p-Index From 2021 - 2026
17.819
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIKSI Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia BAPALA LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra IZUMI Pelangi Ilmu Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Journal of Development Research ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran TOTOBUANG Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah KORPUS Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan Jurnal Bahasa Lingua Scientia Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Jurnal Budaya Nusantara JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Jurnal Pena Indonesia INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Discovery : Jurnal Ilmu Pengetahuan Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Skripta Kelasa : Kelebat masalah bahasa dan sastra Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Nusantara Science and Technology Proceedings ABIDUMASY : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Dharmas Education Journal (DE_Journal) LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Lazuardi Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Pancaran Pendidikan Mardibasa: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Jurnal Global Ilmiah Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Hata Poda Jurnal Dieksis ID JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Mantra Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya) De Facto: Journal of international multidisciplinary sciences Journal of Linguistics and Social Studies Al-Risalah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dinamis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa Innovative Journal of Community Engagement (IJCE) PAEDAGOGIE Educational Journal International Journal of Economics, Science, and Education (IJESE) Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra, dan Budaya (BASADYA) Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Abisatya Jurnal Bebasan ALFABETA
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN MEDIA ASSEMBLR.EDU SEBAGAI PENGENALAN BUDAYA PADA KETERAMPILAN MENYIMAK MATERI MAKANAN KHAS JAWA TIMUR BAGI PEMELAJAR BIPA Hilya Tsabita; Dianita Indrawati; Anas Ahmadi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Assemblr.edu sebagai media pembelajaran inovatif dalam pengenalan budaya, khususnya dalam memperkenalkan makanan khas Jawa Timur bagi pemelajar Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Subjek penelitian adalah pemelajar BIPA tingkat pemula di Universitas Negeri Surabaya. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Untuk mengaitkan validasi data, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Assemblr.edu dalam pembelajaran BIPA memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik. Media ini mampu meningkatkan eksplorasi visualisasi 3D yang realistis terhadap makanan khas Jawa Timur. Selain itu, penggunaan Assemblr.edu juga dapat mengukung pembelajaran berbasis proyek, seperti pembuatan deskripsi makanan dalam bahasa Indonesia, yang berkontribusi pada peningkatan keterampilan berbicara dan menulis pemelajar BIPA. Dengan demikian, Assemblr.edu memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks pembelajaran bahasa dan pengenalan budaya Indonesia.Kata kunci: Assemblr.edu, Makanan Khas, Keterampilan Menyimak, BIPA
EKSPRESI SUFISTIK MODERN DALAM PANDANGAN PELAKU SUFI DI DESA KO'OLAN, BLEGA, BANGKALAN: KAJIAN HERMENEUTIKAPROFETIK Hayyul Mubarok; Setya Yuwana Sudikan; Darni; Anas Ahmadi
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai sufistik yang meliputi kesadaran kemanusiaan, pembebasan sosial, dan konstruksi moral sebagai fondasi pendidikan holistik yang mengintegrasikan dimensi spiritual dan sosial. Latar belakang penelitian berangkat dari pemahaman bahwa sufisme tidak hanya berfokus pada praktik ibadah individual, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter manusia yang utuh dan transformasi sosial. Kajian teori menggunakan pendekatan hermeneutikaprofetik, sebuah metode multidisiplin yang menggabungkan pengalaman spiritual dengan tafsir makna sosial dan etis dalam kehidupan manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif interpretatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan analisis naratif terhadap pengalaman para praktisi sufistik, seperti Abuamin dan Moh. Supandi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan sufistik menghasilkan proses pembelajaran holistik yang menumbuhkan kesadaran kemanusiaan berdasarkan kedekatan spiritual dengan Tuhan, membangun pembebasan sosial melalui solidaritas dan kepedulian terhadap ketidakadilan, serta mengembangkan konstruksi moral yang berakar pada penyucian jiwa dan kebijaksanaan dalam bertindak. Dengan demikian, sufisme memberikan kontribusi penting dalam membentuk individu yang berakhlak mulia, empatik, dan aktif dalam membela kemanusiaan melalui integrasi antara dimensi spiritual dan sosial. Kata Kunci; , ,
Analisis Ontologis Pesan Motivasi dalam Short Video Merry Riana tentang Hakikat Keberhasilan dan Kebahagiaan Eny Mujiharti; Anas Ahmadi
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4357

