p-Index From 2021 - 2026
8.024
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal HAM NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Etika Demokrasi Jurnal Basicedu EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Civics Education And Social Science Journal (CESSJ) Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan PKn Jurnal Setia Pancasila Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences Jurnal Kewarganegaraan Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Jurnal Ilmu Pendidikan (SOKO GURU) Jurnal Basicedu Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Mamangan Social Science Journal Innovative: Journal Of Social Science Research JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Sublim: Jurnal Pendidikan Mitra Abdimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Public Service And Governance Journal Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Akademika Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Pembelajaran PPKn Berbasis Digital di SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan Zahra, Fatimah Az; Simbolon, Boy Dippu Tua; Situmorang, Lennai; Panggabean, Naulita; Margaretha, Stefy; Boangmanalu, Vivin Silvia; Rachman, Fazli
Pancasila and Civics Education Journal Vol 3, No 2 (2024): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v3i2.17571

Abstract

Penggunaan teknologi digital dalam proses pembelajaran telah mengintegrasikan dirinya dengan mulus ke dalam kerangka pendidikan kontemporer. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menilai pelaksanaan pendidikan PPKn berbasis digital di SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus, pengumpulan data dari instruktur dan siswa melalui wawancara dan observasi. Temuan analisis dan pengamatan peneliti menunjukkan bahwa lembaga pendidikan belum berfungsi secara maksimal, khususnya dalam bidang pendidikan kewarganegaraan, karena masih bergantung pada buku teks dan papan tulis sebagai sumber belajar. Guru PPKn di sekolah tersebut menggunakan metode ceramah seperti biasanya, yang dimana murid hanya mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru saja. Guru yang mengajarkan mata pelajaran PPKn pada kelas IX di SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan tersebut, terkesan hanya memberikan pengajaran dalam bentuk hapalan terhadap materi pelajaran tentang Pembukaan UUD 1945. Hal tersebut perlu diperbaiki agar kedepannya pembelajaran PPKn di sekolah tersebut terlaksana dengan efektif dan efisien.
DESAIN PEMBELAJARAN BERBASIS KOLABORATIF DALAM PEMECAHAN MASALAH PADA MATA PELAJARAN PPKn DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Thesia, Devi; Thesia, Devi Putri; Sihite, Dwi Valentina; Panjaitan, Pebri Asina; Sembiring, Eshaulin; Sijabat, Yosua Gabe Maruli; Siagian, Liber; Rachman, Fazli
Pancasila and Civics Education Journal Vol 2, No 3 (2023): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v2i3.16800

Abstract

ABSTRACTLearning design is very important to achieve a learning goal. There are various kinds of learning designs that can be done, one of which is collaborative based learning design. This research aims to see how the efficiency of collaborative based learning design is applied in junior high schools, especially in Civics subjects. This research was conducted in class VII-7 SMP Negeri 27 Percut Sei Tuan. As for conducting this research using research methods with a qualitative approach, namely research conducted by collecting data that researchers have done based on the results of observations and questionnaires. The subject of this research is class VII-7 students of SMP Negeri 27 Percut Sei Tuan, totaling 30 people. The results showed that the collaborative learning design in junior high school was quite well implemented, it can be seen from the data obtained showing the attitude of contributing 76%, a sense of responsibility 66%, managing time 83%, courage to express opinions 76%, accuracy in finding sources of information 60%. The time of this research was conducted on September 18, 2023. ABSTRAK Desain pembelajaran sangat penting dilakukan untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran. Ada berbagai macam desain pembelajaran yang dapat dilakukan, salah satunya adalah desain pembelajaran berbasis kolaboratif. Penelitian ini bertujuan melihat bagaimana efisiensi desain pembelajaran berbasis kolaboratif diterapkan pada Sekolah Menengah Pertama khususnya pada mata pelajaran PPKn. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII-7 SMP Negeri 27 Percut Sei Tuan. Adapun dalam melakukan penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data yang telah peneliti lakukan berdasarkan hasil observasi dan angket. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII-7 SMP Negeri 27 Percut Sei Tuan yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa desain  pembelajaran  kolaboratif  pada  sekolah  menengah pertama sudah cukup baik dilakukan  penerapannya, dapat dilihat  dari  data  yang  diperoleh  menunjukkan sikap  berkontribusi 76%, rasa tanggung jawab 66%, memanajemen waktu 83%, keberanian panyampaian pendapat 76%, ketepatan mencari sumber informasi 60%. Waktu penelitian ini dilakukan pada 18 September 2023. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DALAM MATA PELAJARAN PKN UNTUK MENGATASI PERMASALAHAN BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 27 MEDAN Hutapea, Dorlince; lumbangaol, Riski sakti; Sidebang, Daniel David; Taufik, Taslima Amelia; Rachman, Fazli; Siagian, Liber
Pancasila and Civics Education Journal Vol 2, No 3 (2023): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v2i3.16802

