p-Index From 2021 - 2026
29.996
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Informatics and Communication Technology (IJ-ICT) Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya AT TA´DIB Gema Pendidikan Jurnal Studi Agama dan Masyarakat JURNAL IQRA´ Al Ishlah Jurnal Pendidikan Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial International Journal of Artificial Intelligence Research QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan NALAR: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Gulawentah:Jurnal Studi Sosial JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Basicedu Journal of Educational Research and Evaluation Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Journal on Education JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Hermeneutika : Jurnal Hermeneutika GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan RANDANG TANA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Academy of Education Journal ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Diakronika Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Journal of English Language Teaching Innovations and Materials (Jeltim) Jurnal Eduscience (JES) Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Asatiza: Jurnal Pendidikan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Scientia IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Jurnal Pengabdian UNDIKMA IJPD (International Journal Of Public Devotion) Didaktika: Jurnal Kependidikan DEDIKASI PKM Jurnal Kewarganegaraan Padaringan : Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi Jurnal Pendidikan PKn Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN IPS Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Indo-MathEdu Intellectuals Journal Journal of Educational Management and Instruction (JEMIn) PTK: Jurnal Tindakan Kelas Proyeksi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Education Research Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum Journal Of Human And Education (JAHE) International Journal of Learning and Instruction (IJLI) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Basicedu JURNAL MUARA PENDIDIKAN Mamangan Social Science Journal Innovative: Journal Of Social Science Research Balale' : Jurnal Antropologi Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Indonesia Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat International Journal Ethnic, Racial and Cultural Heritage Journal of Nonformal Education Jurnal Pendidikan Edukasi Kusuma Bangsa Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Sustainable ABDINE :Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Kurikulum
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Prezi oleh Guru Sosiologi di Kelas XI IPS SMA Negeri 3 Sukadana Siti Maryana; Iwan Ramadhan; Adhalia Zatalini
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/4v3dgj79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan meedia pembelajaran Prezi oleh guru sosiologi dikelas XI IPS SMA Negeri 3 Sukadana. Fokus penelitian meliputi: (1) perencanaan penggunaan media Prezi dalam pembelajaran sosiologi; (2) Pelaksaan pembelajaran menggunakan Prezi; dan (3) Respon siswa terhadap penggunaan pembelajaran Prezi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari satu orang guru mata pelajaran sosiologi dan siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Sukadana. Teknik pengmpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sedangkan keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan pembelajaran bahwa yang dilakukan oleh guru telah tersusun dengan baik, ditandai dengan penyusunan RPP yang memuat media Prezi serta kesiapan materi dan sarana pendukung. Pelaksaan pembelajaran menggunakan media Prezi berlangsung secara interaktif dan mampu membantu siswa memahami konsep-konsep sosiologi yang bersifat konseptual melalui tampilan visual, peta konsep dan ilustrasi fenomena sosial. Respon siswa terhadap penggunaan media Prezi menunjukkan sikap yang positif, dimana siswa ,merasa pembelajaran menjadi lebih menarik, mudah dipahami, dan meningkatkakn fokus serta keaktifan dalam proses pembelajaran. Meskipun terdapat kendala teknis seperti keterbatasan jaringan internet, guru mampu mengatasinya sehingga tidak menganggu jalannya pembelajaran. Dengan demikian penggunaan media pembelajaran Prezi menunjukkan kontribusi positif dan relevan untuk digunakan dalam pembelajaran sosiologi dikelas XI IPS SMA Negeri 3 Sukadana
Analisis Rasionalisasi Ritual Adat Mappacci Pada Masyarakat Etnis Bugis di Desa Jeruju Besar Munandar Munandar; Imran Imran; Iwan Ramadhan; Jagad Aditya Dewantara
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3145

