p-Index From 2021 - 2026
18.303
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Mozaik Humaniora Nazharat: Jurnal Kebudayaan Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Profetika Sriwijaya University Learning and Education International Conference SWARNADWIPA: Jurnal Kajian Sejarah, Sosial, Budaya, dan Pembelajarannya Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Panggung Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Jurnal Pendidikan Sejarah TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PARAMUROBI Pelita : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Journal on Education FONDATIA Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Metahumaniora Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa INCARE Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Penelitian Agama Hindu KARMAWIBANGGA: Historical Studies Journal Jurnal Studi Hadis Nusantara Jurnal Jendela Pendidikan SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Heuristik : Jurnal Pendidikan Sejarah Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya Unram Journal of Community Service (UJCS) Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat AKM: Aksi Kepada Masyarakat Paradigma: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Berkala Ilmiah Pendidikan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Sistem Informasi Mahakarya (JSIM) Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Journal of General Education and Humanities Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Journal of Innovation and Research in Primary Education HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah JGK (Jurnal Guru Kita) KRONIK: Journal of History Education and Historiography Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah SJEE (Scientific Journals of Economic Education) JPLED JAZIRAH: JURNAL PERADABAN DAN KEBUDAYAAN Jurnal el-Huda: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Keagamaan Es-Syajar:Journal of Islam, Science and Technology Integration JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Lathaif: Literasi Tafsir, Hadis dan Filologi Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Banda Historia: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Studi Budaya Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Danadyaksa Historica Purbawidya: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah Tamaddun: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Adidaya : Jurnal Aplikasi Pendidikan dan Sosial Budaya Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Jurnal Ragam Pengabdian PESHUM Sriwijaya University Learning and Education International Journal Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Teologi Islam Journal of Social Humanities and Education: Scripta Humanika Custodia: Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry Forum for Social and Humanities Studies Bayt Al Hikmah (Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam) Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Edukasia Jurnal Pendidikan Jurnal PROFIT: Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Kerajaan Majapahit Dinamika Dalam Sejarah Nusantara Nadalina, Masayu Laila; Susanti, Retno; Hudaidah, Hudaidah
PELITA JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH Vol 26 No 1 (2026): Pelita : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah [Januari - Juni]
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH - YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/pelita.v26i1.6996

Abstract

The history of the 13th-century Majapahit Kingdom, which was still impacted by the Hindu-Buddhist period, is both illustrious and terrible. Majapahit has a wide range of data sources, including literature, artifacts, and international news. This made it possible to learn a lot about its past. Historical events can serve as a foundation for understanding history.Investigating the political, economic, social, and cultural phenomena that took place in the Majapahit kingdom and the effects they had on Southeast Asia's history and civilization is the goal of this study. Using a historical method, this study examines primary and secondary sources, including inscriptions, old manuscripts, and other literary works and historical documents.Majapahit peaked under the rule of Patih Gajah Mada and King Hayam Wuruk. This kingdom became a major hub for trade in Southeast Asia and brought the majority of the archipelago together. Majapahit is renowned for its extremely quick cultural development, particularly in the fields of literature, art, and architecture. However, Majapahit fell in the 16th century due to internal issues such conflicts over monarch succession and dangers from rival kingdoms.Nonetheless, Majapahit's cultural legacy and impact are still present in Indonesian history and identity today.  
Kajian Isi dan Fungsi Naskah Ilmu Tajwid Tahun 1956 Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Bilal Bilal; Junadhan Syapa Widyaksa; Indah Ramadani; Hudaidah Hudaidah; Risa Marta Yati
Es-Syajar:Journal of Islam, Science and Technology Integration Vol 4, No 1 (2026): Es-Syajar:Journal of Islam, Science and Technology Integration
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/es.v4i1.41814

