p-Index From 2021 - 2026
10.468
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal HAM NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Etika Demokrasi Jurnal Basicedu Journal of Moral and Civic Education Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Civics Education And Social Science Journal (CESSJ) Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan PKn Jurnal Setia Pancasila Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences Jurnal Kewarganegaraan Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Jurnal Ilmu Pendidikan (SOKO GURU) Jurnal Dunia Pendidikan Jurnal Basicedu Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Mamangan Social Science Journal Innovative: Journal Of Social Science Research JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Sublim: Jurnal Pendidikan Mitra Abdimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Public Service And Governance Journal Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Akademika Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Outline Journal of Community Development Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Nasionalisme Warga Muda Era Globalisasi: Pendidikan Kewarganegaraan di Perbatasan Nurgiansah, T Heru; Rachman, Fazli
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 19 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v19i1.33214

Abstract

AbstractCitizenship Education as a curricular program was developed to form smart and good citizens. An indication of a good citizen is steadfastness and belief in a nation which can be seen from the attitude of nationalism and patriotism. This research aims to find out the attitude of nationalism of Indonesian citizens, especially the younger generation in the era of globalization. The research was conducted on the Temajuk Moon Camar, West Kalimantan border. The research method uses a qualitative case study design. Data collection techniques through observation, interviews, documentation, and literature. The research data sources consist of primary and secondary sources. The research data obtained were then analyzed using an interactive model. The results of the study show that young Indonesian citizens living on the border of the Temajuk Moon Camar, West Kalimantan, have a good attitude toward nationalism. This is evident from the behaviour of the people there, one of which is not willing to leave Indonesian citizenship status even though access to Malaysia is easier. Although the community feels various limitations and development gaps, the firmness and belief of the nation from a high attitude of nationalism.----------------AbstrakPendidikan Kewarganegaraan sebagai program kurikuler dikembangkan untuk membentuk warga negara yang cerdas (smart) dan baik (good). Indikasi warga negara yang baik adalah keteguhan dan keyakinan atas sebuah bangsa dan terlihat dari sikap nasionalisme dan patriotisme. Penelitian ditujukan untuk mengetahui sikap nasionalisme warga negara Indonesia, khususnya generasi muda di era globalisasi. Penelitian dilaksanakan di perbatasan Camar Bulan Temajuk, Kalimantan Barat. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan literatur. Sumber data penelitian terdiri dari, sumber primer dan sekunder. Data penelitian yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa warga negara muda Indonesia yang berada di perbatasan Camar Bulan Temajuk Kalimantan Barat memiliki sikap nasionalisme yang baik. Hal ini terbukti dari perilaku masyarakat disana, salah satunya tidak berkenan meninggalkan status kewarganegaraan Indonesia meskipun akses ke negara Malaysia lebih mudah. Walau masyarakat merasakan berbagai keterbatasan dan kesenjangan pembangunan, tetapi keteguhan dan keyakinan berbangsa dari sikap nasionalisme yang tinggi. 
Pedagogical Competence of Civic Education Teacher in 21st Century: A Systematic Literature Review Kabatiah, Maryatun; Batubara, Abdinur; Ramadhan, Taufiq; Rachman, Fazli
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 21 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.53446