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan di Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: rasionalisasi mappacci pada masyarakat etnis Bugis di Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, rasionalisasi fungsi mappacci, dan rasionalisasi makna mappacci pada masyarakat etnis Bugis di Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data diambil dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil wawancara dan observasi dengan 5 informan dibagi menjadi informan kunci dan informan pendukung. Data diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi mendalam serta menggunakan dokumen yang relevan dengan penelitian. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa rasionalisasi mappacci tradisional di Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap memiliki beberapa prosesi, yaitu kedua mempelai yang duduk di atas lamming, membaca Al-barzanji dan Khatamul Qur'an, memasang pacci (daun pacar), dan membaca doa. -doa untuk ucapan selamat dan makan bersama rasionalisasi fungsi mappacci meliputi pedoman perilaku, kontrol sosial, dan identitas kelompok masyarakat Bugis di Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya rasionalisasi makna mappacci tradisional meliputi aspek agama, budaya dan pendidikan.Kata Kunci: Rasionalisasi, Mappacci, Etnis Bugis AbstractThis research was conducted in Jeruju Besar Village, Sungai Kakap District, Kubu Raya Regency. The purpose of this research is to find out: the rationalization of the mappacci in the Bugis ethnic community in Jeruju Besar Village, Sungai Kakap District, the rationalization of the function of the mappacci, and the rationalization of the meaning of the mappacci in the Bugis ethnic community in Jeruju Besar Village, Sungai Kakap District. The research approach used is qualitative research using descriptive methods. Data were taken using observation, interview, and documentation methods. The results of interviews and observations with 5 informants were divided into key informants and supporting informants. The data were obtained using interview and in-depth observation techniques and using documents relevant to the research. From the results of the study it was found that the rationalization of the traditional mappacci in Jeruju Besar Village, Sungai Kakap District had several processions, namely the bride and groom sitting on a lamming, reading Al-barzanji and Khatamul Qur'an, installing pacci (henna leaves), and reading prayers. -prayers for congratulations and eat together rationalization of the function of the mappacci includes behavioral guidelines, social control, and group identity of the Bugis community in Jeruju Besar Village, Sungai Kakap District, Kubu Raya Regency rationalization of the meaning of the traditional mappacci includes aspects of religion, culture and education.Keyword: Rasionalisasi, Mappacci, Etnis Bugis
Analisis Rasionalisasi Nilai-Nilai Mitos Tradisi Bepapas Pada Masyarakat Melayu Sambas di Desa Tempapan Hulu Kabupaten Sambas Rino Rino; Imran Imran; Iwan Ramadhan; Jagad Aditya Dewantara
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3162

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosesi, fungsi, dan makna rasionalisasi nilai-nilai mitos tradisi bepapas pada masyarakat Melayu Sambas di Desa Tempapan Hulu, Kabupaten Sambas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Alat pengumpulan data adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah reduksi data, penyajian data, penarikan dan verifikasi kesimpulan, pengujian validitas data adalah ekstensi observasi, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi dalam tradisi bepapa Melayu Sambas di Desa Tempapan Hulu dibagi menjadi 3, yaitu proses awal, proses inti dan proses akhir. Proses awalnya adalah menyiapkan daun tertentu, kemudian diikat dan disatukan, setelah itu dimasukkan ke dalam air tepung beras yang telah dicampur dengan kasai langgir. Proses intinya adalah daun dipukuli sampai ke bagian-bagian tertentu dari tubuh seseorang dengan mulai membaca basmalah. Proses terakhir adalah membaca doa ucapan selamat, dan akhirnya makan jamuan makan. Fungsi tradisi bepapas terdiri dari beberapa fungsi seperti memperkuat hubungan persahabatan, membiasakan diri menghormati tamu, menumbuhkan sikap murah hati, menjaga nilai-nilai tradisional, sebagai sarana dakwah dalam nilai-nilai Islam, mengajarkan tentang ungkapan syukur, dan membiasakan diri hidup bersih. Makna tradisi bepapas terdapat pada alat dan bahan yang digunakan, seperti daun njuang, daun mentibar, daun mbali, air menolak bala bantuan, tepung beras (kasai), seribu daun, dan batok kelapa. Segala sesuatu yang terkandung dalam tradisi bepapas, baik dalam prosesi, fungsi, maupun maknanya, memiliki rasionalisasi mitos yang dapat diterima dengan akal dan dianggap logis oleh masyarakat umumKata Kunci: Rasionalisasi Mitos, Tradisi Bepapas, Melayu Sambas AbstractThis research aims to determine the procession, function, and meaning of the rationalization of the mythical values of the bepapas tradition in the Sambas Malay community in Tempapan Hulu Village, Sambas Regency. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques used observation, interview, and documentation techniques. The data collection tools are observation guides, interview guides, and documentation. The data analysis techniques are data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification, data validity testing was observation extension, and triangulation. The results showed that the procession in the Sambas Malay bepapas tradition in Tempapan Hulu Village was divided into 3, which are the initial process, the core process and the final process. The initial process is to prepare certain leaves, then they are tied and put together, after that they are put in rice flour water that has been mixed with kasai langgir. The core process is that the leaves are beaten to certain parts of a person's body by starting to read basmalah. The final process is reading a congratulatory prayer, and finally eating a banquet. The function of the bepapas tradition consists of several functions such as strengthening friendship relations, getting used to respecting guests, fostering a generous attitude, maintaining traditional values, as a means of da'wah in Islamic values, teaching about expressions of gratitude, and getting used to living clean. The meaning of the bepapas tradition is contained in the tools and materials used, such as njuang leaves, mentibar leaves, mbali leaves, water rejects reinforcements, rice flour (kasai), thousand leaves, and coconut shells. Everything contained in the bepapas tradition, both in its procession, function, and meaning, has a mythical rationalization that can be accepted by reason and is considered logical by the general publicKeywords: Rationalization of Myths, Bepapas Tradition, Malay Sambas
Penerapan Literasi Berbasis IT dalam Pembelajaran Melalui Media E-Book di SMPN 7 Sungai Raya Imran Imran; Okianna Okianna; Iwan Ramadhan; Riama Al Hidayah; Nining Ismiyani; Stella Prancisca; Daniel Daniel; Suriyanisa Suriyanisa; Sindi Nur Solidah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.4058

