Claim Missing Document
Check
Articles

Konsep Menumbuhkan Sikap Nasionalisme Melalui Lagu Daerah Dan Lagu Nasional Republik Indonesia Cucu Suryati, Mina Nur'azizah; Andraini, Mayhati Ayu; Mardiyati, Nabila Dewi; Fitriyani, Nurmillah Laila; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.431

Abstract

Lagu juga diartikan sebagai salah satu bentuk penyampaian pesan secara lisan terdiri atas unsur non-verbal (misalnya nada, tanda dinamik, instrumen) dan unsur verbal (unsur bahasa) Astuti (2013: 33). Pada awalnya, kedua unsur ini tidak dapat dipisahkan tetapi sejalan dengan perkembangan zaman, penyampaian lagu berkembang menjadi beberapa jenis. Ada lagu yang menggabungkan unsur musik dan bahasa, ada yang tidak memerlukan alat musik, ada pula yang tidak disertai unsur bahasa. Pendidikan merupakan pengajaran yang diselenggarakan di sekolah sebagai lembaga pendidikan formal. Dalam menumbuhkan sikap nasionalisme atau cinta tanah air pada peserta didik, sebagai guru atau calon guru harus selalu menginformasikan halhal mengenai nasionalisme kepada mereka terutama melalui lagu nasional dan menjelaskan arti pentingnya hari-hari besar nasional. Rendahnya pemahaman dan ketertarikan peserta didik pada lagu nasional secara tidak langsung dapat melemahkan identitas negara. Oleh karena itu, peserta didik sebagai generasi muda penerus bangsa tentunya harus memiliki pengetahuan yang kuat akan dinamika kehidupan kebangsaan. Sekolah tentu saja mempunyai tanggung jawab untuk memicu munculnya sikap nasionalisme di dalam diri peserta didik.
Tantangan dan Mengatasi Hambatan Karakter Keberanian pada Mahasiswa Abad ke-21 Laila Ningtyas; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 5 (2023): November 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i5.432

Abstract

Abad ke-21 menandai era yang penuh dengan tantangan kompleks, baik di bidang akademik maupun sosial, yang dihadapi oleh mahasiswa, dalam menghadapi tantangantantangan tersebut, karakter keberanian memainkan peran penting sebagai kunci untuk membantu mahasiswa mengatasi hambatan dan meraih kesuksesan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi profil karakter keberanian mahasiswa FIP UMJ dalam menghadapi berbagai tantangan di abad ke-21. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa FIP UMJ menunjukkan beragam karakter keberanian, seperti kemampuan mengambil risiko, ketangguhan mental, dan kepercayaan diri, yang memungkinkan mereka untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang positif dan solutif. Pengembangan karakter keberanian di kalangan mahasiswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dukungan dari dosen, lingkungan pendidikan yang inklusif, dan pengalaman belajar di luar kelas. Implikasi temuan ini untuk praktik pendidikan dan pengembangan karakter mahasiswa dibahas, serta rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas program pengembangan karakter di FIP UMJ di abad ke-21. Kesimpulannya, pemahaman dan pengembangan karakter keberanian di kalangan mahasiswa FIP UMJ merupakan komponen penting dalam mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan dengan keyakinan dan ketangguhan yang diperlukan
Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Untuk Perdamaian Dunia Dwi, Melanie; Santoso, Gunawan; Futeri, Firly Audia; Wulansari , Fitria; Muthmainnah, Rika Okta
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.437