Abstract

AbstractThe objective of this study is to ascertain the standards for pedagogical proficiency among civic education teacher in the 21st century, as well as to identify approaches for enhancing their competency. The research method chosen is the Systematic Literature Review (SLR), which uses data from international and national journal articles. The findings indicate that (1) the essential competencies that Civic Education Teachers in the 21st century must possess include life and career skills, encompassing self-regulation, social interaction, and a culture of leadership, productivity, and responsibility; (2) The acquisition of learning and innovation skills, encompassing critical thinking, problem-solving abilities, effective communication, and collaborative engagement in creative endeavors and information sharing; (3) The acquisition of skills in information media and technology, encompassing both information technology and media abilities, is of paramount importance. Teachers must have a comprehensive understanding of information literacy, media literacy, and ICT literacy. Digital pedagogy is a strategy to improve the competence of 21st-century PPKn teachers. Digital pedagogy presents not only digital learning but also digital ethics in utilizing digital resources or learning media.---------------------------------------Abstrak Penelitian menelaah standar kemahiran pedagogi di kalangan guru PPKn pada abad ke-21, serta mengidentifikasi pendekatan untuk meningkatkan kompetensi mereka. Metode penelitian yang dipilih adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber data terdiri dari gabungan artikel jurnal internasional dan nasional. Temuan menunjukkan bahwa: (1) kompetensi esensial yang harus dimiliki guru di abad 21 meliputi keterampilan hidup dan karir, meliputi pengaturan diri, interaksi sosial, dan budaya kepemimpinan, produktivitas, dan tanggung jawab, (2) perolehan keterampilan belajar dan inovasi, yang mencakup pemikiran kritis, kemampuan memecahkan masalah, komunikasi efektif, dan keterlibatan kolaboratif dalam upaya kreatif dan berbagi informasi, (3) perolehan keterampilan dalam media dan teknologi informasi, yang mencakup kemampuan teknologi informasi dan media, adalah hal yang sangat penting. Urgen bagi guru untuk memiliki pemahaman komprehensif tentang literasi informasi, literasi media, dan literasi TIK. Pedagogi digital hadir sebagai strategi upaya peningkatan kompetensi guru PPKn abad 21. Pedagogi digital tidak hanya menghadirkan pembelajaran digital, tetapi juga etika digital dalam menamfaatkan sumber daya atau sebagai media pembelajaran digital.
Peran Pelaksana Sekolah Penggerak dalam Transformasi Pendidikan Berkualitas yang Berkelanjutan Rachman, Fazli; Yunita, Sri; Junaidi, Junaidi; Giri, Taufiq Wijaya; Ramadhani, Agung Pratama; Simarmata, Yemima Putri Bona; Purba, Anjeli Harpina; Amelia, Icha
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 21 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i1.56817

Abstract

AbstractThis research is interesting because it aims to photograph the efforts of educational units implementing the mobilization school program to achieve program objectives. The review was carried out on the conceptual research gap, namely the citizenship behavior of program implementers in their educational unit organizations. This qualitative research was carried out with a descriptive design. The research was conducted at SMAS An-Nizam Medan because it had been designated as a driving school, with a technique for determining respondents using purposive sampling. Data was analyzed using an interactive model. Efforts to transform education through driving schools at SMAS AN-Nizam Medan to create conditions and work environments that support: first, the implementation of the Pancasila student profile. Second, improving and equalizing the quality of driving school administrators. Third, create a collaborative climate between the driving school organizing elements in the school. The driving school organizing element is reflected in the school's elements to show concern and commitment in working highly dedicated to the transformation of education in schools. This reflection is a picture of the citizen good of an educational unit and the organizational citizenship behavior at SMAS AN-Nizam Medan.------------------AbstrakPenelitian ini menarik karena bertujuan untuk memotret upaya satuan pendidikan pelaksana program sekolah penggerak untuk mencapai tujuan program. Tinjauan dilakukan pada konseptual gap penelitian yaitu perilaku kewarganegaraan pelaksana program dalam organisasi satuan pendidikannya. Penelitian kualitatif ini dilakukan desain deskriptif. Penelitian dilakukan di SMAS An-Nizam Medan karena telah ditetapkan sebagai sekolah penggerak, dengan teknik penentuan responden menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model interaktif. Upaya transformasi pendidikan melalui sekolah penggerak di SMAS AN-Nizam Medan untuk menciptakan kondisi dan lingkungan kerja yang mendukung: pertama, implementasi profil pelajar Pancasila. Kedua, peningkatan dan pemerataan kualitas penyelenggara sekolah penggerak. Ketiga, menciptakan iklim kolaboratif antar unsur penyelenggara sekolah penggerak di sekolah. Unsur penyelenggara sekolah menggerak tercermin dari unsur-unsur sekolah untuk menunjukkan kepedulian dan komitmen dalam bekerja yang berdedikasi tinggi untuk transformasi pendidikan di sekolah. Cerminan tersebut merupakan gambaran dari œwarga satuan pendidikan yang baik dan perilaku kewarganegaraan organisasi di SMAS AN-Nizam Medan.
PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENANGGULANGI DISINFORMASI DAN HOAKS DI ERA MEDIA SOSIAL PADA KAMPANYE PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 PERSPEKTIF SISWA/I SMA SWASTA ERIA MEDAN Naibaho, Linton; Nainggolan , Johana Andriani; Nelly Moria Hutapea; Tobing, Sthepany Lumban; Bangun, Desy Yolanda Br; Rachman, Fazli
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36224

