p-Index From 2021 - 2026
18.166
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Ilmu Pendidikan Litera Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Mimbar PGSD Undiksha Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) International Journal of Education BAHASA DAN SASTRA Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia TARBIYA : Journal Education in Muslim Society Jurnal Prima Edukasia Jurnal Sosioteknologi KEMBARA Mimbar Sekolah Dasar Profesi Pendidikan Dasar Jurnal Gramatika JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) LOKABASA Pedagogia: Jurnal Pendidikan Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran REFLEKSI EDUKATIKA E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya IJoLE: International Journal of Language Education Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Visipena Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru JOURNAL OF APPLIED LINGUISTICS AND LITERATURE Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Voices of English Language Education Society JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PrimaryEdu - Journal of Primary Education Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA) Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Sasindo Unpam Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Indonesian Journal of Educational Assesment JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jurnal Tuturan Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran JOLLT Journal of Languages and Language Teaching These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia International Journal of Research and Applied Technology (INJURATECH) Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu Journal of Language and Literature Studies Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Buletin Edukasi Indonesia Widyaparwa DIMASATRA BAHASTRA Riksa Bahasa: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Conference Proceedings International Conference on Education Innovation and Social Science Jurnal Pendidikan Progresif Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sawerigading Aksara Mabasan Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementing PROFIT syntax for authentic financial literacy writing instruction Yani Andriyani Gustina; Yeti Mulyati; Vismaia S. Damaianti; Andoyo Sastromiharjo
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 12 No. 1 (2026): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020266719

Abstract

This study examines the implementation of the PROFIT (Problem Orientation, Reflection, Organization, Facilitation, Interaction, Transformation) syntax, developed from the Authentic Learning Experiences model with Financial Literacy content (ALE-LF), in vocational writing instruction. The ALE-LF model supports real-life, experience-based learning relevant to vocational students, particularly in connecting writing skills with financial contexts. Using a Research and Development (R&D) approach, the study involved preliminary research, prototype development, and assessment phases with 32 eleventh-grade students and two Indonesian language teachers at SMK Sinar Parahyangan. Financial literacy was integrated through observation report writing based on simple financial projects, with teachers acting as facilitators and reflective partners. The model was validated by vocational education academics and practitioners. Challenges included teachers’ adaptation to project-based approaches and time limitations. The PROFIT syntax was most effective during the Organization, Interaction, and Transformation stages, improving writing structure, idea cohesion, and reflective expression. The model is pedagogically feasible, though findings are limited to similar vocational contexts.
Pengembangan Model BIMA (Budaya, Inkuiri, Mencipta, Aktif) dalam Pembelajaran Menulis Narasi Nita Anjung Munggaran; Yeti Mulyati; Vismaia S. Damayanti; Dadang S. Anshori
Aksara Vol 37, No 2 (2025): AKSARA, EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v37i2.4912.464-475

Abstract

This study aims to analyze the needs and test the effectiveness of the BIMA (Culture, Inquiry, Creation, and Activity) model in strengthening cultural literacy and improving students' narrative writing skills in higher education. The method used was Research and Development (R&D) with four stages: exploration, prototype design, field trials, and final validation and model revision. Data were obtained through focus group discussions, questionnaires, observations, interviews, and document analysis. Instrument validity was tested through expert and student validation, and qualitative data validity was strengthened through source triangulation and informant review. Quantitative data were analyzed descriptively, while qualitative data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The results showed that the BIMA model significantly improved students' narrative writing skills by strengthening cultural literacy. The average assessment from the three student groups was categorized as "very important" with a score of 4.38, confirming the model's suitability for implementation in narrative writing instruction in higher education. The implications of this research indicate that the BIMA model can be an alternative for contextual and character-based learning, in line with the principles of Freedom to Learn (Merdeka Belajar), and contribute to strengthening cultural literacy and developing students' national character. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan serta menguji efektivitas model BIMA (Budaya, Inkuiri, Mencipta, Aktif) dalam penguatan literasi budaya untuk meningkatkan kemampuan menulis narasi mahasiswa di Perguruan Tinggi. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan empat tahap, yaitu eksplorasi, perancangan prototipe, uji coba lapangan, serta validasi akhir dan revisi model. Data diperoleh melalui diskusi kelompok terarah, kuesioner, observasi, wawancara, dan analisis dokumen, dengan validitas instrumen diuji melalui validasi ahli dan mahasiswa, serta keabsahan data kualitatif diperkuat dengan triangulasi sumber dan tinjauan informan. Analisis data kuantitatif dilakukan secara deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model BIMA secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan menulis narasi mahasiswa melalui penguatan literasi budaya. Rata-rata penilaian dari tiga kelompok mahasiswa menunjukkan kategori “sangat penting” dengan skor 4,38, yang menegaskan bahwa model ini layak diterapkan dalam pembelajaran menulis narasi di Perguruan Tinggi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model BIMA dapat menjadi alternatif pembelajaran kontekstual dan berkarakter, sejalan dengan prinsip Merdeka Belajar, serta berkontribusi terhadap penguatan literasi budaya dan pembentukan karakter kebangsaan mahasiswa.
Use of Songs Media in Listening Learning in Class III Elementary School Ismail, Iqbal Yusca; Damayanti, Vismaia
International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Vol 3, No 1 (2019): International Journal of Science and Applied Science: Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.417 KB) | DOI: 10.20961/ijsascs.v3i1.32458