Abstract

AbstractThe use of modern learning media such as laptops and Power Point can be used if supported by adequate facilities. However, in some schools the use of learning media like this cannot be implemented so the learning media used is still conventional, such as using cardboard and cards. The aim of this research is to increase the learning interest of class VIII students at SMP Negeri 27 Medan in learning Citizenship Education. The research method uses a qualitative descriptive approach by collecting data through observation, interviews, documentation and literacy. The research results show an increase in interest in learning using conventional learning media. The use of conventional media is applied because modern learning media cannot be used. Even so, students' interest in participating in Citizenship Education lessons is increasing.AbstrakPenggunaan media pembelajaran modern seperti Laptop dan Power Point bisa digunakan jika ditunjang dengan fasilitas yang memadai. Namun dibeberapa Sekolah penggunaan media pembelajaran seperti itu belum bisa diterapkan sehingga media pembelajaran yang digunakan masih bersifat konvensional seperti penggunaan Karton dan Kartu. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas VIII di Smp Negeri 27 Medan pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Metode Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan literasi. Hasil Penelitian menunjukan terjadi peningkatan minat belajar dengan menggunakan media pembelajaran konvensional. Penggunaan media konvensional diterapkan karena media pembelajaran modern tidak bisa dilakukan. Meskipun begitu, minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan semakin membaik.
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi di SMP Negeri 27 Medan Manik, Asianna; Sari, Delila Maya; Lumbangaol, Lammarito; Manurung, Ruth Geraldine; Gajahmanik, Shelly Elprida; Siagian, Liber; Rachman, Fazli
Pancasila and Civics Education Journal Vol 3, No 2 (2024): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v3i2.16842

Abstract

AbstractThis research aims to find out the effectiveness of implementing animated video-based learning media in understanding Pancasila and citizenship education learning material for students in class IX-3 of SMP Negeri 27. This research uses a qualitative descriptive research method. This research focuses on class IX-3 students at SMP Negeri 27 Medan, totaling 29 students. The data collection technique used in this research is by observing, distributing questionnaires to respondents and looking for other references from books and journals. The research results show that animated video-based learning media is effective for implementation for class IX-3 students at SMP Negeri 27 Medan, students find it easier to understand Pancasila and citizenship education learning material by using animated video-based learning media. Animated videos are able to increase student interest and enthusiasm and make it easier for students to learn in class.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang efektifitas dari pengimplementasian media pembelajaran berbasis video animasi dalam memahami materi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan terhadap siswa kelas IX-3 SMP Negeri 27. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini berfokus pada siswa kelas IX-3 SMP Negeri 27 Medan yang berjumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan observasi, penyebaran angket kepada responden serta mencari referensi lain dari buku dan jurnal. Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran berbasis video animasi efektif untuk diimplemtasikan terhadap siswa kelas IX-3 SMP Negeri 27 Medan, siswa lebih mudah dalam memahami materi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan menggunakan media pembelajaran berbasis video animasi. Video animasi mampu untuk meningkatkan ketertarikan dan antusias siswa dan mempermudah siswa dalam belajar di dalam kelas.
Pendidikan Hak Asasi Manusia dalam Kurikulum ‘Presisi’: Studi Sekolah Polisi Negara di Sumatera Utara Rachman, Fazli; El Muhtaj, Majda; Perangin-angin, Reh Bungana Beru; Prayetno, Prayetno
Jurnal HAM Vol 15, No 2 (2024): August Edition
Publisher : Badan Strategi Kebijakan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30641/ham.2024.15.111-128

