Articles
ANALISIS KEJAHATAN CARDING PADA BNI 46
Zulkarnain, Zulkarnain;
Sutabri, Tata
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Reguler Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v1i2.10
Saat ini, hampir semua proses bisnis perusahaan kecil maupun besar tidak lepas dari peran sistem informasi, baik melalui jaringan kabel maupun nirkabel. Pengguna sistem informasi dan teknologi digital biasanya hanya memiliki pengetahuan dasar tentang cara kerja teknologi tersebut. Di sisi lain, sedikit yang tahu bagaimana melindungi sistem dan teknologi informasi, sehingga peretas memiliki banyak peluang untuk mengeksploitasi celah tersebut untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Perbankan (e-banking) dan perdagangan elektronik (e-commerce). Dengan berkembangnya kebutuhan akan alat pembayaran yang lebih efisien, mudah digunakan dan nyaman, masyarakat mulai menggunakan kartu kredit dan uang elektronik untuk bertransaksi. Jumlah nasabah yang menggunakan kartu kredit juga semakin meningkat setiap tahunnya. Dan banyak terjadi kejahatan Carding yang merupakan bagian dari cybercrime dalam transaksi perbankan dengan menggunakan layanan internet sebagai dasar transaksi pembayaran, khususnya sistem layanan perbankan online (online banking). Card skimming dilakukan oleh pelaku kejahatan (carder) secara ilegal memperoleh informasi kartu kredit dengan menggunakan teknologi informasi (Internet) menggunakan nomor kartu kredit orang lain untuk memesan barang secara online. Komunikasi awalnya dilakukan melalui e-mail untuk menanyakan tentang status barang dan untuk melakukan bisnis. Setelah menyelesaikan kontrak, pelaku memberikan nomor kartu kreditnya dan penjual mengirimkan barangnya. Tentu saja pemegang kartu kredit asli tidak tahu apa-apa tentang ini.
ANALISIS FORENSIK MEDIA SOSIAL MICHAT METODE DIGITAL FORENSIK INTEGRATED INVESTIGATION FRAMEWORK (IDFIF)
Marzuki, Muhammad;
Sutabri, Tata
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Reguler Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v1i2.11
Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah membawa berbagai dampak positif dan negatif. Efek positif dari teknologi informasi adalah memudahkan orang untuk berkomunikasi dengan orang lain di mana saja di dunia dan efek negatifnya adalah mempekerjakan orang untuk lepas kendali saat menggunakan aplikasi, sehingga mengakibatkan berbagai tindakan kejahatan di dunia maya (cybercrime). Salah satu program perpesanan instan yang banyak digunakan adalah Michat. Aplikasi MiChat menyebabkan cybercrime, pornografi, judi online, penipuan, cyberbullying dan perdagangan narkoba. Penyelidikan barang bukti dilakukan dengan menerapkan salah satu framework Digital Forensics Integrated Investigation Framework (IDFIF), Pada saat smartphone yang digunakan untuk melakukan kejahatan maka smartphone tersebut dapat disita oleh aparat penegak hukum sebagai salah satu barang bukti. Cara pembuktian untuk mendapatkan bukti yang valid adalah dengan melakukan investigasi menggunakan pendekatan penanganan bukti digital yang dikenal dengan istilah Framework. IDFIF merupakan framework terbaru yang telah dikembangkan sehingga dapat digunakan untuk proses investigasi di smartphone pada aplikasi Michat. Alat forensik memiliki tingkat keberhasilan 100% dalam menemukan bukti.
ANALISIS MODEL DIGITAL FORENSIC READINESS INDEX (DiFRI) UNTUK MENCEGAH CYBERCRIME
Dheanda Absharina, Eriene;
Sutabri, Tata
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Reguler Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v1i2.12
Kejahatan dunia maya sedang meningkat. Namun, tidak banyak bukti peningkatan kejahatan dunia maya. Ini menunjukkan bahwa kejahatan dunia maya dan forensik digital tidak dipahami. Kesediaan untuk menghadapi kejahatan dunia maya ini dikenal sebagai kesiapan forensik digital. Berdasarkan kajian indikator dan kajian sebelumnya, dapat dirumuskan bahwa indikator kesiapan forensik digital ini meliputi strategi, kebijakan dan prosedur, teknologi dan keamanan, respon forensik digital, pengendalian dan risiko serta legalitas. Berbagai indikator tersebut dapat digunakan untuk membuat indikator yang nantinya dapat digunakan untuk mencegah atau mengendalikan kejahatan dunia maya. Faktor dan indikator tersebut menghasilkan suatu nilai yang disebut Digital Forensics Readiness Index (DiFRI). DiFRI dapat digunakan untuk mengukur kesiapan lembaga dalam mencegah dan menangani kejahatan dunia maya.