Abstract

Fenomena penggunaan short video sebagai media penyampaian pesan motivasi berkembang pesat di era digital, terutama melalui konten Merry Riana yang mempengaruhi cara pandang audiens mengenai keberhasilan dan kebahagiaan. Konten motivasi digital tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga membentuk konstruksi realitas sosial masyarakat modern. Namun, muncul kritik terkait kecenderungan penyederhanaan realitas dan potensi toxic positivity dalam pesan motivasi yang disampaikan melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan mengungkap hakikat ontologis realitas keberhasilan dan kebahagiaan yang dikonstruksi dalam short video Merry Riana. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif interpretif dengan jenis analisis isi kualitatif filosofis berbasis perspektif ontologis. Data diperoleh melalui dokumentasi dan transkripsi video yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik filosofis melalui reduksi data, pengkodean, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan dikonstruksi sebagai proses dinamis yang melibatkan usaha, kegagalan, dan dimensi spiritual, sedangkan kebahagiaan dipahami sebagai kondisi internal yang bersumber dari kesadaran diri, rasa syukur, serta hubungan dengan Tuhan. Penelitian juga menemukan kecenderungan simplifikasi realitas yang berpotensi mengarah pada toxic positivity, sehingga pesan motivasi digital perlu dipahami secara kritis dan reflektif. Dapat disimpulkan bahwa konten motivasi digital tidak hanya merepresentasikan pengalaman hidup, tetapi juga membentuk standar sosial baru mengenai makna sukses dan kebahagiaan manusia modern kontemporer.
Nilai Filsafat Pendidikan dalam Tradisi Nyadran dan Siraman Sedudo Umaroh Farida; Anas Ahmadi
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4371

Abstract

Nyadran dan Siraman Sedudo adalah tradisi budaya Jawa yang mengakar kuat di Kabupaten Nganjuk, berfungsi sebagai wujud syukur, penghormatan leluhur, dan tolak bala. Siraman Sedudo dilakukan di Air Terjun Sedudo setiap bulan Suro, sedangkan Nyadran berfokus pada ziarah makam leluhur di bulan Ruwah dalam bulan Jawa. Siraman Sedudo dilaksanakan setiap bulan Suro (Tahun Baru Jawa), tepatnya tanggal 1 Suro atau 15 Suro di Air Terjun Sedudo, Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Adapun prosesinya diawali dengan ritual pengambilan air suci, kirab pusaka, tari Bedaya Amek Tirta, dan diakhiri dengan mandi bersama. Makna ritual tersebut diyakini sebagai ritual penyucian diri (ruwat bumi) sebagai tolak bala, serta akan membawa keberkahan dalam hidup serta keberuntungan dan bagi siapa saja yang mandi di bawah Air Terjun Sedudo, maka hidup lebih awet muda. Air Terjun Sedudo memiliki daya tarik tersendiri untuk wisata budaya dan kebanggaan bagi masyarakat kabupaten Nganjuk, selain itu di wilayah Nganjuk juga ada tradisi dan budaya Nyadran yang memiliki konsep tradisi ziarah kubur di laksanaknan secara bersama - sama oleh Masyarakat Desa Ngliman, pada bulan Sya'ban atau Ruwah. Nyadran di lakukan sudah turun-temurun adapun bentuk Kegiatanya Yaitu Membersihkan makam leluhur, doa bersama, dan kenduri (makan bersama). Hal ini memiliki nilai wujud penghormatan, pelestarian budaya, serta memperkuat gotong royong. Keduanya adalah warisan budaya yang menyatu dengan spiritualitas masyarakat Nganjuk, yang memadukan kepercayaan lokal dengan ajaran Islam.
Mengurai Luka Perempuan: Perspektif Feminis Trauma dalam Film “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah” Ayesha Fazila Febryanti; Anas Ahmadi
Journal of Linguistics and Social Studies Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jls.v3i1.289