Abstract

This research based on low of student’s listening skill in learning English at Madrasah Ibtidaiyah Al-Falaah Kopo. The learning process seems just apply teacher centered method. It makes students unmotivated in learning English especially in listening skill. Therefore, the researcher make serious efforts to use songs in teaching listening in order to make the learning process being fun and interesting. The aims in this research is to get the description of student’s learning outcome improvement in teaching listening using song as a media. The research used classroom action research with Elliot models by implementing three cycles and there are three actions in each cycles. The subject of this research were 3th grade students of Madrasah Ibtidaiyah Al-Falaah Kopo consist of 17 male students and 17 female students. Based on the result of this research, it can be concluded that there is an improvement in the score average of the students. In the first cycle, student’s average is 60, and second cycle is 64, and in the third cycle is 75. Therefore the use of songs as a media could improve student’s learning outcomes and it can be a recommendations or suggestions for teachers to teach English or in other education research.
Manifestasi Variasi Pola Retorika dan Fungsi Bahasa dalam Bingkai Komunikasi Politik: Studi Kasus Praktik Retorika Anggota DPD RI Euis Nicky Marnianti Suhendar; Yeti Mulyati; Vismaia S. Damayanti
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 13, No 2 (2024): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v13i2.7095

Abstract

This study aims to capture the variations in rhetorical patterns and language functions in the context of political communication of the members of the Regional Representative Council of the Republic of Indonesia (Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia/DPD RI) for the 2019-2024 period and the implications of this rhetoric for public policy in Indonesia. DPD RI members hold a unique position as they are not party representatives but regional representatives at the national level. This makes rhetorical skills crucial for effectively conveying community and regional aspirations. This study adopts a qualitative approach with analytical descriptive methods, using transcriptions of Committee III of DPD RI meetings with the Minister of Women Empowerment and Child Protection of Indonesia (2019-2024). Data analysis involves identification, reduction, analysis, and interpretation. Results reveal that the rhetorical construction employed by DPD RI members encompasses six distinct patterns: (1) Ethos-Pathos-Logos (E-P-L); (2) Pathos-Logos-Ethos (P-L-E); (3) Logos-Pathos-Ethos (L-P-E); (4) Ethos-Logos-Pathos (E-L-P); (5) Logos-Ethos-Pathos (L-E-P); and (6) Pathos-Ethos-Logos (P-E-L). This study also identified three types of language functions in the rhetoric of DPD RI Members: (1) expressive language functions, such as expressions of greetings and salutations, gratitude, concern, appreciation, and willingness; (2) directive language functions with five categories (interrogative, hope, recommendation, instruction, and request); and (3) poetic language functions in the form of rhymes. The implications of DPD RI Members' rhetoric on public policy and political communication in Indonesia are significant because they can create synergy between DPD RI as a legislative institution and related ministries as representatives of the government in the executive institution. This synergy supports the birth of more effective, responsive, and targeted public policies in handling regional issues through central government policies. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memotret variasi pola retorika dan fungsi bahasa dalam konteks komunikasi politik Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Periode 2019-2024 serta implikasi retorika tersebut terhadap kebijakan publik di Indonesia. Di ranah politik, kemahiran retorika Anggota DPD RI sebagai anggota legislatif dinilai memiliki daya tarik tersendiri karena karakteristiknya yang bukan perwakilan suatu partai, melainkan perwakilan daerah di tingkat nasional. Oleh karena itu, kemahiran retorika menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki oleh Anggota DPD RI agar mampu menyuarakan aspirasi masyarakat dan daerahnya secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Sumber data penelitiannya adalah transkripsi rekaman rapat kerja Komite III DPD RI bersama Menteri PPPA RI. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi terhadap transkripsi rekaman rapat tersebut. Teknik analisis data dimulai dengan mengidentifikasi data, mereduksi data, menganalisis data, serta menginterpretasikan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retorika Anggota DPD RI tersebut terdiri atas enam variasi pola seperti berikut: (1) Ethos-Pathos-Logos (E-P-L); (2) Pathos-Logos-Ethos (P-L-E); (3) Logos-Pathos-Ethos (L-P-E); (4) Ethos- Logos-Pathos (E-L-P); (5) Logos-Ethos-Pathos (L-E-P); dan (6) Pathos-Ethos-Logos (P-E-L). Penelitian ini juga mengidentifikasi tiga jenis fungsi bahasa dalam retorika Anggota DPD RI: (1) fungsi bahasa ekspresif, seperti ungkapan salam dan sapaan, terima kasih, keprihatinan, apresiasi, dan kesediaan; (2) fungsi bahasa direktif dengan lima kategori (interogatif, harapan, rekomendasi, instruksi, dan permintaan); dan (3) fungsi bahasa puitis berupa pantun. Implikasi retorika Anggota DPD RI terhadap kebijakan publik dan komunikasi politik di Indonesia sangat signifikan karena dapat menciptakan sinergi antara DPD RI sebagai lembaga legislatif dan kementerian terkait sebagai perwakilan pemerintah di lembaga eksekutif. Kesinergisan ini mendukung lahirnya kebijakan publik yang lebih efektif, responsif, dan tepat sasaran dalam menangani isu-isu daerah melalui kebijakan pemerintah pusat.
Teks Aritmetika Sosial sebagai Bahan Ajar Membaca Pemahaman untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Mekar Ismayani; Vismaia Sabariah Damaianti; Yeti Mulyati; Andoyo Sastromiharjo
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 1 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i1.8230

Abstract

The low numeracy literacy of students in Indonesia poses a challenge in the field of education, particularly in understanding mathematical concepts in real-life contexts. This study aims to analyze social arithmetic texts as instructional materials for reading comprehension in an effort to improve students' numeracy literacy. The research employs both quantitative and qualitative analysis by measuring text readability using the Flesch-Kincaid Grade Level, SMOG Index, and Cloze Test. Additionally, the text structure is analyzed based on information presentation patterns, and text effectiveness is tested through reading comprehension and numeracy literacy assessments among middle school students. The findings indicate that texts with a systematic structure, simple language, and context-based examples exhibit better readability and are more effective in enhancing students' numeracy comprehension. Moreover, a positive correlation is observed between text readability and numeracy comprehension scores, where students who read highly readable texts achieve better comprehension scores. The implications of this study suggest that the development of social arithmetic teaching materials should consider readability aspects, text structure, and the use of visual illustrations to enhance student understanding. Thus, the optimal utilization of social arithmetic texts can serve as an effective strategy to significantly improve students' numeracy literacy while also functioning as reading comprehension materials based on numeracy literacy. Abstrak Rendahnya literasi numerasi siswa di Indonesia menjadi tantangan dalam dunia pendidikan, terutama dalam memahami konsep matematika dalam konteks kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teks aritmetika sosial sebagai bahan ajar membaca pemahaman dalam upaya meningkatkan literasi numerasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif dengan mengukur keterbacaan teks menggunakan Flesch-Kincaid Grade Level, SMOG Index, dan Cloze Test. Selain itu, struktur teks dianalisis berdasarkan pola penyajian informasi, dan efektivitas teks diuji melalui tes pemahaman membaca serta literasi numerasi pada siswa SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks dengan struktur yang sistematis, bahasa sederhana, dan contoh berbasis konteks kehidupan sehari-hari memiliki tingkat keterbacaan yang lebih baik dan lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman numerasi siswa. Selain itu, terdapat korelasi positif antara keterbacaan teks dan skor pemahaman numerasi, di mana siswa yang membaca teks dengan keterbacaan tinggi memperoleh skor pemahaman yang lebih baik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar aritmetika sosial perlu mempertimbangkan aspek keterbacaan, struktur teks, serta penggunaan ilustrasi visual untuk meningkatkan pemahaman siswa. Dengan demikian, pemanfaatan teks aritmetika sosial yang optimal dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan literasi numerasi siswa secara signifikan sekaligus menjadi bahan membaca pemahaman berbasis literasi numerasi.
Profil Pembelajaran Membaca di Sekolah Menengah Atas sebagai Landasan Pengembangan Model Pembelajaran Kreatif melalui Pedagogi Digital Alfa Mitri Suhara; Vismaia S. Damayanti; Yeti Mulyati; Andoyo Sastromiharjo
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.8492