ANALISIS KEJAHATAN CYBERCRIME PADA PERETASAN DAN PENYADAPAN APLIKASI WHATSAPP
Khasanah, Nurul;
Sutabri, Tata
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Reguler Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v1i2.13
Media sosial merupkan media yang digunakan untuk berkomunikasi, berbagi, bekerja sama, berinteraksi dengan penggunalain yang dijalankan melalui dunia maya Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat seiring dengan perkembangannya waktu. Salah satu hal yang paling mendasar adalah mulainya muncul aplikasi yang berbasis media sosial salah satu nya adalah aplikasi WhatsApp. Peretasan merupakan suatu perbuatan/pembobolan terkait jaringan, sistem, atau komputer tanpa adanya izin dari pengguna. Cybercrime ialah kejahatan yang dilakukan melalui media virtual yang bisa dilakukan oleh teknologi cyber dan dapat dikategorikan sebagai tindakan criminal. Dampak negatif dari penggunaan aplikasi WhatsApp adalah masih memungkinkan untuk terjadinya proses penyadapan dimana melibatkan dua device yaitu windows dan android. Penulisan jurnal bertujuan untuk menganalisis terkait kejahatan cybercrime pada peretasan dan penyadapan aplikasi WhatsApp. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Kesimpulannya adalah Tindakan peretasan dan cybercrime pada aplikasi WhatsApp merupakan tindakan kriminal dan tidak boleh dicontoh. Dengan melakukan proses penyadapan pada aplikasi WhatsApp, pelaku kejahatan bisa mengetahui hal-hal yang penting dan bisa saja melakukan pembobolan data yang didapatkan melalui kode verifikasi WhatsApp.
ANALISIS MANIPULASI DATA AKUN DRIVER GO-JEK MENGGUNAKAN METODE FIELD RESEARCH
Pahlevi, Reza;
Sutabri, Tata
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Reguler Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v1i2.14
Berkembangnya teknologi di era globalisasi tidak memungkiri seseorang melakukan tindak kejahatan termasuk di dalamnya tidakan untuk memanipulasi informasi elektronik. Kecanggihan teknologi memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Selain di bidang komunikasi, perkembangan teknologi saat ini juga memiliki peran yang sangat penting dalam bidang pekerjaan seperti transportasi. Hal inilah menjadi penyebab timbulnya tindak kejahatan yang di lakukan oleh beberapa mitra pengemudi transportasi online untuk melakukan manipulasi data akun driver agar dapat melakukan orderan dengan tidak mengindahkan peraturan dan persyaratan sebagai seorang Mitra Gojek. Untuk melakukan penelitian ini, penulis mengunakan metode Field Research untuk survey dan eksperimen langsung ke lapangan dan menemui beberapa Driver Gojek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya manipulasi data akun driver gojek adalah lemahnya sistem aplikasi dalam memvalidasi kepemilikan akun yang sebenarnya dan hukuman yang rendah bagi oknum yang tidak bertanggung jawab. Upaya yang dapat dilakukan untuk Perusahaan Gojek ini yaitu melakukan pengembangan sistem yang membuat aplikasi dapat memvalidasi kepemilikan akun yang sebenarnya dan memberikan tindakan tegas kepada driver Gojek selaku Mitra yang baik dan bertanggung jawab atas pekerjaannya.
ANALISIS MALWARE DENGAN METODE DINAMIK MENGGUNAKAN FRAMEWORK CUCKOO SANDBOX
Novansyah, Hairil;
Sutabri, Tata
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Reguler Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v1i2.15
Di era revolusi 4.0 yang menerapkan teknologi otomatis dan pertukaran data dalam teknologi manufaktur. Penerapan industri 4.0 di Indonesia dapat ditemui di berbagai bidang industri, salah satunya yaitu bidang teknologi informasi. Perkembangan revolusi 4.0 ini mempunyai dampak positif di bidang informasi, yang memudahkan tiap individu untuk mendapatkan informasi dimana saja. Namun, hal ini juga memiliki dampak negative yaitu munculnya berbagai macam tindak kejahatan siber, seperti penyebaran malware. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik malware yang ditemukan pada jaringan Institut Teknologi Pagar Alam. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dynamic Analysis dan menggunakan tool Cuckoo Sandbox, sehingga tidak ada resiko untuk terinfeksi malware. Berdasarkan Analisa yang dilakukan tentang karakteristik dari malware, dapat disimpulkan bahwa terdapat signature, string, dan perubahan pada value registry.