Abstract

Di tengah pesatnya arus informasi digital, pemilih, terutama generasi muda, rentan terhadap penyebaran berita palsu yang dapat mempengaruhi proses demokrasi. Pendidikan warga negara memiliki potensi strategi dalam membekali siswa dengan kemampuan literasi media, berpikir kritis, dan pemahaman tentang etika digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan kewarganegaraan dalam menanggulangi disinformasi dan hoaks di era media sosial pada kampanye pemilihan umum tahun 2024, dengan perspektif siswa/i SMA SW Eria. Disinformasi dan hoaks menjadi tantangan serius dalam proses demokrasi, terutama selama periode kampanye pemilihan umum, di mana informasi palsu dapat mempengaruhi persepsi dan pilihan pemilih muda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner yang diisi oleh siswa/i SMA SW Eria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan memiliki peran penting dalam membekali siswa dengan kemampuan literasi digital, berpikir kritis, dan etika bermedia. Pendidikan kewarganegaraan yang efektif mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya disinformasi dan hoaks, serta mendorong mereka untuk menjadi pemilih yang lebih cerdas dan bertanggung jawab. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kurikulum pendidikan kewarganegaraan dengan fokus pada literasi media dan kritis untuk menangkal disinformasi dan hoaks di kalangan generasi muda.
TANTANGAN DAN PELUANG TRANSFORMASI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI ERA DIGITAL Torang Sitohang, Agung; Grace Devali Sianturi, Berliana; Simanungkalit, Donita; Agustina Nainggolan, Gaby; Rehliasta Sembiring, Gelora; Rachman, Fazli
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.82-87

Abstract

Transformasi pendidikan kewarganegaraan (PKn) di era digital merujuk pada perubahan signifikan dalam cara pendidikan kewarganegaraan disampaikan dan diterima, seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan dan peluang yang dihadapi dalam transformasi PKn, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi konseptual dengan pendekatan Library Research, di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur, termasuk jurnal terakreditasi, buku, dan e-book yang relevan dengan topik. Melalui analisis literatur, penelitian ini menemukan bahwa meskipun terdapat tantangan yang kompleks, seperti fluktuasi informasi dan keterbatasan akses teknologi, era digital juga menawarkan peluang besar untuk meningkatkan interaktivitas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran kewarganegaraan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa dengan pendekatan yang tepat, pendidikan kewarganegaraan dapat memanfaatkan teknologi untuk membentuk siswa menjadi warga negara yang aktif, kritis, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan karakter dan keterampilan sosial siswa di era digital.
Pelatihan Tata Kelola Desa Gamber Berbasis HAM Pada Masa Pandemi Covid-19 untuk Mewujudkan Desa Peduli HAM: Pelatihan Tata Kelola Desa Gamber Berbasis HAM Pada Masa Pandemi Covid-19 untuk Mewujudkan Desa Peduli HAM Rachman, Fazli; Beru Perangin-angin, Reh Bungana; Prayetno, Prayetno; El Muhtaj, Majda
Outline Journal of Community Development Vol. 1 No. 2: November 2023
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/9q06an71

Abstract

Warga Desa Gamber mengalami dampak multidimensional akibat Pandemi Covid-19. Semakin beratnya dampak yang dirasakan oleh warga, karena warga Desa Gamber telah direlokasi akibat erupsi gunung Sinabung. UU Desa membandatkan subsidiaritas mengatur dan mengurus kepentingan warga setempat. Tata kelola pemerintahan Desa berbasis HAM penting untuk memastikan perlindungan dan pemenuhan HAM yang inheren dengan kemartabatan manusia untuk bangkit dari krisis. PKM dilaksanakan dengan paradigma people centered development. Pelatihan mengintegrasikan konsep pendidikan untuk orang dewasa (andragogi). Karenanya pelatihan didesain partisipatif. Pelatihan efektif meningkatkan kualitas pemahaman peserta secara teoritis dan praktis tata kelola pemerintahan desa gamber berbasis HAM. Peningkatan pemahaman peserta diperoleh dari observasi yang dilakukan pada saat focused group discussion. Peserta mendikusikan sebuah kasus berkaitan dengan topik pelatihan. Fasilitator melakukan observasi peningkatan kualitas pemahaman teoritis dan praktis pasca pelatihan dilaksanakan. Melihat urgensi dan efektivitas pelaksanaan pelatihan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan berbasis HAM, perlu kiranya kegiatan serupa untuk merespon penanganan krisis dan bangkit dari krisis tanpa mengesampingkan kewajiban perlindungan, penghormatan, dan pemenuhan HAM.
Innovative Learning Strategies by Embedding Design Thinking-based Project Learning in Textbooks for Edupreneurial Impact Yunita, Sri; Gandamana, Apiek; Lubis, Wildansyah; Rachman, Fazli; Bali, Sandrotua
Aptisi Transactions On Technopreneurship (ATT) Vol 7 No 2 (2025): July
Publisher : Pandawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/att.v7i2.539

