yaitu minimal sedation, moderate sedation, deep sedation hingga general anesthesi. Protokol regimen sedasi untuk prosedur gastrointestinal endoscopy (GIE) masih sangat bervariasi. Midazolam dan Propofol adalah obat yang paling sering digunakan dalam sedasi endoskopi yang biasanya dikombinasikan dengan analgesik Fentanil.
Aspek Lingkungan pada Kualitas Hidup Masyarakat yang Tinggal di Sekitar Tempat Penampungan Sampah: Literature Review Salma Alya Ihsan; Winda Trijayanthi Utama; Suharmanto Suharmanto; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v11i2.pp107-113

Abstract

Quality of life is an important indicator in assessing a person's ability to live life, which includes four domains; physical health, psychological health, social relationships, and the environment. For people living around landfills, quality of life often decreases due to direct exposure to piles of waste and the pollution it causes. Research shows that the presence of landfills near residential areas is associated with low quality of life, especially in physical and environmental aspects. Pollutants from waste, both organic, inorganic, and biological, can pollute water and soil, and cause health risks, such as malaria, cholera, diarrhea, and respiratory disorders such as asthma and bronchitis. Burning waste in the open, which is common in developing countries, also increases air pollution, releasing hazardous substances, including dioxins and greenhouse gases, which have the potential to cause respiratory health problems and cancer. The impact of this pollution is not only limited to physical health, but also affects mental well-being. People living near landfills often experience emotional instability, feelings of irritability, and tension due to an uncomfortable environment. In addition, irregular environmental conditions, including scattered waste, trigger deviant social actions. Factors such as poor access to sanitation and water contamination also play a role in increasing vulnerability to waterborne and soil-borne diseases. Overall, pollution from landfills has a significant impact on people's quality of life, affecting their physical, psychological and social health.
Penatalaksanaan pada Perempuan 47 Tahun Penderita Vertigo melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Puteri Sahra Salsabila; Suharmanto
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v12i1.pp499-513

Abstract

Latar Belakang: Vertigo didefinisikan sebagai gangguan kesadaran postural dan dapat berupa perasaan berputar pada diri sendiri atau lingkungan sekitar. Menurut WHO, vertigo sering terjadi pada usia 18-79 tahun dengan prevalensi global sebesar 7,4% serta kejadian per tahunnya mencapai 1,4%. Tujuan: Menerapkan pelayanan dokter keluarga secara holistik dan komprehensif dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berbasis Evidence Based Medicine dengan pendekatan patient centered dan family approach. Metode: Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, dan kunjungan rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Pasien Ny. D, 47 tahun, memiliki aspek risiko internal berupa kurangnya pengetahuan mengenai penyakit vertigo, pola tidur yang tidak teratur, pola pengobatan yang kuratif, beban kerja dan stres. Aspek risiko eksternal pasien yaitu pengetahuan keluarga yang kurang tentang vertigo, pola pengobatan keluarga yang kuratif, dan persepsi yang salah mengenai vertigo Kesimpulan: Setelah dilakukan intervensi, didapatkan perbaikan dan gejala klinis vertigo pada pasien, peningkatan pengetahuan pasien mengenai vertigo,dan perubahan pola pengobatan pasien.
Edukasi gizi sebagai strategi peningkatan nilai tambah produk inovasi permen susu kambing perah Unsunnidhal, Lalu; Jannah, Raudatul; Putri Pertiwi, Made Gendis; Maliki, Imam; Perdhana, Firman Fajar; Ariyana, Mutia Devi; Suharmanto, Suharmanto; Supinganto, Agus
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35625