Abstract

AbstrakPada era industrial revolution atau revolusi industri 4.0 saat ini pekerjaan dapat menjadi lebih mudah dikarenakan adanya bantuan teknologi. Begitupun dalam proses belajar mengajar di sekolah dimana generasi saat ini yang disebut sebagai Generasi Z dapat dengan mudah mengupdate dan mendapatkan informasi dengan bantuan teknologi. Di tahun 2022 ini, kami akan melaksanakan PKM yang masih berkisar pada dunia pendidikan, khususnya pada pemanfaatan media pembelajaran digital di SMPN 7 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Program tahun ini dirancang sebagai upaya memfasilitasi dan membekali guru-guru di SMPN 7 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya dalam menggunakan media pembelajaran digital untuk menggali potensi dan mampu bersaing secara global di era revolusi ini. Program pemanfaatan Canva sebagai media pembelajaran digital terinspirasi dengan maraknya perkembangan teknologi terutama media pembelajaran digital di bidang pendidikan. Terfasilitasinya guru dengan pemanfaatan media digital Canva diharapkan untuk menggali potensi dan meningkatkan kreativitas guru yang akan berpengaruh pada peningkatan kualitas guru.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Canva, Kualitas Guru
Workshop Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Pembuatan Bahan Ajar Elektronik di SMPN 7 Sungai Raya Iwan Ramadhan; Imran Imran; Riama Al Hidayah; Stella Prancisca; Nining Ismiyani; Okianna Okianna; Maria Oktavia Niken; Sinta Sinta; Juliantara Juliantara
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.4060

Abstract

AbstrakSemakin ketatnya persaingan di era global dan tuntunan persaingan di dunia kerja, sangat dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki ketrampilan dan mampu membangun dirinya sendiri serta bersama–sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa. Kemajuan suatu bangsa dimasa akan datang sangatlah tergantung pada mutu pendidikan generasi muda saat ini, karena pemuda adalah ujung tombak dari kesuksesan suatu negara. Termasuk dalam profresionalisme guru tentu perlu adanya kemampuan berfikir lebih agar dapat bersaing untuk pendidikan global seperti saat sekarang ini. Terdapat banyak Pengertian Profesionalisme Guru menurut para ahli. Guru merupakan salah satu komponen penting dalam proses belajar mengajar. Seorang guru ikut berperan serta dalam usaha membentuk sumber daya manusia yang potensial di bidang pembangunan.Kata Kunci: Profesionalisme Guru, Bahan Ajar
The Influence of Parents' Perceptions of Education on the Sustainability of Children's Formal Education in Punggur Village, Kubu Raya District Imran Imran; Iwan Ramadhan; Riama Al Hidayah; Hadi Wiyono; Stella Prancisca
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 6, No 1.2 (2022)
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29099/ijair.v6i1.2.591