Abstract

Naskah kuno merupakan salah satu sumber penting dalam kajian filologi karena memuat berbagai informasi mengenai perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, serta tradisi keilmuan pada masa lampau. Salah satu jenis naskah yang banyak ditemukan di Nusantara adalah naskah keagamaan yang membahas ilmu tajwid sebagai pedoman dalam membaca Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji isi dan fungsi naskah Ilmu Tajwid tahun 1956 dalam pembelajaran Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan filologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan dokumentasi terhadap naskah yang menjadi objek penelitian. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu deskripsi naskah, analisis struktur isi teks, serta interpretasi terhadap fungsi naskah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah Ilmu Tajwid tahun 1956 memuat pembahasan mengenai makhraj huruf, hukum-hukum tajwid, konsep waqaf, serta jenis-jenis waqaf yang disusun secara sistematis untuk memudahkan proses pembelajaran membaca Al-Qur’an. Selain itu, naskah tersebut juga memiliki fungsi sebagai media pembelajaran yang membantu pembaca memahami dan mempraktikkan kaidah membaca Al-Qur’an secara benar sesuai dengan aturan tajwid.
Kehidupan Hewan dalam Relief Candi Bumiayu Rizqy Prayoga; Hudaidah Hudaidah
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.6613

Abstract

This study aims to analyze the iconographic program of faunal and mythological figures found in the Candi Bumi Ayu temple complex, South Sumatra. As the only major Hindu-Shaivite site from the classical period in the region, active between the 9th and 13th centuries AD, its artistic representations offer a unique perspective on the religious and cultural dynamics within the Srivijayan sphere of influence. Through a descriptive-analytical method, this paper examines thirteen specific iconographic elements, including the Kala head, Makara, Nandi, Gana, and various faunal reliefs. The findings indicate that these figures are not merely decorative but constitute a coherent symbolic system with three primary functions: apotropaic (guarding sacred space), theological (representing the divine presence of Shiva and his retinue), and cultural (articulating a distinct local Sumatran artistic canon). This local style, while in dialogue with Javanese and Indic traditions, demonstrates significant innovation, particularly in the depiction of the Kala head and the figures within the Makara's mouth. This research concludes that the animal and mythological iconography of Candi Bumi Ayu is a sophisticated visual text that reveals a complex interplay of religious cosmology, ritual practice, and the assertion of a unique regional identity.
Masjid Al-Muttaqin Saung Naga (1931–2026): Sejarah, Perkembangan Arsitektur, dan Perannya sebagai Pusat Ibadah, Pendidikan, dan Sosial Masyarakat Zahra Syafira; Dwi Oktavia Melinda; Dini Musliha Septiani; Dwi Anza; Hudaidah Hudaidah; Tyas Fernanda
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/w1wmgh37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah berdirinya, perkembangan arsitektur, serta peran Masjid Al-Muttaqin Saung Naga sejak tahun 1931 hingga 2026 sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan sosial masyarakat di Baturaja Barat, Sumatera Selatan. Masjid yang terletak di pertemuan Sungai Ogan dan Sungai Lengkayap ini memiliki posisi strategis dalam dinamika perkembangan Islam di wilayah tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara interpretatif dengan menerapkan triangulasi sumber untuk menjaga keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Al-Muttaqin didirikan melalui kerja sama dua kelurahan sebagai wujud gotong royong masyarakat pada masa kolonial. Perkembangan arsitektural, terutama renovasi tahun 1976, mencerminkan pertumbuhan jamaah dan peningkatan aktivitas sosial-keagamaan. Desain masjid yang menyerupai kapal memiliki makna simbolik sebagai representasi spiritual perjalanan hidup umat. Selain sebagai pusat pelaksanaan ibadah rutin dan kegiatan Ramadhan, masjid juga berfungsi sebagai ruang pendidikan nonformal melalui pengajian serta sebagai ruang sosial bagi masyarakat. Keberadaan mimbar lama dan beduk kayu ulin memperkuat nilai historis dan identitas religius masjid.
Konsep dan Perkembangan Masjid: Studi Kasus Masjid Nurul Huda Babat Toman Ipel Purnama Sari; Indah Nurafwa Sari; Intan Okta Riani; Hudaidah Hudaidah; Tyas Fernanda
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5b2rzj07