Abstract

Dalam suatu Negara tidak dapat berdiri sendiri, seperti halnya individu sebagai makhluk sosial. Negara tentunya akan memerlukan Negara atau komponen yang lain .Bahkan adapula Negara yang memiliki keterkaitan serta ketergantungan dalam aspek ekonomi,sosial,dan politik. Jika adanya keterkaitan antar Negara dengan Negara lain tersebut tentunya ada sebuah hubungan yang baik. Salah satunya merupakan Negara kita sendiri yaitu Negara Indonesia dengan Negara-negara lain.dinamakan masyarakat global, ditandai adanya saling ketergantungan antar bangsa, adanya persaingan yang ketat dalam suatu kompetensi dan dunia cenderung berkembang kearah perebutan pengaruh antar bangsa, baik lingkup regional maupun lingkup global. Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) memiliki peranan penting dalam perdamaian atas pertikaian antar Negara. penelitian ini menggunakan kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif. hasil membuktikan bahwa Sejak berakhirnya perang dunia kedua, hampir seluruh negara dan organisasi internasional sepakat bahwa operasi perdamaian PBB dalam penyelesaian konflik perlu meliputi proyek Peacemaking. Peacekeeping secara esensial bertujuan untuk memfasilitasi transisi dari situasi konflik ke situasi damai dengan meminimalisir kekerasan dan ancaman.
Sumpah Pemuda Dan Bangsa Indonesia: Implementasi Pada Siswa Di Perguruan Tinggi dava, Muhammad Dava; Santoso, Gunawan; Nuraini indah putri; Iftiyah Safitri; Muhammad Rifai Ramadhani
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.438

Abstract

Perjalanan kehidupan bangsa Indonesia dimasa lampau penuh dengan likaliku perjuangan yang sarat dengan berbagai tantangan berat. Dalam catatan sejarah masyarakat Indonesia pernah mengalami satu fase dimana kebebasan rakyat terbelenggu akibat praktek penjajahan oleh kaum kolonialis Eropa. Pada masa tersebut, rakyat Indonesia tidak dapat menikmati dan memanfaatkan kekayaan alamnya, karena sumber daya alam dan manusia dieksploitasi oleh kaum kolonialis untuk kepentingan bangsa penjajah. Kendala yang utama dalam proses perlawanan tersebut adalah belum kokohnya persatuan diantara anak-anak bangsa. Selain itu, disebabkan oleh kaum kolonialis lebih unggul dalam segi tehnik militer dan kelengkapan alat-alat persenjataan. Bersama dengan itu muncul pula suatu gerakan moderen anti kolonialisme yang memfokuskan perjuangannya melalui gerakan organisasi modern. Gerakan ini dimulai ketika sekelompok pemuda pelajar ditahun 1908 mendeklarasikan berdirinya Budi Utomo sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang sosial dan Pendidikan. Rentetan peristiwa dan kisah perjuangan pemuda pada tahun 1928 pada dasarnya menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi generasi saat ini, bahwa untuk mengemban tugas pembentukkan karakter pemuda dimasa kini dan masa depan harus tetap berpijak pada pengalaman masa lalu bangsa. Bahwa semangat nasionalisme sangat penting dalam menetukkan nasib Bangsa dan Negara Indonesia dimasa depan.
Kakarteristik Karakter Pahlawan Nasional dan Daerah Republik Indonesia Zaman Prakemerdekaan Ramadhana, Larasati; Azrasabiy, Haikal; Apriatna, Naura Ghazia; Alviana, Nur Kholifah; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.439

Abstract

Artikel yang berupa gagasan dengan tema “Pahlawan Nasional Dan Daerah RepublikIndonesia, berawal dari temuan di lapangan, bahwa pembelajaran sejarah bersifat kognitif-oriented,kurang memperhatikan makna didaktis dan afektif. Artikel ini berusaha menemukan solusi agar terjadiperubahan paradigma dalam menyusun dan mengembangkan materi sejarah. Penulisan inimenggunakan pendekatan kualitatif deskriptif- analitik.nPengembangan karakter siswa sebenarnyadapat efektif dengan materi sejarah. Pengintegrasian pendidikan karakter dalam materi sejarah dapatdilakukan melalui keteladanan para Pahlawan Nasional. Para pahlawan tersebut telah terujiintegritasnya, sehingga pemerintah memberi penghargaan yang tinggi terkait perjuangan, sikap,pemikiran, dan karakternya. Untuk itu, dalam mengembangkan karakter siswa dapat dilakukan melaluiisnpirasi dari pahlawan nasional.
Melangkah Bersama Menuju Masyarakat yang Adil dan Beradab : Menegakkan Hak Asasi Manusia dan Rule of Law salma, salma sabika; Silma Kafia Elsaif; Chantika Mukti Ardi; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i2.441

