Claim Missing Document
Check
Articles

Memaknai Kembali Pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 melalui Nasionalisme Indonesia pada Mahasiswa Bitan, Intan Arsyah Utami; Sasa, Sasa Fiolanisa; Nisa, Nisa Destiana; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.393

Abstract

Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan dan fungsi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. hasil membuktikan bahwa dalam pembukaan UUD 1945 masih terdapat permasalahan yang mendatang, namun setiap masalah yang ada terdapat solusi untuk memperbaikinya. Kedudukan dan Fungsi Pembukaan UUD 1945 : (1) Pembukaan UUD 1945 Dilihat Dari Segi Formal dan Substantif (2). Tipologi Pembukaan UUD 1945 Dari Sisi Kedudukan Hukum (3) Fungsi Sosial Pembukaan UUD 1945.
Integrasi Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mengembangkan Karakter Siswa Sekolah Dasar Zen; safitri, dela; Santoso, Gunawan; zen, muhammad; marsiyah
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i3.404

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pembentukan kepribadian dan moralitas siswa. Integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar dapat menjadi langkah efektif untuk mengembangkan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis pentingnya integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan serta dampaknya terhadap perkembangan karakter siswa di sekolah dasar.
Kewarganegaraan Global Antarbudaya: Kajian Perspektif Remaja Kontemporer Terhadap Kewarganegaraan di Era Globalisasi Wijaya, Kunto; Santoso, Gunawan; Wijayanti, Aura; Elva Susanti; Wijayanti, Mutiara
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i2.405

Abstract

Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan remaja kontemporer terhadap konsep kewarganegaraan dalam era globalisasi yang semakin berkembang. Dalam konteks antarbudaya, penelitian ini juga akan mengkaji bagaimana unsur kemanusiaan mempengaruhi pandangan remaja mengenai kewarganegaraan global. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan subjek penelitian yang terdiri dari remaja di berbagai wilayah yang berbeda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan remaja tentang kewarganegaraan global dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti identitas budaya, nilai-nilai kemanusiaan, dan pengalaman hidup mereka. Dalam konteks ini, penting untuk mengakui dan memahami keterkaitan antara kewarganegaraan global dan kebangsaan. Kewarganegaraan global mencakup gagasan bahwa individu memiliki tanggung jawab terhadap dunia secara keseluruhan, bukan hanya terhadap negara atau komunitas tempat mereka lahir. Konsep ini adalah ketahanan solidaritas global, perlindungan hak asasi manusia, dan keadilan sosial di seluruh dunia. Selain itu, jurnal ini juga membahas strategi dan pendekatan yang dapat digunakan untuk mempromosikan pemahaman antarbudaya yang lebih baik, termasuk dialog terbuka, pendidikan lintas budaya, program pelajar pelajar, dan inisiatif kemanusiaan global. Dalam menjelajahi perempatan ini, penting untuk menghindari sikap superioritas budaya dan membangun kerjasama yang inklusif dan saling menghormati. Konsep ini adalah ketahanan solidaritas global, perlindungan hak asasi manusia, dan keadilan sosial di seluruh dunia. Selain itu, jurnal ini juga membahas strategi dan pendekatan yang dapat digunakan untuk mempromosikan pemahaman antarbudaya yang lebih baik, termasuk dialog terbuka, pendidikan lintas budaya, program pelajar pelajar, dan inisiatif kemanusiaan global. Dalam menjelajahi perempatan ini, penting untuk menghindari sikap superioritas budaya dan membangun kerjasama yang inklusif dan saling menghormati. Konsep ini adalah ketahanan solidaritas global, perlindungan hak asasi manusia, dan keadilan sosial di seluruh dunia. Selain itu, jurnal ini juga membahas strategi dan pendekatan yang dapat digunakan untuk mempromosikan pemahaman antarbudaya yang lebih baik, termasuk dialog terbuka, pendidikan lintas budaya, program pelajar pelajar, dan inisiatif kemanusiaan global. Dalam menjelajahi perempatan ini, penting untuk menghindari sikap superioritas budaya dan membangun kerjasama yang inklusif dan saling menghormati. program pertukaran pelajar, dan inisiatif kemanusiaan global. Dalam menjelajahi perempatan ini, penting untuk menghindari sikap superioritas budaya dan membangun kerjasama yang inklusif dan saling menghormati. program pertukaran pelajar, dan inisiatif kemanusiaan global. Dalam menjelajahi perempatan ini, penting untuk menghindari sikap superioritas budaya dan membangun kerjasama yang inklusif dan saling menghormati.
Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi melalui Kajian Filosofis Pembukaan UUD 1945 Indonesia Abad 21 Ghaitsa Geifira Shofa; Santoso, Gunawan; Ma’ruf; Rifqi Faza Amal Hasan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.413

