p-Index From 2021 - 2026
17.906
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Mozaik Humaniora Nazharat: Jurnal Kebudayaan Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Profetika Sriwijaya University Learning and Education International Conference SWARNADWIPA: Jurnal Kajian Sejarah, Sosial, Budaya, dan Pembelajarannya Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Panggung Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Jurnal Pendidikan Sejarah TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PARAMUROBI Journal on Education FONDATIA Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa INCARE Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Penelitian Agama Hindu KARMAWIBANGGA: Historical Studies Journal Jurnal Studi Hadis Nusantara Jurnal Jendela Pendidikan SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Heuristik : Jurnal Pendidikan Sejarah Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya Unram Journal of Community Service (UJCS) Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat AKM: Aksi Kepada Masyarakat Paradigma: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Berkala Ilmiah Pendidikan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Sistem Informasi Mahakarya (JSIM) Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Journal of General Education and Humanities Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Journal of Innovation and Research in Primary Education HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah JGK (Jurnal Guru Kita) KRONIK: Journal of History Education and Historiography Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah SJEE (Scientific Journals of Economic Education) JPLED JAZIRAH: JURNAL PERADABAN DAN KEBUDAYAAN Jurnal el-Huda: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Keagamaan Es-Syajar:Journal of Islam, Science and Technology Integration JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Lathaif: Literasi Tafsir, Hadis dan Filologi Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Jurnal Sejarah Peradaban Islam Banda Historia: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Studi Budaya Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Danadyaksa Historica Purbawidya: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah Tamaddun: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Adidaya : Jurnal Aplikasi Pendidikan dan Sosial Budaya Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah PESHUM Sriwijaya University Learning and Education International Journal Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Teologi Islam Journal of Social Humanities and Education: Scripta Humanika Custodia: Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry Forum for Social and Humanities Studies Bayt Al Hikmah (Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam) Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Edukasia Jurnal Pendidikan Jurnal PROFIT: Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Dari Masa ke Masa: Sejarah Perkembangan Masjid Baiturrohmah di Lahat Yuma; Hudaidah
Nazharat: Jurnal Kebudayaan Vol. 31 No. 1 (2025): NAZHARAT: Jurnal Kebudayaan
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/nazharat.v31i1.218

Abstract

This article discusses the history and strategic role of the Baiturrohmah Mosque in Lahat, South Sumatra, as a religious, social, and cultural center for the local community. Established around 1930, the mosque was originally a simple building born from the religious spirit of the still-growing Muslim community. Over time, the mosque underwent various stages of renovation and development, especially in 2001 and 2007, to accommodate the increasing number of worshipers and the needs of religious activities. More than just a place of worship, the Baiturrahmah Mosque is now a center for Islamic education, social activities, and a space for community deliberation. The active role of community leaders and the spirit of mutual cooperation are the main keys in maintaining the existence and sustainability of the function of this mosque. This article emphasizes that the Baiturrohmah Mosque is a spiritual and social symbol that reflects the strength of the community in building a civilization based on Islamic values.
Nilai Karakter Perjuangan Ken Arok Dalam Mendirikan Kerajaan Singasari Pada Tahun 1222 Yuliatin; L.R. Retno Susanti; Hudaidah
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 14 No. 2 (2025): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025
Publisher : Program Magister Pendidikan Sejarah FISH UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPS.142.02

Abstract

Sri Ranggah Rajasa atau biasa disebut Ken Arok merupakan Raja Dari Kerajaan Singasari. Ken Arok berhasil merebut kekuasaan Akuwu di Tumampel, Akuwu tersebut bernama Tunggul Ametung. Upaya yang dilakukan Ken Arok untuk merebut Kekuasaan merupakan perlawanan terhadap Tunggul Ametung yang dimana ialah Sejarah Indonesia pertama dalam perebutan kekuasaan. Pristiwa ini sampai diangkat dalam Karya Sastra dan dapat kita terapkan maupun teladani, kisah ini juga menjadi sebuah fakta pada abad ke 13. Penelitian yang digunakan penulis merupakan metode kajian pustaka atau studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa seorang Ken Arok merupakan seorang yang terlahir dari keluarga sederhana namun ia bisa menaklukan dan mendirikan Kerajaan Singasari. Nilai yang terkandung dalam perjuangan Ken Arok dapat kita pelajari, nilai tersebut mencakup kepemimpinan, keberanian serta pekerja keras
Nilai Sejarah Masjid Al-Ridwan sebagai Masjid Tertua di Baturaja dalam Konteks Penyebaran Islam Apsari, Nadia Dwi; Hudaidah, Hudaidah
Jurnal Pattingalloang Vol. 12, No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pattingalloang.v12i1.74700