Abstract

This study aimed to determine how much influence parents' perceptions of education have on the continuity of children's formal education in Punggur Village, Kubu Raya Regency. The method used in this study was quantitative descriptive, using data collection techniques, namely questionnaires, interviews and documentation. This study attempts to determine parents' perceptions about children's education to increase parental participation in the continuity of children's education. This study intends to provide solutions to all problems that occur in the form of input and as a reference for this perception in increasing the role and participation of parents in the world of education, especially in the Punggur Village area, Kubu Raya Regency
Pelatihan Teknis Pendekatan Pembelajaran Deep Learning bagi Guru-Guru di Kecamatan Entikong, Kawasan Perbatasan Indonesia-Malaysia Iwan Ramadhan; Imran Imran; Stella Prancisca; Zuri Astari; Adhalia Zatalini; Fauziah Sri Wahyuni; Patrisia Rahayu Utami; Muhammad Nur Imanulyaqin
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.6519

Abstract

Kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia seperti Kecamatan Entikong menghadapi tantangan dalam peningkatan mutu pendidikan akibat keterbatasan infrastruktur, fasilitas sarana dan prasarana serta pelatihan bagi guru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman guru terhadap pendekatan Deep Learning untuk meningkatkan kompetensi pedadogik mereka sebagai guru perbatasan. Mitra kegiatan adalah guru-guru yang tergabung dalam PGRI Kecamatan Entikong sebanyak 32 orang. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pelatihan klasikal. Secara spesifik, pelatihan ini menggunakan metode ceramah dan diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Sementara teknik observasi, wawancara, dan penyebaran angket digunakan sebagai umpan balik. Hasil tes menunjukkan peningkatan signifikan: skor rata-rata pre-test sebesar 64,1 meningkat menjadi 86,9 pada post-test, dengan tingkat kelulusan meningkat dari 50% menjadi 100%. Selain itu, umpan balik peserta menunjukkan skor kepuasan rata-rata 3,8 dari skala 5 atau sebesar 76%, menunjukkan respon positif terhadap materi dan pelaksanaan pengabdian. Peserta juga menunjukkan keterlibatan aktif selama pelaksanaan pengabdian berlangsung. Tantangan utama berupa keterbatasan waktu dan sarana pelatihan, namun dapat diatasi melalui strategi penyampaian materi yang aplikatif dan relevan. Dampak jangka panjang diharapkan mendorong perubahan praktik pembelajaran yang lebih bermakna dan adaptif terhadap tantangan lokal. Kegiatan ini memperkuat kontribusi akademik dosen terhadap dunia pendidikan di wilayah 3T dan mendukung implementasi pendekatan Deep Learning.  
Pantun as a Character Education Media in Building the Profile of Pancasila Students in the Multicultural Era Martono Martono; Iwan Ramadhan; Jagad Aditya Dewantara
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.7709

Abstract

This study aims to examine the fundamental role of Pantun as a medium of communication and cultural expression that embodies values of character education. It specifically seeks to identify how these values can be integrated into building the Profile of Pancasila Students in the multicultural era. The research employed a qualitative descriptive method. Data were collected from Pantun delivered by Mr. Mastur, a rhyme speaker and palace guard of the Almukarramah Palace. The poems reflecting character education values were classified, analyzed, and interpreted through a hermeneutic approach, particularly Ricoeur’s interpretive model. The findings reveal that Pantun contains a variety of character education values, including: patriotism and truth, responsibility, discipline, and independence, trust, respect and politeness, affection, attention, and hard work, self-confidence, creativity, and perseverance, justice and leadership, kindness and humility, and tolerance and love for peace. These values represent noble moral messages and cultural identity that are highly relevant to the realization of the Pancasila Student Profile in a multicultural context. Pantun serves not only as a literary and cultural heritage of the Malay community but also as an effective medium for instilling character education. Its integration into educational practices enriches the cultural and multicultural dimensions of learning, contributing to the holistic development of student character. The study highlights the importance of local cultural wisdom, particularly Pantun, in strengthening the Pancasila Student Profile. Future research is recommended to expand the analysis of Pantun across regions and multicultural settings, and to develop pedagogical models that implement Pantun-based character education in formal and informal environments.
Strategies for Implementing Multicultural Education and Local Wisdom in Indonesia’s Border Areas under Globalization: A Socio-Cultural Learning Perspective (Systematic Literature Review) Iwan Ramadhan; Yusawinur Barella; Yuniarti Yuniarti; Ahmad Yani T; Sulistyarini Sulistyarini
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.7939