Abstract

As a place of worship for Muslims, mosques play an important role in religious, social, and educational aspects of society. Mosques not only serve as a place to perform congregational prayers, but also as a center for missionary activities, community development, and social interaction within the surrounding community. Historically, mosques have undergone changes in function and building design in line with the progress of the times and the needs of society. These changes illustrate that mosques have adapted to various historical phases. This article was written to discuss the basic foundations of mosques, including their definition, function, history, and development. In addition, this article also focuses on the history and development of the Nurul Huda Babat Toman Mosque. In this study, the method used is qualitative with a historical approach. Data was obtained through interviews with relevant sources and by searching for articles and scientific journals related to the topic being studied. The findings of the study show that the Nurul Huda Babat Toman Mosque is very important for the religious life of the local community. This mosque has also undergone developments over time, both in terms of its functionality and its existence in the community. In conclusion, the discussion of the basic concepts of this mosque provides a clearer understanding of the position and meaning of the Nurul Huda Babat Toman Mosque in the context of the history and life of the community in the area.
Revitalisasi Fungsi Sosial Masjid dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa: Studi pada Masjid Al-Mubarokah Desa Bungamas, Kabupaten Lahat Aulia Nisa Nur Rahma; Desta Nur Khotimah; Citra Anilia; Karmila Sari; Hudaidah Hudaidah; Tyas Fernanda
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3j2gxq81

Abstract

This research aims to analyze the revitalization of the mosque's social function in empowering the village community thru a study of Al-Mubarokah Mosque in Bungamas Village, Kikim Timur District, Lahat Regency. The mosque, which has stood since 1915 on waqf land, initially started as a small, simple prayer room, but then underwent gradual development and renovation until it became a two-story permanent mosque capable of accommodating a larger number of worshipers. In addition to serving as a place of worship, the mosque also becomes a center for religious and social activities in the community. This research uses a descriptive qualitative method with data collection techniques thru field observations, interviews with mosque administrators, and documentation. The research results show that Al-Mubarokah Mosque not only serves as a place for performing ritual worship such as congregational prayers but also plays a role in strengthening the religious life and social solidarity of the village community. Various activities such as preaching, study groups, and social programs like sacrificial animal lotteries are able to increase community participation and strengthen the values of togetherness and mutual cooperation. In addition, transparent financial management and a clear organizational structure also support the sustainability of various mosque activities. Thus, the revitalization of the social function of Masjid Al- Mubarokah reinforces its role as an important religious and social institution in supporting the empowerment and development of the Islamic community at the village level.
Perkembangan Politik dan Kebudayaan Kerajaan Kutai Berdasarkan Prasasti Yupa Reza Aditia; Rismella Trio Zambulanggi; Intan Oktariani; Hudaidah Hudaidah; Wahyu Rizky Andhifani
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vvnj7n70

Abstract

This study discusses the political and cultural development of the Kutai Kingdom by placing the Yupa Inscription as the main source in its historical reconstruction. Through a literature review method, this article analyzes historical, archaeological, and epigraphic literature to understand the dynamics of the kingdom in the 4th to 5th centuries AD. The study shows that the geographical environment of the Mahakam River provided strategic conditions for the formation of a centralized power structure and connectivity with international trade networks. Epigraphic data reveals the existence of an organized succession system, a mechanism of legitimization through ritual offerings, and the role of local elites in the early stages before the influence of Indian culture grew stronger. The use of Sanskrit, Pallava script, and Hindu-Shiva religious practices shows the ongoing process of Indianization that wasadapted to the local context. The results of the study confirm that the development of Kutai was the result of interaction between indigenous traditions and foreign elements, thus providing an important basis for the emergence of political, religious, and literacy patterns that later became characteristic of early of the Nusantara.  
Temple Construction as a Religious and Political Strategy Srivijaya 7th–12th Century Hudaidah Hudaidah; Syafruddin Yusuf; Endang Switri; Supiyah Supiyah
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v10i1.34190