Abstract

Kemajuan teknologi dan globalisasi juga mempengaruhi perkembangan pendidikan kewarganegaraan. Oleh karena itu, kebijakan pendidikan harus diperbaharui dan disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji secara mendalam dan menguraikan konsep, makna, strategi, dan wawasan tentang pengantar pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi melalui Kajian Filosofis Pembukaan UUD 1945 Indonesia Abad 21 agar dapat mudah di aplikasikan di coba dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian dekskriptif menggunakan hasil observasi, dokumentasi dan studi literatur pada beberapa buku, jurnal dll dengan dianalisis dan dirangkum secara komprehensif dalam satu rangkaian struktur paragraf. Hasil Pendidikan Kewarganegaraan yang disajikan melalui kajian filosofis Pembukaan UUD 1945 Indonesia Abad 21 adalah salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai nilai-nilai kewarganegaraan dalam konteks Indonesia saat ini. Pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi harus dijadikan sarana untuk meningkatkan kualitas mahasiswa dalam memahami maksud dan tujuan Indonesia sebagai negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Oleh karena itu, pembelajaran di perguruan tinggi harus mencakup kajian filosofis pembukaan UUD 1945 Indonesia Abad 21, agar mahasiswa dapat memahami nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia, keberagaman, dan persatuan bangsa sebagai landasan dasar Indonesia saat ini. Selain itu, pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi juga harus mencakup praktik, seperti peningkatan partisipasi dan kontribusi mahasiswa dalam kegiatan sosial, politik, dan masyarakat, serta peningkatan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan.
Pengaruh Pembelajaran Ilmu Teknologi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pendidikan Kewarganegaraan Amelia, Sabilah; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i2.419

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang penting dalam pendidikan untuk membentuk karakter dan meningkatkan pengetahuan siswa tentang negara dan kewarganegaraan. pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta mengembangkan kemampuan siswa dalam berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal tentang Pengaruh Pembelajaran Ilmu Teknologi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk menggambarkan dan menganalisis pengaruh pembelajaran ilmu teknologi terhadap pengetahuan pendidikan kewarganegaraan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara serta memperkuat rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Oleh karena itu, penggunaan teknologi dalam pembelajaran kewarganegaraan perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan agar dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang kewarganegaraan. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dapat membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah dan menarik, serta dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Upaya Membentuk Generasi Penerus Bangsa yang Berkarakter Cicilia, Indah; Marsidi; Martini; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i3.420

