p-Index From 2021 - 2026
25.511
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Wahana Didaktika Jurnal Ilmiah Hukum LEGALITY Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Buletin Ilmiah Marina : Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Journal of Humanities and Social Studies Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) AS-SIYASAH: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Journal of Political Issues Jurnal Darma Agung Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah Journal of Social Science Jurnal Inovasi Penelitian Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Economics and Business UBS Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Maritim Indonesia (Indonesian Maritime Journal) International Journal of Social Science Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Jurnal Penelitian Inovatif Human Narratives COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) International Journal of Humanities Education and Social Sciences Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (JEMBA) STRATEGI PERANG SEMESTA Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Jurnal Cakrawala Ilmiah Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Accounting Management Business and International Research Return : Study of Management, Economic and Bussines Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Golden Ratio of Data in Summary Jurnal Sosial dan Sains Protection: Journal Of Land And Environmental Law Jurnal Indonesia Sosial Sains Indonesian Journal of Applied and Industrial Sciences (ESA) Saintek: Jurnal Sains Teknologi dan Profesi Akademi Angkatan Laut Jurnal Review Politik Journal of Social Science Indonesian Journal of Interdisciplinary Research in Science and Technology (MARCOPOLO) Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Keamanan Nasional Journal of Law & Policy Review Indonesian Journal of Banking and Financial Technology (FINTECH) Advances In Social Humanities Research Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Journal of Fisheries & Marine Journal of Social Work and Science Education International Journal of Education, Vocational and Social Science J-CEKI
Claim Missing Document
Check
Articles

War Strategy of Acehnese and Dutch in the Aceh War 1873-1912 Ratih Rachma Kurnia; Guntur Eko Saputro; Lukman Yudho Prakoso
JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/juspi.v7i1.14847

Abstract

Nanggroe Aceh Darussalam in the history of the struggle of the Indonesian nation is the most difficult area to conquer by the Dutch.  This area was once a Sultanate area that was crowded with international traders because of its strategic location. The war began when the Dutch tried to control the Aceh region so it received fierce resistance from the sultanate and the people of Aceh. The war between the Acehnese and Dutch people lasted between 1873 and 1912 which was the largest war during colonialism in the archipelago. The Acehnese and Dutch people in this long war implemented strategies with the aim of weakening the opponent's defenses.  This paper aims to explain the strategies of both sides in the Aceh War. The author uses qualitative methods with library study as well as documentation to collect historical information with historiographic techniques. The result of this research was that the strategy of the Acehnese people with the spirit of fisabilillah war, deceitful tactics, and guerrilla was able to make the Dutch with higher-tech troops overwhelmed to deal with it. Meanwhile, the Dutch used war diplomacy to gain support from regional leaders with the politics of fighting and analyze the socio-cultural aspects of the Acehnese people to weaken the opponent's defenses.
The Significance of the San Remo Manual to Protect the Sea Defense of Indonesia Rizki Pratama Kamarulah; Lukman Yudho Prakoso
Jurnal Pertahanan: Media Informasi ttg Kajian & Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism & Integrity Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : The Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jp.v9i2.11329

Abstract

In 1994, the San Remo Manual was established as a regulation governing sea warfare, providing guidelines for countries engaged in conflicts at sea. As Indonesia holds a crucial strategic position in both regional and global sea and air zones, understanding and adhering to international law during armed conflicts at sea is of paramount importance. This research aims to offer practical guidance on the significant role of the San Remo Manual, in applying international law during sea warfare and examines its application in Indonesia. The study employs a qualitative method, which seeks to identify and understand various phenomena in-depth. By analyzing different cases and phenomena, empirical insights on the development and application of the law can be derived. The research results show a comprehensive guide for countries involved in sea conflicts, detailing permissible actions, involvement of parties, protection of injured vessels and personnel, and actions taken by non-conflicting nations. For the Indonesian Navy, implementing the San Remo Manual is vital since they operate in waters that may be prone to armed conflicts. Adhering to this manual can help regulate the conduct of naval personnel during military operations at sea, with a strong emphasis on upholding human rights and justice in the use of military force.
STRATEGI DIPLOMASI PERTAHANAN INDONESIA-UNI EMIRAT ARAB DALAM KERJA SAMA INDUSTRI PERTAHANAN PERIODE 2014-2022 Raka Gusfi; Arief Rachman; Lukman Yudho Prakoso
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i5.2023.2518-2535