Abstract

Pentingnya hak asasi manusia dan rule of law sebagai dasar dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan beradab menjadi topik yang sangat relevan dalam zaman ini. Dalam artikel ini, penulis melihat bagaimana hak asasi manusia dan rule of law dapat diterapkan dan diimplementasikan secara efektif untuk mencapai tujuan tersebut. Penerapan hak asasi manusia secara penuh dan tegas akan memastikan keadilan dan kesetaraan di dalam masyarakat, sementara rule of law akan membantu memperkuat mekanisme hukum untuk melindungi hak-hak tersebut. Penulis memaparkan kaitan antara hak asasi manusia dan rule of law dan bagaimana keduanya dapat saling mengisi dan melengkapi satu sama lain. Dalam upaya mencapai masyarakat yang adil dan beradab, dibutuhkan komitmen dan kerjasama dari berbagai pihak termasuk pemerintah, masyarakat, dan lembaga-lembaga terkait. Artikel ini mengajak pembaca untuk bersama-sama melangkah menuju masyarakat yang adil dan beradab melalui penerapan hak asasi manusia dan rule of law secara efektif.
Local Wisdom Nasional RI Yang Mendunia Razan, Abdullah; Santoso, Gunawan; Lestari, Dira; Ibrahim, Maulana
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.443

Abstract

Kearifan Lokal atau sering disebut Local Wisdom adalah semua bentuk pengetahuan, keyakinan, pemahaman, atau wawasan serta kebiasaan adat atau etika yang mengatur perilaku manusia dalam kehidupan di dalam komunitas ekologis. Sedangkan menurut Gobyah, 2009 kearifan lokal didefinisikan sebagai kebenaran yang telah mentradisi di suatu daerah. Hubungan erat antara manusia dan lingkungan kehidupan fisiknya itulah yang melahirkanbudaya manusia. Budaya lahir karena kemampuan manusia mensiasati lingkungan hidupnya agar tetap layak untuk ditinggali waktu demi waktu. Kebudayaan dipandang sebagai perwujudan kehidupan setiap orang atau kelompok orang yang selalu mengubah alam. Lokal berarti setempat dan kebijaksanaan sama dengan keahlian. Dengan kata lain maka kearifan lokal dapat dipahami sebagai gagasan-gagasan, nilai-nilai-nilai, pandangan-pandangan setempat yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya. Dalam disiplin antropologi dikenal istilah local genius. Local genius ini merupakan istilah yang pertama kali dikenal oleh Quaritch Wales.
Pemersatu Antar Negara; Perdamaian Dunia Yang Diimpikan Irsyam, Irsyam Fajar Attaulloh; Febiansyah; Gunawan Wibisono; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i3.449

Abstract

Dalam suatu Negara tidak dapat berdiri sendiri, seperti halnya individu sebagai makhluk sosial. Negara tentunya akan memerlukan Negara atau komponen yang lain .Bahkan adapula Negara yang memiliki keterkaitan serta ketergantungan dalam aspek ekonomi,sosial,dan politik. Jika adanya keterkaitan antar Negara dengan Negara lain tersebut tentunya ada sebuah hubungan yang baik. Salah satunya merupakan Negara kita sendiri yaitu Negara Indonesia dengan Negara-negara lain.dinamakan masyarakat global, ditandai adanya saling ketergantungan antar bangsa, adanya persaingan yang ketat dalam suatu kompetensi dan dunia cenderung berkembang kearah perebutan pengaruh antar bangsa, baik lingkup regional maupun lingkup global. Namun pada kenyataannya masih banyak hubungan yang bertentangan antara Negara satu dengan Negara yang lain. Yang mengakibatkan terjadinya konflik dan terusiknya perdamaian dunia. Konflik biasanya dipicu dengan adanya masalah dalam hal sosial,ekonomi,politik,agama maupun kebudayaan. terjadinya konflik akibat adanya keserakahan, kurang saling menghargai dan mengerti antara satu dengan yang lain. Dari masalah diatas dalam makalah ini akan membahas apa yang dimaksud dengan perdamaian dunia itu sendiri dan cara mewujudkan perdamaian dunia serta partisipasi Indonesia dalam perdamaian dunia. Keywords: Perdamaian Masyarakat Global.
Mengungkap Prinsip Dasar Kebangsaan Indonesia valia niswa dzahrotudina; Tya Ayu Erianti; Siti Juriyatun Toyibah; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i2.450