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan memegang peranan penting dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk mengembangkan pemahaman dan kesadaran peserta didik akan hak, tugas, tanggung jawab, dan perannya sebagai warga negara yang aktif dan bertanggung jawab. Tujuan rangkuman ini adalah untuk memberikan pemahaman singkat tentang pentingnya pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Berdasarkan penelitian dan observasi, pendidikan kewarganegaraan terbukti efektif dalam membantu siswa mengembangkan sikap, keterampilan, dan nilai positif yang diperlukan untuk menjadi warga negara yang baik. Dalam konteks ini, “karakter” mengacu pada perpaduan antara sikap, nilai, etika dan moral yang membentuk kepribadian seseorang. Melalui pendidikan kewarganegaraan, siswa belajar pentingnya kejujuran, tanggung jawab, kerjasama, toleransi, keadilan dan partisipasi aktif dalam kehidupan sosial dan politik. Anda juga akan mendapatkan kesempatan untuk memahami dan menghargai keragaman budaya, agama, dan pandangan politik yang berlaku di masyarakat. Namun, pendidikan politik bukanlah tugas yang hanya mempengaruhi sekolah atau lembaga pendidikan. Orang tua, masyarakat dan negara juga harus bersinergi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembangunan karakter positif generasi penerus bangsa. Singkatnya, pendidikan kewarganegaraan memiliki peran sentral dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. Dengan memperkuat pemahaman tentang hak dan tanggung jawab warga negara, serta nilai-nilai kewarganegaraan yang positif, pendidikan kewarganegaraan membekali siswa dengan landasan yang kokoh untuk tumbuh secara aktif dan bertanggung jawab, serta berperan dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan.
Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Jiwa Kebangsaan Bagi Generasi Muda Milenial Aisy, Difa Rafidatul; Abdillah; Amalia; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i3.421

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan mempunyai peran penting dalam membangun jiwa kebangsaan bagi generasi muda. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk jiwa kebangsaan pada generasi muda. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber yang relevan tentang pendidikan kewarganegaraan dan pembentukan jiwa kebangsaan. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa alasan mengapa pendidikan kewarganegaraan penting dalam membangun jiwa kebangsaan bagi generasi muda. Pertama, pendidikan kewarganegaraan memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan, sejarah, dan identitas nasional yang menjadi landasan dalam membentuk jiwa kebangsaan yang kuat. Kedua, pendidikan kewarganegaraan melibatkan siswa dalam kegiatan partisipatif yang membangun rasa tanggung jawab, keterampilan sosial, dan kepemimpinan, yang penting dalam membentuk jiwa kebangsaan yang aktif dan berkontribusi positif dalam masyarakat. Ketiga, pendidikan kewarganegaraan juga membantu mengembangkan sikap toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, dan pemahaman tentang hak asasi manusia, yang penting dalam membangun jiwa kebangsaan yang inklusif dan adil. Generasi muda Milenial memiliki peran kunci dalam pembangunan bangsa dan masa depan negara. Dengan mendapatkan pendidikan kewarganegaraan yang baik, generasi muda dapat memiliki pemahaman yang mendalam tentang pentingnya partisipasi aktif, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat dan negara. Hal ini akan membantu mereka menjadi warga negara yang bertanggung jawab, memiliki kesadaran akan hak-hak dan kewajiban mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pemahaman tentang pentingnya pendidikan kewarganegaraan dalam membangun jiwa kebangsaan bagi generasi muda. Kajian dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan kurikulum, pelatihan yang baik untuk guru, serta pendekatan pembelajaran yang inovatif dalam pendidikan kewarganegaraan guna mencapai tujuan tersebut.
Meningkatkan Literasi di Sekolah Dasar Melalui Program Budidaya Literasi Santoso, Gunawan; Tiara Nur Sabila; dina ichsanurrahmah
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.423

Abstract

Literasi merupakan keterampilan membaca, menulis, dan berbicara yang penting untuk perkembangan intelektual dan sosial anak-anak. Meningkatkan literasi di tingkat sekolah dasar merupakan langkah awal yang krusial dalam membangun fondasi yang kuat bagi kemampuan akademik mereka di masa depan. Literasi memiliki peran yang krusial dalam pengembangan intelektual dan kognitif siswa, serta memberikan dasar yang kuat untuk keberhasilan akademik mereka di masa depan. meurut survei yang dilakukan PISA ditemukan bahwa kebiasaan literasi belum membudaya dikalangan siswa Sekolah Dasar.
Analisis Hukum Atas Implementasi UUD Negara Republik Indonesia dalam Penanganan Kasus Korupsi di Indonesia Keysa Najmi Salma Herdani; Atmadja, Zahra Syafitri; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i3.426