Abstract

AbstrakKoperasi Peternakan Tunas Ridho Illahi di Lombok Timur memiliki potensi produksi susu kambing perah yang tinggi, namun pemanfaatannya masih terbatas pada produk segar sehingga belum memberi nilai tambah optimal. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya diversifikasi produk, desain kemasan yang belum higienis, serta lemahnya strategi pemasaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah susu kambing perah melalui inovasi permen bergizi, dengan penekanan pada edukasi gizi sebagai strategi utama. Metode pelaksanaan meliputi seminar untuk memberikan pemahaman mengenai manfaat gizi susu kambing bagi ibu hamil dan balita, serta workshop untuk melatih keterampilan produksi. Evaluasi dilakukan melalui observasi, diskusi, dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari rerata 4,05 (pre-test) menjadi 9,40 (post-test) atau naik 5,35 poin, serta peningkatan keterampilan dari 23,10 menjadi 72,80 atau naik 49,70 poin; seluruh perbedaan bermakna secara statistik (p = 0,00). Temuan ini menegaskan bahwa edukasi gizi, pelatihan formulasi–proses, dan pendampingan kemasan higienis efektif memperkuat kemandirian koperasi, meningkatkan nilai tambah susu kambing perah, dan membuka perluasan segmen pasar produk pangan lokal bernutrisi. Kata Kunci: edukasi gizi; inovasi produk; koperasi peternakan; permen bergizi; susu kambing perah. Abstract The Tunas Ridho Illahi Livestock Cooperative in East Lombok has high potential for goat milk production, but its utilization is still limited to fresh products, thus not providing optimal added value. The main problems faced by partners are low product diversification, unhygienic packaging design, and weak marketing strategies. This community service activity aims to increase the added value of goat milk through the innovation of nutritious candy, with an emphasis on nutrition education as the main strategy. The implementation method includes seminars to provide an understanding of the nutritional benefits of goat milk for pregnant women and toddlers, and workshops to train production skills. Evaluation is carried out through observation, discussion, and participant feedback. The results of the activity show an increase in participant knowledge from an average of 4.05 (pre-test) to 9.40 (post-test) or an increase of 5.35 points, and an increase in skills from 23.10 to 72.80 or an increase of 49.70 points; all differences are statistically significant (p = 0.00). These findings confirm that nutrition education, formulation-process training, and hygienic packaging assistance are effective in strengthening cooperative independence, increasing the added value of dairy goat milk, and opening up market segments for nutritious local food products. Keywords: nutrition education; product innovation; livestock cooperative; nutritious candy; dairy goat milk.
Co-Authors Adah, Nur Nelisa Ade Yonata, Ade Adie Setyawan, Nanang Aep Saefullah Agus Supinganto Agus Suyetno Aini, Emizatul Akmal, Firdaus Alberto Taolin Ali Saukah Ali Saukah Alma Abigail Pamarta Amelia, Erry Rizki Amelia, Rizqina Fara Aminuyati Andi Nafisah, Andi Anindyaguna, Anggit Annisya, Annisya Ardika, Okta Besti Ari Wahyuni Asep Sukohar Atri Sri Ulandari Aulia Nur Fadilah Ayuwardani, Mellasanti Azka, Laisa Bayu Anggileo Pramesona Bayu Setyo Nugroho, Bayu Setyo Betta Kurniawan, Betta Budi Prasetya Cayandrawati Sutiono, Cayandrawati Dani Irawan Daulay, Suryani A. Dedy Arisjulyanto Devie, Erika Dian Isti Angraini Dian Luthfiyati, Dian Didik Nurhadi Didin Zakariya Lubis Dika, Johan Wayan Dilla Syahra Noor Fitri Diska Fatima Virgiyanti DWi Aulia Ramdini Dwi Puji