Abstract

The research aims to develop a textbook that integrates design thinking to optimize project-based learning. The article presents the results of integration feasibility and effectiveness tests design thinking to optimize the project-based learning process. The research aims to provide a textbook that supports project-based learning design thinking to fulfill the content, process, and means of learning. R&D was carried out by adopting the Thiagarajan Four-D model for the MKWK for Citizenship Education at Universitas Negeri Medan. Data was collected by observation, document study, literature study, questionnaires, and tests. Development results in textbook-based design thinking to optimize project-based learning is declared feasible. This conclusion was confirmed after validating linguistic, media, and material aspects, and was declared valid because the V index value (V ≥ 0.61). Textbook-based design thinking is considered practical by lecturers and students, the V index value is greater (V ≥ 0.61). Implementation of textbook-based design thinking, which has been developed, affects student learning outcomes based on the paired t-test producing a significance value of p = 0.000 (sig. 0.000 < 0.05). This significance value confirms the significant positive (meaningful) influence textbooks on student learning outcomes after intervention or treatment and does not happen by chance.
DEVELOPING A GLOBAL DIVERSITY PROFILE TO STRENGTHEN CIVIC LITERACY IN STUDENTS THROUGH THE DEVELOPMENT OF SCHOOL CULTURE Nurainun; Fazli Rachman; Liber Siagian; Surya Dharma; Oksari Anatasya Sihaloho
JURNAL SETIA PANCASILA Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Setia Pancasila, September 2025
Publisher : PRODI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aimness how the development of students’ global diversity profiles can be fostered through school culture as a means of strengthening civic literacy. The global diversity profile is one of the essential characteristics that students must possess. It is particularly important for citizens living in communities characterized by religious, ethnic, racial, and cultural diversity. This study was conducted at Gajah Mada Private Senior High School, a multicultural school in Medan that embraces diversity in religion, ethnicity, and culture. The research employed a qualitative method with a descriptive approach.The research subjects include the principal, vice principal, Pancasila Education teacher, Japanese and English language teachers, administrative staff, and students. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis used in this study is the spiral data analysis model, which outlines six stages in analyzing qualitative data. These stages include: (1) Data Collection, (2) Data Managing, (3) Reading and Memoing, (4) Describing, Classifying, and Interpreting, (5) Representing and Visualizing. The findings of this study indicate that the development of a globally diverse profile to enhance students’ civic literacy at Gajah Mada Private Senior High School is designed through habitual practices and the creation of an inclusive environment. The implementation of this development is integrated into both intracurricular and cocurricular activities. Moreover, the cultivation of a globally diverse profile is not only focused on shaping students' understanding of national diversity but also extends to an international context
Profile of Ecological Citizenship of the Deli Riverbank Community in Managing the Deli River Fahreza Rizki; Reni Berlian; Egrin Manurung; Ruth Lidya; Armando Fidelis Wuwu; Fazli Rachman
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Every citizen has rights and responsibilities in the preservation of nature and the environment. This research discusses the ecological citizenship profile of river communities, including awareness of ecological citizenship rights and obligations, participation, and awareness of collective responsibility in preserving the ecosystem while managing the Deli River. The research method employed is qualitative, focusing on a deep understanding of the context, meaning, and characteristics of the phenomenon. The findings indicate that the reality of Deli River environmental management reflects a lack of awareness regarding rights and obligations as citizens in the context of ecological citizenship. A major indicator is the high level of water pollution in the Deli River, stemming from poorly managed industrial and domestic activities, leading to water quality issues, including pollution from industrial waste, household waste, and agricultural pesticide use. The significance of community involvement in Deli River management entails active participation in maintaining river cleanliness, waste management, and environmental conservation efforts to ensure the preservation of the river ecosystem.
Penggunaan Media Pembelajaran Stacko Uno pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila terhadap Minat Belajar Siswa: The Use of Stacko Uno Learning Media in Pancasila Education Subjects on Students' Learning Interests Putri Intan; Fazli Rachman
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 02 (2025): Research Articles, August 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i02.6474