Abstract

This article examines the impact of globalization on multicultural education and local wisdom in the border areas of Kalimantan. Globalization has brought significant changes to cultural values, potentially eroding local cultural identities, particularly among younger generations. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this study systematically collected and analyzed 85 journal articles published between 2015 and 2024 from databases such as Google Scholar and Crossref, using keywords related to globalization, multicultural education, local wisdom, socio-cultural learning, and border areas. Data were analyzed through thematic synthesis to identify recurring patterns and conceptual linkages. The findings reveal that multicultural education serves as a strategic approach to preserving cultural identity and fostering inclusive, tolerant student character. At the same time, local wisdom reinforces the internalization of noble values—such as gotong royong (cooperation), respect, and patriotism. Furthermore, effective implementation requires synergy between educational institutions, local governments, and communities through inclusive curriculum development, teacher capacity building, and community-based learning initiatives. In conclusion, this study makes a significant contribution both theoretically and practically by proposing a conceptual model and implementing strategies for integrating socio-cultural learning into multicultural education. It highlights the importance of strengthening cultural resilience in border regions through sustainable, context-based educational transformation in response to globalization.
Symbolic Capital of Kajang Tribe Black Clothing Jepri Utomo; Syamsu Andi Kamaruddin; Arlin Adam; Andi Ihsan; Iwan Ramadhan
Jurnal Mamangan Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 2 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 0173/C3/DT
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Kajang tribal culture's usage of black attire shows a very symbolic depth. Wearing black attire enhances their sense of belonging and sets them apart from other groups as a symbol of strong cultural identity. Black attire honors humanity's bond with the universe and is a sign of cosmological views. Black clothes indicates the authority of traditional leaders and moral stature in daily life through ancestor traditions and adherence to customary law. Black clothing promotes community togetherness as a sign of equality. With a thorough comprehension of its significance, the Kajang tribal community promotes broad conservation efforts by raising awareness of the value of protecting the area's cultural history. To investigate the Kajang tribe's use of black traditional apparel, a qualitative ethnographic technique with a constructivist perspective was employed as the research method. The study's findings demonstrate that black apparel serves as more than just a piece of apparel it is a symbol of cultural identity, cosmological beliefs, ancestors' customs, adherence to customary law, and equality within the Kajang tribal society. According to the study's findings, the Kajang tribal community's social and cultural dynamics can be influenced by black clothing, which also has symbolic significance.