p-Index From 2021 - 2026
9.716
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Ilmiah Peuradeun Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Etika Demokrasi Jurnal Basicedu Journal of Moral and Civic Education Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Civics Education And Social Science Journal (CESSJ) Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan PKn Jurnal Setia Pancasila Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences Jurnal Kewarganegaraan Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Jurnal Ilmu Pendidikan (SOKO GURU) Jurnal Dunia Pendidikan Jurnal Basicedu Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Mamangan Social Science Journal Innovative: Journal Of Social Science Research JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Sublim: Jurnal Pendidikan Mitra Abdimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Public Service And Governance Journal Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Akademika Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Outline Journal of Community Development Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPING A GLOBAL DIVERSITY PROFILE TO STRENGTHEN CIVIC LITERACY IN STUDENTS THROUGH THE DEVELOPMENT OF SCHOOL CULTURE Nurainun; Fazli Rachman; Liber Siagian; Surya Dharma; Oksari Anatasya Sihaloho
JURNAL SETIA PANCASILA Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Setia Pancasila, September 2025
Publisher : PRODI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aimness how the development of students’ global diversity profiles can be fostered through school culture as a means of strengthening civic literacy. The global diversity profile is one of the essential characteristics that students must possess. It is particularly important for citizens living in communities characterized by religious, ethnic, racial, and cultural diversity. This study was conducted at Gajah Mada Private Senior High School, a multicultural school in Medan that embraces diversity in religion, ethnicity, and culture. The research employed a qualitative method with a descriptive approach.The research subjects include the principal, vice principal, Pancasila Education teacher, Japanese and English language teachers, administrative staff, and students. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis used in this study is the spiral data analysis model, which outlines six stages in analyzing qualitative data. These stages include: (1) Data Collection, (2) Data Managing, (3) Reading and Memoing, (4) Describing, Classifying, and Interpreting, (5) Representing and Visualizing. The findings of this study indicate that the development of a globally diverse profile to enhance students’ civic literacy at Gajah Mada Private Senior High School is designed through habitual practices and the creation of an inclusive environment. The implementation of this development is integrated into both intracurricular and cocurricular activities. Moreover, the cultivation of a globally diverse profile is not only focused on shaping students' understanding of national diversity but also extends to an international context
Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Komunitas Bank Sampah Induk New Normal serta Solidaritas Penggiat Lingkungan dalam Penguatan Kewarganegaraan Ekologis Medan Agung Torang Sitohang; Fazli Rachman
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 4 (2025): Desember : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i4.7672

Abstract

Environmental problems in the city of Medan, such as high garbage piles, air and water pollution, and limited green open spaces, have become serious challenges that demand direct involvement from residents and local communities. Environmental management efforts cannot fully rely on the government, but require active collaboration from various parties, including environmental care communities. This study aims to analyze the supporting and inhibiting factors faced by communities in strengthening ecological citizenship, focusing on the study of the New Normal Main Waste Bank and the Environmental Activist Solidarity Community in Medan City. The research approach uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through semi-structured interviews, non-participant observations, and documentation of community activities. The results of the study show that the main driving factors include the availability of waste management facilities and tools, harmonious social relations, ease of activity methods, and personal motivation of members. In addition, family values, openness of participation, and positive feedback from the community strengthen the collective spirit of the community in driving ecological action. On the other hand, the community faces various obstacles, such as limited time and manpower, low public awareness of environmental issues, ecological knowledge gap, and lack of regulatory and funding support. These factors often slow down collective efforts to achieve sustainability targets. The findings of the study confirm that the success of community action depends not only on the availability of resources, but also on social resilience, consistency of shared values, and adaptability to structural challenges. Therefore, this study recommends the importance of strengthening institutional support, building the capacity of human resources, and sustainable education campaigns to encourage active and sustainable citizen participation in protecting the environment.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan Saragih, Oktavia Anjelina; Sri Yunita; Surya Dharma; Fazli Rachman; Oksari Anastasya Sihaloho
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila. Yang menjadi jenis penelitian ini yaitu penelitian Quasi experiment desain nonequivalent control grub dengan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan yang beralamat Di Jln. Pendidikan, Kec.Percut Sei Tuan, Kab.Deli Serdang. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas XII dan teknik sampel dengan purposive sampling dengan menggunakan 2 kelas yaitu kelas XII-f dan kelas XII-e. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan Lembar test, angket, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata (mean) pretest sebesar 42,91 dan rata-rata posttest sebesar 91,25. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebesar 48,34 poin setelah diberikan perlakuan menggunakan aplikasi pembelajaran Quizizz. Uji hipotesis dengan Uji Paired sampel t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Analisis determinasi juga menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi quizizz dalam pembelajaran berkontribusi sebesar 0,767 atau dalam persentasi yaitu 76,7%, sehingga hal ini termasuk tinggi terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menemukan bahwa peningkatan hasil belajar disebabkan oleh penggunaan Aplikasi Quizizz terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, Keberhasilan ini disebabkan oleh dua proses mekanisme utama dari penerapan aplikasi quizizz yaitu motivasi intrinsik atau dari dalam diri siswa yang berasal dari ketertarikan melalui gamifikasi dan fasilitasi pemahaman mendalam melalui umpan balik instan. Kata Kunci: Aplikasi Quizizz, Hasil belajar siswa, Pendidikan Pancasila
Analisis Dampak Negatif Roleplay Bagi Pengguna di Telegram Terhadap Pancasila Aditia Elovani Br Keliat; Astifiona Anastasya; Audrey Sabrina; Agata Nadya Kajan Harianja; Ketrin Pepayosa Pelawi; Kristin Hotmauli Siregar; Nopita Ramadani Br Ginting; Rani Hartati Enjelika Simanjuntak; Fazli Rachman
WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/wissen.v2i2.85