Abstract

Pergeseran paradigma dalam industri pertahanan pasca Perang Dingin, diplomasi, dan kerja sama antara Indonesia dan Uni Emirat Arab, serta upaya untuk memenuhi MEF telah menjadi wacana kontemporer, di mana sejak era kepemimpinan Presiden Joko Widodo melalui dua Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu dan Prabowo Subianto, dilakukan hubungan diplomatik dan kerja sama dalam bidang pertahanan, terutama mengenai kerja sama industri pertahanan. Melekat pada tonggak sejarah diplomasi pertahanan Indonesia-Uni Emirat Arab, adalah relatif baru, mengingat komitmen saat ini telah mencapai 7 (tujuh) tahun sejak PT. Pindad (perwakilan Indonesia) dan Continental Aviation Services (perwakilan Uni Emirat Arab) sepakat untuk berkolaborasi dalam lisensi senjata SS2 dan pemasaran amunisi Pindad di wilayah Timur Tengah pada tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk memahami upaya pemerintah Indonesia dalam membangun diplomasi pertahanan dengan Uni Emirat Arab, khususnya melalui kerja sama industri pertahanan. Tinjauan literatur dalam penelitian ini meliputi diplomasi pertahanan untuk industri pertahanan dan implementasi kebijakan pertahanan beserta hasil-hasil penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi-kualitatif dengan teknik analisis data interaktif yang diperoleh melalui wawancara dengan informan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tonggak sejarah diplomasi pertahanan yang ada antara Indonesia dan Uni Emirat Arab menghasilkan arus alternatif, di mana langkah awal dalam membentuk dasar dan kerangka diplomasi bilateral diwujudkan dengan mempertimbangkan strategi pertahanan, di mana strategi diplomasi pertahanan Indonesia bertujuan untuk meningkatkan saling kepercayaan dan berdampak pada pengembangan industri pertahanan untuk mencapai kemandirian industri pertahanan, di mana Indonesia cenderung menggunakan kekuatan lunak seperti pameran, kunjungan (negara dan industri), perjanjian administratif dan formal untuk mempersiapkan fase ketiga MEF pada tahun 2024. Kerja sama antara industri pertahanan Indonesia-Uni Emirat Arab dilakukan melalui pertimbangan komponen konten lokal dan komponen offset yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti DPR, Presiden, perusahaan industri pertahanan, dan institusi penelitian dan pengembangan. Kerja sama ini bermanfaat dalam hal ekonomi makro, kemampuan industri, teknologi terbarukan, dan keunggulan kompetitif, tetapi perlu dievaluasi untuk transparansi kebijakan dan akuntabilitas.
SETRATEGI PERANG ANTARA UNI SOVIET DENGAN AFGHANISTAN Tri Hadinata; Rudy Sutanto; Lukman Yudho Prakoso
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3493-3500