Abstract

This study aims to examine the profile of reading instruction in senior high schools as a basis for the development of a creative learning model grounded in digital pedagogy. A qualitative descriptive research design was employed, involving teachers and students from SMAN 1 Padalarang, SMAN 2 Padalarang, and SMAN 1 Ngamprah as research participants. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and questionnaire distribution. The data analysis procedure followed the stages of data collection, data reduction, data display, conclusion drawing, triangulation, and synthesis of final findings. Findings from classroom observations indicate that reading instruction has not yet systematically integrated creativity-oriented practices and digital-based learning components. Interview data reveal that although teachers attempt to implement various instructional models, approaches, strategies, and media aligned with learning objectives, reading instruction remains predominantly focused on literal and inferential text comprehension. Consequently, learning activities designed to foster students’ creative engagement, linguistic competence, and literary appreciation are still constrained within conventional textual reading practices. Furthermore, questionnaire results demonstrate that students’ abilities in language analysis and literary appreciation through reading instruction have not developed optimally, either in depth or in accordance with learners’ needs for creative expression and meaning-making. Overall, the findings suggest that reading instruction at the senior high school level necessitates the development of an innovative, digitally mediated learning model that emphasizes creativity enhancement, provides expanded learning spaces, and fosters student motivation in a more optimal and sustainable manner. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pembelajaran membaca di SMA sebagai landasan dalam pengembangan model pembelajaran kreatif melalui pedagogi digital. Adapun metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru dan siswa SMAN 1 Padalarang, SMAN 2 Padalarang, dan SMAN 1 Ngamprah. Teknik pengumpulan data berupa lembar observasi, wawancara, dan lembar angket dengan teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, peyajian data, menarik kesimpulan, triangulasi, dan temuan akhir. Hasil penelitian berdasarkan lembar observasi diketahui pelaksanaan pembelajaran membaca belum sepenuhnya mengintergrasikan kretivitas dan digital. Hasil wawancara mengemukakan pembelajaran membaca yang dilaksanakan di SMA berupaya menggunakan berbagai model, pendekatan, strategi, dan media yang sesuai dengan tujuan pembelajaran namun, pembelajaran masih dominan pada pemahaman isi teks, secara menyeluruh mengarahkan pada kegiatan kreatif dan potensi kemampuan berbahasa serta bersastra siswa masih terbatas pada kegiatan membaca tekstual. Kemudian hasil sebaran angket menunjukan bahwa kemampuan menganalisis bahasa dan mengapresiasi sastra melalui pembelajaran membaca yang dilaksanakan belum berkembang secara optimal, mendalam, dan memenuhi kebutuhan siswa dalam berkreasi dan berekspresi. Berdasarkan hasil penelitian dan temuan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran membaca di sekolah menengah atas sehingga membutuhkan model pembelajaran inovatif dengan memanfaatkan teknologi digital untuk penguatan dan mendorong kreativitas, memberikan ruang lebih banyak, dan memotivasi siswa secara optimal.
Struktur Mikro Sintaksis Takarir Instagram Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo Silvia Ratna Juwita; Dadang S. Anshori; Vismaia S. Damaianti; Yeti Mulyati; Oktian Fajar Nugroho; Nurul Febrianti; Imam Sutanto
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 13, No 1 (2024): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v13i1.5727