Abstract

Pancasila adalah ideologi dasar negara dan prinsip dasar kebangsaan Indonesia yang menjadi landasan bagi pembangunan dan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila terdiri dari lima sila yang meliputi Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sementara itu, prinsip dasar kebangsaan Indonesia terdiri dari sepuluh prinsip yang menjadi dasar dan pedoman dalam membangun bangsa Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera. Melalui pemahaman dan pengamalan hakikat Pancasila serta prinsip dasar kebangsaan Indonesia, kita bisa memperkokoh kebhinekaan dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Latar belakang diterbitkannya Pancasila dan prinsip dasar kebangsaan Indonesia adalah karena kebutuhan negara Indonesia untuk memiliki landasan yang kuat dalam membangun bangsa dan negara yang merdeka, bersatu, dan maju.
Filsafat Konten Nasionalisme, Patriotisme, dan Perjuangan Untuk Generasi Z Bangsa Indonesia Safa Azzahra, Nursafa Azzahra; nabilla kairunisa; safira aulia adisti; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.452

Abstract

Nasionalisme adalah paham yang menciptakan dan mempertahankan kekayaan sebuah bangsa dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia yang mempunyai tujuan atau cita-cita yang sama dalam mewujudkan kepentingan bangsanya. patriotisme adalah perasaan cinta Tanah Air, sehingga rela dan berani berkorban demi bangsa dan negara. Pendapat lain menyebutkan arti patriotisme adalah sikap berani, pantang menyerah, dan rela berkorban untuk bangsa dan negara. perjuangan adalah suatu usaha yang dilakukan atau diperbuat atau konstribusi oleh seseorang atau kelompok yang dapat berpengaruh pada suatu peristiwa dengan kerja keras yang penuh tantangan untuk meraih sesuatu yang ingin dicapai.
Co-Authors - Sapriya 29Neneng Aan Supiati Abdah, Milda Nur Risma Abdillah Abdul Aziz Hatapayo Abdul Karim, Aim Abidzar, Muhammad Acep Acep, Vera Dwi Apriliani ADELIA, PUTRI Adhisty Septia Hidayat Adilah Syafiyah Ramadhani Adinda adinda putri darmanto Afriza Aprilian, Muhamad Agung Purwanto AGUS PURWANTO Agus Suradika Agustina Ahmad Fadly Ahmad Razan Ahmad Susanto ahmad suyudi Ahmad Syariuddin ahmad yani Aim Abdul Karim, Aim Abdul Aim Abdulkarim Aini, Zahratul Aisiyah, Aay Aisy, Difa Rafidatul aisyah tania amanda Ajmah Najibah Al Jabri, Nifin Abdullah Aldiansyah, Agitha Rizky alfi , alfi fadliya putri mahya Alia, Alia Zulfa Ramadanti Alika Atha Amani Aljundi, Faisal Almaira Putri Alustri Darmawati Alviana, Nur Kholifah Alya, Alya Nurul Aeny Alzein Alfatih Amalia Amalia Bintang, Rizka