Abstract

The purpose of this study is to analyze the construction of temples during the Sriwijaya era from the 7th to the 12th century as part of a religious strategy related to political interests and the expansion of power. This research is based on the view that temple construction is not only a means of worship but also plays a strategic role in strengthening the kingdom's position. The method used is the historical method with a historical-critical approach. It consists of heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. Research findings indicate that temple construction in Srivijaya not only served as centers for religious rituals but also functioned as instruments of political legitimation and as centers of Buddhist education. Thus, the construction of temples was a religio-political strategy that played a role in maintaining internal stability and strengthening Sriwijaya's influence in the Southeast Asian region.
STUDY OF HADITH IN IBN ABI JAMRAH'S MUKHTASAR MANUSCRIPT OF SAHIH AL-BUKHARI Nanda Zahra Rasyiffah; Hudaidah Hudaidah; Risa Marta Yati
Jurnal Studi Hadis Nusantara Vol 7, No 2 (2025): JSHN Vol 7 No 2 DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jshn.v7i2.20147

Abstract

The Mukhtasar of Ibn Abi Jamrah on Sahih al-Bukhari is a condensed hadith compilation intended to present prophetic traditions in a concise and accessible form. This study examines selected hadiths in the manuscript, focusing on three main themes: the virtue of reciting basmalah, the ethical significance of smiling, and descriptions of human conditions on the Day of Judgment. It also analyzes the simplification of the chains of transmission (sanad) as a distinctive methodological feature of the text. This research employs a qualitative library-based method using hadith content analysis. The findings indicate that the hadiths contained in the Mukhtasar are primarily derived from Sahih al-Bukhari but are presented in a shortened format, often without complete chains of narration. Such simplification reflects a pedagogical orientation aimed at facilitating understanding, memorization, and practical application of Islamic teachings among a broader audience. In terms of substance, the hadiths on basmalah emphasize divine protection and blessings in everyday activities, the hadiths on smiling highlight the importance of social ethics and moral conduct, and the hadiths concerning the Day of Judgment strengthen belief in the afterlife and divine justice. Overall, this study demonstrates that the Mukhtasar of Ibn Abi Jamrah functions not merely as a summary of hadiths but as a didactic work that contributes to the formation of moral character and spiritual awareness through a simplified yet meaningful presentation of prophetic teachings.
Ekspedisi Pamalayu Singasari dan Pengaruh Dalam Perluasan Wilayah Chardinal DV; LR Retno Susanti; Hudaidah Hudaidah
KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH Vol 13 No 1 (2025): Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Setiabudhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69744/kamaca.v13i1.510