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi trauma perempuan antargenerasi dalam film “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah” menggunakan pendekatan feminisme sinematik dan teori trauma. Film ini menyoroti pengalaman Wulan yang hidup dalam tekanan ekonomi dan emosional suaminya, serta bagaimana luka tersebut diwariskan kepada ketiga anak perempuannya: Anis, Alin, dan Aca. Melalui metode kualitatif deskriptif, penelitian menelaah aspek naratif dan visual untuk mengungkap simbol diam, kekerasan simbolik, dan solidaritas perempuan sebagai mekanisme penyembuhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa trauma perempuan tidak berdiri sendiri, tetapi berakar pada struktur patriarki yang menormalisasi penderitaan domestik. Diam Wulan menjadi bentuk pembungkaman trauma, sedangkan respons emosional anak-anaknya merepresentasikan resistensi generasi baru terhadap ketidakadilan gender. Studi ini menegaskan bahwa sinema Indonesia berfungsi sebagai ruang refleksi yang mengungkap luka kolektif sekaligus memperlihatkan potensi solidaritas perempuan dalam memutus siklus trauma antargenerasi.
Trauma Perempuan pada Film A Normal Woman melalui Perspektif Teori Trauma Cathy Caruth Dinda Aulia; Anas Ahmadi
Journal of Linguistics and Social Studies Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jls.v3i1.291

Abstract

Penelitian ini membahas tentang representasi trauma perempuan dalam film A Normal Woman (2025) karya sutradara Lucky Kuswandi menggunakan teori trauma Cathy Caruth. Film yang mengisahkan tentang  tokoh utama Milla, sosialita keluarga Gunawan terpandang yang mengalami ruam misterius dan halusinasi yang memicu ingatan traumatis masa kecilnya sebagai Grace seorang anak yang mengalami kecelakaan cermin dan kemudian wajahnya berubah melalui operasi plastik untuk memenuhi standar kecantikan sesuai yang diinginkan ibunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk representasi trauma melalui tiga konsep utama Caruth The Unspeakable Event, Belatedness, dan The Voice of the Wound, serta menginterpretasikan makna "normal" bagi tokoh utama. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis scene, pencatatan sistematis, dan interpretasi berdasarkan teori trauma Caruth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa the unspeakable event termanifestasi melalui ketidakmampuan Milla mengungkapkan trauma secara verbal yang kemudian muncul sebagai ruam di leher simbol suara tidak terungkapkan dan halusinasi darah. Konsep belatedness terbukti melalui gap temporal 20 tahun antara kecelakaan masa kecil dan kemunculan gejala trauma di masa kini yang dipicu oleh tekanan standar kecantikan patriarkal. Adapun the voice of the wound terepresentasi melalui tindakan self-harm kompulsif Milla yang mencakar wajah dan lehernya sendiri sebagai cara tubuh berbicara ketika kata-kata gagal terucapkan. Trauma yang dialami akan muncul melalui rasa gatal ruam karena terdapat trigger tentang standar kecantikan, pengubahan identitas, dan penekanan lainnya. Penelitian ini mengungkap bahwa makna "normal" bagi Milla adalah paradoks yang menyakitkan: kehidupan sebagai identitas palsu yang sempurna sambil menekan trauma dan menyangkal diri sejati (Grace). Film ini mengkritik bagaimana konstruksi "normalitas" perempuan dalam struktur patriarki Indonesia menuntut pengorbanan identitas autentik demi memenuhi ekspektasi kecantikan dan kesempurnaan. Penelitian ini memberikan kontribusi sebagai studi pertama yang secara sistematis mengaplikasikan teori Caruth dalam menganalisis film Indonesia kontemporer, membuktikan bahwa medium sinematik memiliki kekuatan unik dalam merepresentasikan trauma yang "tidak dapat dikatakan" melalui bahasa visual dan naratif yang terfragmentasi.
Integrasi Media Digital dalam Pembelajaran Literasi Sastra Anak di Tingkat Sekolah Dasar Septia Rizqi Nur Abni; Suyatno; Anas Ahmadi; Susi Maulida
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i2.2551