Abstract

AbstrakArtikel ini membahas Masjid Al-Ridwan sebagai masjid tertua di Baturaja dan perannya dalam proses penyebaran Islam secara lokal di Sumatera Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap nilai sejarah dan peran sosial Masjid Al-Ridwan dalam konteks Islamisasi masyarakat Baturaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode historis, mengandalkan data primer dan sekunder melalui studi pustaka dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat sosial dan budaya yang mencerminkan akulturasi Islam dan tradisi lokal. Masjid Al-Ridwan memiliki nilai historis yang tinggi dan tetap relevan sebagai simbol keislaman dan identitas masyarakat Baturaja hingga masa kini.
Masjid Al Mahmudiyah Dan Penyebaran Islam Di Wilayah Suro Palembang Tahun 1920-1925 Masehi Rakha Agusti Amanullah; Hudaidah
Batuthah: Jurnal Sejarah Padaban Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Batuthah: Jurnal Sejarah Peradaban Islam
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Institut Agama Islam Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/batuthah.v4i2.2656

Abstract

In the city of Palembang there is a mosque named “Al-Mahmudiyah Mosque”, which was originally known as Suro Mosque. This mosque is one of the real proofs of the strategic role as the propagation of Islam. This mosque is not only a spiritual symbol, but also a driving force of Islamic da‘wah that was very influential, especially in the Suro area in the early 20th century. The purpose of writing this study is motivated by the unique position of the mosque which rose from the period of colonial oppression, which is a religious activities were prohibited for more than three decades, and then became a symbol of spiritual and social revival of the local Muslim community. This research uses the historical method with a qualitative approach, through the tracing of archives, colonial documents, as well as interviews with community leaders and descendants of local ulama. The results of the study reveal that after the lifting of the colonial prohibition, Al-Mahmudiyah Mosque carried out multidimensional roles. Religiously, the construction of the minaret (1925) and the revitalization of Friday prayers and Islamic study circles functioned as effective tools of consolidation and education of the ummah. Thus, Al-Mahmudiyah Mosque can be regarded as a center of da‘wah and strengthening of Islamic identity that also shaped the religious dynamics of the Suro community of Palembang in the early 20th century AD.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS V SD NEGERI 78 PALEMBANG Megalia, Dewi; Chairunnisya, Fetri; Hudaidah, Hudaidah; Meilanda, Indah; Rudiansyah, Rudiansyah
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 3: Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i3.55248

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan Model Problem Based Learning (PBL) sebagai solusi untuk meningkatkan pembelajaran tematik di SD Negeri 78 Palembang. PBL menekankan pemecahan masalah dunia nyata, mendorong keterlibatan aktif, dan pengembangan pemikiran kritis siswa.Peneliti menemukan permasalahan dimana pembelajaran yang dilaksanakan di kelas V SD Negeri 78 palembang  masih terkesan monoton dan konvensional sehingga peserta didik mempunyai motivasi dan semangat belajar yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang ditemukan peneliti tersebut, yaitu guna meningkatkan motivasi dan semangat dalam belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan literatur dari sumber jurnal, observasi langsung, dan wawancara dengan guru kelas V SD Negeri 78 Palembang. Penerapan PBL efektif dalam pembelajaran tematik terpadu karena melatih keterampilan siswa dalam memecahkan masalah nyata dan meningkatkan motivasi belajar. Evaluasi hasil belajar menunjukkan variasi nilai siswa, menunjukkan tingkat pemahaman yang berbeda-beda. Beberapa siswa menunjukkan pemahaman yang baik sementara yang lain memperoleh nilai lebih rendah. Model PBL berhasil meningkatkan efektivitas pembelajaran tematik di kelas V SD Negeri 78 Palembang. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran dan peran guru sebagai fasilitator. Model PBL dapat menjadi solusi untuk membuat pembelajaran lebih menarik, meningkatkan pemahaman siswa, dan mendorong pemikiran kritis.
Prasasti Kedukan Bukit : Cikal Bakal Berdirinya Kedatuan Sriwijaya Herawati, Salma; Hudaidah, Hudaidah
Jurnal Pattingalloang Vol. 12, No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pattingalloang.v12i3.72408