Amelia, Sabilah Amril Andi Afif Alwajih Andi Sukri Adam Andraini, Mayhati Ayu Anggraini, Devi Marlita anindia, eka bella Annisa Qotrunnada Sofyana Hamzah Annisa Tsamratul Fuadah Apriatna, Naura Ghazia Apriliyah, Mega Apriliyani, Dinda Ardelia, Metha Abidah Ari Metalin Eka Puspita Ari Metalin Ika Puspita Arifin Arifin Asbari, Masduki Asbari, Raihan Arsyad Firdausy Asep Hendrayana, Asep Astari Zahra Atfal, Marwiyatul Atmadja, Zahra Syafitri Aulia Rizqy, Haevina Aulia Safira Septiana Aulia Sartika Aulia, Adellia Rosita Aulia, Prizka Ade Ayu Dwi Zam Zam Khumairo ayu dwi zam zam khumairo, ayu dwi Ayu Permana, Destira Az Zahra Salsabila azhar, Ahmad Azhar Azmi Ramadhania Azmi, Ahmad Fikrie Azra Alya Sakinah Azrasabiy, Haikal Azzahra, Filosophia Azzahra, Filosophia Azzahra Baihaqi, Mochamad Fikri Bitan, Intan Arsyah Utami Bunyamin Maftuh Chahyadi, Matlahu Chairudin, Muhamad Chantika Mukti Ardi Choirunnisa, Rifda Cholichul Hadi Cicilia, Indah Cucu Suryati, Mina Nur'azizah Damayanti , Annisa Dari, Tri Ulan Darmini Darmini dava, Muhammad Dava Dela Safitri Dewi, Dewi Puji Lestari Dhilla Adhika Prawesti dina ichsanurrahmah Dina, Dina Dwi Fatmawati Dinda, Adinda Rizkyta Duwith, Desiana Dwi Apriliani, Nur Avifah Dwi Apriliani, Vera Dwi Fitriani Dwi Kurniarahman, Yoyok Dwi Susanti Dwi, Melanie Dyah Ayu Putri Zahra Dyah Wulandari Dzikrullah, Sakha Eka, Ismalia El abid, Mohammed Elfirza, Elfirza Elva Susanti Eneng Martini Etik Murtini Fadhilah, Allya Azizatul Fadil, Satiya Fadil Mahesa Fadli, Septi Aulia Fadlian Rafa Prawira fadya, Kinanti Fahik, Marselina Consita Bete Fahrezi, Muhammad Saddam Fairuza, Naila Fairuza Fakhmi, Baqiyatul Falikah Hayatun Nufus Farah Addina Syafa Farrasya Zubaer Fatharani Zahrah Fatimah Faznur, Lutfi Syauki Febiansyah Febiyanti, Nabila Fina, Fina nur syarifah Firman, Nadya Amelia Putri Firna Afifatun Nuha Fitri Awaliyah Fitri Yati Fitria, Annis Fitriyani, Nurmillah Laila Frischa Amalia Imanda Futeri, Firly Audia galuh, herdhianto galuh saputro Geifira, Ghaitsa Ghaitsa Geifira Shofa Ghozali, Salismiati Gultom, Adelia Angelia Gumelar, Abih Gunarsih, Lutfia Gunawan, Ayub Gunawan, Ayub Gunawan H Umsipyat, Gamaria Hadi Haryanto hafaz fazlur hafazfazlur Hafidah , Imroatul Hana Nurhasanah Handayani, Pingkan Setia Hanif Fadli Yanuar Hariyanti, Supry Hartiyani, Eka Septi Hatapayo, Abdul Aziz Hatta, Nadisya Rachelia Hendra Setyawan, Hendra Henni Mikawati Hermansyah, Rivaldy Hermawan, Cecep Maman Hermayanti, Nur Indah Hery Widijanto Hidayah Assaadih, Hilwa Hidayat, Adhisty Septia Hidayat, Muhammad Nur Syahroni Hidriana Hilda Dwi