Abstract

Ekspedisi Pamalayu yang dilakukan oleh Kerajaan Singsari pada akhir abad ke-13 merupakan salah satu upaya strategis dalam memperluas wilayah kekuasaan di Nusantara, khususnya di wilayah Sumatra. Ekspedisi ini dipimpin oleh Raja Kertanegara dengan tujuan memperkuat hubungan diplomatik dan militer antara Singasari dan kerajaan-kerajaan di wilayah Melayu, sekaligus merespon ancaman invasi dari Dinasti Yuan di Tiongkok. Artikel ini membahas latar belakang politik, strategi ekspansi, dan dampak Ekspedisi Pamalayu terhadap kekuasaan Singasari serta pengaruhnya bagi perkembangan kebudayaan di wilayah Melayu. Dengan metode studi pustaka dan analisis historis, artikel ini menggali motivasi, pelaksanaan, dan hasil dari ekspedisi tersebut dalam konteks dinamika geopolitik Asia Tenggara pada masa itu. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa Ekspedisi Pamalayu berhasil memperkuat pengaruh Singasari di wilayah Melayu, yang kemudian menjadi landasan bagi kerajaan-kerajaan besar berikutnya, seperti Majapahit dalam menciptakan Nusantara
Co-Authors Abrar Abrar Ade Muharani AlFarras, Sabita Salwa Alian Alian Alian Sair Alian, Alian Alif Bahtiar Pamulaan Alif Bahtiar Pamulaan Alliyyah Zahra Permata Putri Allyah Zahirah Amalia Ridho Amalia Ridho Amalia, Tita Amrina Rosyada Andhifani, Wahyu Rizky Andi Saputra ANDIKA Andini, Salsabila Fitra Andita, Ita Anggita Novi Ariyanti Anggraini, Fanisa Putri Anggraini, Kesi Anggraini, Riska Anisa Agustina Sari Anistia Soraya Anjelia Septyani Annisa Auliya Rahmah APRIANA APRIANA Apsari, Nadia Dwi Arenda Rosyada Arina Asmal Hidayah Arni Apriani Arviansyah, Muhammad Reza Aryanti, Nike Asani Asani Asani Yunia Rokhman Asmi, Adhitya Rol Atia Subaida Handeza Aulan Aulan, Aulan Aulia Nisa Nur Rahma Aulia Novemy Dhita Aurelia Solihatun Hasanah Bilal Bilal Bilal Bilal Bilal, Bilal Chairunnisya, Fetri Chardinal DV Citra Anilia Darme, Made Dazela Utamasari desfianti, Safina Desi Lestari Desta Nur Khotimah Devi Permatasari Dewi Megalia Diah Hati Ningrum Dian Wulandari Didi Suhendi, Didi Dini Musliha Septiani Dwi Anza Dwi Hasmidyani Dwi Oktavia Melinda Dwi Oktaviyani AS Dwika Tamara Ilma Dwiki Septiandini Eliza Eliza Elsabela, Elsabela Eltasia Ulfa Endang Switri Etika, Aini Fadhilah, Annisa Fakhili Gulo Farhan Farhan Farhan Fath, Muhammad Naufal Ashrof Fatimah Alauwiyah Fatimah Alauwiyah Fatoni Agus Setiawan Febri Kurniasari Febriyanti, Intan Fernando, Riky Fetri Chairunnisya Fikry Kurniawan Fitri Rahmadani, Fitri Fitriyanti Fitriyanti Fitriyanti Fuadiyah, Mizharotul Gerasela Gerasela Gerasela, Gerasela Ghefira, Ifa Ghina Damaiyanti Sanda Gifari, Afif Rahim Habibi, Ahmad Zaki Harahap, Mahlaini Azizah Hawa Kurnia Helen Saputri Helen Saputri Hendriyadi, Hendriyadi Henny Rosa Putri Herawati, Salma heryana, nandang HERYATI HERYATI Hidayah, Arina Asmal Hidayat, Syafri Hidayatullah, Muhammad Bagas HUDIN, MUKHLISIN NATA Ikhwan Rahmaddani Imam Fajri Albaroqi Ina Nofiana Joyo Boyo Indah Meilanda Indah Nurafwa Sari Indah Ramadani Indah Ramadani Indah ratu Indah Ratu Sehati Intan Okta Riani Intan Oktariani Intan Permatasari Ipel Purnama Sari Irfan Swanto Yusni Irfan Swanto Yusni Irinna Aulia Nafrin Isnaniah, Lu'lu ul Jannah Jane Putri, Devin Jesika Dwi Putriani Junadhan Syapa Widyaksa Karlina Karlina Karlina, Karlina Karmila Sari Karno, Budi Puspito Katwan Nurwahyuni Kholidin Khotimah, Desta Nur Kurniawati Kurniawati L.R Retno Susanti L.R. Retno Susanti L.R. Retno Susanti L.R. Retno Susanti Larasatih, Jeny Latifah Lestari, Dea LR