Septarini Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Eddy Sutadji Elisa, Syavira Endro Prasetyo Wahono Eny Suspartiana Ety Apriliana Evynurul Laily Zen Exsa Hadibrata Faisal Muhammad, Faisal Farouk, Umar FAUZAN ABDILLAH Febri Febri Febrianta, Muhammad Kaisar Firdaus, Purna Firman Fajar Perdhana Fitria Saftarina Fitriyani Fitriyani Fredison Fredison Fredison, Fredison Furaidah Gunadi H. Abd. Sulistyo Hadibrata, Exsa Halim Tjiwidjaja Hanna Mutiara, Hanna Happy, Terza A Hasanah, Sabila Hdibrata, Exsa Hendra Candra Hendri Busman Heny Setyawati Hermawan , Iwan Hindrawati, Gita I Putu Ngurah Wage Myartawan Ilmidin, Ilmidin Imam Maliki Imam Sudjono Inayah Inayah Inayah Intanri Kurniati Ismawanto, Iqbal Iwan Hermawan Iwan Hermawan Jati Nugroho Jayaun Jayaun Jayaun, Jayaun Jazuli, Khanif Johannes Ananta Prayogo Joned C. Saksana Kalih, Abigael Ludwina Kanzulli, Mohammad Haidar Khadafi Indrawan Khairul Saleh Khairun Nisa Khoerunisa, Asti Kurniawan, Ryanda Masri Kusuma, Ardhanari Hendra L.P, Eka Ananda Laras Pratiwi, Astari Larasati, Ratri M. Lestari, Dian Puji Lulus Irawati Luqman Khakim Luqman Khakim Lusiana Rahmawati Lusina, Septia Eva M. Ridho Ulya Maharani, Shella Maria Hidayati Maula, Nadliatul Mirjam Anugerahwati Mohammad Adnan Latief Mohammad Adnan Latief Monica D.D. Oka Muhammad Faisal Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti Muhammad Iqbal Muhammad Rizky Hasan, Muhammad Rizky Muhammad Sultan, Muhammad Mukhlis Imanto, Mukhlis Mutia Devi Ariyana, Mutia Devi Mutiara Fauza Nainggolan, Hotman Natama Nanang Adie Setyawan Nastiti, Ana Putri Nazia, Marsa Zahra NILA PRATIWI, NILA Nilna Fauza Nirwan, Qurratul Aina Noor, M. Arief Novita Carolia Nur Siyami Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhidayat, M. Nurmumpuni, Dwita Nurul Utami Oktadoni Saputra, Oktadoni Oktoba, Zulpakor Ona Rahmawati Ovalia, Nora Wilya Pandu Atri Saputra Parnawati, Tantry Ajeng Pramesona, , Bayu Anggileo Pratama, Aldino Pratama Pratama, Bagas Pratama, Muhammad Yandi Pratiwi, Mona Inayah Puput Tri Hartanti Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo, Purnomo Putera, Alifi Restu Puteri Sahra Salsabila Putri Pertiwi, Made Gendis Qudus Sabha Adhinugraha Rahmat Febriawan rahmawati, selvi Raisa Fadilla Ramadhan Triyandi Ramdini, Dwi Aulia Rani Himayani Rasmi Zakiah Oktarlina Rasyid, M. Fauzan Abdillah raudatul jannah Reni Zuraida Rianto, Muhamad Arif Risal Wintoko Risal Wintoko Risti Graharti Rizki Hanriko Rudiyanto, Waluyo Safitri, Nara Salima, Rianti Salma Alya Ihsan Salsabila, Aqilla Salsiyah, Sri Marhaeni Sangging, Putu Ristyaning Ayu Saputri, Kharisma Sartono Sartono, Sartono Septiarti, Nadiya Puput Ika Setiawati, Lita Setiorini, Anggi Sihaloho, San Maulina Siti mutmainnah Sitti Aliyah Azzahra Sofyan Musyabiq Wijaya Sormin, Merris Hartati Sri Eka Sadriatwati, Sri Eka Suhermanto Suhermanto Suhermanto, Suhermanto Suhermanto, Suhermanto Sujadi, Didi Sulistiyani, Endang Supardal Supardal, Supardal Suparmin, Agus Susianti Susianti, Susianti Sutariyono Sutariyono Sutarto Sutarto Sutaryono Sutyarso Suyatno Suyatno Syafran Nurrahman TA Larasati Tafsiruddin, M. Taolin, Alberto Titik Haryati Tohiroh Tohiroh Tohiroh, Tohiroh Triyandi, Ramadhan Tugiyono Tugiyono Tuwoso Ulinnuha, Najwa Unsunnidhal, Lalu Utama, Nadila Gita Putri Utami Widiati Utami, Hadiahti Utami, Wiranti Sri Wakhdan Wakhdan War, Muhammad Fitra Wardhana, Muhammad Fitra Wartariyus Wicaksono, Moch. Wahyu Widia, Chyci Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Wiranti Sri Utami Wiwi Febriani Yaktiworo Indriani Yazid Basthomi Yunianto, Andi Eka Yuniar, Mirza Yuningrum, Hesti Zada Amalia Agatha Sari Zada Amalia Agatha Sari Zeta, Nathasya Karren