Abstract

Analisis hukum atas implementasi Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia dalam penanganan kasus korupsi di Indonesia. Kasus korupsi telah menjadi masalah utama di Indonesia selama beberapa tahun terakhir, dan pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah ini. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas UUD dalam penanganan kasus korupsi dan bagaimana implementasi UUD secara tepat dapat membantu dalam memerangi korupsi di Indonesia. Dalam analisis ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, mengumpulkan data dari literatur dan sumber-sumber terverifikasi lainnya. Berdasarkan analisis, implementasi UUD dapat membantu dalam penanganan kasus korupsi dengan memperkuat peran lembaga penegak hukum dan memberikan pengawasan yang lebih ketat terhadap tindakan korupsi. Namun, masih banyak hal yang harus ditingkatkan dan dilakukan untuk meningkatkan efektivitas UUD dalam memerangi korupsi di Indonesia.
Peran Bendera Merah Putih dan Bahasa Indonesia Sebagai Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia Aulia Rizqy, Haevina; Hidayah Assaadih, Hilwa; Amalia Bintang, Rizka; Rizka Aulia; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i3.429

Abstract

Bendera Merah Putih merupakan salah satu identitas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Belum banyak yang mengetahui bahwa bendera tersebut menyimpan beragam makna dan sejarah panjang yang saling terkait dengan Nusantara pada Masa Kerajaan Majapahit. Penelitian ini bertujuan untuk memaknai kembali pentingnya sebuah persatuan melalui sejarah Bendera Merah Putih, terutama pada generasi muda yang secara langsung berhadapan dengan arus globalisasi dan pertukaran budaya. Metode yang digunakan adalah metode historiografi sejarah dengan membandingkan beberapa literasi yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, dan lainnya. hasil dari penelitian ini adalah generasi muda dapat lebih memaknai pentingnya sebuah persatuan yang telah terbangun dengan mempelajari sejarah panjang dari Bendera Merah Putih. Sejarah dari Bendera Merah Putih telah ada sejak zaman dahulu serta Bendera Merah Putih sangat berperan dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Hingga akhirnya Bendera Merah Putih dikukuhkan sebagai Bendera Kebangsaan sekaligus Identitas Nasional yang mengintegrasikan semua perbedaan yang ada.