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abadi, Selvy Abdurizal Arsyad, Syech Geopandu Abel Viluanti Aditya, Mega Cantik Putri Adlika, Nur Meily Adnan Permana Salim Afandi Afandi Afiah, Anisa Afrilia Dwi Suparti Agung Wahyudi Agung Wahyudi Agus Purwanto Agus Sikwan Agus Wartiningsih Agustinus, Edy Ahmad Rifai Ahmad Yani T Al-Amin Al-Amin Alberta Febiastri Alhambasy C, Faren Alhidayah, Riama ALINE RIZKY OKTAVIARI SATRIANINGSIH Alvinuri, Kaf Kaffah Alya Istiqla Zuvita Aminudin, Muhammad Sulton Amrazi Zakso Ana Fergina Anak Agung Oka Andarto, Benedictus Audy Andi Ihsan Andriani, Diana Gelorita Anindya Zalianty Anisa Anisa Anisah Anshoriyah, Sofiyatul Apriyani, Tyara Arif, Dorius Arjunanta, Vito Arlin Adam, Arlin Aryan, Feru Astrini Eka Putri Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Ayu Manisah Ayuni, Nina Beliana Pratiwi Bellestari, Septia Benedictus Audy Andarto Benedictus Audy Andarto Bihairi Hadi, Ricky Lutfi Cary Chappel Christanto, Ludovicus Manditya Hari Christofer Judy Manuputty Citra Aprilina Kartika Arti Dafid Ginting Daniel Daniel Daniel Daniel Daniel Daniel Daniel Daniel Daniel Darlingga Parassati Darmawan, Wewen Desfianta, Arya Desi Wulandari, Desi Devi, Friska Dewantara, Jagad Aditya Dewi Liesnoor Setyowati Diah Maulida Dindin Abidin Dindin Abidin Dini Agra Angraini Djone Georges Nicolas Dwi Puspitasari Edwin Mirzachaerulsyah Edy Agustinus Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Eja Firmansyah Eka Supriatna Eka Supriatna Elisha Amelinda R Elsa Ananda Emita Emita Emita, Emita Endang Purwaningsih F. Sri Dewi Wulandari Fachreza, Muhammad Teddy Fadhira Utami Fadli, Muhammad Rijal Fajar Karenia Sawindu Fathurrohman, Reza Febriyani, Norin Febriyanti, Uray Rosa Fera Feru Aryan Figur Adhiyakam Finny Aprillia Christy Pagye Firmansyah, Eja Firmansyah, Haris Fitria Arifiyanti Fitriana, Dina Fransiska, Meliya GB. Sasya Febrianty Gilang, Gilang Gustiani, Gustiani Hadi Wiyono Hafiz Hafiz Hainon Hainon Hainon Hainon Haliza, Nur Handayani, Masitah Haratua Tiur Maria Silitonga Hargiani, Fransisca Xaveria Hariani, Wiwin Haris Firmansyah Haris Firmansyah Heni Kuswanti Henny Sanulita Husni Syahrudin Husni Syahrudin I Ketut Suada I. Imran Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imran Imran Imran Imran Imran Imran Imran Imran Imran Imran Imran Imran Imran Imran Imran Imran Indra Gunawan Indra Utama Iqbal Prathama irsyad, irsyad Irwan Adhi Prasetya, Irwan Adhi Ismiyani, Nining Issrotien Nasroh Izhar Salim Izhar Salim Januarti Jems Sopacua Jenny Koce Matitaputty Juliantara Juliantara Jumardi Budiman Kaf Kaffah Alvinuri Karisma, Ria Karmini, Ni Wayan Karolina, Venny Kelin, Fransiska Yolanda Khosihan, Aan Kiki Novita Kristiana, Eplonia Kritiana Nawai Kurnia, Heri Kusumayanti, Nurita Laditia Dilah Relawati Laraswati, Nabila Layardian, Meidrik Leha Safitri Lilik Huriyah Linda Linda Lira Miranda Kurniawan Lisa Ranti Mardiyanti Lisa Ranti Mardiyanti Luhur Wicaksono Lumbantoruan, Jitu Halomoan M Dissha Najiah Al Yas'a M. Nurzen S. Mardiyanti, Lisa Ranti Margaretha, Hessy Maria Oktavia Niken Maria Ulfa Maria Ulfa Maria Ulfah Maria Ulfah MARIA ULFAH Martono Martono Martono Martono Mashudi Mashudi Masitah Handayani Mastri Dihita