Abstract

Prasasti Kedukan Bukit adalah sumber utama yang merekam awal berdirinya Kedatuan Sriwijaya,menandai transformasi Palembang pusat kekuasaan maritim Asia Tenggara. Penelitian ini mengkaji peran prasasti sebagai cikal bakal berdirinya Sriwijaya dengan fokus pada ekspedisi Dapunta Hyang Sri Jayanasa, strategi militer, serta aspek politik dan religius. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil menunjukkan pendirian Sriwijaya merupakan hasil strategi matang, konsolidasi wilayah, dan legitimasi politik-religius. Prasasti ini menandai kemunculan Sriwijaya serta sebagai kerajaan maritim besar dan pusat perdagangan budaya di Palembang.Kata Kunci : Prasasti Kedukan Bukit; Ekspedisi Dapunta Hyang; Kedatuan Sriwijaya AbstractThe Kedukan Bukit inscription is the main source that records the early establishment of the Srivijaya Kingdom, marking the transformation of Palembang into the center of maritime power in Southeast Asia. This study examines the role of the inscription as the forerunner of the establishment of Srivijaya with a focus on the expedition of Dapunta Hyang Sri Jayanasa, military strategy, and political and religious aspects. This study uses historical research methods including heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The results show that the establishment of Srivijaya was the result of a mature strategy, regional consolidation, and political-religious legitimacy. This inscription marks the emergence of Srivijaya as a large maritime kingdom and center of cultural trade in Palembang.Keywords : Kedukan Bukit Inscription; Dapunta Hyang Expedition; and Sriwijaya Kingdom
Perkembangan Sistem Pemerintahan Majapahit Pada Masa Pemerinatahan Raja Hayam Wuruk sumantri, danis; Susanti, L.R Retno; Hudaidah, Hudaidah
Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya Vol 6 No 2 (2025): Lani: Jurnal Kajian Sejarah dan Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/Lanivol6iss2page102-113

Abstract

Kerajaan Majapahit yang terpusat di Jawa Timur, Indonesia, menunjukkan perkembangan signifikan dalam sistem pemerintahan masa pemerintahan Hayam Wuruk (1350-1389 M). Di bawah kepemimpinannya, kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya, meski juga menghadapi tantangan besar seperti pemberontakan internal dan eksternal. Dimana kekuasaan bersifat teritorial dengan struktur desentralisasi dan birokrasi yang ketat. Raja dianggap sebagai jelmaan dewa dan memegang kedudukan tertinggi dalam hierarki kekuasaan, dibantu oleh pejabat birokrasi yang terdiri dari berbagai tingkatan. Struktur pemerintahan ini menciptakan hubungan yang erat antara pusat dan daerah, sehingga menjamin stabilitas dan efisiensi dalam implementasi kebijakan. Metode penelitian ini Menggunakan metode penelitian sastra dengan menganalisis majalah, dokumen sejarah, dan buku serta mengkaji beberapa jurnal terpercaya dan terverifikasi yang menggambarkan sistem pemerintahan Majapahit pada masa pemerintahan Raja Hayam Uruk. Tujuan penelitian ini adalah umengetahui seperti apa sistem pemerintahan dan politik Kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan Hayam Uruk. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa Majapahit tidak hanya menjadi simbol kekuatan politik di nusantara, tetapi juga meletakkan landasan bagi sistem pemerintahan yang lebih tertib di masa depan. Kata kunci: Kerajaan Majapahit, hayam wuruk, sistem pemerintahan
Tomb of Gubah Kh Sulaiman who spread Islamic knowledge on earth in Sedulang Setudung Hudaidah, Hudaidah; sustia ningsih; Hidayatullah, Muhammad Bagas; Bilal, Bilal; Yuliatin, Yuliatin
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 15 No. 2 (2025): TARBIYA ISLAMIA
Publisher : Islamic Education Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/tarbiya.v15i2.3865