Co-Authors - Sapriya 29Neneng Aan Supiati Abdah, Milda Nur Risma Abdillah Abdul Aziz Hatapayo Abdul Karim, Aim Abidzar, Muhammad Acep Acep, Vera Dwi Apriliani ADELIA, PUTRI Adhisty Septia Hidayat Adilah Syafiyah Ramadhani Adinda adinda putri darmanto Afriza Aprilian, Muhamad Agung Purwanto AGUS PURWANTO Agus Suradika Agustina Ahmad Fadly Ahmad Razan Ahmad Susanto ahmad suyudi Ahmad Syariuddin ahmad yani Aim Abdul Karim, Aim Abdul Aim Abdulkarim Aini, Zahratul Aisiyah, Aay Aisy, Difa Rafidatul aisyah tania amanda Ajmah Najibah Al Jabri, Nifin Abdullah Aldiansyah, Agitha Rizky alfi , alfi fadliya putri mahya Alia, Alia Zulfa Ramadanti Alika Atha Amani Aljundi, Faisal Almaira Putri Alustri Darmawati Alviana, Nur Kholifah Alya, Alya Nurul Aeny Alzein Alfatih Amalia Amalia Bintang, Rizka Amelia, Sabilah Amril Andi Afif Alwajih Andi Sukri Adam Andraini, Mayhati Ayu Anggraini, Devi Marlita anindia, eka bella Annisa Qotrunnada Sofyana Hamzah Annisa Tsamratul Fuadah Apriatna, Naura Ghazia Apriliyah, Mega Apriliyani, Dinda Ardelia, Metha Abidah Ari Metalin Eka Puspita Ari Metalin Ika Puspita Arifin Arifin Asbari, Masduki Asbari, Raihan Arsyad Firdausy Asep Hendrayana, Asep Astari Zahra Atfal, Marwiyatul Atmadja, Zahra Syafitri Aulia Rizqy, Haevina Aulia Safira Septiana Aulia Sartika Aulia, Adellia Rosita Aulia, Prizka Ade Ayu Dwi Zam Zam Khumairo ayu dwi zam zam khumairo, ayu dwi Ayu Permana, Destira Az Zahra Salsabila azhar, Ahmad Azhar Azmi Ramadhania Azmi, Ahmad Fikrie Azra Alya Sakinah Azrasabiy, Haikal Azzahra, Filosophia Azzahra, Filosophia Azzahra Baihaqi, Mochamad Fikri Bitan, Intan Arsyah Utami Bunyamin Maftuh Chahyadi, Matlahu Chairudin, Muhamad Chantika Mukti Ardi Choirunnisa, Rifda Cholichul Hadi Cicilia, Indah Cucu Suryati, Mina Nur'azizah Damayanti , Annisa Dari, Tri Ulan Darmini Darmini dava, Muhammad Dava Dela Safitri Dewi, Dewi Puji Lestari Dhilla Adhika Prawesti dina ichsanurrahmah Dina, Dina Dwi Fatmawati Dinda, Adinda Rizkyta Duwith, Desiana Dwi Apriliani, Nur Avifah Dwi Apriliani, Vera Dwi Fitriani Dwi Kurniarahman, Yoyok Dwi Susanti Dwi, Melanie Dyah Ayu Putri Zahra Dyah Wulandari Dzikrullah, Sakha Eka, Ismalia El abid, Mohammed Elfirza, Elfirza Elva Susanti Eneng Martini Etik Murtini Fadhilah, Allya Azizatul Fadil, Satiya Fadil Mahesa Fadli, Septi Aulia Fadlian Rafa Prawira fadya, Kinanti Fahik, Marselina Consita Bete Fahrezi, Muhammad Saddam Fairuza, Naila Fairuza Fakhmi, Baqiyatul Falikah Hayatun Nufus Farah Addina Syafa Farrasya Zubaer Fatharani Zahrah Fatimah Faznur, Lutfi Syauki Febiansyah Febiyanti, Nabila Fina, Fina nur syarifah Firman, Nadya Amelia Putri Firna Afifatun Nuha Fitri Awaliyah Fitri Yati Fitria, Annis Fitriyani, Nurmillah Laila Frischa Amalia Imanda Futeri, Firly Audia galuh, herdhianto galuh saputro Geifira, Ghaitsa Ghaitsa Geifira Shofa Ghozali, Salismiati Gultom, Adelia Angelia Gumelar, Abih Gunarsih, Lutfia Gunawan, Ayub Gunawan, Ayub Gunawan H Umsipyat, Gamaria Hadi Haryanto hafaz fazlur hafazfazlur Hafidah , Imroatul Hana Nurhasanah Handayani, Pingkan Setia Hanif Fadli Yanuar Hariyanti, Supry