Abstract

Instagram is one of the social media of choice for 1.39 billion active users, including regional leaders who use this platform to convey information through captions in their content. The captions of Ridwan Kamil and Ganjar Pranowo, as regional heads with millions of followers, were chosen by researchers to be analyzed using a qualitative approach and critical discourse analysis (AWK) developed by Teun A. Van Dijk. Data taken from the Instagram captions of the two regional heads during the Cianjur earthquake disaster period at the end of November 2022 and the 2023 New Year's Eve floods that occurred in Semarang. The aim of this research is to identify the syntactic microstructure of regional leaders' Instagram caption discourse, which includes: (1) coherence, (2) sentence structure, and (3) use of pronouns. The results of the research show that there are similarities and differences in the estimates of the two regional leaders on each microstructural element. In Ridwan Kamil, elements of causal and positive coherence, active and passive sentence forms, as well as the use of the pronouns "I" and "we" were found. Meanwhile, in Ganjar Pranowo, elements of causal and positive coherence, active sentence forms, and the use of the pronoun "we" were found. AbstrakInstagram menjadi salah satu media sosial pilihan bagi 1,39 miliar pengguna aktif, termasuk pemimpin daerah yang menggunakan platform ini untuk menyampaikan informasi melalui takarir dalam kontennya. Takarir dari Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo, sebagai kepala daerah dengan jutaan pengikut, dipilih oleh peneliti untuk dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis wacana kritis (AWK) yang dikembangkan oleh Teun A. Van Dijk. Data diambil dari takarir Instagram kedua kepala daerah tersebut selama periode bencana gempa Cianjur pada akhir November 2022 dan banjir malam pergantian tahun baru 2023 yang terjadi di Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi struktur mikro sintaksis wacana takarir Instagram dari pemimpin daerah tersebut, yang mencakup: (1) koherensi, (2) susunan kalimat, dan (3) penggunaan kata ganti. Hasil penelitian menunjukkan adanya persamaan dan perbedaan dalam takarir kedua pemimpin daerah pada setiap elemen struktur mikro. Pada Ridwan Kamil, ditemukan elemen koherensi sebab-akibat dan positif, bentuk kalimat aktif dan pasif, serta penggunaan kata ganti "saya" dan "kita". Sementara pada Ganjar Pranowo, ditemukan elemen koherensi sebab-akibat dan positif, bentuk kalimat aktif, serta penggunaan kata ganti "kita".
Co-Authors - Warsa Abdul Latif Abdul Latif Abdul Razak Abdul Razak ABDUL ROZAK Adiningsih, Yulia Adrias Adrias Afiati, Laksmita Nur Afriani , Zelvia Liska Agus Salim Ai Santi Alamsyah, Zulfikar Alfa Mitri Suhara Ananda Putriani Ananda Siti Khoirunnisa Andoyo Sastromihardjo Andoyo Sastromihardjo Andoyo Sastromiharjo Andoyo Satromiharjo Andoyo Satromiharjo Anggraini, Gian Fitria Annisa Kharisma Apriliya, Seni Ari Kartini Ari Prayogi Astini, Meilani Puji Ayundha Nabilah Aztry, Aisiyah Bachrudin Musthafa Bachrudin Musthafa Bunyamin Maftuh Chandra Chandra Chandra Chandra Dadang S Anshori Dadang S Anshori Dadang S. Anshori Dadang S. Anshori Dadang Sunendar Damaianti, Lira Fessia Danan Darajat Darmawan, Hana