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki lima dasar yang mencakup ketuhanan yang masa esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, dan keadilan sosaial bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi dan penetrasi media sosial, seperti Telegram, peran dan pengaruhnya terhadap nilai-nilai Pancasila menjadi subjek analisis yang penting. Salah satu fenomena yang perlu dipertimbangkan adalah dampak negatif dari praktik role play di platform tersebut terhadap nilai-nilai Pancasila oleh penggunanya. Dalam penelitian ini, penulis akan menjelajahi bagaimana praktik role play di Telegram dapat memengaruhi pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila serta implikasinya terhadap identitas dan keberagaman budaya Indonesia.
Pengaruh Kualitas Produk Dan Promosi Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Keputusan Pembelian Pada Sambal Teri Bajak Medan Hidayat, Agus Rahmad; Safitri, Putri Najwa; Sihotang, Irene Checilia; Wati, Hera; Hasibuan, Laras Fitri Aini; Siregar, Bio Hasian; Pane, Idrus Hamonangan; Putra, Irwansyah; Rachman, Fazli
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.10971

Abstract

Sambal Teri Bajak Medan merupakan oleh-oleh khas Medan yang menggunakan bahan baku ikan teri Medan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas produk dan kampanye berbasis kearifan lokal memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli cabai Teri Bajak Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dan kualitas produk memiliki pengaruh yang signifikan pada pilihan konsumen saat melakukan pembelian. Ketika datang ke Saus Sambal Teri Bajak Medan, jelas bahwa semakin banyak promosi berbasis kearifan lokal dan kualitas produk, semakin banyak konsumen yang memilih untuk membeli produk tersebut. Penemuan ini memberikan implikasi penting bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas produk mereka dan menggunakan kampanye berbasis kearifan lokal untuk membuat konsumen lebih tertarik untuk membeli produk mereka.
Nasionalisme Warga Muda Era Globalisasi: Pendidikan Kewarganegaraan di Perbatasan Nurgiansah, T Heru; Rachman, Fazli
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 19 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v19i1.33214