Abstract

This study evaluates the impact of integrating digital media into literary literacy instruction in elementary schools to enhance students' literacy skills and reading motivation. This research aims to measure the effectiveness of digital media in improving literacy skills and reading motivation and to identify challenges in its implementation. The research methodology employs a mixed-methods approach, with quantitative data collected from literacy and reading motivation assessments before and after the intervention, and qualitative data obtained through interviews with teachers and students. The analysis reveals significant improvements in literacy skills (average score increased from 65.4 to 78.2) and reading motivation (average score increased from 3.2 to 4.5). While digital media enhanced student engagement, there were challenges related to technology infrastructure. The study recommends better teacher training, improved infrastructure, and ongoing evaluation to maximize the benefits of digital media in literacy instruction.
Fiksi Karya Korrie Layun Rampan: Perspektif Ekoimperialisme Natalia Desy Anggraeni; Anas Ahmadi; Udjang Pairin; Budinuryanta Yohanes
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i2.2908

Abstract

Kalimantan dikenal sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam. Di bawah permukaannya, tersimpan berbagai mineral dan hasil tambang bernilai tinggi seperti batubara dan emas. Selain itu, hutan Kalimantan yang lebat menjadi habitat bagi beragam jenis tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan masyarakat, khususnya suku-suku asli yang tinggal di pedalaman, seperti suku Dayak. Namun, kekayaan ini menarik perhatian berbagai pihak, termasuk para konglomerat yang, atas nama perusahaan dengan izin pemerintah seperti HPH (Hak Pengusahaan Hutan) dan HTI (Hutan Tanaman Industri), melakukan eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya alam tersebut. Aktivitas ini telah membawa dampak negatif yang signifikan, baik terhadap ekosistem maupun terhadap kehidupan masyarakat adat di pedalaman Kalimantan. Fenomena ini menjadi fokus dalam karya fiksi Korrie Layun Rampan, khususnya novel Api Awan Asap dan kumpulan cerpen Tarian Gantar, yang menggambarkan kehancuran lingkungan serta penderitaan masyarakat adat akibat keserakahan dalam eksploitasi sumber daya alam. Untuk memahami dan mengkaji karya-karya ini, penelitian ini menggunakan pendekatan teori ekokritik dengan perspektif ekoposkolonialisme, yang berfokus pada konsep ekoimperialisme (ecological imperialism). Kajian ini mengidentifikasi tiga dimensi utama dari ekoimperialisme dalam karya tersebut, yaitu: pandangan dualistik (dualistic thinking) antara masyarakat adat dan konglomerat terhadap lingkungan, biokolonisasi (biocolonization), serta rasisme lingkungan (environmental racism).
Village Tourism as a Contextual Teaching and Learning Strategy for Creative Writing Development Indri Jurikhe Pandie; Anas Ahmadi; Fithriyah Inda Nur Abida
DE FACTO : Journal Of International Multidisciplinary Science Vol 4 No 02 (2026): DE FACTO : Journal Of International Multidisciplinary Sciences
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/defacto.v4i02.2796

Abstract

This study examines village tourism as an experiential and contextual learning model for developing students’ creative writing skills, especially poetry. It addresses limited integration of experiential learning theory, contextual teaching and learning (CTL), and creative writing pedagogy within one framework. Using a qualitative descriptive-analytical approach, the study analyzes four poems produced after village tourism activities. Analysis focuses on sensory imagery, originality, experiential learning processes, and CTL integration. Findings show that village tourism strengthens multisensory engagement and helps students transform rural experiences into poetic imagery. Students move beyond description by reinterpreting experience through metaphorical, symbolic, and introspective language, reflecting deeper cognitive and aesthetic processing. The results align with Kolb’s experiential learning cycle and demonstrate CTL principles through inquiry, reflection, and authentic assessment. Village tourism therefore functions as a learning ecosystem linking sensory experience, cognitive interpretation, and aesthetic transformation in higher education.
Transforming Spiritual Experiences into Poetry: The Role of Religious Tourism in Creative Writing Pedagogy Diana Dzurriyatur Roviat; Anas Ahmadi; Fithriyah Inda Nur Abida
DE FACTO : Journal Of International Multidisciplinary Science Vol 4 No 02 (2026): DE FACTO : Journal Of International Multidisciplinary Sciences
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/defacto.v4i02.2797

