Abstract: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah (glukosa). Kondisi ini terjadi karena tubuh tidak mampu memproduksi cukup insulin atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. DM merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi DM di Indonesia mencapai 10,9%, dengan kecenderungan peningkatan setiap tahunnya. Program edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Samarinda Kota mengenai pengendalian DM melalui pendekatan farmakologis dan penggunaan obat herbal yang aman dan efektif. Kegiatan ini dengan menggunakan media presentasi dan tanya jawab langsung serta penggunaan leaflet dilakukan dengan metode penyuluhan terhadap 30 responden diabetes melitus yang terdaftar dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) Puskesmas Samarinda Kota yang dilakukan pada tanggal 24 September 2025. Bersarakan evaluasi yang telah dilakukan, maka dapat diketahui bawha kegiatan penyuluhan mampu meningkatkan pemahaman responden. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata post-test lebih besar dari pada nilai rata-rata pre-test menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman pasien terhadap tatalaksana diabetes melitus. Nilai rata-rata pasien sebelum penyuluhan sebesar 63.3, setelah penyuluhan pasien mampu menjawab soal post test dengan nilai rata-rata 78.7.