Abstract

This article focuses on the Indonesian Police (Polri) efforts in the realization of human rights-based policing, as well as its articulation in the forming education (pendidikan pembentukan/ DIKTUKBA) of Polri, specifically at the State Police School (Sekolah Polisi Negara/SPN) in North Sumatra, established in 1960-s and one of the oldest SPN in Indonesia. Since 2021, Polri has acknowledged and developed the ‘presisi’ curriculum to become a starting point for transformation agenda and, of course, to strive Polri’s obligation in the implementation of human rights values, principles and standards in the police functions. The research applied a qualitative approach with a descriptive design. Data collection was employed using documents, FGD, observations and literature relevant to police and human rights issues. Respondents were selected using a purposive sampling technique. Data validation was carried out by extending observations and triangulation and analyzed using the spiral technique. Human rights-based policing through the DIKTUKBA POLRI level at the SPN Poldasu brings the vision of ‘presisi’ police through the ‘presisi’ curriculum. The ‘presisi’ curriculum offers good ways to achieve the transformation of the Polri. However, the increasingly short training period for the DIKTUKBA POLRI represents a challenge to improve human rights-based policing. The challenges affirm the correlation between human rights and policing in a dynamic police workspace. In this context, the instructors’s capacity must continuously acquire knowledge and experience. Therefore, collaboration and innovation in using learning models and methods such as group learning, problem-solving, discussion, and active involvement of students can be continuously developed.
PERAN GURU PPKN DALAM MENCIPTAKAN SUASANA PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN INOVATIF DI SMP N 35 MEDAN Alissa Putri Simbolon; Mantasia Hasibuan; Vinolya Lidevia Br Manik; Seevaira Chyta Simanullang; Rahmi Siregar; Florensia Silaban; Liber Siagian; Fazli Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.164

Abstract

Seorang guru merupakan fasilitator dalam kelas yang akan mengarahkan murid untuk melaksanakan pembelajaran. Guru yang kreatif akan menyediakan pembelajaran yang menarik untuk membuat siswa paham dengan materi yang disediakan dan dapat menciptakan pembelajaran yang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru PPKn dalam menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan inovatif di SMP N 35 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PPKn sangat penting dalam menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan inovatif di SMP. Seorang guru PPKn harus memiliki kemampuan untuk menyampaikan materi pelajaran dengan cara yang menarik dan mendidik sehingga siswa dapat memahami konsep-konsep yang diajarkan secara lebih baik.
Pedagogical Competence of Civic Education Teacher in 21st Century: A Systematic Literature Review Kabatiah, Maryatun; Batubara, Abdinur; Ramadhan, Taufiq; Rachman, Fazli
Jurnal Kewarganegaraan Vol 21, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.53446