Abstract

Creative poetry writing requires linguistic competence and meaningful experiences that stimulate imagination and idea generation. This study describes the implementation of a creative poetry-writing strategy using a religious tourism model and explores students’ experiences. Employing a qualitative descriptive approach, the study involved students enrolled in a Creative Literature course at Universitas Negeri Surabaya. Data were collected through observation, interviews, and documentation of students’ poems, then analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. Findings show that religious tourism helps students generate ideas, expand imagination, and produce more meaningful poetic expressions. Visits to religious sites provided spiritual, emotional, and cultural inspiration, while also increasing motivation, creativity, and confidence. Although difficulties in diction and poetic expression remained, religious tourism proved to be an innovative experiential strategy for creative writing instruction and contributed to contextual, experience-based literary learning in higher education.
Co-Authors ., Darni Abdul Kholiq Abdullah, Muhaimin Adelia Savitri, Adelia Adinda Rusdianti Maulani Putri Adriyanto, Octo Dendi Afiva Nurqomariyyaha Agik Nur Efendi Agik Nur Efendi Agusniar Dian Savitri Ahmad Bahtiar, Ahmad AHMAD BURHANUDDIN AHMAD MUNIR Ahmad Rifai Aisya Kurrotuain Akhiruddin, Harris Rizki Al-Obaydi, Liqaa Habeb Alfiana, Fitri Alaida Alfianti, Safira Maulidia Amalia Akhmad, Hilda Ammade, Salasiah Andriana, Wahyu Dian Anggoro Abiyyu Ristio Cahyo Anida Emil Hartantri april, Aprilia Maulida Arie Yuanita Armanda Putri, Valencia Eka Arta, Safira Asteria, Prima Vidya Astria, Windi Astuti, Sri Sakti Wahyu Auliah, Nadillah Mirza Aviolla Terza Damaliana Ayesha Fazila Febryanti Ayu Wulandari, Ratu Az Zahra, Khurun'in Rizki Azizan, Yoga Rifqi Bahari, Dita Aulia Baltazar, Cirilo Bambang Yulianto Bambang Yulianto Bambang Yulianto Budinuryanta Yohanes Cahyo, Anggoro Abiyyu Ristio Cicik Arista Colo, Heribertus Amaunut Dadang Rhubido Dafin Firly Althaf Damaliana, Aviolla Terza Dania Dwi Lestari Darni Darni Darni Darni Dasion, Hans Yosef Tandra Dea Putri Pascha Febriyanti Dedy Supriyadi Dendy Andriyanto , Octo Deng, Boer Diah Kusyani Diana Dzurriyatur Roviat Dianita Indrawati Diena Oktafina Hanim Dinda Aulia Dini Damayanti, Ajeng Mei Djoko Susanto Dwi Turistiani, Trinil DYAH PUSPA, KINTAN Dzakiroh, Azmilatudz Efendi, Rachmat Ega Damayanti Eka Sari, Lilis Elvyana Eka Aryanti Encik Savira Isnah Eni Nurhayati, Eni Eny Mujiharti Erika Kurniawati, Erika Eristya Maya Safitri Fahira, Kayla Fitria Faizal Hadi Nugroho Faradiba, Sava Fatmasari Fatmasari Fatmawati, Tia Dwi Fatwa Muhammad, Tudung Febriyanti, Dea Putri Pascha Febryanti, Ayesha Fazila Fina Pramesta Fithriyah Inda Nur Abida Fitri Wulandari Fitri Wulandari Foni Pramesti Furoidatul Husniah Ghanesya