Abstract

In general, Islam came to the archipelago because it was brought by traders from various countries who had embraced Islam first. Like the Islamic heritage belonging to KH Sulaiman Bin Abdurrahman Delamat where he came to Pangkalan Balai to spread Islam and left traces of heritage that became cultural heritage and many pilgrims came to pay Nazar and he was a hero of independence in Sumatra. The author uses a qualitative research method that is produced from interviews and direct documentation by conducting observations at the location of the tomb located on Jalan Kelurahan Kendodong Raye,Banyuasine, Banyuasin III District, Banyuasin Regency 111. There are two results that will be discussed by the researcher, namely the first background of KH Sulaiman bin KH Abdurrahman Delamat and the spreader of Islamic religious knowledge in Pangkalan Balai
Arca Hindu Di Candi Bumi Ayu: Refleksi Keagamaan Hindu Di Masa Sriwijaya Anggraini, Kesi; Hudaidah
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.2591

Abstract

This study aims to analyze the Hindu statues found in the Bumiayu temple. The Srivijaya Kingdom was a maritime empire stretching from Southern Thailand to Java. Srivijaya is considered the first maritime empire in the Indonesian archipelago, meaning it occupied a vast territory and controlled the seas and waterways, such as rivers. One of the key areas of Srivijaya's success was the Strait of Malacca. The Strait of Malacca served as a busy international trade route at that time. Srivijaya, with its capital in Palembang, successfully exploited this situation, becoming a bustling port. This bustling port brought various cultural and religious elements to Srivijaya, including its inland areas, one of which is Bumiayu. Bumiayu boasts a unique temple complex that embraces Hinduism, Buddhism, and Tantrism. This demonstrates the strong religious tolerance of Srivijaya, especially Bumiayu. This study aims to identify the Hindu statues found in the Bumiayu Temple Complex and to reconstruct the religious diversity of the Srivijaya Kingdom.
Tempat Peribadatan Hindu Masa Sriwijaya Hudaidah, Hudaidah; Elsabela, Elsabela
Jurnal Penelitian Agama Hindu Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.351 KB) | DOI: 10.37329/jpah.v6i3.1487