Strategi Bisnis Penjualan Salad Buah Sebagai Produk Kesehatan di Pasar Modern
Desriani, Dwi Endah;
Sutabri, Tata
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Reguler Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v2i2.74
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi bisnis penjualan salad buah sebagai produk kesehatan di pasar modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian teori dan praktis dengan menggunakan teori dan praktis dalam bidang bisnis marketing untuk meningkatkan penjualan salad buah sebagai produk kesehatan di pasar modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salad buah dapat menjadi produk kesehatan popular di pasar modern, terutama untuk konsumen yang bekerja di lokasi tertutu dan konsumen yang belajar di sekolah, konsumen yang memiliki penyakit atau mengalami obesitas, konsumen yang memiliki pendidikan tinggi, dan konsumen yang memiliki minat terhadap produk organik dan produk lokal. Penggunaan media sosial, promosi di supermarket, dan pemasaran langsung di tempat kerja dan sekolah dapat membantu dalam mencari pelanggan baru atau dalam memperbarui pelanggan lama untuk melaksana transaksi secara online atau secara langsung melalui media sosial atau promosi langsung di tempat kerja atau di sekolah sendiri. Pengembangan varian salad buah yang menarik dan beragam, serta pemasaran salad buah sebagais produk kesehatan secara online melalui e-commerce dapat membantu dalam meningkatkan penjualan salad buah sebagais produk kesehatan di pasar modern. Pemasaran salad buah sebagais produk kesehatan di pasar modern dapat ditingkatkan dengan pengembangan strategi bisnis yang mencakup aspek ekonomis, ekologis, dan sosial, serta dengan pengembangan sistem distribusi yang efisien dan ramah lingkungan. Simpulan singkat dari penelitian ini adalah bahwa salad buah dapat menjadi produk kesehatan popular di pasar modern dengan pemasaran yang efektif dan aksesibilitas promosi bagi para pelaku bisnis optimal.
Mendesain Cyber Security untuk Keamanan Website Menggunakan Web Aplication Firewall pada Kantor Bkpsdm Ogan Ilir
Wijaya, Adi;
Sutabri, Tata
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Reguler Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v2i4.121
Di era teknologi sekarang ini yang semakin maju, website telah menjadi salah satu sarana utama bagi setiap perusahaan maupun individu dalam hal berinteraksi dengan sesama pengguna ataupun konsumen secara online. Namun dibalik kemudahan tersebut terdapat pula tantangan yang besar khususnya dalam menghadapi ancaman keamanan siber. Seperti diketahui, serangan siber semakin hari semakin terus berkembang dan serangan terhadap website tentunya dapat menyebabkan banyak kerugian baik kerugian yang sifatnya finansial ataupun nonfinansial. Oleh karena itu, perlindungan terhadap website akan menjadi sangat penting. Web Application FireWall (WAF) adalah salah satu tool yang dapat dijadikan sebagai alat ataupun solusi, baik itu untuk mencegah maupun mengurangi resiko dari serangan siber tersebut. Dengan menggunakan WAF secara tepat dan dengan langkah-langkah keamanan lainnya, tentunya akan dapat meningkatkan keamanan, baik keamanan website itu sendiri dan juga keamanan dalam menlindungi data pengguna. Metodologi penelitian ini mencakup analisis kebutuhan keamanan, perancangan dan implementasi sistem keamanan cyber berbasis WAF, serta evaluasi kinerja sistem yang diimplementasikan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan yang jelas bagi Kantor BKPSDM Ogan Ilir dalam meningkatkan tingkat keamanan website mereka melalui penggunaan teknologi WAF.
Zero to Win Algoritma Rekursif sebagai Otak Strategis Permainan Tic Tac Toe
Andini Widi Bahrani;
Nabila Ade Mutmaina;
Tata Sutabri
Jurnal Manajemen Informatika & Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Mei : Jurnal Manajemen Informatika & Teknologi
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51903/f74gjm69
Tic Tac Toe is a classic game that, despite its simplicity, presents a compelling structure for computational strategy analysis. This study aims to develop an artificial intelligence system capable of playing optimally using a recursive algorithmic approach. By implementing the Minimax algorithm, the system evaluates all possible moves and outcomes in each game state, allowing it to choose the most strategic action to secure a win or avoid a loss. The approach was tested through simulations against both human and computer opponents, showing that the recursive strategy effectively generates fast and accurate decisions. The results highlight that recursive algorithms can significantly enhance the performance of intelligent systems in solving deterministic, rule-based games.
Perbandingan Pemanfaatan Algoritma Rekursif dan Iteratif dalam Penyelesaian Struktur Data Pohon
Muhamad Faqih Febriansyah;
Gunawan;
Muhammad Rhamadani;
Tata Sutabri
Jurnal Manajemen Informatika & Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Mei : Jurnal Manajemen Informatika & Teknologi
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51903/2mxmmg85
Tree data structures play a crucial role in computer science and are widely used in applications such as databases, compilers, and file systems. Recursive and iterative algorithms are commonly employed to perform operations on trees, especially in traversal processes like preorder, inorder, and postorder. This study aims to compare the utilization of these two approaches in terms of execution time efficiency, memory usage, and code complexity. The methodology involves testing binary tree traversals with varying node sizes using both recursive and iterative implementations in the Python programming language. Experimental results indicate that recursive algorithms tend to be easier to implement and offer more concise code, but they become less efficient with larger datasets due to system stack limitations. In contrast, iterative algorithms demonstrate more stable performance and better memory efficiency at larger scales, albeit with more complex implementation. Based on these findings, the choice of method should be aligned with application context, dataset size, and available system resources.