Abstract

Student learning interest in Pancasila Education subjects tends to be low due to learning methods that are still conventional and less interesting. To overcome this, innovative learning media are needed that can increase student participation and interest in the material. Stacko Uno is a game-based learning media designed to create a fun, interactive, and collaborative learning atmosphere. The purpose of this study was to determine the effect of using Stacko Uno media on the learning interest of eighth-grade students of SMPN 1 Nainggolan in the 2024/2025 academic year. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental method and a Nonequivalent Control Group Design. The research subjects consisted of two classes, namely the experimental class that used Stacko Uno media and the control class that used conventional learning methods. The research instrument was a student learning interest questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using the nonparametric Mann-Whitney U statistical test. The results showed that the Asymp. Sig. (2-tailed) value was <0.001. This value is smaller than the specified significance level (? = 0.05), so it can be concluded that there is a significant difference between students' learning interest in the experimental class using Stacko Uno media and the control class using conventional methods. The determination value shows that the use of Stacko Uno media influences 74.8% of the variation in learning interest. Thus, it can be concluded that the Stacko Uno learning media is effective in increasing students' learning interest in the Pancasila Education subject.
Co-Authors Abdinur Batubara Abdinur Batubara Adeline Pastika Muham Adinda Salwa Azahra Sani Aditia Elovani Br Keliat Agata Nadya Kajan Harianja Agnes Sitanggang Agung Torang Sitohang Agustina Nainggolan, Gaby Alissa Putri Simbolon Alya Alya Alya Rachma Amelia, Icha Ameliya Harahap Amisbah Ramly Anisa Asari Dewi Anisa May Sarah Manalu Anisah Mufidah Pulungan Apiek Gandamana Aprilia, Vina Aridho, Ahmad Arief Wahyudi, Arief Wahyudi Armando Fidelis Wuwu Asari, Nur Arba Astifiona Anastasya Audrey Sabrina Azam, Quadi Azzura, Diva Bali, Sandrotua Balqis, Tifany Laura Bangun, Desy Yolanda Br Batubara, Abdinur Beru Perangin-angin, Reh Bungana Boangmanalu, Vivin Silvia Bryan Yamolala Ndruru Butar-Butar, Gracia Patunia Butar-butar, Ikhsanul Fadly Dalimunthe, Elvi Susana Damanik, Denada Dasim Budimansyah Delfiyan Widiyanto Delila Maya Sari Siregar Dewantara, Jagad Aditya Diandra Joy Hutapea Dina Handayani Dina Pratiwi Tambunt Dyana Lestari Harefa Egrin Manurung Eka Mei Riska Sitepu Eka Putriani Sihombing Elsa Prida Br Tarigan Elvi Maulida Harahap Erbina Br Sembiring Ernawati Simatupang Ertika S. Pasaribu Fadillah Melani Putri Fahreza Rizki Fajar Nugraha Fatimah, Ulfa Febri Fajar Pratama Febri Fajar Pratama Fina Febrian Fitra, Ilham Florensia Silaban Gadis Prasiska Gajahmanik, Shelly Elprida Geprita Gulo Gida Kadarisma Giri, Taufiq Wijaya Girsang, Okbertus Bilanta Grace Devali Sianturi, Berliana Gultom, Latifah Hannum Halking Hannes Magdalena Hutagalung Hannyfa Amira Salwa Hapni Laila Siregar Hasibuan, Laras Fitri Aini Hatma Heris Mahendra Hendri Hendri Herlide Purba Hidayat, Agus Rahmad Hutapea, Dorlince Ida Nurjana Tamba Imroatul Hasanah Ira Yenita Malau Iyan Nurdiyan Haris Jamaludin . Juliandi, Juliandi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Kania Nova Ramadhani Ketrin Pepayosa Pelawi Kristin Hotmauli Siregar Lala Anggina Salsabila Liber Siagian