Abstract

Perang yang terjadi pada era modern yaitu perang Soviet dengan Afghanistan yang berakibat akan mengubah tatanan keamanan tingkat Global, selanjutnya mengakibatkan runtuhnya Uni Soviet di tahun 1990 serta ada campur tangan dari Amerika Serikat yang memulai peran perang gerilya. Perang inilah yang mengakhiri Era Perang Dingin antara Blok Kapitalis dan Komunis. Afghanistan dan negara Uni Soviet terlibat di dalam perang tersebut dan berupaya agar Afghanistan tetap pada kerjasamanya dengan Uni Soviet yang beraliran komunis. Pasukan Soviet menghadapi serangan pemberontak yang terus-menerus dan kebanyakan warga Afghanistan yang tersisihkan dan teraniaya bergabung dengan pemberontak. Selain itu, Uni Soviet juga mendapat kecaman internasional akibat tindakannya di Afghanistan. Setelah 10 tahun bertempur, Uni Soviet akhirnya menarik pasukannya dari Afghanistan pada tahun 1989. Konflik tersebut mengakibatkan kematian kurang lebih 1,5 juta manusia dan terdapat banyak korban luka dan pengungsi. Konflik ini memberikan pengetahuan bahwa ada konsekuensi yang besar bagi negara yang mencoba untuk memaksakan kehendaknya kepada negara lain. Kemudian ada pembelajaran tentang strategi yang digunakan Afghanistan dan militan yang terbentuk di Afghanistan mampu memukul mundur Soviet.  Selanjutnya pembelajaran yang dapat diambil yaitu negara inferior mampu mengalahkan negara superior dengan taktik gerilya dan pasukan yang militan.
EVALUASI STRATEGI PERTAHANAN LAUT ARGENTINA DAN BRITANIA RAYA DALAM PERTEMPURAN FALKLAND Yosua Sabar Panjaitan; Lukman Yudho Prakoso; Rudy Sutanto
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i5.2023.2630-2637

Abstract

Pertempuran Falkland merupakan salah satu konflik militer yang terjadi antara Argentina dan Britania Raya pada tahun 1982. Konflik ini terjadi karena sengketa wilayah Kepulauan Falkland dan Kepulauan Georgia Selatan. Pertempuran ini dianggap sebagai salah satu konflik yang paling signifikan dalam sejarah perang laut modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi pertahanan laut Argentina dan Britania Raya dalam pertempuran Falkland. Metode Penelitian ini merupakan  deskriptif evaluatif dengan pendekatan kualitatif menggunakan studi literatur yang meliputi sumber-sumber dari berbagai buku, artikel jurnal, dan dokumen resmi. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pertahanan laut Argentina dan Britania Raya dalam pertempuran Falkland sangat dipengaruhi oleh faktor geografis, strategis dan teknologi. Britania Raya berhasil memenangkan pertempuran karena memiliki kekuatan laut yang lebih kuat dan mampu menguasai jalur laut menuju Kepulauan Falkland. Sementara itu, Argentina memiliki strategi yang kurang efektif dan kekuatan laut yang lebih lemah. Oleh karena itu, evaluasi strategi pertahanan laut sangat penting untuk meningkatkan kemampuan pertahanan nasional dan menjaga kedaulatan negara.
PENYELENGGARAAN PERTAHANAN NIRMILITER INDONESIA M. asa’ari Yusuf; Cosmas Manukallo Danga; Lukman Yudho Prakoso; Muliahadi Tumanggor; Sakum Sakum
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i4.3247