Abstract

AbstractThe objective of this study is to ascertain the standards for pedagogical proficiency among civic education teacher in the 21st century, as well as to identify approaches for enhancing their competency. The research method chosen is the Systematic Literature Review (SLR), which uses data from international and national journal articles. The findings indicate that (1) the essential competencies that Civic Education Teachers in the 21st century must possess include life and career skills, encompassing self-regulation, social interaction, and a culture of leadership, productivity, and responsibility; (2) The acquisition of learning and innovation skills, encompassing critical thinking, problem-solving abilities, effective communication, and collaborative engagement in creative endeavors and information sharing; (3) The acquisition of skills in information media and technology, encompassing both information technology and media abilities, is of paramount importance. Teachers must have a comprehensive understanding of information literacy, media literacy, and ICT literacy. Digital pedagogy is a strategy to improve the competence of 21st-century PPKn teachers. Digital pedagogy presents not only digital learning but also digital ethics in utilizing digital resources or learning media.---------------------------------------Abstrak Penelitian menelaah standar kemahiran pedagogi di kalangan guru PPKn pada abad ke-21, serta mengidentifikasi pendekatan untuk meningkatkan kompetensi mereka. Metode penelitian yang dipilih adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber data terdiri dari gabungan artikel jurnal internasional dan nasional. Temuan menunjukkan bahwa: (1) kompetensi esensial yang harus dimiliki guru di abad 21 meliputi keterampilan hidup dan karir, meliputi pengaturan diri, interaksi sosial, dan budaya kepemimpinan, produktivitas, dan tanggung jawab, (2) perolehan keterampilan belajar dan inovasi, yang mencakup pemikiran kritis, kemampuan memecahkan masalah, komunikasi efektif, dan keterlibatan kolaboratif dalam upaya kreatif dan berbagi informasi, (3) perolehan keterampilan dalam media dan teknologi informasi, yang mencakup kemampuan teknologi informasi dan media, adalah hal yang sangat penting. Urgen bagi guru untuk memiliki pemahaman komprehensif tentang literasi informasi, literasi media, dan literasi TIK. Pedagogi digital hadir sebagai strategi upaya peningkatan kompetensi guru PPKn abad 21. Pedagogi digital tidak hanya menghadirkan pembelajaran digital, tetapi juga etika digital dalam menamfaatkan sumber daya atau sebagai media pembelajaran digital.
Construction of Civic Knowledge about Morality through the Development of Digital-Based Learning Materials Siregar, Cristian Agave; Rachman, Fazli
Jurnal Kewarganegaraan Vol 21, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.61103

Abstract

AbstractMoral education has become an urgency in shaping students' character through school learning. The purpose of this research is to produce a digital-based learning material product that is suitable for use by Pancasila Education teachers in the learning process for students. The research method used is research and development using the 4D development model consisting of the define, design, develop, and disseminate stages. Product validation will be conducted by content validator, media validator, Pancasila Education teacher, and 33 seventh-grade students. The results of the study show that moral education is a need for students to overcome deviant behavior. Teachers must also be able to create effective, efficient, and enjoyable learning activities. The developed digital-based website learning material obtained a very suitable category from the content expert validation with a score of 91%, media expert validation 98%, Pancasila Education teacher assessment 92% and was considered very interesting by students with a score of 91%. It can be concluded that the digital learning material with the material on the position, function, and application of Pancasila values is highly suitable and recommended for use in the Pancasila Education learning process.-----------------------------AbstrakPendidikan moral menjadi urgensi dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembelajaran di sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan produk berupa materi pembelajaran berbasis digital yang layak digunakan oleh guru Pendidikan Pancasila dalam proses pembelajaran pada peserta didik. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu research and development dengan menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Uji validasi produk akan dilakukan oleh validasi materi, validasi media dan guru Pendidikan Pancasila serta siswa kelas VII sebanyak 33 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi moral menjadi kebutuhan siswa untuk mengatasi perilaku menyimpang. Guru juga harus dapat menciptakan kegiatan pembelajaran yang efektif, efisien, dan menyenangkan. Materi pembelajaran berbasis digital website yang dikembangkan memperoleh penilaian kategori sangat layak dari validasi ahli materi dengan skor 91%, validasi ahli media 98%, penilaian guru Pendidikan Pancasila 92% dan diperoleh kategori sangat menarik dari siswa dengan skor 91%. Dapat disimpulkan bahwa materi pembelajaran digital dengan matan materi kedudukan, fungsi dan penerapan nilai-nilai Pancasila sangat layak dan direkomendasikan untuk digunakan dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Pembangunan Ekosistem Laut Berkelanjutan Melalui Keterlibatan Warga Dalam Pengelolaan Hutan Mangrove di Desa Tanjung Rejo Rachman, Fazli; Yunita, Sri; Manik, Maria Margaretha; Girsang, Okbertus Bilanta; Safitri, Eni; Sabri, Tengku Muhammad; Halizah, Nur; Yasmin, Putri; Juliandi, Juliandi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 20, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i1.43782