Abstract

AbstractCitizenship Education as a curricular program was developed to form smart and good citizens. An indication of a good citizen is steadfastness and belief in a nation which can be seen from the attitude of nationalism and patriotism. This research aims to find out the attitude of nationalism of Indonesian citizens, especially the younger generation in the era of globalization. The research was conducted on the Temajuk Moon Camar, West Kalimantan border. The research method uses a qualitative case study design. Data collection techniques through observation, interviews, documentation, and literature. The research data sources consist of primary and secondary sources. The research data obtained were then analyzed using an interactive model. The results of the study show that young Indonesian citizens living on the border of the Temajuk Moon Camar, West Kalimantan, have a good attitude toward nationalism. This is evident from the behaviour of the people there, one of which is not willing to leave Indonesian citizenship status even though access to Malaysia is easier. Although the community feels various limitations and development gaps, the firmness and belief of the nation from a high attitude of nationalism.----------------AbstrakPendidikan Kewarganegaraan sebagai program kurikuler dikembangkan untuk membentuk warga negara yang cerdas (smart) dan baik (good). Indikasi warga negara yang baik adalah keteguhan dan keyakinan atas sebuah bangsa dan terlihat dari sikap nasionalisme dan patriotisme. Penelitian ditujukan untuk mengetahui sikap nasionalisme warga negara Indonesia, khususnya generasi muda di era globalisasi. Penelitian dilaksanakan di perbatasan Camar Bulan Temajuk, Kalimantan Barat. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan literatur. Sumber data penelitian terdiri dari, sumber primer dan sekunder. Data penelitian yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa warga negara muda Indonesia yang berada di perbatasan Camar Bulan Temajuk Kalimantan Barat memiliki sikap nasionalisme yang baik. Hal ini terbukti dari perilaku masyarakat disana, salah satunya tidak berkenan meninggalkan status kewarganegaraan Indonesia meskipun akses ke negara Malaysia lebih mudah. Walau masyarakat merasakan berbagai keterbatasan dan kesenjangan pembangunan, tetapi keteguhan dan keyakinan berbangsa dari sikap nasionalisme yang tinggi. 
Pedagogical Competence of Civic Education Teacher in 21st Century: A Systematic Literature Review Kabatiah, Maryatun; Batubara, Abdinur; Ramadhan, Taufiq; Rachman, Fazli
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 21 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.53446

Abstract

AbstractThe objective of this study is to ascertain the standards for pedagogical proficiency among civic education teacher in the 21st century, as well as to identify approaches for enhancing their competency. The research method chosen is the Systematic Literature Review (SLR), which uses data from international and national journal articles. The findings indicate that (1) the essential competencies that Civic Education Teachers in the 21st century must possess include life and career skills, encompassing self-regulation, social interaction, and a culture of leadership, productivity, and responsibility; (2) The acquisition of learning and innovation skills, encompassing critical thinking, problem-solving abilities, effective communication, and collaborative engagement in creative endeavors and information sharing; (3) The acquisition of skills in information media and technology, encompassing both information technology and media abilities, is of paramount importance. Teachers must have a comprehensive understanding of information literacy, media literacy, and ICT literacy. Digital pedagogy is a strategy to improve the competence of 21st-century PPKn teachers. Digital pedagogy presents not only digital learning but also digital ethics in utilizing digital resources or learning media.---------------------------------------Abstrak Penelitian menelaah standar kemahiran pedagogi di kalangan guru PPKn pada abad ke-21, serta mengidentifikasi pendekatan untuk meningkatkan kompetensi mereka. Metode penelitian yang dipilih adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber data terdiri dari gabungan artikel jurnal internasional dan nasional. Temuan menunjukkan bahwa: (1) kompetensi esensial yang harus dimiliki guru di abad 21 meliputi keterampilan hidup dan karir, meliputi pengaturan diri, interaksi sosial, dan budaya kepemimpinan, produktivitas, dan tanggung jawab, (2) perolehan keterampilan belajar dan inovasi, yang mencakup pemikiran kritis, kemampuan memecahkan masalah, komunikasi efektif, dan keterlibatan kolaboratif dalam upaya kreatif dan berbagi informasi, (3) perolehan keterampilan dalam media dan teknologi informasi, yang mencakup kemampuan teknologi informasi dan media, adalah hal yang sangat penting. Urgen bagi guru untuk memiliki pemahaman komprehensif tentang literasi informasi, literasi media, dan literasi TIK. Pedagogi digital hadir sebagai strategi upaya peningkatan kompetensi guru PPKn abad 21. Pedagogi digital tidak hanya menghadirkan pembelajaran digital, tetapi juga etika digital dalam menamfaatkan sumber daya atau sebagai media pembelajaran digital.
Peran Pelaksana Sekolah Penggerak dalam Transformasi Pendidikan Berkualitas yang Berkelanjutan Rachman, Fazli; Yunita, Sri; Junaidi, Junaidi; Giri, Taufiq Wijaya; Ramadhani, Agung Pratama; Simarmata, Yemima Putri Bona; Purba, Anjeli Harpina; Amelia, Icha
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 21 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i1.56817