Sagala Maulidya, Maya Mega Cantik putri Aditya Mega Fatimah Rosana Melanie Mardani Melia Ramadanti Meliya Fransiska Miftahul Ambariyah Mikha Aryanti Morisca, Gabriella Mualimin Mualimin Mualimin Mualimin Muhammad Agus Hardiansyah Muhammad Agus Hardiansyah Muhammad Agus Hardiansyah Muhammad Agus Hardiansyah Muhammad Ainur Rizqi Muhammad Fachrurrozi Bafadal Muhammad Imanulyaqin Muhammad Nur imanulyaqin Muhammad Pramulya, Muhammad Muhammad Sulton Aminudin Muhammad Teddy Fachreza Munandar Munandar Munawar Thoharudin Mutia Sartika Mutia Sartika Nabila Khairunnisa Natalia Sella Nenci, Nenci Nining Ismiyani Nining Ismiyani Nining Ismiyani Nontje Deisye Wewengkang Novita, Serly Nugraha, Taufan Jaya Nugroho Susanto Nur manulyaqin, Muhammad Nuraini Asriati Nurazizah, Silmi Nurfitrianti, Nurfitrianti Nurhesti, Nurhesti Nurita Kusumayanti Nurul Azmisyah Nurul Hafiza Oftapiana, Elina Okianna Okianna Okianna Okianna Okianna Okianna Patrisia Rahayu Utami Patrisia Utami Patrsia Rahayu Utami Prancisca, Stella Pratiwi, Beliana Purnama, Shilmy Putri Tipa Anasi Putri, Marbela Vaderofa Rafikah, Rafikah Rahayu Utami, Patrisia Rahimah, Mauliza Rahmat Rahmat Rajab, Siti Chintya Wulan Rany Riandhani Putri Regaria Tindarika Relawati, Laditia Dilah Renada, Ajiza Resa, Resa Riama Al Hidayah Riama Al Hidayah Riama Al Hidayah Rian Rian Ridal, Hendrik Rijal Fauzi Rina Raihana Putri Rino Rino Rio Alkahfy Rizki Setiawan Rizki, Nadia Rizqia, Della Rohim Rohim Rokiaske Rokiaske Rokiaske, Rokiaske Rosadi, Dila Novika Rumfot, Sumarni Rusliandy, Rusliandy Rustiyarso, Rustiyarso S. Suriyanisa Sabilah Syauqiyah Sabirin Sabirin Saefuddin Saefuddin Safitri, Nur Sahara, Apiqahtus Sahib, Abdul Salsabila, Salsabila Samosir, Lydia Sana Sana Sartika, Mutia Sawitri, Oktovie Ekgea Sekar Aprilia Shelvyra, Nadia Shofwan Shuffah Nur Aisyah Shulis Shulis Siahaan , Soneta Sang Surya Sikwan, Agus Sindi Nur Solidah Sinta Sinta Sinta, Sinta Siti Chintya Wulan Rajab Siti Maryana Sri Buwono . Stella Prancisca Stella Prancisca Sulavi, Rafilah Putri Sulistyarini Sulistyarini Sulistyarini, Sulistyarini Sumantri Sumantri Sumarni, Ririn Superman Superman Supriadi Supriadi Suriyanisa Suriyanisa Suriyanisa Suriyanisa Suriyanisa Suriyanisa Suriyanisa Suriyanisa Suriyanisa Suriyanisa, Suriyanisa Surya Pratama Sutrisni Sutrisni Syafira, Alfia Syamsu Andi Kamaruddin Syamsuri Syamsuri Syauqiyah, Sabilah Tasya Arda Pratiwi Taufan Jaya Nugraha Taufan Jaya Nugraha Tekat Sukomardojo Thomy Sastra Atmaja Tiara Fahmiyatul Ulmi Timothy Amien Rk. Tiya Sari Tri Wijaya Tri Wijaya Tri Wijaya Trinandari Prasetyo Nugrahanti urai salam Uray Rosa Febrianti Uray Salam Utama, Indra Utin Mutiara Fadillah Utomo, Jepri Vaderofa Putri, Marbela Valena Anggelini Melisa Valentino Colin Venny Karolina Venny Karolina Verontika Verontika Vincent Obedient W Vincent Obedly Wisely Wahyuni, Fauziah Sri Wahyuni, Fauziyah Sri Wanto Rivaie Warneri . Wibowo Heru Prasetiyo Wiechandra, Ryandi Ade Wisely, Vincent Obedly Wiwik Handayani Yani Yani Yeni Yeni Yeni Yeni Yodi, Yodi Yohana Francisca Dina Rosa Wijayati Yohanes Bahari Yudhistira Oscar Olendo Yuliana, Yusi Yuliani, Enik Yuniarti Yuniarti Yusawinur Barella Zakarias Aria Widyatama Putra Zalianty, Anindya Zamzam, Intan Zou Deping Zuri Astari