Abstract

AbstractMarine ecosystem development is a national agenda for implementing sustainable development goals. Utilization of mangrove forest areas into tourist areas. The use of mangrove forests as tourism in Tanjung Rejo Village reflects the development of sustainable marine ecosystems. This qualitative descriptive research aims to involve residents in managing mangrove forests in Tanjung Rejo Village. Research collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using interactive qualitative data analysis techniques to then draw conclusions deductively. Since 2022 Tanjung Rejo Village has become a Mangrove Tourism Village. The potential of mangroves is utilized to become various mangrove tour packages. The potential of mangroves is utilized to become various mangrove tour packages. Mangrove tourism is able to support mangrove ecosystems by involving village communities through creative economic groups of residents who are regularly fostered by multi-stakeholder partners. Awareness of maintaining the quality of marine ecosystems through mangroves, along with increasing the added value of mangroves economically and socially for village communities. Achieving a balance of environmental, economic and social development is the main emphasis point in achieving sustainable mangrove ecosystem development. Mangrove forest management shows the participatory culture of the residents.------------AbstrakPembangunan ekosistem laut menjadi agenda nasional implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan. Pemanfaatan hutan mangrove menjadi wisata di Desa Tanjung Rejo mencerminkan pembangunan ekosistem laut berkelanjutan. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk pelibatan warga dalam pengelolaan hutan mangrove di Desa Tanjung Rejo. Teknik pengumpulan penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif interaktif untuk kemudian dilakukan penarikan simpulan secara deduktif. Sejak 2022 Desa Tanjung Rejo menjadi Desa Wisata Mangrove. Potensi mangrove dimanfaatkan menjadi berbagai paket wisata mangrove. Wisata Mangrove mampu ekosistem mangrove dengan pelibatan masyarakat desa melalui kelompok-kelompok ekonomi kreatif warga yang secara berkala dibina oleh mitra multipihak. Kesadaran menjaga kualitas ekosistem laut melalui mangrove, seiring dengan peningkatan nilai tambah mangrove secara ekonomi dan sosial bagi masyarakat desa. Pencapaian kesimbangan pembangunan lingkungan, ekonomi dan sosial menjadi titik tekan utama pencapaian pembangunan ekosistem mangrove yang berkelanjutan. Pengelolaan hutan mangrove menunjukan budaya partisipatif warga.
Nasionalisme Warga Muda Era Globalisasi: Pendidikan Kewarganegaraan di Perbatasan Nurgiansah, T Heru; Rachman, Fazli
Jurnal Kewarganegaraan Vol 19, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v19i1.33214