Abstract

AbstractThis research is interesting because it aims to photograph the efforts of educational units implementing the mobilization school program to achieve program objectives. The review was carried out on the conceptual research gap, namely the citizenship behavior of program implementers in their educational unit organizations. This qualitative research was carried out with a descriptive design. The research was conducted at SMAS An-Nizam Medan because it had been designated as a driving school, with a technique for determining respondents using purposive sampling. Data was analyzed using an interactive model. Efforts to transform education through driving schools at SMAS AN-Nizam Medan to create conditions and work environments that support: first, the implementation of the Pancasila student profile. Second, improving and equalizing the quality of driving school administrators. Third, create a collaborative climate between the driving school organizing elements in the school. The driving school organizing element is reflected in the school's elements to show concern and commitment in working highly dedicated to the transformation of education in schools. This reflection is a picture of the citizen good of an educational unit and the organizational citizenship behavior at SMAS AN-Nizam Medan.------------------AbstrakPenelitian ini menarik karena bertujuan untuk memotret upaya satuan pendidikan pelaksana program sekolah penggerak untuk mencapai tujuan program. Tinjauan dilakukan pada konseptual gap penelitian yaitu perilaku kewarganegaraan pelaksana program dalam organisasi satuan pendidikannya. Penelitian kualitatif ini dilakukan desain deskriptif. Penelitian dilakukan di SMAS An-Nizam Medan karena telah ditetapkan sebagai sekolah penggerak, dengan teknik penentuan responden menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model interaktif. Upaya transformasi pendidikan melalui sekolah penggerak di SMAS AN-Nizam Medan untuk menciptakan kondisi dan lingkungan kerja yang mendukung: pertama, implementasi profil pelajar Pancasila. Kedua, peningkatan dan pemerataan kualitas penyelenggara sekolah penggerak. Ketiga, menciptakan iklim kolaboratif antar unsur penyelenggara sekolah penggerak di sekolah. Unsur penyelenggara sekolah menggerak tercermin dari unsur-unsur sekolah untuk menunjukkan kepedulian dan komitmen dalam bekerja yang berdedikasi tinggi untuk transformasi pendidikan di sekolah. Cerminan tersebut merupakan gambaran dari œwarga satuan pendidikan yang baik dan perilaku kewarganegaraan organisasi di SMAS AN-Nizam Medan.
PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENANGGULANGI DISINFORMASI DAN HOAKS DI ERA MEDIA SOSIAL PADA KAMPANYE PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 PERSPEKTIF SISWA/I SMA SWASTA ERIA MEDAN Naibaho, Linton; Nainggolan , Johana Andriani; Nelly Moria Hutapea; Tobing, Sthepany Lumban; Bangun, Desy Yolanda Br; Rachman, Fazli
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36224

Abstract

Di tengah pesatnya arus informasi digital, pemilih, terutama generasi muda, rentan terhadap penyebaran berita palsu yang dapat mempengaruhi proses demokrasi. Pendidikan warga negara memiliki potensi strategi dalam membekali siswa dengan kemampuan literasi media, berpikir kritis, dan pemahaman tentang etika digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan kewarganegaraan dalam menanggulangi disinformasi dan hoaks di era media sosial pada kampanye pemilihan umum tahun 2024, dengan perspektif siswa/i SMA SW Eria. Disinformasi dan hoaks menjadi tantangan serius dalam proses demokrasi, terutama selama periode kampanye pemilihan umum, di mana informasi palsu dapat mempengaruhi persepsi dan pilihan pemilih muda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner yang diisi oleh siswa/i SMA SW Eria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan memiliki peran penting dalam membekali siswa dengan kemampuan literasi digital, berpikir kritis, dan etika bermedia. Pendidikan kewarganegaraan yang efektif mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya disinformasi dan hoaks, serta mendorong mereka untuk menjadi pemilih yang lebih cerdas dan bertanggung jawab. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kurikulum pendidikan kewarganegaraan dengan fokus pada literasi media dan kritis untuk menangkal disinformasi dan hoaks di kalangan generasi muda.
TANTANGAN DAN PELUANG TRANSFORMASI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI ERA DIGITAL Torang Sitohang, Agung; Grace Devali Sianturi, Berliana; Simanungkalit, Donita; Agustina Nainggolan, Gaby; Rehliasta Sembiring, Gelora; Rachman, Fazli
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.82-87