Abstract

Pertahanan Nirmiliter pada hakikatnya merupakan segala usaha bersifat semesta untuk memperjuangkan kepentingan nasional dalam berbagai dimensi kehidupan bangsa, yang penyelenggaraannya didasarkan pada kesadaran akan hak dan kewajiban seluruh warga negara serta keyakinan akan kekuatan sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kementrian atau Lembaga mana yang paling dominan sebagai penyelenggara pertahanan nirmiliter Indonesia dalam konteks keamanan nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis konten terhadap sumber utama yaitu Petunjuk Umum Pertahanan Negara tahun 2021. Hasil penelitian didapat adanya gap pelaksanaan Pertahanan Nirmiliter yang dilakukan Kementerian atau Lembaga terhadap strategi Keamanan Nasional dan sistem Pertahanan Negara. hasil konten analisis menunjukkan Institusi penyelenggara Pertahanan Nirmiliter yang paling sering muncul justru Kepolisian RI dengan Modus 35 kali diikuti dengan BIN terbanyak kedua dengan 33 kali kemunculan, sedangkan kemendagri berada di posisi ke 3 dengan modus 31, ironisnya Kementerian Pertahanan justru dan hanya 14 kali di sebutkan dalam tugas sebagai pendukung saja tanpa tugas sebagai penyelenggara utama Pertahanan Nirmiliter dan berada di peringkat ke 12 diantara seluruh Kementerian dan Lembaga Pemerintah. Secara rata-rata seluruh kementerian lembaga mempunyai nilai mean 11,58537. Penelitian ini menyarankan adanya Dewan yang mengkoordinasikan pelaksanaan Pertahanan Nir Militer yang dilakukan Oleh Kementerian /Lembaga agar pelaksanaannya bukan sekedar berkoordinasi akan tetapi dapat terkoordinasi dan menempatkan Kementrian Triumvirat (Kemendagri, Kemenlu dan Kemenhan) pada kedudukannya dalam penyelenggaraan Pertahanan Nirmiliter, mengingat tujuan Pertahanan Nirmiliter adalah mengantisipasi keadaan terburuk kehidupan bernegara dari Dimensi ancaman Non Militer.
Population Growth Model and Mortality of Pakistan Lobster (Panulirus polyphagus) in Estuary Waters of Tarakan City Agus Indarjo; Gazali Salim; Lukman Yudho Prakoso; Budi Pramono; Meiryani; Thonas Indra Maryanto; Suriyanti; Muhammad Firdaus; Rozi
HAYATI Journal of Biosciences Vol. 30 No. 6 (2023): November 2023
Publisher : Bogor Agricultural University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4308/hjb.30.6.1043-1053

Abstract

Lobster Panulirus polyphagus has a fairly high economic value and is found in the estuary waters of Tarakan City. This research aims to study the growth and mortality model of Lobster P. polyphagus originating in the estuary waters of Tarakan City. The research method was carried out using a quantitative descriptive method. Sampling was conducted 14 times from December 2021-May 2022 using gill nets. The results showed that the male sex ratio was more than the female. Allometric growth of males and females is negative allometric with a thin body shape. The structure of the size obtained was mostly in males ranging from 18.3-20.6 cm, and females around 20.5-22.2 cm. The maximum length growth of P. polyphagus based on von Bertalanffy's growth model was 31.519 cm in males and 31.374 cm in females. The total mortality (Z) of P. polyphagus for males and females was 1.104 and 1.119; catch mortality (F) of 0.106 and 0.253; natural mortality (M) of 0.998 and 0.866; exploitation rate (E) of 0.096 and 0.226, respectively. The high natural mortality causes the extinction of the Lobster species, so good management is needed so that it is sustainable.
Penyelenggaraan Pertahanan Nirmiliter Indonesia M. asa’ari Yusuf Yusuf; Cosmas Manukallo Danga; Lukman Yudho Prakoso; Muliahadi Tumanggor; Sakum Sakum
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i10.1040