Retno Susanti Luh Suwita Utami Lukmanul Hakim M. Bimo Putra Pratama M. Danish Sumantri M. Reza Pahlevi M. Rizki Hidayatullah M. Taofik Kurrohman M.Agung Kurniawan Machdalena Vianty Made Darme Madri, Madri Manurung, Juliyanti Kristina Martiansyah, Eggi Maulidina, Shigah Maya Marisa Maya Puspitasari Maya Yunita Megalia, Dewi Meilanda, Indah Meutia Rahmi Haranti Mialita Mialita Mian Anita Mizharotul Fuadiyah Monasisilia, Monasisilia Muhammad Bagas Hidayatullah Muhammad Raihan Alfaridho Muhammad Reza Pahlevi Muhammad Reza Pahlevi Muhammad Reza Pahlevi Muhammad Reza Pahlevi Murba, Amelia Muslimin, Yoni Mutmainah Mutmainah Mutmainnah Mutmainnah Nadalina, Masayu Laila Nadhifa Khairunnisa Nadya Anisa Iffa Nanda Zahra Rasyiffah Nanda, Shelia Nata Hudin, Mukhlisin Naufal Nabil Nayla Al Hafizd, Latifah Najwa Nelly Syaparingga Nopriliyanti, Khoiriah Liska Nora Nurhalita Noveliani , Elza Nur Atun Suryani Nurbuana Nurbuana Nurhayati, Dina Nurul Fauziah Nurzanah, Maya Sinta Nyayu Angelica Salsabila Oktaria Lestari Oktivianto, Orchidta Ikhwani Orchidta Ikhwani Oktivianto Pahlepi, Muhammad Reza Putra Karwana, M Arman Putri Nurbaiti Putri, Andini Febrianti putrikhoriz Ragil Pangestu Ragil Pangestu Rahayu Astuti Rahma Dini Rahmat Ari Wibowo Rahmawati, Nadia Ramadani, Indah Randika, Rizky Rani Oktapiani Ranti Sabariani Rena Dwi Muntari Reti Nurby Retno Susanti Retno Susanti Reza Aditia Ria Amalia Riky Fernando Rini, Rizky Setya Risa Marta Yati Risa Marta Yati Risa Marta Yati Risa Marta Yati Risa Marta Yati Risa Martayati Riska Anggraini, Riska Riska Riska Riska Sriharyanti Rismella Trio Zambulanggi Riswan Djaenudin Riswan Jaenudin Riya, Aiwa Rizca Dini Amalya Rizqy Prayoga Ronadia Ronadia Rosa Amelia Rosa Yunita Sihombing Rudiansyah Rudiansyah Rudiansyah Rukmana, Lisa Sabariani, Ranti Safei Safei Safei, Safei Safitri, Erna Retna SAFITRI, SANI Sair, Alian Sair, Alian Salsabiil Rihhadatul Aisy Salsabilah, Nara Shakti Salsabillah, Nara Shakti Sani Safitri Sani Safitri Saputra, Dicky Jhonson Saputri, Helen Sarah Widya Astuti Sarah Widya Astuti Sari, Puspita Sari Sarli Sunarya Sasmitapura, Dewi Candrawulan Assyifa' Savitr, Mutiara Raya sehati Sekar Asih Selamata, Viora Selvia Agustina Septyani, Anjelia Shabrina Fillah Shafira Putri Setiaji Shagena, Ageng Shigah Maulidina Siti Fatimah Siti Nur Aisha Sofia Muntaza Sri Putri Maya Sari Sri Safrina Sri Winarsih Daya Sriyono Sriyono Subekti, Woro Sulha Dinina sumantri, danis Sumantri, M. Danish Supiyah Supiyah Supiyah Syarif Supriyadi Supriyadi Supriyanto Supriyanto Susanti, L. R Retno Susanti, L. R. Retno Susanti, L.R Retno Susanti, L.R. Retno Susanti, LR Retno Susanti, LR. Retno Sustia Ningsih Swanto Yusni, Irfan Syafri Hidayat Syafrizal Aziz Syafruddin Yusuf Syarfira Syarifuddin Tasya Faricha Amelia Tedi Rizki Tedi Rizki Tia Amanda Pratiwi MD Tomy Wijaya Tri Astuti Tri Azani Tami Tri Mauliyana Trianti, Lilis Tyas Fernanda Tyas Fernanda Utami, Dyah Setyo Vijjani, Chindy Octa Viora Selamata Wafa Kamila Wafa Kamila Wahyu Putri Indah Lestari Wahyu Rizky Andhifani Wahyu Rizky Andhifani Wahyudi, Adji Tri Wahyudi, Wanny Rahadjo wahyuni, fadela septi Wardiyah, Wardiyah Widuri, Ratih Widya Ayu Wijaya, Tomy Wirda Wirda Wita Anggraini Yadi, Farhan Yeni Andriati Yora Dinda Fatima Yudi Pratama Yudi Pratama, Yudi Yuliantri, Rhoma Dwi Aria Yuliatin Yuliatin Yuliatin Yuliatin yuliatin Yuma Yuriza Maulidia Yusuf, Syafruddin Zahirah, Aliyah Zahirah, Allyah Zahra Alhumairah Basa Zahra Hana Fadhilah Zahra Syafira Zahrani, Sahrin Zulhaidir, Zulhaidir