Abstract

Transformasi pendidikan kewarganegaraan (PKn) di era digital merujuk pada perubahan signifikan dalam cara pendidikan kewarganegaraan disampaikan dan diterima, seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan dan peluang yang dihadapi dalam transformasi PKn, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi konseptual dengan pendekatan Library Research, di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur, termasuk jurnal terakreditasi, buku, dan e-book yang relevan dengan topik. Melalui analisis literatur, penelitian ini menemukan bahwa meskipun terdapat tantangan yang kompleks, seperti fluktuasi informasi dan keterbatasan akses teknologi, era digital juga menawarkan peluang besar untuk meningkatkan interaktivitas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran kewarganegaraan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa dengan pendekatan yang tepat, pendidikan kewarganegaraan dapat memanfaatkan teknologi untuk membentuk siswa menjadi warga negara yang aktif, kritis, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan karakter dan keterampilan sosial siswa di era digital.
Co-Authors Abdinur Batubara Abdinur Batubara Adeline Pastika Muham Adinda Salwa Azahra Sani Aditia Elovani Br Keliat Agata Nadya Kajan Harianja Agnes Sitanggang Agung Torang Sitohang Agustina Nainggolan, Gaby Alissa Putri Simbolon Alya Alya Alya Rachma Amelia, Icha Ameliya Harahap Amisbah Ramly Anisa Asari Dewi Anisa May Sarah Manalu Anisah Mufidah Pulungan Apiek Gandamana Aprilia, Vina Aridho, Ahmad Arief Wahyudi, Arief Wahyudi Arifki Budia Warman Armando Fidelis Wuwu Asari, Nur Arba Astifiona Anastasya Audrey Sabrina Azam, Quadi Azzura, Diva Bali, Sandrotua Balqis, Tifany Laura Bangun, Desy Yolanda Br Batubara, Abdinur Benny Ridwan Beru Perangin-angin, Reh Bungana Boangmanalu, Vivin Silvia Bryan Yamolala Ndruru Butar-Butar, Gracia Patunia Butar-butar, Ikhsanul Fadly Dalimunthe, Elvi Susana Damanik, Denada Delfiyan Widiyanto Delila Maya Sari Siregar Dewantara, Jagad Aditya Diandra Joy Hutapea Dina Handayani Dina Pratiwi Tambunt Dyana Lestari Harefa Egrin Manurung Eka Mei Riska Sitepu Eka Putriani Sihombing Elsa Prida Br Tarigan Elvi Maulida Harahap Erbina Br Sembiring Ernawati Simatupang Ertika S. Pasaribu Fadillah Melani Putri Fahreza Rizki Fajar Nugraha Fatimah, Ulfa Febri Fajar Pratama Febri Fajar Pratama Fina Febrian Fitra, Ilham Fitriani Fitriani Florensia Silaban Gadis Prasiska Gajahmanik, Shelly Elprida Geprita Gulo Giri, Taufiq Wijaya Girsang, Okbertus Bilanta Grace Devali Sianturi, Berliana Halking Hannes Magdalena Hutagalung Hannyfa Amira Salwa Hapni Laila Siregar Hasibuan, Laras Fitri Aini Hatma Heris Mahendra Hendri Hendri Herlide Purba Hidayat, Agus Rahmad Hutapea, Dorlince Ida Nurjana Tamba Imroatul Hasanah Ira Yenita Malau Iyan Nurdiyan Haris Jamaludin . Jufri Naldo Juliandi, Juliandi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Kania Nova Ramadhani Ketrin Pepayosa Pelawi Kristin Hotmauli Siregar Lala Anggina Salsabila Liber Siagian Liber Siagian Liber Siagian, Liber Siagian Limra, Limra G.M Nababan Lumbangaol, Lammarito lumbangaol, Riski sakti M. Fahmi Siregar