Abstract

Latar Belakang: Ancaman dari luar maupun dalam negara selalu menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh suatu negara. Kepolisian bertanggung jawab untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di dalam negeri, sedangkan TNI bertanggung jawab untuk menjaga keamanan dan pertahanan negara dari ancaman dari luar negeri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kementrian atau Lembaga mana yang paling dominan sebagai penyelenggara pertahanan nirmiliter Indonesia dalam konteks keamanan nasional. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis konten terhadap sumber utama yaitu Petunjuk Umum Pertahanan Negara tahun 2021..  Hasil: Hasil penelitian didapat adanya gap pelaksanaan Pertahanan Nirmiliter yang dilakukan Kementerian atau Lembaga terhadap strategi Keamanan Nasional dan sistem Pertahanan Negara. hasil konten analisis menunjukkan Institusi penyelenggara Pertahanan Nirmiliter yang paling sering muncul justru Kepolisian RI dengan Modus 35 kali diikuti dengan BIN terbanyak kedua dengan 33 kali kemunculan, sedangkan kemendagri berada di posisi ke 3 dengan modus 31, ironisnya Kementerian Pertahanan justru dan hanya 14 kali di sebutkan dalam tugas sebagai pendukung saja tanpa tugas sebagai penyelenggara utama Pertahanan Nirmiliter dan berada di peringkat ke 12 diantara seluruh Kementerian dan Lembaga Pemerintah. Secara rata-rata seluruh kementerian lembaga mempunyai nilai mean 11,58537. Kesimpulan: Penelitian ini menyarankan adanya Dewan yang mengkoordinasikan pelaksanaan Pertahanan Nir Militer yang dilakukan Oleh Kementerian /Lembaga agar pelaksanaannya bukan sekedar berkoordinasi akan tetapi dapat terkoordinasi dan menempatkan Kementrian Triumvirat (Kemendagri, Kemenlu dan Kemenhan) pada kedudukannya dalam penyelenggaraan Pertahanan Nirmiliter, mengingat tujuan Pertahanan Nirmiliter adalah mengantisipasi keadaan terburuk kehidupan bernegara dari Dimensi ancaman Non Militer.
The Role of Ratu Kalinyamat in Past Maritime Successes: As a Study of Archipelago Sea Defense Anis Nur Laily; Lukman Yudho Prakoso; Puja Sari Putri
Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah Vol 5, No 3 (2023): Birokrasi dan Pemerintahah di Daerah 12
Publisher : Jurusan Administrasi Publik FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jbpd.v5i3.28912

Abstract

The Kingdom of Demak was the first Islamic kingdom on the island of Java, centered in Jepara. The Kingdom of Demak was founded by Raden Patah in the early 16th century and reached its peak of glory under Sultan Trenggono. Jepara is a port city. The name of Queen Kalinyamat appears in the history of the Kingdom of Demak as a female hero who contributed to advancing trade and the navy on the island of Java. The research method in this article uses the historical method, which is the basic principle used in collecting data or sources, critiquing, interpreting, and presenting information or sources in a synthetical way in the form of a historical narrative. The historical method is studied in four steps to obtain complete results, namely heuristics, verification, interpretation and historiography. The research phase was carried out by collecting library sources, both primary and secondary. Jepara played an important role for the Kingdom of Demak not only as a trading port, but also as a Demak naval base. The strength of the Demak fleet is centered in Jepara. Queen Kalinyamat's courage in formulating her power strategy made Jepara the maritime axis of Java in the 16th century. Stories of past victories can encourage awareness about maritime history and are expected to be able to answer current problems. Maritime life is a very vital aspect in the history of the Indonesian nation since the 16th century. Jepara's maritime glory during the time of Queen Kalinyamat was supported by a large and strong navy. It is hoped that the story of Queen Kalinyamat can increase a sense of nationalism and increase public awareness that the Indonesian nation has always used the sea and used the sea as part of its life.
DIPLOMASI PERTAHANAN INDONESIA-UNI EMIRAT ARAB DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN BERSAMA TAHUN 2014-2022 Raka Gusfi; Arief Rachman; Lukman Yudho Prakoso
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 3 No 2 (2023): IJHESS OCTOBER 2023
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v3i2.568