Hartiyani, Eka Septi Hatapayo, Abdul Aziz Hatta, Nadisya Rachelia Hendra Setyawan, Hendra Henni Mikawati Hermansyah, Rivaldy Hermawan, Cecep Maman Hermayanti, Nur Indah Hery Widijanto Hidayah Assaadih, Hilwa Hidayat, Adhisty Septia Hidayat, Muhammad Nur Syahroni Hidriana Hilda Dwi Cahyani Hilda Novianti Hilmiyatu Zahra Hodijah safitri Hujaimah, Salamah Hurriyah, Nada Ibrahim, Maulana Ichsanurrahmah, Dina Iftiyah Safitri Ihsan Nulfadli, Desi Rahmayani Iin Ikhsan Muhamad Mudjenan Imam Muhtadin Imam Wahyudin Imas Yulistia Imawati, Sri Immawati, Sri Inah Inrayani Intan Nisrina Kamilah Iran Purnawan Irega Gelly Gera Irham Mahfud Irhamni Irsyam, Irsyam Fajar Attaulloh Ismiatul Hasanah Iswadi Ishak Alwi Iswan Iwan Syah Izzah Mustika, Naura Jalinus jihan, jihan alifah hind Joko Pramono Kafka, Maghrifa Kafka Razaqa kami, Nurhayati Karsono Kartika, Deswita Kasno Keysa Najmi Salma Herdani Kharunissa, Siti Nur Khoirroni, Inayah Adhani Komalasari, Lisa Kudori, Masngud Kurniawan - kurniyawan, adit Kusnaedi, Edi Lafendry, Ferdinal Laila Ningtyas Laila Nurhidayah Latifa, Marfa Azzahra Tyara Lativa Qurrotaini Lestari, Dira lestari, restu lestari Lestari, Silvi Lilis Handayani Lutfi M. Rafiudin M. Ripan Jamil Ma'mun Murod Maftuh , Bunyamin Maghfira Azzahra , Syifa Magtublo, Rulia AR Mahdavikia, Ivan Majenih Mamun Murod Mansyur Hidayat Manurung, Irna Marcelin Mardiani Mardiyati, Nabila Dewi Mariani, Mira Mariska Dwi Amanda Marsidi Marsiyah MARTINI Marvel Santoso Mas Roro Diah Wahyu Lestari Masduki Asbari Maulana, Muhammad Fadli Maulana Maya Zahra Aulia Ma’ruf Mei Riska Indriana Meilanta Rantina Meilia Junsap, Rizky Meiliza, Shella Melani, Jelita Ayu Meliyana, Dwi Miftahul Syarof, Imelda mira, Almirah nur sakiinah Mochammad Ja’far Sodiq Mochammad Nurdiansyah N Mochammad Rafli Firdaus, Rafli Muhamad Sofian Hadi Muhammad Asyar Mu'thi Muhammad Dzaky Al Ghifary Muhammad Feisha F Muhammad Guntur Himawan Muhammad Lutfi Hasan Muhammad Raihan Muhammad Rifai Ramadhani Muhammad Saddam Fahrezi Muhammad Usman, Muhammad Muhammad Zen, Muhammad Muharrom, Faiz Mul'aini, Tia Artika MUNAWAR Murod , Ma'mun Murod , Ma’mun Murod, Ma'mun Murod, Ma'mun Murod Muthmainnah, Rika Okta Nabila, Nabila Hapsari Nabilah, Annisah nabilla kairunisa Nadia Dewi Firdaus Naura Izzah Mustika Nazhimah Layala Nidar Yusuf Ningtyas, Laila Nisa, Nisa Destiana Noer Adila Azzahra Nova Aulia Choerunnisa Novitasari, Dewiana Nugraha, Dadi Mulyadi Nur Halimah Nur Laila Nur'azizah, Mina Nuraini indah putri Nurfajri, Fikri Nurfajriyanti Nurhayati, Aat Nurkholisha, Risma Nurul Aifha, Desi Rahmayani Nurul, Shafira Nurwijayanti Nur’ atsani, Rizki Makhfud Nuur Fauzaan, Muhammad OKTA ROSFIANI Pangestu, Ageng Puji Patinasarani, Roni Pradipta, Malvin