M. Fahmi Siregar M. Fahmi Siregar Maida Puspa Ristika Ambarita Majda El Muhtaj Majda El Muhtaj Majda El Muhtaj Majda El Muhtaj Majda El Muhtaj, Majda Manik, Asianna Manik, Maria Margaretha Mantasia Hasibuan Manullang, Jojor Mindo Manurung, Ruth Geraldine Maraendar, Akbar Margaretha, Stefy Mario Fany Manurung Maryatun Kabatiah Maryatun Kabatian Melany Putri Meliana Girsang Moria Debora Putri Petra Siahaan Muethia Arifah Muhammad Abduh Isma Muhammad Fahmi Siregar Muhammad Luthfi Mytha Alvia Rosha Manurung Nababan, Cindy Naibaho, Linton Nainggolan , Johana Andriani Nainggolan, Maniar Clarita Nelly Moria Hutapea Nia Damai Putri Nopita Ramadani Br Ginting Novry Ria Wani Damanik Nur Halizah, Nur Nurainun Nurfadhilah Pasaribu Nurgiansah, T Heru Nurul Fadilah Lubis Oksari Anastasya Sihaloho Oksari Anatasya Sihaloho Oksari Sihaloho Padang, Poliman Paiman Nadeak Pane, Idrus Hamonangan Panggabean, Naulita Panjaitan, Pebri Asina Pebryna R. Siburian Perangin-angin, Reh Bungana Beru Pratama, Febri Fajar Prayetno Prayetno Prayetno Prayetno Prayetno Prayetno Prayoga, Alex Pulungan, Nabila Amanda Purba, Anjeli Harpina PUTRI HANDAYANI Putri Intan Putri Widia Ningsih Rahma Dhani Fitria Sinaga Rahmat Fitra Rahmi Siregar Raja Songkup Pratama Ramadhan, Taufiq Ramadhani, Agung Pratama Ramadhania, Jihan Aisyah Ramsul Nababan Rani Hartati Enjelika Simanjuntak Rani Sabeta Nainggolan Rd. Sugara Mochamad Haddad Reh Bungana Beru PA Reh Bungana Beru Perangin-angin Reh Bungana Beru Perangin-angin Reh Bungana Beru Perangin-angin Rehliasta Sembiring, Gelora Reni Berlian Rian Todo Simanjuntak Rifki Aditya, Rifki RR. Ella Evrita Hestiandari Ruth Lidya Ruth Yessika Siahaan Sabri, Tengku Muhammad Safitri, Eni Safitri, Putri Najwa Sahira Mutiara Tanjung Salwa Andini Samadam Boangmanalu Saragih, Apni Nurita Saragih, Oktavia Anjelina Sari, Delila Maya Seevaira Chyta Simanullang Sembiring, Eshaulin Sera Harmiati Br Ginting Sheilla Ananda Sianipar, Rosaria Ansatasya Sidebang, Daniel David Sihite, Dwi Valentina Sihite, Visensia Sihotang, Irene Checilia Sijabat, Yosua Gabe Maruli Simanjuntak, Ririn Ayu Simanungkalit, Donita Simarmata, Yemima Putri Bona Simatupang, Ray Dinho Simbolon, Boy Dippu Tua Siregar, Bio Hasian Siregar, Cristian Agave Siringoringo, Agnes Chintya Sitanggang, Ade Tamaria Siti Aminah Tanjung Siti Anisah Nasution Siti Khadijah Siti Zahra Siagian Situmorang, Lennai Slamet Hariyadi Sri Hadiningrum Sri Rizky Sri Yunita Sri Yunita Sukmawati, Sukmawati Sukron Mazid Surbakti, Fina Afrillia Suriaman Suriaman Surya Dharma Surya Dharma Syahrial Arif Hutagalung Syarifa Aini T Heru Nurgiansah T Heru Nurgiansah T Heru Nurgiansyah Talita Sembiring Taufik, Taslima Amelia Taufika, Ryan Taufiq Ramadhan Tawarika M. Pandiangan Teddy Pascha Depariy Thesia, Devi Thesia, Devi Putri Tobing, Sthepany Lumban Torang Sitohang, Agung Tri Girl Laurensia Simbolon Ulfa Fatimah Usman Alhudawi Vinolya Lidevia Br Manik Wahyudi , Arief Wati, Hera Wildani Putri Sagala Wildansyah lubis, Wildansyah Winda Afdila Sari Wulan Ayu Trisna Yasmin, Putri Yawan, Hendri Yeni Yolanda Simbolon Yuli Indriani Lubis Yusna Melianti Zahra, Fatimah Az Zahwa Maulidina Assyifa