Hari Murti Grace Harzen br Perangin-angin Guterres, Antonio Halimatus Solikah Hamdani, Hamzah Hans Yosef Tandra Dasion Hans Yosef Tandra Dasion Hans Yoset T Dasion Hapriyanto, Lasmana Fajar Hayyul Mubarok Helmi yahya Heppy Lismayanti Hermansya, Moh Yusril Herowati, Kurnia Sari Hidayah Uswatun Hilya Tsabita Ilhamsyah, Mohammad Firman Illahi, Della Sulistiono Kurnia Ilmatus Sa'diyah Ilmatus Sa’diyah Ilmatus Sa’diyah Imamah, Afina Nur INDARTI, TITIK Indayani Indira Tiardana Kusuma Indrawati, Dianita Indri Jurikhe Pandie Irawan, Putri Nur Fadilah Irdiansyah, Nabilla Putri Ismatul Izzah Isnaeni setyoningsih Kanya Catya Khofifah Firda Purdiana Khoiri, Abdul Aziz Khoirun Nisak Kholiem, Indrayane Khurun’in Rizki Az Zahra Kurrotuain, Aisya Lintang Putri Pratiwi M. Faisol M. Kharis Ma'rifi, Hisyam Magfirotul Hamdiah Mahiroh, Nailil Widad Majidah, Indana Zulfa Maratussholihah, Zuhrotul Mariyatul Qibtiyah Maulida, Aprilia Maulidiyah, Ajeng Putri Cahyani Merdana, Suvriati Vivka Meta Paramita Nur Azizah Miftachul Amri Mintowati Mintowati Mintowati Mintowati Mintowati Moh Yusril Hermansya Moh. Ahsan Shohifur Rizal Moh. Ahsan Shohifur Rizal Moh. Rif'an Hidayatullah Moh. Yusril Hermansya Muhammad Farhan Masrur Nadya Afdholy Nailul Mazidah Nailul Mazidah Nashruddin, Nashruddin Natalia Desy Anggraeni Ningrum, Dwi Setya Nisa Utami, Alvidya Nova, Putri Nurlaela, Fitri Prima Vidya Asteria Puspita*, Siti Fauziah Ayu Putri Nur Fadilah Irawan Putri, Adinda Rusdianti Maulani Putri, Valencia Eka Armanda Raharjo , Resdianto Permata Raharjo, Resdi Permata Raharjo, Resdianto Raharjo, Resdianto Permata Rahma Anugraheny Rengganis, Ririe Resdianto Permata Raharjo Resdianto Raharjo Retnosari, Galuh Fitri Retnowati, Herni Rizal, Moh Ahsan Shohifur Rizal, Moh. Ahsan Shohifur Rizqy Munazila Eka Rosyadi Rofi Atin Khanifah Rofi' Nihayatul Ulum Rofi' nihayatul Ulum Sadiq, Syamsul Safira Arta Safitri, Eristya Maya Sahrul Romadhon Sanubarianto, Salimulloh T Sari, Reny Yuanita Sarmento, Joao da Silva Saskia, Putri satritama, ardi Savitri, Agusniar Dian Sa’diyah, Ilmatus Septia Rizqi Nur Abni Setya Yuwana Sudikan Setyorini, Beni Shinta, Noviana Dewi Silviyah, Dailmatus Siti Nurjanah Siti Ummu Kulsum SLAMET SETIAWAN Subandiyah, Heny Suhartono Sujinah Sujinah Sulaiman Sulaiman Susi Maulida Suwarno Imam Samsul SUYATNO Suyatno Suyatno Sutoyo Suyatno Suyatno Swandarta, Safira Firta Syamsul Sodiq Syauqi Ridlo, Mohammad Sya’adah, Himatus Titik Indarti Tjaturrini, Dyah TRI ABDIANI, HILDA Tsabita, Hilya Tsabitah Zain Mumtaz Udjang Pairin UDJANG PAIRIN Umaroh Farida Umi Nadhiroh Valencia Eka Armanda Putri Varqa A., Nine Alvariqati Wa Mirna Wa Mirna Wahid Khoirul Ikhwan Wahyudi, Ahmad Rizky wantika, wantika Yeni Artanti Yogi Bagus Adhimas Yohanes, Budinuryanta Yuniseffendri Yuniseffendri Yuwana, Setya Zahra, Khurun’in Rizki Az Zahro Rokhmawati ZANZABILA, NAUROTA TALIYAH zuni ariani, Dinda Aulia