Abstract

AbstractCitizenship Education as a curricular program was developed to form smart and good citizens. An indication of a good citizen is steadfastness and belief in a nation which can be seen from the attitude of nationalism and patriotism. This research aims to find out the attitude of nationalism of Indonesian citizens, especially the younger generation in the era of globalization. The research was conducted on the Temajuk Moon Camar, West Kalimantan border. The research method uses a qualitative case study design. Data collection techniques through observation, interviews, documentation, and literature. The research data sources consist of primary and secondary sources. The research data obtained were then analyzed using an interactive model. The results of the study show that young Indonesian citizens living on the border of the Temajuk Moon Camar, West Kalimantan, have a good attitude toward nationalism. This is evident from the behaviour of the people there, one of which is not willing to leave Indonesian citizenship status even though access to Malaysia is easier. Although the community feels various limitations and development gaps, the firmness and belief of the nation from a high attitude of nationalism.----------------AbstrakPendidikan Kewarganegaraan sebagai program kurikuler dikembangkan untuk membentuk warga negara yang cerdas (smart) dan baik (good). Indikasi warga negara yang baik adalah keteguhan dan keyakinan atas sebuah bangsa dan terlihat dari sikap nasionalisme dan patriotisme. Penelitian ditujukan untuk mengetahui sikap nasionalisme warga negara Indonesia, khususnya generasi muda di era globalisasi. Penelitian dilaksanakan di perbatasan Camar Bulan Temajuk, Kalimantan Barat. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan literatur. Sumber data penelitian terdiri dari, sumber primer dan sekunder. Data penelitian yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa warga negara muda Indonesia yang berada di perbatasan Camar Bulan Temajuk Kalimantan Barat memiliki sikap nasionalisme yang baik. Hal ini terbukti dari perilaku masyarakat disana, salah satunya tidak berkenan meninggalkan status kewarganegaraan Indonesia meskipun akses ke negara Malaysia lebih mudah. Walau masyarakat merasakan berbagai keterbatasan dan kesenjangan pembangunan, tetapi keteguhan dan keyakinan berbangsa dari sikap nasionalisme yang tinggi. 
Co-Authors Abdinur Batubara Abdinur Batubara Adeline Pastika Muham Adinda Salwa Azahra Sani Aditia Elovani Br Keliat Agata Nadya Kajan Harianja Agung Torang Sitohang Agustina Nainggolan, Gaby Alissa Putri Simbolon Alya Rachma Amelia, Icha Ameliya Harahap Amisbah Ramly Anisa Asari Dewi Anisa May Sarah Manalu Anisah Mufidah Pulungan Aprilia, Vina Aridho, Ahmad Arief Wahyudi Arief Wahyudi Armando Fidelis Wuwu Asari, Nur Arba Astifiona Anastasya Audrey Sabrina Azzura, Diva Balqis, Tifany Laura Bangun, Desy Yolanda Br Batubara, Abdinur Beru Perangin-angin, Reh Bungana Boangmanalu, Vivin Silvia Bryan Yamolala Ndruru Butar-Butar, Gracia Patunia Butar-butar, Ikhsanul Fadly Dalimunthe, Elvi Susana Damanik, Denada Delfiyan Widiyanto Dewantara, Jagad Aditya Diandra Joy Hutapea Dina Pratiwi Tambunt Egrin Manurung Eka Mei Riska Sitepu Eka Putriani Sihombing Elsa Prida Br Tarigan Elvi Maulida Harahap Erbina Br Sembiring Ernawati Simatupang Ertika S. Pasaribu Fadillah Melani Putri Fahreza Rizki Fatimah, Ulfa Febri Fajar Pratama Fina Febrian Fitra, Ilham Florensia Silaban Gadis Prasiska Gajahmanik, Shelly Elprida Geprita Gulo Giri, Taufiq