Abstract

This research paper explores the defense diplomacy efforts between Indonesia and the United Arab Emirates (UAE) through confidence-building measures (CBMs) as a strategic step to strengthen bilateral relations and increase trust between the two countries. The paper begins by discussing the historical context and the importance of defense diplomacy in the post-World War II era. It then examines the concept of defense strategy and its evolution beyond military operations. The role of diplomacy, particularly soft power diplomacy, is highlighted as an essential tool in international relations. The paper further delves into the concept of defense diplomacy, its peaceful use of armed forces, and its significance in addressing security challenges and building trust among countries. The focus is on the defense diplomacy efforts between Indonesia and the UAE and their impact on regional defense and security cooperation. The researchers employ a qualitative descriptive approach and a case study design to analyze the defense industry and defense cooperation efforts within the perspective of defense diplomacy. The results and discussions section presents an analysis of Indonesia's defense strategy, highlighting the objectives, means, and approaches employed in defense diplomacy with the UAE. The paper concludes by emphasizing the importance of defense diplomacy in enhancing bilateral relations, promoting regional stability, and leveraging the strengths and resources of both countries in the defense industry.
Co-Authors - Afrizal A. Daniela, Nurfaizah A.R, Deni Dadang Abdul Jabarsyah Adang Supriyadi, Asep Adi Kusumaningrum Aditya Rahman Aditya, Rahman Adriyanto, Agus Afrizal Afrizal Agape Zacharia RD Agus Adriyanto Agus Indarjo Agus Indarjo Agus Indarjo Agus Winarna Agustin, Mayang Ahmad Ahmad Ahmad G. Dohamid Al-Mujaddid, Toriq Furqon Alam, Jundan Restu Albubaroq, Hikmat Zakky Alifa Semendawai, Farras Aliyah, Yurizki Alman, Fariel Zulfikar Alman, Gabriel Choirul Alriandi, Aldy Surya Ambariyanto Ambariyanto Ananda Meci Hadyanti Anantha Andhikatama Dalimunthe Andreas Navalino, R Djoko Andri Amijaya Kusumah Andriyanto, Agus Anis Nur Laily Anis Nur Laily Anis Nur Laily Ansori Ansori Anton Iman Santosa Apriani, Evi Ari Dwiyono Arief Rachman Arief Rachman Aries Sudiarso Arifuddin Uksan Arum, Dyah sekar Asih Yulianto, Bayu Asmara, Johar Aulia Zafirawan, Rayhan Ayu Pertiwi Aziz Ali Haerulloh Aziz Haerulloh Bahari, Samsul Bangun, Ernalem Bayanah, Nuzilatul Bayu Dwi Welasasih Bermana, Seftiandra Budi Budi Budi Pramono Budi Pramono BUDI PRAMONO Budiyanti, Fatwa Buhroni, Akhmad Firmansyah Cahyati, Neneng Cahyo Wibowo Chaerunnisa Kuswaya, Nabilla Chalizt, Ismaya Kenza Chalizta, Ismaya Kenza Chika Lintang Chika Lintang Chris Hermawan Cosmas Manukallo Danga Cosmas Manukalo Danga Danga, Cosmas Manukallo Daniela, Nurfaizah Azhari Dede Suhendrawan Demo Putra Demo Putra Deni Dadang Deni Dadang Deni Dadang AR Deni Yulyadi Desyandri Desyandri Devis