Cahyani Hilda Novianti Hilmiyatu Zahra Hodijah safitri Hujaimah, Salamah Hurriyah, Nada Ibrahim, Maulana Ichsanurrahmah, Dina Iftiyah Safitri Ihsan Nulfadli, Desi Rahmayani Iin Ikhsan Muhamad Mudjenan Imam Muhtadin Imam Wahyudin Imas Yulistia Imawati, Sri Immawati, Sri Inah Inrayani Intan Nisrina Kamilah Iran Purnawan Irega Gelly Gera Irham Mahfud Irhamni Irsyam, Irsyam Fajar Attaulloh Ismiatul Hasanah Iswadi Ishak Alwi Iswan Iwan Syah Izzah Mustika, Naura Jalinus jihan, jihan alifah hind Joko Pramono Kafka, Maghrifa Kafka Razaqa kami, Nurhayati Karsono Kartika, Deswita Kasno Keysa Najmi Salma Herdani Kharunissa, Siti Nur Khoirroni, Inayah Adhani Komalasari, Lisa Kudori, Masngud Kurniawan - kurniyawan, adit Kusnaedi, Edi Lafendry, Ferdinal Laila Ningtyas Laila Nurhidayah Latifa, Marfa Azzahra Tyara Lativa Qurrotaini Lestari, Dira lestari, restu lestari Lestari, Silvi Lilis Handayani Lutfi M. Rafiudin M. Ripan Jamil Ma'mun Murod Maftuh , Bunyamin Maghfira Azzahra , Syifa Magtublo, Rulia AR Mahdavikia, Ivan Majenih Mamun Murod Mansyur Hidayat Manurung, Irna Marcelin Mardiani Mardiyati, Nabila Dewi Mariani, Mira Mariska Dwi Amanda Marsidi Marsiyah MARTINI Marvel Santoso Mas Roro Diah Wahyu Lestari Masduki Asbari Maulana, Muhammad Fadli Maulana Maya Zahra Aulia Ma’ruf Mei Riska Indriana Meilanta Rantina Meilia Junsap, Rizky Meiliza, Shella Melani, Jelita Ayu Meliyana, Dwi Miftahul Syarof, Imelda mira, Almirah nur sakiinah Mochammad Ja’far Sodiq Mochammad Nurdiansyah N Mochammad Rafli Firdaus, Rafli Muhamad Sofian Hadi Muhammad Asyar Mu'thi Muhammad Dzaky Al Ghifary Muhammad Feisha F Muhammad Guntur Himawan Muhammad Lutfi Hasan Muhammad Raihan Muhammad Rifai Ramadhani Muhammad Saddam Fahrezi Muhammad Usman, Muhammad Muhammad Zen, Muhammad Muharrom, Faiz Mul'aini, Tia Artika MUNAWAR Murod , Ma'mun Murod , Ma’mun Murod, Ma'mun Murod, Ma'mun Murod Muthmainnah, Rika Okta Nabila, Nabila Hapsari Nabilah, Annisah nabilla kairunisa Nadia Dewi Firdaus Naura Izzah Mustika Nazhimah Layala Nidar Yusuf Ningtyas, Laila Nisa, Nisa Destiana Noer Adila Azzahra Nova Aulia Choerunnisa Novitasari, Dewiana Nugraha, Dadi Mulyadi Nur Halimah Nur Laila Nur'azizah, Mina Nuraini indah putri Nurfajri, Fikri Nurfajriyanti Nurhayati, Aat Nurkholisha, Risma Nurul Aifha, Desi Rahmayani Nurul, Shafira Nurwijayanti Nur’ atsani, Rizki Makhfud Nuur Fauzaan, Muhammad OKTA ROSFIANI Pangestu, Ageng Puji Patinasarani, Roni Pradipta, Malvin Dharma Prianti, Juani Purwanti Puteri Ramadhanti, Eka Putra, Alfaroz Rizki Putra, Ferdy Eka Putri Agustiyarini, Dita Putri Ayu Romadhotin Putri