Liber Siagian Liber Siagian, Liber Siagian Lidia Rumapea Limra, Limra G.M Nababan Lumbangaol, Lammarito lumbangaol, Riski sakti M. Fahmi Siregar M. Fahmi Siregar M. Fahmi Siregar Maida Puspa Ristika Ambarita Majda El Muhtaj Majda El Muhtaj Majda El Muhtaj Majda El Muhtaj Majda El Muhtaj, Majda Malau, Gerry Frizi Jonatan Manik, Asianna Manik, Maria Margaretha Mantasia Hasibuan Manullang, Jojor Mindo Manurung, Ruth Geraldine Maraendar, Akbar Margaretha, Stefy Mario Fany Manurung Maryatun Kabatiah Maryatun Kabatian Melany Putri Meliana Girsang Moria Debora Putri Petra Siahaan Muethia Arifah Muhammad Fahmi Siregar Muhammad Luthfi Mytha Alvia Rosha Manurung Nababan, Cindy Naibaho, Linton Nainggolan , Johana Andriani Nainggolan, Maniar Clarita Nasution, Risa Elvina Nelly Moria Hutapea Nia Damai Putri Nopita Ramadani Br Ginting Novry Ria Wani Damanik Nur Halizah, Nur Nurainun Nurfadhilah Pasaribu Nurgiansah, T Heru Nurul Fadilah Lubis Oksari Anastasya Sihaloho Oksari Anatasya Sihaloho Oksari Sihaloho Padang, Poliman Paiman Nadeak Pane, Idrus Hamonangan Panggabean, Naulita Panjaitan, Pebri Asina Pebryna R. Siburian Perangin-angin, Reh Bungana Beru Pratama, Febri Fajar Prayetno Prayetno Prayetno Prayetno Prayetno Prayetno Prayoga, Alex Pulungan, Nabila Amanda Purba, Anjeli Harpina PUTRI HANDAYANI Putri Intan Putri Widia Ningsih Rahma Dhani Fitria Sinaga Rahmat Fitra Rahmi Siregar Raja Songkup Pratama Ramadhan, Taufiq Ramadhani, Agung Pratama Ramadhania, Jihan Aisyah Ramly, Amisbah Ramsul Nababan Rani Hartati Enjelika Simanjuntak Rani Sabeta Nainggolan Rd. Sugara Mochamad Haddad Reh Bungana Beru PA Reh Bungana Beru Perangin-angin Reh Bungana Beru Perangin-angin Reh Bungana Beru Perangin-angin Rehliasta Sembiring, Gelora Reni Berlian Rian Todo Simanjuntak Rifki Aditya, Rifki RR. Ella Evrita Hestiandari Rusnita, Ayu Novidaniati Ruth Lidya Ruth Yessika Siahaan Sabri, Tengku Muhammad Safitri, Eni Safitri, Putri Najwa Sahira Mutiara Tanjung Salwa Andini Samadam Boangmanalu Sampitmo Habeahan Saragih, Apni Nurita Saragih, Oktavia Anjelina Sari, Delila Maya Seevaira Chyta Simanullang Sembiring, Eshaulin Sera Harmiati Br Ginting Sheilla Ananda Sianipar, Rosaria Ansatasya Sidebang, Daniel David Sihite, Dwi Valentina Sihite, Visensia Sihombing, Frans Togu Sihotang, Irene Checilia Sijabat, Yosua Gabe Maruli Simanjuntak, Ririn Ayu Simanungkalit, Donita Simarmata, Yemima Putri Bona Simatupang, Ray Dinho Simbolon, Boy Dippu Tua Siregar, Bio Hasian Siregar, Cristian Agave Siringoringo, Agnes Chintya Sitanggang, Ade Tamaria Siti Aminah Tanjung Siti Anisah Nasution Siti Khadijah Siti Zahra Siagian Situmorang, Lennai Slamet Hariyadi Sri Hadiningrum Sri Rizky Sri Yunita Sri Yunita Sukmawati Sukmawati Sukmawati, Sukmawati Sukron Mazid Sulistyarini, Sulistyarini Surbakti, Fina Afrillia Suriaman Suriaman Surya Dharma Surya Dharma Syarifa Aini T Heru Nurgiansah T Heru Nurgiansah T Heru Nurgiansyah Talita Sembiring Taufik, Taslima Amelia Taufika, Ryan Taufiq Ramadhan Tawarika M. Pandiangan Teddy Pascha Depariy Thesia, Devi Thesia, Devi Putri Tobing, Sthepany Lumban Torang Sitohang, Agung Tri Girl Laurensia Simbolon Tri Santa Lasmarito Mahulae Ulfa Fatimah Usman Alhudawi Vinolya Lidevia Br Manik Wahyudi , Arief Wati, Hera Wibowo Heru Prasetiyo Wildani Putri Sagala Wildansyah lubis, Wildansyah Winda Afdila Sari Wulan Ayu Trisna Yakobus Ndona Yasmin, Putri Yawan, Hendri Yeni Yolanda Simbolon Yuli Indriani Lubis Yunita Tri Carnova Manurung Yusna Melianti Zahra, Fatimah Az Zahwa Maulidina Assyifa