Lebo Dhiana Puspitawati Dijastuti, Kustianing Sekar Dikki Kurniawan Dikry Rizanny Nurdiansyah Dina Inda Rosyida, Esa Dipua, Angkasa Distincta, Haflah Leste Djamarel Djamarel Dohar Siantur Dohar Siantur Dolli Hutabarat, Harri Donny Yoesgiantoro Dovian Isjarvin Dwiyono, Ari Dyah Sekar Arum Edy Sulistyadi Endra Kusuma Ernes Ernes Ernes Fahrizal Amir Fajar Gunawan Afandi Faradilla, Auriga Putri Fatwa Budiyanti Feny Avisha Feny Avisha Feny Avisha Feny Avisha Fibri Karpiananto Fibri Karpiananto Gabriel Choirul Alman Gabriel Choirul Alman Gazali Salim Gibran, Muhammad Nur GS , Achmad Daengs Guntur Eko Saputro Habibie, Sri Yaumil Hadinata, Tri Haetami, Haetami Hafidz Kuncoro Hafidz Kuncoro Jati Hafidz Kuncoro Jati Hafidz Kuncoro Jati Halkis, Muhammad. Hariyadi Hariyadi Hendriyanto , Nur Heri Abriyadi Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Hermanto Hermanto Hermanto, Djamarel Heru Prasetyo Hilmansyah, Ceppi Hutagalung, Josua I Nyoman Parwata I Wayan Midhio I Wayan Mudhio Ichsanul Mutaqin Ali Ikhwan Syahtaria Ikhwan Syahtaria Ikhwan Syahtaria Ikhwan Syahtaria Ilyansyah, Muh. Ilyansyah, Muhammad Imam Imam Taufik Inayah, Atikah Inez Koerniawati Inshan Padillah Irwan Shobirin Irwanto, Bambang Ismaya Kenza Chalizta Isnaeniah, Risma Wati Ivan Yulivan James Julian Joni Sulistiawan Jonni Mahhroza Julian Ransangan Julian Ransangan Juliana Juliana Juliana Juliana Juni Risma Saragih, Herlina Junindra Duha Jurianto, Moch. KAMARULAH, Rizki Pratama Kamistan Hadirin Kasih Prihantoro Ketut Budiantara Khairul Rizqiah Khotimah Nur Krisna Surya Narindra Kristijarso, Kristijarso Kun Retno Handayani Kurniadi, Anwar Kurniawan Firmuzi Syarifuddin Kurniawan Firmuzi Syarifuddin Kusuma Sumedi, Arvie Prima La Ode M. Hasyim Latief, Mohammad Nurdin Al Legowo, Endro Lestari , Amin Lestari, Amin Lukman Kharish M. asa’ari Yusuf M. Asa’ari Yusuf M. asa’ari Yusuf Yusuf M. Ikmal Setiadi Mahroza, Jonni Mahroza, Jonni Mahroza Mahroza, Jonny Maidasari, Tika Manukallo Danga, Cosmas Mardamsyah, Adam Marsetio Marsetio Mas Ayu Elita Hafizah Meiryani Meli Ruslinar Meroja, Isrofa Midhio, I Wayan Mirza Eka Junaidi Muh. Ilyansyah Muhamad Faisal, Muhamad Muhamad Noor Gibran Muhamad Noor Gibran Muhamad Samingan Muhamad, Faisal Muhammad Fajar Alvian Muhammad Fikri Abdillah Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Halkis Muhammad Ihsan Muhammad Ikmal Setiadi Muhammad Ikmal Setiadi Muhammad Iwan Kusumah Mujaddid, Toriq Furqon Al Mujiyanto Mujiyanto Mujiyanto Mujiyanto Muliahadi Tumanggor Mulya, Hikmatul Fajri Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Munawir Masly Pandoe, Ridha Mursidi Mursidi Murtiana, Sri Musayyab, Said Mussayyab, Said Mutiara Annissa Oktapiani Nanang Heri Soebakgijo Nanto Nurhuda Narahara, Sean Novitasari, Destin Novitasari, Yussie Novky Asmoro Nuddin Harahab Nugraeni, Christine Dyta Nur Khotimah Nur Khotimah Nurbantoro, Endro Nurwijayanti Oktasari, Erita Oktavia, Ola Oktaviandra, Yosyea Ola Oktavia Ola Oktavia Padillah, Inshan