Dharma Prianti, Juani Purwanti Puteri Ramadhanti, Eka Putra, Alfaroz Rizki Putra, Ferdy Eka Putri Agustiyarini, Dita Putri Ayu Romadhotin Putri Ayu Wulandari, Riska Putri Sa'adah Putri, Adinda Herlia Putri, Almaira Putri, Nadia Ananda Putri, Rachmawati Fauziyatul Rachman, Angela Alya Rachman Rachmania Naura Adysti Radita Ayudya Rafli Firdaus Rafzan Rahmadhani, Synta Dewi Rahmah, Maulida Lia Rahmaleli sakinah Rahman Rahmawati , Putri Raihan, Muhammad Raihan Rajab, Rahman Rajwa Firyaal Ramadanti, Alia Zulfa Ramadhan, Rikky Erlangga Ramadhana, Larasati Ramadhania, Azmi Rantina, Meilanta Razan, Abdullah Reni Oktafiani Resti Nuraeni Restu M Hasbylah Retnasari, Lisa Retnasari Rida Wulandari Ridho Salyo Rifqi Faza Amal Hasan RIZKA AULIA Rizky Apriani, Putri Rosa Nilla Nurjannah Rosha, Melati royana, ida Rumelan, Fitriani Rusadi, Bobi Erno sabila, Tiara Nur Safa Azzahra, Nursafa Azzahra safira aulia adisti safitri , Dela Safitri, Dela Sakha Dzikrullah Sakinah, Rahmaleli Salma Putri Amanda Salma Sabika salma, salma sabika Salsabila, ‘Aisyah Naurah Salsabilla , Endah Salwa Azzahrah Salyo, Ridho Santoso, Ayu Metalin Ika Puspita Sapriya Sari Lenita Christi Sasa, Sasa Fiolanisa Sasmita, Raisyal Fiqri Perdana Satiya Fadil Mahesa Septyawati, Diana Setiawati setiyaningsih, dewi Shara Ayu Pramitha Shayla Ayuningtias Sheila Anindita Shofi Nisrina Amani Silma Kafia Elsaif Silvia Damayanti, Silvia Simaremare, Joswin Siska Kusumawardani Siswo Wardoyo Siti Barkah Siti Juriyatun Toyibah Siti Maisaroh Siti Tasniah Herniati Siti ‘Aisah Sodik, Ahmad Japar Sodikin Sofa, Ghaitsa Geifira Solehudin Subandi, Egypt Toton Sudarmiatin Sugeng Santoso Sugiono, Muhamad Sujanah, Titin Sukmawati, Klara Iswara Suminar, Akhyumita Dea Sunarsih, Eka SUNARTO Supadmi Supatmi Supiati, Aan Suratno SURYANI Susilahati Syafiyah, Adilah Syahada, Hany Aulia Syahada Syawhas , Dinda Khomsaini Syifa Anissaa, Aura Syifa Galih Syifa Syabilla, Kayla Syunu Trihantoyo Teguh Kusumo Nugroho Tiara Nur sabila toro, Ridwan Tri Wahyuningtias Trisetia Wijijayanti Trishna Marsella , Arsyadina Trisila , Intan Tsoraya, Nurul Dwi Tugiman Tugiman Tugiman Tya Ayu Erianti Ulfiatul Muizzah Unik Setianingsih Utami Putri, Nur Pangesti valia niswa dzahrotudina Venika Devita Sari Vira, Alvira Prasasti Virda Nurlita Wahyu Rahmadhani, Lathifah wahyu, imam wahyudin Wahyudi, Jodi Wardiah, Siti Warwey, Nurlela Wawan Widia Winata Wijaya, Kunto Wijayanti, Aura Wijayanti, Mutiara Winata, Wisnu wisra linda Wulansari , Fitria Yanuar, Hanif Fadli Yanuar, Hanif Padli Yasmin Hadiyya Fatin Hana Yati, Fitri Yosea Bagus Armando yuniar, adilla cahya Yunika, Irmi Yunilestari, Eta Zahira, Yusrina Nadiya Zahra, Safira Az Zai, Jernih Wati Zakiya, Aliya Zaqi, Ahmad Muzaqi Zen