Abstract

Classical ruins in South Sumatra are often engrossed in the existence of the Srivijaya kingdom in the past. This is because the reign of Srivijaya lasted a long time from the VII century to the XIV century AD. One of the classical or Hindu influences is the Bumiayu temple in the village of Bumiayu in the Tanah Abang sub-district. The Bumiayu temple complex is a joint temple complex between Buddhists and Hindus. Based on these findings, it is interesting to study how temples for Hindu worship can coexist with Buddhist temples. The purpose is to describe the Hindu place of worship during the Srivijayan era at Bumiayu Temple. This research method uses a historical methodology. The conclusion that can be drawn is that the Bumiayu temple is a place of relics and worship of gods as well as a place of worship for the ancestors of Hindus during the Sriwijaya era.
Co-Authors Abrar Abrar Ade Muharani Alauwiyah, Fatimah AlFarras, Sabita Salwa Alian Alian Alian Sair Alian, Alian Alif Bahtiar Pamulaan Alif Bahtiar Pamulaan Alliyyah Zahra Permata Putri Amalia Ridho Amalia Ridho Amalia, Tita Amanda, Diva Tri Amrina Rosyada Andhifani, Wahyu Rizky Andi Saputra Andini, Salsabila Fitra Andita, Ita Anggita Novi Ariyanti Anggraini, Fanisa Putri Anggraini, Kesi Anggraini, Riska Anilia, Citra Anistia Soraya Anjelia Septyani Annisa Auliya Rahmah Anza, Dwi APRIANA APRIANA Apsari, Nadia Dwi Arenda Rosyada Arni Apriani Arviansyah, Muhammad Reza Aryanti, Nike Asani Asani Asani Yunia Rokhman Asmi, Adhitya Rol Aulan Aulan, Aulan Aulia Novemy Dhita Bilal Bilal Bilal, Bilal Chairunnisya, Fetri Darme, Made Dazela Utamasari desfianti, Safina Desi Lestari Devi Permatasari Dewi Megalia Diah Hati Ningrum Dian Wulandari Didi Suhendi, Didi DV, Chardinal Dwi Hasmidyani Dwi Oktaviyani AS Dwika Tamara Ilma Dwiki Septiandini Eliza Eliza Elsabela, Elsabela Eltasia Ulfa Ema Deva Amilia Endang Switri Erna Retna Safitri Etika, Aini Fadhilah, Annisa Fakhili Gulo Farhan Farhan Farhan Fath, Muhammad Naufal Ashrof Fatimah Alauwiyah Fatimah Alauwiyah Fatoni Agus Setiawan Febri Kurniasari Febriyanti, Intan Fernanda, Tyas Fernando, Riky Fetri Chairunnisya Fikry Kurniawan Fitri Rahmadani, Fitri Fitriyanti Fitriyanti Fitriyanti Fuadiyah, Mizharotul Gerasela Gerasela Gerasela, Gerasela Ghefira, Ifa Ghina Damaiyanti Sanda Gifari, Afif Rahim Habibi, Ahmad Zaki Harahap, Mahlaini Azizah Hawa Kurnia Helen Saputri Helen Saputri Hendriyadi, Hendriyadi Henny Rosa Putri Herawati, Salma heryana, nandang HERYATI HERYATI Hidayah, Arina Asmal Hidayat, Syafri Hidayatullah, Muhammad Bagas HUDIN, MUKHLISIN NATA Iffa, Nadya Anisa Ikhwan Rahmaddani Imam Fajri Ina Nofiana Joyo Boyo Indah Meilanda Indah Ramadani Indah ratu Indah Ratu Sehati Intan Permatasari Irfan Swanto Yusni Irfan Swanto Yusni Irinna Aulia Nafrin Isnaniah, Lu'lu ul Jannah Jane Putri, Devin Jesika Dwi Putriani Kamila, Wafa Karlina Karlina Karlina, Karlina Karmila Sari Karno, Budi Puspito Katwan Nurwahyuni Kholidin Khotimah, Desta Nur Kurniawan, M.Agung Kurniawati Kurniawati Kurrohman, M. Taofik L.R Retno Susanti L.R. Retno Susanti L.R. Retno Susanti L.R. Retno Susanti Larasatih, Jeny Latifah Lestari, Dea LR Retno Susanti Luh Suwita Utami Lukmanul Hakim M. Bimo Putra Pratama M. Danish Sumantri M. Rizki Hidayatullah Machdalena Vianty Made Darme Madri, Madri Manurung, Juliyanti