Ayu Wulandari, Riska Putri Sa'adah Putri, Adinda Herlia Putri, Almaira Putri, Nadia Ananda Putri, Rachmawati Fauziyatul Rachman, Angela Alya Rachman Rachmania Naura Adysti Radita Ayudya Rafli Firdaus Rafzan Rahmadhani, Synta Dewi Rahmah, Maulida Lia Rahmaleli sakinah Rahman Rahmawati , Putri Raihan, Muhammad Raihan Rajab, Rahman Rajwa Firyaal Ramadanti, Alia Zulfa Ramadhan, Rikky Erlangga Ramadhana, Larasati Ramadhania, Azmi Rantina, Meilanta Razan, Abdullah Reni Oktafiani Resti Nuraeni Restu M Hasbylah Retnasari, Lisa Retnasari Rida Wulandari Ridho Salyo Rifqi Faza Amal Hasan RIZKA AULIA Rizky Apriani, Putri Rosa Nilla Nurjannah Rosha, Melati royana, ida Rumelan, Fitriani Rusadi, Bobi Erno sabila, Tiara Nur Safa Azzahra, Nursafa Azzahra safira aulia adisti safitri , Dela Safitri, Dela Sakha Dzikrullah Sakinah, Rahmaleli Salma Putri Amanda Salma Sabika salma, salma sabika Salsabila, ‘Aisyah Naurah Salsabilla , Endah Salwa Azzahrah Salyo, Ridho Santoso, Ayu Metalin Ika Puspita Sapriya Sari Lenita Christi Sasa, Sasa Fiolanisa Sasmita, Raisyal Fiqri Perdana Satiya Fadil Mahesa Septyawati, Diana Setiawati setiyaningsih, dewi Shara Ayu Pramitha Shayla Ayuningtias Sheila Anindita Shofi Nisrina Amani Silma Kafia Elsaif Silvia Damayanti, Silvia Simaremare, Joswin Siska Kusumawardani Siswo Wardoyo Siti Barkah Siti Juriyatun Toyibah Siti Maisaroh Siti Tasniah Herniati Siti ‘Aisah Sodik, Ahmad Japar Sodikin Sofa, Ghaitsa Geifira Solehudin Subandi, Egypt Toton Sudarmiatin Sugeng Santoso Sugiono, Muhamad Sujanah, Titin Sukmawati, Klara Iswara Suminar, Akhyumita Dea Sunarsih, Eka SUNARTO Supadmi Supatmi Supiati, Aan Suratno SURYANI Susilahati Syafiyah, Adilah Syahada, Hany Aulia Syahada Syawhas , Dinda Khomsaini Syifa Anissaa, Aura Syifa Galih Syifa Syabilla, Kayla Syunu Trihantoyo Teguh Kusumo Nugroho Tiara Nur sabila toro, Ridwan Tri Wahyuningtias Trisetia Wijijayanti Trishna Marsella , Arsyadina Trisila , Intan Tsoraya, Nurul Dwi Tugiman Tugiman Tugiman Tya Ayu Erianti Ulfiatul Muizzah Unik Setianingsih Utami Putri, Nur Pangesti valia niswa dzahrotudina Venika Devita Sari Vira, Alvira Prasasti Virda Nurlita Wahyu Rahmadhani, Lathifah wahyu, imam wahyudin Wahyudi, Jodi Wardiah, Siti Warwey, Nurlela Wawan Widia Winata Wijaya, Kunto Wijayanti, Aura Wijayanti, Mutiara Winata, Wisnu wisra linda Wulansari , Fitria Yanuar, Hanif Fadli Yanuar, Hanif Padli Yasmin Hadiyya Fatin Hana Yati, Fitri Yosea Bagus Armando yuniar, adilla cahya Yunika, Irmi Yunilestari, Eta Zahira, Yusrina Nadiya Zahra, Safira Az Zai, Jernih Wati Zakiya, Aliya Zaqi, Ahmad Muzaqi Zen