Mumtazia Nurhaq Dede Endang Mascita Dedi Saputra Dedi Saputra Dena Silvia Deri Wan Minto Desti Fatin Fauziyyah Destiani Dewi Kusuma Dewi, Lia Sylvia Diah Eka Sari DIAN LESTARI Dian Sudaryuni Kurnia DWI ALIA, DWI Emasta Evayanti Simanjuntak Eneng Ros Siti Saroh, Eneng Ros Siti Erlinda Nofasari Ernawulan Syaodih Euis Nicky Marnianti Suhendar Faraditha Dwi Ramayani Fauziah, Muhardila Firman Aziz Fitra Youpika Frilia Shantika Regina Gasanti, Rosi Haerul Haerul Hakiki Elvionika Hakiki Elvionika Halimah Halimah, H. Harahap, Safinatul Hasanah Haris Santosa Nugraha Hera Wahdah Humaira Hermin MPd Hernawan Hernawan Ida Hamidah Ida Hamidah Indah Pujiastuti Irah Surlani Isah Cahyani Ismail, Iqbal Yusca Ixsir Eliya Jasid, Adhara Juwita, Silvia Ratna Khaerudin Kurniawan Khairun Nisa Kharisma, Annisa Kristi Julianti Lelianasari Lelianasari Lilis Amaliah Rosdiana M. Ali Rajai, M. Ali M. Solehuddin Ma'mur Saadie Mamat, Nordin Bin Mardiah, Dede Marfu'i, Lucky Nindi Riandika Masduki Zakaria Maulani, Susan Mekar Ismayani Mekar Ismayani, Mekar Milah, Neneng Hayatul Minto, Deri Wan Mualimah, Eka Mualimah, Eka Nurul Mubiar Agustin Muhammad Zulfadhli, Muhammad Muhardila Fauziah Mulyaningsih, Indrya Mulyati, Yeti Muna Aljamaliah , S. Nailul N. Yeffa Afnita Apriliyani Nabilah, Ayundha Nafisah, Yumna Nafri Yanti Nina Retnaningtyas Nita Anjung Munggaran Nouval Rumaf Noviana Budianty Nugraha, Eggie Nugraha, Lukman Nugroho, Oktian Fajar Nugroho, Rudi Adi Nurfidah Nurfidah Nurfidah, Nurfidah Nurhudaya, NFN Nurihsan, Achmad Juntika Nurita Bayu Kusmayati Nurul Fatonah Nurul Fatonah, Nurul Nurul Febrianti Nurzaman, Istikhoroh Opik, Opik Prana Dwija Iswara Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Pratiwi, Tri Indianti Puspita, Ari Metalin Ika Puspitasari, Nur Aini Putriani, Ananda QUN WANG Qun, Wang Rachman, Reza Saeful Rahma Eka Putri Rahma Eka Putri Rahmad Nuthihar Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Ratumanan, Stelie Dorce Retnaningtyas, Nina Reza Saeful Rachman Ria Saputri Ria Saputri, Ria Rianto Rianto Ridwan, Ridwan Rika Istianingrum Rima Rikmasari Rizki Akbar Mustopa Rosita Rahma Rumaf, Nouval Saadie, Ma’mur Salati Asmahasanah Sastromihardjo, Andoyo Seles , Susi Setiana, Soni Mulyawan Sholehuddin, Muhammad Simatupang, Yusrawati JR Sindrayuni, Dian Siswahyudianto Siti Fatihaturrahmah Al Jumroh Siti Fatihaturrahmah Al Jumroh Siti Hamidah Sri Mulyani Sri Wahyuni Srinawati, Wawat Stofiana, Tofan Suci Sundusiah Sudarman, Risnandar Sudaryuni Kurnia, Dian Sujono, Hartin Rizky Sulaeman, Yeni Sumiyadi Sumiyadi Sutanto, Imam Syaputra, Juni Syarif Hidayatullah Syarif Hidayatullah Syifa, S Nailul Muna Aljamaliah Syihabbudin Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin, S. Tatang Herman, Tatang Tatat Hartati Tedi Permadi Teguh Yuliandri Putra Triadi, Rai Bagus Triani, Novita Udin Saepudin Sa'ud Udin Syaefudin Saud Udin Syaefudin Saud, Udin Syaefudin Utami Dewi Pramesti Velayeti Nurfitriana Ansas Vera Ironita Christiani Sihombing Virijai, Febrian Wahyudi Rahmat WANG, QUN Wasi Widiastika Wawat Karwati Welly Nores Kartadireja Welsi Damayanti Widia Nur Jannah, Widia Nur Widia, Ida Winata, Nana Triana Wulan Handayani, Wulan Yani Andriyani Gustina Yani Andriyani Gustina Yeti Mulyati Yulia Adiningsih Yulianeta Yunus Abidin Yusuf Abdul Rohman