Wijaya Girsang, Okbertus Bilanta Grace Devali Sianturi, Berliana Gultom, Latifah Hannum Hannes Magdalena Hutagalung HASANAH, IMROATUL Hasibuan, Laras Fitri Aini Hendri Hendri Herlide Purba Hidayat, Agus Rahmad Hutapea, Dorlince Ida Nurjana Tamba Ira Yenita Malau Iyan Nurdiyan Haris Juliandi, Juliandi Junaidi Junaidi Kabatiah, Maryatun Kania Nova Ramadhani Ketrin Pepayosa Pelawi Kristin Hotmauli Siregar Lala Anggina Salsabila Liber Siagian Lidia Rumapea Lumbangaol, Lammarito lumbangaol, Riski sakti M. Fahmi Siregar M. Fahmi Siregar M. Fahmi Siregar Maida Puspa Ristika Ambarita Majda El Muhtaj Majda El Muhtaj Majda El Muhtaj Majda El Muhtaj, Majda Manik, Asianna Manik, Maria Margaretha Mantasia Hasibuan Manullang, Jojor Mindo Manurung, Ruth Geraldine Maraendar, Akbar Margaretha, Stefy Mario Fany Manurung Maryatun Kabatiah Maryatun Kabatian Mazid, Sukron Meliana Girsang Moria Debora Putri Petra Siahaan Muhammad Fahmi Siregar Muhammad Luthfi Mytha Alvia Rosha Manurung Nababan, Cindy Naibaho, Linton Nainggolan , Johana Andriani Nainggolan, Maniar Clarita Nasution, Risa Elvina Nelly Moria Hutapea Nopita Ramadani Br Ginting Novry Ria Wani Damanik Nur Halizah, Nur Nurainun Nurfadhilah Pasaribu Nurgiansah, T Heru Nurul Fadilah Lubis Oksari Anastasya Sihaloho Oksari Anatasya Sihaloho Padang, Poliman Paiman Nadeak Pane, Idrus Hamonangan Panggabean, Naulita Panjaitan, Pebri Asina Pebryna R. Siburian Perangin-angin, Reh Bungana Beru Pratama, Febri Fajar Prayetno Prayetno Prayetno Prayetno Prayoga, Alex Pulungan, Nabila Amanda Purba, Anjeli Harpina PUTRI HANDAYANI Putri Widia Ningsih Rahma Dhani Fitria Sinaga Rahmat Fitra Rahmi Siregar Raja Songkup Pratama Ramadhani, Agung Pratama Ramadhania, Jihan Aisyah Ramly, Amisbah Ramsul Nababan Rani Hartati Enjelika Simanjuntak Rani Sabeta Nainggolan Rd. Sugara Mochamad Haddad Reh Bungana Beru PA Reh Bungana Beru Perangin-angin Reh Bungana Beru Perangin-angin Rehliasta Sembiring, Gelora Reni Berlian Rian Todo Simanjuntak Rifki Aditya, Rifki RR. Ella Evrita Hestiandari Ruth Lidya Ruth Yessika Siahaan Sabri, Tengku Muhammad Safitri, Eni Safitri, Putri Najwa Sahira Mutiara Tanjung Salwa Andini Samadam Boangmanalu Saragih, Apni Nurita Saragih, Oktavia Anjelina Sari, Delila Maya Seevaira Chyta Simanullang Sembiring, Eshaulin Sheilla Ananda Sianipar, Rosaria Ansatasya Sidebang, Daniel David Sihite, Dwi Valentina Sihite, Visensia Sihombing, Frans Togu Sihotang, Irene Checilia Sijabat, Yosua Gabe Maruli Simanjuntak, Ririn Ayu Simanungkalit, Donita Simarmata, Yemima Putri Bona Simatupang, Ray Dinho Simbolon, Boy Dippu Tua Siregar, Bio Hasian Siregar, Cristian Agave Siringoringo, Agnes Chintya Sitanggang, Ade Tamaria Siti Aminah Tanjung Siti Anisah Nasution Siti Khadijah Siti Zahra Siagian Situmorang, Lennai Slamet Hariyadi Sri Hadiningrum Sri Rizky Sri Yunita Sri Yunita Sukmawati Sukmawati Sukmawati, Sukmawati Surbakti, Fina Afrillia Suriaman Suriaman Surya Dharma Syarifa Aini T Heru Nurgiansah T Heru Nurgiansah T Heru Nurgiansyah Talita Sembiring Taufik, Taslima Amelia Taufika, Ryan Taufiq Ramadhan Tawarika M. Pandiangan Teddy Pascha Depariy Thesia, Devi Thesia, Devi Putri Tobing, Sthepany Lumban Torang Sitohang, Agung Tri Girl Laurensia Simbolon Tri Santa Lasmarito Mahulae Ulfa Fatimah Usman Alhudawi Vinolya Lidevia Br Manik Wahyudi , Arief Wati, Hera Wildani Putri Sagala Winda Afdila Sari Wulan Ayu Trisna Yasmin, Putri Yawan, Hendri Yeni Yolanda Simbolon Yuli Indriani Lubis Yunita Tri Carnova Manurung Yusna Melianti Zahra, Fatimah Az Zahwa Maulidina Assyifa