Kristina Martiansyah, Eggi Maulidina, Shigah Maya Marisa Maya Puspitasari Maya Yunita Megalia, Dewi Meilanda, Indah Melinda, Dwi Oktavia Meutia Rahmi Haranti Mialita Mialita Mian Anita Mizharotul Fuadiyah Monasisilia, Monasisilia Muhammad Bagas Hidayatullah Muhammad Raihan Alfaridho Muhammad Reza Pahlevi Muhammad Reza Pahlevi Muhammad Reza Pahlevi Muhammad Reza Pahlevi Mulia, Anora Rezky Murba, Amelia Muslimin, Yoni Mutmainah Mutmainah Mutmainnah Mutmainnah Nadhifa Khairunnisa Nanda, Shelia Nata Hudin, Mukhlisin Naufal Nabil Nayla Al Hafizd, Latifah Najwa Nelly Syaparingga Nopriliyanti, Khoiriah Liska Nora Nurhalita Noveliani , Elza Nur Aisha, Siti Nur Atun Suryani Nur Rahma, Aulia Nisa Nurbuana Nurbuana NURHAYATI DINA Nurul Fauziah Nurzanah, Maya Sinta Nyayu Angelica Salsabila Oktaria Lestari Oktivianto, Orchidta Ikhwani Orchidta Ikhwani Oktivianto Pahlepi, Muhammad Reza PAHLEVI, M. REZA Pamulaan, Alif Bahtiar Putra Karwana, M Arman Putri Nurbaiti Putri, Andini Febrianti putrikhoriz Ragil Pangestu Ragil Pangestu Rahayu Astuti Rahma Dini Rahmat Ari Wibowo Rahmawati, Nadia Rakha Agusti Amanullah Ramadani, Indah Randika, Rizky Rani Oktapiani Ranti Sabariani Rasyiffah, Nanda Zahra Rena Dwi Muntari Reti Nurby Retno Susanti Ria Amalia Riani, Intan Okta Riky Fernando Rini, Rizky Setya Risa Marta Yati Risa Marta Yati Risa Marta Yati5 Risa Martayati Riska Anggraini, Riska Riska Riska Riska Sriharyanti Riswan Djaenudin Riswan Jaenudin Riya, Aiwa rizqy prayoga Ronadia Ronadia Rosa Amelia Rosa Yunita Sihombing Rudiansyah Rudiansyah Rudiansyah Rukmana, Lisa Sabariani , Ranti Sabariani, Ranti Safei Safei Safei, Safei Safitri, Erna Retna SAFITRI, SANI Sair, Alian Sair, Alian Salsabiil Rihhadatul Aisy Salsabilah, Nara Shakti Salsabillah, Nara Shakti Sani Safitri Sani Safitri Saputra, Dicky Jhonson Saputri, Helen Sarah Widya Astuti Sarah Widya Astuti Sari, Indah Nurafwa Sari, Ipel Purnama Sarli Sunarya Sasmitapura, Dewi Candrawulan Assyifa' Savitr, Mutiara Raya sehati Selamata, Viora Selvia Agustina Septiani, Dini Musliha Septyani, Anjelia Shabrina Fillah Shagena, Ageng Shigah Maulidina Siti Fatimah Sofia Muntaza Sri Putri Maya Sari Sri Safrina Sri Winarsih Daya Sriyono Sriyono Subekti, Woro Sulha Dinina sumantri, danis Sumantri, M. Danish Supiyah Supiyah Supiyah Syarif Supiyah, Supiyah Supriyadi Supriyadi Supriyanto Supriyanto Susanti, L. R Retno Susanti, L. R. Retno Susanti, L.R Retno Susanti, L.R. Retno Susanti, LR Retno Susanti, LR. Retno Sustia Ningsih Swanto Yusni, Irfan Syafira, Zahra Syafri Hidayat Syafrizal Aziz Syafruddin Yusuf Syarfira Syarifuddin Tasya Faricha Amelia Tedi Rizki Tedi Rizki Tia Amanda Pratiwi MD Tomy Wijaya Tri Astuti Tri Azani Tami Tri Mauliyana Trianti, Lilis Tyas Fernanda Tyas Fernanda Utami, Dyah Setyo Vijjani, Chindy Octa Viora Wafa Kamila Wahyu Putri Indah Lestari Wahyu Rizky Andhifani Wahyudi, Adji Tri Wahyudi, Wanny Rahadjo wahyuni, fadela septi Wardiyah, Wardiyah Widuri, Ratih Widyaksa, Junadhan Syapa Wijaya, Tomy Wirda Wirda Wita Anggraini Yadi, Farhan Yati, Risa Marta Yeni Andriati Yora Dinda Fatima Yudi Pratama Yudi Pratama, Yudi Yuliantri, Rhoma Dwi Aria Yuliatin Yuliatin Yuliatin Yuliatin yuliatin Yuma Yuriza Maulidia Yusuf, Syafruddin Zahirah, Aliyah Zahirah, Allyah Zahra Alhumairah Basa Zahra Hana Fadhilah Zahrani, Sahrin Zulhaidir, Zulhaidir