Panji Suwarno Pasaribu, Charles Pasaribu, Nico Daniel Permana Ari Soejarwo Permana Ari Soejarwo Permana Ari Soejarwo Perwita, Anak Agung Banju Pradana, Dimas Gading Arya Prayogi Aprilianto Prayogi Aprilianto Prihantoro, Kasih Prihantoro, Mitro Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Puja Sari Putri Puja Sari Putri Pujo Widodo Pujo Widodo, Pujo Pulungan, Ahmad Ari Syahputra Purwantoro, Susilo Adi Puspita, Della Ade Putra, I Nengah Putri HS Rheviany Putri, Cintya Yelena R Djoko Andreas Navalino Rachmat Setiawibawa Rahmadani, Dinda Raka Gusfi Raka Gusfi Rantau Isnur Eka Ras, Abdul Rivai Ratih Rachma Kurnia Ratih Rachma Kurnia Ratu Syra Quirinno Reghina Rizqy Reghina Rizqy Syifaranie Reghina Rizqy Syifaranie Resmanto Widodo Putro Rheviani HK Putri Rheviany HS Putri Ria Anggun Arian Ria Anggun Ariani Ria Anggun Ariani Ria Anggun Ariani Rianto M.Si.Par Rianto Rianto Rianto Rianto Riky Rizky Ririn Widyastuti Wulaningsih Ririn Widyastuti, Ririn Risahdi , Muhamad Risahdi , Muhammad Risahdi, Muhamad Risahdi, Muhammad Risma Juni Saragih, Herlina Risma Wati Isnaeniah Risman, Helda Rizerius Eko Hadi Sancoko Rizki Pratama Kamarulah Rizki Putri Robby Moechammad Taufik Rosyda, Esa Dina Inda Rosyida, Esa Dina Inda Rozi Rudi Sutanto Rudi Sutanto, Rudi Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Rudy Susanto Rudy Sutanto Rudy Sutanto Rudy Sutanto Rudy Sutanto Rukisah, Rukisah Ruslinar, Meli Ruyat, Yayat Sakum Sakum Sakum Sakum Salsala Ghosi Ainiha Salwaa Pramiltari Annisa Samosir, Angela Glorya Marito Sarjito, Aris Setiadi, Muhammad Ikmal Setiawati, Deni Sianturi, Dohar Siswoputro, Suspada Snekubu, Elyakim Snekubun, Elyakim Sobar Sutisna Soemantri, Asep Iwa Solly Aryza Sri Murtiana Sri Murtiana Sri Patmi Sri Patmi Sri patmi Sri Patmi Sri Patmi, Sri Sri Sundari Sri Sundari Sri Sundari Sri Sundari Suci Rahmayanti Sudibyo Sudibyo Sugiman, Ranon Suhirwan, Suhirwan Sukendro, Achmed Sunarko Sunarko Suntanto, Rudy Supandi Supandi Supandi Supandi Supardi, Endi Suprapto Suprapto Supriadi Supriadi Supriyadi, A. Adang Supriyadi, Asep Adang Supriyono . Suradi Suradi Suriyanti suseto, buddy Suseto, Budi Susmoro, Harjo Sutrasna, Yudi Suwarno, Panji SUWITO SUWITO Suwito Suwito Suwito Suwito Syahtaria, Ikhwan Syaiful Rachman Syamiajaya, Arh Nur Afiad Tanjung, Rinaldi Tasdik Mustika Alam Tasdik Mustika Alam, Tasdik Mustika Tasdik Tasdik Tasdik, Tasdik Thonas Indra Maryanto Tika Maidasari Tjahjono Tjahjono tjandra ariwibowo Toelihere, Ivan Filbert Toelihere, Ivan Fillbert Tonny Sumarno Tri Hadinata Tri Hadinata Tri Hadinata Tri Yulianto Triyani Triyani Uksan, Arifuddin Wahyu Gusriandari Warka, I Wayan Widia Aprilia Widjayanto, Joni Wijonarko Wijonarko Wiranto, Surya Yen Thi Hong Pham Yosua Sabar Panjaitan Yosua Sabar Panjaitan Yudha Rusniwan Yudha Rusniwan Yudi Asmar Yudi Listiyono Yulianto Tri Yulius Audie Sonny Latuheru Yurizki Aliyah Yusnaldi, Yusnaldi Yusnaldy , Yusnaldy Yusnaldy, Yusnaldy Zahra, Raesha Syahnaz Zaini, Ansori Zakaria Zakaria